Anda di halaman 1dari 22

Etika Medik dan

Profesionalisme
Ridad Agoes
Ketua Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK),
IDI Wilayah Propinsi Jabar.
copyright ridadag

Jakarta
18 September 1940
MD, FK UNPAD, 1968
MPH in Epid, Univ. of California
Los Angeles, 1981
Ph.D. in Basic Medical Sciences
Padjadjaran Univ. 1997
Ketua
Majelis Kehormatan Etik Kedokteran
(MKEK)
IDI Jabar
Jln. Parasitologi 11
Bandung
Email: ridadagoes@yahoo.com

copyright ridadag

MKEK - IDI
Pengertian:
MAJELIS KEHORMATAN
ETIK KEDOKTERAN
ADALAH SUATU BADAN
INDEPENDEN DIBAWAH NAUNGAN
ORGANISASI IDI
YANG BERTUGAS MENEGAKKAN
ETIKA DAN NORMA KEDOKTERAN
YANG TERSUSUN DALAM KODE ETIK
KEDOKTERAN INDONESIA
(Pasal 1 ayat 3 Pedoman MKEK)

MKEK - IDI
1.
2.

3.

4.
5.

Dasar-dasar Wewenang:
UU No. 23 Tahun 1992 Tentang Kesehatan
UU No. 29 Tahun 2004 Tentang Praktik
Kedokteran
Putusan Mahkamah Konstitusi No. 4/PUUV/2007
Anggaran Dasar IDI Hasil Muktamar ke XXVI
Anggaran Rumah Tangga IDI Hasil
Muktamar ke XXVI

MKEK - IDI
Wewenang dan tugasnya:
.menyelesaikan setiap
permasalahan tentang bioetika
dan etika kedokteran dan masalah
konflik etikolegal, khususnya yang
berpotensi menjadi sengketa
medik, dengan cara meneliti,
memeriksa, menyidangkan dan
memutuskan perkaranya.
(Pasal 9 ayat 4)

MKEK - IDI
Fungsi dan manfaat:
.menjalankan pengaturan
etika kedokteran dari setiap
pengabdi profesi dokter
melalui penegakan,
pengawasan, penjatuhan
sanksi etika, maupun
rehabilitasi (pemulihan hakhak profesi).
(Pasal 3 Pedoman MKEK)

PROFESSIONALS
SEKELOMPOK ORANG YANG
MENJALANKAN SUATU
KEGIATAN TERTENTU
BERDASAR KEAHLIAN MEREKA
DALAM BIDANG TERSEBUT
DEMI KEPENTINGAN UMUM

Beberapa Jenis Profesi

Profesi dokter
Bussinessmen
Ahli Hukum
Para Ulama
Prostitutes

copyright ridadag

KARAKTERISTIK PROFESI

PURNAWAKTU
PENDIDIKAN FORMAL
MEMILIKI IKATAN PROFESI
MEMILIKI KODE ETIK
TETAPKAN BATAS KEMAMPUAN
DIRI
KENDALIKAN PERILAKU
copyright ridadag

KEWAJIBAN PARA PROFESIONAL

SELF ORGANIZING
SELF PERPETUATING
SELF DISCIPLINING
TUNDUK PADA ETIKA UMUM
DAN TAAT PADA ETIKA PROFESI

copyright ridadag

MEDICAL ETHICS
ETHICS ADALAH PENGETAHUAN
STUDI TENTANG KELAKUAN YANG
BENAR (RIGHT) DAN KELAKUAN
YANG SALAH (WRONG)
MEDICAL ETHICS ADALAH
PENGETAHUAN TENTANG NILAINILAI, MORAL DAN AKHLAK
PERILAKU DOKTER

SEJARAH MEDICAL ETHICS


MEDICAL ETHICS AWALNYA
DIMULAI DARI HIPPOCRATIC OATH
ATAU SUMPAH HIPOKRATES DI
ABAD KE 15
HIPPOKRATES ADALAH FILSUF
YUNANI YANG LAHIR PADA TAHUN
460 SM YANG DIANGGAP SEBAGAI
BAPAK ILMU KEDOKTERAN MODERN

Ketentuan Umum tentang


Etik

Etika profesi harus dijunjung


setinggi-tingginya
Tidak terpengaruh oleh
pertimbangan keuntungan semata
Harus berorientasi pada
kepentingan klien
Mampu memelihara hubungan
dengan profesi lain
copyright ridadag

PEMBENTUKAN PERILAKU
ETIS

AHLAK BAWAAN
PENGAJARAN
ETIKA DARI PARA
GURUNYA
SANGSI-SANGSI
HUKUM YANG
BERLAKU

copyright ridadag

Etika Terhadap Diri Sendiri

Selalu meningkatkan mutu


profesinya dengan terus menerus
mengikuti perkembangan ilmunya
Menjaga kompetensi dirinya
dengan memelihara physical dan
mental fitness/ kesehatannya

copyright ridadag

Etika terhadap Klien

Wajib melindungi kepentingan


klien
Bersikap tulus
Mengamalkan segala sumber keilmuannya
Menyimpan rahasia yang
dipercayakan padanya
copyright ridadag

Etika Terhadap Sesama


Profesi

Memperlakukan sesama profesi


secara respek (professional
courtesy)
Tidak merebut klien orang lain
Menjunjung tinggi Konvensi Jenewa
tentang profesionalisme dan etika
sesama profesi
copyright ridadag

Masalah yang sering dihadapi oleh


MKEK

MKEK menyayangkan bahwa banyak


dokter yang tidak mampu
berkomunikasi dengan baik.
MKEK : gugatan malpraktik
sebagian besar hanyalah karena
dokter tidak mampu berkomunikasi
dengan baik

MASALAH yang sering dihadapi oleh


MKEK (2)
SELAIN TERHADAP PASIEN DAN
KELUARGANYA, KEGAGALAN KOMUNIKASI
JUGA TERJADI ANTARA DOKTER DENGAN
SEJAWAT DOKTER LAINNYA, DENGAN REKAN
PROFESI KESEHATAN LAIN (DOKTER GIGI,
FARMASI, AHLI GIZI, DLL), DENGAN
MAHASISWA, DAN DENGAN PERAWAT

(MKEK Jabar)

KASUS MKEK (1)

, Gadis, 15 tahun :

1. Nyeri perut bawah (5 hari)

2. Oleh Dokter SpB: Appendisitis


3. Harus segera dioperasi

4. Perawat ruangan menyodorkan


formulir Informed Consent (IC),
untuk ditanda tangani pasien

5. Pasien menolak I.C.

6. Meminta pacarnya menandatangani

7. Orang tua di luar kota

8. Saat operasi : kista ovarium


bilateral berdarah, 4cm

9. Operasi kedua ovarium diangkat

KASUS MKEK(2)

Pasca Operasi :
1. Mengeluh 3 bulan tidak haid
2. Berkonsultasi ke Dokter SpOG (Second opinion)

3. Menyalahkan dokter pertama

4.Diberi Pil KB sebagai pemancing, menolak


5. Menggugat dokter pertama dan kedua
6. Pengacara meminjam rekam medis

ES
O
G
A
y
D
@
s
A
e
D
o
I
g
R
a

d
m
a
o
d
c
i
.
r
o
R
o
h
A
a
AB

J
IDI

copyright ridadag