Anda di halaman 1dari 36

Akuntansi

Akuntansi adalah sistem informasi yang


mengidentifikasi, mencatat dan
menyajikan kejadian-kejadian yang
bersifat ekonomis dalam suatu organisasi
untuk pihak-pihak yang berkepentingan
dengan tujuan membantu mereka untuk
pengambilan keputusan.

Komunikasi Hasil Proses Akuntansi


Hasil Akuntansi merupakan suatu laporan
yang memberikan informasi akuntansi
Informasi akuntansi diperlukan oleh pihak
yang berkepentingan sebagai dasar untuk
pengambilan keputusan
Secara luas Pengambil Keputusan dapat
diinterpretasikan sebagai seseorang yang
menggunakan Informasi Akuntansi sebagai
petunjuk kegiatan yang akan dilakukan
dimasa yang akan datang

PEMAKAI LAPORAN KEUANGAN


PIHAK INTERNAL:
Manajemen

PIHAK EXTERNAL:

Kreditor
Investor
Pemegang Saham
Pemerintah
Masyarakat umum
Organisasi Buruh
Dalam bab ini tidak membahas kebutuhan informasi akuntansi dari
berbagai pihak tetapi hanya melihat dari sisi kebutuhan informasi
akuntansi bagi manajer (pihak Internal)

Manajer merupakan pimpinan suatu unit usaha


(entitas) yang bertugas memanage(mengelola)
perusahaan dan bertanggungjawab untuk mencapai
tujuan organisasi yang telah ditetapkan
Tugas Manajemen

pengambilan keputusan (decision making)


planning (perencanaan)
organising (pengorganisasian)
directing (pengarahan)
controlling (pengendalian)

Informasi Akuntasi sangat berperan dalam


membantu manajer untuk melaksanakan tugas-tugas
diatas.
Manajemen akan merumuskan strateginya untuk
mencapai tujuan perusahaan

Planning (Perencanaan)
Perencanaan: proses untuk menentukan
tujuan dan menggunakan sumber daya
untuk mencapai tujuan tsb
Rencana Strategik: Disusun oleh manajemen
puncak. Merupakan strategi untuk mencapai
tujuan yg ditetapkan perusahaan. Keputusan
perencanaan strategik membentuk karakteristik
masa depan perusahaan, produk produknya,
pelanggannya dan berpotensi mengubah
lingkungan eksternal. Interval waktu tidak teratur

Rencana Jangka pendek: sering disebut


Anggaran
Disusun melalui proses sistimatis,
dinyatakan dalam ukuran finansial.
Biasanya dibuat untuk periode bulanan,
kuartalan dan tahunan
Rencana Jangka Panjang : merupakan
Anggaran untuk periode waktu 3 sampai 5
tahunan

STRUKTUR ORGANISASI
Struktur organisasi merupakan tatanan yang dapat
digunakan oleh manajer untuk melakukaan
koordinasi aktivitas dan operasi perusahaan.
Struktur organisasi merupakan cara/alat bagi
manajemen untuk mengarahkan dan
mengkoordinasikan aktivitas dan operasi
perusahaan
Dalam suatu Organisasi perusahaan umumnya ada 3
kelompok Manjemen:
1. Manajemen Puncak
2. Manajemen Menengah
3. Manajemen Bawah (manajemen Operasi

Manajemen Puncak ( Executiv Management) terdiri atas


Direktur Utama, Wakil Direktur Utama, dan pimpinan
kunci lainnya yang bertanggungjawab atas fungsi-fungsi
pemasaran, produksi, keuangan, akuntansi dll
Manajemen Menengah ( Midle management) terdiri atas
paramanajer devisi, manajer Cabang, dan kepala bagian
Manajemen Bawah (Operating Management) terdiri atas
kepala regu , mandor
Tujuan utama pada setiap kelompok manajemen adalah
pengambilan keputusan.
Akuntansi Biaya menyediakan informasi yg diperlukan 3
kelompok tsb

STRUKTUR ORGANISASI HERARKI


Struktur organisasi herarki yaitu struktur organisasi yang
menggambarkan tingkatan kedudukan setiap unit
yang ada diperusahaan. Herarki kedudukan
menunjukkan pelimpahan tugas dan wewenang
antara atasan dan bawahannya
Wewenang : hak seorang atasan untuk memerintah
bawahannya
Ada 3 jenis wewenang:
Wewenang garis: menunjukkan hubungan seorang
atasan yang mempunyai wewenang langsung
terhadap bawahannya
Wewenang staf wewenang untuk membantu.
Bentuknya memberi saran, pendapat,
rekomendasi dan usulan
Wewenang fungsional: hak untuk memerintah bagian
lain yang tidak langsung menjadi bawahannya.

Dalam Struktur organisasi ini digambarkan wewenang dan


tanggungjawab setiap tingkatan manajemen dan
dihubungkan dengan fungsi Lini dan Staf
Fungsi Lini : Arus perintah secara vertikal dari direktur
utama turun kebawah melalui organisasi. Fungsi ini
membuat keputusan dan melaksanakan supervisi
Fungsi Staf memberikan bimbingan dan nasehat kepada
orang orang pada garis fungsi lini, bukan memberikan
perintah kepada pihak lain

STRUKTUR ORGANISASI PERUSAHAAN

Direktur
Utama

Direktur
Pemasaran

Direktur
Produksi

Direktur
Keuangan

Manajer
Promosi

Manajer
Pengolahan

Bendahara

Manajer
Penjualan

Manajer
Tehnik

Kontroller

Direktur
Personalia

11

STRUKTUR ORGANISASI Fungsi Perusahaan


Kontroller

Akuntansi
Biaya

Anggaran &
Analisis
Kinerja

Audit
Internal

Distribusi &
Pencatatan
Biaya

Akuntansi
Keuangan

Piutang

Sistem dan
Prosedur

Utang

Analisi
keuangan

Buku Besar

Pajak

Asset Tetap

12

Akuntansi Keuangan dan Akuntansi


Manajemen
Akuntansi secara garis besar dapat
dibagi menjadi 2 tipe:
Akuntansi Keuangan
Akuntansi Manajemen

Akuntansi Keuangan
Mengolah dan menyajikan informasi keuangan
perusahaan secara keseluruhan.
Mengolah informasi keuangan masa lalu untuk
menggambarkan pertanggungjawaban dana yang
dipercayakan pihak luar kepada manajemen
Penyajian harus taat kepada Standard Akuntansi
Keuangan (SAK)
Akuntansi Keuangan memberikan informasi kepada
pihak luar dan pihak intern.
Laporan Keuangan disusun secara periodik, untuk
interim atau pada akhir tahun

Akuntansi Manajemen
Mengolah informasi keuangan masa yang akan
datang sebagai salah satu dasar pengambilan
keputusan oleh manajemen
Mengolah & menyajikan informasi keuangan bagianbagian dari suatu perusahaan untuk memenuhi
kebutuhan manajer tertentu dalam suatu perusahaan
Penyajian tidak harus taat kepada SAK, karena
fokusnya adalah kegunaan informasi bagi manajemen
Informasi ditujukan kepada manajer (pihak intern )
perusahaan
Jangka waktu pelaporan fleksibel, bisa harian,
mingguan, bulanan atau lebih dari satu tahun

Akuntansi Manajemen berhubungan


dengan pengumpulan, pencatatan,
pemrosesan dan pelaporan biaya.
Oleh karena itu akuntansi manajemen
sangat erat berhubungan dengan
akuntansi biaya.
Dan sering kali beranggapan bahwa
akuntansi biaya identik dengan akuntansi
manajemen

Tujuan Akuntansi Biaya meliputi:


1. Untuk menetapkan Harga Pokok Produksi
2. Untuk menetapkan harga pokok dan penilaian
persediaan di neraca. Ada 4 jenis persediaan
Persediaan bahan baku (raw materials)
Persediaan barang dalam proses (Work in process)
Persediaan barang jadi (Finished Good)
Persediaan supplies
3. Untuk membantu manajemen dalam pengambilan
keputusan
4. Membantu manajemen untuk memonitor dan
mengendalikan biaya dan untuk meyakinkan bahwa
semua strategi dan rencana yang disusun dapat
diimplementasikan.

Pada Akuntansi Biaya yang bertujuan untuk


menetapkan Harga Pokok Produksi dan
Penetapan Harga Pokok Persediaan Barang
merupakan akuntansi yang khusus melakukan
pencatatan biaya yang terjadi terutama pada
perusahaan Manufaktur.
Pencatatan akuntansi ini bertujuan untuk
menetapkan Harga Pokok Produksi pada
berbagai jenis maupun kegiatan perusahaan.

Jenis
Jenis Perusahaan
Perusahaan

Perusahaan Jasa : Menjual jasa keahlian

Perusahaan Dagang menjual barang dalam bentuk


sama dengan yang dibeli
Perusahaan Manufaktur : Perusahaan yang
mengkonversikan material menjadi barang jadi
(finished goods)
Kategori manufacturing costs meliputi:

LO 3 Define the three classes of manufacturing costs.

Manufacturing
Manufacturing Costs
Costs (Biaya
(Biaya Produksi)
Produksi)

Materials
Raw Materials (Biaya Bahan Baku)
Bahan Baku yang digunakan dalam manufacturing

Direct Materials (Biaya Bahan Langsung)

Bahan baku yang dapat diidentifikasikan secara phisik dan langsung


dapat dihubungkan dengan produk jadi

Indirect Materials (Biaya Bahan Tak Langsung)

Bahan baku yang tidak dapat secara mudah dihubungkan dengan produk
jadi
Secara phisik bukan merupakan bagian dari produk jadi atau merupakan
biaya manufaktur yang secara tidak significant merupakan bagian dari
produk jadi.
Merupakan bagian dari manufacturing overhead

LO 3 Define the three classes of manufacturing costs.

Manufacturing
Manufacturing Costs
Costs (Biaya
(Biaya Produksi)
Produksi)

Labor
Direct Labor
Tenaga kerja yang secara phisik dan secara
langsung dapat dihubungkan dengan mengkonversikan
bahan baku menjadi produk jadi.
Indirect Labor
Tenaga kerja yang tidak dapat secara langsung
dihubungkan dengan produk jadi atau tidak praktis
jika ditelusuri kedalam produk jadi

LO 3 Define the three classes of manufacturing costs.

Manufacturing
Manufacturing Costs
Costs (Biaya
(Biaya Produksi)
Produksi)
Manufacturing Overhead (Biaya Overhead Pabrik)
Biaya yang secara tidak langsung dihubungkan
dengan proses produksi
Meliputi semua biaya manufacturing kecuali
direct materials dan direct labor

LO 3 Define the three classes of manufacturing costs.

Product
Product Versus
Versus Period
Period Costs
Costs
Product Costs (biaya produksi)
Komponen biaya produksi :direct material cost,
direct labor cost, and manufacturing overhead
Biasanya merupakan bagian yang integral (utama) dari
biaya produksi suatu produk
Dicatat sebagai persediaan pada saat terjadinya
Diakui sebagai biaya bila produk jadi dijual.
Merupakan Harga Pokok Penjualan.
LO 4 Distinguish between product and period costs.

Product
Product Versus
Versus Period
Period Costs
Costs
Period Costs (Biaya periode)
Dapat di match kan (dihubungkan) dg pendapatan pd
periode waktu tertentu dan dibebankan pada biaya
sesuai dg terjadinya biaya tsb.
Bukan merupakan Biaya Produksi (Non-manufacturing
costs)
Dikurangkan pada pendapatan pada periode
terjadinya utk menentukan Net Income
Terdiri dr biaya Penjualan dan biaya Administrasi
LO 4 Distinguish between product and period costs.

Product
Product Versus
Versus Period
Period Costs
Costs

LO 4 Distinguish between product costs and period costs .

Manufacturing
Manufacturing Costs
Costs in
in Financial
Financial Statements
Statements

Income Statement
The income statement pada perusahaan
manufaktur sama dengan IS pada perusahaan
dagang kecuali pada perhitungan cost of
goods sold

LO 5 Explain the difference between a merchandising


and a manufacturing income statement.

Manufacturing
Manufacturing Costs
Costs in
in Financial
Financial Statements
Statements
Cost of Goods Sold Components
Merchandiser versus Manufacturer

LO 5 Explain the difference between a merchandising


and a manufacturing income statement.

Manufacturing
Manufacturing Costs
Costs in
in Financial
Financial Statements
Statements
Cost of Goods Sold Section of the Income Statement

LO 5 Explain the difference between a merchandising


and a manufacturing income statement.

Manufacturing
Manufacturing Costs
Costs in
in Financial
Financial Statements
Statements
Determining the Cost of Goods Manufactured

Work in Process partially completed units of product


Total Manufacturing Costs sum of direct material costs,
direct labor costs, and manufacturing overhead; all
incurred in the current period
LO 6 Indicate how cost of goods manufactured is determined.

Manufacturing
Manufacturing Costs
Costs in
in Financial
Financial Statements
Statements

LO 6 Indicate how cost of goods manufactured is determined.

Manufacturing
Manufacturing Costs
Costs in
in Financial
Financial Statements
Statements
Balance Sheet - Inventories
Merchandising Company
One category of
inventory:
Merchandise Inventory

Manufacturing Company
May have three
inventories:
Raw Materials
Work in Process
Finished Goods

LO 7 Explain the difference between a merchandising and a


manufacturing balance sheet.

Manufacturing
Manufacturing Costs
Costs in
in Financial
Financial Statements
Statements
Balance Sheet - Inventories

LO 7 Explain the difference between a merchandising and a


manufacturing balance sheet

1. Buat Jurnal atas transaksi berikut ini


1. Pembelian bahan baku secara kredit $40,000
2. Penggunaan bahan baku utk produksi $33,000 dan penggunaan bahan
pembantu utk prosuksi $ 2000
3. Pencatatan Gaji & Upah sebesar $ 40000
4. Pembayaran Gaji dan Upah
5. Distribusi gaji & Upah meliputi Tenaga kerja langsung $32000 dan
tenaga kerja tak langsung $8000
6. Pembayaran Macam2 Biaya overhead secara tunai $4000
7. Pencatatan biaya overhead meliputi depresiasi $2,100 Biaya Asuransi
yang jatuh tempo sebesar $780
8. Pembebanan Biaya overhead pabrik ke barang dalam proses
9. Pencatatn Harga pokok produk yang di transfer ke gudang sebesar $
81,880
10. Penjualan barang dagangan $ 80,000 separonya diterima tunai. Harga
Pokok Penjualan sebesar 75% dari harga jual

2. Setiap sepeda yang diproduksi oleh perusahaan Matheson memerlukan

Direct Material Cost sebesar $6 ; Direct Labor Cost $ 3 dan Variabel


FOH $ 1 dan Fixed FOH total per bulan $ 1000
Diminta :
a) Tentukan besarnya Prime Cost per unit
b) Tentukan besarnya variable Conversion Cost per unit
c) Tentukan besarnya variable Manufacturing Cost per unit
d) Hitung total manufacturing cost yang dibebankan selama satu bulan jika
perusahaan memproduksi 500 unit sepeda

3. Perusahaan Randall memproduksi komputer. Prime Cost untuk


memproduksi komputer sebesar Rp 300.000,- dan Conversion Cost nya
sebesar Rp 400.000,- sedangkan total production Costnya Rp 600.000,Tentukan : Direct Labor cost per komputer

Soal 4
Selama bulan Maret Merton Co membeli bahan baku $110,000
dan Harga Pokok Penjualan selama bulan Maret $ 345,000
Biaya overhead pabrik ditetapkan sebesar 50% dari Biaya tenaga
kerja langsung.
Informasi lain yang berkaitan dengan persediaan dan produksi
bulan Maret sbb:
Awal
Akhir
Persediaan:
Barang Jadi
102,000
105,000
Barang dalam proses
50,000
46,000
Bahan Baku
20,000
26,000
Diminta:
Hitung besarnya Cost of Good Manufacture
Hitung Besarnya Prime Cost
Hitung besarnya Conversion Cost

5. Berikut ini data yang terjadi pada akhir tahun dari beberapa perusahaan

Perusahaan A
Finished Good, Januari
Cost of Good manufactured
Sales
Gross Profit on Sales
Finished Good Inventory, Des 31
Perusahaan B:
Gross Profit on Sales
Cost of Good manufactured
Finished Good, Januari 1
Finished Good,Desember 31
Work in Process Januari 1
Work in Process Desember 31
Sales
Isilah yang diberi tanda ?

600,000
3,800,000
4,000,000
20%
?

96,000
340,000
45,000
52,000
28,000
38,000
?