Anda di halaman 1dari 9

BAB I

PENDAHULUAN

I.1 LATAR BELAKANG


Perencanaan tapak adalah suatu proses yang menghendaki
kemampuan-kemampuan pengolahan dari berbagai faktor kemungkinan
yang ada. Adanya elemen-elemen tapak yang menjadi faktor dari
penentuan lokasi tapak, antara lain tata guna lahan, pedestrian, sirkulasi
dan parkir, penandaan, ruang terbuka hijau, preservasi, activity support,
kriteria tidak terukur dan kriteria terukur.

Perencanaan tapak diperlukan agar sebuah kawasan mampu


memberi manfaat maksimal bagi penggunanya terutama dalam mengatasi
kebutuhan di kawasan tersebut, meminimalkan kerugian dan tercapainya
kenyamanan.

Kawasan pendidikan yang dijadikan objek perencanaan adalah


Kawasan Pendidikan Margoyudan yang ada di Kecamatan Banjarsari.
Sarana pendidikan yang terdapat di kawasan ini antara lain dari tingkat
TK, SD, SMP, SMA, dan juga perguruan tinggi. Kawasan Pendidikan
Margoyudan sangat strategis, karena berada di tengah Kota Surakarta
sehingga mudah dijangkau dan dekat dengan berbagia pusat pelayanan
kota. Namun kondisinya saat ini terdapat beberapa masalah seperti, rawan
kemacetan, dilalui bus-bus besar, jalur pedestrian yang tidak berfungsi
karena digunakan untuk berjualan oleh pedagang kaki lima dan sebagian
lagi adalah kurangnya lahan parkir sehingga badan jalan semakin sempit.

Berangkat dari permasalahan tersebut, maka dengan adanya


perencanaan tapak Kawasan Pendidikan Margoyudan ini diharapkan dapat
merancang sebuah kawasan pendidikan yang paling sesuai dengan
karakteristik kebutuhan.

I-1
I.2 RUMUSAN MASALAH
Bagaimanakah karakteristik perancangan tapak yang sesuai dengan
Kawasan Pendidikan Margoyudan?

I.3 TUJUAN DAN SASARAN


I.3.1 Tujuan
Tujuan dari perancangan tapak kawasan pendidikan margoyudan
adalah menciptakan ruang yang aman dan nyaman sebagai kawasan
pendidikan.
Aman didefinisikan bahwa kawasan bebas dari gangguan seperti
kebisingan, mempunyai aktivitas pendukung yang sesuai dan
mencukupi. Nyaman didefinisikan bahwa kawasan memiliki iklim
makro yang sejuk, memiliki sarana pendukung yang mampu
memenuhi kebutuhan pengguna site, tidak bising, mempunyai
sirkulasi yang baik, bebas kemacetan.
I.3.2 Sasaran
a. Mengidentifikasi karakter lokasi dan site.
b. Mengidentifikasi elemen penyusun site dan
permasalahannya.
c. Mengidentifikasi factor yang mempengaruhi tata bangunan,
kondisi eksisting factor-faktor tersebut, dan permasalahannya.
d. Menentuan respon terhadap permasalahan factor yang
mempengaruhi tata bangunan dan elemen penyusun site.
e. Menentuan kondisi optimal dan minimal site.
f. Menentuan batas yang bisa dikembangkan dan yang tidak
bisa dikembangkan dalam site.
g. Merumusan alternatif konsep perencanaan tapak yang
sesuai dengan karakter tapak dan fungsi kawasan sebagai
kawasan pendidikan.

I-2
h. Merumusan rencana penggunaan lahan (dalam bentuk
blockplan) skala 1:500.
I.4 RUANG LINGKUP
Perancangan tapak dilakukan pada kawasan dengan fungsi utama
sebagai kawasan pendidikan. Oleh karena itu, tim perancang memilih
Kawasan Pendidikan Margoyudan. Kawasan ini terletak di Kecamatan
Banjarsari yang masuk ke dalam dua kelurahan yaitu Kelurahan Kepatihan
Kulon dan Kelurahan Tegalharjo. Tapak kawasan pendidikan memiliki
luas 19,74 Ha yang dibatasi oleh rel kereta api di sebelah utara, Jl. D.I
Panjaitan dan Jl.Letjen Soetoyo di sebelah barat, Jl. Irian di sebelah timur,
dan permukiman penduduk di sebelah selatan.

I.5 METODOLOGI PENELITIAN


Metode penelitian merupakan salah satu penentu keberhasilan
dalam suatu penelitian. Untuk mengumpulkan dan memperoleh data yang
relevan dan akurat, diperlukan metode yang baik dan tepat. Sehingga
dengan ketepatan metode tersebut dapat diperoleh suatu kesimpulan yang
benar-benar dapat efektif dan efisien, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam penyusunan laporan ini digunakan beberapa metode penelitian
dengan 3 komponen, yaitu :
a. Identifikasi Data
Identifikasi data mencakup tahap perincian survey jenis data yang akan
dicari, metode yang digunakan untuk memperoleh data dan identifikasi
sumber data.
Tabel I.1
Identifikasi Data
Teknik
No. Data yang di cari Sub Data Sumber Data
Pencarian Data

I-3
1. Kondisi Tata guna lahan, Ruang Wilayah Survey
komponen pedestrian, sirkulasi, parkir, Kawasan lapangan dan
penyusun penandaan, ruang terbuka Margoyudan pemetaan
Kawasan hijau, preservasi, activity
Pendidikan support, kriteria tidak
Margoyudan terukur dan kriteria terukur.

2. Sejarah kawasan - Perkembangan area Internet Studi literature


pendidikan pendidikan
Margoyudan Wawancara Survey
Lapangan

3. Kondisi tapak - Sirkulasi Ruang Wilayah Survey


eksisting di - Parkir Kawasan lapangan dan
Kawasan - Tata guna lahan Margoyudan Pemetaan
pendidikan - RTH
margoyudan - Penandaan
- Preservasi
4. Tinjauan terori - Konsep Urban Design Buku “Site Studi Literatur
tentang - Analisis dalam Analysis”
Perencanaan Perancangan Tapak
Tapak Oleh Hamid
Shirvany

5. Kondisi fisik 1. Tanah Survey


2. Hidrologi Lapangan
3. Iklim
4. Estetika Studi Literatur
5. Ciri Histori
6. Tata guna Lahan
7. Rintangan fisiografi
-
Sumber : Analisis Kelompok

b. Analisa data
Metode analisis yang digunakan dalam penyusunan laporan ini adalah
metode kuantitatif dan metode kualitatif. Krieria yang digunakan
dalam analisis tapak adalah komponen yang mempengaruhi orientasi
dan tata bangunan serta lingkungan.
c. Sintesis Data
Tahap ini merupakan penyajian hasil analisis yang disintesakan
menuju kesimpulan dan rekomendasi yang berupa rencana tata
bangunan dan lingkungan tapak.

I-4
Gambar I.1
Kerangka Analisis Perancangan Tapak Kawasan Pendidikan Margoyudan

Penentuan tujuan dan timeframe


perancangan tapak

Identifikasi dan pengelompokkan


komponen eksisting tapak yang meliputi
komponen utama, pendukung, dan
komplementer
Kriteria Terukur
Identifikasi komponen eksisting tapak
menurut Hamid Shirvani yang meliputi
tata guna lahan, tata massa bangunan, Identifikasi/ Analisis
preservasi, pedestrian, sirkulasi dan Masalah dari 8 Kriteria Tidak
parkir, penandaan, activity support, dan komponen fisik menurut Terukur
ruang terbuka hijau serta peninjauan tapak Hamid Shirvani
dari orientasi / system kota.
Konsep
Analisis Kebutuhan Aktivitas dan
Fungsi

Kekurangan ruang
Kelebihan ruang
Ketidaksesuaian Lokasi

Menambah atau Mengubah Konfigurasi


Mengurangi aktivitas dan Tata Bangunan

Analisis Tapak
( Analisis Orientasi dan Tata Bangunan Lingkungan)

Zonasi Pengembangan

Site Structure

Perancangan Tapak dan


Amplop Ruang
I-5
I-6
Gambar I.2
I.6 KERANGKA PIKIR Kerangka Pikir Perencanaan Tapak

PENDAHULUAN ANALISIS TAPAK KONSEP DAN RENCANA

PERSIAPAN Faktor Eksternal dan Internal


• Kondisi Eksisting &
• Lokasi Tapak : Kawasan Komponen Desain (Aspek
Identifikasi
Pendidikan Margoyudan Analisis)
Permasalahan Tapak Analisis Tapak
• Survey Pendahuluan  1. Unsur Alam
Visualisasi Lapangan 2. Unsur Buatan Manusia • Limitasi
3. Unsur Pengguna
• Potensi
PENDAHULUAN 4. Kriteria Terukur
• Perumusan Tujuan dan E IDENTIFIKASI
sasaran K KEBUTUHAN
• Identifikasi Kebutuhan Data S • Kekurangan ruang
• Metode Penelitian I • Kelebihan Ruang
• Sistematika Laporan Analisis
S • Ketidaksesuaian Lahan
T Identifikasi
I Masalah
Identifikasi Kebutuhan Data N
G Konsep Ruang dan
Aktivitas

Data Data Primer 8 ELEMEN


Sekunder • Tata Guna Lahan
Zonasi Pengembangan
• Bentuk dan Masa &
Bangunan Site Structiure
• Sirkulasi dan
Parkir
Kompilasi Data • Ruang Terbuka
• Pedestrian I-7
• Activity Support AMPLOP RUANG
• Penandaan
• Preservasi
I-8
I.7 SISTEMATIKA PENULISAN LAPORAN
BAB I PENDAHULUAN
Berisi latar belakang perancangan tapak pendidikan
margoyudan, tujuan yang ingin dicapai, sasaran yang ingin
dicapai untuk mencapai tujuan, rumusan masalah, ruang
lingkup, dan sistematika pelaporan.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Berisi landasan teori yang meliputi pengertian tapak,
pengertian perancangan tapak dan pentingnya perancangan
tapak, elemen penyusun tapak, dll
BAB III GAMBARAN UMUM KAWASAN PENDIDIKAN
MARGOYUDAN SURAKARTA
Berisi profil kawasan yang meliputi lokasi, luas, sejarah
kawasan, dan aktivitas yang ada di kawasan.
BAB IV IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR TERKAIT
DAN AKTIVITAS KAWASAN
BAB V ANALISIS FAKTOR-FAKTOR TERKAIT
DAN KEBUTUHAN KAWASAN
BAB VI KONSEP RUANG DAN AKTIVITAS TAPAK
Berisi rancangan konsep tapak yang akan dikembangkan.
BAB VII RENCANA PENGGUNAAN LAHAN (BLOCKPLAN)
Berisi rencana penggunaan lahan dalam kawasan
pendidikan.

I-9