Anda di halaman 1dari 16

BISNIS

Pengertian Perusahaan

dan Bisnis menurut pendapat


Raymond E.Gloss dalam bukunya Business : Its Nature and
Environment: An Introduction
Perusahaan diartikan sebagai sebuah organisasi yang
memproses perubahan keahlian dan sumber daya ekonomi
barang dan/atau jasa yang diperuntukkan bagi pemuasan
kebutuhan para pembeli, serta diharapkan akan memberikan laba
kepada para pemiliknya.
Sedangkan Bisnis diartikan sebagai seluruh kegiatan yang
diorganisasikan oleh orang-orang yang berkecimpung didalam
bidang perniagaan (produsen, pedagang, konsumen, dan industri
dimana perusahaan berada) dalam rangka memperbaiki standar
serta kualitas hidup mereka.

KONSEP KOMPONEN BISNIS


P4

P1 : Pasar
P2 : Perusahaan
P3 : Persaingan dan
aspek eksternal lain
P4 : Perubahan aspek
tersebut

P3

P4

P4
P1

P2

BISNIS DI BIDANG JASA

Zeithhaml dan Bitner (1996) mencoba merangkum banyak


pendapat para ahli tentang definisi jasa sebagai :
Semua aktivitas ekonomi yang output-nya bukanlah produk atau
konstruksi fisik, yang secara umum konsumsi dan produksinya
dilakukan pada waktu yang sama, dan nilai tambah yang
diberikannya dalam bentuk (seperti : kenyamanan, liburan,
kecepatan dan kesehatan) yang secara prinsip adalah intingible
bagi pembeli pertamanya.
Karakteristik Jasa :
Intingabilitas (intangible)
Jasa secara prinsip adalah intangible, walaupun sering
mencakup tindakan tangible. Jasa tidak dapatt dilihat, dirasakan,
dicicipi atau disentuh, oleh karena itu jasa tidak dapat disimpan
akibatnya fluktuasi permintaan jasa sulitt untuk dikendalikan.

Keberagaman

Output jasa bervariasi sehingga jasa sulit distandarkan. Jasa


bersifat unjuk kerja (kinerja), dimana setiap karyawan berbedabeda dalam kinerjanya padahal konsumen berkehendak bahwa
kinerja tersebut konsisten. (tk rias)
Simultanitas Produksi dan Konsumsi

Dalam produksi jasa biasanya dijual terlebih dahulu baru


diproduksi dan dikonsumsi secara simultan. Konsumen kadang
melihat atau bahkan terlibat dalam proses produksi.(sopir taxi)
Kerentanan (perishability)

Jasa tidak dapat disimpan, dijual lagi atau dikembalikan. Misalnya


rambut yang telah dipotong oleh tukang cukur tidak dapat
dikembalikan.

Mengapa Mengembangkan
Mengembangkan
usaha merupakan jawaban dari analisis yang
Usaha ???

sifatnya strategis yang diputuskan oleh manajemen tingkat


atas.
Cara Mengembangkan Usaha :
Membuat perusahaan baru yang dikenal secara umum
dengan anak perusahaan.
Hanya membuat produk baru.
Pengelompokan Strategi :
Strategi
Generik
Strategi
Utama/Induk
Strategi
Fungsional

Strategi Generik
Dalam praktek setelah perusahaan mengetahui strategi
generiknya, implementasinya akan ditindaklanjuti dengan
penentuan strategi yang lebih operasional.
Menurut Wheelen dan Hunger, strategi generik dibagi
menjadi tiga masam yakni : Stabilitas (stability), Ekspansi
(expansion) dan Penciutan (retrechment).
Strategi Utama/induk
Strategi utama (grand strategy) atau strategi induk
merupakan strategi yang lebih operasional karena
merupakan tindak lanjut dari strategi generik. Penjabaran
strategi generik menjadi strategi utama yang didasarkan
pada pendekatan dari Wheelen-Hunger.

Pendekatan strategi dari wheelen - hunger


Strategi
Strategi Utama
Generik
Pertumbuhan a. Strategi Pertumbuhan Konsentrasi :
(Grouth)
- Horizontal
- Vertikal
a. Strategi Pertumbuhan Diversifikasi :
- Terpusat
- Konglomerasi
Stabilitas
a. Strategi Istirahat (pause strategy)
(Stability)
b. Strategi Terus dengan hati-hati (proceed
with caution strategy)
c. Strategi Tanpa perubahan (no change
stratetgy)
d. Strategi Laba (profit strateguy)
Penciutan
a. Strategi perubahan haluan (turnaround
(Retrechment)
strategy)
b. Strategi memikat perusahaan lain
(captive company strategy)
c. Strategi jual/ditutup (Celling

MANFAAT STUDI KELAYAKAN BISNIS


(SKB)
Hasil suatu studi kelayakan bisnis adalah laporan tertulis
yang isinya menyatakan bahwa suatu rencana bisnis
layak direalisasikan dan sebagai bahan masukan utama
dalam rangka mengkaji ulang laporan tersebut.
Pihak-pihak yang Membutuhkan Laporan Studi
Kelayakan Bisnis :
Pihak investor (proposal investasi)
Pihak kreditor (proposal kredit)
Pihak
manajemen
perusahaan
(pendirian/pengembangan)
Pihak pemerintah dan masyarakat (pengabdian)
Bagi tujuan pembangunan ekonomi (pengembangan)

TAHAPAN STUDI KELAYAKAN


BISNIS
Penemuan Ide

Untuk memenuhi kebutuhan pasar yang masih belum


dipenuhi, untuk mengganti produk yang sudah ada dengan
produk lain yang mempunyai nilai lebih dan produk yang
akan dihasilkan dapat dijual dipasar yang cukup sehat.

Tahap Penelitian

Setelah ide proyek dipilih selanjutnya dilakukan


penelitian yang lebih mendalam dengan memakai
metode ilmiah. dimulai dengan pengumpulan data,
pengolahan data berdasarkan teori yang relevan,
menanalisis
dan
menginterpretasikan
hasil
pengolahan dengan alat analisis yang sesuai,
menyimpulkan
dan
membuat
laporan
hasil

Tahap Evaluasi.

Ada tiga evaluasi yang dilakukan yaitu: pertama, mengevaluasi


usulan poryek yang akan didirikan; kedua, mengevaluasi proyek
yang sedang dibangun; dan ketiga, mengevaluasi bisnis yang
sudah dioperasionalkan secara rutin.

Tahap Pengurusan Usulan yang layak.

Jika terdapat lebih dari satu usulan rencana


bisnis yang dianggap layak dan terdapat
keterbatasan, maka perlu dilakukan pemilihan
rencana bisnis yan dianggap paling penting
direalisasikan
berdasarkan
prioritas
yang
mempunyai skor yang paling tinggi berdasarkan

Tahap Rencana Pelaksanaan.

Rencana kerja pelaksanaan prmbangunan proyek mulai


dari menentukan jenis pekerjaan, waktu yang
dibutuhkan untuk tiap jenis peerjaan, jumlah dan
kualifikasi tenaga pelaksana, ketersediaan dana dan
sumber daya lain, kesiapan manajemen dan lain-lain.
Tahap Pelaksanaan.

Pada tahap realisasi pelaksanaan proyek kegiatan ini


membutuhkan manajemen proyek untuk melaksanakan
operasional bisnis secara rutin. Dalam operasional
diperlukan kajian-kajian untuk mengevaluasi bisnis yaitu
fungsional keuangan, pemasaran, produksi, SDM dan
manajemennya agar selalu berkerja secara efektif dan
efisien dalam rangka meningkatkan laba perusahaan.

ASPEK-ASPEK STUDI
KELAYAKAN BISNIS
Aspek
Pasar

Fakta
Lapangan

Aspek
Pemasar
an

Aspek
Keuanga
n

Aspek
Lainnya

Contoh Alur Informasi Antar Aspek yang Diteliti

Aspek-aspek yang perlu diteliti adalah sbb.


No. Komponen

Aspek yang diteliti

1.

Pasar

Pasar Konsumen dan Produsen

2.

Internal Perusahaan Pemasaran


Teknik dan Teknologi
Manajemen
Sumber Daya Manusia
Keuangan

3.

Lingkungan

Politik, Ekonomi dan Sosial


Lingkungan Industri
Yuridis (legal)
Lingkungan Hidup

ETIKA DALAM STUDI


KELAYAKAN
Etika Peneliti pada BISNIS
Responden
-

lindungi hak-hak responden


jelaskan tujuan dan manfaat yan akan didpat
jaga kerahasiaan responden
persetujuan tertulis (sebaiknya jika perlu)

Etika Peneliti pada Klien

pertimbanngan-pertimbangan etis.
merahasiakan identitas klien
mendapatkan hasil studi yang berkualitas
mendapatkan penjelasan yang selengkapnya

Etika Peneliti pada Asisten

- supervisi dan pelatihan


- penyediaan instrumen penelitian
- tanggung jawab mental
Etika Klien

- tidak mengubah data yang ada


- menginterpretasikan data sesuai makna data
tersebut
- tidak menghilangkan bagian-bagian dari data yang
dapat mengurangi arti data tersebut
- mengikuti standar-standar etika yang ada.