Anda di halaman 1dari 11

TELAAH KURIKULUM MATEMATIKA SMP

IDENTITAS
Mata Pelajaran

: MATEMATIKA

Semester

: Ganjil

Kelas

: VII

A. Standar Kompetensi :
1. Memahami bentuk aljabar, persamaan dan pertidaksamaan linear satu
variabel
B. Kompetensi Dasar:
2.1 Mengenali bentuk aljabar dan unsur unsurnya.
2.2 Melakukan operasi pada bentuk aljabar.
2.3 Menyelesaikan persamaan linear satu variabel..
2.4 Menyelesaikan pertidaksamaan linear satu variabel..
1.1 Membuat matematika dari masalah yang ber-kaitan dengan
persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel.
1.2 Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan
dengan persamaan linear satu variabel
1.3 Mengunakan konsep aljabar dalam pemecahan masalah aritmetika sosial
yang sederhana.
1.4 Menggunakan perbandingan untuk pemecahan masalah.

C. Indikator
1. Mengenal PLSV dalam berbagai bentuk dan variabel.
2. Menentukan bentuk setara dari PLSV dengan cara kedua ruas
ditambah,dikurangi, dikalikan atau dibagi dengan bilangan yang sama
3. Menentukan penyelesaian PLSV
4. Menentukan penyelesaian PLSV dalam bentuk pecahan
D. Materi Pokok:
Sistem Persamaan Linier Satu Variabel dan Pertidaksamaan Linier Satu
Variabel
E. Ringkasan Materi:
1) Kalimat Terbuka

A. Kalimat Pernyataan
Jawaban terhadap suatu pertanyaan bisa benar atau salah.

Sebagai

contoh, Di mana kamu sekolah?, contoh jawabannya adalah Saya


sekolah di SMP Nurul Yakin Tanjung Atap.
Kalimat yang bernilai salah atau benar disebut kalimat pernyataan.
Kalimat pernyataan sering hanya disebut pernyataan.
B. Kalimat Terbuka dan Himpunan Penyelesaian Kalimat
(Kalimat terbuka) adalah kalimat yang memuat variabel dan belum
diketahui nilai kebenarannya. (Variabel) adalah lambang (simbol) pada
kalimat terbuka yang dapat diganti oleh sebarang anggota himpunan yang
telah ditentukan. (Konstanta) adalah nilai tetap (tertentu) yang terdapat
pada kalimat terbuka.
Contoh.
3 x = 6, x anggota himpunan bilangan bulat.
Penyelesaian :
Kalimat 3 x = 6, x anggota bilangan bulat akan bernilai benar
jika x diganti dengan 3 dan akan bernilai salah jika x diganti bilangan
selain 3. Selanjutnya, x disebut variabel, sedangkan 3 dan 6 disebut
konstanta.
Himpunan penyelesaian dari kalimat terbuka adalah himpunan
semua pengganti dari variabel-variabel pada kalimat terbuka sehingga
kalimat tersebut bernilai benar.
2) Persamaan Linier Satu Variabel.
A. Pengertian Persamaan dan Himpunan Penyelesaian Persamaan Linear Satu
Variabel.
Perhatikan kalimat terbuka x + 1 = 5.
Kalimat terbuka tersebut dihubungkan oleh tanda sama dengan (=).
Selanjutnya, kalimat terbuka yang dihubungkan oleh tanda sama dengan
(=) disebut persamaan. Persamaan dengan satu variabel berpangkat satu
atau berderajat satu disebut persamaan linear satu variabel. Jika x pada
persamaan x + 1 = 5 diganti dengan x = 4 maka persamaan tersebut
bernilai benar. Adapun jika x diganti bilangan selain 4 maka persamaan x
+ 1 = 5 bernilai salah. Dalam hal ini, nilai x = 4 disebut penyelesaian dari

persamaan linear x + 1 = 5. Selanjutnya, himpunan penyelesaian dari


persamaan x + 1 = 5 adalah {4}. Pengganti variabel x yang mengakibatkan
persamaan bernilai benar disebut penyelesaian persamaan linear.
Himpunan semua penyelesaian persamaan linear disebut himpunan
penyelesaian persamaan linear.
Persamaan linear satu variabel adalah kalimat terbuka yang dihubungkan
oleh tanda sama dengan (=) dan hanya mempunyai satu variabel berpangkat
satu. Bentuk umum persamaan linear satu variabel adalah ax + b = 0 dengan
a 0.
Contoh
Dari kalimat berikut, tentukan yang merupakan persamaan linear satu
variabel.
2x 3 5
a.
x2 x 2
b.
1
x 5
3
c.
2x 3 y 6
d.
Penyelesaian:
2x 3 5

a.

2x 3 5
Variabel pada

adalah x dan berpangkat 1, sehingga persamaan

2x 3 5
merupakan persamaan linear satu variabel.

x x2
2

b.

x2 x 2
Variabel pada persamaan

adalah x berpangkat 1 dan 2.


x2 x 2

Karena terdapat x berpangkat 2 maka persamaan


bukan merupakan persamaan linear satu variabel.

=2

c.

1
x 5
3
1
x 5
3
Karena variabel pada persamaan

1
x 5
3

maka
2x 3 y 6

dalah x dan berpangkat 1,

merupakan persamaan li-near satu variabel.

d.

2x 3y 6
Variabel pada persamaan

ada dua, yaitu x dan y,

2x 3y 6

sehingga
bukan merupakan persamaan linear satu
variabel.
B. Menentukan penyelesaian dan himpunan penyelesaian dari persamaan
satu variabel.
1. Subtitusi
2. Mencari persamaan-persamaan yang Ekuivalen.
Contoh,
Dengan memnggunakan kedua cara diatas, selesaikan persamaan
3 x 1 14
jika x merupakan anggota himpunan P = ( 3,4,5,6 ).
Penyelesaian:
1. Cara subtitusi.
3x 1 14
3 (3) 1 8
, jika x = 3, maka
(salah)
3(4) 1 11
Jika x = 4, maka
(salah)
3(5) 1 14
Jika x = 5, maka
(benar)
3(6) 1 17
Jika x = 6, maka
(salah)
3 x 1 14
Jadi, penyelesaian dari
adalah 5.
2. Mencari persamaan- persamaan yang Ekuivalen:
Perhatikan tabel berikut.
Persamaan

Operasi Hitung

Hasil

3x 1 14

Kedua ruas
ditambahkan 1

3 x 1 1 14 1 i
3 x 15 ii

3x 5

Kedua ruas

1
1
3x 15
3
5
x 5 iii

dikalikan

x 5

1
3

Dari tabel di atas bila x = 5 di subtitusikan pada (a), (b), dan (c)
maka persamaan-persamaan tersebut menjadi suatu kesamaan.
3 5 1 15
3 x 1 14
(a)
=
3 5 15
15 1 14

(b)

14

14

3x 15

15

15

x 5

(c)
3. PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL
a. Pengertian Ketidaksamaan
Kalimat terbuka yang menggunakan tanda >, , <, atau
disebut pertidaksamaan Pertidaksamaan yang memuat satu variabel dan
pangkat variabelnya adalah satu disebut pertidaksamaan linear (dalam)
satu variabel.
Setiap pertidaksamaan memuat variabel. Pengganti variabel yang
menyebabkan kalimat itu bernilai benar, disebut

penyelesaian dari

pertidaksamaan itu. -5 adalah penyelesaian dari pertidaksamaan 2x 5 <


-x + 2, karena 2.(-5) 5 < -(-5) + 2 adalah pernyataan yang benar. 4 bukan
penyelesaian pertidaksamaan 4t 12 2t + 1, karena 4.(4) 12 2.(4) + 1
adalah pernyataan yang salah.
b. Menyelesaikan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel
Pada bagian depan telah kalian pelajari cara menyelesaikan
persamaan linear satu variabel, salah satunya dengan substitusi

(penggantian). Hal ini juga berlaku pada pertidaksamaan linear satu


variabel.
Perhatikan pertidaksamaan 10 3x > 2, dengan x variabel pada himpunan
bilangan asli.

10 3x 1

Jika x diganti 1 maka

10 3 1 1

73
(pernyataan benar)

10 3x 2
Jika x diganti 2 maka

10 3 2 2
42
(pernyataan benar)

10 3x 2

Jika x diganti 3 maka

10 3 3 2
1 2
(pernyataan salah)

10 3x 2

Jika x diganti 3 maka

10 3 4 2
22
(pernyataan salah)

Ternyata untuk x = 1 dan x = 2, pertidaksamaan 10 3x > 2 menjadi kalimat


yang benar. Jadi, himpunan penyelesaian dari 10 3x > 2 adalah {1, 2}.
Secara umum dapat dituliskan sebagai berikut.
Pengganti variabel dari suatu pertidaksamaan, sehingga menjadi pernyataan yang benar
disebut penyelesaian dari pertidaksamaan linear satu variabel.
c. Pertidaksamaan Linear Satu Variabel Bentuk Pecahan
Konsep penyelesaian pada persamaan linear satu variabel bentuk pecahan
dapat kalian gunakan untuk menyelesaikan pertidaksamaan linear satu variabel
bentuk pecahan.
Contoh.

1
1
x 3 x
2
5
Tentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan
variabel pada {15, 14, ..., 0}.

dengan x

Penyelesaian:

1
1
x 3 x
2
5

1
1
10 x 3 x 10
2
5
5 x 30 2 x
5 x 30 30 2 x 30
5x
2 x 30

(kedua ruas dikalikan KPK dari 2 dan 5, yaitu 10)

(kedua ruas dikurangi 30)

5x2x

2 x 30 2 x

3x

30

3 x :3
x

30 : 3
10

(kedua ruas dikurangi 2x)

(kedua ruas dibagi 3)


Jadi, himpunan penyelesaiannya adalah x = {15, 14, ..., 10}.
d. Grafik Himpunan Penyelesaian Pertidaksamaan Linear Satu Variabel
Grafik himpunan penyelesaian persamaan linear satu variabel
ditunjukkan pada suatu garis bilangan, yaitu berupa noktah (titik). ditunjukkan
pada suatu garis bilangan, yaitu berupa noktah (titik).
Contoh
Tentukan himpunan penyelesaian dari pertidaksama-an 4x 25 + 3x,
untuk x variabel pada himpunan bilangan asli. Kemudian, gambarlah grafik
himpunan penyelesaiannya.
Penyelesaian:

4x2

5 2x

4 x 2 2 5 3x 2
4x

3x 7
(kedua ruas ditambah 2)

4 x 3x 3x 3 x 7
x
7
(kedua ruas ditambah (3x))
Jadi, himpunan penyelesaiannya adalah {1, 2, 3, ..., 7}. Garis bilangan
yang menunjukkan himpunan penyelesaiannya sebagai berikut.
Gambar
4. MEMBUAT MODEL MATEMATIKA DAN MENYELESAIKAN SOAL
CERITA

YANG BERKAITAN DENGAN PERSAMAAN LINEAR SATU

VARIABEL
Permasalahan dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan persamaan
linear satu variabel biasanya disajikan dalam bentuk soal cerita. Untuk
menyelesaikannya, buatlah terlebih dahulu model matematika berdasarkan soal
cerita tersebut. Kemudian, selesaikanlah.
Untuk lebih jelasnya, pelajari contoh berikut.
Contoh.
Seorang petani mempunyai sebidang tanah berbentuk Persegi panjang. Lebar tanah
tersebut 6 m lebih pendek daripada panjangnya. Jika keliling tanah 60 m, tentukan
luas tanah petani tersebut.
Pnyelesaian:
Misalkan panjang tanah = x maka lebar tanah = x 6. Model matematika dari soal di
samping adalah p = x dan l = x 6, sehingga

K 2 p l
60 2 x x 6
x-6
Penyelesaian model matematika di atas sebagai berikut.

K 2 p l
60 2 x x 6

60 2 2 x 6

60 4 x 2
60 12 4 x 12 12

72 4 x
72 4 x

4
4
18 x

luas p l
x x 6
18 18 6
18 12 216

Jadi, luas tanah petani tersebut adalah 216 m2


5. MEMBUAT MODEL MATEMATIKA DAN MENYELESAIKAN SOAL
CERITA YANG BERKAITAN DENGAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR
SATU VARIABEL
Contoh.
Permukaan sebuah meja berbentuk persegi panjang dengan Panjang 16x cm dan
lebar 10x cm. Jika luasnya tidak kurang dari 40 dm2, tentukan ukuran minimum
permukaan meja tersebut.
Penyelesaian.
Diketahui panjang permukaan meja (p) = 16x, lebar (l) = 10x, dan luas = L.
Model matematika dari luas persegi panjang adalah

L p l

16 x 10 x
160 x 2
Luas tidak kurang dari 40 dm2 = 4.000 cm2 dapat ditulis

L 160 x 2

4000
, sehingga diperoleh:

160 x 2

4000

x2
x

25
5

Nilai minimum x = 5 cm, sehingga diperoleh:


p = 16x cm = 16 5 cm = 80 cm.
l = 10x cm = 10 5 cm = 50 cm.
Jadi, ukuran minimum permukaan meja tersebut adalah
(80 50) cm.

DAFTAR PUSTAKA

Atik, dkk. (2008). Matematika Sekolah Menengah Pertama Kelas VII. Jakarta: pusat
Perbukuan DEPDIKNAS.
Nuharini, W. (2008). Matematika 1 Konsep dan Aplikasinya untuk kelas VII SMP dan
Mts. Jakarta: CV Usaha Makmur.
Wagiyo, dkk. (2008). Pegangan Belajar Matematika 1 untuk SMP dan Mts kelas VII.
Jakarta: PT. Galaxy Puspa Mega.