Anda di halaman 1dari 2

PENANGANAN DAN PENGOLAHAN LIMBAH

Nomor Dokumen:

Nomor Revisi:

1/2

PUSKESMAS
DUMBAYABULAN
Tim Penyusun :

Halaman :

Tanggal Terbit :

Tangggal Revisi :

Kepala Puskesmas Dumbayabulan

Felmy S Kude, SKM


Dr. Rahayu Tulen
Djeprianto Kamaru,

Revisi Ke :

AMG

Felmy S Kude, SKM

NIP. 19670825 198901 2 001

A. TUJUAN PROSEDUR
1. Untuk mencegah terjadinya infeksi nosocomial
2. Untuk menjaga kebersihan dan keselamatan kerja
3. Untuk memudahkan pengangkutan dan pengolahan limbah
B. PENJELASAN SINGKAT TENTANG PROSEDUR

Limbah Khusus padat adalah limbahyang berasal dari peralatan habis pakai seperti alat suntik,
sarung tangan, kapas.
C. PERATURAN DAN KEBIJAKAN INTERN TERKAIT PROSEDUR INI

1. Undang - Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan


Nasional
2. Undang - Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2014 tentang
Perencanaan dan Penganggaran Bidang Kesehatan
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014 tentang
Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2015 tentang Petunjuk
Teknis Bantuan Operasional Kesehatan
6. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2015 tentang Pusat
Kesehatan Masyarakat
D. PROSEDUR

1. Petugas menggunakan sarung tangan dan masker menampung limbah padat pada tempat
sampah khusus yang dilapisi oleh plastic merah
2. Khusus jarum ssuntik dibuang pada tempat khusus yang disediakan
3. Petugas dengan memakai sarung tangan membawa limbah padat tersebut ke tempat
pembuangan akhir limbah puskesmas
4. Kemudian sampah dimusnahkan dengan cara dibakar di insenerator yang ada di
instalasipengolahan limbah akhir puskesmas
E. KETERLIBATAN PIHAK LAIN DALAM PELAKSANAAN PROSEDUR

1. Petugas Rawat Jalan


2. Petugas Rawat Inap
3. Petugas Poned
4. UGD
5. Petugas Cleaning Service
F. FORMULIR, DOKUMEN ATAU BLANGKO

Register pasien Rawat Inap


G. LAPORAN YANG DIHASILKAN

Laporan Rawat Inap


H. KAITAN DENGAN PROSEDUR LAIN

SOP Pasien Rawat Jalan, SOP Pasien Rawat Inap, SOP Pasien dengan Gawat Darurat

I. LAMPIRAN
J. REFERENSI