P. 1
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Intra Natal

Asuhan Keperawatan Pada Pasien Intra Natal

|Views: 1,630|Likes:
Dipublikasikan oleh christinewidya

More info:

Published by: christinewidya on Jan 17, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/29/2013

pdf

text

original

ASUHAN KEPERAWATAN IBU BERSALIN Ny.N G1 P0 A0 UMUR 26 th DI KAMAR BERSALIN RSUP.Dr.

SARDJITO YOGYAKARTA

DISUSUN OLEH KELOMPOK IV : 1. MARSITI 2. MARYATI 3. MASRIDA SINAGA PO7120109010 PO7120109011 PO7120109012

KEMENKES REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN YOGYAKARTA PROGSUS SARDJITO JURUSAN KEPERAWATAN DIII 2010

TINJAUAN KASUS

I.

PENGKAJIAN

Hari / tanggal Jam Tempat Oleh Sumber data Metode

: Selasa 30 November 2010 : 07. 00 WIB : Ruang Kamar Bersalin RSUP DR SARDJITO : Kelompok IV : Klien,Keluarga ,Observasi , Pemeriksaa ,Fisik Bidan,Dokter : Wawancara, Observassi ,Studi Dokumen.

1. Identitas a. Klien Nama Umur Jenis kelamin Agama Status perkawinan Pendidikan Pekerjaan Suku / bangsa Alamat No RM Tanggal masuk b. Penaggung jawab Nama : Umur : Pendidikan : Pekerjaan : Alamat : Hubungan klien : 2. Riwayat Kesehatan a. Kesehatan klien 1.

: : : : : : : : : : :

Ny R 26 th Perempuan Islam Menikah D3 PNS Jawa /Indonesia Gunung Kidul 1 34 59 80 29 -11-2010

Bp Y 28 th D3 PNS Gunung Kidul Suami

Riwayat kesehatan sekarang a) Keluan utama Klien mengatakan hamil 9 bulan lebih , belum ada tanda –tanda Persalinan,saat ini pasien dalam induksi persalinan dengan misoprostol 3 x 50 mg b) Alasan masuk Klien datang karena hamil nya sudah lebih dari 9 bulan ,rencana partus pervagina,rencana induksi persalinan

c) Riwayat Kehamilan HPM : 15-2-2010 HPL : 22-11-2010 UK : 41 mgg ANC : 10 x di RSUP DR SARDJITO Imunisasi : 2x d) Riwayat persalinan : G1 P0 A0 2.siklus haid 28-30 hari . b) Riwayat perkawinan Klien menikah 1x pada usia 24 th . usia perkawinan 2 th c) Riwayat haid Menarche usia 14 th . Riwayat kesehatan yang lalu a) Klien mengatakan tidak pernah menderita penyakit menular dan menurun .seperti DM . lama haid 5-7 hari Keluhan haid : nyeri pada hari pertam haid d) Riwayat kontrasepsi Klien belum pernah pakai e) Klien tidak pernah mengalami gangguan reproduksi . hepatitis . . hipertensi .

Kesehatan keluarga a) Genogram Keterangan : : Bayi laki-laki : Perempuan : Laki-laki : Garis keturunan : Tinggal serumah b) Riwayat kesehatan Tidak ada anggota keluarga yang menderita penyakit menular . 3. Aspek Fisik-Biologis 1. sayur. Klien minum 7-8 gelas air putih perhari − Selama kala 1-IV . tidak ada makanan pantangan . Pola Kebiasaan a. lauk. menurun maupun cacat bawaan . Pola nutrisi − Sebelum persalinan /selama persalinan Klien makan 3x sehari berupa nasi .b.Dalam keluarga tidak ada riwayat kembar. Klien makan dirumah 1 porssi habis .

Klien membersihkan genetalia saat b.sering terbangun.k 8x sehari.a.Spiritual 1) Konsep Diri Identitas diri Klien merasa dirinya perempuan .Klien tidak ada nafsu makan .IV Klien baru ini mandi di lap . Aspek Mental . Pola Kebersihan − Selama hamil Klien mandi 2x sehari menggunakan sabun .a. − − − − b. berpakaian layak nya perempuan Gambaran diri Klien merasa senang dan mensyukuri keadaan saat ini Ideal diri Klien mengatakan ingin segera sehat dan pulang.Klien gosok gigi 2x sehari pagi hari dan sebelum tidur Klien keramas 2x seminggu menggunakan shampoo.Sosial. tidak ada darah. b.bau khas.04. − Selama kala 1-IV Klien belum b. 2.Saat kala II ( pengeluaran )tidak keluar feces.00 .Intektual . klien mengatakan lebih mengutamakan tidur malam. − Selama kala 1. minum habis 2 gelas rasa nya mual. 4. 3.a. Klien b. − Selama kala 1-IV Klien tidur nya kurang sejak masuk rumah sakit karena merasa sakit .b teratur 1x sehari pagi hari . konsistensi lembek. Pola eliminasi − Selama hamil Klien b.k.b selama di rumah sakit . saat di induksi dan saat terasa kenceng-kenceng.Klienmengatakan tidurnya terganggu sejak kehamilan umur 9 bulan. warna kuning jernih .30 Klien tidak pernah tidur siang .a. Harga diri Klien bangga mampu menjaga kandungan dan mendapat perhatian suami.a.b dan mandi.selama di rumah sakit belum mandi. bau khas . Pola Istirahat –Tidur − Selama hamil Klien mengatakan tidur malam jam 21. .Klien mengatakan sebelum masuk RS keramas.

2) Intelektual Klien sedikit tahu tentang proses persalinan. Saat kala II suami member support pada klien agar tetap kuat 6) Aspek sosial Klien selalu mengikuti kegiatan ibu-ibu PKK dan arisan 7) Spritual Sebelum kala 1-IV. Orang tua klien juga menunggu dan menemani klien. klien selalu di temani suami.1 c) Suhu Nadi RR TD : 36. klien menyatakan hamil pertama 3) Mekanisme koping Klien selalu bercerita dengan suami tiap kali ada masalah. Klien di temani suami saat kala 1-IV. Memasuki kala 1-IV . Pemeriksaan Fisik a. 4) Hubungan intrapersonal Selama di umah sakit . klien selalu sholat 5 waktu. 5) Support system Klien mendapat dukungan suami dan orang tuanya.klien berdoa agar persalinan lancar dan baji sehat serta normal.5º c : 88 x/ menit : 20 x/menit : 120 /80 mmHg . 4.6 b) Selama hamil TB : 155 cm BB : 63 kg IMT : 26. Keadaan Umum : baik 1) Kesadaran : Compos mentis 2) Status gizi : a) Sebelum hamil TB : 155 cm BB : 52 kg IMT : 21.

pres kep kepala turun Lengkap . . sclera tidak ikterik. intensitas kuat durasi 60-90 detik 6) Genetalia Hasil Pemeriksaan Dalam Jam 07. mulut agak bau : tidak ada pembesaran kelenjar tiroid. klien mengatakan nyeri di perut Kontraksi uterus : 3-4 kali dalam 10 menit . tidak ada luka Palpasi : Nyeri tekan .tidak ada oedem. 30 WIB : Vagina licin . : Tidak ada nyeri tekan : Terdengar suara sonor : Tidak ada wheezing tidak ada ronchie H : Putting menonjol . Bawah : tidak ada kelaian bentuk . : Simetris . : Konjungtiva tidak aneis . 5) Abdomen Inspeks I : Cembung . Perkusi : Timpani Hasil periksaan Leopold I : TFU 28 cm dan tidak melintang Ieopold II : Punggung kanan posisi janin Leoplot III : Presentasi kepala sudah masuk panggul Leopold IV : Janin sudah masuk pintu panggul Askultasi : DJJ 142 X /menit .tidak ada ketombe.servik lunak pembukaan 10 cm . bersih fungsi pendengaran baik. : simetris tidak keluar cairan : Simetris . Pemeriksaan Cepalo – Kaudal 1) Kepala a) Kepala b) Mata c) Hidung d) Telinga e) Mulut 2) Leher 3) Dada Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi 4) Payu dara : bentuk mesochepal . terdapat strie glavidarum.lendir + . : Membran mukosa kering .puting mengeluarkan cairan. air ketuban 7) Ektremitas : Atas : Tidak ada kelainan bentuk .b. areola cklat .TFU 1 jari dibawah pusat Auskultasi : Peristaltik 15 x/ menit. selaput lender positif . tidak ada oedem.tidak ada kelainan fungsi indra penciuman : Bentuk simestri . rambut klien hitam panjang kulit kepala bersih . tidak ada keluar cairan.tidak ada lesi.

7 % : 213 rb/mmk : 11. : 9.2 : 2.THERAPY − Amoxan − Mefinal − Becom c : 12.00 g/dl 36.32 rb/mmk : 3.0 % 140-1440 rb/mmk 5 menit 4.3 g/dl : 36.00rb/mmk 3 x 500 mg/hari 2 x 500 mg/hari 1 x 1 cpt / hari .46. Hasil Pemeriksaan Penunjang Labaratorium darah tanggal 29-11-2010 Jenis pemeriksaan − HB − HCT − PLT − PPT − BT − AL − AE − Golongan darah 6.83 : O Nilai Normal 12.10-13.5.0.00-16.

a.kanan . Eliminasi − Klien belum b. RR : 20 x/menit S : 36. lamanya 60-90 detik 4.meringis (nyeri) pada waktu perut saat kencengkenceng. Seksualitas Dilatasi serviks 10 cm 6. 7. − His 4 kali dalam 10 menit . Nyeri /tidak kenyamanan − Klien merasa sakit . klien hanya pasrah dan berdoa .5º C N : 88 x/menit . Pemeriksaan Fisik Keadaan umum : Baik Kesadaran : Compos metis Tanda vital TD : 120 / 80 mmHg.PENGKAJIAN 1.miring kiri .a.saat kenceng –kenceng klien meringis menahan nyeri dan klien menyatakan “ sakit “ 2.k terus –menerus.b − Klien mengatakan ingin b.b dan b. Keamanan Irama jantung ( DJJ) terdeteksi di bawah pusat 5. Aktifitas /istirahat Klien terbaring . Integritas ego Klien tidak tahu apa yang akan terjadi . 3. Skala nyeri 7 (1-10) − Klien merintih kesakitan − Terlihat keringat banyak di dahi dan leher.a .

punggung sakit saat kontraksi semakin kuat DO: Dilatasi serviks 9-10 cm Klien meringis menahan nyeri Terlihat keringat di dahi dan leher Skala nyeri 7( 1-10) HIS 4 kali tiap 10 menit Dilatasi serviks.tekanan mekanik bagian presentasi MASALAH PENYEBAB .ANALISA DATA DATA DS : Nyeri akut − Klien mengatakan sakit . − Klien mengatakan perut.bila terasa ken ceng-kenceng.

15 Nyeri akut berhubungan dengan dilatasi serviks. Diagnose keperawatan 30/11/10 Pkl 07.punggung sakit saat kontraksi semakin kuat DO: Klien meringis menahan nyeri dilatasi serviks 910 cm Tujuan 30/11/10 Pkl 07. Nyeri akut berhubungan dengan dilatasi serviks .DIAGNOSA KEPERAWATAN 1. tekanan mekanik bagian presentasi.punggung sakit saat kontraksi semakin kuat DO: − − − − Dilatasi serviks 9-10 Klien menahan nyeri Klien terlihat keringat di dahi dan leher skala nyeri 7(1-10) HIS 4 kali tiap 10 menit. DS: Klien mengatakan sakit bila terasa kenceng-kenceng Klien mengatakan perut .Skala nyeri 5-6 Perencanaan Intervensi 30/11/10 Pkl 07 15 -Kaji derajat ketidaknyamanan Rasional -Sikap terhadap nyeri . di tandai dengan : DS : -Klien mengatakan. Diagnose : Nyeri.klien -Peningkatan tanda vital merupakan identifik -Kaji kebutuan klien terhadap kebutuhan sentuhan fisik selama kontraksi -Bantu dan ajarkan kepada keluarga tindakan kenyamanan dengan gosokan punggung -Pantau tanda vital. tekanan mekanik bagian presentasi .psikologis. di tandai dengan.sakit bila terasa kenceng – kenceng -Klein mengatakan perut .dengan kriteria: -Klien menggunakantehni k yang tepat untuk mengontrol nyeri (tehnik nafas dalam) -istirahat diantara kontraksi .15 Setelah dilakukan tindakam keperawatanselama Kala 1 nyeri berkurang . .reaksi terhadap nyeri adalah individual -Sentakan dapat di gunakan sebagai distraksi -Meningkatkan peran keluarga dan mengingkatkan kenyamanan fisik .

-Ajarkan tehnik relaksasi nafas dalam.-Terlihat keringat didahi dan leher -Skala nyeri 7 (110)HIS 4 kali tiap 10 menit . -Anjurkan klien untuk miring kanan /kiri . -Dapat memberi Impuls nyeri dalam korteks serebral melalui respon kondisi. memudah kan persalinannormal -meningkatkan kenyamanan dan menurunkan hipoksia.

Integritas Ego − Pada awal mengejan . LL : 11 cm. Perdarahan kala II : 0 cc 5.skala nyeri 9 (1-10). − Klien tidak mengejan dengan efektif. Genetalia − − − − Anus tampak menonjol . Antropometri bayi Bayi lahir spontan pukul 08.klien mengejan seirama perintah dokter.wajah klien memerah dan berkeringat saat mengejan. LK : 32 cm. 55 WIB Episiotium kurang lebih 1 cm . 3.Klien tampak mengejan .Klien terlihat mengangkat glutel saat proses persalinan dan kaki klien tampak kaku . − Klien berusaha mendengar dan mengikuti aba-aba dari petugas yang memimpin persalinan.Klien mengatakan tidak tahan jika posisinya tetap . PB : 49 cm . − Klien mampu mengejan secara efektif . 2.KALA II (PENGELUARAN ) PENGKAJIAAN 1. Nyeri Klien merasa nyeri di jalan lahirnya . jenis laki-laki menangis kuat . APGAR Score Deyut jantung Pernafasan Tonus otot Refleks Warna kulit Jumlah : : : : : : : 1 menit 2 2 1 1 1 7 5 menit 2 2 1 2 2 9 . LD : 32 CM . 4.07 WIB .klien tidak menuruti perintah petugas.labia membuka perineum menonjol Serviks dilatasi penuh (10 cm) mulai jam 07.klien memegangi pergelangan kaki nya . BB: 3000 gr . Aktifitas / istirahat Klien istirahat dan menghirup nafas sambil mengumpulkan tenaga tiap kali selesai mengejan.

ANALISA DATA DATA DS: Klien mengatakan tidak tahan jika posisi nya tetap DO − Klien terlihat mengangkat gluteal saat melahir kan − Klien terlihat tegang dan kaki kaku − Klien awal nya tidak mengejan efektif MASALAH Resiko perlukaan PENYEBAB Proses persalinan .

07 Pkl 08.upaya mengejan efektif klien spontan mengmengatur hindari efek penu upaya runan kadar oksi mengejar gen ibu dan janin spontan V. Anjurkan II. pengankatan berhubungan tindakan klien untuk Gluteal resiko dengan proses keperawatan tidak perlukaan dalam persalinan ditandai selama kala II .tidak mengangkat jalan lair dengan : terjadi perlukaan gluteal DS : dengan kriteria : Klien mengatakan − Klien tidak II.mem − Klien terlihat saat persempit jalan tegang dan melahirkan lahir dan memper kaki kaku lama proses per − Klien salinan awalnya tidak mengejan IV.posisi yang tepat dalam posisi dengan relaksasi maksimal mengoptimalkan untuk upaya mengejan mengejan memudahkan ke dengan nafas majuan dalam persalinan . Anjurkan I.07 Pkl 08.kaki yang kaku gluteal saat − Kaki klien klien untuk saat proses melahirkan rileks kakinya rileks melahirkan.DIAGNOSE KEPERAWATAN Diagnose Perencanaan keperawatan Tujuan Intervensi Rasional 30/11/10 30/11/10 30/11/10 Pkl 08. Bantu klien V.07 Resiko perlukaan Setelah dilakukan I.dengan posisi tidak tahan jika klien untuk uang tetap dapat mengangkat posisinya tetap tidak berubah mengurangi resiko gluteal DO : posisi perlukaan − Klien tidak − Klien terlihat berubah mengangkat posisi III. Anjurkan IV. Anjurkan III.

berat badan 480 mg. Aktivitas / Istirahat Klien terlihat cemas.kehilangan / perdarahan sampai kala III : 150 cc . .klien belum makan karena perut terasa tidak enak. Makanan / Cairan Klien terlihat minum air putih sebanyak ½ gelas. V. mukosa bibir kering Keamanan Terdapat luka episiotomy 1 cm Seksualitas − Keluar darah merah kehitaman dan vagina saat placenta keluar − Perut tampak kecil − Plasenta lahir spontan. VI. IV. pakaian tampak basah II. keluar keringat.klien merasa haus.15 WIB − Cara pelepasan placenta dengan schultze (plasenta lepas dari bagian tengah) − Ukuran plasenta 22 x 20 x 2 cm.lengkap pada jam 08.Kala III ( Pengeluaran Plasenta) Pengkajian I.insersi parasentralis lengkap − Panjang tali pusat 30 cm − TFU 1 jari bawah pusat Nyeri / Ketidaknyamanan − Klien meringis dan mengatakan sakit di daerah genetalia − Panjang luka 1 cm − Skala nyeri : 4 (rentang 1 – 10) Lama kala III 10 menit III.

ANALISA DATA DATA DS: − Klien mengatakan merasa haus − Klien mengatakan sebelumnya belum makan karena perut tidak enak MASALAH Resiko kekurangan volume cairan PENYEBAB kelelahan DO − Klien tampak lemas − Mukosa bibir kering − Pedarahan sampai skala III 150 cc .

Resiko kekurangan volume cairan berhubungan dengan kelelahan ditandai dengan : DS : − Klien mengatakan merasa haus − Klien mengatakan sebelumnya belum makan karena perut tidak enak DO : − Klien tampak lemas − Mukosa bibir kering − Perdarahan sampai skala III 150 cc .DIAGNOSE KEPERAWATAN 1.

Diagnose keperawatan 30/11/10 Pkl 08.15 Pkl 08.denga mendorong pd kriteria : kontraksi. Anjurkan klien tindakan untuk banyak keperawatan minum selama kala III klien melaporkan tidak 2.15 Resiko kekurangan volume cairan berhubungan dengan kelelahan.ditandai dengan : DS : − Klien mengatakan merasa haus − Klien mengatakan sebelumnya belum makan karena perut tidak enak DO : − Klien tampak lemas − Mukosa bibir kering − Pedarahan sampai skala III 150 cc Perencanaan Tujuan Intervensi 30/11/10 30/11/10 Pkl 08.meng − Mukosa bibir arahkan perhatian untuk kering mengejan − Klien mau makan pada masa recovery Rasional 1. Perhatian klien sacara alami pd bayi baru lahir.15 Setelah dilakukan 1.keletih an dapat memerlukan bantuan dini mengarah dalam membantu pelepasan plasenta membantu pelepasan dan pengeluaran. Instruksikan merasakan lemas kepada klien setelah untuk melahirkan. Mengurang i resiko dehidrasi 2.menurunkan kehilangan darah dan mengingkatkan kontraksi uterus .

banyak waktu yang dibutuhkan dalam pengeluaran plasenta maka lebih banyak waktu dimana miometriu m tetap rileks sehinggi lebih banyak darah yang hilang 4. Pelepasan plasenta harus terjadi dalam 5 menit setelah melahirkan . Lakukan massage fundus 3.3. Merangsang kontraksi uterus dan mengontrol pendarahan 4.lebih . Catat waktu dan mekaisme plasenta .

Klien mengatakan tidak tidur nyenyak. Makan/ cairan Klien mengatakan haus dan lapar. TD : 120/80 mmHg N : 88 x/menit RR : 20 x/menit S : 36ºC 2. THERAPI − Amoxsan − Mefinal − Becom c 3 x 500 mg oral 3 x 500 mg oral 1 x 1 cpt oral . 4.tetapi gembira dengan kelahiran anaknya yang pertama . Nyeri /ketidaknyamanan Klien mengatakan merasa mules Klien mengatakan Sakit di daerah luka jaitan skala nyeri 5 5.KALA IV PENGKAJIAN 1. Aktifitas/Istirahat Klien beristirahat dengan berbaring dan mengatakan lemas setelah melahirkan . Klien mengucapkan Alhamdulillah kelahirannya tidak ada gangguan apapun ? 3.warna merah − Perdarahan sampai kala IV 175 cc 6. Sekualitas − TFU : 1 jari di bawah pusat − Terdapat luka episiotomy − Loklia rubra . Integritas Ego Klien tampak lemas .

ANALISA DATA DATA DS: − Klien mengatakan lemas setelah melahirkan MASALAH Keletihan PENYEBAB Proses persalinan DO − Klien terlihat lemah berbaring di tempat tidur . − TD : 120/20 mmHg − N : 88 x/menit − RR: 20 x/menit − S : 36ºC − Perdarahan sampai kala IV 175 cc − Klien tampak berkeringat dan basah DIAGNOSA KEPERAWATAN Keletihan berhubungan dengan proses persalinan ditandai dengan . .

DS: Klien mengatakan merasa lemes setelah melahirkan DO: − − − − − − − Klien terlihat lemah dan berbaring di tempat tidur TD : 120/80 mmHg N : 88 x/menit RR : 20 x/menit S : 36ºC Perdarahan sampai kala IV 175 cc Klien tampak berkeringat dan basah. .

20 1. Anjurkan klien untuk menutup mata. Penurunan tanda vital menunjukan kelelahan 3. di tandai keperawatan dengan selama 2 jam DS : keletihan klien − Klien berkurang ditandai dengan : mengatakan − Wajah klien lemas setelah melahirkan lebih rileks DO : − Klien terlihat lemas dan berbaring di tempat tidur − TD : 120/80 mmHg − N : 88 x/mt − S : 36ºC − RR: 20 x/mt − Perdarahan sampai skala IV = 125 cc − Klien tampak berkeringat dan basah − Klien mengungka pkan keletihannya berkurang − Tanda vital dalam batas normal Perencanaan Intervensi 30/11/10 Pkl 08. Posisi yang nyaman memudahkan relaksasi otot 2.20 Keletihan berhubungan Setelah dilakukan Dengan proses tindakan persalinan.20 Pkl 08. Kaji tingkat keletihan Rasional 1.Diagnose keperawatan Tujuan 30/11/10 30/11/10 Pkl 08. Kaji tanda vital 3. Keletihan dapat menggang gu kemampuan fisik dan psikologis pasien 2.meluruska n kaki dan relaks Halaman Pengesahan .

( ) ( ) .Pembimbing Akademik . Yogyakarta . 2010 Pembimbing Lapangan .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->