Anda di halaman 1dari 8

SOAL I

Sebuah balok prategang pre-tension mempunyai panjang bentang 15,2 m. Untuk balok ini
memiliki:
f
c
= 41,4 MPa A
ps
= 10 buah tendon strand 7 wire diameter 0,5
= 10 98,7095 mm
2
= 987,095 mm
2
f
pu
= 1862 MPa E
ps
= 186.030 MPa
f
ci
= 31 MPa w
D
= 6,877 kN/m
Hitunglah tegangan di serat beton pada saat transfer di pusat berat tendon untuk penampang
tengah bentang balok, dan besarnya kehilangan prategang akibat efek perpendekan elastis
beton. Asumsikan bahwa sebelum transfer, gaya pendongkrak di tendon adalah 75% f
pu
.
SOLUSI
A
C
= 381 762 = 290.322 mm
2
4 10
3
10 404781061 , 1
12
762 381
mm I
C

2
10
2
387 . 48
322 . 290
10 404781061 , 1
mm
A
I
r
C
C


N A f P
ps pu i
168 , 478 . 378 . 1 095 , 987 1862 75 , 0 75 , 0
Nmm
L w
M
D
D
760 . 607 . 198
8
15200 877 , 6
8
2 2

# Tegangan serat beton di pusat berat baja pada saat transfer Asumsi P
i
P
j
c
D
c
i
cs
I
e M
r
e
A
P
f

+

,
_

+
2
2
1
MPa f
cs
458 . 8
10 404781061 . 1
) 6 , 101 381 ( 760 . 607 . 198
387 . 48
) 6 , 101 381 (
1
332 . 290
168 , 478 . 378 . 1
10
2


+
1
]
1


+
4
15.2
m
762
mm
381
mm
E
ci
awal = 4700f
ci
=470031 = 26.168,49 MPa
Rasio Modulus Awal
11 , 7
49 , 168 . 26
030 . 186

Eci
Es
n
# Kehilangan Prategangan akibat pemendakan elastis
f
pSE
= n f
cs
= 7,11 8,458 = 60,127 MPa
Persentase kehilangan : (60,127/(0,75*1862))*100% = 4,31%
SNI Beton, 2002 (pasal 10.5) :
Nilai modulus elastisitas beton, baja tulangan, dan tendon ditentukan sebagai berikut:
1. Untuk nilai w
c
di antara 1 500 kg/m
3
dan 2 500 kg/m
3
, nilai modulus elastisitas beton E
c
dapat diambil
sebesar (w
c
)
1,5
0,043fc (dalam MPa). Untuk beton normal E
c
dapat diambil sebesar 4700f
ci

2. Modulus elastisitas untuk tulangan non-prategang Es boleh diambil sebesar 200 000MPa.
3. Modulus elastisitas untuk tendon prategang, Es, ditentukan melalui pengujian atau dari data pabrik.
SOAL II
Selesaikanlah Soal I jika baloknya adalah post-tensioning dan pre-tensioning sedemikian
hingga:
(a) Dua tendon ditarik/didongkrak sekaligus
(b) Satu tendon didongkrak
(c) Semua tendon didongkrak sekaligus
Solusi
(a) Dua tendon ditarik sekaligus
J = 10/2 = 5 kali penarikan tendon 4 kali penarikan pertama yang diperhitungkan.
MPa f
pES
30 127 , 60
5
4 1 4 2 4 3 4 4

+ + +

(b) Satu tendon ditarik sekaligus
J = 10/1 = 10 kali penarikan tendon 9 kali penarikan pertama yang diperhitungkan.
MPa f
pES
30 127 , 60
10
9 1 9 2 9 8 9 9

+ + + +


(c) Semua tendon didongkrak sekaligus
f
pES
= 0 MPa
SOAL III
Carilah kehilangan tegangan akibat relaksasi, pada akhir 5 tahun dari contoh soal I,
dengan mengasumsikan bahwa kehilangan relaksasi dari pendongkrakan hingga
transfer, dari perpendekan elastis dan dari kehilangan jangka panjang akibat rangkak
dan susut di seluruh periode tersebut adalah 20% dari prategang awal. Asumsikan pula
bahwa kuat leleh f
py
= 1571 MPa.
Solusi
Tegangan tereduksi untuk menghitung kehilangan akibat relaksasi :
f
pi
= 0,75 f
pu
(1 - 0.2) = 0,75 1862 (1 0,2) =1170 MPa
Durasi : 5 365 24 44.000 jam

,
_

55 , 0
10
log
py
pi
pi pR
f
f
t
f f
MPa f
pR
80 55 , 0
1571
1170
10
44000 log
1170

,
_


SOAL IV
Hitunglah kehilangan prategangan akibat rangkak di dalam soal I, apabila diketahui bahwa
beban tambahan total, tidak termasuk berat sendiri balok, sesudah transfer adalah 5,5 kN/m.
Kekuatan beton penuh f
c
= 41,34 MPa
Solusi
E
c
= 470041,34 = 30.219,21 MPa
n = E
s
/E
c
= 186030/30219,21 = 6,156
Nmm M 000 . 840 . 158
8
15200 5 , 5
2

MPa
I
Me
f
csd
159 , 3
10 404781061 , 1
4 , 279 000 . 840 . 158
10


f
cs
= 8,458 MPa
Untuk beton normal K
CR
= 2,0 (pre-tensioning)
f
pCR
= n K
CR
(f
cd
f
csd
)
f
pCR
= 6,156 2,0 (8,458 3,159) = 65,24 MPa
SOAL V
Hitunglah kehilangan prategang akibat susut pada contoh soal I dan II pada 7 hari sesudah
perawatan basah dengan menggunakan metode KSH dan metode bergantung pada waktu.
Asumsikan bahwa kelembapan relatif RH adalah 70% dan rasio volume-permukaan V/S
adalah 2.
Solusi
# Metode KSH
(a) Balok pre-tension, K
SH
= 1,0
f
pSH
= 8,2 10
-6
1 186.030 (1 - 0,06 2) (100-70) = 40,3 MPa
(b) Balok post-tensioning, K
SH
= 0,77
f
pSH
= 0,77 40,3 = 31 MPa
# Metode bergantung pada waktu
( ) MPa
t SH
6 6
10 130 10 780
7 35
7


+

f
pSH
= (
SH
)
t
Es = 130 10
-6
186.030 = 24 MPa
SOAL VI
Soal II, jika tendon terbuat dari strand 7 kawat tidak berlapisan. Hitunglah kehilangan gaya
prategang pada kawat prategang akibat efek kelengkungan dan wobble.
Solusi
Strand 7 kawat tidak berlapisan K = 0,005 dan = 0,10
= 8y/x = 8279,4/15200 = 0,1467
KLx+ = (0.00515,2 + 0,10 0,1467) = 0,09067

KL
P
P P
1
1 2
=0,09067 9% persentase kehilangan tegangan akibat friksi
SOAL VII
Sebuah balok pre-tensioning yang ditumpu sederhana dan dirawat uap dengan bentang 70 ft
(15,25 m) diberi prategang dengan menggunakan 12 stress-relieved strands 270-K dengan
diameter 0,5 in (12,7 mm).
Diketahui :
f
c
= 5000 psi, ringan (34,5 MPa)
f
ci
= 3500 psi (24,1 MPa)
f
pu
= 270.000 psi (1862 MPa)
f
py
= 0,85 f
pu
230.000 psi (1589 MPa)
f
pi
=0,7 f
pu
= 189.000 psi (1303 MPa)
E
ps
= 28 10
6
psi (193,1 10
3
MPa)
Hitunglah tegangan strand netto akhir dengan metode lump-sump dari AASHTO dan Lin
Solusi
AASHTO :
f
pT
= 45000 psi (228 MPa)
Tegangan strand netto akhir,
f
pe
= 189.000 45.000 =144.000 psi (993 MPa)
Lin
Pre-tensioning,
total kehilangan prategangan = 0,25 189.000 = 47.250 psi
Tegangan strand netto akhir,
f
pe
= 189.000 47.250 =141.750 psi (976 MPa)