Anda di halaman 1dari 6

PERCOBAAN EFEK ZEEMAN

Kusnanto Mukti W/ M0209031


Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Sebelas Maret Surakarta

ABSTRAK
Efek Zeeman adalah gejala tambahan garis-garis spektrum jika atom-atom tereksitasi
diletakan dalam medan magnet (terpecahnya garis spektral oleh medan magnetik). Dalam
medan magnetik, energi keadaan atomik tertentu bergantung pada harga ml seperti juga pada n.
Keadaan dengan bilangan kuantum total n terpecah menjadi beberapa sub-keadaan jika atom
itu berada dalam medan magnetik, dan energinya bisa sedikit lebih besar atau lebih kecil dari
keadaan tanpa medan magnetik. Gejala itu menyebabkan terpecahnya garis spektrum
individual menjadi garis-garis terpisah jika atom dipancarkan ke dalam medan magnetik,
dengan jarak antara garis bergantung dari besar medan itu. Tujuan dari percobaan ini adalah
untuk mempelajari prinsip Efek Zeeman serta mengamati Efek Zeeman unutk menentukan
magneton Bohr Elektron. Alat yang digunkan dalam percobaan ini yaitu seperangkat alat
percobaan Efek Zeeman yang terdiri dari lampu Cd, Fabry Perot Etalon, Analyzer, layar dengan
skala, Rotating Table, lilitan/kumparan power supply, kapasitor, dan amperemeter. Dari hasil
percobaan diperoleh nilai magneton Bohr Elektron b = 9.6454x10-24 T
Kata kunci

: Efek Zeeman, medan magnetik, magneton bohr elektron.

menyebabkan terpecahnya garis spektrum

I. PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG

individual menjadi garis garis terpisah jika


keadaaan

atom dipancarkan kedalam medan magnetik

atomik bergantung pada harga n seperti juga

dengan jarak antara garis bergantung dari

n, keadaan bergantung dengan bilangan

besar medan itu

Dalam

magnet

energi

bilangan kuantum total n terpecah menjadi


beberapa sub keadaan jika atom itu berada
dalam medan magnetik dan energinya bisa
sedikit lebih besar atau lebih kecil dari
keadaan tanpa medan magnetik gejala itu

Efek zeeman ialah pemisahan jalur


spektral tunggal

dari

sebuah

spektrum

menjadi komponen komponen 3 atau lebih


yang terpolarisasi atau gejala - gejala

spektrum jika atom-atom tereksitasi diletakan

Zeeman, nama ini diambil dari nama seorang

dalam medan magnet .Efek zeeman diambil

fisikawan Belanda Zeeman yang mengamati

dari nama fisikawan belanda zeemann yang

efek itu pada tahun 1896.

mengamati efek itu pada tahun 1896

Suatu elektron bermassa m bergerak

Efek zeeman tidak dapat dijelaskan

dalam suatu orbit berjari-jari r dengan

dengaan menggunakan atom bohr dengan

frekuensi f dan momentum sudut elektron L.

demikian diperlukan model atom yang lebih

Gerakan elektron ini menghasilkan arus.

lengkap dan lebih umum untuk menjelaskan

Gerakan elektron ini juga menimbulkan

efek

medan magnetik

zeeman

dan

spektrum

elektron

banyak(faisal gifar,2010). Gerak magneton

maka pada kejadian ini

muncul momen magnetik

elektron orbital dalam sebuah atom hidrogen


bergantung terhadap momen sudut L.
B. TINJAUAN PUSTAKA
Dalam

medan

magnetik,

energi

keadaan atomik tertentu bergantung pada


harga ml seperti juga pada n. Keadaan
Gambar.1 sebuah electron yang

dengan bilangan kuantum total n terpecah

mengelilingi orbitnya

menjadi beberapa sub-keadaan jika atom itu


berada

dalam

medan

dan

Besarnya arus yang dihasilkan dari

energinya bisa sedikit lebih besar atau lebih

pergerakan electron sama dengan bearnya

kecil dari keadaan tanpa medan magnetik.

muatan yang bergerak persatuan waktu

Gejala itu menyebabkan terpecahnya garis

sehingga dapat dirumuskan sebagai berikut

spektrum

ini

individual

magnetik,

menjadi

garis-garis

terpisah jika atom dipancarkan ke dalam


medan magnetik, dengan jarak antara garis
bergantung dari besar medan itu. Efek
Zeeman adalah gejala tambahan garis-garis
spektrum jika atom-atom tereksitasi diletakan
dalam medan magnet (terpecahnya garis
spektral

oleh

medan

magnetik).

Efek

q
t

t (T )

1
f
I qf ef

selain menghasilkan arus listrik maka

mekanika kuantumpun mendapatkan hasil

dari pergerakan elektron tersebut dapat

sama jadi energi potensial dalam sebuah

menghasilkan

atom dalam medan magnet ialah:

momen

magnetik

yang

besarnya sabagai berikut

E B cos

IA
e f A

e f 2 r

E .B

Momentum Sudut elektron yang diakibatkan


oleh pergerakan elektron sebagai berikut:

e
L B cos
E
2
m
e

Jika dalam medan magnetik energi


keadan atomik tertentu bergantung pada

L mv r
v r 2 f r

harga me seperti juga pada n. Keadan dengan


bilangan kuantum total n terpecah menjadi

L m 2 f r 2

beberapa sub-keadaan jika atom itu berada

L
f r 2
2m

dalam medan magnet,dan energinya bisa


sedikit lebih besar atau lebih kecil dari
keadaan tanpa medan magnetik. Gejala itu

Subtitusikan persamaan momentum sudut ke

menyebabkan terpecahnya garis spektrum

persamaan Arus listrik sehingga di peroleh

individual menjadi garis-garis terpisah jika

e f r 2

atom dipancarkan keadan medan magnetik,

L
f r 2
2m
L
e
2m

dengan jarak antara garis bergantung dari


besarnya medan itu.
II. METODOLOGI PENELITIAN
Percobaan efek zeeman merupakan

Untuk elektron orbital kuantitas (e/2m) yang bergantung hanya pada muatan
dan massa elektron disebut rasio magnetik.
Tanda

minus

berarti

bahwa

arah

berlawanan dengan L. Rumusan tersebut


untuk momen magnetik elektron orbital
diperoleh secara klasik, namun ternyata

suatu percobaan yang membuktikan bahwa


spektrum

atom

akan

terpecah

ketika

diberikan medan magnet dalam percobaan ini


dilakukan pengamatan mengenai spektrum
yang tebentuk ketika sebuah atom diberi
pengaruh medan magnet tersebut, medan
magnet yang diberikan berasal dari sebuah

kumparan

yang

diberikan

arus

listrik

sehingga menghasilkan medan magnet yang


besar kemudian di antara kumparan tersebut
dipasang lampu katmium sebagai sumber
atom yang akan di uji, untuk memudahkan
pengamatan maka pada rangkaian optik
diberikan

filter

cahaya.

Cahaya

yang

III. HASIL DAN PEMBAHASAN


Dari data percobaan menunjukkan bahwa
semakain besar arus yang mengalir pada
kumparan

dari garis garis spektrum tersebut. Alat


yang di gunakan yaitu berupa seperangkat
alat percobaan Efek Zeeman yang terdiri

jari-jarinya

terjadi

sedikit perubahan seperti sebagai berikut


I(A)

R1(mm)

R2(mm)

R3(mm)

R4(mm)

2,4

2,5

3,2

4,5

5,3

6,2

6,9

8,1

8,6

2,8

2,5

3,3

4,5

5,2

6,1

7,0

7,6

8,3

3,2

1,9

3,3

4,5

5,2

6,1

6,9

7,8

8,3

3,6

1,6

3,2

4,5

5,4

6,2

6,9

7,8

8,2

diteruskan hanyalah cahaya merah sehigga


dari lensa optik dapat dilihat pola melingkar

perubahan

dari:
Percobaan efek zeeman dilakukan

1. Lampu Cd sebagai sumber cahaya untuk


pengamatan efek zeeman.
2. Sistem Optik sebagai sistem untuk melihat
efek zeeman
3. Elektromagnet
4. Sumberdaya a2 V/20 A, dan 0 12 V/20A
5. Amperemeter 20 A dc

untuk

memahami

pemecahan

prinsip

spektrum

terjadinya

atomik

yang

diakibatkan oleh pengaruh medan magnet


dan menentukan magneton bohr elektron.alat
dan bahan yang digunakan pada percobaan
ini ialah lampu cadmium yang merupakan
sebagai sumber cahaya atau atom yang akan

6.Kapasitor

di uji pada percobaan ini. Prinsip kerja dari


efek zeeman ialah menguji lampu cadmium
tanpa menggunakan medan magnetik cahaya
yang

dipancarkan oleh

kemudian

melewati

interferometer

agar

lampu
rangkaian

pada

layar

tersebut
optik
dapat

diketahui pola gelap dan pola terang. Pada


layar akan terlihat garis spektral yang
Gambar 1. Seperangkat alat Percobaan

terpisah antara satu garis dengan garis yang

Efek Zeeman.

lainya, apabila medan magnetik diperbesar

maka akan terlihat suatu garis yang terpecah

percobaan ini data yang diambil merupakan

dari garis awalnya variasi yang digunakan

jari jari dari perpecahan spektral atomik atom

pada percobaan ini ialah memvariasi arus

tersebut

pada medan magnetik karena semakin besar


arus yang diberikan terhadap kumparan maka
medan listrik yang dihasilkan juga semakin
besar hal ini dapat mempengaruhi spektral
atom tersebut

Dari data percobaan tersebut dapat


dihasilkan sebuah grafik hubungan antara
besar arus listrik dengan medan magnetik.
Data tersebut digunakan untuk menghitung
nilai magneton bohr electron dan membuat
grafik hubungan antara

dan B yaitu

Dimana

=y
=m
B=x
Gambar 2. Garis Spektral Cahaya Merah

= mhC

dari Lampu Cd yang Terpecah


Pada percobaan ini menggunakan filter cahya

Gambar 3. Grafik hubungan

dan B

berwarna merah sehingga cahaya yang


dilewatkan cahaya merah saja,ketika medan

Grafik tersebut menunjukkan gradiennya

magnetik besar maka garis spektral atom

yakni

akan terpecah namun ketika asrus yang

magneton bohr elektron yang didapat adalah

digunakan kecil maka hanya terjadi bundaran

9.6454x10-24, data ini sesuai dengan magneton

saja pada spektral atomik namun ketika arus

bohr elektron secara teoritis yakni 9.27x10 -24

yang diberikan semakin besar maka pecahan

T.

spektral atomik semakin jelas dan jari jari


yang

dihasilkan

semakin

lebar

dalam

48.523

sehingga

dari

percobaan

IV. KESIMPULAN

2. Periswa efek zeemen terjadi ketika sebuah


peristiwa

atom yag dipengaruhi oleh medan magnet

terpecahnya garis spektral oleh medan

maka spektrumnya akan terpecah dan energi

magnetik

yang dihasilkan akan berkurang

1.

Efek

zeeman

merupakan

V. DAFTAR PUSTAKA
Anonoim. 2011. efek Zeeman. http://physicstry.com/fisika-atom/efek-zeeman.html (10-10-2011)
Beiser,Arthur.1982.Konsep Fisika Modern.Jakarta:Erlangga
Giancoli,D.C.1998 Physisc Principle and Aplication.Pretice-Hall
Halliday.1978.Physics 3rd edition.inc :John Wiley.