Anda di halaman 1dari 14

MODIFIKASI ALAT PENGUPAS

KULIT KOPI MEKANIS


PROPOSAL
Oleh :
WILLIAM PUTRA MARBUN
090308070/KETEKNIKAN PERTANIAN
Komisi Pembimbing
Ketua
: Achwil Putra Munir, STP, M.si
Anggota : Lukman Adlin Harahap, STP, M.si

LATAR BELAKANG

Salah satu dari proses pengolahan kopi yang


memerlukan penerapan teknologi pascapanen adalah
proses pengupasan kulit kopi basah atau daging buah.
Pengupasan kulit kopi di Indonesia, umumnya masih
menggunakan alat pengupas kulit kopi manual dan semi
mekanis sehingga memiliki keterbatasan dalam kapasitas
hasilnya.
Dari penelitian sebelumnya, diperlukan modifikasi untuk
meningkatkan kinerja alat dan efisiensi alat dari segi
penggunaannya, keamanan dan kebersihan alat.

TUJUAN PENELITIAN

Penelitian ini bertujuan untuk mendesain,


membuat, dan menguji alat pengupas kulit kopi
mekanis.

WAKTU DAN TEMPAT PENELITIAN

Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2014 di


Laboratorium Keteknikan Pertanian Fakultas
Pertanian Universitas Sumatera Utara, Medan.

BAHAN DAN ALAT PENELITIAN


Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah
buah kopi, plat stainless steel, baut, mur, plat besi,
baja, motor bakar, puli (pulley), sabuk V (V-belt),
bantalan (bearing), besi bulat padu (poros), besi
siku, pipa besi, baut dan mur, cat dan thinner.
Alat-alat yang digunakan adalah mesin las, mesin
bubut, mesin bor, mesin gerinda, gergaji besi, martil,
kikir, obeng, meteran, stopwatch, water pass, tang,
kunci pas, kunci ring, kalkulator dan komputer.

METODE PENELITIAN
metode
yang
digunakan
adalah
studi
literatur(kepustakaan) dan melakukan pengamatan pada
alat pengupas kulit kopi mekanis yang dirancang oleh
Johannes Mikael Manulang ,STP. Kemudian dilakukan
modifikasi bentuk dan pembuatan/ perangkaian
komponen-komponen alat pengupas kulit kopi mekanis.

KOMPONEN ALAT

Rangka Alat
Saluran Masukan (Hopper)
Poros
Rotor
Stator
Motor Bakar
V-Belt
Pulley Pengupas
Saluran Kluar
Roda

PROSEDUR PENELITIAN
1.
2.

3.

4.
5.

6.

7.
8.
9.

Ditimbang kopi yang akan dikupas sebanyak 1 kg.


Diatur jarak rotor dan stator sesuai ukuran kopi yang akan dikupas
dengan mengencangkan atau mengendurkan mur (setelan).
Dihidupkan alat pengupas kulit kopi mekanis dan ditunggu hingga
diperkirakan putaran rotor yang konstan.
Dimasukkan kopi ke dalam hopper alat pengupas kulit kopi.
Ditarik pintu masuk kopi sehingga kopi menuju pengupas di antara
rotor dan stator.
Ditampung biji kopi dan kulit kopi yang masing-masing terpisah di
tempat yang berbeda-beda.
Dicatat waktu yang dibutuhkan alat untuk pengupasan per 1 kg.
Diulangi perlakuan di atas sebanyak 3 kali ulangan.
Dilakukan pengamatan parameter.

PARAMETER YANG DIAMATI


o

Kapasitas Efektif Alat


kapasitas kerja suatu alat atau mesin
didefenisikan sebagai kemampuan alat
dan mesin dalam menghasilkan suatu
produk.

Kapasitas Alat =

Analisis Ekonomi
Biaya Pemakaian Alat

Pengukuran biaya pemakaian alat dilakukan dengan


cara menjumlahkan biaya yang dikeluarkan yaitu biaya
tetap dan biaya tidak tetap (biaya pokok).
Rumus :

Biaya pokok = + BTT]C

Break even point

untuk mengetahui batas produksi minimal yang harus


dicapai dan dipasarkan agar usaha yang dikelola masih
layak untuk dijalankan
Rumus :

N=

Net present value

kriteria yang digunakan untuk mengukur suatu alat


layak atau tidak untuk diusahakan. Perhitungan NPV
merupakan net benefit yang telah didiskon dengan
discount factor
Rumus :

CIF COF 0

Internal rate of return


digunakan untuk memperkirakan kelayakan lama
(umur) pemilikan suatu alat atau mesin pada tingkat
keuntungan tertentu.
Rumus :
IRR p%
IRR q%

X
x(q % p%)( positif dan negatif )
X Y

X
x(q% p %)( positif dan positif )
X Y

GAMBAR ALAT

Tampak Depan
Tampak Samping
Tampak Atas