Anda di halaman 1dari 2

Peraturan Menteri PUPR Nomor 04/PRT/M/2015

Pasal 1 : Berisi tentang definisi kata- kata yang dipergunakan dalam Permen 4
Tahun 2015 tentang Penetapan Wilayah Sungai.
Pasal 2 :
Ayat (1) menyatakan Permen ini sebagai acuan pemerintah dalam
penyelengaraan pengaturan air nasional berdasarkan wilayah sungai;
Ayat (2) tujuan permen menjamin terselenggaranya pengaturan air nasional
di tiap wilayah sungai untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
Pasal 3 : Tata pengaturan air dalam pasal 2 dilakukan melalui pengelolaan SDA.
Pasal 4 :
Ayat (1) Pengelolaan air permukaan dilakukan oleh pemerintah pusat
Pemprov dan Pemda
berdasarkan wilayah sungai.
Ayat (2) Wilayah sungai sebagaimana dimaksudkan ditentukan berdasarkan
(2)a. Efektifitas pengelolaan SDA dengan kriteria memenuhi kebutuhan
konservasi dan pendayagunaan serta tersedianya prasarana SDA.
(2)b. Efisiensi pengelolaan SDA
(2)c. Keseimbangan pengelolaan SDA
Pasal 5 :
Ayat (1) sebagaimana yang diatur pada pasal 4 dilaksanakan Menteri,
Gubernur, Bupati, Walikota.
Ayat (2) pembagian wilayah sungai sebagaimana disebutkan pada pasal 1
Ayat (3) Ayat (6) pembagian wewenang dan tanggung jawab pada
pengelolaan SDA tiap wilayah sungai.
Pasal 6 : BUMN dan BUMD turut bertanggung jawab pada pengelolaan SDA sesuai
peraturan perundangan.
Pasal 7 : berisi penjelasan kriteria yang lebih rinci tentang wilayah sungai strategis
nasional sebagaimana dimaksud dalam pasal 5 ayat (3). Beberapa parameter yang
harus dipenuhi dilihat dari segi potensi SDA, sektor dan jumlah penduduk dalam
wilayah sungai, dampak terhadap pembangunan, serta dampak negatif akibat daya
rusak air terhadap pertumbuhan ekonomi.
Pasal 8 :Ayat (1) Ayat (3) menjelaskan tentang lampiran I,II,III,IV, dan V yang
berisi tentang PETA wilayah sungai.
Pasal 9 : menjelaskan tentang DAS yang berada pada pulau-pulau kecil yang belum
memiliki nama dan tidak tercantum dalam daftar DAS pada lampiran PETA wilayah
sungai.
Pasal 10 : menjelaskan tentang pengelolaan SDA pada pulau-pulau kecil yang
belum memiliki nama dan tidak tercantum dalam daftar DAS pada lampiran PETA
wilayah sungai.
Pasal 11 :Ayat (1) dan Ayat (2) menjelaskan penetapan wilayah sungai yang
menjamin kebutuhan air baku bagi kepentingan ibukota NKRI.
Pasal 12 : peninjauan kembali apabila ada perubahan fisik atau nonfisik pada
wilayah sungai.

Pasal 13 : penjelasan tentang permen PU no.39/PRT1989 tentang pembagian


wilayah sungai tidak berlaku lagi.
Pasal 14 : Permen ini berlaku pada tanggal yang diundangkan.