Anda di halaman 1dari 50

Kemiskinan, Ketimpangan dan Pembangunan

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

Kuliah Ketujuh

5-1

Kontroversi Pertumbuhan: Tujuh Pertanyaan Kritis

Seberapa besar ketimpangan di NSB, dan bagaimana kaitannya dengan kemiskinan absolut? Siapakah golongan miskin? Apa ciricirinya? Siapakah yang memperoleh manfaat dari pertumbuhan ekonomi? Mengapa?
Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-2

Kontroversi Pertumbuhan: Tujuh Pertanyaan Kritis (2)


Apakah pertumbuhan yang cepat dicapai dengan mengorbankan pemerataan? Apakah kaum miskin memperoleh manfaat dari pertumbuhan? Apakah kerugian dari ketimpangan? Apa saja kebijakan yang dapat mengurangi kemiskinan?
Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-3

Mengukur Ketimpangan
1. Distribusi Ukuran Pendapatan 2. Kurva Lorenz 3. Koefisien Gini dan Ukuran Ketimpangan Agregat 4. Distribusi Fungsional
Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-4

Table 5.1

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-5

Langkah2 pengukuran ketimpangan


1. 2. 3. Diperoleh data pendptan individu Peringkatkan dari terendah-tertinggi Pengelompokan pendapatan a. - 40% termiskin - 40% menengah - 20% tertinggi b. Quintil per 20%an - Q1 = 20 termiskin - Q2 = 20 menengah rendah - Q3 = 20 menengah saja - Q4 = 20 menengah tinggi - Q5 = 20 tertinggi c. Desil

Pendapatan 40% termiskin =

total pendapatan 40% termiskin total pendapatan nasional

x 100%

misalkan
Pendapatan 40% termiskin = 14 juta 100 juta 35 juta 100 juta 51 juta 100 juta x 100% = 14%

Pendapatan 40% menengah Pendapatan 20% terkaya =

x 100% = 35% x 100% = 51%

Figure 5.1

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-8

Perbandingan Kurva Lorenz

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-9

Estimasi Koefisien Gini

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-10

Koefisien Gini
G= 2 10.000
(x-y) x

G = 0,5 0,7 ketimpangan tinggi G = 0,35 0,5 ketimpangan sedang G = 0,2 0,35 ketimpangan rendah
Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-11

Kemungkinan Pergeseran

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-12

Distribusi Fungsional

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-13

Mengukur Kemiskinan
Kemiskinan Absolut
1. Headcount Index =
HI = jumlah pnddk miskin x 100% jumlah pnddk

2. Total Poverty Gap = total dari penjumlahan antara selisih garis kemiskinan dengan pendapatan orang / penduduk miskin.

TPG i 1 (Yp Yi )
H

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

Dimana Yp adalah garis kemiskinan absolut Yi adalah pendapatan dari orang i

5-14

Figure 5.6

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-15

Mengukur Kemiskinan (2)


3. Average Poverty Gap => rata-rata pendapatan yg dibutuhkan oleh setiap orang miskin u/ tidak lagi keluar dari kemiskinan TPG APG H dimana : H adalah jumlah penduduk miskin TPG adalah total poverty gap

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-16

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-17

Mengukur Kemiskinan (3)

4. Normalized poverty gap (NPG) adalah ukuran jurang kemiskinan dibandingkan terhadap garis kemiskinan. Nilainya berkisar antara 0 hingga 1, dan dapat dibandingkan antar negara:

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-18

Mengukur Kemiskinan (4)


5. Foster-Greer-Thorbecke index (FGT) : Ukuran derajat ketimpangan diantara masyarakat miskin

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-19

Kemiskinan, Ketimpangan dan Pembangunan (2)

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

Kuliah Kedelapan

5-20

Kemiskinan, Ketimpangan dan Pembangunan


Sub Pokok Bahasan : 1. Kemiskinan, ketimpangan dan kesejahteraan sosial. 2. Kemiskinan Absolut : Cakupan dan ukuran. 3. Karakteristik ekonomi masyarakat miskin. 4. Cakupan pilihan kebijakan

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-21

Kemiskinan, ketimpangan dan Kesejahteraan Sosial


Whats so bad about inequality? 1. Inefisiensi ekonomi dan alokasi aset. 2. Melemahkan stabilitas sosial dan solidaritas. 3. Ketidakadilan.

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-22

Kemiskinan, ketimpangan dan Kesejahteraan Sosial (2) Pembangunan Dualistik dan Pergeseran Kurva Lorenz : Tiga tipologi khusus
Perluasan sektor modern Pengayaan sektor modern Pengayaan sektor tradisional

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-23

Figure 5.7

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-24

Figure 5.8

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-25

Figure 5.9

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-26

Kemiskinan, ketimpangan dan Kesejahteraan Sosial (3)


Hipotesis Kurva U-terbalik Kuznets

Bukti Kurva U terbalik

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-28

Peningkatan pendapatan per kapita memperparah ketimpangan?

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-29

Figure 5.11

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-30

Figure 5.12

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-31

Kemiskinan, ketimpangan dan Kesejahteraan Sosial (4)

Growth and inequality (see Figure 5.13)

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-32

Figure 5.13

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-33

Figure 5.14

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-34

Kemiskinan Absolut: Cakupan dan Ukuran


Kemiskinan : Beberapa perkembangan Pertumbuhan dan kemiskinan

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-35

Figure 5.15

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-36

Figure 5.16

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-37

Table 5.4

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-38

Table 5.4 (contd)

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-39

Table 5.4 (contd)

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-40

Figure 5.17 (a)

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-41

Figure 5.17 (b)

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-42

Table 5.6

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-43

Karakteristik Ekonomi Kelompok Masyarakat Miskin

Kemiskinan Pedesaan (Tabel 5.5) Perempuan dan kemiskinan. Etnis minoritas, penduduk pribumi dan kemiskinan
Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-44

Table 5.5

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-45

The Range of Policy Options: Some Basic Considerations


Areas of intervention Policy options


Changing relative factor prices Progressive redistribution of asset ownership Progressive taxation Transfer payments and public provision of goods and services

The need for a package of policies


5-46

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

Area intervensi

Mengubah distribusi fungsional. Memeratakan distribusi ukuran. Mengurangi distribusi ukuran penduduk berpengahsasilan tinggi Meninkatkan distribusi ukuran penduduk berpengahsasilan rendah.

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-47

Bidang-bidang Intervensi kebijakan


Mengubah distribusi fungsional. Memeratakan distribusi ukuran Mengurangi distribusi ukuran golongan penduduk berpenghasilan tinggi. Meningkatkan distribusi ukuran golongan penduduk berpengasilan rendah.

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-48

Figure 5.18

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-49

Copyright 2006 Pearson Addison-Wesley. All rights reserved.

5-50