Anda di halaman 1dari 13

JENIS-JENIS KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KEAGAMAAN DAN PERAN STAKEHOLDERS DALAM PENGEMBANGAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KEAGAMAAN

A. KONSEP KEGIATAN EKSTRAKURIKULER


Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan (2008), kegiatan ekstrakurikuler merupakan salah satu jalur pembinaan kesiswaan. Kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti dan dilaksanakan oleh siswa baik di sekolah maupun di luar sekolah, bertujuan agar siswa dapat memperkaya dan memperluas diri. Memperluas diri ini dapat dilakukan dengan memperluas wawasan pengetahuan dan mendorong pembinaan sikap dan nilai-nilai.

Pengertian ekstrakurikuler menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2002) yaitu suatu kegiatan yang berada di luar program yang tertulis didalam seperti latihan kepemimpinan dan pembinaan siswa.
Secara umum pengertian ektrakurikuler adalah kegiatan pendidikan dan pelayanan diluar jam pelajaran untuk membantu peserta didik sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, dan minat siswa melalui kegiatan yang secara khusus dilaksanakn oleh pendidik dan tenaga kependidikan yang berkemampuan dan berwenang disekolah dan secara khusus pengertian ektrakurikuler Keagamaan adalah kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di luar jam pelajaran sesuai bakat dan minat siswa serta diarahkan pada pengembangan dan pembentukkan karakter siswa.

kurikulum

B. RUANG LINGKUP KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KEAGAMAAN DI SEKOLAH DASAR


Kegiatan ekstrakurikuler bidang keagamaan pada sekolah dasar, mencakup: 1. Pengenalan kitab suci Kegiatan pengenalan kitab suci dilakukan dalam rangka peningkatan kecintaaan dan pemahaman terhadap kitab suci dari agama yang dianutnya karena di dalam kitab suci terdapat tuntunan di dalam menjalani sebuah kehidupan. Di samping itu memahami kitab suci juga merupakan upaya agar peserta didik bisa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2. Ibadah Kegiatan ibadah merupakan kegiatan ritual dilakukan oleh warga sekolah sesuai dengan agama yang dianutnya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan bimbingan ibadah diharapkan dapat meningkatkan mutu pelaksanaan ibadah sesuai dengan agama yang dianut. 3. Kegiatan Sosial/ Aksi Sosial Kegiatan sosial merupakan kegiatan yang mengarahkan siswa untuk memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sekitarnya. Contoh kegiatan sosial adalah: membersihkan tempat ibadah, gotong royong/bakti sosial, kantin kejujuran, dan mengunjungi teman. Kegiatan tersebut diharapkan mampu membangun kebersamaan, solidaritas, dan persaudaraan. 4. Pembiasaan Akhlak Mulia Kegiatan ini ditujukan untuk membiasakan dan meningkatkan pengamalan siswa terhadap nilai-nilai akhlak mulia dalam pergaulan sehari-hari. Sebagai contoh: membudayakan senyum, sapa, salam, sopan, santun, saling berbagi, saling memaafkan, dan menghargai keragaman baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. 5. Penanaman Nilai Sejarah Keagamaan Kegiatan ini menekankan kepada kemampuan siswa dalam mengambil pelajaran dari peristiwa-peristiwa bersejarah, meneladani tokoh agama yang berprestasi, mengaitkannya dengan fenomena-fenomeda sosial untuk melestarikan dan mengembangkan kebudayaan/peradaban. Sebagai contoh pementasan drama, pemutaran film sejarah keagamaan, wisata rohani, dan tafakur alam.

C. Jenis-jenis Kegiatan Ektrakurikuler Keagamaan


Penentuan bentuk kegiatan ekstrakurikuler keagamaan di sekolah didasarkan atas keputusan bersama antara pihak sekolah dengan komite sekolah. Beberapa bentuk kegiatan ekstrakurikuler keagamaan yang dapat diselenggarakan oleh sekolah dapat berupa: 1. Ekstrakurikuler Agama Islam a. Baca Tulis Al-Quran; Kegiatan keagamaan yang menekankan peningkatan ketrampilan siswa dalam membaca dan menulis al-Quran sesuai dengan kaidah-kadiah yang berlaku b. Tahfid/hafalan al-Quran;
2

c.

d. e.

f.

g.

h. i.

j.

k.

l.

m.

Kegiatan keagamaan yang dikembangkan untuk meningkatkan ketrampilan siswa dalam menghafal ayat-ayat al-Quran. Kaligrafi; Kegiatan keagamaan yang mengembangkan ketrampilan siswa dalam penulisan huruf Arab disertai dengan sentuhan seni disamping mengikuti kaidah-kaidah penulisan Arab yang berlaku Qiroah; Kegiatan keagamaan yang mengembangkan ketrampilan dan seni baca al-Quran sesuai dengan kaidah-kaidah bacaan yang berlaku Pentas Keagamaan; Kegiatan keagamaan yang menggunakan ragam kreasi umat Islam sebagai media yang dapat dipentaskan di hadapan halayak sebagai upaya pengembangan syiar-syiar Islam, baik bersifat lomba maupun sekedar hiburan. Khitobah; Kegiatan keagamaan untuk pengembangan ketrampilan bicara di hadapan halayak dan mengandung misis dakwah, baik dilombakan atau sekedar pentas. Peringatan Hari Besar Agama Islam; Kegiatan keagamaan yang menggunakan moment-moment penting Agama Islam (seperti turunnya al-Quran, lahirnya Rasul, peristiwa hijrah, dll) sebagai tonggak kegiatan dan ditujukan untuk mengingat dan meneladani nilai-nilai yang tekandang di dalamnya. Pembiasaan ritual keagamaan: Kegiatan keagamaan yang menekan latihan pembiasaan khususnya menyangkut pelaksanaan ibadah-ibadah mahdoh. Pesantren liburan/Ramadlan Kegiatan pembinaan keagamaan yang komprehensif dengan melibatkan siswa dalam suatu kondisi kehidupan beragama di bawah bimbingan seorang atau beberap kyai/ustadz sebagai sebagai rujukan nilai dan pigur teladan. Wisata Rohani Kegiatan keagamaan berupa kunjungan ke tempat-tempat bersejarah dan atau tempat yang memiliki nuansa dan nilai keagamaan agar siswa dapat mengambil pelajaran dan meneladani nilai-nilai spiritualnya. Tafakur alam: Kegiatan keagamaan yang berupa pengamatan terhadap fenomena alam yang melibatkan unsur bashar (mata) dan unsur bashirah (mata bathin) sehingga berakumulasi dengan menghayati kehadiran dan keagungan Yang Maha Besar. Ibadah Ramadlan; Kegiatan keagamaan berupa bimbingan intensif terhadap siswa dalam mengisi paket-paket ibadah yang dikemas oleh syariah dalam bulan Ramadlan, sehingga ibadah-ibadah tersebut betul-betul menjadi proses pendidikan dan pembinaan kepribadian yang komprehensif dan integrative. Marawis/Kasidah/Nasyid,
3

Kegiatan keagamaan yang memadukan seni suara dan musik yang mengandung misi dakwah dan ditujukan untuk pengembangan minat dan bakat siswa sekaligus menjadi wahani pengembangan syiar Islam n. Lomba ketrampilan agama Kegiatan perlombaan ketrampilan-ketrampilan yang dikembangkan oleh umat Islam dan diarahkan untuk kepentingan dakwah serta pengembangan syiar Islam. o. Aksi Sosial; Kegiatan keagamaan dalam bentuk bantuan, santunan, dan atau pelayanan sebagai pewujudan dari rasa empati dan solidaritas kemanusiaan yang dikembangkan dari ajaran agama Islam p. Kegiatan ekstrakurikuler agama islam lainnya yang ingin diselenggarakan oleh sekolah. 2. Ekstrakurikuler Agama Kristen a. Paduan Suara; Kegiatan keagamaan yang membimbing siswa untuk menyembah Allah melalui lagu-lagu rohani b. Membaca Alkitab; Kegiatan keagamaan yang dilakukan untuk memotivasi siswa rajin membaca Alkitab, mengetahui isi Alkitab, melakukan perintah Allah sesungguhnya dalam kehidupan sehari-hari c. Pentas Keagamaan; Kegiatan keagamaan yang menggunakan keragaman kreasi budaya yang dimiliki oleh masing-masing siswa untuk dipadukan sebagai pengembangan keimanannya pada Allah Sang Pencipta d. Kebaktian Siswa Kristen (KSK); Kegiatan keagamaan yang dilakukan untuk melakukan ibadah bersama-sama (kebersamaan) dan mampu menghargai sesama e. Peringatan Hari Besar Agama Kristen; Kegiatan keagamaan yang dilakukan untuk memperingati dan memunculkan sikap menghargai peristiwa lampau f. Bibble camp, Kebaktian Padang; Kegiatan keagamaan yang dilakukan diluar sekolah dengan tujuan membentuk anak cinta tanah air, lingkungan alam dan menjaga kelestarian alam sekitar dengan bertanggung jawab atas sekitarnya g. Musik keagamaan; Kegiatan keagamaan yang memanfaatkan alat musik dalam memuji Allah Pencipta dalam mengembangkan kemampuan/ talenta yang dimilikinya h. Lomba keterampilan agama (kuis, cerdas cermat Alkitab); Kegiatan keagamaan yang bertujuan untuk mendalami pemahaman siswa pada isi Alkitab i. Aksi sosial dan bakti sosial; adalah kegiatan keagamaan yang dilakukan dalam menunjukkan sikap empati pada sesama.

3. Ektrakurikuler Agama Katolik a. Rekoleksi mengingat kembali atau mengumpulkan kembali pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, peristiwa hidup seringkali berlalu begitusaja, tanpa kita sadari. Rekoleksi dapat diartikan merefleksikan perjalanan hidupnya dan membangun niat-niat baru untuk kedepannya. Rekoleksi biasanya dilaksanakan selama 1 hari. b. Retret menyediakan waktu untuk berefleksi, berdoa, atau bermeditasi. Retret bukan pemerikasaan batin atau doa yang panjang. Tetapi retret menjadi suatu kesempata nuntuk mempunyai pandangan yang menyeluruh mengenai hidup. Berpangkal dari diri dan keadaanartinya; berpangkal pada kesatuan pribadi dengan Allah dalam iman. Retret biasanya 3 6 hari. c. PaduanSuara PaduanSuara (koor) terdiri atas penyanyi-penyanyi maupun musik yang dibawakan oleh kelompok. Umumnya suatukelompok paduan suara membawakan musik paduansuara yang terdiri atas beberapa bagian suara. Dalam pengertian ini, paduan suara juga mencakup kelompok vokal .Koor bertugas memeriahkan Perayaan Ekaristi dengan nyanyian dan memuji nama Tuhan (lagu-lagu Gereja sesuai tema). d. Bible Camp Pendalaman tema-tema Alkitab yang dimodifikasi (dikaitkan) dengan ciptaan Allah yang ada di alam. Dengan kegiatan ini diharapkan semakin mencintai lingkungan hidup dan akhirnya ikutan di dalam memelihara lingkungan. e. Masa Adven Dalam masa Adven umat Katolik menyiapkan diri untuk menyambut pesta Natal dan memperingati kelahiran dan kedatangan Yesus yang keduakalinya pada akhir zaman. Masa adven adalah masa dimana manusia diberi kesempatan untuk mempersiapkan diridengan bertobat agar dapat menyambut kelahiran Yesus dengan gembira. f. Cerdas Cermat Alkitab (KuisKitabSuci) Mendalami dan menguasai kitab Suci. Lomba/quis ini untuk mengasah pengetahuan tentang Kitab Suci . Biasanya dilombakan/dipertandingkan antar kelompok (satu kelompok terdiri dari 3-4 orang). g. Misdinar/ Putra-putri Altar Putra altar ataumisdinar (yang berarti 'asistenmisa' dari Bahasa Belanda misdienaar) adalah mereka yang membantu Imam saat
5

mengadakan Perayaan Ekaristi. Kegiatan ini melatih diri dalam hal melayani. Yang dilayani adalah Imam (di altar) pada saat perayaan Ekaristi berlangsung. h. PerayaanHariBesarKeagamaan Merayakan hari besar keagamaan misalnya Natal bersama atau Paskah bersama sebaga tonggak untuk memperingati sekaligus mencontoh teladan Tuhan Yesus yang sangat mencintai manusia. Dengan diadakannya kegiatan ini jugadapat mempererat tali persaudaraan satu sama lain. i. LombaLektor/Lektris Kegiatan ini melombakan membaca KitabSuci dan nantinya diarahkan menjadi petugasLektor. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat mengembangkan talenta yang dimiliki siswa dalam bidang membacakan KitabSuci. Kegiatan ini biasanya dijadikan satu dengan pendalaman KitabSuci yang dia dalam pada Bulan Kitab Suci Nasional (bulan September) j. Ziarah Rohani Kegiatan ini berupa perjalanan (berziarah) mengunjungi tempat/gua Maria agar semakin dekat dengan Tuhan melalui penghayatan dan penghormatan kepada Bunda Maria. k. Lomba Pemazmur Mazmur artinya puji-pujian. Lomba pemazmur mencari bakat-bakat seseorang yang mampu/ menguasai nyanyian (mazmur) dan nantinya diarahkan menjadi petugas pemazmur dalam perayaan ekaristi. l. Aksi Puasa Pembangunan (MasaPrapaskah) Kegiatan ini dikaitkan dengan Masa Prapaskah.Biasanya kegiatan ini berupa aksinyata (yaitu mengumpulkan amal kasih yang akan diberikan kepada saudara yang sangat membutuhkan. Juga sebagai persiapan membangun sikap tobat sebagai orang percaya. Aksi nyata lainnya adalah melalui doa, penyesalan, pertobatan seta penyangkalan diri (Pantang dan puasa). Masa Pra-paskah dijalani selama empat puluh hari. m. Kunjungan ke Panti Asuhan Kegiatan yang diadakan secara berkala pada kesempatan tertentu; Misalnya Masa Prapaskah (memberikan bingkisan kepada Panti Asuhan atau Panti Jompo). Kegiatan ini dimaksudkan agar mempunyai rasa peduli terhadap sesama

4. Ekstrakurikuler Agama Buddha a. Meditasi, adalah kegiatan keagamaan untuk pemusatan pikiran pada obyek yang tunggal tentunya pikiran yang baik atau bersih sebagai metode atau cara dalam bahasa Pali disebut Bhavana artinya pengembangan batin secara umum meditasi Buddhis dibagi menjadi dua (2) jenis berdasarkan tujuannya yaitu Samatha Bhavana dan Vipassana Bhavana. b. Pentas Keagamaan, adalah kegiatan keagamaan yang mengunakan ragam kreasi umat Buddha sebagai media yang dipentaskan dihadapan khalayak umum, baik yang bersifat lomba maupun hiburan. c. Pembacaan Kitab Suci Dhamma Padha, adalah suatu kegiatan keagamaan untuk meningkatkan keyakinan pada Tri Ratna. d. Menyanyikan Lagu-lagu Buddhis, adalah suatu kegiatan keagamaan yang berisi syair-syair lagu yang berisi ajaran Dhamma Sang Buddha. e. Tari Kreasi Buddhis, adalah kegiatan keagamaan untuk menyebarkan Dhamma melalui gerakan atau musik, untuk mendapatkan suatu keyakinan kepada Tri Ratna. f. Dhamma Yatra, adalah kegiatan Dhamma Wisata untuk mengenang kembali tempat bersejarah peninggalan agama Buddha. g. Pabbajja Samanera, adalah kegiatan rohani untuk melatih pelaksanaan Sila dan Vinaya pada kehidupan sehari-hari sesuai dengan ajaran Dhamma dan Vinaya. h. Pindapatha, adalah kegiatan keagamaan berdana memberikan makanan dan minuman kepada Sangha pada saat beliau berkeliling dengan membawa mangkuk atau bool. i. Pekan penghayatan Dhamma, kegiatan keagamaan untuk pelatihan Dhamma yang dilaksanakan selama sepekan kepada anak-anak sekolah ketika liburan. j. Peringatan hari besar agama Buddha, adalah kegiatan keagamaan yang mengunakan moment-moment penting seperti (Hari Raya Waisak, Hari Raya Asaddha dll) sebagai tongak kegiatan dan ditujukan untuk menginggat dan meneladani nilai-nilai yang terkandung didalamnya. k. Lomba kegiatan keagamaan, adalah kegiatan keagamaan yang mengunakan ragam kreasi umat Hindu sebagai media yang dapat dipentaskan dihadapan khalayak baik yang bersifat lomba, maupun hiburan. l. Khutbah Dhamma/Dhamma Desana, adalah kegiatan keagamaan untuk pengembangan ketrampilan bicara di hadapan khalayak untuk menyampaikan Dhamma baik yang bersifat lomba atau sekedar ceramah.

5. Ekstrakurikuler Agama Hindu a. Pembacaan kitab suci, adalah kegiatan keagamaan membaca kitab suci agama Hindu untuk memperdalam keyakinan beragama. b. Pentas Keagamaan, adalah kegiatan keagamaan yang mengunakan ragam kreasi umat Hindu sebagai media yang dipentaskan dihadapan khalayak umum, baik yang bersifat lomba maupun hiburan. c. Yoga, adalah kegiatan keagamaan yang merupakan sarana untuk persatuan spirit individu dengan sprit universal. d. Menggamel /kerawitan, adalah kegiatan keagamaan mengalunkan alunan musik yang mengunakan sarana gamelan. e. Tari, adalah kegiatan keagamaan yang berupa gerak tubuh secara berirama yang dilakukan di tempat dan waktu tertentu mengungkapkan perasaan, maksud, dan pikiran. f. Tirta Yatra, adalah kegiatan keagamaan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Agama Hindu melalui kunjungan untuk persembahyangan ketempat-tempat suci, patirtan baik yang bertempat di pegunungan atau di tepi pantai. g. Dharmawacana, adalah kegiatan keagamaan yang mengunakan methoda penerangan Agama Hindu yang disampaikan pada setiap kesempatan Umat Hindu yang berkaitan dengan kegiatan keagamaan.yang berupa membuat sarana dan prasarana yang digunakan dalam upacara. h. Peringatan hari besar agama Hindu, adalah kegiatan keagamaan yang mengunakan moment-moment penting seperti (Hari Raya Nyepi, Hari Raya Saraswati dll) sebagai tongak kegiatan dan ditujukan untuk menginggat dan meneladani nilai-nilai yang terkandung didalamnya. i. Aksi sosial, adalah kegiatan keagamaan yang dilakukan sebagai tanda empati pada sesama. j. Lomba kegiatan keagamaan, adalah kegiatan keagamaan yang mengunakan ragam kreasi umat Hindu sebagai media yang dapat dipentaskan dihadapan khalayak baik yang bersifat lomba, maupun hiburan. 6. Ekstrakurikuler Agama Khonghucu a. Diskusi pendalaman Kitab Suci adalah Sebuah Kegiatan yang memfokuskan pada pendalaman, pemahaman dan penghayatan Kitab Suci Agama Khonghucu meliputi Kitab-kitab Khonghucu b. Pelatihan Di Zi Gui adalah sebuah kegiatan yang menekankan pada tingkah laku dasar untuk menjadi manusia yang baik serta memberi petunjuk untuk dapat hidup harmonis dengan orang lain. c. Kamp Kebajikan adalah sebuah kegiatan yang mengajarkan untuk dapat hidup mencintai alam semesta lingkungan (ciptaan Tuhan) sekitar serta belajar bekerjasama satu sama lain.

d.

e. f. g.

h. i.

j.

k.

Sekolah Minggu adalah kegiatan yang dialkukan pada hari Minggu / libur yang bertujuan mengembangkan Iman melalui pemahaman, pengembangan, penghayatan dan pengamalan peserta didik untuk menjadi manusia Budi Luhur Junzi untuk mewujudkan manusia Indonesia yang sadar akan tugas dan tanggung jawab secara vertikal kepada Thian maupun secara horizontal terhadap sesama manusia dan alam semesta Wu-Shu adalah kegiatan olah raga seni beladiri yang bertujuan membentuk manusia sehat jasmani dan rohani dengan mengamalkan ajaran-ajaran khonghucu melalui seni Bela Diri Barong Sai adalah kegiatan seni yang menggabungkan seni musik, gerak dan tari yang didalamnya terkandung nilai-nilai keharmonisan, kerjasama dan meneladani sikap ksatria Pelatihan Puisi adalah kegiatan yang bertujuan untuk menghayati, memahami dan mengamalkan salah satu kitab Khonghucu yaitu Kitab Sanjak / Shi Jing yang didalamnya mengajarkan kemurnian hati dan kelurusan pikiran jangan sampai sesat. Pentas Keagamaan Kegiatan ragam kreasi umat Khonghucu sebagai media yang dipentaskan dalam upaya pengembangan ajaran-ajaran Khonghucu baik bersifat lomba maupun pentas seni Gemaku Peduli kegiatan sosial dalam bentuk bantuan dan pelayanan yang bertujuan mengembangkan empati dan solidaritas agar terjalin rasa saling peduli dan kasih terhadap sesama ciptaan Thian Lomba ketrampilan agama adalah kegiatan berupa cerdas cermat tentang pengetahuan keagamaan secara kognitif yang bertujuan untuk mengukur prestasi pencapaian siswa agar dimasa depan selalu semangat didalam belajar untuk lebih baik lagi Kegiatan ekstrakurikuler agama Khonghucu lainnya yang ingin diselenggarakan oleh sekolah.

D. Peran stekholders dalam kegiatan ektrakurikuler keagamaan:


a. Guru dalam pengembangan ekstrakurikuler : memiliki peran penting sebagai perencana, pelaksana dan evaluasi dalam kegiatan b. Kepala Sekolah sebagai penanggung jawab dalam kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan c. Pengawas berperan sebagai pembina dan mengawasi kegiatan dan mengevaluasi kegiatan ektrakurikuler secara keseluruhan d. Dewan Pendidikan dalam pengembangan ekstrakurikuler keagamaan yaitu untuk memberikan arahan dan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan ektrakurikuler
9

e. Komite Sekolah berperan dalam pelayanan pendidikan dengan memberikan pertimbangan, arahan, dan dukungan tenaga, sarana dana prasarana serta pengawasan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan f. Orang Tua dalam pelaksanaan kegiatan ektrakurikuler di sekolah memberikan masukan, bantuan dan pengawasan terhadap kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan oleh sekolah g. Masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah),
masyarakat berperan serta dalam pelaksanaan, pengawasan kegiatan ektrakurikuler keagamaan. (Undang-Undang Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003, Pasal 8).

Delapan Belas Nilai Pendidikan Karakter di Sekolah


Nilai-nilai pendidikan karakter perlu dijabarkan sehingga diperoleh deskripsinya. Deskripsi berguna sebagai batasan atau tolok ukur ketercapain pelaksanaan nilai-nilai pendidikan karakter di sekolah. adapun 18 nilai-nilai pendidikan karakter didiskripsikan adalah sebagai berikut 18 Nilai Karakter dan Deskripsinya 1. Religius: Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakanajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain. 2. Jujur: Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinyasebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan. 3. Toleransi: Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama,suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya. 4. Disiplin: Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuhpada berbagai ketentuan dan peraturan. 5. Kerja Keras: Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguhdalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas, serta menyelesaikan tugas dengan sebaikbaiknya. 6. Kreatif: Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan caraatau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki. 7. Mandiri: Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung padaorang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas. 8. Demokratis: Cara berfikir, bersikap, dan bertindak yang menilai samahak dan kewajiban dirinya dan orang lain. 9. Rasa Ingin Tahu: Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untukmengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar. 10. Semangat Kebang-saan: Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yangmenempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya.

10

11. Cinta Tanah Air: Cara berfikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkankesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa. 12. Menghargai Prestasi: Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untukmenghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain. 13. Bersahabat/Komuniktif: Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara,bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain. 14. Cinta Damai: Sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan oranglain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya. 15. GemarMembaca: Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagaibacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya. 16. Peduli Lingkungan: Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegahkerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi. 17. Peduli Sosial: Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuanpada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan. 18. Tanggun jawab: Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugasdan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa.

11

Tabel 0.1 Kegiatan Ekstrakurikuler Keagamaan Pendidikan Agama Kristen Tingkat Sekolah Dasar

No

Nama Kegiatan Paduan Suara

Deskripsi

Tujuan

Materi Pokok

Karakter yang di bina Kebersamaan Disiplin

1.

Kegiatan keagamaan yang berkaitan dengan kesenian

Untuk siswa dapat memuliakan Tuhan dengan lagu pujian bersama dengan orang lain

Menyanyikan lagu pujian kepada Allah

12

13