Anda di halaman 1dari 19

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah Rabb Semesta Alam yang telah mencurahkan karunia
nikmat-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini tepat pada waktunya..
Shalawat serta salam semoga tercurah limpahkan bagi makhluk Allah yang paling mulia,
Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, serta orang - orang yang mengikuti jejak
beliau sampai hari kiamat.
Makalah ini kami susun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah inspeksi dan
isntalasi mesin. Makalah ini berisikan tentang Kompresor torak.
Kami sadar bahwa makalah yang kami buat ini masih jauh dari kata sempurna,
karena sesungguhnya kesempurnaan itu datangnya hanya dari Allah dan bila ada
kekurangan itu pastinya datang dari kami. Oleh karena itu, kami mohon kritik dan saran
yang membangun demi kemajuan makalah kami.
Semoga makalah ini dapat bermanfaat khususnya bagi kami selaku penulis dan
umumnya bagi semua pembaca. Amin.

Bandung,

Penulis

Mei 2014

Daftar Isi
KATA PENGANTAR........................................................................................................ ii
BAB I........................................................................................................................... 1
PENDAHULUAN........................................................................................................... 1
1.1 LATAR BELAKANG............................................................................................... 1
1.2 Rumusan Masalah.................................................................................................... 2
1.3 Tujuan.................................................................................................................. 2
1.4 Manfaat................................................................................................................. 2
BAB II.......................................................................................................................... 3
PEMBAHASAN............................................................................................................. 3
2.1 Pengertian kompresor................................................................................................ 3
2. 2 Kasifikasi kompresor............................................................................................... 4
2.3 Pengertian dan prinsip kerja kompresor torak..................................................................4
2.4 LANGKAH KERJA KOMPRESOR TORAK..................................................................5
2.5 Jenis Jenis Kompresor Torak..................................................................................... 6
2.5 Kelebihan dan kekurangan kompresor torak....................................................................9
2.6 Aplikasi Kompresor Torak........................................................................................ 9
2.7 Instalasi kompresor torak........................................................................................ 10
2.8 Inspeksi kompresor torak......................................................................................... 10
BAB III....................................................................................................................... 13
PENUTUP................................................................................................................... 13
3.1 Kesimpulan......................................................................................................... 13
3.2 Saran.................................................................................................................. 13
DAFTAR PUSTAKA...................................................................................................... 14

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Kompresor secara sederhana bisa diartikan sebagai alat untuk memasukkan udara dan atau
mengirim udara dengan tekanan tinggi. Kompresor bisa kita temukan pada alat pengungkit,
kendaraan roda empat, pendingin ruangan, lemari es serta alat-alat mengengkat beban yang
menggunakan tekanan untuk mengangkatnya.
Sekalipun sama-sama sebagai alat untuk memasukkan dan mengiri udara dengan tekanan
tinggi, pada masing-masing peralatan yang berbeda, cara kerja kompresor pun bisa berbeda pula.
Secara umum kompresor digunakan atau berfungsi menyediakan udara dengan tekanan
tinggi. Prinsip kerja kompresor seperti ini biasa kita temukan pada mesin otomotif. Fungsi kedua
dari kompresor adalah untuk membantu reaksi kimia dengan cara meningkatkan sistem tekanan.
Kompresor seperti ini bisa ditemukan pada industri kimia atau yang berhubungan dengan
itu. Kompresor juga bertugas untuk membagi-bagikan gas dan bahan bakar cair melalui instalasi
pipa-pipa gas. Selain itu, dalam peralatan pengangkat berat yang bekerja secara pneumatik,
kompresor digunakan dalam fungsinya sebagai pengiri udara untuk sumber tenaga.
Sebuah kompresor apabila dilihat dari cara kerjanya, maka akan ada dua jenis kompresor
yang masing-masing metode kerjanya berbeda. Jenis pertama adalah kompresor dengan metode
krja positif displacement dan yang kedua adalah kompresor dengan metode kerja dynamic.
Di mana letak perbedaan metode kera dari kedua jenis kompresor ini? Yang pertam,
kompresor jenis positif displacement. Kompresor model ini bekerja dengan cara memasukkan
udara ke dalam ruang tertutup, lalu pada saat yang sama volume ruangnya diperkecil, dengan
demikian tekanan di dalam dengan sendirinya akan naik.
1

Tekanan yang tinggi inilah yang digunakan untuk berbagai keperluan sesuai dengan
peruntukkan kompresor tadi. Kompresor model positif displacement ini digunakan dalam
reciprocating compressor dan rotary.
Sementara itu pada kompresor model dinamik, volume ruangnya tetap tapi udara yang ada
didalam ruang tersebut diberi kecepatan. Kemudian pada saat yang sama kecepatan tersebut
diubah menjadi tekanan. Hal ini bisa terjadi karena udara pada ruang yang volumenya tetap
mengalami tekanan. Kompresor yang menggunakan model dynamic ini biasanya pada alat turbo
axial flow.

1.2 Rumusan Masalah


1
2
3
4
5
6

Apakah kompresor torak itu.


Bagaimana prinsip kerja kompresor torak.
Apakah kelebihan dari kompresor torak itu.
Apa kekurangan dari kompresor torak.
Apa saja komponen komponen dari kompresor torak
Bagaimana instalasi dan inpeksi pada kompresor torak

1.3 Tujuan
1.3.1

Mengetahui pengertian dari kompresor torak.

1.3.2

Mengetahui prinsip kerja kompresor torak.

1.3.3

Mengetahui kelebihan dan dari kompresor torak.

1.3.4

Mengetahui bagian bagian dari kompresor torak.

1.3.5

Mengetahui pengaplikasian kompresor torak.

1.4 Manfaat

1.4.1 Dapat memahami apa yang di maksud kompresor torak


1.4.2 Dapat memahami prinsip kerja kompresor torak
1.4.3 Dapat memahami bagian bagian daari kompresor
1.4.4 Dapat memahami instalasi dan inspeksi kompresor torak

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian kompresor

Kompresor adalah mesin atau alat mekanik yang berfungsi untuk meningkatkan tekanan atau
memampatkan fluida gas atau udara. Kompresor biasanya menggunakan motor listrik, mesin
diesel atau mesin bensin sebagai tenaga penggeraknya. Fungsi compressor adalah untuk
3

meningkatkan energi suatu compressible fluid dengan memberikan tekanan yang tinggi atau
kecepatan yang tinggi atau juga ketinggian yang tinggi kepada fluida tersebut sesuai dengan
hukum bernoulli. Dengan tekanan atau kecepatan yang tinggi, maka kita bisa menggunakan
energi ini untuk menggerakkan sebuah benda, contoh nya : pada mesin-mesin pneumatik,
kulkas, AC (Air Conditioner) dan sebagai nya. Pada kompresor sederhanapun udara bertekanan
hasil dari kompresor biasanya diaplikasikan atau digunakan untuk pengecatan dengan teknik
spray/ air brush, untuk mengisi angin ban, pembersihan, gerinda udara (air gerinder) dan lain
sebagainya.
Penggunaan compressor sangatlah penting di dunia industri, baik sebagai penghasil udara
bertekanan atau sebagai satu kesatuan dari mesin-mesin. Compressor banyak dipakai untuk
mesin pneumatik, sedangkan yang menjadi satu kesatuan dengan mesin adalah turbin gas, mesin
pendingin dan lainnya.
Prinsip kerja kompresor adalah memindahkan fluida kompresibel dari tekanan rendah ke
tekanan lebih tinggi untuk menghasilkan udara bertekanan dapat dilakukan dengan dua cara,
yaitu :
1. Menurunkan volume ruang tertutup.
2. Memberikan tambahan energi dengan sudu-sudu putar ke fluida.
dapat dilihat prinsip kerja dari kompresor, mirip dengan paru-paru manusia. Misalnya ketika
seorang mengambil napas dalam dalam untuk meniup api lilin, maka ia akan meningkatkan
tekanan udara di dalam paru-paru, sehingga menghasilkan udara bertekanan yang kemudian
digunakan
atau
dihembuskan
untuk
meniup
api
lilin
tersebut.

2. 2 Kasifikasi kompresor
Secara garis besar compressor dapat di klasifikasikan menjadi dua bagian yaitu positive
displacement compressor, dan dynamic compressor. Positive displacement compressor terdiri

dari reciprocating dan rotary, sedangkan dynamic compressor terdiri dari centrifugal, axial, dan
ejector.

Positive displacement compressor memindahkan gas atau udara menggunakan energi tekanan
yang mengurangi volume udara atau gas, sehingga tekanan gas meningkat. Positive displacement
compressor ini juga dibagi lagi menjadi dua, yaitu reciprocating compressor dan rotary
(vane dan screw) compressor. Pada reciprocating compressor, ada perpindahan piston di dalam
silinder compressor dan juga jenis nya ada tipe low speed dan high speed compressor. Kelebihan
dari reciprocating compressor ini memiliki high fuel efficiency dan long operating life, hanya
saja dari sisi maintenance membutuhkan high cost jika dibandingkan dengan compressor
centrifugal. Dan sekarang bagaimana rotary (vane dan screw) compressor? vane dan screw
compressor ini juga masih menggunakan energi tekanan, hanya saja compressor jenis ini cocok
beroperasi mengeluarkan tekanan discharge yang lebih rendah dari pada reciprocating
compressor, tetapi pressure yang dikeluarkan tidak ada pulsasi sehingga tidak ada getaran yang
ditimbulkan dan sangat cocok untuk mengalirkan gas pada pipa-pipayang panjang. vane dan
screw compressor ini biasanya digunakan sebagai vapor recovery unit atau vacuum pumps.
Kompresor Dinamik memberikan energi kecepatan untuk aliran udara atau gas yang kontinyu,
menggunakan impeller yang berputar pada kecepatan yang sangat tinggi. Energi kecepatan
berubah menjadi energi tekan karena pengaruh Impeller dan volute pengeluaran atau diffusers.
Kelebihan kompresor sentrifugal Mampu beroperasi dalam jangka waktu yang lama, Kapasitas
dan tekanan mudah di atur (baik dengan discharge valve atau dengan variable speed), Aliran
secara kontinyu dan seragam, Vibrasi atau getaran relatif lebih rendah. Kompresor sentrifugal
tebagi menjadi dua yaitu kompresor aliran radial dan axial.
2.3 Pengertian dan prinsip kerja kompresor torak
Kompresor torak adalah sebuah kompresor yang menggunakan torak (piston) yang di
gerakkan oleh poros engkol. Kompresor torak dapat berupa stationer atu portable, satu atau multi
tingkat, dan dapat digerakkan dengan motor listrik atau motor bakar (motor bensin, mesin gas,
motor diesel, turbin gas). Kompresor torak merupakan salah satu positive displacement
compressor dengan prinsip kerja memampatkan dan mengeluarkan udara / gas secara intermitten
(berselang) dari dalam silinder. Pemampatan udara / gas dilakukan didalam silinder. Elemen
mekanik yang digunakan untuk memampatkan udara / gas dinamakan piston / torak. Tekanan
5

udara / gas yang keluar merupakan tekanan discharge yang dihasilkan oleh kompresor
reciprocating. Kompresor torak merupakan salah satu jenis kompresor yang telah digunakan
untuk aplikasi yang sangat luas. Kecepatan alir masuknya dapat mencapai 100 hingga 10000 cfm
(cubic feet per meter).
Kompresor ini terdiri dari serangkaian penggerak mekanis seperti dalam rangkaian mekanis
motor bakar. Terdapat kesamaan komponen-komponen utama antara kompresor torak dengan
motor bakar diantaranya piston, batang penggerak, silinder piston, crank shaft, dan sebagainya.
Prinsip kerja kompresor ini adalah sesuai dengan prinsip kerja motor bakar, dimana pada saat
piston ditarik volume akan membesar, tekanan akan menurun. Pada saat tekanan menurun gas
yang memiliki tekanan lebih tinggi akan memasuki ruangan melalui katup isap. Pada saat piston
bergerak menekan, maka volume akan mengecil sehingga tekanan akan membesar. Dengan
tekanan yang lebih besar dari tekanan diluar, maka udara akan bergerak dari ruangan menuju
keluar melalui katup tekan. Kompresor jenis ini dilengkapi dua jenis katup yaitu katup isap dan
katup tekan. Katup isap berfungsi sebagai saluran masuk gas sebelum gas dikompresi. Setelah
gas dikompresi, gas tersebut akan dialirkan ke katup tekan. Katup ini hanya berlaku satu arah.
Karena itu katup tekan juga berfungsi untuk mencegah gas mengalir kembali ke kompresor.
Kompresor torak tidak dapat melayani putaran tinggi, karena kompresor ini dapat menghasilkan
gaya inersia akibat gerak bolak-baliknya. Sehingga dengan putaran yang sangat tinggi akan
mengakibatkan gaya inersia yang sangat tinggi, hal ini akan menimbulkan getaran yang tinggi
dan dapat memicu kerusakan komponen-komponen mekanis. Kompresor yang kompresinya
hanya pada satu sisi disebut single acting compressor. Kompresor yang terdiri dari dua sisi
kompresi disebut double acting compressor. Susunan yang terdiri dari satu atau banyak silinder
dan dihubungkan secara paralel disebut single stage compressor. Sebaliknya, jika disusun seri
dan biasanya dihubungkan dengan cooler disebut multistage compressor.

2.4 LANGKAH KERJA KOMPRESOR TORAK

1. Langkah Hisap

Poros engkol berputar, torak bergerak dari TMA ke TMB. Kevakuman terjadi pada
ruangan di dalam silinder, sehingga katub hisap terbuka oleh adanya perbedaan tekanan dan
udara terhisap masuk ke dalam silinder.

2. Langkah Kompresi

Langkah kompresi terjadi saat torak bergerak TMB ke TMA, katup hiasap dan katup
keluar tertutup sehingga udara dimampatkan di dalam silinder.
7

3. Langkah Keluar

Bila torak meneruskan gerakannya ke TMA, tekanan di dalam silinder akan naik
sehingga katup keluar oleh tekanan udara sehingga udara keluar memasuki tangki penyimpanan
udara.

2.5 Jenis Jenis Kompresor Torak


Berdasrkan jenisnya kompresor torak dapat dibedakan menjasi 2, yaitu kompresor kerja
tunggal dan kompresor kerja ganda dimana perbedaannya terdapat pada aliran pada besar dari
ukuran diameter piston.

1.

Kompresor kerja tunggal

Jenis kompresor ini sangat banyak di pasaran, dimana untuk digunakan untuk tekanan yang
relatif kecil dan kapasitas yang banyak serta pengisian akan jauh lebih cepat dari kompresor
multi stage. Biasanya kompresor ini hanya digunakan untuk kegiatan pemeliharaan dan
perbaikan pada industri.

2.

Kompresor kerja ganda

Kompresor ini hampir sama saja dengan kompresor torak lainya hanya terdapat perbedaan antara
selinder satu dengan yang lain dan hanya memiliki satu filter udara. dibuat berbeda karena untuk
membuat tekanan dari selinder satu dengan yang lain terdapat perbedaan yang dikarenakan
volume selinder diperkecil dari selinder yang pertama. Kompresor ini biasanya digunakan untuk
industri besar seperti pada industri kereta api untuk membuka roda kereta api dimana tekananya
mecapai 150 bar.

2.6 Bagian Bagian kompresor torak


Kompresor Torak

Crankshaft
10

Piston dapat bergerak maju mundur di dalam silinder disebabkan karena gerakan memutar dari
crankshaft. Crankshaft berbentuk batang yang salah satu sisinya terhubung dengan motor elektrik
melalui suatu jenis rangkaian kopling atau rangkaian puli. Rotasi pada motor menyebabkan
crankshaft ikut berputar. Pada sisi yang lainnya, crankshaft terhubung dengan connecting rod
yang mampu mengubah gerakan memutar menjadi gerakan maju mundur. Pada kompressor
multisilinder, jumlah connecting rod harus sama dengan jumlah silinder.
Connecting rod
Connecting rod adalah penghubung antara crankshaft dengan piston. Pada salah satu sisinya,
connecting rod terhubung dengan piston melalui wrist pin dan di sisi yang lain terhubung dengan
crankshaft melalui suatu lubang klop. Connecting rod biasanya terbuat dari baja karbon buatan.
Piston
Piston bergerak maju mundur di dalam silinder. Inilah yang dinamakan gerakan torak pada
kompresor. Pada saat bergerak, piston menghisap refrigerant dan mengkompresikannya. Piston
terbuat dari besi atau alumunium. Selama gerakannya di dalam silinder, refrigeran tidak boleh
bocor melalui lubang tempat piston rod bergesekan dengan silinder, maka piston ditutupi dengan
ring piston. Ruang antara piston dengan silinder diisi dengan pelumas agar gerak piston lebih
baik.
Silinder
Silinder berfungsi sebagai ruang tabung tertutup yang berisi piston dan refrigeran. Silinder harus
mampu menahan tekanan yang tinggi sehingga harus terbuat dari besi. Pada kompresor yang
kecil, silinder sudah terkoneksi permanen dengan tubuh dari kompresor sedangkan pada
kompresor yang relatif besar, silinder merupakan sauatu rangkaian yang terpisah dari tubuh
kompresor sehingga ketika silinder telah rusak mampu dengan mudah kita mengganti silinder
tanpa harus mengganti kompresor.
Suction Valve dan Discharge Valve
Pada saat tekanan rendah, refrigeran dihisap melalui suction valve dan ketika terkompresi pada
tekanan tinggi refrigerant dikeluarkan melalui discharge valve. Bentuk pengoperasian suction
valve adalah terbuka ketika piston bergerak ke arah kanan dan tertutup ketika piston bergerak ke
arah kiri. Sebaliknya pada discharge valve.

Cincin torak ( piston rings)

11

Berfungsi mengurangi kebocoran gas/udara antara permukaan torak dengan dinding liner
silinder.
2.5 Kelebihan dan kekurangan kompresor torak
1. Kelebihan kompresor Torak

Kompresor torak mempunyai efisiensi volumetrik yang lebih tinggi dibandingkan


dengan jenis kompresor yang lain, sehingga kompresor ini akan menghasilkan
kapasitas udara yang lebih besar.

Debu dan pasir tidak mudah masuk ke dalam silinder karena udara yang dihisap harus
melalui saringan udara sebelum udara tersebut masuk silinder memalui katup isap.
Dalam hal ini silinder dan piston tidak akan cepat rusak akibat kotoran yang masuk ke
dalam silinder.

Kompresor torak memiliki konstruksi yang lebih sederhana, sehingga penggunaannya


lebih ekonomis.

Memiliki rasio kompresi yang lebih besar.

2. Kekurangan Kompresor Torak

Pada tekanan yang tinggi dan udara tekan yang dihasilkan rendah diperlukan pondasi
yang kuat dan dijaga keamanannya terhadap lingkungan sekitar dan diperlukan
penggunaan saluran pipa yang tahan terhadap getaran yang timbul.

Pada tekanan yang tinggi dan udara tekan yang dihasilkan rendah kompresor torak
membutuhkan biaya pemeliharaan yang lebih tinggi pada kapasitas yang sama.

Aplikasi Kompresor Torak


Udara bertekanan hasil dari kompresor bisa di aplikasikan untuk :
12

pengecatan dengan teknik spray/ air brush,


untuk mengisi angin ban,
pembersihan,
gerinda udara (air gerinder)
Untuk pneumatic

Instalasi kompresor torak


Hal hal yang perlu dipertimbangkan dalam pemasangandan operasi kompresor :
1. Pemilihan tempat
Instalasi harus dipasang dekat dengan tempat yang memerlukan udara tekan.
Di daerah sekitar kompresor tidak boleh ada gas/zat yang mudah terbakar dan
meledak
Pemeliharaan dan pemeriksaan harus dapat dilakukan dengan mudah
Ruangan harus terang, cukup luas dan berventilasi baik
Temperature ruangan harus lebih rendah darin 40 C
Kompresor harus di tempatkan didalam ruangan
2. Kondisi pengisapan
Pengisapan udara daari atmosfer harus dijaga dengan baik sesuai petunjuk berikut :
Temperature yang diisap harus dijaga serendah mungkin dan tidak lebih dari 40 C
Kandungan debu sekitar daerah tempat pengisapan harus dapat dijaga sekecil mungkin
Udara harus sekering mungkin
3. Pemasangan kabel listrik
Pemasangan kabel kabel listrik harus menggunakan bahan kabel yang memenuhi
standar yang berlaku, beberapa petunjuk umum untuk instalasi kabel listrik :
Ukuran dan kapasitas kabel , sikring dan tombol tombol harus ditentukan
Jika kabel terlalu panjang atau ukurannya terlalu kecil, dapat terjadi penurunan
tegangan yang terlalu besar
2.8 Inspeksi kompresor torak
Pembebanan lebih dan pemanasan lebih pada motor
- Pemilihan motor
Jika daya yang diperlukan kompresor lebih besar dari pada kemampuan motor
maka motor akan menjadi panas.
- Slip pada sabuk, putaran terbalik, dan efek roda gaya yang tak cukup
Sabuk yang slip mengakibatkan putaran kompresor menurun sehingga efek roda
gaya akan berkurang dan momen puntir akan berfluktuasi, selebihnya akan terjadi
panas dan sabuk dapat terbakar

13

- Viskositas minyak pelumas


Jika viskositas minyak terlalu tinggi, tahanan dari bagian bagian yang saling
meluncur pada kompresor akan menjadi besar, sehingga kompresor akan
memerlukan daya lebih besar pada putaran normalnya.
- Pengisian lebih (supercharging ) karena pulsasi tekanan
Pulsasi tekanan dapat terjadi dalam pipa-pipa karena pengisapan dan pengeluaran
yang terputus pada kompresor torak. Jika frekuensi pribadi kolom udara didalam
pipa isap bertepatan dengan frekuensi langkah pengisapan torak, maka terjadi
gejala pengisian lebih, yang mana laju volume udara yang diisap bertambah besar
sehingga daya yang diperlukan naik

- Penyumbatan pada saringan isap dan pipa.


Tahanan isap pada saringan ini dapat meningkat jika menjadi kotor oleh debu atau
benda lain yang terperangkap. Akibatnya volume udara yang diisap akan menurun
Pemanasan lebih pada udara keluar
Kondisi lingkungan dalam ruang kompresor
Temperatur udara keluar kompresor dapat naik secara menyolok karena
pemanasan udara yang diisap dari keliling kompresor. Biasanya temperatur udara
luar yang boleh diisap dibatasi sampai 40 oC. jika udara yang diisap naik
temperaturnya, maka temperatur udara tekan yang dihasilkan akan naik pula.
Katup pengaman sering terbuka
Katup pengaman yang biasanya dipasang disisi keluar kompresor
adalah sebuah katup pembebas tekanan untuk membatasi
tekanan keluar supaya tidak naik jauh dari tekanan normalnya.
Jika tekanan kerja pembebas beban disetel pada harga yang
tinggi, maka tekanan keluar dapat dapat mencapai harga yang
tinggi pula diatas normal .
Bunyi dan getaran
- Kelonggaran yang berlebihan karena keausan
Kelonggaran antara bagian-bagian yang saling meluncur menjadi terlalu besar,
maka dapat terjadi bunyi ketukan didalam kompresor yang berasal dari pukulan
karena kelonggaran pada torak dan silinder, bantalan-bantalan pada pen torak, pen
engkol, dan poros engkol.
- Pemasangan dan pelurusan
Getaran yang terjadi dapat dicegah dengan penempatan yang stabil diatas tanah
atau lantai dan pemasangan yang benar
- Getaran sabuk dan fluktuasi momen puntir
14

Getaran sabuk terjadi jika fluktuasi tegangan sabuk yang berputar menjadi
berlebihan karena fluktuasi momen puntir kompresor. Untuk mencegahnya harus
dipergunakan roda gaya yang cukup besar guna mengurangi fluktuasi momen
puntir, atau tegangan sabuk ditambah secukupnya untuk mengurangi
perbandingan fluktuasi tegangan sabuk
- Getaran pipa
Untuk mencegah getaran pada pipa, resonansi getaran kolom
udara maupun resonansi getaran mekanis struktur pipa harus
dihindari. Getaran struktur dapat dicegah dengan memperkuat
atau menambah jumlah tumpuan pipa.

15

BAB III
PENUTUP

Kesimpulan

Sehingga makalah ini dapat di simpulkan bahwa Kompresor torak adalah sebuah
kompresor yang menggunakan torak (piston) yang di gerakkan oleh poros engkol dari
transmisi belt yang digerakkan oleh motor listrik atau motor bakar (motor bensin,
mesin gas, motor diesel, turbin gas).. kompresor torak adalah bagian dari kompresor
positive displacement yang jenisnya adalah reciprocating, dengan prinsip kerja
memampatkan dan mengeluarkan udara / gas secara intermitten (berselang) dari dalam
silinder. Langkah kerja kompresor torak di mulai dari langkah isap, langkah kompresi
dan langkah keluar. Lalu menurut pengklasifikasian langhkah kerja kompresor torak di
bagi menjadi dua yaitu kompresor kerja tunggal dan kompresor kerja ganda.
Kompresor torak mempunyai kelebihan yaitu : Kompresor torak mempunyai efisiensi
volumetrik yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis kompresor yang lain,
sehingga kompresor ini akan menghasilkan kapasitas udara yang lebih besar, Debu dan
pasir tidak mudah masuk ke dalam silinder karena udara yang dihisap harus melalui
saringan udara sebelum udara tersebut masuk silinder memalui katup isap. Dalam hal
ini silinder dan piston tidak akan cepat rusak akibat kotoran yang masuk ke dalam
silinder, Kompresor torak memiliki konstruksi yang lebih sederhana, sehingga
penggunaannya lebih ekonomis. pengaplikasian kompresor torak banyak sekali yaitu
Udara bertekanan hasil dari kompresor bisa di aplikasikan untuk : pengecatan dengan
teknik spray/ air brush, untuk mengisi angin ban,pembersihan, gerinda udara (air
gerinder), Untuk pneumatic.
3.2 Saran
Dalam hal ini kita sebagai mahasiswa khususnya janagan hanya mau untuk memekai
sesuatu saja tapi kita harus tahu bagaimana cara merawat dan apa fungsi dari benda
tersebut .
16

DAFTAR PUSTAKA
http://maintenance-group.blogspot.com/2010/09/komponen-utama-compressor-danfungsinya.html
https://haruna16.wordpress.com/makalah-sistem-kompresor-3/
https://qtussama.wordpress.com/materi-ajar-x-tkr/kompresor-udara/
http://erulmesin09.blogspot.com/2012/11/percobaan-kompresor-torak.html
http://www.academia.edu/7117701/Kompresor_torak_ppt
http://pubon.blogspot.com/2013/03/pengertian-dan-kompresor-model-torak.html
http://www.slideshare.net/yudinovi/kompresor-udara
http://arta-mede.blogspot.com/2013/09/reciprocating-compressors-kompresor.html

17