Anda di halaman 1dari 2

SOP PELAYANAN PASIEN BERESIKO TINGGI

Nomor Dokumen:

Nomor Revisi:

1/2

PUSKESMAS
DUMBAYABULAN
Tim Penyusun :

Halaman :

Tanggal Terbit :

Tangggal Revisi :

Kepala Puskesmas Dumbayabulan

Felmy S Kude, SKM


Dr. Rahayu Tulen
Sugiyarni Sukardi

Revisi Ke :

Amd.Keb

Felmy S Kude, SKM

NIP. 19670825 198901 2 001

A. TUJUAN PROSEDUR
Pelayanan yang dilakukan tehadap pasien yang beresiko tinggi menularkan penyakit agar tidak
terjadi infeksi nosokomial.
B. PENJELASAN SINGKAT TENTANG PROSEDUR

Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk mencegah terjadinya penularan penyakit


pada pelayanan pasien berpenyakit menular
C. PERATURAN DAN KEBIJAKAN INTERN TERKAIT PROSEDUR INI

1. Undang - Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan


Nasional
2. Undang - Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2014 tentang
Perencanaan dan Penganggaran Bidang Kesehatan
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014 tentang
Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2015 tentang Petunjuk
Teknis Bantuan Operasional Kesehatan
6. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2015 tentang Pusat
Kesehatan Masyarakat
D. PROSEDUR

1. Pasien dditempatkan diruang isolasi steril


2. Perawat / Bidan memakai APD (maker, handscoon, pakaian kerja, kaca mata)
3. Perawat / Bidan melakukan cuci tangan sebelum dan sesudah melakukan tindakan dengan
4.
5.
6.
7.

desinfektan
Perawat / Bidan menggunakan alat-alat kesehatan steril
Perawat / Bidan mengganti linen setiap hari
Perawat / Bidan menempatkan linen yang sudah dipakai ditempat infeksius
Perawat / Bidan melakukan kesterilan ruang setelah pasien pulang

E. KETERLIBATAN PIHAK LAIN DALAM PELAKSANAAN PROSEDUR

1. Petugas Rawat Jalan


2. Petugas Rawat Inap
3. Petugas Poned
4. UGD
F. FORMULIR, DOKUMEN ATAU BLANGKO

Register pasien Rawat Inap


G. LAPORAN YANG DIHASILKAN

Laporan Rawat Inap


H. KAITAN DENGAN PROSEDUR LAIN

SOP Pasien Rawat Jalan, SOP Pasien Rawat Inap, SOP Pasien dengan Gawat Darurat

I. LAMPIRAN
J. REFERENSI