Anda di halaman 1dari 32

EVALUASI PEMBELAJARAN

Disajikan 2-5 Juli 2012 Pada DDTK Guru MA Kota Singkawang Kalbar

Presented By

JUANDA
BALAI DIKLAT KEAGAMAAN JAKARTA 2011

LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN TES


1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Penentuan tujuan tes, Penyusunan KISI-KISI tes, PENULISAN SOAL, PENELAAHAN SOAL (validasi soal), Perakitan soal menjadi perangkat tes, Uji coba soal termasuk ANALISIS-nya, Bank Soal Penyajian tes kepada siswa Skoring (pemeriksaan jawaban siswa)
BDK JAKARTA

1. TPB
Mudah Sedang Sukar

10%

80%

10%

2. SELEKSI

Mudah

Sukar

pengertian

BDK JAKARTA

Kisi-kisi adalah suatu format atau matriks yang memuat informasi yang dapat dijadikan pedoman untuk menulis tes atau merakit tes
BDK JAKARTA

PENGEMBANGAN KISI-KISI
Fungsi
Pedm. penulisan soal Pedm. perakitan soal Komponen Kisi2: Identitas SK/KD/IP Materi Pembel. Indikator Soal Bentuk Tes Nomor Soal

Syarat kisi-kisi
Mewakili isi kurikulum Singkat dan jelas Soal dapat disusun sesuai dengan bentuk soal.
BDK JAKARTA

FORMAT KISI-KISI PENULISAN SOAL


Jenis Sekolah : ............................ Mata Pelajaran : ............................ Kurikulum : ............................ Alokasi Waktu : ...................... Jumlah soal : ....................... Penulis 1. .................... 2. .................... Bentuk Tes (Tertulis/ Praktik)

No. Urut

Kompetensi Dasar/ SKL

Bahan Kelas/ smt.

Materi

Indikator Soal

No. Soal

BDK JAKARTA

KARTU SOAL BENTUK PG


Jenis Sekolah Mata Pelajaran Bahan Kelas/smt Bentuk Tes : ------------: ------------: ------------: Tertulis (PG, dll.) Penyusun 1. -----------2. ------------Tahun ajaran : --------------:

KOMPETENSI DASAR

NO. SOAL

KUNCI

BUKU SUMBER:

RUMUSAN BUTIR SOAL

MATERI

INDIKATOR SOAL

KETERANGAN SOAL
No .

Digunak an untuk

Tang gal

Jumlah Siswa

Tingkat Kesukara n

Daya Pembeda

Proporsi Jawaban pada Pilihan


A B C D E OMIT Keteran gan

BDK JAKARTA

KARTU SOAL URAIAN/PRAKTIK


Jenis Sekolah Mata Pelajaran Bahan Kelas/smt Bentuk Tes : ------------: ------------: ------------: Tertulis (Uraian)/Praktik (Kinerja, penugasan, hasil karya) Penyusun 1. -----------2. ------------Tahun ajaran : --------------:

KOMPETENSI DASAR

NO. SOAL

BUKU SUMBER:

RUMUSAN BUTIR SOAL

MATERI

INDIKATOR SOAL

KETERANGAN SOAL
No
Diguna kan untuk Proporsi jawaban pada aspek

Tang gal

Jumlah siswa

Tingkat kesukar an

Daya pembeda
1

A 2

B 3 1 2 3

Proporsi pengamatan sikap

1 2 3 1 2 3 1 2 3 4 5 6

Keter ang an

BDK JAKARTA

PEDOMAN PENSKORAN
No. Kunci/Kriteria jawaban/Aspek yang dinilai Skor

Skor maksimum=
BDK JAKARTA

Penalaran tinggi

Diberikan dasar pertanyaan /Stimulus

Mengukur kemampuan berfikir kritis


Mengukur keterampilan Pemecahan masalah
BDK JAKARTA

BDK JAKARTA

TUJUAN PENILAIAN
MEMPERHATIKAN SK MENENTUKAN KD

TES

NON TES

Materi UKRK
Diuji secara Tulis/Lisan? Tepat
BENTUK OBJEKTIF (PG, ISIAN, DLL)

Tdk Tepat Tes Perbuatan

PENGAMATAN/OBSV. (Sikap, Port P, Life S) TES SIKAP DLL.

Bentuk URAIAN

KINERJA (PERFORMANCE) PENUGASAN (PROJECT) HASIL KARYA (PRODUCT) DLL.

Ikuti Kaidah Penulisan Soal + Pedoman Penskorannya


BDK JAKARTA

1. VALID: MENGUJIKAN MATERI/KOMPETENSI YANG TEPAT (UKRK + MEASURABLE) 2. RELIABEL: KONSISTEN HASIL PENGUKURANNYA 3. FAIR (TIDAK MERUGIKAN PIHAK TERTENTU): a. JUJUR (HONESTY): -TINGKAT KESUKARAN SOAL = KEMAMPUAN SISWA -TIDAK MENJEBAK -MATERI YANG DIUJIKAN SESUAI DENGAN JENIS TES DAN BENTUK SOAL YANG DIGUNAKAN BDK JAKARTA -MENETAPKAN PENSKORAN YANG TEPAT

b. SEIMBANG (BALANCE): -MATERI YANG DIUJIKAN=MATERI YANG DIAJARKAN -WAKTU UNTUK MENGERJAKAN SOAL SESUAI -MENGURUTKAN SOAL DARI YANG MUDAH SUKAR -MENGURUTKAN LEVEL KOGNITIF DARI YANG RENDAH TINGGI -MENGURUTKAN/MENGELOMPOKKAN JENIS BENTUK SOAL YANG DIGUNAKAN
BDK JAKARTA

c. ORGANISASI: -JELAS PETUNJUK DAN PERINTAHNYA - URUTAN MATERI DALAM TES = URUTAN MATERI YANG DIAJARKAN -LAYOUT SOAL JELAS DAN MUDAH DIBACA -BERPENAMPILAN PROFESIONAL. 4. TRANSPARAN: JELAS APA YANG DIUJIKAN, TUGASNYA, DAN KRITERIA PENSKORANNYA? 5. AUTENTIK: HARUS HASIL KERJA SISWA DAN SESUAI DENGAN DUNIA RIIL/NYATA.
BDK JAKARTA

KRITERIA KOMPETENSI

UKRK:
Urgensi Kontinuitas Relevansi Keterpakaian
BDK JAKARTA

KRITERIA KOMPETENSI/ MATERI PENTING


1. Urgensi: KD/indikator/materi yang secara teoretis, mutlak harus dikuasai oleh siswa. 2. Kontinuitas: KD/indikator/materi lanjutan yang merupakan pendalaman materi sebelumnya. 3. Relevansi: yang diperlukan untuk mempelajari dalam bidang studi lain.

4. Keterpakaian: memiliki nilai terapan tinggi dalam kehidupan sehari-hari.


BDK JAKARTA

Indikator Soal
Indikator soal sebagai pertanda atau indikasi pencapaian kompetensi Indikator menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur Indikator mengacu pada materi pembelajaran sesuai kompetensi

TEKNIK PERUMUSAN INDIKATOR


1. BILA SOAL TERDAPAT STIMULUS Rumusan indikatornya: Disajikan , siswa dapat menjelaskan .

2. BILA SOAL TIDAK TERDAPAT STIMULUS Rumusan indikatornya: Siswa dapat membedakan .

BDK JAKARTA

SOAL PILIHAN GANDA


JENIS SOAL PG
Pokok Soal (stem) pertanyaan Pokok soal (stem) pernyataan
Diakhiri tanda ? Diakhiri tanda .

Komponen soal PG
Stem (pokok soal) Option

BDK JAKARTA

CARA MEMBUAT OPTION YANG BAIK


Jawaban yang paling umum dimengerti oleh peserta didik Gunakan kata2 yang kedengarannya sama (atmosfer, troposfer, biosfer, dll) Gunakan yang kira2 ada kaitannya (ilmu politik, politikus, dll) Gunakan bahasa baku
BDK JAKARTA

KAIDAH PENULISAN SOAL PG


1. Soal harus sesuai dengan indikator 2. Pengecoh harus berfungsi 3. Setiap soal harus mempunyai satu jawaban yang benar 4. Pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas. 5. Pokok soal jangan memberi petunjuk ke arah jawaban yang benar. 6. Pokok soal jangan mengandung pernyataan yang bersifat negatif ganda.
BDK JAKARTA

lanjutan
7. Pilihan jawaban harus homogen dan logis ditinjau dari segi materi. 8. Panjang rumusan pilihan jawaban harus relatif sama 9. Pilihan jawaban jangan mengandung pernyataan Semua pilihan jawaban di atas salah/benar . 10. Pilihan jawaban yang berbentuk angka atau waktu harus disusun berdasarkan urutan besar kecilnya nilai angka atau kronologis waktunya.
BDK JAKARTA

11. Gambar, grafik, tabel, diagram, dan sejenisnya yang terdapat pada soal harus jelas dan berfungsi. 12. Rumusan pokok soal tidak menggunakan ungkapan atau kata yang bermakna tidak pasti seperti: sebaiknya, umumnya, kadang-kadang. 13. Butir soal jangan bergantung pada jawaban soal sebelumnya. 14. Setiap soal harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. 15. Jangan menggunakan bahasa yang berlaku setempat jika soal akan digunakan untuk daerah lain atau nasional. 16. Pilihan jawaban jangan mengulang kata/frase yang bukan merupakan satu kesatuan pengertian. Letakkan kata/frase pada pokok soal.
BDK JAKARTA

Lanjutan

ANALISIS BUTIR SOAL


MANUAL Menggunakan IT Calkulator Komputer
Program ITEMAN Program SPSS

BDK JAKARTA

CONTOH ANALSIS BUTIR SECARA KUANTITATIF NO SISWA 1 2 3 .... 50 SKOR

1 2 3

A B C

B B C B A D A C B

D C B
A

45 43 41

27% KA

...
33 34 35

...
P Q R KUNCI

...
A A B C D E E D E E

...
27 26 25
27% KB

B B D

BDK JAKARTA

ANALISIS SOAL PG
SOAL 1 2 3 50 KEL KA KB KA KB KA KB KA KB A 0 1 0 2 0 0 1 1 B 10 7 5 3 1 2 2 2 C 0 1 5 3 9 3 3 3 D 0 1 0 1 0 3 3 2 E 0 0 0 1 0 2 1 2 OMIT 0 0 0 0 0 0 0 0 KEY B B D D TK 0,85 0,40 0,15 0,25 DP 0,30 0,20 -0,30 0,10

TK1=(BA+BB): N = (10+7) : 20 = 0,85 DP1= (BA-BB):N = (10-7) : x 20 = 0,30

KRITERIA TK: 0,00 0,30 = sukar 0,31 - 0,70 = sedang 0,71 1,00 = mudah
BDK JAKARTA

KRITERIA DAYA PEMBEDA: 0,40 1,00 = soal baik 0,30 0,39 = terima & perbaiki 0,20 0,29 = soal diperbaiki 0,19 0,00 = soal ditolak

ALTERNATIF LAIN KRITERIA DAYA BEDA

> 0,3 : diterima 0,1- 0,29 : direvisi < 0,10 : ditolak

BDK JAKARTA

ANALISIS SOAL URAIAN DAN TES PRAKTIK


NO. 1 2 3 4 5

SISWA
A B C D E Jumlah Rata-rata TK DP

Soal 1 (Skor maks 6)


6 5 3 3 2 19 3,80 0,63 0,47

Soal 2 (Skor maks 5)


5 4 2 2 1 14 2,80 0,56 0,56

TK1 = Rata-rata : skor maks = 3,8 : 6 = 0,63 TK2 = 2,8 : 5 = 0,56

DP1= (Rata-rata KA Rata-rata KB) : skor maks. = [(11:2) (8:3) ] : 6 = (5,5-2,7):6 = 0,47 DP2= [ (9:2) (5:3) ] : 5 = (4,5-1,7) : 5 = 0,56
BDK JAKARTA

SKALA PEDOMAN KRITERIA TK & DB


KRITERIA TINGKAT KESUKARAN: 0,00 0,30 = sukar 0,31 - 0,70 = sedang 0,71 1,00 = mudah

KRITERIA DAYA PEMBEDA: 0,40 1,00 = soal baik 0,30 0,39 = terima & perbaiki 0,20 0,29 = soal diperbaiki 0,19 0,00 = soal ditolak
BDK JAKARTA

Sekian, Terimakasih Semoga bermanfaat

BDK JAKARTA