Anda di halaman 1dari 19

TATALAKSANA EDEMA PARU

PADA PASIEN DENGAN


PREEKLAMPSIA
Inge Pramaratu
RD Falaahah
M. Azhar Rosyidi
KOMPLIKASI IBU AKIBAT
PREEKLAMPSIA
 Abruptio placentae (1-4%)
 Disseminated Coagulopathy/HELLP syndrome (10-20%)

 Pulmonary Edema/Aspiration (2-5%)

 Acute Renal Failure (1-5%)

 Eclampsia (<1%)

 Liver Failure or hemorrhage (<1%)

 Stroke (rare)

 Death (rare)

 Long-term cardiovascular morbidity 9


KOMPLIKASI IBU AKIBAT
PREEKLAMPSIA

70% dari kasus edema paru terjadi 70 jam setelah


persalinan
INSIDEN DI INDONESIA
 Di Rumah Sakit Umum Tarakan, tahun 2000
didapatkan 1431 persalinan. Kasus preeklampsia -
eklampsia didapatkan 74 kasus (5,1%). Kematian
maternal 7 orang (0,49%), 5 diantaranya oleh
karena edema paru 10
 Di rumah sakit Cipto Mangunkusumo, tahun 2001
ditemukan 400 -500 kasus preeklampsia /4000 –
5000 persalinan per tahun 11
PATOGENESIS EDEMA PARU

 Disfungsi endotel ditandai peningkatan kadar


sVCAM-1, vWF dan fibrin monomer sebagai
petanda aktivasi koagulasi 12
 Peningkatan permeabilitas kapiler akibat
timbulnya mediator inflamasi (tromboksan dan
endothelin) 3
 Ketidakseimbangan “Starling Force” akibat
hipertensi dan hemodilusi, menyebabkan :
o Peningkatan tekanan vena pulmonalis

o Penurunan tekanan onkotik plasma

o Peningkatan negativitas tekanan interstisial


PATOGENESIS EDEMA PARU
 Akibat hal tersebut menyebabkan
tertumpuknya cairan pada ruang interstisial
paru-paru akibat ekstravasasi cairan ke
jaringan ekstraseluler menyebabkan edema
paru 7
PATOGENESIS EDEMA PARU
PATOGENESIS EDEMA PARU
AKIBAT
 Ventricular dysfunction and pulmonary
endothelial damage
 Systolic and diastolic pressure dysfunction 6

 Hipovolemi 3
GEJALA DAN TANDA
 Dyspnea
 Chest discomfort

 Tachypnea

 Tachycardia

 Pulmonary rate

 CXR : diffuse haziness in the lung fields with


perihiliar “butterfly” appearance 5
GEJALA DAN TANDA
 Batuk-batuk
 Sianosis

 Ronkhi basah basal

 Gambaran edema paru pada foto toraks 7


PENCEGAHAN
 Screening dengan ekokardiografi 1
 Kateterisasi arteri pulmonalis untuk
memandu terapi edema paru 3
 Monitoring hemodinamik 13
PENANGANAN
 Dukungan umum ialah :
o Elevasi tidur (anti trendelenburg) sampai 30%
o Oksigen 5-7 liter/menit
o Re-inspirasi dengan sungkup.
o Fisioterapi
o Bila pCO2 < 60 dianjurkan ventilasi mekanik
o Antibiotic perlu diberikan
o Morphin dapat dipertimbangkan.
PENANGANAN
 Penanganan edema paru tertuju pada eliminasi
penyebab
o Mengurangi preload dgn memperbaiki fungsi
diastolik
o Mengurangi afterload
o Memperbaiki kontraktilitas jantung
PENANGANAN
 Diuretik (Furosemid) diberikan untuk mengurangi
Pre-load 3
 Anti hipertensi penting untuk menurunkan
preload. 4
 Pemantauan masukan (perlu pembatasan) dan
luaran cairan amat penting dalam rangka
mengurangi edema paru.
 Pengeluaran cairan harus lebih banyak dari
pemasukan pada postpartum.
PENANGANAN
 Intubasi atau ventilasi mekanik 6
 Keseimbangan cairan : Kelebihan cairan
iatrogenic merupakan penyebab utama
kematian ibu dengan preeklampsia 8
DAFTAR PUSTAKA
1. Mabie, William C., Hackman, Béla B. Sibai, And Baha M. 1993.
Pulmonary Edema Associated With Pregnancy: Echocardiographic
Insights And Implications For Treatment. Obstet Gynecol ;81:227-34
2. DeCherney AH, Nathan L. 2003. Current Obstetric & Gynecologic
Diagnosis & Treatment, 9th Ed. McGraw-Hill.
3. Brandon J., Md. Bankowski Amy E., MD Hearne, Nicholas C., MD
Lambrou, Harold E., MD Fox, Edward E., MD Wallach. 2002. The Johns
Hopkins Manual of Gynecology and Obstetrics 2nd edition. The Johns
Hopkins University Department. Lippincott Williams & Wilkins
Publishers
4. Sciscione AC, Ivester T, Largoza M et al. 2003. Acute pulmonary
edema in pregnancy. Obstet Gynecol. 101:511-5.
5. UI
6. Preeclampsia
7. Dina, Sarah. 2003. Luaran Ibu dan Bayi pada Penderita Preeklampsia
Berat dan Eklampsia dengan atau tanpa Sindroma Hellp. Universitas
Sumatera Utara Pers.
DAFTAR PUSTAKA
8. College Of Obstetricians And Gynaecologists, Singapore. 2006. Consensus Statement On The Management Of
Pre-eclampsia
9. Sibai, B. 2005. Lancet 2005; 365:785-99
10. Sidanaya, I Putu. 2000. Insiden Preeklampsia – Eklampsia di Rumah Sakit Umum Tarakan Kalimantan Timur -
tahun 2000. Cermin Dunia Kedokteran No. 139 : 13
11. Handaya. 2001. Penanganan preeklampsia/eklampsia. Prosiding Seminar Konsep Mutakhir Preeklampsia; Jakarta,
Indonesia.
12. Dharma, Rahajuningsih, Noroyono Wibowo, Hessyani P.T. Raranta. 2005. Disfungsi Endotel Pada Preeklampsia.
Makara, Kesehatan, Vol. 9, No. 2, Desember 2005: 63-69.
13. Bridges, Elizabeth J., Shannon Womble, Marlene Wallace, Jerry McCartney. 2009. Hemodynamic Monitoring in
High-Risk Obstetrics Patients, Pregnancy-Induced Hypertension and Preeclampsia
DAFTAR PUSTAKA