Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN PROGRAM PMKK

Berdasarkan hasil rerata capaian indikator mutu utama RSUD Tugurejo Semarang
untuk ketiga jenis indikator yaitu area klinis, area menejerial, dan sasaran keselamatan
pasien dapat dilihat pada tabel berikut :
NO
A
1

INDIKATOR
AREA KLINIK
Assesmen

JUDUL

TARGET

Keterlambatan

pasien

pengkajian

<30%

REALISASI

DEVIASI

Medis : 4.3%

25.7

awal

Keperawatan

29.81

pasien rawat inap

: 0.19%

lebih dari 1x24 jam

2

setelah

pasien

Pelayanan

masuk
Sampel

darah

laboratorium

yang

3

radiologi

4

5

dan

rontgen

imaging
Prosedur bedah

foto
Pelayanan pasien
operasi

elektif

terdaftar

yang

tidak terlayani
Ketidaktepatan
dan

obat lainnya

1.28%

0.72

2%

31.04%

(29.04)

0%

18.60%

(18.60)

0%

0.60%

(0.60)

0%

0.42%

(0.42)

yang

disebabkan reject

antibiotika

<2%

dilakukan

diagnostic

Penggunaan

9.58

syarat

pemeriksaan
Pengulangan foto

Pelayanan

0.42%

tidak

memenuhi
untuk

<10%

indikasi
penggunaan
antibiotika di rawat

6

Kesalahan

inap
Insiden Kesalahan

medis

Penulisan

(medication

Pada

error)

dan

Etiket

Obat

di

Farmasi

kejadian nyaris
7

cedera
Anestesi
penggunaan

dan Komplikasi
anestesi

karena
1

2) 100% 51.43% (48. Ketidaklengkapan isi Pengisian dan penggunaan Dokumen Rekam catatan medik Medik 24 jam setelah pelayanan 10 Rawat Inap (RM 1) Ketaatan cuci Pencegahan dan control tangan petugas infeksi.57) 100% 51.57) dan darah produk darah Ketersediaan.20% (1.5% (0.5) 100% 46% (54) 100% 61% (39) 80% - - 0% 1.8 sedasi Penggunaan darah 9 reaksi anestesi Reaksi tranfusi 0.43% (48. surveilans 11 dan pelaporan Riset klinis Kesesuaian waktu antara pemberian ijin penelitian dengan pelaksanaan B 1 penelitian AREA MANAJERIAL Pengadaan rutin Kekosongan obat peralatan di kesehatan dan Farmasi obat Instalasi untuk memenuhi kebutuhan 2 pasien Pelaporan yang Ketepatan diwajibkan oleh Laporan Indikator peraturan Mutu Waktu perundangundangan (dipantau oleh sekretariat) 3 Manajemen Ketepatan waktu Risiko dokter memberikan 2 .1% 0.

9% : 2.40% (3. BOR 70. LOS 6.91) dalam membahayakan keselamatan pasien.03 hr : 3.95% (0. TOI 2.6) Dan dengan diagnosis Diagnosis Klinik Manajemen klinik DHF Ketepatan Keuangan pengajuan verifikasi 9 0 dan terselesaikan keluarga pasien Harapan dan Tingkat kepuasan Pasien 100% komplain pasien 6 100% klaim Pencegahan pasien BPJS Pegawai yang dan terlatih pengendalian penggunaan peristiwa APAR yang (22.14 hr : 0 4. LOS : 6-9 Hari 2. TOI : 1-3 Hari 3.09% 100% 80% (20) 100% 96. keluarga C 1 2 pasien dan staf SKP Proses Kepatuhan Identifikasi pemasangan Pasien Dengan gelang identifikasi Benar Meningkatkan pasien Kepatuhan 3 .Pelayanan kepada pasien Rawat Jalan 4 Manajemen Utilisasi penggunaan VIP bangsal Sumber Daya 1.05) 100% 77. BOR : 60%-80% 1. BTO : 3040 Kali/ Tahun 5 Harapan dan Penanganan kepuasan 7 8 kepuasan staf pegawai Demografi Demografi pasien 80% - - 100% 96% (4) 100% 99.

26) Time out: 40. Penanganan komplain terselesaikan b. Keterlambatan pengkajian awal pasien rawat inap lebih dari 1x24 jam setelah pasien masuk b.77) High diwaspadai yang 7% 0% ruang 100% kamar yang operasi Sign 24.komunikasi verifikasi yang efektif pengisian TBAK 1 x 3 4 24 dengan jam oleh Meningkaktan DPJP Insiden Kesalahan Keamanan Obat Penyimpanan yang obat-obat Perlu Alert Memastikan rawat inap Pelaksanaan lokasi prosedur sign in.23% (66. Kepatuhan pemasangan stiker risiko jatuh 2. out prosedur benar di di (7) in: (75.8% 100% (22) (24) (58) (51. Hasil capaian indikator mutu menurut trend capaian dari bulan per bulan yang telah tercapai 100% adalah: a. Hasil capaian indikator mutu yang telah tercapai targetnya namun target tersebut masih bisa ditingkatkan lagi antara lain adalah : a. pembedahan time out dan sign benar.41% (59.2) 0 HASIL : 1. Sampel darah yang tidak memenuhi syarat untuk dilakukan pemeriksaan 4 .59) Sign out: 33.74% dan pembedahan pada 5 6 pasien yang benar Mengurangi Kepatuhan risiko infeksi tangan akibat petugas pelayanan kesehatan Mengurangi risiko cidera akibat jatuh cuci untuk Kepatuhan pemasangan stiker risiko jatuh 100% 100% Perawat : 78% Dokter : 76% Penunjang : 42% Petugas lainnya: 48.

Tingkat kepuasan staf c. time out dan sign out di kamar operasi r. Pegawai yang terlatih dalam penggunaan APAR n. Ketepatan pengajuan verifikasi klaim pasien BPJS m. Ketepatan Waktu Laporan Indikator Mutu 5 . Kepatuhan pemasangan gelang identifikasi pasien o. Ketepatan Waktu Laporan Indikator Mutu j. Ketidaktepatan indikasi penggunaan antibiotika di rawat inap c. Insiden Kesalahan Penyimpanan obat-obat High Alert di ruang rawat inap q. Ketaatan cuci tangan petugas h. Ketidaklengkapan Pengisian Dokumen Rekam Medik 24 jam setelah pelayanan Rawat Inap (RM 1) g. Ketepatan pengajuan verifikasi klaim pasien BPJS. Kepatuhan cuci tangan untuk petugas 4. Indikator mutu yang belum tercapai dikarenakan belum/ tidak ada data laporan dari unit adalah: a. Insiden Kesalahan Penulisan Etiket Pada Obat di Farmasi d. Pelaksanaan prosedur sign in. Kesesuaian waktu antara pemberian ijin penelitian dengan pelaksanaan penelitian b. Reaksi tranfusi darah f. Hasil capaian indikator mutu menurut trend capaian dari bulan per bulan yang belum tercapai 100% atau belum sesuai standar dan harus ditingkatkan agar tercapai sesuai target adalah: a. Demografi pasien dengan diagnosis klinik DHF l. Kepatuhan verifikasi dengan pengisian TBAK 1 x 24 jam oleh DPJP p. Utilisasi bangsal VIP 3.c. Riset klinis : Kesesuaian waktu antara pemberian ijin penelitian dengan pelaksanaan penelitian PERBAIKAN YANG SUDAH DILAKUKAN 1. Komplikasi anestesi karena reaksi anestesi e. Ketepatan waktu dokter memberikan Pelayanan kepada pasien Rawat Jalan k. Kekosongan obat di Instalasi Farmasi i. Pengulangan foto rontgen yang disebabkan reject foto d. Pelayanan pasien operasi elektif terdaftar yang tidak terlayani b. d.

Penulisan etiket pada obat menggunakan E-etiket di Farmasi 6 . c.Ketepatan waktu laporan indikator mutu Prosentase Jan Feb Maret April Mei Juni Juli Agust Sept Okt Perbaikan yang sudah diilakukan adalah: a. Maka dibuat SIMRS untuk pencatatan dan pelaporan indikator mutu rumah sakit. Melakukan sosialisasi ke semua unit tentang penggunaan Sistem pelaporan indikator mutu dari unit ke KMKK dan Monev dengan cara share data melalui internet. 2. Membuat SPO Cara Share Data Melalui Internet d. Sistem pelaporan indikator mutu dari unit ke KMKK dan Monev melalui system online b. Insiden Kesalahan Penulisan Etiket Pada Obat di Farmasi Insiden Kesalahan Penulisan Etiket Pada Obat di Farmasi 5% 4% 3% Prosentase 2% 1% 0% Jan Feb Maret April Mei Juni Juli Agust Sept Okt Perbaikan yang sudah dilakukan adalah a.

PPI selalu memberikan sosialisasi edukasi hand hygiene setiap apel pagi b. Kepatuhan cuci tangan untuk petugas Kepatuhan cuci tangan untuk petugas Prosentase 100% 90% 80% 70% 60% 50% 40% 30% 20% 10% 0% Jan Feb Maret April Mei Juni Juli Agust Sept Okt Perbaikan yang dilakukan adalah : a. Dilakukan double cek obat 3. PPI melakukan supervise di semua unit pelayanan untuk mengingatkan hand higiene disetiap 5 moment. c. LAPORAN CAPAIAN INDIKATOR MUTU UTAMA RSUD TUGUREJO SEMARANG TAHUN 2014 7 . Rumah sakit memberikan fasilitas untuk hand hygiene di setiap ruangan dan tempat lainnya.b.

7605378 Fax. Raya Tugurejo – Semarang Telp. 7605297. 7604398 8 .PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TUGUREJO SEMARANG Alamat Kantor : Jl.