Anda di halaman 1dari 83

Sydney Opera House | Kata Pengantar

|i

Kata
Pengantar
Alhamdulillahirabbilaalamin, segala puja dan puji syukur penulis
panjatkan kepada Allah Yang Maha Penyayang , karena atas segala
rahmat dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan buku ini tepat
pada waktunya.
Selain sebagai salah satu syarat kelulusan pada Mata Kuliah
Arsitektur Bentang Lebar, pembuatan buku ini juga merupakan wujud
kontribusi kami dalam pembahasan dunia arsitektur. Oleh karena itu,
dalam buku ini kami mengangkat judulmengenai Analisis Bangunan
Sydney Opera House dari sudut pandang Arsitektur Bentang Lebar.
Dengan harapan bahwa buku ini dapat memberikan pengetahuan
tentang hal-hal yang baru mengenai struktur bentang lebar
khususnya pada bangunan Sydney Opera House.
Namun demikian, mengingat keterbatasan penulis, buku ini tidak
akan selesai tanpa dukungan dari beberapa pihak. Oleh karena itu
penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada:
1. Bapak Ir. H. Sidik Hananto., MT. dan Bapak Fauzi Rahmannullah,
S.Pd., MT. selaku dosen mata kuliah Arsitektur Bentang Lebar.
2. Ayah dan Ibu tercinta yang telah membantu memberikan
dukungan berupa moril maupun materil.
3. Teman-teman dan sahabat Pendidikan Teknik Arsitektur yang
turut mendukung dalam penulisan buku ini.
4. Pihak lain yang turut membantu terselesaikannya buku ini.
Seperti kata pepatah, tak ada gading yang tak retak, maka di
dalam buku ini tentu masih ditemui banyak ketidaksempurnaan.
Untuk itu saran dan kritik sangat diharapkan untuk perbaikan buku
ini di masa-masa mendatang.
Akhir kata, penulis berharap agar buku ini dapat membawa
manfaat kepada pembaca. Secara khusus, penulis berharap semoga
buku ini dapat menginspirasi generasi bangsa ini agar menjadi
bermartabat, kreatif, dan mandiri.

Sydney Opera House | Kata Pengantar

|i

ABSTRAKSI

dengan

rancangan

yang futuristik dan hightect inovation merupakan suatu bentuk


tantangan dalam bidang arsitektur yang berhasil diwujudkan.
Keberhasilan ini telah menghadirkan suatu motivasi dalam dunia
arsitektur masa depan dengan menghadirkan karya arsitek yang
mengagumkan. Dirancang oleh arsitek Denmark Jorn Utzon
pada tahun 1959 selama 14 tahun ini terbentang di atas tanah
seluas 1,8 Ha dengan ketinggian atap mencapai 67 m diatas
permukaan laut dengan desain sperical geometry yang terdiri
dari 2.194 bagian beton pre-cast. Shell yang dipakai pada atap
Sydney Opera House merupakan shell free form. Dimana
bentuk shell yang ada tidak mengikuti pola geometri tetapi terikat
secara structural. Meskipun bentuk geometri tetap ada tetapi
bukan merupakan factor utama. Gaya- gaya yang dialami struktur
shell ini tetap diperhitungkan sesuai dengan kaidah strukturalnya.
Namun tidak membatasi arsiteknya dalam mengeksplorasi ide dan
gagasan dalam berkarya. Hal tersebut tercermin dalam desain
Sydney opera house yang mampu menjadi inspirasi dalam karyakarya arsitektur selanjutnya.

Sydney Opera House | Kata Pengantar

|ii

Daftar Isi

KATA PENGANTAR | i
ABSTRAKSI | ii
DAFTAR ISI | iii
BAB I
DESKRIPSI BANGUNAN
A. Lokasi Sydney Opera House | 1
B. Sejarah Sydney Opera House | 4
C. Gaya arsitektur Sydney Opera House | 12
D. Fungsi Bangunan Sydney Opera House | 18
E. Tim Arsitek Sydney Opera House | 24
BAB II
STRUKTUR BANGUNAN SYDNEY OPERA HOUSE
A. Teori struktur bentang lebar | 37
B. Struktur bangunan Sydney Opera House | 44
Struktur atap | 44
Struktur pondasi | 58
BAB III
ANALISIS GAYA STURUKTUR BENTANG LEBAR
A. Analisis gaya pada struktur atap | 60
FAKTA DAN ANGKA-sydney opera house | 67
DENAH, TAMPAK POTONGAN | 69
DAFTAR PUSTAKA | 73
TENTANG PENULIS | 74

Sydney Opera House | Kata Pengantar

|iii

Deskripsi
bangunan
A. LOKASI
Sydney Opera House terletak di kawasan
Benellong Point diatas teluk Sydney yang dulunya
difungsikan sebagai gudang penyimpanan kereta trem,
dekat dengan Sydney Harbour Bridge, New South
Wales, Australia

Gambar 1.1
Location Map

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

Peta topografi menunjukkan lokasi Sydney


Opera House dan batas zona dalam kota Sydney.
Dalam kaitannya Sydney Opera House tertulis di Daftar
Warisan Dunia, zona penyangga yang dirancang untuk
melindungi nilai-nilai World Heritage dalam kaitannya
dengan terbenamnya di Sydney Harbour akan mulai
berlaku. Pusat-pusat zona penyangga di perairan
dalam dari Sydney Harbour. Ini termasuk tempat sekitar
Sydney Harbour dalam radius 2,5 kilometer yang telah
diidentifikasi sebagai pandangan kritis menuju Sydney
Opera House yang akan memberikan kontribusi yang
signifikan sebagai Warisan Dunia.

Gambar 1.2
Topography Map

Rencana situs berikut menunjukkan batas milik


dari Sydney Opera House di bawah Sydney Opera
House Trust Act 1961 (NSW). Batas nominasi Warisan

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

Dunia dari Sydney Opera House meliputi tanah di


Bennelong Point dimiliki oleh Pemerintah New South
Wales dan dikelola oleh Sydney Opera House Trust.
Luasnya situs ini ditunjukkan oleh garis batas merah.

Gambar 1.3
Site Plan

Sydney Opera House


Luas yang dinominasikan: 5,8 hektar
Buffer Zone
: 438,1 hektar
Total
: 443,9 hektar

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

B. SEJARAH
Perencanaan Opera House Sydney dimulai
pada akhir tahun 1940-an ketika Eugne Goossens,
Direktur NSW State Conservatorium of Music, mencari
tempat yang cocok untuk konser orchestra besarnya,
karena yang pada waktu itu Sydney Town Hall sudah
tidak dianggap cukup besar lagi untuk acara
konsernya. Pada
tahun1954, Goossens berhasil
mendapatkan dukungan dari Premier NSW,Cahill Yusuf,
yang disebut sebagai pemrakarsa dalam pembuatan
gedung tersebut.

Gambar 1.4
Juri Kompetisi Desain, dari kiri ke kanan:
arsitek terkenal Inggris Leslie Martin;
Cobden Parkes (NSW Arsitek
Pemerintah); arsitek terkemuka di
Amerika Finlandia Eero Saarinen, dan H
Ingham Ashworth, Profesor Arsitektur,
Universitas Sydney.

Pada 13 September 1955, Cahill membuka


kompetisi untuk mendesain bangunan Opera House
Sydney, dan akhirnya terd apat 233 peserta dari 32

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

negara ikut berkompetisi dalam ajang tersebut dengan


kriteria yang ditentukan, yaitu aula besar tempat duduk
3000 dan aula kecil untuk 1200 orang, masing-masing
harus dirancang untuk berbagai kegiatan termasuk
opera, orchestra, paduan suara, konverensi, kuliah,
balet performance, presentasi dan lainnya.

Gambar 1.5
Salah satu gambar asli Utzon dalam
Kompetisi, 1956

Pada tahun 1957, Jorn utzon, seorang arsitek


berkebangsaan Denmark memenangkan kompetisi
tersebut dengan hadiah sebesar 5000, dan pada saat
itu juga Utzon menuju Sydney untuk membantu
mengawasi proyek tersebut, lalu pada Februari 1963
akhirnya Utzon berpindah kantor di Sydney.
Pembangunan resmi Opera House dimulai pada
Maret, 1959. Proyek ini dibangun dalam tiga tahapan.
Tahap I (1959-1963) bangunan yang terdiri dari atas
mimbar
atau
podium.
Tahap
II
(1963-1967)
pembangunan luar yaitu konstruksi atap. Tahap III terdiri
dari desain interior dan konstruksi 1967-1973).

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

Tahap Pembangunan :
Tahap I dimulai pada tanggal 2 Maret 1959,
perusahaan konstruksi Sipil & Civic, dipantau oleh
para
insinyur Ove Arup dan Rekan .
Pemerintah
telah mendorong untuk mulai bekerja. Namun, Utzon
masih belum menyelesaikan desain akhir. Masalah
struktural utama masih tetap belum terpecahkan. 23
Januari 1961, konstruksi dimulai sebelum gambar
konstruksi yang tepat telah disiapkan, perubahan
dokumen kontrak asli). Sehingga menyebabkan
masalah di kemudian hari,di antaranya adalah
fakta bahwa kolom podium tidak cukup kuat untuk
mendukung struktur atap, dan harus dibangun
kembali.

Gambar 1.6
Pembangunan Platform Podium

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

Gambar 1.7
Proses pembangunan kolom podium
yang harus dibangun kembali

Tahap II Desain atap 1957-1962, Utzon dan Ove Arup


dan Rekan membutuhkan waktu sekitar lima tahun
untuk memecahkan masalah atap.
Dalam
pencarian solusi, berbagai geometri diteliti melalui
proposal Utzon solusi berbentuk bola yang akhirnya
diadopsi dan paling kompleks geometri sederhana
untuk menentukan bentuk atap. Ove Arup dan Mitra
mengeksplorasi berbagai konstruksi dimulai dengan
saran Utzon untuk kulit shell beton bertulang tunggal
dengan kaku rusuk. Double kulit dan ruang solusi
untuk bingkai. yang serius diperdebatkan sebelum
pracetak ini, kubah bergaris berongga diadopsi.
Insinyur itu juga meneliti berbagai jenis konstruksi

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

sebelum ditetapkannya pracetak berusuk kubah,


dengan solusi insitu :

Gambar 1.8
Rusuk kulit shell

Single kulit beton bertulang dengan rusuk


Single kulit shell dengan rusuk
Double kulit beton bertulang dengan arah rusuk
2 dan dinding struktural aliran udara
Baja ruang bingkai dengan kulit beton bertulang,
shell aliran udara
replacing louvre wall
menggantikan dinding aliran udara
Insitu beton pracetak
Rusuk beton bertulang pracetak, menara tahap
dinding structural
Ubin keramik berglasir dari
Swedia
melapisi
atap
cangkang Opera House
Sydney.
Cangkang
dibangun oleh Hornibrook
Group Pty Ltd , yang juga
bertanggung jawab untuk

Sydney
Opera
Gambar
1.9House|Bab I|Deskripsi Bangunan
Lapisan Ubin berglasir

konstruksi di Tahap III. Hornibrook memproduksi


tulang rusuk pracetak 2400 dan 4000 panel atap
di lapangan pabrik.
Tahap III, interior, Utzon tidak memegang proyek ini
lagi karena terjadi perubahan pemerintahan tahun
1965,
dan
Robert
Askin
pemerintah
baru
menyatakan bahwa proyek di bawah yurisdiksi
Departemen Pekerjaan Umum. Sejauh ini, pada
bulan Oktober 1966, biaya hanya $ 22.900.000
kurang dari seperempat anggaran akhir yaitu $
102.000.000. Namun, biaya yang diproyeksikan untuk
desain pada tahap ini jauh lebih signifikan. (saat
proyek sudah tidak dipegang lagi oleh Utzon).
Menuju tahap akhir posisi Utzon diambil alih oleh
Peter Hall, bertanggung jawab untuk desain interior.

Gambar 1.9
Potongan Interior Sydney Opera House

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

Orang lain yang ditunjuk pada tahun yang sama


untuk menggantikan Utzon adalah EH Farmer
sebagai arsitek pemerintah, DS Littlemore dan Lionel
Todd. Pada akhirnya Utzon mengundurkan diri di
tahun yang sama 1966.

Gambar 1.10
Struktur sebagai pendukung keindahan
Interior

Opera House yang secara resmi telah selesai pada


tahun 1973, dengan biaya $ 102 juta. HR 'Sam' Hoare,
direktur Hornibrook proyek, berikut adalah rincian yang
diberikan pada tahun 1973.
Tahap I: mimbar atau podium (Sipil & Civic Pty Ltd)
sekitar $ 5.5m.
Tahap II: Atap cangkang (MR Hornibrook (NSW) Pty Ltd)
sekitar $ 12.5m.
Tahap III: Finishing Interior (Hornibrook Group) $ 56.5m.

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

10

Kontrak
terpisah:
peralatan
panggung,
lampu
panggung dan organ $ 9.0m. Biaya-biaya lainnya $
16.5m. Perkiraan biaya awal di tahun 1957 adalah
3.500.000 ($ 7 juta). Dan selesai pada tanggal
(ditetapkan oleh pemerintah) adalah 26 Januari 1963
(AustraliaDay). Berikut adalah jumlah belanja yang
dikeluarkan beserta nama Tim Arsitek Opera House
Sydney.
TOTAL EXPENDITURE JUMLAH BELANJA
TAHAP 1: PLATFORM: 1957-1963 (Arsitek: Jrn
Utzon)
TAHAP 2: ATAP: Untuk Feb 1967 (Arsitek: Jrn
Utzon)

Aktual
Juta
$ 5,2
$ 13,2

TAHAP 3: INTERIOR: Untuk Juni 1973 (Arsitek: Hall


Peter)
Halaman depan Renovasi: 1988 (Anderson
Andrew)

$ 80,4

UPGRADE 1: LUAR / INTERIOR: 1988-1989 (PWD)


CAR PARK UNDERGROUND: Untuk 1993 Maret 17
THEATREWORKS / ATAS STUDIO / CH ruang tamu /
foyer WESTERN BROADWALK: Untuk 1999 Maret 5
(Arsitek: Leif Kristensen)
UPGRADE 2: LUAR / INTERIOR: 1 998-2002 (Arsitek:
Richard Johnson / Jrn Utzon & Jan)
TOTAL JUMLAH

$120,0
$ 40,0
$ 12,0

$ 34,6

*$ 69,0
$ 374,4

Tabel 1.1
Jumlah Belanja Konstruksi Sydney Opera
House dan Renovasi

Pengeluaran 1957-2002 * $ 69.000.000

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

11

C. GAYA ARSITEKTUR

Gambar 1.11
Sydney Opera House dengan 3
cangkang putih

Sydney Opera House adalah kompleks teater


dan hall yang saling terhubung di bawah cangkang
putih yang terkenal itu. Sejak dibuka tahun 1973,
gedung opera ini menjadi pusat pertunjukkan seni
tersibuk di dunia, menggelar sekitar 3000 even tiap
tahunnya dengan penonton sekitar 2 juta orang,
dioperasikan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu dan
hanya tutup saat natal dan paskah. Sejumlah buku dan
film mencatat sejarah 30 tahun, waktu yang diperlukan
untuk menyelesaikan proyek Sydney Opera House
secara keseluruhan. Salah satunya karya Franoise
Fromonot, Jrn Utzon The Sydney Opera House.
Kisah
gedung
opera
bergaya
Modern
Ekspresionis ini dimulai tahun 1957, kala Jrn berumur 38
tahun. Jrn yang membuka studio tahun 1945 dekat
kastil Hamlet-nya Shakespeare ini, masih belum dikenal.
Jrn tinggal di kota kecil Hellebk, bersama istri dan

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

12

ketiga anak mereka, yang kemudian mengikuti jejak


ayahnya menjadi arsitek. Konsep Jrn tiga cangkang
beton berlapis keping putih tak dinyana terpilih
sebagai salah satu pemenang dalam kompetisi
internasional merancang gedung opera di tanjung
pelabuhan Sydney yang diikuti 230 peserta dari lebih 30
negara pada tahun 1957. Setelah mengerjakan proyek
ini di Denmark bertahun-tahun disertai kunjungan
berkali-kali ke Sydney, Jrn akhirnya memutuskan
memboyong keluarganya ke Sydney akhir 1962. Utzon
memang senang menggarap bangunan publik
monumental dan proyek perumahan yang rendah hati.
Kekuatan motivasi telah membentuk karir arsitek
Denmark ini.

Gambar 1.11
Sydney Opera House, tumpukan 3
cangkang di atas dermaga

Atap cangkang bertumpuk karya Jrn bertahta


di atas panggung mengesankan karya Ove Arup
pemenang asli kompetisi tahun 1957 ini adalah skema
yang mendobrak tradisi. Utzon bekerja sama
dengannya pada proyek ini, sedang saat menuntaskan
desain akhir Jrn bekerja dengan Tobias Faber. Hal itu

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

13

bermanfaat bagi Utzon untuk menguji gagasannya,


sedangkan bagi Faber kesempatan berharga dapat
mengamati kreasi dari gagasan besar. Mereka berdua
mempelajari karya Gunnar Asplund, mengagumi
kekuatan gagasan utamanya yang selalu didukung
kesempurnaan detail. Ketika para arsitek tertarik
arsitektur Jepang, mereka mempelajari buku-buku
tentang monumen Cina dan arsitektur lokal untuk dasar
mempelajari tradisi bangunan Jepang. Mereka pelajari
juga buku-buku Frank Lloyd Wright dan pendekatan
arsitekturnya serta foto-foto menawan dalam buku
Jerman Wunder der Natur.
Semua itu dilakukan berdasarkan intuisi Utzon
akan hal yang akan menjadi esensi arsitektur masa
datang. Reaksi mereka atas ketakpedulian kualitas
umumnya hasil Gerakan Modern waktu itu, dikumpulkan
dalam suatu artikel di majalah Denmark Arkitekten
tahun 1947. Inspirasi mereka peroleh dari struktur dan
tekstur alam, bangunan lokal dan monumental masa
lalu di Meksiko, India, Yunani dan Cina. Pendeknya
setelah itu, dalam sebuah introduksi pameran kecil,
Utzon menjelaskan gagasannya untuk pendekatan baru
arsitektur dengan bekal latihan kepekaan diri,
pemahaman hukum alam, kebutuhan imaginasi dan
mimpinya.
Suasana khusus senantiasa mendorong Utzon
membuat solusi khusus pula. Sydney Opera House
terletak di atas dermaga pelabuhan Sydney, dikelilingi
pegunungan dan lereng, dimana penduduk dapat
memandang ke bawah kota. Atap menjadi bagian
penting ke lima tampak. Bangunan itu bagai pahatan

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

14

yang dibungkus cangkang, memantulkan langit dan


awan.
Dalam periode aliran Post Modern yang
dangkal, Utzon menjadi pribadi yang menarik perhatian.
Jrn sepanjang hidupnya bekerja dengan brilian,
selektif, tidak mudah puas untuk mencapai yang
terbaik. Pribadi yang tenang, terbuka, antusias, peka,
loyal, tapi penuh ilham, sulit ditebak. Menggambar
bentuk-bentuk alam dan persepsi manusia yang
menghasilkan karya termasyhur. Sydney Opera House
adalah epik keseniannya yang indah.
Cirinya pada gairah arsitektur yang terbangun
dengan jernih, terinspirasi alam, memadukan gagasan
keseimbangan Asplund, kualitas pahatan Alvar Aalto,
dan struktur organik Frank Lloyd Wright. Ia melebihkan
arsitektur
sebagai
seni
dan
mengembangkan
bentuknya
sampai
ke
tingkat puitis,
dengan
perencanaan matang, keutuhan struktural dan harmoni
seni pahat. Karya arsitektur imaginatifnya, tentu terlalu
personal untuk ditiru, namun penghargaannya
terhadap kaidah arsitektur di masa lalu dan metode
kerja progresifnya yang serius mestinya mengilhami
imajinasi arsitek muda hari ini.
Transformasi Bentuk
Dalam perencanaan desainnya
Jorn Utzon melakukan beberapa
transformasi desain bentuk. Bermula
dari gagasannya dari ayahnya
yang merupakan seorang pelayar.
Utzon terinspirasi dari bentuk layar

Gambar 1.12
Bentuk layar kapal sebagai awal mula
gagasan bentuk Sydney Opera House

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

15

kapal yang bisa terbentang lebar dengan tarikan tali


sehingga membentuk sebuah ruang.

Gambar 1.13
Bentuk cangkang kerang tipis sebagai
inspirasi

Kemudian dalam transformasi bentuk layarnya Utzon


terinspirasi dari bentuk shell atau cangkang kerang yang
tipis namun kuat. Dalam pembentukan ruang
bangunannya Utzon membentuk dari bentuk jeruk yang
berbentuk silindris.

Gambar 1.14
Bentuk jeruk (silindris) sebagai inspirasi
pembentukan ruang

Dari
ketiga
transformasi
tersebut,
Utzon
mengkombinasikan desainnya hingga menjadi Syney
Opera House.

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

16

Bermula dari tarikan tali pada sebuah layar


(cangkang kerang) kemudian disusun dengan bentuksilindris pada kulit jeruk.
Kulit kerang akan mengerahkan tegangantegangan lentur perbatasan. Kalau bentuk kulit kerang
dan kondisi kondisi tumpuan, kedua-duanya dipillih
secara tidak tepat, maka kulit kerang mungkin akan
mengarahkan tegangantegangan lentur meliputi
seluruh permukaannya. kulit kerang yang didesain
secara tidak tepat semacam ini tidak dapat bekerja
sebagai kulit kerang tipis, jadi tidak mampu sebagian
terbesar dari beban melalui tegangan-tegangan
membran sehingga kulit kerang yang dibuat dari
konkret beton pracetak.

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

17

Inspirasi Utzon

Gambar 1.15
Awan di atas laut, Utzon 1962

Gambar 1.16
Sketsa rumah jepang, Utzon, 1962

Gambar 1.17
Sketsa Awal kubah dari Sydney Opera
House, 1958

Gambar 1.18
Sketsa Konsep untuk Sydney Opera
House, 1958

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

18

D. FUNGSI BANGUNAN
Sesuai
dengan
namanya, bangunan
ini
digunakan untuk pertunjukan teater, musik, opera,
tarian modern, ballet, pameran dan film. Salah satunya
ialah Opera Australia, The Australian Ballet, Sydney
Theatre Company, dan Sydney Symphony yang
diselenggarakanoleh Sydney Opera House Trust, di
bawah Kementrian Kesenian New South Wales.

Gambar 1.19
Fungsi Bangunan Sydney Opera House

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

19

Bangunan dengan struktur cangkang yang akan


dibahas adalah sydney Opera House, dibangun pada
tahun 1957 di Benellong point. Dibuka pertama kali oleh
Ratu Elizabeth II pada tahun 1973. Bangunan ini
digunakan untuk pertunjukan teater , musik, opera,
tarian modern , ballet, pameran dan film. Sydney Opera
House
merupakan
bangunan
dengan
struktur
cangkang berbentuk spherical geometry dengan
bentang kurang lebih 185 m dan 120 m.
Bagian-bagian ruangan Opera House Sydney
Sydney Opera House memiliki banyak bagian ruangan,
dan diantaranya adalah:
1. Concert Hall, merupakan ruang utama terbesar
dengan kapasitas 2679 orang, merupakan rumah
dari Sydney Symphony, dan digunakan oleh
sejumlah composer besar lainnya, didalamnya
terdapat Sydney Opera House Grand Organ

Gambar 1.20
Concert Hall

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

20

2.

Opera Theatre, ruang teater yang terdiri dari


1547 kursi merupakan rumah dari Sydney Opera
Australia dan The Australian Ballet.

Gambar 1.21
Opera Theatre

3.

Drama Theatre, ruangan yang berkapasitas 544


orang, digunakan oleh Perusahaan Teater Sydney
dan presenter tari dan teater.

Gambar 1.21
Drama Theatre

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

21

4.

Playhouse, Reception Hall, Foyer, digunakan


untuk seminar, kuliah, dengan kapasitas 398 orang

Gambar 1.22
Playhouse

Gambar 1.22
Foyer

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

22

5.

Lima Auditorium, lima studio yang masing-masing


berkapasitas 400 orang, empat restaurant, enam
bar theatre, 60 ruang ganti, perpustakaan, kantor
administrasi dan ruang utilitas.

Gambar 1.23
Studio

Gambar 1.24
Restaurant

Gambar 1.25
Bar Theatre

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

23

6.

The Utzon Room, ruangan kecil multi fungsi,


berkapasitas hingga 210 orang. Ruangan ini adalah
satu-satunya ruang interior yang telah dirancang
oleh Utzon.

Gambar 1.26
The Utzon Room

7.

Ruang
terbuka
terletak
tepat
didepan
bangunan utama Opera House Sydney, yang
multifungsi digunakan untuk berbagai kegiatan
masyarakat, Konser terbuka (outdoor), Konferensi,
Upacara, dan Fungsi sosial, termasuk juga dalam
memanfaatkan langkah yang monumental yaitu
sebagai latar (background) untuk tempat berfoto.

Gambar 1.27
Teater Terbuka

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

24

8.

Daerah lain (misalnya di utara dan barat foyers)


tersebut juga digunakan untuk kinerja pada dasar
berkal, bangunan rumah juga rekaman studio, lima
restaurant, dan empat toko souvenir.

Gambar 1.28
Halaman Sekitar Sydney

E. TIM ARSITEK
PEMBANGUNAN

TIM ARSITEK

TAHAP 1: PLATFORM: 1957-1963

Jrn Utzon

TAHAP 2: ATAP: Untuk Feb 1967

Jrn Utzon n Ove


Arup (civil)

TAHAP 3: INTERIOR: Untuk Juni 1973

Hall Peter

Halaman depan Renovasi: 1988

Anderson
Andrew

UPGRADE 1: LUAR / INTERIOR: 19881989 (PWD)

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

25

CAR PARK UNDERGROUND: Untuk 1993


Maret 17
THEATREWORKS / ATAS STUDIO / CH
ruang tamu / foyer WESTERN
BROADWALK: Untuk 1999 Maret 5

Leif Kristensen

UPGRADE 2: LUAR / INTERIOR: 1 9982002

Richard Johnson
/ Jrn Utzon &
Jan

Tabel 1.2
Tim Arsitek berdasarkan tahap pembangunanya

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

26

Jrn Utzon, Sang Arsitek

Gambar 1.29
Jorn Utzon memenangi proyek kompetisi
Sydney Opera House

Menakjubkan. Sepertinya takdir menempatkan Jrn


pada posisi terhormat ini. Ditilik latar belakang
keluarganya yang pembuat kapal, Jrn seperti
diuntungkan untuk memenangi proyek kompetisi ini.
Lihatlah atap Sydney Opera House yang mirip
rangkaian layar terkembang dan lokasinya yang di tepi
laut, Jrn bagai menemukan masa kecil yang dahulu
diakrabinya, bermain-main
dengan
kreasi dan
fantasinya. Saya suka memacu kemampuan sampai
batas
kemungkinan,
ujar
Jrn
Utzon.
Untuk
kenekadannya ini, setelah melalui rentang panjang
dedikasinya, Jrn diganjar berbagai penghargaan dan
namanya dikenal dunia luas. Bagaimana Jrn
mencapai ini semua, kita simak bersama perjalanannya.

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

27

Masa-masa pengemblengan
Jrn Utzon adalah arsitek Denmark paling
berbakat dan orisinil di abad modern. Pria kelahiran
Copenhagen, 1918 ini semula tak ada niatan untuk
berkarir
sebagai
arsitek.
Utzon
muda
malah
membayangkan kehidupan laut sebagai awak kapal.
Anak dari Aage Utzon ini, menghabiskan masa kecilnya
di Aalborg, Denmark dimana ia menyelesaikan SMU-nya
tahun 1937. Sang ayah yang mengepalai galangan
kapal di Alborg adalah arsitek perkapalan yang brilian,
banyak dari desain yacht-nya masih diproduksi hingga
hari ini.

Gambar 1.30
Jorn Utzon, berada di tengah

Beberapa anggota keluarganya dikenal sebagai


pengemudi perahu balap yang hebat. Sampai usia 18
tahun, Jrn membantu ayahnya, mempelajari desain
baru, menggambar denah dan membuat model,

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

28

berlatih menjadi arsitek perkapalan seperti ayahnya.


Pengaruh lebih jauh diperkenalkan selama liburan
musim panas dengan kakek-kakeknya. Di sana Jrn
bertemu dengan Paul Schrder dan Carl Kyberg, yang
memperkenalkannya pada seni. Saudara sepupu
ayahnya, Einar Utzon-Frank, seorang pemahat juga
profesor di Royal Academy of Fine Arts, memberi
inspirasi tambahan.

Gambar 1.31
Jorn Utzon, jiwa seniman ia tunjukan
dalam karyanya yang begitu futuristik

Jrn tertarik memahat. Pada satu titik, sepertinya


Jrn ingin menjadi seniman, tapi yang jelas meyakinkan,
sekolah arsitektur akan menjadi jalur karir yang terbaik
untuknya. Meski nilai akhirnya di SMP, terutama
matematika kurang, bakat menggambar freehand-nya
yang hebat cukup membantunya diterima di Royal
Academy of Fine Arts di Copenhagen. Jrn kemudian
dikenal memiliki bakat arsitektur luarbiasa. Mereka
mengamati pengaruh lingkungan pada diri Utzon muda

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

29

dan melihat minatnya yang besar pada hubungan


manusia dengan tempat tinggal dan tetangganya.
Jrn belajar di bawah bimbingan Kay Fisker dan
Steen Eiler Rasmussen. Ketika lulus tahun 1942, karena PD
II, Jrn, seperti banyak arsitek waktu itu, melarikan diri ke
Swedia, negeri netral, dan bekerja di kantor Stockholm
milik Hakon Ahlberg. Di sana, Utzon berhasil
memenangkan Medali Emas Danish Royal Academy.
Selanjutnya, Jrn ke Finlandia bekerja dengan Alvar
Aalto. Lalu bersamanya, Jrn mengunjungi arsitek dan
seniman besar waktu itu seperti Le Corbusier, Mies van
der Rohe, Frank Lloyd Wright dan Henry Laurens. Jrn
juga bersahabat dengan arsitek Norwegia, Arne
Korsmo. Utzon mengakui Aalto, Asplund dan Wright
adalah tiga arsitek yang memberi pengaruh utama
padanya.
Pencarian Jati Diri
Jrn kembali ke Denmark dengan keluarganya
setelah perang dan mendirikan kantor prakteknya di
Copenhagen tahun 1950. Jrn mulai dengan proyek
rumah pribadinya di Hellebaek tahun 1952, disusul
rumah beberapa kliennya, dan banyak desain
kompetisi. Minat awal Utzon pada pemukiman manusia
menggiringnya bereksperimen dengan rumahnya
sendiri, karya pertama berupa model berskala penuh
dari kayu dan kanvas. Dengan rumah itu, Utzon
memperkenalkan sistem open plan yang digagas
idolanya, Frank Lloyd Wright, pada publik Denmark. Dua
puluh tahun kemudian Jrn membangun rumah
tetirahnya di pulau Majorca. Tapak spesifik di ketinggian
karang di atas laut membentuk gugusan empat kotak
kecil yang terpisah dengan pemandangan berlainan
yang luar biasa dari laut Tengah.

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

30

Dalam
hidupnya
kemudian,
pendekatan
arsitektur Jrn tak pernah berdasarkan rasio namun lebih
ke spontanitas. Intuisinya mencatat reaksi manusia
terhadap visual dan sekelilingnya. Misalnya pada
kompleks sidang Kuwait (1972 ), Jrn membuat kolom
raksasa yang mendominasi lobby, menopang balok
yang menggantung, yang dibentuk seperti kanopi dari
kanvas. Keindahan bangunan ini disebut-sebut
menyamai kuil Karnak.
Pengalaman ruang alami Jrn, juga bisa dilihat
pada proyek fantastiknya di musium bawah tanah di
Silkeborg ( 1964 ). Jrn terilhami gua-gua di Tatung,
Cina, dimana seluruh dinding gua ditutupi patung
Budha berbagai ukuran. Berkas cahaya masuk dari
celah-celah dinding. Untuk proyek interior showroom
furniture Paustian ( 1986 ), Jrn mengambil unsur kreatif
sejenis pohon besar di Denmark, dengan matahari dan
langit berkilauan di celah rerimbunan daun dan dahan
yang kokoh. Peralihan puitis interior tersebut, dicapai
dengan sistem kolom dan balok prefabrikasi dengan
bermacam variasi tinggi, bentang dan irama.
Gereja Bagsvaerd Kirke, Copenhagen ( 1974-76 )
oleh Jrn dibuat persegi, sederhana, tapi dengan ruang
interior sangat tinggi, ditutupi balok tinggi bervariasi,
sehingga memungkinkan matahari menembus dan
memantul,
memperlihatkan
perubahan
langit
sepanjang waktu, terinspirasi variasi awan yang
menghiasi
hari-hari
cerah
di
pantai.
Jrn
mendapatkannya saat berbaring di pantai Hawai saat
jeda mengajar. Jrn melihat fenomena aneh dari awan
lewat di atas kepalanya dan tak bisa melupakannya.
Tahun 1950-an, Jrn sempat mengunjungi
Maroko, Meksiko, Amerika Serikat, Cina, Jepang, India

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

31

dan Australia. Dari perjalanan itu, Utzon terkesan tanah


datar buatan manusia di piramida Meksiko,Sebagai
elemen
arsitektonis,
panggungnya
sungguh
mempesona. Hati saya tertambat pada Meksiko ( 1949
), ketika saya menemukan gagasan yang kaya pada
sebuah panggung tunggal dikelilingi alam yang masih
perawan. Semua panggung di sana diletakkan secara
halus dalam lansekap, selalu dengan kreasi dan
gagasan brilian, melingkari sebuah kekuatan besar.
Anda bisa rasakan tanah kokoh di bawah anda, ketika
berdiri di atas tebing besar. Izinkan saya memberi anda
contoh kekuatan ide ini. Yucatan adalah daerah
lembah yang rata diliputi hutan yang tak bisa ditembus,
di manapun kita memandang terlihat ketinggian yang
meyakinkan.
Masyarakat Maya terbiasa tinggal di kampung
yang dikelilingi huma kecil hasil pembukaan hutan.
Pada semua sisi, dan juga di atas, ada hutan hijau,
lembab dan hangat. Semula tak ada pemandangan
bagus, serasa monoton, tapi dengan membangun
panggung setinggi pucuk hutan, masyarakat ini seolah
menaklukkan dimensi baru sebagai tempat penting
untuk menyembah dewa mereka. Mereka membangun
kuil di panggung tinggi ini yang bisa ratusan meter
panjangnya. Di sini, mereka punya langit, awan dan
angin sepoi-sepoi. Tiba-tiba atap hutan bertransformasi
menjadi dataran terbuka yang luas. Dengan cara ini
mereka
berhasil
mentransformasikan
lansekap,
menghadirkan ke pandangan mata mereka, kebesaran
yang sejajar dengan keagungan dewa mereka.
Pengalaman mengesankan dari ketebalan hutan yang
beralih ke keterbukaan luas di atas panggung itu masih
ada di sana hingga hari ini. Pembebasan yang anda

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

32

rasakan di sini di tanah Nordic, seperti pengalaman


berminggu-minggu hujan, awan dan kegelapan lalu
tiba-tiba muncul sinar matahari lagi. Pengalaman
panggung ini kemudian diterapkan di banyak karya
Jrn, termasuk Sydney Opera House.
Di Kota Terlarang Beijing, Jrn mengagumi
harmoni yang tercipta dari kontras mimbar yang berat
dengan lengkungan atap yang indah berlapis genteng
glasur. Dari buku pengrajin Cina berumur ribuan tahun,
Jrn mengetahui prefabrikasi kayu bertaraf tinggi Cina
telah menyempurnakan rumah-rumah Jepang sehingga
nampak seperti potongan furnitur dengan peninggian
lantai sebagai meja. Semua kesan ini dicatat, namun
Utzon tak pernah menyalin atau secara langsung
mentransfer gagasan itu. Dia selalu merubah kesan itu
terlebih dahulu ke proyek imaginatif, individual melalui
serangkaian perubahan bentuk. Meski karya dan proyek
arsitekturnya berbeda satu sama lain, masih mungkin
menemukan karakteristik menonjol dikaitkan dengan
studinya di masa muda. Mimbar atau dataran buatan
sebagai elemen alas diulangi dalam proyek lain yang
nyaris tak terwujud.

Gambar 1.32
Jorn Utzon, dengan proyek yang
imaginatif

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

33

Perhatian Utzon pada prefabrikasi menunjukkan


usahanya menggunakan industri lebih dari sekedarnya.
Menyusun elemen berbeda bentuk, ukuran dan bahan
ternyata bisa menghasilkan struktur yang kaya dan
mengesankan. Untuk Sydney Opera House, Utzon
bermain dengan bentuk-bentuk geometris dan
sterometris murni, agar dapat mengontrol perhitungan
kekuatan strukturnya. Dari sebuah bola dia memotong
seluruh elemen menjadi shell setinggi 60 m.

Gambar 1.33
Jorn Utzon, meninggalkan Sydney
karena pertikaian politik

Tahun 1966 Jrn meninggalkan Sydney karena


pertikaian politik yang berujung penundaan kontrak.
Utzon, yang waktu itu digambarkan media agak
tertutup, tak sengaja terseret dalam intrik politik dan
diserbu pers yang memusuhinya. Untungnya Jrn
sempat menyelesaikan struktur dasarnya, sedangkan
bagian interior di kerjakan pihak lain. Gedung opera ini

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

34

akhirnya diselesaikan pembangunannya pada Agustus


tahun 1973 oleh Peter Hall.
Belakangan hari menjelang pensiun, Utzon
mengutus putranya Jan dengan bendera Utzon
Architect, bekerja sama dengan Sydney Opera House
Trust dan pemerintah Australia, dalam pengembangan
dan renovasi gedung opera ini di masa mendatang,
meliputi pembuatan dokumen prinsip desain dan
panduan modifikasi untuk generasi muda Australia yang
akan mewarisinya. Jrn berpesan, Saya harap gedung
ini bisa bertahan untuk seni. Generasi berikut mesti
punya kebebasan untuk mengembangkan gedung ini
untuk kebutuhan masa tersebut.
Duduk di Bennelong Point, memandang ke
bawah dari jembatan tersohor Sydney Harbour Bridge,
Opera House terekspos seutuhnya, sejelas segmen
berwarna dimana gedung opera ini berdiri. Tak heran si
wanita di awal kisah langsung terpesona. Terang saja, ia
melihat bangunan kebanggaan rakyat Australia ini di
tempat paling strategis untuk mengaguminya.
Penghargaan demi penghargaan untuk Utzon
baru datang berpuluh tahun kemudian. Maret 2003,
Utzon mendapatkan Honorary Doctorate dari University
of Sydney. Dalam rangka merenovasi gedung, Utzon kini
kembali dilibatkan. Juga di tahun 2003, ia mendapatkan
penghargaan
Pritzker
Prize
sebagai
peraih
penghargaan tertinggi. Bahkan di tahun 2007 lalu,
Sydney Opera House ditetapkan sebagai World
Heritage Site.
Namun, apa daya. Berulang kali Utzon diundang
ke Australia tapi ia sudah terlalu tua dan sakit untuk
Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

35

bepergian. Utzon mengutus anaknya, Jan Utzon untuk


menghadiri acara-acara kehormatan tersebut. Dalam
peresmian gedung opera setelah renovasi, Jan Utzon
berkata,Tanpa ayah saya datang ke sini, sebagai
perancangnya, ia tinggal memejamkan mata untuk
bisa merasakan gedung opera ini.
Utzon meninggal dunia di Copenhagen, 29
November 2008 karena serangan jantung. Bulan Maret
2009 lalu, peringatan atas meninggalnya Jorn Utzon
berlangsung dalam sebuah konser rekonsiliasi di Concert
Hall, Sydney Opera House.

Gambar 1.34
Jorn Utzon, Arsitek, Guru, dan Ayah yang
Berhasil

Utzon sebagai arsitek internasional, dapat


bekerja di mana saja di dunia. Meskipun ia mempunyai
dasar
tradisi
bangunan
Denmark,
namun
kesederhanaan dan kerendahan hatinya membuat
semua bangunan ciptaannya bebas dari perasaan

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

36

sentimentil dan kebiasaan membesar-besarkan diri.


Beberapa karya penting yang dibuat Jrn di Denmark
diantaranya ; Courtyard-Style Housing ( 1956-58 ), Kingo
Houses di Helsingr, Fredensborg Houses ( 1962 ),
Kalkbrnderihavnen di tepi laut Copenhagen, kantor
Herning Shipping ( 1986 ), gedung pertemuan Stride
Strmme di Denmark Institute of Technology, Odense (
1986 ), proyek perluasan Hotel Marienlyst di Helsingr,
Hotel Vejle, stasion pompa bensin uno-X petrol di
Herning, Ro-house di Fyn, Kalvebod Hotel di
Copenhagen, Esbjerg Theatre and Concert Hall
(Musikhuset Esbjerg), Skagen Odde Nature Centre (
1999-2000 ) oleh Jrn, Kim and Jan Utzon. Sedangkan di
luar Denmark, Jrn merancang Humana Zimbabwe,
proyek IICD Dowagiac, Michigan, USA, dua rumah
mirip acropolis mini dinamai Can Feliz di pulau Majorca,
Spanyol awal 1970-an yang ia tinggali bersama istrinya,
Lis. Utzon pensiun di usia 84 tahun dan menikmati hari
tuanya di sana.

Gambar 1.35
Jorn Utzon, gagasan yang di turunkan
kepada anak-anaknya

Putranya, Jan dan Kim menjadi arsitek berbakat,


sedangkan putrinya Lin Utzon bekerja sama dengan

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

37

sang ayah membuat semua tenunan untuk gereja


Bagsvaerd. Lin, seniman mural porselen dan media
dekoratif, memiliki putra-putri bergelar sarjana arsitektur.
Utzon dan kedua putranya mendirikan Utzon Associates
di Haarby, Denmark. Wisma budaya Dunkers Kulturhus di
Hlsingborg, Swedia di desain Kim Utzon, sedangkan
kompleks Kuwait National Assembly ( 1982 ) dan
Paustian Building di Copenhagen adalah proyek
pertama Jrn dengan Kim Utzon. Kedua putra Utzon ini
melanjutkan pekerjaan di Utzon Associates dan berhasil
mengembangkan gagasan dan metode ayah mereka.

Sydney Opera House|Bab I|Deskripsi Bangunan

38

Struktur Bangunan
Sydney Opera
Hoouse
F. TEORI STRUKTUR BENTANG LEBAR
Bangunan bentang lebar merupakan bangunan
yang memungkinkan penggunaan ruang bebas kolom
yang selebar dan sepanjang mungkin.
Bangunan bentang lebar biasanya digolongkan
secara umum menjadi 2 yaitu:
1. Bentang Lebar Sederhana
2. Bentang Lebar Kompleks
Bentang Lebar Sederhana berarti bahwa konstruksi
bentang lebar yang ada dipergunakan langsung pada
bangunan berdasarkan teori dasar dan tidak dilakukan
modifikasi pada bentuk yang ada.
Bentang Lebar Kompleks merupakan bentuk struktur
bentang lebar yang melakukan modifikasi dari bentuk
dasar, bahkan kadang dilakukan penggabungan
terhadap beberapa sistem struktur bentang lebar.

Sydney Opera House|Bab II|Struktur Bangunan

39

Bangunan bentang lebar dipergunakan untuk kegiatankegiatan yang membutuhkan ruang bebas kolom yang
cukup besar, seperti untuk kegiatan olah raga berupa
gedung
stadion,
pertunjukan
berupa
gedung
pertunjukan, audiotorium dan kegiatan pameran atau
gedung exhibition.
Struktur bentang lebar adalah suatu struktur
yang diciptakan untuk bangunan yang memiliki
bentangan yang sangat lebar atau luas, dengan
pemanfaatan ruang secara maksimal (dapat berupa
pentiadaan kolom di tengahnya). Jenis-jenis struktur
bentang lebar pun sangat beragam. Beberapa yang
saya pelajari adalah Struktur Portal, Struktur Kabel,
Struktur Membran, Struktur Cangkang, Struktur Rangka
Ruang, Struktur Pneumatik (Balon). Berikut ini adalah
sedikit gambaran mengenai struktur-struktur tersebut.

MACAM-MACAM STRUKTUR
Struktur Massa
Struktur massa yang betul-betul padat dapat dikatakan
struktur tumpuk yang terdiri dari batu-batu yang
ditumpuk dengan bentuk bangunan yang stabil dan
statis. Contohnya pyramid yang ada di Mesir dan Candi
Bororbudur yang ada di Indonesia. Struktur massa
kecuali sebagai pemikul, juga berfungsi sebagai
penutup ruang dan pelindung terhadap iklim yang
sempurna. Tetapi karena dibutuhkan bahan yang
sangat banyak dan upah pemasangan yang mahal,

Sydney Opera House|Bab II|Struktur Bangunan

40

maka menjadi kurang ekonomis. Juga tidak begitu


menguntungkan
dengan
adanya
pembatasan
structural. Biasanya terabatas bentangan terbuka
sampai kira-kira 8 meter, dan juga ketinggian dinding
yang tergantung dari tebalnya.
Dinding plat atau solid yang tebal adalah baik sekali
sebagai penerus gaya-gaya didalamnya. Begitu pula
ketaanan terhadap perubahan temperature dan panas
api. Mengenai isolasi terhadap suara masih kurang
memenuhhi syarat akibat dari efek tranmisi massa.

Gambar 2.1
Struktur Massa

Struktur Rangka
Bentuk struktur rangka adalah perwujudan dari
pertentangan antara gaya tarik bumi dan kekokohan.
Contoh sederhana struktur rangka adalah payumg dan
tenda, dimana kulit dan kain sebagai membrane

Sydney Opera House|Bab II|Struktur Bangunan

41

dipentang/ditarik
kerangka.

kuat

dan

dihubungkan

dengan

Pada dasarnya rangka terdiri dari dua unsur.


Balok/gelagar, sebagai unsure mendatar yang berfungsi
sebagai pemegang dan media pembagian beban dan
gaya kepada tiang. Tiang/pilar sebagai unsur vertikal
berfungsi sebagai penyaliur beban dan gaya ke tanah.
Perencanaan struktur bangunan modern adalah berkat
penyelidikan dan perhitungan dengan pandanagan
bahwa bangunan beserta pondasinya merupakan
suatu struktur yang kompleks tetapi integral.

Gambar 2.2
Struktur Rangka

Struktur Permukaan Bidang


Pada struktur ini, bidang menerima beban, membentuk
ruang dan sekaligus memikul beban.
Kekuatan utamanya terletak pada bebasnya arah-arah
gaya yang bekerja padanya, sesuai dengan bentuk
ruang struktur itu.

Sydney Opera House|Bab II|Struktur Bangunan

42

Struktur permukaan bidang terbagi beberapa macam,


yaitu:
Struktur Lipatan
Terjadinya struktur ini adalah hasil dari percobaanpercobaan dengan melipat-lipat dengan berbagai
cara pada bahan yang tipis yang diberi penguat
samping yang kemudian diberi beban.
Jadi Struktur Lipatan adalah pelat datar sebagai atap
dan pelat lainnya sebagai panil, dinding, dikerjakan
menjadi lipatan pelat-pelat, yng berfungsi sebagai
struktur permukaan bidang dan dapat berdiri sendiri.

Gambar 2.3
Struktur Lipatan

Struktur Cangkang
Kata cangkang bersumber dari alam, yaitu cangkang
telur, kepiting, keong dan sebagainya. Bentuk
melengkung, tapi kaku dan kokoh. Sifat-sofat inilah yang
ditiru manusia dari alam dalam pembuatan strukutur.
Cangkang pada umumnya menerima beban yang
merata
dan
dapat menutup
ruangan besar
dibandingkan dengan tipisnya pelat tadi. Bila ada

Sydney Opera House|Bab II|Struktur Bangunan

43

beban berat terpusat diperlukan tulangan ekstra.


Dengan menimbulkan rusuk akan menimblkan gayagaya lain daripada yang dikehendaki. Dari tipisnya
pelat, dibandingkan dengan bentangnya, maka
cangkang mendekati sifat membran, sehingga gayagaya yang bekerja hanya gaya tangential dan radial,
sedangkan gaya lintang dan gaya momen dianggap
tidak ada, karena kecil nilainya. Struktur cangkan dapat
dibuat dari beton tulang, plastik atau pelat baja.

Gambar 2.4
Struktur Cangkang

Struktur Kabel Dan Jaringan


Struktur kabel dan jaringan dapat juga dinamakan
struktur tarik dan tekan, karena pada kabel-kabel
hanya dilimpahkan gaya-gaya tarik, sedangkan
kepada tiang-tiang pada pendukungnya dibebanklan
gaya tekan. Prinsip konstruksi kabel udah dikenal sejak
zaman dahulu pada jembatan gantung, dimana gayagaya tarik yang digunakan adalah tali.
Pada jembatan gantung, kabel-kabel terletak dalam
bidang datar ( dua dimensi), sedangkan pada struktur
kabel dan jaringan rngkaian kabel yang berjumlah

Sydney Opera House|Bab II|Struktur Bangunan

44

banyak, disusun orthogonal dalam bidang lengkung,


masing-masing kearah yang berlawanan agar saling
mendukung satu sama lain, sehingga menghasilkan
system yang stabil dalam tiga dimensi.

Gambar 2.5
Struktur Kabel & Jaringan

Struktur Biomorfik
Keadaan alam dapat dimanfaatkan sebagai contoh
disain untuk gedung-gedung yang mempergunakan
prinsip struktur dan motif alam. Aliran ini disebut arsitektur
biomorfik. Hal yang berhubungan erat ialah dengan
memanfaatkan keadaan alam sebagai system struktur
yang aktif dengan mempergunakan system yang ada
dialam untuk tujun arsitektur. Pendekatan ini disebut
biomorfik.

Gambar 2.6
Struktur Biomorfik

Sydney Opera House|Bab II|Struktur Bangunan

45

G. STRUKTUR BANGUNAN SYDNEY OPERA


HOUSE
STRUKTUR ATAP

Luas Bangunan : 26.400 m3


Bentang bangunan 185 x120 meter
Tinggi Bangunan : 67,4 m
Sistem Struktural : frame beton dan berusuk beton
pracetak atap

Terdapat 2194 bagian pra-cetak beton atap


Setiap bagian atap beratnya mencapai 15 ton
Disatukan dengan kabel baja sepanjang 350 km
Memiliki lebih dari 1 juta genteng keramik swedia
pada atapnya

Atap pada Sydney Opera House merupakan


bentuk metafora dengan menerapkan system shell free
form. Dimana bentuk shell yang ada tidak mengikuti
pola geometri tetapi terikat secara structural yang
dalam hal ini bentuk geometri tetap ada tetapi bukan
merupakan factor utama.
Shell pada Sydney opera house terbentuk dari
proses rotasional kearah vertical dengan lengkung dua
arah (vertical dan horizontal)/double curved shell
dengan permukaan lengkung sinklastik.

Sydney Opera House|Bab II|Struktur Bangunan

46

Gambar 2.7
Tulangan atap yang
berbentuk sirip-sirip

Sydney Opera House pada shell atau cangkang


atapnya terbuat dari 2194 bagian beton precast yang
masing-masingse berat 15,5 ton. Kesemuanya disatukan
dengan kabel baja sepanjang 350 km. Berat atap
keseluruhan mencapai 27.230 ton yang dilapisi 1.656.056
keramik Swedia.

Gambar 2.8
Bagian-bagian sirip
pembentuk atap

Sydney Opera House|Bab II|Struktur Bangunan

47

Gambar 2.9
Perkembangan
Desain Struktur Atap

Sydney Opera House|Bab II|Struktur Bangunan

48

Struktur atap yang digunakan Sydney Opera


House adalah strutur cangkang. Bahan yang digunakan
dalam pembangunan atap ini adalah beton pracetak
dengan pola-pola tertentu serta dikuatkan dengan
adanya tarikan kawat baja menghubungkan tiap beton
yang melintang.
Struktur Cangkang (Shell)

Joedicke (1963) struktur shell adalah plat yang


melengkung ke satu arah atau lebih yang tebalnya
jauh lebih kecil daripada bentangnya.
Schodeck (1998), shell atau cangkang adalah
bentuk struktural tiga dimensional yang kaku dan
tipis yang mempunyai permukaan lengkung.
Ishar (1995), cangkang atau shell bersifat tipis dan
lengkung. Jadi, struktur yang tipis datar atau
lengkung tebal tidak dapat dikatakan sebagai shell.
Salvadori dan Levy (1986) istilah cangkang disebut
kulit kerang. Sebuah kulit kerang tipis merupakan
suatu membran melengkung yang cukup tipis untuk
mengerahkan tegangan- tegangan lentur yang
dapat
diabaikan
pada
sebagian
besar
permukaannya, akan tetapi cukup tebal sehingga
tidak akan menekuk dibawah tegangan tekan kecil,
seperti yang akan terjadi pada suatu membran
ideal. Dibawah beban, suatu kulit kerang tipis
adalah stabil di setiap beban lembut yang tidak
menegangkan pelat secara berlebihan, karena kulit
kerang tidak perlu merubah bentuk untuk
menghindari timbulnya tegangan- tegangan tekan.

Sydney Opera House|Bab II|Struktur Bangunan

49

Sifat-Sifat Lokal Permukaan Kulit Kerang


Dalam usaha untuk memperoleh suatu pengertian yang
sempurna mengenai kelakuan struktural dari strukturstruktur lengkung dua dimensi, seperti mambran dan
kulit kerang adalah penting untuk pertama kalinya
mengenali sifat-sifat geometris dari permukaan
mereka.sifat- sifat ini dapat dibagi dalam dua kategori,
yaitu:
a. Sifat- sifat lokal, yang menentukan geometri dari
permukaan segera sekitar suatu titik
b. Sifat- sifat umum, yang menerangkan bentuk dari
permukaan sebagai suatu keseluruhan.
Permukaan- permukaan dibagi kedalam tiga kategori
yang berbeda tergantung kapada variasi dari
kelengkungan mereka disekitar satu titik:
1. Kalau kelengkungan pada suatu titik dalam semua
arah mempunyai tanda sama, maka permukaan
disebut sinklastik pada titik tersebut .Kalau
kelengkungan pada suatu titik dalam semua arah
mempunyai tanda yang sama kecuali pada satu
arah, yaitu nol, maka permukaan itu disebut juga
dapat direbahkan (developable) pada titik tersebut.
2. Kalau kelengkungan pada suatu titik adalah positif
dalam arah- arah tertentu dan negatif dalam araharah lainnya, permukaan disebut sebagai antiklastik
atau suatu permukaan pelana (saddle surface)
pada titik tersebut.

Sydney Opera House|Bab II|Struktur Bangunan

50

Gambar 2.10
Kelengkungan
permukaan Shell

Klasifikasi Shell
Menurut Ishar (1995), struktur shell dibagi kedalam
beberapa kategori, yaitu:

Shell silindrical
Shell rotasi
Shell conoida
Shell hyperbolis parabola
Shell dengan bentuk bebas (free form shell)

Sedangkan menurut Joedicke (1963), bentuk struktur


shell dibagi menurut tipe kelengkungan permukaannya
sebagai berikut:
1. Singly curved shell, terbentuk dari perpindahan garis
lurus yang melebihi bentuk lengkung

Sydney Opera House|Bab II|Struktur Bangunan

51

Gambar 2.11
Bentuk Singly curved shell

2. Doubly curved shell with principle curves in the same


direction (domical shell)dibentuk dengan memutar
bidang lengkung terhadap sumbu pada bidang
tersebut dan membentuk lengkungan kearah
sumbunya.
3. Doubly curved shell with principle curves in opposite
direction (hiperbolik paraboloid)

Gambar 2.12
Hiperbolic Paraboliid

Sydney Opera House|Bab II|Struktur Bangunan

52

4. Doubly curved shell with principle curve in the same


and opposite direction yang memberikan contoh
prinsip- prinsip alternatif arah lengkungan.

Material
Menurut Salvadori dan Levy (1986 ), kulit kerang
tipis atau cangkang terbuat dari bahan-bahan seperti
logam, kayu, dan plastik yang mampu menahan
tegangan tekan dan ada kalanya tegangan tarik. Akan
tetapi betonbertulang merupakan suatu bahan ideal
untuk struktur kulit kerang tipis karena mudahnya beton
dituang atau dibentuk menjadi bentukbentuk lengkung.

Gambar 2.13
Beton precast memiliki polapola tertentu

Sydney Opera House|Bab II|Struktur Bangunan

53

Gambar 2.14
Lapisan genting keramik swedia dibuat secara
fabrikasi dengan pola yang berbeda-beda pula

Gambar 2.15
Beton precat pembentuk struktur atap

Sydney Opera House|Bab II|Struktur Bangunan

54

Gambar 2.16
Pemasangan beton precast

Gambar 2.17
Distribusi beton pracetak dengan menggunakan
Tower Crane

Sydney Opera House|Bab II|Struktur Bangunan

55

Gambar 2.18
Atap Sydney Opera House selesai tahap pemasangan
beton pracetak

Gambar 2.19
Beton di tegangkan dengan kawat baja sehingga
membentuk lengkungan

Sydney Opera House|Bab II|Struktur Bangunan

56

Beton pracetak dipasang dan dikuatkan dengan kabel


baja dengan teknik konstrusi beton prategang atau
yang sering disebut dengan Press Stresed.
Press Stresed Concrete (Beton Prategang)
Beton prategang pada dasarnya adalah beton
di mana tegangan-tegangan internal dengan besar
serta istribusi yang sesuai diberikan sedemikian rupa
sehingga tegangan-tegangan yang diakibatkan oleh
beban-beban luar dilawan sampai suatu tingkat yang
diinginkan. Pada batang beton bertulang, prategang
pada umumnya diberikan dengan menarik baja
tulangannya.
Kekuatan tarik beton polos hanyalah merupakan suatu
fraksi saja dari kekuatan tekannya dan masalah kurang
sempurnanya kekuatan tarik ini ternyata menjadi faktor
pendorong dalam pengembangan material komposit
yang dikenal sebagai beton bertulang.
Timbulnya retak-retak awal pada beton bertulang yang
disebabkan oleh ketidakcocokan (non compatibility)
dalam regangan-regangan baja dan beton barangkali
merupakan titik awal dikembangkannya suatu material
baru seperti beton prategang. Penerapan tegangan
tekan permanen pada suatu material seperti beton,
yang kuat menahan tekanan tetapi lemah dalam
menahan tarikan, akan meningkatkan kekuatan tarik
yang nyata dari material tersebut, sebab penerapan
tegangan tarik yang berikutnya pertama-tama harus
meniadakan prategang tekanan. Dalam tahun 1904,
Freyssinet mencoba memasukkan gayagaya yang

Sydney Opera House|Bab II|Struktur Bangunan

57

bekerja secara permanen pada beton untuk melawan


gaya-gaya elastik yang ditimbulkan oleh beban dan
gagasan ini kemudian telah dikembangkan dengan
sebutan prategang.
Baja prategang
Baja prategang dapat berbentuk kawat-kawat tunggal,
strands yang terdiri atas beberapa kawat yang dipuntir
membentuk elemen tunggal dan batang-batang
bermutu tinggi. Tiga jenis yang umum digunakan
adalah:

Kawat-kawat relaksasi rendah atau stress-relieved


tak berlapisan.
Strands relaksasi rendah atau stress-relieved strands
tak berlapisan.
Batang-batang baja mutu tinggi tak berlapisan.

Tabel 2.1
Kawat-kawat untuk
beton prategang

Sydney Opera House|Bab II|Struktur Bangunan

58

Pemberian Pascatarik
Di dalam pemberian pascatarik, strand, kawat-kawat,
atau batang-batang ditarik sesudah beton mengeras.
Strand diletakkan di dalam saluran longitudinal di dalam
elemen beton pracetak. Gaya prategang ditransfer
melalui penjangkaran ujung seperti
chucks dari
Supreme Products. Tendon berupa strand tidak boleh
dilekatkan atau disuntik sebelum terjadinya prategang
penuh.

Gambar 2.20
a)angker strand b)angker strand tunggal
c)chuck angker dari supreme product

Sydney Opera House|Bab II|Struktur Bangunan

59

STRUKTUR PONDASI
Dibangun di kawasan Benellong Point diatas
teluk Sydney yang dulunya difungsikan sebagai gudang
penyimpanan kereta trem. oleh Jorn Utzon diubah
menjadi suatu mahakarya yang indah dan dikenang
sepanjang masa pada tahun 1957 untuk memenuhi
ambisi pemerintah setempat.Sydney Opera House
berdiri di atas tanah seluas 2,2 Ha dan luas bangunan
1,8 Ha dengan bentang bangunan 185 m x 120 m dan
ketinggian atap mencapai 67 meter di atas permukaan
laut. Berat bangunan 161.000 ton ditopang oleh 580
kostruksi baja yang ditanam pada kedalaman 25 m di
bawah permukaan laut. Penyangga atap terdiri dari 32
kolom beton yang masing-masing 2,5 meter persegi
dengan struktur dinding curtain wall.

Gambar 2.21
Tumpuan Atap

Sydney Opera House|Bab II|Struktur Bangunan

60

Kondisi tumpuan pada atap Sydney opera


house sudah memenuhi syarat tumpuan layak yang
diizinkan untuk shell struktur, yaitu :

Tumpuan yang disalurkan kekolom mampu


mengerahkan reaksi dari membrane baik itu reaksi
tekan maupun tarik. Perpindahan gaya tekan tarik
yang bekerja pada permukaan cangkang.
Perpindahan- perpindahan
membrane pada
perbatasan kulit kerang yang timbul akibat
tegangan dan regangan membrane diatasai
dengan memperkaku sudut- sudut pertemuan
permukaan shell

Bulk Active System

Gambar 2.22
Bulk Active System

Tumpuan atap sydney di terima oleh balok aktif yang


terhampar di permukaan bangunan.

Sydney Opera House|Bab II|Struktur Bangunan

61

Analisis Gaya
Struktur Bentang Lebar
H. ANALISIS GAYA PADA STRUKTUR ATAP
Teori Dan Analisa Desain Cangkang
Kulit kerang yang tipis dapat memikul suatu
beban lembut dengan tegangan- tegangan membran,
dan bahwa tegangan- tegangan membran, yang
dikerahkan didalam suatu kulit kerang terutama
tergantung
kepada
kondisikondisi
tumpuan
perbatasannya.Syarat- syarat yang harus dipenuhi untuk
menimbulkan tegangan membran murni didalam
sebuah kulit kerang, antar lain:

Gaya- gaya reaksif pada perbatasan kulit kerang


harus sama dan berlawanan dengan gaya- gaya
membran pada perbatasan yang ditimbulkan oleh
beban
Tumpuan harus mengijinkan perbatasan kulit kerang
untuk mengalami perindahan yang ditimbulkan oleh
regangan membran

Kalau salah satu atau keduanya tidak terpenuhi,


maka akan timbul teganagn lentur didalam kulit kerang
yang disebabkan oleh:

Sydney Opera House|Bab III|Analisis Gaya

62

Gaya meridional, merupakan gaya internal pada


cangkang aksimetris yang terbagi rata dan
dinyatakan dalam gaya per satuan luas.
Gaya- gaya melingkar, dinyatakan sebagai gaya
persatuan panjang yang dapat diperoleh dengan
meninjau keseimbangan dalam arah transversal.
Distribusi gaya, distribusi gaya melingkar dan
meredional dapat diperoleh dengan memplot
persamaan kedua gaya tersebut. Gaya meredional
selalu bersifat tekan, sementara gaya melingkar
mengalami transisi pada sudut 51049 diukur dari
garis vertikal diukur dari garis vertikal.
Gaya terpusat, beban ini harus dihindari dari struktur
cangkang.
Kondisi tumpuan, kondisi ini sangat mempengaruhi
perilaku dan desain struktur. Secara ideal
tumpuannya tidak boleh menimbulkan momen
lentur pada permukaan cangkang. Jadi kondisi jepit
harus dihindari.
Menggunakan hubungan sendi sama saja dengan
memberikan gaya pada tepi cangkang, yang
berarti akan menimbulkan momen lentur. Tegangan
membran didalam kulit kerang tipis,merupakan
suatu membran melengkung yang cukup tipis untuk
mengerahkan tegangantegangan lentur yang
dapat
diabaikan
pada
sebagian
besar
permukaannya,akan tetapi cukup tebal sehingga
tidak akan menekuk di bawah tegangan-tegangan
tekan kecil, seperti yang akan terjadi pada suatu
membran ideal. Di bawah beban, suatu kulit kerang
tipis mengerahkan tegangan-tegangan membran,
yaitu tegangan tarik, tegangan tekan dan

Sydney Opera House|Bab III|Analisis Gaya

63

tegangan geser singggung. Suatu kulit kerang tipis


adalah stabil di bawah setiap beban lembut yang
tidak menegangkan pelat secara berlebihan,
karena kulit kerang tidak perlu merubah bentuk
untuk menghindari timbulnya tegangan-tegangan
tekan.
Suatu kulit kerang harus ditumpu dengan
selayaknya. Suatu tumpuan layak adalah suatu
tumpuan yang :
a. mengerahkan reaksi-reaksi membran,yaitu reaksireaksi
yang bekerja
dalam bidang yang
menyinggung kulit kerang pada perbatasan dan
b. memungkinkan
perpindahan

perpindahan
membran yang pada perbatasan kulit kerang , yaitu
perpindahan-perpindahan yang di timbulkan oleh
regangan-regangan akibat tegangan-tegangan
membran.
Apabila reaksi-reaksi tumpuan tidak pada
bidang singgung kulit kerang atau kalau perpindahan
perpindahan membran dihalangi oleh tumpuantumpuan, maka kulit kerang akan mengerahkan
tegangan-tegangan lentur perbatasan. Kalau bentuk
kulit kerang dan kondisi kondisi tumpuan, keduaduanya dipillih secara tidak tepat, maka kulit kerang
mungkin akan mengarahkan tegangantegangan lentur
meliputi seluruh permukaannya. kulit kerang yang
didesain secara tidak tepat semacam ini tidak dapat
bekerja sebagai kulit kerang tipis, jadi tidak mampu
sebagian terbesar dari beban melalui tegangantegangan membran.

Sydney Opera House|Bab III|Analisis Gaya

64

Analisis Gaya Struktur Atap Sydney Opera House


Gaya- gaya yang bekerja pada pada tap shell Sydney
opera house antara lain adalah:
1. Gaya meredional
Gaya meredional pada atap Sydney opera house
berasal dari berat itu sendiri yang kemudian gaya itu
disalurkan melalui tulangan baja kekolom penyangga
atap.

Skema pembebanan pada


shell di sydney

Skema
secara
shell

Gaya
meredional
bekerja pada atap

Gaya meredional yang


bekerja
pada
atap
diatasi
dengan
mempertebal
permukaan
dan
membentuk

yang

diatasi
dengan
mempertebal
permukaan
dan
membentuk
permukaannya menyerupai

pembebanan
vertikal pada

Sydney Opera House|Bab III|Analisis Gaya

65

sirip- sirip dengan tujuan


agar permukaan lebih kaku
kekolom penyangga atap

permukaannya
menyerupai sirip- sirip
dengan
tujuan
agar
permukaan lebih kaku

Tabel 3.1
Gaya Meredional yang terjadi pada
struktur Sydney Opera House

2. Gaya rotasional

Gambar 3.1
Gaya Rotasional

Sydney Opera House|Bab III|Analisis Gaya

66

Gaya rotasional bekerja kearah vertical mengikuti


lengkung atap kemudian beban disalurkan ketanah
melaui tiga kolom yang ada. Beban tekan dan tarik
disalurkan melalui tulangan atap.
3. Beban lentur

Gambar 3.2
Pertemuan atap dibuat lebih tebal

Pertemuan atap dan dinding dibuat lebih tebal agar


dapat menyokong gaya yang bekerja pada arah
vertical dan horizontal dari gaya meredional, yang juga
agar dapat menahan gaya dorong keluar yang terjadi.

4. Kondisi tumpuan
Kondisi tumpuan pada atap Sydney opera house sudah
memenuhi syarat tumpuan
layak yang diizinkan untuk shell struktur, yaitu :

Sydney Opera House|Bab III|Analisis Gaya

67

Tumpuan yang disalurkan kekolom mampu


mengerahkan reaksi dari membrane baik itu reaksi
tekan maupun tarik. Perpindahan gaya tekan tarik
yang bekerja pada permukaan cangkang.
Perpindahan- perpindahan
membrane pada
perbatasan kulit kerang yang timbul akibat
tegangan dan regangan membrane diatasai
dengan memperkaku sudut- sudut pertemuan
permukaan shell

Gambar 3.3
Penebalan pada kaki tumpuan atap

Sydney Opera House|Bab III|Analisis Gaya

68

Fakta dan Angka


Sydney Opera
House

Dirancang oleh arsitek Denmark Jorn Utzon


Dibuka oleh Ratu Elizabeth II pada 20 Oktober
1973

Menghabiskan biaya sebesar $ AU 102.000.000


Kurang lebih 3000 acara dilangsungkan setiap
tahunnya

200.000 orang setiap tahun berwisata di Opera


House Sydney

Dihadiri oleh 2 juta penonton setiap tahunnya


Terdapat kurang lebih 1000 Ruangan
Bentang bangunan 185 x120 meter, tinggi 62
meter

Terdapat 2194 bagian pra-cetak beton atap


Setiap bagian atap beratnya mencapai 15 ton
Disatukan dengan kabel baja sepanjang 350
km

Memiliki lebih dari 1 juta genteng keramik


swedia pada atapnya

Menggunakan 6225 meter persegi kaca dan


645 kilometer kabel listrik

Pada tahun 2007 Opera House mendapatkan


UN World Heritage Status dari UNESCO
Sydney Opera House|Lampiran|Fakta dan Angka

69

Fakta dan Angka


Sydney Opera
House

Pada

tahun

memperbaiki

1990,

pemerintah

hubungan

dengan

NSW

keluarga

Joern Utzon. melalui Jan Utzon, putra dari sang


arsitek.

Sydney

Opera

House

adalah

ikon

kota

metropolitan Sydney. Konser para musisi taraf


dunia diadakan di gedung opera ini.

Opera

House

juga

menjadi

tempat

diadakannya konser terbuka. Konser Crowded


House ini dihadiri oleh 150.000 penonton

Joern Utzon menerima penghargaan tertinggi


Pritzker Architecture Prize pada tahun 2003 atas
rancangan Shell Design yang terwujud menjadi
Opera House.

Di Copenhagen,pada tanggal 29 November


2008 Joern Utzon meninggal dunia dengan
tenang pada usia 90 tahun.

Seorang

Arsitek

besar

yang

tidak

pernah

melihat dengan mata kepalanya sendiri hasil


karya besar yang dirancangnya : The Sydney
Opera House.

Sydney Opera House|Lampiran|Fakta dan Angka

70

DENAH

Upper Floor Plan

Lower Floor Plan

Sydney Opera House|Lampiran|Prelimineri Desain

71

POTONGAN

Concert Hall Axial Section

Opera Theatre Axial Section

Sydney Opera House|Lampiran|Prelimineri Desain

72

TAMPAK

Northern Elevation

Southern Elevation

Sydney Opera House|Lampiran|Prelimineri Desain

73

TAMPAK

Eastern Elevation

Western Elevation

Sydney Opera House|Lampiran|Prelimineri Desain

74

Tentang Penulis

Ristiani Hotimah
Lahir di Bandung, 13 September 1992
Memiliki ketertarikan dalam dunia
Arsitektur khususnya dalam bidang
Psikologi Arsitektur.
Cita-cita : Tenaga Pendidik
Moto Hidup : Do the best!
Email : ristiani.hotimah@gmail.com
Twitter : @Ristiani_H

Azizah Darajat
Lahir di Cibubur, 3 Maret 1991
Memiliki ketertarikan dalam dunia
Arsitektur khususnya dalam bidang
Perencanaan Tata Kota.
Cita-cita : Arsitek
Moto Hidup : Tersenyumlah dan bangkit
Email : azizah.darajat@yahoo.com
Twitter : @jijonx

Sydney Opera House|Lampiran|Tentang Penulis

75