Anda di halaman 1dari 2

1.

Pembuatan Larutan Phosphate Buffer Saline (PBS) pH 7,4 Larutan PBS dapat dibuat dari KCl sebanyak 0,1 gram, KH2PO4 sebanyak 0,1 gram, Na Cl sebanyak 4 gram, dan Na2HPO4.H2O Sebanyak 1,08 gram. Bahan-bahan tersebut dilarutkan dalam 250 mL akuades steril dan dihomogenkan menggunakan magnetik stirer dalam gelas kimia 500 mL. pH larutan diatur hingga mencapai 7,4 dengan larutan NaOH 1 M menggunakan pH meter. Kemudian dipindahkan larutan ke dalam labu ukur 500 mL dan ditambahkan akuades steril hingga tanda batas.
2. Pembuatan Larutan PBS-Tween Larutan PBS pH 7,4 sebanyak 200 mL ditambah 1 tetes Tween dengan menggunakan pipet tetes. Larutan dihomogenkan menggunakan magnetik stirer.

Komponen PBS merupakan larutan garam seimbang yang terdiri dari 1.5 mM KH2PO4.H2O, 8.1 mM Na2HPO4.7 H2O, 140 mM NaCl, 2.7 mM KCl. Fungsi Larutan PBS PBS merupakan sebuah larutan penyangga yang biasa digunakan dalam penelitian biologi. Buffer membantu untuk mempertahankan konstan pH. Osmolaritas dan konsentrasi ion solusi yang sesuai dengan tubuh manusia (isotonik) (Anonim 2, 2009). PBS sering digunakan dalam percobaan biologi sel untuk mempertahankan osmolaritas sel. Garam mengandung ion, yang menyeimbangkan jumlah ion garam di dalam sel. Jika sel yang tenggelam ke dalam solusi yang memiliki terlalu banyak garam ion, air akan bocor keluar dari sel, menyebabkan sel menyusut. Sebaliknya, jika sel terbenam ke dalam solusi yang memiliki ion terlalu sedikit garam, air akan masuk ke dalam sel, menyebabkan sel pecah. Oleh karena itu, sangat penting saat melakukan percobaan biologi sel untuk menjaga sel-sel di osmolaritas tertentu. PBS adalah pada osmolaritas yang benar untuk menjaga sel-sel dalam negara isotonik. PBS sering digunakan sebagai larutan penyangga dalam berbagai eksperimen untuk mempertahankan pH protein. Protein memerlukan kisaran pH tertentu untuk menjaga netralitas pada asam amino tertentu, untuk mempertahankan struktur protein. Jika tidak, struktur protein akan terdenaturasi (Anonim 2, 2009). Cara Sterilisasi PBS PBS yang mengandung glukosa tidak dapat disterilkan dengan cara bersamaan karena glukosa dapat menjadi caramel pada waktu diautoklaf. Larutan glukosa disterilisasi secara terpisah yang akan ditambahkan pada PBS steril setelah disterilisasi. Apabila glukosa sudah dicampurkan sebelum sterilisasi, maka sterilisasi harus dilakukan dengan cara filtrasi membran. PBS yang digunakan dalam kultur sel ini tidak mengandung gula atau bikarbonat, sehingga dapat disterilisasi dengan cara autoklaf. Cara yang dilakukan adalah dengan

menempatkan larutan PBS ke dalam botol tahan panas, ditutup dan disegel, kemudian diautoklaf selama 20 menit dengan suhu 121C dengan tekanan 100 kpa (Freshney, 2005). Storage dan Stability PBS dapat disimpan pada suhu kamar, tetapi dapat menjamin pendinginan untuk mencegah pertumbuhan bakteri jika solusi yang tidak steril dan disimpan untuk jangka waktu yang lama. Disimpan pada suhu ruang (1530C). Namun apabila penyimapanan menggunakan suhu 4C, PBS yang digunakan menjadi lebih tahan lama (Freshney, 2005). Kondisi penyimpanan yang baik dan benar akan mempengaruhi kestabilan larutan PBS tersebut.

http://nadzzsukakamu.wordpress.com/2010/10/20/preparasi-dan-kultur-dari-sel-hewan/