Anda di halaman 1dari 1

Komposit serat adalah komposit yang terdiri dari fiber didalam matriks.

Matriks secara
ideal seharusnya berfungsi sebagai penyelubung serat dari kerusakan antar serat berupa
abrasi, pelindung terhadap lingkungan (serangan zat kimia, kelembaban), pendukung dan
menginfiltrasi serat, transfer beban antar serat, dan perekat serta tetap stabil secara fisika
dan kimia setelah proses manufaktur. (Pramuko I Purboputro, Jurusan Teknik Mesin
Universitas Muhammadiyah Surakarta)

Hardener berlrbih mengakibatkan ikatan matrik dengan penguat belum terjadi dengan
sempurna karena matiks mengering lebih cepat, sehingga dapat menurunkan kekuatan tarik
maupun bending komposit sandwich. (putu lokantara dan ngakan putu gede suardana, teknik
mesin udayana).

Katalis. Jumlah katalis yang diberikan kepada polyester resin tergantung dari temperatur
kerjanya, Katalis digunakan untuk membantu proses pengeringan resin dan serat dalam
komposit. Waktu yang dibutuhkan resin untuk berubah menjadi plastik tergantung pada
jumlah katalis yang dicampurkan. Semakin banyak katalis yang ditambahkan pada resin
maka makin cepat pula proses curringnya, tetapi apabila kelebihan katalis material yang
dihasilkan akan getas atau resin bisa terbakar. Penambahan katalis yang baik 1% dari volum
resin. Bila terjadi reaksi akan timbul panas antara 60
0
C 90
0
C. Panas ini cukup untuk
mereaksikan resin sehingga diperoleh kekuatan dan bentuk plastik yang maksimal sesuai
dengan bentuk cetakan yang diinginkan.

ada beberapa alasan mengapa diperlukan diameter serat yang lebih besar dari yang biasa
digunakan antara lain karena ketangguhan dari komposit meningkat seiring dengan
peningkatan diameter serat penguatnya, dan selain itu karena serat yang lebih besar akan
mempermudah beberapa proses dalm produksinya

kayu sengon sifatnya yang empuk/kenyal sehingga tidak dilakuakn penyerbukan terhadap
kayu, karena fungsi core dalam komposit sandwich itu sendiri untuk menahan skin dari
lenturan sehingga skin dapat kembali kedlam bentuk semula, tetapi jika beban berlebih maka
core dapat mengalami gagal geser