Anda di halaman 1dari 3

Uji Friabilitas dan Abrasi

Gambar Uji Friabilitas dan Abrasi


(Sumber http://indonesian.alibaba.com)
Uji kerapuhan tablet (Friabilitas) merupakan uji ketahanan permukaan tablet terhadap
gesekan yang dialami selama pengemasan, pengiriman dan penyimpanan. Kerapuhan dapat
dievaluasi dengan menggunakan alat uji kerapuhan (friability tester) (Banne dkk, 2012).
1. Fungsi Alat
Data friabilitas digunakan untuk mengukur ketahanan permukaan tablet terhadap gesekan
yang dialaminya sewaktu pengemasan dan pengiriman (Andayana, 2009).
2. Cara Kerja
Prinsipnya adalah menetapkan bobot yang hilang dari sejumlah tablet selama diputar
dalam friabilator selama waktu tertentu (Andayana, 2009).
Prosedur uji friabilitas dan abrasi/ uji kerapuhan tablet (Banne dkk, 2012):
Tablet diambil sebanyak 20 tablet lalu dibersihkan
Massa tablet ditimbang (W1 gram)
Dimasukkan ke dalam alat friability tester untuk diuji
Alat diset dengan kecepatan putaran 25 rpm selama 4 menit
Tablet dikeluarkan, lalu bersihkan dan ditimbang kembali (W2 gram)
Dihitung % kerapuhan tablet
W 1W 2
Kerapuhan tablet =
100
W1

Hal yang harus diperhatikan dalam pengujian friabilitas adalah jika dalam proses
pengukuran friabilitas ada tablet yang pecah atau terbelah, maka tablet tersebut tidak
diikutsertakan dalam perhitungan. Jika hasil pengukuran meragukan (bobot yang hilang
terlalu besar), maka pengujian harus diulang sebanyak dua kali. Selanjutnya tentukan
nilai rata-rata dari ketiga uji yang telah dilakukan (Andayana, 2009).

3. Kriteria atau Parameter Pengukuran


Tablet dikatakan baik apabila kerapuhannya tidak lebih dari 0,8% (Lachman, dkk, 1994)
atau menurut Andayana (2009) tablet dianggap baik bila kerapuhan tidak lebih dari 1%.
Uji kerapuhan berhubungan dengan kehilangan bobot akibat abrasi (pengikisan) yang
terjadi pada permukaan tablet. Semakin besar harga persentase kerapuhan, maka semakin
besar massa tablet yang hilang. Kerapuhan yang tinggi akan mempengaruhi
konsentrasi/kadar zat aktif yang masih terdapat pada tablet. Tablet dengan konsentrasi zat
aktif yang kecil (tablet dengan bobot kecil), adanya kehilangan massa akibat rapuh akan
mempengaruhi kadar zat aktif yang masih terdapat dalam tablet (Sulaiman, 2007).

Daftar Pustaka
Admin Alibaba. 2016. Tablet Kerapuhan Tester Untuk Mendeteksi Kerapuhan /
Abrasi
Dari
Meja.
Tersedia
online
di
http://indonesian.alibaba.com/product-gs/tablet-friability-tester-fordetecting-friability-abrasion-of-table-60075723504.html [Diakses 28
Februari 2016].
Andayana N. 2009. Teori Sediaan Tablet. Tersedia online di http:// pembuatan_tablet_nutwuri_
andayana.html [Diakses 28 Februari 2016].
Banne, Y., Ulaen S., Lombeng, F. 2012. Uji Kekerasan, Keregasan, Dan Waktu Hancur
Beberapa Tablet Ranitidin. Manado: Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Kemenkes
Manado
Lachman, L., Liebermen, H., dan Kanig, J. (1994). Teori dan Praktek Farmasi Industri. Edisi III.
Jakarta: Universitas Indonesia Press.
Sulaiman. 2007. Sediaan Tablet. Tersedia online di http://jurnalfarmasiuiacid/pdf/2005/
v02n02/ilma0202pdf [Diakses 28 Februari 2016].