Anda di halaman 1dari 4

ASKEP DISLOKASI 2

A. IDENTITAS PASIEN
Nama : Tn. I
Umur : 20 tahun
Alamat : Tulang Bawang
Pekerjaan : Wiraswasta
Agama : Islam
Masuk RSUAM : 30 April 2007
B. PENGKAJIAN
Tanggal 1 Mei 2007
1. Keluhan Utama : Panggul kiri belakangterasa linu
2. Keluhan Tambahan : Kesulitan berjalan secara normal.
3. Riwayat Perjalanan Penyakit :
Tiga bulan yang lalu pasien mengalami kecelakaan antara motor
dengan motor dan keduanya saling bertabrakan dengan
kecepatan tinggi 80 km/jam. Pasien mengaku terpental ke kiri
sejauh 3m hingga jatuh ke selokan dengan panggul kiri
menghantam dinding selokan . Pasien merasakan ada
pembengkakan di panggul kiri belakang. Pasien mengaku tidak
hilang kesadaran saat kecelakaan.
Sesaat setelah terjatuh pasien mencoba berdiri namun tidak
sanggup karena merasa nyeri pada panggul kiri belakangnya.
Setelah kecelakaan di bawa ke tukang urut hingga belasan kali
dan berhenti pergi ke tukang urut sejak 1 bulan yang lalu karena
masih merasa ada benjolan pada panggul kiri belakang yang
terasa nyeri disekitarnya dan terpincang-pincang saat berjalan.
Hal ini yang kemudian membawa pasien datang berobat ke
RSUAM.
4. Riwayat Keluarga : Tidak ada anggota keluarga yang menderita
gangguan perdarahan, hipertensi dan diabetes mellitus.
5. Riwayat Terdahulu : 6. Riwayat Pengobatan
Skeletal traksi 10 kg : Mulai tanggal 1 April 2007
C. PEMERIKSAAN FISIK, 1 Mei 2007
1. Keadaan umum : Tampak sakit sedang
2. Kesadaran : komposmentis
3. TTV :
Tekanan Darah : 120/70 mmHg
Nadi : 80x/mnt
RR : 20 x/mnt
Suhu : 36,8 o C
4. Kepala
a. Bentuk : Normal

b. Rambut : Hitam, lurus, tidak mudah dicabut


c. Mata : Isokor, refleks pupil (+), sklera tidak kuning, konjungtiva
palpebral tidak tampak pucat, palpebra tak tampak bengkak
d. Telinga : Simetris, liang lapang, sekret (-)
e. Mulut : Bibir tidak pucat, tidak kering, gusi tak berdarah, lidah
tak nampak kotor
5. Leher
a. Inspeksi : Simetris, tak tampak benjolan, JVP tak tampak.
b. Palpasi : trakea di tengah, tidak terdapat pembesaran KGB dan
kelenjar tiroid
6. Thoraks
a. Inspeksi : Bentuk simetris
b. Palpasi : Tidak ada pembesaran KGB supraklavikula dan aksila
1) Paru-Paru
a) Inspeksi : Pernafasan simetris kiri dan kanan, tidak ada
benjolan abnormal,
b) Palpasi : Fremitus vokal kanan = kiri, KGB aksila tak ada
pembesaran.
c) Perkusi : Sonor pada kedua lapang paru
d) Auskultasi : suara vesikuler normal, suara nafas
tambahan (-)
2) Jantung
a) Inspeksi : Ictus cordis tak terlihat
b) Palpasi : Ictus tak teraba
c) Perkusi :
Batas kanan : ICS 4, sternal kanan
Batas kiri : ICS 5, midklafikula kiri
a. Auskultasi : Bunyi jantung murni, frekuensi normal,
regular, bunyi jantung tambahan (-)
7. Abdomen
a. Inspeksi : Perut datar, simetris.
b. Palpasi : Hepar tak teraba, lien tidak teraba, ginjal tak teraba
nyeri tekan (-), KGB inguinal tak ada pembesaran.
c. Perkusi : Suara timpani
d. Auskultasi : Bising usus normal
8. Ekstremitas
a. Superior : Oedem (-)
b. Inferior : Oedem (-)
c. Pengkajian khusus daerah dislokasi
1) Look. (tgl 1 Mei 2007, persiapan operasi)
a. Pemendekan pada tungkai kiri
b. Tungkai atas kiri nampak flexi, serta keseluruhan tungkai
kiri tampak adduksi dan endorotasi
c. Warna kulit sama dengan daerah sekitar
d. Terdapat benjolan pada panggul kiri belakang yang keras
e. (hari ke1, post operasi)

f. Terpasang traksi dengan beban 10 kg pada femur distal


sinistra
2) Feel.( tgl 1 Mei 2007, persiapan operasi )
a. Nyeri tekan : (-) pada pelvis sinistra
b. Nyeri sumbu : (-) pada pelvis sinistra
c. Suhu kulit hangat
d. Krepitasi (-)
e. ( Hari ke 1, post operasi)
Nyeri tekan : (+) pada tempat traksi( femur distal sinistra)
Nyeri sumbu tidak silakukan
3) Move (tgl 1 Mei 2007, persiapan operasi )
ROM : Aktif (+)200 , Pasif (+) 400
(hari ke 1, post operasi )
a. Tak dapat dinilai karena nyeri pada lokasi pemasangan
traksi
b. Neurovaskuler
Sensibilitas : Rangsangan raba (+)
A.dorsalis pedis : Teraba (+)
D. PEMERIKSAAN PENUNJANG
1. Lab, 20 April 2007
a. Darah Rutin
Hb : 15,5g/dL (13,5 18 g/dL)
LED : 5 mm/jam (0-10 mm/jam)
Leukosit : 9.100 (4.500-10.700)
Trombosit : 253.000 (150.000-400.000)
Hitung jenis :
Basofil : 0 (0-1 %)
Eosinofil : 1(1-3%)
Batang : 0 (2-6%)
Segmen : 56(50-70%)
Limfosit :37 (20-40%)
Monosit :6 (2-8%)
Masa perdarahan :2 (1-7 menit)
Masa pembekuan :10 (9-15 menit)
b. Kimia darah
Ureum : 14(10-40 mg/dL)
Kreatinin : 0,8(0,7-1,3 mg/dL)
SGOT : 46(6-30 U/L)
SGPT : 79(6-45 U/L)
Glukosa darah sewaktu : 100 mg/dL (70-200 mg/dL)
c. Urin Lengkap
Warna : Kuning (Kuning)
Jernih : Jernih (Jernih)
Berat Jenis : 1.020 (1.005-1.030)
pH : 6 (5-8)

Leukosit : 100/uL (-)


Protein : 25 mg/dl
2. Radiologi, 23 April 2007
Nampak adanya dislokasi caput femoris sinistra posterosuperior
V. DIAGNOSIS KERJA
Dislokasi caput femur posterior sinistra