Anda di halaman 1dari 55

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nomor Madrasah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : : : : : : : 01 MTs

Negeri Jeketro Bahasa Indonesia 9/dua 9. Mendengarkan Memahami isi pidato/ khotbah/ ceramah (1) Menyimpulkan pesan pidato/ khotbah/ ceramah yang didengar (1) Mampu menemukan pokok-pokok pidato, (2) Mampu menyimpulkan pesan pidato, ceramah atau khotbah. Mengidentifikasi variabel, Mampu menggali informasi, Jujur, hati-hati, teliti, dan efisien Disiplin, penuh atusias dan motivasi 2 x 40 menit (1 pertemuan)

Dampak Pengiring/ : Nurturent Effect (life skill) Alokasi Waktu :

1. Tujuan Pembelajaran Siswa mampu menemukan pokok-pokok pidato, Siswa mampu menyimpulkan pesan pidato, ceramah atau khotbah. 2. Materi Pelajaran Berpidato, ceramah, atau khotbah 3. Metode Pembelajaran a. Pemodelan b. Tanya Jawab c. Inkuiri d. Demonstrasi 4. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Waktu Guru mengaitkan pengalaman siswa dengan materi pembelajaran tentang 10 hal-hal yang berkaitan dengan pidato menit
Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang hal-hal yang berkaitan dengan cara menyimpulkan pesan pidato Guru memberikan motivasi kepada siswa agar membiasakan diri menyimpulkan pesan pidato untuk memperkaya informasi

Kegiatan Awal

Siswa diajak mengingat pidato, ceramah atau khotbah yang pernah didengarkan Siswa dan guru bertanya jawab tentang berita macam-macam pidato, tempat, dan acara dalam pidato termasuk audiens Siswa dan guru menyepakati pembelajaran pidato dengan menyimak rekaman pidato Kegiatan Inti Siswa menyimak rekaman pidato Siswa siswa menyimak sambil mencatat pokok-pokok isi pidato Siswa secara berkelompok diajak membahas hasil kerja dan menyimpulkan isi pidato Kegiatan Akhir siswa dan guru melakukan refleksi [-1-]

60 menit

10

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

menit Siswa diminta mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan, kendala, dan manfaatnya 5. Sumber Belajar a. Rekaman pidato, ceramah, atau khotbah b. Buku teks pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII karya Nurhadi, Dawud, Yuni Pratiwi 6. Penilaian 1. Teknik 2. Bentuk Instrumen 3. Soal/Instrumen : : : Tes unjuk kerja
Tes identifikasi

Dengarkanlah dengan saksama rekaman pidato berikut ini, kemudian jawablah pertanyaan berikut! 1. Temukan hal-hal penting yang terdapat dalam pidato! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa menemukan 4 hal penting yang terdapat dalam pidato yang didengarkan 2 Siswa menemukan 3 hal penting yang terdapat dalam pidato yang didengarkan 3 Siswa menemukan 2 hal penting yang terdapat dalam pidato yang didengarkan 4 Siswa menemukan 1 hal penting yang terdapat dalam pidato yang didengarkan 5 Siswa tidak menemukan hal penting yang terdapat dalam pidato yang didengarkan Skor Maksimum 2. Simpulkan pesan pidato yang kamu dengar! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa menyimpulkan pesan pidato berdasarkan 4 hal penting yang telah ditemukan 2 Siswa menyimpulkan pesan pidato berdasarkan 3 hal penting yang telah ditemukan 3 Siswa menyimpulkan pesan pidato berdasarkan 2 hal penting yang telah ditemukan 4 Siswa menyimpulkan pesan pidato berdasarkan 1 hal penting yang telah ditemukan 5 Siswa menyimpulkan pesan pidato, tetapi tidak berdasarkan hal penting yang telah ditemukan 6 Siswa tidak menyimpulkan pesan pidato Skor Maksimum Skor total maksimum soal 1 dan 2 Penghitungan nilai akhir dalam skala 0100 adalah sebagai berikut. Perolehan Skor Nilai akhir = -----------------------X Skor Ideal (100) = . . . Skor Maksimum (45)

Skor 20 15 10 5 0 20

Skor 25 20 15 10 5 0 25 45

Mengetahui Kepala Madrasah

Jeketro, Januari 2011 Guru Bidang Studi,

Drs. H. Fathul Hadi NIP 196104211992031002 [-2-]

Edi Sutopo, M.Pd. NIP 197512182005011003 Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nomor Madrasah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Dampak Pengiring/ Nurturent Effect (life skill)

: : : : :

Alokasi Waktu

02 MTs Negeri Jeketro Bahasa Indonesia 9/dua 9. Mendengarkan Memahami isi pidato/ khotbah/ ceramah : (2) Memberi komentar tentang isi pidato, khotbah, atau ceramah : (1) Mampu menentukan isi pidato, ceramah atau khotbah, (2) Mampu mengomentari pidato, ceramah atau khotbah dengan bahasa yang santun disertai alasan yang logis. Mengidentifikasi variabel, Menghargai pedapat orang lain, Percaya diri dan memiliki sikap positif terhadap diri sendiri dan orang lain, Mampu mengambil keputusan : 2 x 40 menit (1 pertemuan)

1. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menyimpulkan pesan pidato/ khotbah/ ceramah yang didengar 2. Materi Pelajaran Cara memberi komentar pidato, ceramah, atau khotbah 3. Metode Pembelajaran a. Pemodelan b. Tanya Jawab c. Inkuiri d. Demonstrasi 4. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Awal Waktu 10 Guru mengaitkan pengalaman siswa dengan materi pembelajaran menit tentang hal-hal yang berkaitan dengan pidato Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang hal-hal yang berkaitan dengan cara memberikan komentar tentang isi pidato/ceramah/khotbah Guru memberikan motivasi kepada siswa agar membiasakan diri untuk mendengarkan pidato/ ceramah/khotbah dengan saksama Siswa diajak mengingat pidato, ceramah atau khotbah yang pernah didengarkan Siswa dan guru bertanya jawab tentang berita macam-macam pidato, tempat, dan acara dalam pidato termasuk audiens Siswa dan guru menyepakati pembelajaran pidato dengan menyimak rekaman pidato Pertanyaan: Ada berapa macam metode pidato, sebutkan? Metode mana yang sesuai untuk situasi nonformal dan formal? Hal apa saja yang perlu dipertimbangkan untuk memilih metode pidato? Kegiatan Inti Perangkat Pembelajaran [-3-] Bahasa dan Sastra Indonesia

Siswa menyimak rekaman pidato Siswa siswa menyimak sambil mencatat pokok-pokok isi pidato Siswa memperhatikan contoh komentar tentang isi pidato, ceramah/khotbah Siswa secara bergantian memberikan komentar terhadap isi pidato secara lisan dengan kalimat sendiri. Pertanyaan: Apa metode pidato yang dipakai dalam rekaman yang Anda simak? Tepatkah metode yang dipakai dengan situasi dan kondisi? Bagaimana isi dan sistematika pidato yang Anda simak? Kegiatan Akhir Siswa dan guru melakukan refleksi Siswa diminta berkomentar dan mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan, kendala, dan manfaatnya

60 menit

10 menit

5. Sumber Belajar a. Rekaman pidato, ceramah, atau khotbah b. Buku teks pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII karya Nurhadi, Dawud, Yuni Pratiwi 6. Penilaian 1. Teknik 2. Bentuk Instrumen 3. Soal/Instrumen

: Tes unjuk kerja : Tes identifikasi :

Dengarkanlah dengan saksama rekaman pidato berikut ini, kemudian jawablah pertanyaan berikut! 1. Temukan hal-hal penting yang terdapat dalam pidato! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa menemukan 4 hal penting yang terdapat dalam pidato yang didengarkan 2 Siswa menemukan 3 hal penting yang terdapat dalam pidato yang didengarkan 3 Siswa menemukan 2 hal penting yang terdapat dalam pidato yang didengarkan 4 Siswa menemukan 1 hal penting yang terdapat dalam pidato yang didengarkan 5 Siswa tidak menemukan hal penting yang terdapat dalam pidato yang didengarkan Skor Maksimum 2. Simpulkan pesan pidato yang kamu dengar! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa menyimpulkan pesan pidato berdasarkan 4 hal penting yang telah ditemukan 2 Siswa menyimpulkan pesan pidato berdasarkan 3 hal penting yang telah ditemukan 3 Siswa menyimpulkan pesan pidato berdasarkan 2 hal penting yang telah ditemukan 4 Siswa menyimpulkan pesan pidato berdasarkan 1 hal penting yang telah ditemukan 5 Siswa menyimpulkan pesan pidato, tetapi tidak berdasarkan hal penting yang telah ditemukan 6 Siswa tidak menyimpulkan pesan pidato Skor Maksimum Skor total maksimum soal 1 dan 2

Skor 20 15 10 5 0 20

Skor 25 20 15 10 5 0 25 45

[-4-]

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

3. Berikan komentar tentang isi pidato yang kamu dengar berdasarkan simpulan yang telah kamu susun! Pedoman Penskoran No. Kegiatan Skor 1 Siswa memberikan komentar tentang isi pidato yang didengarkan 20 berdasarkan simpulan yang telah disusun 2 Siswa memberikan komentar tentang isi pidato yang didengarkan, 10 tetapi tidak berdasarkan simpulan yang telah disusun 3 Siswa tidak memberikan komentar tentang isi pidato yang 0 didengarkan Skor Maksimum 20 Skor total maksimal soal 1, 2, dan 3 85 Penghitungan nilai akhir dalam skala 0100 adalah sebagai berikut. Nilai akhir = Perolehan Skor -----------------------Skor Maksimum (45) X Skor Ideal (100) = . . .

Mengetahui Kepala Madrasah

Jeketro, Januari 2011 Guru Bidang Studi,

Drs. H. Fathul Hadi NIP 196104211992031002

Edi Sutopo, M.Pd. NIP 197512182005011003

[-5-]

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nomor Madrasah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator

: : : : :

Dampak Pengiring/ Nurturent Effect (life skill)

Alokasi Waktu

03 MTs Negeri Jeketro Bahasa Indonesia 9/dua 10.Berbicara Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dalam pidato dan diskusi : (1) Berpidato/ berceramah/ berkhotbah dengan intonasi yang tepat dan artikulasi serta volume suara yang jelas : (1) Mampu mengidentifikasi tema, (2) Mampu menyusun garis bersar/kerangka pidato, (3) Mampu menyusun kerangka pidato menjadi teks pidato lengkap, (4) Mampu membawakan pidato secara lancar dengan lafal, intonasi, nada, dan sikap yang tepat dengan memperhatikan ketepatan diksi dan istilah. Mengidentifikasi variabel, Terampil komunikasi lisan, Mampu berfikir kritis, kreatif, dan inovatif, Hubungan antarpribadi, kerjasama, dan bekerja dalam tim : 4 x 40 menit (2 pertemuan)

1. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat Berpidato/ berceramah/ berkhotbah dengan intonasi yang tepat dan artikulasi serta volume suara yang jelas 2. Materi Pelajaran Cara berpidato, ceramah atau khotbah 3. Metode Pembelajaran a. Pemodelan b. Tanya Jawab c. Inkuiri d. Demonstrasi 4. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama Kegiatan Awal Waktu Guru mengaitkan pengalaman siswa dengan materi pembelajaran 10 menit tentang pidato Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang hal-hal yang berkaitan dengan cara berpidato Guru memberikan motivasi kepada siswa agar membiasakan diri tampil percaya diri dalam berpidato Siswa diajak mengingat pidato, ceramah atau khotbah yang pernah [-6-] Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

didengarkan Siswa dan guru bertanya jawab tentang macam-macam pidato, tempat, dan acara dalam pidato termasuk audiens Siswa dan guru menyepakati pembelajaran pidato Kegiatan Inti Siswa memperhatikan model berpidato Siswa menentukan topik pidato yang akan disampaikan Siswa menyusun kerangka atau garis besar pidato sesuai dengan topik yang telah ditentukan Siswa secara berkelompok berdiskusi untuk menentukan kerangka atau struktur pidato Siswa menentukan tujuan dan tujuan pidato Siswa mengembangkan kerangka pidato menjadi pidato utuh Kegiatan Akhir Siswa dan guru melakukan refleksi atas pembelajaran yang telah berlangsung, Siswa diminta mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan, kendala, dan manfaatnya, Siswa menyepakati untuk mengembangkan kerangka menjadi pidato utuh di rumah Kegiatan Awal Siswa diajak mengingat pidato, ceramah atau khotbah yang pernah didengarkan Siswa dan guru bertanya jawab tentang tugas menyusun teks pidato Kegiatan Inti Siswa satu per satu berpidato di depan kelas Siswa lainnya menyimak dan memberikan penilaian Kegiatan Akhir siswa dan guru melakukan refleksi Siswa diminta mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan, kendala, dan manfaatnya 60 menit

10 menit

Pertemuan Kedua Waktu 10 menit

60 menit 10 menit

5. Sumber Belajar a. Rekaman pidato, ceramah atau khotbah b. Buku teks pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII karya Nurhadi, Dawud, Yuni Pratiwi 6. Penilaian 1. 2. 3. Teknik Bentuk Instrumen Soal/Instrumen : Tes unjuk kerja : Tes identifikasi, tes simulasi :

1. Susunlah sebuah kerangka pidato! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa menyusun kerangka sesuai dengan topik yang telah ditentukan 2 Siswa menyusun kerangka, tetapi tidak sesuai dengan topik yang telah ditentukan 3 Siswa tidak menyusun kerangka pidato Skor Maksimum Skor 10 5 0 10

[-7-]

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

2. Tampillah berpidato berdasarkan kerangka yang telah kamu susun! Rubrik Penilaian Berpidato (perlu disepakati dulu oleh guru dan siswa) Berilah tanda cek () pada kolom nilai 1, 2, 3, atau 4 dengan ketentuan: 1 = kurang; 2 = sedang; 3 = baik; 4 = sangat baik.

Nama siswa: ...................................... Tanggal : ..................................... No. 1 2 3 4 5 6 Aspek Kesesuaian isi Kesesuaian visualisasi Pelafalan Jeda dan Intonasi Gerak/mimik Kontak mata Deskriptor Isi pidato sesuai dengan kerangka yang disusun Visualisasi mendukung isi pidato Pelafalan kata secara jelas dan tepat Pengaturan jeda, tinggi-rendah nada, keraslemah suara, dan cepat-lambat cerita Keserasian antara ekspresi wajah, gerak, sikap, dan ucapan Mampu menjalin komunikasi dengan pendengar melalui kontak mata 1 2 3 4

Skor maksimal: No 1) = 10 No 2) = 5 No 3) = 5 No 4) = 5 No 5) = 5 No 6) = 5 Jumlah = 35 3. Ungkapkan isi pidatomu dengan menggunakan ungkapan-ungkapan yang menarik! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Pidato yang disampaikan menggunakan ungkapan-ungkapan yang menarik 2 Pidato yang disampaikan tidak menggunakan ungkapanungkapan yang menarik Skor Maksimum Skor total maksimal soal nomor 1, 2, dan 3 = 10 + 35 + 5 = 50 Penghitungan nilai akhir dalam skala 0100 adalah sebagai berikut. Perolehan Skor Nilai akhir = -----------------------X Skor Ideal (100) = . . . Skor Maksimum (50) Skor 5 0 5

Mengetahui Kepala Madrasah

Jeketro, Januari 2011 Guru Bidang Studi,

Drs. H. Fathul Hadi NIP 196104211992031002 [-8-]

Edi Sutopo, M.Pd. NIP 197512182005011003 Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nomor Madrasah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi

04 MTs Negeri Jeketro Bahasa Indonesia 9/dua 10. Berbicara Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dalam pidato dan diskusi Kompetensi Dasar : (2) Menerapkan prinsip-prinsip diskusi Indikator : (1) Mampu menyajikan pokok-pokok permasalahan yang akan didiskusikan (2) Mampu memandu diskusi sesuai dengan prinsip-prinsip diskusi (3) Mampu menyampaikan gagasan, pendapat, dan saran secara runtut (4) Mampu mengajukan pertanyaan dengan memperhatikan santun berbahasa Dampak Pengiring/ Mengidentifikasi variabel, Nurturent Effect Terampil komunikasi lisan, (life skill) Mampu berfikir kritis, kreatif, dan inovatif, Hubungan antarpribadi, kerjasama, dan bekerja dalam tim Alokasi Waktu : 4 x 40 menit (2 pertemuan) 1. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menerapkan prinsip-prinsip diskusi 2. Materi Pelajaran Penerapan prinsip-prinsip diskusi 3. Metode Pembelajaran a. Pemodelan b. Tanya Jawab c. Inkuiri d. Demonstrasi 4. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama Kegiatan Awal Waktu Guru mengaitkan pengalaman siswa dengan materi pembelajaran 10 menit tentang diskusi Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang hal-hal yang berkaitan dengan cara berdiskusi Guru memberikan motivasi kepada siswa agar membiasakan diri untuk [-9-] Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

: : : : :

berdiskusi dalam menyelesaikan masalah Siswa diajak diskusi mengelaborasi tentang diskusi, seperti mengingat kembali diskusi yang dilihat, manfaat, prinsip atau aturan diskusi Siswa menyepakati pembelajaran tentang diskusi Pertanyaan: Apakah yang dimaksud diskusi? Apa tujuan dan manfaat diskusi? Kegiatan Inti Siswa mengamati diskusi yang diperankan oleh narasumber atau menonton tayangan diskusi, Siswa mencatat hal-hal yang dianggap penting , Siswa bertanya jawab untuk menyimpulkan mekanisme diskusi yang baik seperti yang telah ditontonnya, Siswa menyimpulkan prinsip diskusi. Pertanyaan: Siapa saja yang terlibat dalam diskusi tersebut? Bagaimana pendapatmu terhadap aturan diskusi tadi? Hal-hal apa saja yang harus diperhatikan oleh peserta diskusi? Kegiatan Akhir siswa dan guru melakukan refleksi, Siswa diminta mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan, kendala, dan manfaatnya, Siswa menyepakati untuk praktik menerapkan prinsip diskusi pada pertemuan selanjutnya Pertemuan Kedua Kegiatan Awal Siswa diajak diskusi mengelaborasi tentang diskusi, seperti mengingat kembali diskusi yang dilihat dalam tayangan pada pertemuan sebelumnya Siswa menyepakati pembelajaran praktik diskusi Kegiatan Inti Siswa berkelompok, Masing-masing kelompok menunjuk pimpinan diskusi, dan notulen, Kelompok secara bergantian praktik berdiskusi sedangkan siswa yang lain menyimak, Siswa memberi komentar terhadap penampilan kelompok yang telah tampil, Siswa bertanya jawab tentang aplikasi prinsip diskusi dalam diskusi yang telah berlangsung. Kegiatan Akhir siswa dan guru melakukan refleksi, Siswa diminta mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan, kendala, dan manfaatnya, Waktu 10 menit 60 menit

10 menit

60 menit

10 menit

5. Sumber Belajar a. Rekaman diskusi atau model diskusi b. Buku teks pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII karya Nurhadi, Dawud, Yuni Pratiwi 6. Penilaian 1. Teknik 2. Bentuk Instrumen

: Tes unjuk kerja : Tes simulasi [ - 10 - ]

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

3.

Soal/Instrumen

1. Carilah beberapa pokok masalah yang layak didiskusikan! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa menemukan 3 pokok masalah yang layak didiskusikan 2 Siswa menemukan 2 pokok masalah yang layak didiskusikan 3 Siswa menemukan 1 pokok masalah yang layak didiskusikan 4 Siswa tidak menemukan pokok masalah yang layak didiskusikan Skor Maksimum Skor 15 10 5 0 15

2. Bahaslah pokok permasalahan yang telah kamu susun dalam forum diskusi kelas! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa terlibat aktif dalam membahas pokok permasalahan dalam forum diskusi kelas 2 Siswa kurang terlibat aktif dalam membahas pokok permasalahan dalam forum diskusi kelas 3 Siswa sama sekali tidak terlibat aktif dalam membahas pokok permasalahan dalam forum diskusi kelas Skor Maksimum kelas! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa menyampaikan gagasan, pendapat, dan saran secara runtut dalam forum diskusi kelas 2 Siswa menyampaikan gagasan, pendapat, dan saran dalam forum diskusi kelas, tetapi kurang runtut 3 Siswa menyampaikan gagasan, pendapat, dan saran dalam forum diskusi kelas, tetapi tidak runtut 4 Siswa tidak menyampaikan gagasan, pendapat, dan saran dalam forum diskusi kelas Skor Maksimum 4. Ajukanlah pertanyaan dalam forum diskusi dengan memperhatikan santun berbahasa! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa mengajukan pertanyaan dalam forum diskusi dengan memperhatikan santun berbahasa 2 Siswa mengajukan pertanyaan dalam forum diskusi, tetapi tidak memperhatikan santun berbahasa 3 Siswa tidak mengajukan pertanyaan dalam forum diskusi Skor Maksimum Skor total maksimum soal 1, 2, 3, dan 4 Penghitungan nilai akhir dalam skala 0100 adalah sebagai berikut. Perolehan Skor Nilai akhir = -----------------------X Skor Ideal (100) = . . . Skor Maksimum (50) Skor 10 5 0 10 50 Skor 15 10 5 15 15 Skor 10 5 0 10

3. Sampaikanlah gagasan, pendapat, dan saran secara runtut dalam forum diskusi

Mengetahui Kepala Madrasah [ - 11 - ]

Jeketro, Januari 2011 Guru Bidang Studi, Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

Drs. H. Fathul Hadi NIP 196104211992031002

Edi Sutopo, M.Pd. NIP 197512182005011003

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nomor Madrasah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator

: : : : :

Dampak Pengiring/ Nurturent Effect (life skill) Alokasi Waktu

05 MTs Negeri Jeketro Bahasa Indonesia 9/dua Membaca 11. Memahami ragam wacana tulis dengan membaca ekstensif, membaca intensif, dan membaca cepat : (1) Menemukan gagasan dari beberapa artikel dan buku melalui kegiatan membaca ekstensif. : (1) Mampu menemukan gagasan dari artikel, (2) Mampu menemukan gagasan dari buku, (3) Mampu menentukan persamaan dan perbedaan teks, (4) Mampu mengutip pernyataan dari artikel atau buku sebagai referensi dalam penulisan karya tulis. Mengidentifikasi variabel, Berfikir kritis, jujur, teliti, hati-hati, efektif dan efisien, Terampil menggali informasi : 2 x 40 menit (1 pertemuan)

1. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menemukan gagasan dari beberapa artikel dan buku melalui kegiatan membaca ekstensif. 2. Materi Pelajaran Cara menemukan gagasan dalam teks artikel atau buku secara ekstensif 3. Metode Pembelajaran a. Pemodelan b. Tanya Jawab c. Inkuiri d. Demonstrasi 4. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Awal Waktu Guru mengaitkan pengalaman siswa dengan materi pembelajaran 5 menit tentang kegiatan membaca ekstensif Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang hal-hal yang berkaitan dengan cara menemukan gagasan dari beberapa artikel dan buku [ - 12 - ] Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

melalui kegiatan membaca ekstensif Guru memberikan motivasi kepada siswa agar membiasakan diri untuk gemar membaca Siswa memperlihatkan artikel-artikel yang dibawanya, Siswa bertanya jawab tentang persamaan antarartikel yang dibawa Pertanyaan: Buku apa saja yang sering Anda baca? Bagaimana cara Anda menentukan sebuah buku termasuk bagus untuk dibaca? Berapa lama waktu yang kalian butuhkan untuk membaca sebuah buku, novel, dan cerpen? Mengapa demikian? Buku apa yang terakhir Anda baca atau Anda beli? Kegiatan Inti Siswa membaca artikel-artikel atau buku untuk menemukan gagasan yang terdapat di dalamnya, Siswa membaca artikel dan mengutip pernyataan-pernyataan yang terdapat di dalamnya, Siswa berdiskusi kelompok Siswa mencatat gagasan penting dari artikel dan buku yang dibaca Siswa menyeleksi gagasan yang diperlukan Siswa menyampaikan hasil diskusi kelompok Kelompok yang lain menanggapi hasil diskusi kelompok yang tampil Pertanyaan: Bagaimana cara membaca buku yang baik dan cepat? Bagaimana cara mengetahui hal-hal yang penting dalam sebuah buku? Bagaimana cara menentukan sebuah gagasan utama dalam buku? Kegiatan Akhir siswa dan guru melakukan refleksi Siswa diminta mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan, kendala, dan manfaatnya 30 menit

5 menit

5. Sumber Belajar a. Contoh artikel dan buku b. Buku teks pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII karya Nurhadi, Dawud, Yuni Pratiwi 6. Penilaian a. Teknik : Tes tertulis, tugas individu b. Bentuk instrumen : Uraian, pekerjaan rumah c. Soal instrumen :
Bacalah dengan saksama artikel dan buku berikut ini, kemudian jawablah kerjakan hal-hal berikut ini! 1. Catatlah gagasan penting dari artikel dan buku yang kamu baca! Skor 25 20 15 10 5 0 25

Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa mencatat 5 gagasan penting dari artikel yang dibaca 2 Siswa mencatat 4 gagasan penting dari artikel yang dibaca 3 Siswa mencatat 3 gagasan penting dari artikel yang dibaca 4 Siswa mencatat 2 gagasan penting dari artikel yang dibaca 5 Siswa mencatat 1 gagasan penting dari artikel yang dibaca 6 Siswa tidak mencatat gagasan penting dari artikel yang dibaca 7 Siswa mencatat 5 gagasan penting dari buku yang dibaca

[ - 13 - ]

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

8 9 10 11 12

Siswa mencatat 4 gagasan penting dari buku yang dibaca Siswa mencatat 3 gagasan penting dari buku yang dibaca Siswa mencatat 2 gagasan penting dari buku yang dibaca Siswa mencatat 1 gagasan penting dari buku yang dibaca Siswa tidak mencatat gagasan penting dari buku yang dibaca Skor maksimum

20 15 10 5 0 50

2. Seleksilah gagasan penting dari artikel dan buku tersebut yang dapat digunakan untuk menulis topik yang relevan! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa menyeleksi 4 gagasan penting dari artikel dan buku yang dibaca untuk menulis topik yang relevan 2 Siswa menyeleksi 3 gagasan penting dari artikel dan buku yang dibaca untuk menulis topik yang relevan 3 Siswa menyeleksi 2 gagasan penting dari artikel dan buku yang dibaca untuk menulis topik yang relevan 4 Siswa menyeleksi 1 gagasan penting dari artikel dan buku yang dibaca untuk menulis topik yang relevan 5 Siswa tidak menyeleksi gagasan apa-apa Skor Maksimum Skor total maksimum soal 1 dan 2 Penghitungan nilai akhir dalam skala 0100 adalah sebagai berikut. Perolehan Skor Nilai akhir = -----------------------X Skor Ideal (100) = . . . Skor Maksimum (70) Tugas Rumah: Carilah artikel dan buku yang bertopik sama yang tersedia di perpustakaan, kemudian jawablah kerjakan hal-hal berikut ini! 1. Catatlah gagasan penting dari artikel dan buku yang kamu baca! 2. Seleksilah gagasan penting dari artikel dan buku tersebut yang dapat digunakan untuk menulis topik yang relevan! Catatan: Pedoman penskoran dan penghitungan nilai akhir yang digunakan sama dengan soal sebelumnya. Skor 20 15 10 5 0 20 70

Mengetahui Kepala Madrasah

Jeketro, Januari 2011 Guru Bidang Studi,

[ - 14 - ]

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

Drs. H. Fathul Hadi NIP 196104211992031002

Edi Sutopo, M.Pd. NIP 197512182005011003

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nomor Madrasah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Dampak Pengiring/ Nurturent Effect (life skill) Alokasi Waktu

: : : : :

06 MTs Negeri Jeketro Bahasa Indonesia 9/dua Membaca 11. Memahami ragam wacana tulis dengan membaca ekstensif, membaca intensif, dan membaca cepat : (2) Mengubah sajian grafik, tabel, atau bagan menjadi uraian melalui kegiatan membaca intensif : (1) Mampu mengidentifikasi isi grafik, tabel, atau bagan, (2) Mampu memaparkan isi grafik, tabel, atau bagan ke dalam beberapa kalimat Mengidentifikasi variabel, Berfikir kritis, jujur, teliti, hati-hati, efektif dan efisien, Terampil menggali informasi : 2 x 40 menit (1 pertemuan)

1. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat mengubah sajian grafik, tabel, atau bagan menjadi uraian melalui kegiatan membaca intensif 2. Materi Pelajaran Cmembaca dan mengubah grafik, bagan, tabel menjadi uraian 3. Metode Pembelajaran a. Pemodelan b. Tanya Jawab c. Inkuiri d. Demonstrasi 4. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Awal Waktu 5 Guru mengaitkan pengalaman siswa dengan materi pembelajaran menit tentang hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan membaca intensif Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang hal-hal yang berkaitan [ - 15 - ] Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

dengan cara mengubah sajian grafik, tabel, atau bagan menjadi uraian melalui kegiatan membaca intensif Guru memberikan motivasi kepada siswa agar membiasakan diri memperhatikan sajian grafik, tabel, atau diagram yang terdapat dalam sebuah bacaan Siswa menunjukkan tabel, grafik atau bagan yang telah dibawa masingmasing siswa, Siswa bertanya jawab tentang fungsi, manfaat tabel, grafik atau bagan Siswa menyepakati pembelajaran menguraikan tabel, grafik atau bagan Pertanyaan: Apakah yang diaksud tabel, diagram, dan grafik? Ada berapa macam jenis tabel, diagram, dan grafik? Apa manfaat tabel, diagram dan grafik? Apakah perbedaan sajian dalam wujud tabel, diagram atau grafik dengan sajian dalam wujud uraian? Kegiatan Inti Siswa memperhatikan dengan saksama model pengubahan sajian grafik, tabel, atau bagan menjadi uraian Siswa membaca teks yang mengandung grafik, tabel, atau bagan Siswa berdiskusi kelompok (setiap kelompok terdiri atas 5 siswa) Siswa menguraikan isi grafik, tabel, atau bagan ke dalam beberapa kalimat Siswa mengubah sajian tabel, grafik, atau bagan menjadi uraian Juru bicara kelompok menyampaikan hasil diskusi kelompok Kelompok yang lain memberikan tanggapan Kegiatan Akhir siswa dan guru melakukan refleksi Siswa diminta mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan, kendala, dan manfaatnya 30 menit

5 menit

5. Sumber Belajar a. Contoh tabel, grafik, atau bagan b. Buku teks pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII karya Nurhadi, Dawud, Yuni Pratiwi 6. Penilaian 1. Teknik 2. Bentuk Instrumen 3. Soal/Instrumen

: Tes unjuk kerja : Tes identifikasi, uji petik kerja produk :

Bacalah dengan saksama teks yang mengandung grafik, tabel, atau bagan berikut ini, kemudian kerjakan hal-hal berikut ini! 1. Uraikan isi grafik, tabel, atau bagan yang terdapat dalam teks tersebut ke dalam beberapa kalimat! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa menguraikan isi grafik, tabel, atau bagan yang terdapat dalam teks tersebut ke dalam beberapa kalimat yang jelas dan mudah dipahami 2 Siswa menguraikan isi grafik, tabel, atau bagan yang terdapat dalam teks, tetapi menggunakan kalimat yang tidak jelas dan berbelit-belit 3 Siswa tidak menguraikan isi grafik, tabel, atau bagan yang terdapat dalam teks Skor 10 5 0

[ - 16 - ]

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

Skor Maksimum 2. Ubahlah tabel, grafik, atau bagan tersebut menjadi uraian!

10

Rubrik Penilaian mengubah tabel, grafik, atau bagan menjadi uraian Berilah tanda cek () pada kolom nilai 1, 2, 3, atau 4 dengan ketentuan: 1 = kurang; 2 = sedang; 3 = baik; 4 = sangat baik.

Nama siswa: ...................................... Tanggal : ..................................... No. 1 2 3 4 Aspek Kesesuaian isi Struktur kalimat Ejaan Tanda baca Deskriptor Uraian yang disajikan sesuai dengan data dalam tabel, grafik, atau bagan Kalimat yang digunakan jelas dan mudah dipahami Uraian yang disajikan menggunakan ejaan yang tepat Uraian yang disajikan menggunakan tanda baca yang tepat 1 2 3 4

Skor maksimal: No 1) = 10 No 2) = 5 No 3) = 5 No 4) = 5 Jumlah = 25 Penghitungan nilai akhir dalam skala 0100 adalah sebagai berikut. Perolehan Skor Nilai akhir = -----------------------X Skor Ideal (100) = . . . Skor Maksimum (35) Tugas Rumah: Carilah sebuah teks yang dimuat di koran, majalah, atau tabloit yang mengandung tabel, grafik, atau bagan, kemudian kerjakan hal-hal berikut! 1. Uraikan isi grafik, tabel, atau bagan yang terdapat dalam teks tersebut ke dalam beberapa kalimat! 2. Ubahlah tabel, grafik, atau bagan tersebut menjadi uraian! Catatan: Pedoman penskoran, rubrik penilaian, dan penghitungan nilai akhir yang digunakan sama dengan soal sebelumnya.

Mengetahui Kepala Madrasah

Jeketro, Januari 2011 Guru Bidang Studi,

[ - 17 - ]

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

Drs. H. Fathul Hadi NIP 196104211992031002

Edi Sutopo, M.Pd. NIP 197512182005011003

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nomor Madrasah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi

07 MTs Negeri Jeketro Bahasa Indonesia 9/dua Membaca 11. Memahami ragam wacana tulis dengan membaca ekstensif, membaca intensif, dan membaca cepat Kompetensi Dasar : (3) Menyimpulkan gagasan utama suatu teks dengan membaca cepat + 300 kata per menit. Indikator : (1) Mampu mengukur kecepatan membaca untuk diri sendiri dan teman, (2) Mampu menjawab pertanyaan dengan peluang 75 % betul, (3) Mampu menyimpulkan gagasan utama suatu teks. Dampak Pengiring/ Mengidentifikasi variabel, Nurturent Effect Berfikir kritis, jujur, teliti, hati-hati, efektif dan efisien, (life skill) Terampil menggali informasi Alokasi Waktu : 2 x 40 menit (1 pertemuan) 1. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menyimpulkan gagasan utama suatu teks dengan membaca cepat + 300 kata per menit. 2. Materi Pelajaran Membaca cepat dan menyimpulkan teks bacaan 300 kata per menit 3. Metode Pembelajaran a. Pemodelan b. Demonstrasi 4. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Awal Waktu 5 Guru mengaitkan pengalaman siswa dengan materi pembelajaran [ - 18 - ] Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

: : : : :

tentang kegiatan membaca cepat Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang hal-hal yang berkaitan dengan cara menyimpulkan gagasan utama suatu teks dengan membaca cepat Guru memberikan motivasi kepada siswa agar membiasakan diri membaca cepat untuk menemukan informasi yang diinginkan Siswa menyepakati untuk melaksanakan pembelajaran membaca cepat. Kegiatan Inti Siswa menyiapkan stopwatch dan teks bacaan yang terdiri atas 300, 600, atau 900 kata, Secara berpasangan siswa bergantian membaca teks bacaan dan yang lain mengukur kecepatannya, Siswa menjawab pertanyaan bacaan yang sudah disiapkan, Siswa menyimpulkan gagasan utama bacaan. Kegiatan Akhir Siswa dan guru melakukan refleksi Siswa diminta mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan, kendala, dan manfaatnya

menit

30 menit

5 menit

5. Sumber Belajar a. Teks bacaan 300, 600 atau 900 kata b. Buku teks pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII karya Nurhadi, Dawud, Yuni Pratiwi 6. Penilaian 1. Teknik 2. Bentuk Instrumen 3. Soal/Instrumen

: Tes unjuk kerja, tes tulis : Tes identifikasi, tes pilihan ganda, tes uraian :

Bacalah dengan cepat teks berikut ini, kemudian kerjakan hal-hal berikut ini! 1. Temukanlah gagasan utama setiap paragraf yang terdapat dalam teks tersebut! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa menemukan 100% gagasan utama setiap paragraf yang terdapat dalam teks 2 Siswa menemukan 75% gagasan utama setiap paragraf yang terdapat dalam teks 3 Siswa menemukan 50% gagasan utama setiap paragraf yang terdapat dalam teks 4 Siswa menemukan 25% gagasan utama setiap paragraf yang terdapat dalam teks 5 Siswa tidak menemukan gagasan utama dalam paragraf Skor Maksimum Skor 20 15 10 5 0 20

2. Pilihlah jawaban yang tepat dengan cara memberikan tanda silang pada huruf di depan jawaban! Pedoman Penskoran No. Kegiatan Skor 1 Siswa menjawab pertanyaan dengan ketepatan 75% atau lebih 15 2 Siswa menjawab pertanyaan dengan ketepatan 50% 10 3 Siswa menjawab pertanyaan dengan ketepatan 25% 5 4 Siswa tidak bisa menjawab pertanyaan satu pun 0 Skor Maksimum 15 3. Simpulkanlah gagasan utama yang terdapat dalam teks tersebut!

[ - 19 - ]

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa menyimpulkan gagasan utama yang terdapat dalam teks berdasarkan gagasan utama setiap paragraf yang ditemukan 2 Siswa menyimpulkan gagasan utama yang terdapat dalam teks, tetapi tidak berdasarkan gagasan utama setiap paragraf yang ditemukan 3 Siswa tidak menyimpulkan gagasan utama dalam teks Skor Maksimum Skor total maksimal soal 1, 2, dan 3 Penghitungan nilai akhir dalam skala 0100 adalah sebagai berikut. Perolehan Skor Nilai akhir = -----------------------X Skor Ideal (100) = . . . Skor Maksimum (45)

Skor 10 5 0 10 45

Mengetahui Kepala Madrasah

Jeketro, Januari 2011 Guru Bidang Studi,

Drs. H. Fathul Hadi NIP 196104211992031002

Edi Sutopo, M.Pd. NIP 197512182005011003

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nomor Madrasah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi

: : : : :

08 MTs Negeri Jeketro Bahasa Indonesia 9/dua Menulis 12. Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dalam bentuk karya ilmiah sederhana, teks pidato, dan Perangkat Pembelajaran [ - 20 - ] Bahasa dan Sastra Indonesia

Kompetensi Dasar Indikator

Dampak Pengiring/ Nurturent Effect (life skill) Alokasi Waktu

surat pembaca. : (1) Menulis karya ilmiah sederhana dengan menggunakan berbagai sumber. : (1) Mampu menentukan sistematika karya tulis, (2) Mampu menuliskan catatan pustaka dan daftar pustaka sebagai rujukan, (3) Mampu menulis karya tulis sederhana dengan menggunakan berbagai sumber, (4) Mampu menyunting karya tulis. Mengidentifikasi variabel, Terampil melaksanakan komunikasi tertulis, Berfikir kritis, kreatif, dan inovatif, Penuh antusias dan motivasi. : 4 x 40 menit (2 pertemuan)

1. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menulis karya ilmiah sederhana dengan menggunakan berbagai sumber. 2. Materi Pelajaran Penulisan karya ilmiah, Sistematika penulisan karya tulis, Bahasa karya tulis 3. Metode Pembelajaran a. Pemodelan b. Tanya Jawab c. Inkuiri d. Demonstrasi 4. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama Kegiatan Awal Guru mengaitkan pengalaman siswa dengan materi pembelajaran tentang penulisan karya ilmiah sederhana Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang hal-hal yang berkaitan cara menulis karya ilmiah sederhana dengan menggunakan berbagai sumber Guru memberikan motivasi kepada siswa agar terus berlatih menulis karya ilmiah untuk membiasakan berpikir logis, kritis, rasional, dan sistematis Siswa membicarakan tentang karya tulis seperti bentuk, contoh, manfaat mempelajari karya tulis Siswa bersepakat mempelajari penulisan karya tulis Pertanyaan: Apa yang dimaksud karya tulis? Mengapa perlu aturan tertentu dalam menulis karya tertulis? Bagimanakah aturan karya tulis yang pernah Anda lihat? Bagaimanakah bahasa dalam karya tulis? Samakah bahasa karya tulis dengan bahasa sehari-hari? Kegiatan Inti Siswa mencermati contoh karya tulis, Siswa berdiskusi untuk menentukan sistematika dan bahasa karya tulis, Siswa menentukan sebuah topik untuk membuat karya tulis, Siswa menentukan sumber-sumber rujukan atau referensi sebagai bahan karya tulis, Siswa memperhatikan dengan cermat contoh karya ilmiah [ - 21 - ] Waktu 10 menit

60 menit

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

sederhana Siswa berdiskusi kelompok Siswa menentukan topik karya ilmiah yang akan ditulis Siswa merangkum gagasan dari berbagai sumber tertulis Siswa menyusun kerangka karya ilmiah sederhana Siswa membuat karya ilmiah sebanyak 500 kata berdasarkan rangkuman gagasan dari berbagai sumber tertulis Pertanyaan: Bagaimanakah sistematika karya tulis yang Anda amati? Bagaimanakah teknik merujuk bahan acuan/referensi dari sebuah buku? Bagaimanakah teknik menulis judul buku dalam daftar pustaka? Kegiatan Akhir Siswa dan guru melakukan refleksi Siswa diminta mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan, kendala, dan manfaatnya Siswa bersepakat menyusun karya tulis di rumah dengan bahan yang telah diperoleh dengan sistematika yang baik Pertemuan Kedua Kegiatan Awal Siswa diajak membicarakan pekerjaan rumahnya berupa penyusunan karya tulis sederhana berdasarkan bahan yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya. Siswa bersepakat untuk menyempurnakan pada pembelajaran saat ini Pertanyaan: Apa yang dimaksud karya tulis? Mengapa perlu aturan tertentu dalam menulis karya tertulis? Bagimanakah aturan karya tulis yang pernah Anda lihat? Bagaimanakah bahasa dalam karya tulis? Samakah bahasa karya tulis dengan bahasa sehari-hari? Kegiatan Inti Siswa melengkapi karya tulis dan mengoreksi kembali tulisannya, Siswa melengkapi dengan daftar pustaka, Siswa menyunting karya tulisnya Pertanyaan: Bagaimanakah sistematika karya tulis yang Anda amati? Bagaimanakah teknik merujuk bahan acuan/referensi dari sebuah buku? Bagaimanakah teknik menulis judul buku dalam daftar pustaka? Kegiatan Akhir siswa dan guru melakukan refleksi Siswa diminta mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan, kendala, dan manfaatnya

10 menit

Waktu 10 menit

60 menit

10 menit

5. Sumber Belajar a. Contoh-contoh karya tulis b. Buku teks pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII karya Nurhadi, Dawud, Yuni Pratiwi 6. Penilaian 1. Teknik 2. Bentuk Instrumen 3. Soal/Instrumen

: Tes unjuk kerja : Uji petik kerja prosedur dan produk : [ - 22 - ] Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

1. Carilah topik yang tepat dikembangkan menjadi sebuah karya tulis sederhana! Pedoman Penskoran No. Kegiatan Skor 1 Siswa menemukan topik yang tepat dikembangkan menjadi sebuah 10 karya tulis sederhana 2 Siswa menemukan topik, tetapi kurang tepat dikembangkan menjadi 5 sebuah karya tulis sederhana 3 Siswa tidak menemukan topik tulisan 0 Skor Maksimum 10 2. Rangkumlah gagasan dari berbagai sumber tertulis sesuai dengan topik yang kamu pilih! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa merangkum 5 gagasan atau lebih dari berbagai sumber tertulis sesuai dengan topik yang dipilih 2 Siswa merangkum 4 gagasan atau lebih dari berbagai sumber tertulis sesuai dengan topik yang dipilih 3 Siswa merangkum 3 gagasan atau lebih dari berbagai sumber tertulis sesuai dengan topik yang dipilih 4 Siswa merangkum 2 gagasan atau lebih dari berbagai sumber tertulis sesuai dengan topik yang dipilih 5 Siswa merangkum 1 gagasan atau lebih dari berbagai sumber tertulis sesuai dengan topik yang dipilih 6 Siswa tidak merangkum gagasan dari berbagai sumber tertulis Skor Maksimum 3. Susunlah kerangka karya ilmiah berdasarkan bahan yang telah kamu kumpulkan! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa menyusun kerangka karya ilmiah berdasarkan bahan yang telah dikumpulkan 2 Siswa menyusun kerangka karya ilmiah, tetapi tidak berdasarkan bahan yang telah dikumpulkan 3 Siswa tidak menyusun kerangka karya ilmiah Skor Maksimum

Skor 25 20 15 10 5 0 25

Skor 10 5 0 10

4. Kembangkan kerangka tersebut menjadi sebuah karya tulis sederhana! Rubrik Penilaian Penulisan Karya Tulis Sederhana Nama siswa : ...................................... Tanggal : ..................................... Judul : ....................................

[ - 23 - ]

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

No 1

Aspek Kesesuaian isi

Deskriptor

Skor 30 20 10 0 10 0 30 20 10 0

Skor maksim um 30

2 3

Tulisan dikembangkan sesuai dengan kerangka Sebagian tulisan tidak sesuai dengan kerangka Sebagian besar tulisan tidak sesuai dengan kerangka Semua tulisan tidak sesuai dengan kerangka Sistematika Urut-urutan sesuai dengan kerangka Urut-urutan tidak sesuai dengan kerangka Penggunaan Tidak ada kesalahan penggunaan ejaan dan ejaan dan tanda baca tanda baca Terdapat sedikit kesalahan penggunaan ejaan dan tanda baca Sebagian besar penulisan ejaan dan tanda baca salah Penggunaan ejaan dan tanda baca salah semua Jumlah Skor Maksimum Skor total maksimal soal 1, 2, 3, dan 4 10 +25+10+70 =115

10

30

70

Penghitungan nilai akhir dalam skala 0100 adalah sebagai berikut. Nilai akhir = Perolehan Skor -----------------------X Skor Maksimum (115) Skor Ideal (100) = . . .

Mengetahui Kepala Madrasah

Jeketro, Januari 2011 Guru Bidang Studi,

Drs. H. Fathul Hadi NIP 196104211992031002

Edi Sutopo, M.Pd. NIP 197512182005011003

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nomor

: 09 [ - 24 - ] Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

Madrasah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator

: : : :

Dampak Pengiring/ Nurturent Effect (life skill) Alokasi Waktu

MTs Negeri Jeketro Bahasa Indonesia 9/dua Menulis 12. Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dalam bentuk karya ilmiah sederhana, teks pidato, dan surat pembaca. : (2) Menulis teks pidato/ceramah/ khotbah dengan sistematika dan bahasa yang efektif. : (1) Mampu menentukan tema pidato, ceramah, atau khotbah, (2) Mampu menyusun kerangka pidato, ceramah, atau khotbah, (3) Mampu mengembangkan kerangka menjadi teks pidato dengan memperhatikan sistematika yang baik, (4) Mampu menyunting teks pidato yang ditulis. Mengidentifikasi variabel, Terampil melaksanakan komunikasi tertulis, Berfikir kritis, kreatif, dan inovatif, Penuh antusias dan motivasi. : 2 x 40 menit (1 pertemuan)

1. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menulis teks pidato/ceramah/ khotbah dengan sistematika dan bahasa yang efektif. 2. Materi Pelajaran Menulis teks pidato 3. Metode Pembelajaran a. Pemodelan b. Tanya Jawab c. Inkuiri d. Demonstrasi 4. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Awal Guru mengaitkan pengalaman siswa dengan materi pembelajaran tentang pidato/ ceramah/khotbah Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang hal-hal yang berkaitan dengan cara menulis teks pidato/ ceramah/ khotbah dengan sistematika dan bahasa yang efektif Guru memberikan motivasi kepada siswa agar membiasakan diri menyusun konsep pidato/ ceramah/khotbah sebelum berpidato/ berceramah/berkhotbah Siswa menunjukkan teks pidato yang telah ditemukan Siswa dan guru bertanya jawab tentang berita macam-macam pidato, tempat, dan acara dalam pidato termasuk audiens Siswa dan guru menyepakati pembelajaran menulis teks pidato Kegiatan Inti Siswa memperhatikan dengan cermat contoh naskah pidato/ ceramah/khotbah Siswa bekerja berpasangan Siswa mencatat berbagai keperluan untuk penulisan naskah pidato/ ceramah/khotbah [ - 25 - ] Waktu 10 menit

60 menit

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

Siswa menulis teks pidato/ceramah/ khotbah dengan sistematika dan bahasa yang efektif Siswa menyampaikan hasil kerjanya ke depan kelas Siswa mengidentifikasi struktur atau sistematika pidato, Siswa menentukan tema atau topik pidato, Siswa menyusun kerangka pidato, Siswa mengembangkan kerangka pidato menjadi pidato dengan sistematika yang baik dan bahasa yang efektif, Siswa menyunting pidato dengan memperhatikan penggunaan diksi, EYD, dan bahasa. Kegiatan Akhir siswa dan guru melakukan refleksi Siswa diminta mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan, kendala, dan manfaatnya

10 menit

5. Sumber Belajar a. Contoh pidato b. Buku teks pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII karya Nurhadi, Dawud, Yuni Pratiwi 6. Penilaian 1. 2. 3. Teknik Bentuk Instrumen Soal/Instrumen : Tes unjuk kerja : Uji petik kerja prosedur dan produk :

1. Carilah sebuah topik yang tepat dikembangkan menjadi sebuah nasah pidato/ceramah/khotbah! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa menemukan sebuah topik yang tepat dikembangkan menjadi sebuah naskah pidato/ ceramah/khotbah 2 Siswa menemukan sebuah topik, tetapi kurang tepat dikembangkan menjadi sebuah naskah pidato/ceramah/khotbah 3 Siswa tidak menemukan topik Skor Maksimum 2. Catatlah beberapa hal yang berkaitan dengan topik yang kamu pilih! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa mencatat 5 hal atau lebih yang berkaitan dengan topik yang dipilih 2 Siswa mencatat 3 hal yang berkaitan dengan topik yang dipilih 3 Siswa mencatat 2 hal yang berkaitan dengan topik yang dipilih 4 Siswa mencatat 1 hal yang berkaitan dengan topik yang dipilih 5 Siswa tidak mencatat hal yang berkaitan dengan topik yang dipilih Skor Maksimum 3. Susunlah kerangka pidato/ceramah/khotbah berdasarkan topik yang kamu pilih! Skor 20 15 10 5 0 20 Skor 10 5 0 10

Pedoman Penskoran No. 1 Kegiatan Siswa menyusun kerangka pidato/ceramah/khotbah berdasarkan topik Skor 20

[ - 26 - ]

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

2 3

yang dipilih Siswa menyusun kerangka pidato/ceramah/khotbah, tetapi tidak berdasarkan topik yang dipilih Siswa menyusun kerangka pidato/ceramah/khotbah Skor Maksimum

10 0 20

4. Kembangkan kerangka tersebut menjadi naskah pidato/ceramah/khotbah dengan sistematika dan bahasa yang efektif! Pedoman Penskoran No. 1 2 3 4 5 6 7 Kegiatan Siswa mengembangkan kerangka menjadi naskah pidato/ceramah/khotbah dengan sistematika dan bahasa yang efektif Siswa mengembangkan kerangka menjadi naskah pidato/ceramah/khotbah dengan sistematika yang kurang efektif Siswa mengembangkan kerangka menjadi naskah pidato/ceramah/khotbah dengan sistematika yang tidak efektif Siswa mengembangkan kerangka menjadi naskah pidato/ceramah/khotbah dengan bahasa yang efektif Siswa mengembangkan kerangka menjadi naskah pidato/ceramah/khotbah dengan bahasayang kurang efektif Siswa mengembangkan kerangka menjadi naskah pidato/ceramah/khotbah dengan bahasa yang tidak efektif Siswa mengembangkan kerangka menjadi naskah pidato/ceramah/khotbah Skor Maksimum Skor total maksimum soal 1, 2, 3, dan 4 Skor 15 10 5 15 10 5 0 30 80

Penghitungan nilai akhir dalam skala 0100 adalah sebagai berikut. Perolehan Skor Nilai akhir = -----------------------X Skor Ideal (100) = . . . Skor Maksimum (80)

Mengetahui Kepala Madrasah

Jeketro, Januari 2011 Guru Bidang Studi,

Drs. H. Fathul Hadi NIP 196104211992031002

Edi Sutopo, M.Pd. NIP 197512182005011003

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

[ - 27 - ]

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

Nomor Madrasah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator

: : : : :

Dampak Pengiring/ Nurturent Effect (life skill) Alokasi Waktu

10 MTs Negeri Jeketro Bahasa Indonesia 9/dua Menulis 12. Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dalam bentuk karya ilmiah sederhana, teks pidato, dan surat pembaca. : (3) Menulis surat pembaca tentang lingkungan sekolah : (1) Mampu mengidentifikasi struktur surat pembaca, (2) Mampu menentukan komponen surat pembaca, (3) Mampu menulis surat pembaca, (4) Mampu menerapkan ejaan dan tanda baca yang tepat pada surat pembaca, (5) Mampu menyunting surat pembaca. Mengidentifikasi variabel, Terampil melaksanakan komunikasi tertulis, Berfikir kritis, kreatif, dan inovatif, Penuh antusias dan motivasi. : 2 x 40 menit (1 pertemuan)

1. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menulis surat pembaca tentang lingkungan sekolah 2. Materi Pelajaran Menulis surat pembaca 3. Metode Pembelajaran a. Pemodelan b. Tanya Jawab c. Inkuiri d. Demonstrasi 4. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Awal Siswa mencermati surat pembaca yang telah dibawa masing-masing, Siswa diajak membicarakan sebab, tujuan, dan manfaat penulisan surat pembaca berkaitan dengan aktivitas sehari-hari. Kegiatan Inti Siswa mengidentifikasi struktur surat pembaca, Siswa menentukan komponen-komponen surat pembaca, Siswa menyusun surat pembaca berdasarkan gagasan sendiri, Siswa membacakan surat pembacanya. Siswa menyunting surat pembaca, Kegiatan Akhir siswa dan guru melakukan refleksi Siswa diminta mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan, kendala, dan manfaatnya Waktu 10 menit

60 menit

10 menit

5. Sumber Belajar a. Contoh surat pembaca b. Buku teks pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII [ - 28 - ] Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

karya Nurhadi, Dawud, Yuni Pratiwi 6. Penilaian a. Teknik : penugasan b. Bentuk instrumen : tugas proyek c. Soal instrumen : Rubrik Penilaian Surat Pembaca N o 1 Aspek Kelengkapan isi Deskriptor Isi lengkap Isi mendekati lengkap (4 unsur) Isi tidak lengkap (kurang dari 4) Semua tulisan sesuai dengan judul Sebagian kecil tulisan tidak sesuai dengan judul Sebagaina besar tulisan tidak sesuai dengan judul Semua tulisan tidak sesuai dengan judul Urut sesuai aturan Urut-urutan tidak sesuai aturan Tidak ada kesalahan penggunaan ejaan dan tanda baca Terdapat sedikit kesalahan penggunaan ejaan dan tanda baca Sebagaian besar penulisan ejaan dan tanda baca salah Penggunaan ejaan dan tanda baca salah semua Jumlah Skor Maksimum Skor 2 1 0 3 2 1 0 2 1 3 2 1 0 10 3 Skor Maksimu m 2

Kesesuaian isi dengan judul

Sistematika

Penggunaan ejaan dan tanda baca

Mengetahui Kepala Madrasah

Jeketro, Januari 2011 Guru Bidang Studi,

Drs. H. Fathul Hadi NIP 196104211992031002

Edi Sutopo, M.Pd. NIP 197512182005011003

[ - 29 - ]

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nomor Madrasah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator

: : : : :

Dampak Pengiring/ Nurturent Effect (life skill) Alokasi Waktu

11 MTs Negeri Jeketro Bahasa Indonesia 9/dua Mendengarkan 13. Memahami teks sastra melalui kegiatan mendengarkan pembacaan kutipan/sinopsis novel. : (1) Menerangkan sifat-sifat tokoh dari kutipan novel yang dibacakan : (1) Mampu mengidentifikasi tokoh dalam penggalan novel yang didengar, (2) Mampu menentukan perwatakan tokoh-tokohnya (3) Menyimpulkan isi novel yang dibacakan Mengidentifikasi variabel, Menghargai karya/produk seni, Mampu menggali dan mengolah informasi, : 2 x 40 menit (1 pertemuan)

1. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menerangkan sifat-sifat tokoh dari kutipan novel yang dibacakan 2. Materi Pelajaran Unsur intrinsik novel khususnya penokohan dan perwatakan tokoh novel 3. Metode Pembelajaran a. Pemodelan b. Tanya Jawab c. Inkuiri d. Demonstrasi 4. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Awal Guru mengaitkan pengalaman siswa dengan materi pembelajaran tentang hal-hal yang berkaitan dengan novel Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang hal-hal yang berkaitan dengan cara menerangkan sifat-sifat tokoh dari kutipan novel yang dibacakan Guru memberikan motivasi kepada siswa agar membiasakan diri membaca novel untuk memperkaya pengalaman batin Siswa bertanya jawab tentang unsur-unsur pembangun novel baik intrinsik maupun ekstrinsik, Siswa bersepakat menyimak pembacaan sinopsis/kutipan novel Kegiatan Inti Siswa mendengarkan pembacaan kutipan teks novel Siswa berdiskusi kelompok (setiap kelompok terdiri atas 5 siswa) Siswa mendiskusikan sifat-sifat tokoh dari kutipan novel yang dibacakan Siswa menyimpulkan isi novel yang dibacakan Juru bicara kelompok menyampaikan hasil diskusi kelompok Kelompok yang lain memberikan tanggapan [ - 30 - ] Waktu 5 menit

30 menit

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

Kegiatan Akhir siswa dan guru melakukan refleksi Siswa diminta mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan, kendala, dan manfaatnya

5 menit

5. Sumber Belajar a.Novel atau sinopsis b. Buku teks pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII karya Nurhadi, Dawud, Yuni Pratiwi 6. Penilaian 1. 2. 3. Teknik Bentuk Instrumen Soal/Instrumen : Tes unjuk kerja : Tes identifikasi :

Dengarkanlah dengan saksama kutipan teks novel yang dibacakan guru berikut ini, kemudian kerjakan hal-hal berikut! 1. Jelaskan sifat-sifat tokoh dari kutipan novel yang dibacakan! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa menjelaskan sifat setiap tokoh dalam novel yang dibacakan dengan menunjukkan bukti tekstual 2 Siswa menjelaskan sebagian sifat tokoh dalam novel yang dibacakan dengan menunjukkan bukti tekstual 3 Siswa dapat menjelaskan sifat setiap tokoh dalam novel yang dibacakan, tetapi tidak menunjukkan bukti tekstual 4 Siswa tidak menjelaskan sifat setiap tokoh dalam novel yang dibacakan Skor Maksimum 2. Simpulkan isi novel yang dibacakan! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa menyimpulkan isi novel sesuai dengan isi teks novel yang dibacakan 2 Siswa menyimpulkan isi novel, tetapi kurang sesuai dengan isi teks novel yang dibacakan 3 Siswa menyimpulkan isi novel, tetapi tidak sesuai dengan isi teks novel yang dibacakan 4 Siswa tidak menyimpulkan isi novel yang dibacakan Skor Maksimum Skor maksimal soal 1 dan 2 Penghitungan nilai akhir dalam skala 0100 adalah sebagai berikut. Nilai akhir = Perolehan Skor -----------------------Skor Maksimum (30) X Skor Ideal (100) = . . . Skor 15 10 5 0 15 30 Skor 15 10 5 0 15

Mengetahui Kepala Madrasah

Jeketro, Januari 2011 Guru Bidang Studi,

Drs. H. Fathul Hadi [ - 31 - ]

Edi Sutopo, M.Pd. Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

NIP 196104211992031002

NIP 197512182005011003

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nomor Madrasah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : : : : : 12 MTs Negeri Jeketro Bahasa Indonesia 9/dua Mendengarkan 13. Memahami teks sastra melalui kegiatan mendengarkan pembacaan kutipan/sinopsis novel. : (2) Menjelaskan alur peristiwa dari suatu sinopsis novel yang dibacakan : (1) Mampu menguraikan rangkaian peristiwa dari suatu
sinopsis novel yang dibacakan

(2) Mampu menjelaskan alur peristiwa dari suatu sinopsis


novel yang dibacakan

Dampak Pengiring/ Nurturent Effect (life skill) Alokasi Waktu

Mengidentifikasi variabel, Menghargai karya/produk seni, Mampu menggali dan mengolah informasi, : 2 x 40 menit (1 pertemuan)

1. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menjelaskan alur peristiwa dari suatu sinopsis novel yang dibacakan 2. Materi Pelajaran Unsur intrinsik novel khususnya berbagai jenis alur novel 3. Metode Pembelajaran a. Pemodelan b. Tanya Jawab c. Inkuiri d. Demonstrasi 4. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Awal Guru mengaitkan pengalaman siswa dengan materi pembelajaran tentang hal-hal yang berkaitan dengan novel Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang hal-hal yang berkaitan dengan cara menjelaskan alur peristiwa dari suatu sinopsis novel yang dibacakan Guru memberikan motivasi kepada siswa agar membiasakan diri membaca novel untuk memperkaya pengalaman batin Siswa bertanya jawab tentang unsur-unsur pembangun novel baik intrinsik maupun ekstrinsik, Siswa bersepakat menyimak pembacaan sinopsis/kutipan novel Kegiatan Inti Siswa mendengarkan pembacaan sinopsis novel Siswa bekerja berpasangan Siswa menguraikan rangkaian peristiwa dari sinopsis novel yang dibacakan Siswa menjelaskan alur peristiwa dari sinopsis novel yang dibacakan [ - 32 - ] Waktu 10 menit

60 menit

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

Siswa menyampaikan hasil kerjanya ke depan kelas Siswa menyimak dan mencermati pembacaan sinopsis/kutipan novel, Siswa mencatat informasi yang dianggap penting, Siswa mengidentifikasi alur dalam novel. Kegiatan Akhir siswa dan guru melakukan refleksi Siswa diminta mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan, kendala, dan manfaatnya

10 menit

5. Sumber Belajar a. Novel/sinopsis novel b. Buku teks pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII karya Nurhadi, Dawud, Yuni Pratiwi 6. Penilaian 1. 2. 3. Teknik Bentuk Instrumen Soal/Instrumen : Tes unjuk kerja : Tes identifikasi :

Dengarkanlah dengan saksama sinopsis novel yang dibacakan guru berikut ini, kemudian kerjakan hal-hal berikut! Uraikan rangkaian peristiwa dari sinopsis novel yang dibacakan Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa menguraikan rangkaian peristiwa sesuai dengan alur dalam sinopsis novel yang dibacakan 2 Siswa menguraikan rangkaian peristiwa, tetapi kurang sesuai dengan alur dalam sinopsis novel yang dibacakan 3 Siswa menguraikan rangkaian peristiwa, tetapi tidak sesuai dengan alur dalam sinopsis novel yang dibacakan 4 Siswa tidak menguraikan rangkaian peristiwa sesuai dengan alur dalam sinopsis novel yang dibacakan Skor Maksimum dibacakan! Jelaskan alur peristiwa dari sinopsis novel yang Skor 15 10 5 0 15

Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa menjelaskan alur peristiwa dari sinopsis novel yang dibacakan dengan menunjukkan bukti pendukung 2 Siswa menjelaskan alur peristiwa, tetapi tidak menunjukkan bukti pendukung 3 Siswa tidak menjelaskan alur peristiwa dari sinopsis novel yang dibacakan Skor Maksimum Skor maksimal soal 1 dan 2 Penghitungan nilai akhir dalam skala 0100 adalah sebagai berikut. Nilai akhir = Perolehan Skor -----------------------Skor Maksimum (25) X Skor Ideal (100) = . . .

Skor 10 5 0 10 25

Mengetahui [ - 33 - ]

Jeketro, Januari 2011 Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

Kepala Madrasah

Guru Bidang Studi,

Drs. H. Fathul Hadi NIP 196104211992031002

Edi Sutopo, M.Pd. NIP 197512182005011003

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nomor Madrasah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator

: : : : :

13 MTs Negeri Jeketro Bahasa Indonesia 9/dua Berbicara 14. Mengungkapkan tanggapan terhadap pementasan drama : (1) Membahas pementasan drama yang ditulis siswa : (1) Mampu mencatat unsur-unsur drama yang menonjol
berdasarkan pementasan drama yang ditonton

(2) Mampu memberikan tanggapan terhadap pementasan


drama yang ditonton

Dampak Pengiring/ Nurturent Effect (life skill)

Alokasi Waktu

Mengidentifikasi variabel, Berfikir sistematis dan prosedural, Bangga menggunakan bahasa Indonesia, Terampil menggali dan mengolah informasi, Penuh antusias dan motivasi. : 2 x 40 menit (1 pertemuan)

1. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menyimpulkan pesan pidato/ khotbah/ ceramah yang didengar 2. Materi Pelajaran Pembahasan pementasan drama 3. Metode Pembelajaran a. Pemodelan b. Tanya Jawab c. Inkuiri d. Demonstrasi 4. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Awal Waktu Guru mengaitkan pengalaman siswa dengan materi pembelajaran 5 menit tentang hal-hal yang berkaitan dengan pementasan drama Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang hal-hal yang berkaitan dengan cara membahas pementasan drama yang ditulis siswa Guru memberikan motivasi kepada siswa agar membiasakan diri untuk menyaksikan pementasan drama Siswa bertanya jawab tentang drama dan pementasan drama Kegiatan Inti [ - 34 - ] Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

30 Siswa memperhatiakn contoh pembahasan pementasan drama menit Siswa menyaksikan pementasan drama yang ditulis oleh siswa Siswa bekerja berpasangan Siswa mencatat unsur-unsur drama yang menonjol berdasarkan pementasan drama yang ditonton Siswa memberikan tanggapan atas pementasan drama yang ditonton Kegiatan Akhir 5 siswa dan guru melakukan refleksi menit Siswa diminta mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan, kendala, dan manfaatnya 5. Sumber Belajar a. naskah drama b. Buku teks pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII karya Nurhadi, Dawud, Yuni Pratiwi 6. Penilaian 1. Teknik 2. Bentuk Instrumen 3. Soal/Instrumen

: Tes unjuk kerja : Tes identifikasi :

Simaklah dengan saksama pementasan drama yang ditulis siswa berikut ini, kemudian kerjakan hal-hal berikut! 1. Catatlah unsur-unsur drama yang menonjol berdasarkan pementasan drama yang kamu tonton! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa mencatat 3 unsur drama atau lebih yang menonjol berdasarkan pementasan drama yang ditonton 2 Siswa mencatat 2 unsur drama yang menonjol berdasarkan pementasan drama yang ditonton 3 Siswa mencatat 1 unsur drama yang menonjol berdasarkan pementasan drama yang ditonton 4 Siswa tidak mencatat unsur drama yang menonjol berdasarkan pementasan drama yang ditonton Skor Maksimum Skor 15 10 5 0 15

2. Berikan tanggapan terhadap pementasan drama yang kamu tonton!


Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa memberikan tanggapan terhadap pementasan drama yang ditonton dengan memberikan alasan yang logis 2 Siswa memberikan tanggapan terhadap pementasan drama yang ditonton, tetapi tidak memberikan alasan yang logis 3 Siswa tidak memberikan tanggapan terhadap pementasan drama yang ditonton Skor Maksimum Skor maksimal soal 1 dan 2 Penghitungan nilai akhir dalam skala 0100 adalah sebagai berikut. Nilai akhir = Perolehan Skor -----------------------Skor Maksimum (35) X Skor Ideal (100) = . . . Skor 20 10 0 20 35

Mengetahui Kepala Madrasah [ - 35 - ]

Jeketro, Januari 2011 Guru Bidang Studi, Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

Drs. H. Fathul Hadi NIP 196104211992031002

Edi Sutopo, M.Pd. NIP 197512182005011003

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nomor Madrasah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi 14 MTs Negeri Jeketro Bahasa Indonesia 9/dua Berbicara 14. Mengungkapkan tanggapan terhadap pementasan drama Kompetensi Dasar : (2) Menilai pementasan drama yang dilakukan oleh siswa Indikator : (1) Mampu menentukan unsur-unsur yang akan dinilai, (2) Mampu menentukan tokoh dan perannya, (3) Mampu menentukan konflik dengan menuunjukkan data yang mendukung, (4) Mampu menentukan latar dan peran latar, (5) Mampu menentukan tema dengan alasan yang logis, (6) Mampu menentukan amanat/pesan dengan data yang mendukung, (7) Mampu mengaitkan isi drama dengan kehidupan sehari-hari (8) Mampu memberikan komentar terhadap pementasan drama teman. (9) Mampu mengungkapkan keunggulan dan kekurangan pementasan drama Dampak Pengiring/ Mengidentifikasi variabel, Nurturent Effect Berfikir sistematis dan prosedural, (life skill) Bangga menggunakan bahasa Indonesia, Terampil menggali dan mengolah informasi, Penuh antusias dan motivasi. Alokasi Waktu : 2 x 40 menit (1 pertemuan) 1. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menilai pementasan drama yang dilakukan oleh siswa. 2. Materi Pelajaran Penilaian pementasan drama dan unsur-unsur pementasan drama 3. Metode Pembelajaran a. Pemodelan b. Tanya Jawab c. Inkuiri d. Demonstrasi [ - 36 - ] Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia : : : : :

4. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Awal Guru mengaitkan pengalaman siswa dengan materi pembelajaran tentang hal-hal yang berkaitan dengan pementasan drama Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang hal-hal yang berkaitan dengan cara menilai pementasan drama yang dilakukan oleh siswa Guru memberikan motivasi kepada siswa agar membiasakan diri untuk menyaksikan pementasan drama Siswa bertanya jawab tentang pementasan drama, Siswa bersepakat menonton pementasan drama Pertanyaan: Pernahkah kalian menonton sebuah pertunjukan drama (teater)? Apa sajakah yang menurut Anda menarik dari pertunjukan tersebut? Siapa sajakah pihak yang terlibat dalam sebuah pementasan drama? Kegiatan Inti Siswa menonton pementasan drama yang dilakukan siswa Siswa bekerja berpasangan Siswa mencatat unsur-unsur drama yang menonjol berdasarkan pementasan drama yang ditonton Siswa menilai kelebihan dan kekurangan pementasan drama berdasarkan unsur-unsur yang dicatat Siswa menyampaikan hasil kerjanya ke depan kelas Siswa yang lain memberikan tanggapan Pertanyaan: Hal-hal apa sajakah yang menarik dalam pementasan drama yang Anda lihat? Siapa sajakah tokoh utama pementasan drama tadi? Bagaimana perwatakan tokoh utama tadi? Teknik apakah yang dipakai untuk menggambarkan perwatakan tokoh utama tadi? Sesuaikah akting tokoh dalam pementasan drama tadi? Kegiatan Akhir Pertanyaan: Menurutmu mudah atau sulit mementaskan sebuah naskah drama menjadi pertunjukan yang enak untuk ditonton? Di mana letak kesulitan mementaskan naskah drama? Persiapan apa sajakah yang harus dilaksanakan untuk mementaskah sebuah naskah drama menjadi performing art? Siswa dan guru melakukan refleksi Siswa diminta mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan, kendala, dan manfaatnya Waktu 10 menit

60 menit

10 menit

5. Sumber Belajar a. Naskah drama, rekaman atau model pertunjukan drama/teater? b. Buku teks pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII karya Nurhadi, Dawud, Yuni Pratiwi 6. Penilaian 1. Teknik 2. Bentuk Instrumen 3. Soal/Instrumen

: Tes unjuk kerja : Tes identifikasi :

Simaklah dengan saksama pementasan drama yang dilakukan siswa berikut ini, kemudian kerjakan hal-hal berikut!

[ - 37 - ]

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

1. Catatlah unsur-unsur drama yang menonjol berdasarkan pementasan drama yang kamu tonton! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa mencatat 3 unsur drama atau lebih yang menonjol berdasarkan pementasan drama yang ditonton 2 Siswa mencatat 2 unsur drama yang menonjol berdasarkan pementasan drama yang ditonton 3 Siswa mencatat 1 unsur drama yang menonjol berdasarkan pementasan drama yang ditonton 4 Siswa tidak mencatat unsur drama yang menonjol berdasarkan pementasan drama yang ditonton Skor Maksimum Skor 15 10 5 0 15

2. Berikan penilaian terhadap kelebihan dan kekurangan pementasan drama


berdasarkan unsur-unsur yang kamu catat! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa memberikan penilaian terhadap kelebihan pementasan drama berdasarkan unsur-unsur yang dicatat 2 Siswa memberikan penilaian terhadap kelebihan pementasan drama, tetapi tidak berdasarkan unsur-unsur yang dicatat 3 Siswa tidak memberikan penilaian terhadap kelebihan pementasan drama 4 Siswa memberikan penilaian terhadap kekurangan pementasan drama dengan memberikan alasan yang logis 5 Siswa memberikan penilaian terhadap kekurangan pementasan drama, tetapi tidak memberikan alasan yang logis 6 Siswa memberikan penilaian terhadap kekurangan pementasan drama Skor Maksimum Skor maksimal soal 1 dan 2 Penghitungan nilai akhir dalam skala 0100 adalah sebagai berikut. Nilai akhir = Perolehan Skor -----------------------Skor Maksimum (35) X Skor Ideal (100) = . . . Skor 10 5 0 10 5 0 20 35

Mengetahui Kepala Madrasah

Jeketro, Januari 2011 Guru Bidang Studi,

Drs. H. Fathul Hadi NIP 196104211992031002

Edi Sutopo, M.Pd. NIP 197512182005011003

[ - 38 - ]

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nomor Madrasah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator

: : : : :

15 MTs Negeri Jeketro Bahasa Indonesia 9/dua Membaca 15. Memahami novel dari berbagai angkatan : (1) Mengidentifikasi kebiasaan, adat, dan etika yang terdapat dalam novel angkatan 20/30-an : (1) Mampu mengidentifikasi kebiasaan, etika, ungkapan, pola pikir yang terdapat dalam novel tahun 20/30-an, (2) Mampu menjelaskan relevansi isi novel tahun 20/30-an dengan kehidupan masa kini.
(3) Mampu mengidentifikasi nilai historis dalam novel tahun 2030-an

Dampak Pengiring/ Nurturent Effect (life skill) Alokasi Waktu

Mengidentifikasi variabel, Terampil menggali informasi, Berani mengampil keputusan. : 2 x 40 menit (1 pertemuan)

1. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat mengidentifikasi kebiasaan, adat, dan etika yang terdapat dalam novel angkatan 20/30-an. 2. Materi Pelajaran Cara mengidentifikasi novel 3. Metode Pembelajaran a. Pemodelan b. Tanya Jawab c. Inkuiri d. Demonstrasi 4. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama Kegiatan Awal [ - 39 - ]

Waktu Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

Guru mengaitkan pengalaman siswa dengan materi pembelajaran 10 menit tentang hal-hal yang berkaitan dengan novel tahun 20-30-an Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang hal-hal yang berkaitan dengan cara mengidentifikasi kebiasaan, adat, etika yang terdapat dalam buku novel angkatan 20-30- an Guru memberikan motivasi kepada siswa agar membiasakan diri membaca novel untuk memperkaya pengalaman batin Siswa bertanya jawab tentang periodesasi sejarah sastra, Siswa bersepakat mengkaji novel angkatan 20/30-an Siswa menentukan novel yang akan dikaji lebih lanjut Kegiatan Inti Siswa membaca novel sastra tahun 20-30-an dengan saksama Siswa berdiskusi kelompok (setiap kelompok terdiri atas 5 siswa) Siswa mengidentifikasi kebiasaan, adat, etika, cara menggunakan perasaan, pola pikir yang terdapat dalam novel tahun 20-30-an Siswa mengaitkan isi novel dengan kehidupan masa kini Siswa mengidentifikasi nilai historis dalam novel tahun 20-30-an Juru bicara kelompok menyampaikan hasil kerja kelompok ke depan kelas Kelompok yang lain memberikan tanggapan Kegiatan Akhir Siswa dan guru melakukan refleksi Siswa diminta mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan, kendala, dan manfaatnya, Siswa bersepakat mengerjakan tugas di rumah yaitu untuk mengaitkan isi novel dengan kehidupann nyata masa kini 60 menit

10 menit

Pertemuan Kedua Kegiatan Awal Siswa bertanya jawab tentang tugas rumahnya masing-masing yaitu untuk mengaitkan isi novel dengan kehidupann nyata masa kini Kegiatan Inti Siswa mempresentasikan hasil kajiannya, Siswa lainnya memberi komentar dan masukan, Siswa menyunting dan memperbaiki hasil kajiannya. Kegiatan Akhir Siswa dan guru melakukan refleksi Siswa diminta mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan, kendala, dan manfaatnya, Waktu 10 menit

60 menit

10 menit

5. Sumber Belajar a. Novel atau sinopsis novel b. Buku teks pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII karya Nurhadi, Dawud, Yuni Pratiwi 6. Penilaian 1. Teknik 2. Bentuk Instrumen 3. Soal/Instrumen

: Tes unjuk kerja : Tes identifikasi :

[ - 40 - ]

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

Bacalah dengan saksama sebuah novel angkatan 20-30-an, kemudian kerjakan hal-hal berikut ini! 1. Identifikasilah kebiasaan, adat, etika, cara menggunakan perasaan, pola pikir yang terdapat dalam novel tahun 20-30-an! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa mengidentifikasi kebiasaan, adat, etika, cara menggunakan perasaan, pola pikir yang terdapat dalam novel tahun 20-30-an dengan menunjukkan bukti tekstual 2 Siswa mengidentifikasi kebiasaan, adat, etika, cara menggunakan perasaan, pola pikir yang terdapat dalam novel tahun 20-30-an, tetapi tidak menunjukkan bukti tekstual 3 Siswa tidak mengidentifikasi kebiasaan, adat, etika, cara menggunakan perasaan, pola pikir yang terdapat dalam novel tahun 20-30-an Skor Maksimum 2. Kaitkan isi novel dengan kehidupan masa kini! Skor 20 10 0 20

Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa mengaitkan isi novel dengan kehidupan masa kini disertai data pendukung 2 Siswa mengaitkan isi novel dengan kehidupan masa kini, tetapi tidak disertai data pendukung 3 Siswa tidak mengaitkan isi novel dengan kehidupan masa kini Skor Maksimum 3. Identifikasilah nilai historis dalam novel! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa mengidentifikasi nilai historis dalam novel dengan menunjukkan bukti tekstual 2 Siswa mengidentifikasil nilai historis dalam novel, tetapi tidak menunjukkan bukti tekstual 3 Siswa tidak mengidentifikasi nilai historis dalam novel Skor Maksimum Skor maksimal soal 1, 2, dan 3 Penghitungan nilai akhir dalam skala 0100 adalah sebagai berikut. Nilai akhir = Perolehan Skor -----------------------Skor Maksimum (40) X Skor Ideal (100) = . . .

Skor 10 5 0 10

Skor 10 5 0 10 40

Mengetahui Kepala Madrasah

Jeketro, Januari 2011 Guru Bidang Studi,

Drs. H. Fathul Hadi NIP 196104211992031002 [ - 41 - ]

Edi Sutopo, M.Pd. NIP 197512182005011003 Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nomor Madrasah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator

: : : : :

16 MTs Negeri Jeketro Bahasa Indonesia 9/dua Membaca 15. Memahami novel dari berbagai angkatan : (2) Membandingkan karakteristik novel angkatan 20/30-an : (1) Mampu mengidentifikasi karakteristik novel Indonesia mutakhir Mampu mengidentifikasi nilai historis dalam novel tahun 20/30-an, (2) Mampu membandingkan persamaan dan perbedaan
karakteristik novel angkatan 20-30-an dengan novel Indonesia mutakhir

Dampak Pengiring/ Nurturent Effect (life skill) Alokasi Waktu :

Mengidentifikasi variabel, Terampil menggali informasi, Berani mengampil keputusan. 2 x 40 menit (1 pertemuan)

1. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat membandingkan karakteristik novel angkatan 20/30-an 2. Materi Pelajaran Perbandingan novel angkatan 20/30-an 3. Metode Pembelajaran a. Tanya Jawab b. Inkuiri 4. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Awal Waktu Guru mengaitkan pengalaman siswa dengan materi pembelajaran 10 [ - 42 - ] Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

tentang hal-hal yang berkaitan dengan novel sastra tahun 20-30-an dan menit novel Indonesia mutakhir Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang hal-hal yang berkaitan dengan cara membandingkan karakteristik novel angkatan 20-30 an Guru memberikan motivasi kepada siswa agar membiasakan diri gemar membaca novel untuk memperkaya pengalaman batin Siswa bersepakat membicarakan perbandingan karakteristik novel angkatan 20/30-an dengan novel saat ini Kegiatan Inti 60 Siswa membaca novel sastra tahun 20-30-an dengan saksama menit Siswa berdiskusi kelompok (setiap kelompok terdiri atas 5 siswa) Siswa mengidentifikasi karakteristik novel 20-30-an Siswa mengidentifikasi karakteristik novel Indonesia mutakhir Siswa membandingkan persamaan dan perbedaan karakteristik novel angkatan 20-30-an dengan novel Indonesia mutakhir Juru bicara kelompok menyampaikan hasil kerja kelompok Kelompok yang lain memberikan tanggapan Kegiatan Akhir 10 Siswa dan guru melakukan refleksi menit Siswa mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan 5. Sumber Belajar a. Novel angkatan 20/30-an b. Buku teks pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII karya Nurhadi, Dawud, Yuni Pratiwi 6. Penilaian 1. Teknik 2. Bentuk Instrumen 3. Soal/Instrumen

: Tes unjuk kerja : Tes identifikasi :

Bacalah dengan saksama novel angkatan 20-30-an dan novel Indonesia mutakhir berikut, kemudian kerjakan hal-hal berikut ini! 1. Identifikasilah karakteristik novel tahun 20-30-an! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa mengidentifikasi 3 atau lebih karakteristik novel tahun 20-30-an 2 Siswa mengidentifikasi 2 karakteristik novel tahun 20-30-an 3 Siswa mengidentifikasi 1 karakteristik novel tahun 20-30-an 4 Siswa tidak mengidentifikasi karakteristik novel tahun 20-30-an Skor Maksimum 2. Identifikasilah karakteristik novel Indonesia mutakhir! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa mengidentifikasi 3 atau lebih karakteristik novel Indonesia mutakhir 2 Siswa mengidentifikasi 2 karakteristik novel Indonesia mutakhir 3 Siswa mengidentifikasi 1 karakteristik novel Indonesia mutakhir 4 Siswa tidak mengidentifikasi karakteristik novel Indonesia mutakhir Skor Maksimum Skor 15 10 5 0 15

Skor 15 10 5 0 15

3. Bandingkan persamaan dan perbedaan karakteristik novel angkatan 20-30-an


dengan novel Indonesia mutakhir! Pedoman Penskoran N Kegiatan o. 1 Siswa membandingkan persamaan dan perbedaan karakteristik novel Skor 20

[ - 43 - ]

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

2 3

angkatan 20-30-an dengan novel Indonesia mutakhir disertai bukti tekstual Siswa membandingkan persamaan dan perbedaan karakteristik novel angkatan 20-30-an dengan novel Indonesia mutakhir, tetapi tidak disertai bukti tekstual Siswa tidak membandingkan persamaan dan perbedaan karakteristik novel angkatan 20-30-an dengan novel Indonesia mutakhir Skor Maksimum Skor maksimal soal 1, 2, dan 3

10 0 20 50

Penghitungan nilai akhir dalam skala 0100 adalah sebagai berikut. Perolehan Skor Nilai akhir = -----------------------X Skor Ideal (100) = . . . Skor Maksimum (50)

Mengetahui Kepala Madrasah

Jeketro, Januari 2011 Guru Bidang Studi,

Drs. H. Fathul Hadi NIP 196104211992031002

Edi Sutopo, M.Pd. NIP 197512182005011003

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nomor Madrasah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator

: : : : :

Dampak Pengiring/ Nurturent Effect (life skill)

Alokasi Waktu

17 MTs Negeri Jeketro Bahasa Indonesia 9/dua Menulis 16. Menulis naskah drama : (1) Menulis naskah drama berdasarkan cerpen yang sudah dibaca : (1) Mampu mengidentifikasi perbedaan gaya cerpen dan drama, (2) Mampu mengidentifikasi pokok-pokok peristiwa dalam cerpen, (3) Mampu menulis naskah drama berdasarkan cerpen yang dibaca, (4) Mampu menyunting naskah drama. Bangga menggunakan bahasa Indonesia, Percaya diri dan memiliki sikap positif terhadap diri sendiri, Berfikir kritis, kreatif, dan inovatif, Terampil menggali dan mengolah informasi. : 4 x 40 menit (2 pertemuan)

1. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menulis naskah drama berdasarkan cerpen yang sudah dibaca. 2. Materi Pelajaran Penulisan naskah drama berdasarkan cerpen 3. Metode Pembelajaran [ - 44 - ] Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

a. Pemodelan b. Tanya Jawab c. Inkuiri d. Demonstrasi 4. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama Kegiatan Awal Guru mengaitkan pengalaman siswa dengan materi pembelajaran tentang hal-hal yang berkaitan dengan penulisan naskah drama Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang hal-hal yang berkaitan dengan cara menulis naskah drama berdasarkan cerpen yang sudah dibaca Guru memberikan motivasi kepada siswa agar gemar berlatih menulis naskah drama Siswa bertanya jawab tentang penulisan drama berdasarkan cerpen, Siswa bersepakat menulis drama berdasarkan cerpen Kegiatan Inti Siswa membaca contoh naskah drama dengan cermat Siswa menentukan peristiwa dalam cerpen yang akan ditulis menjadi naskah drama Siswa menentukan unsur-unsur intrinsik berdasarkan peristiwa dalam cerpen yang akan ditulis menjadi naskah drama Siswa menulis naskah drama berdasarkan peristiwa dalam cerpen dengan memperhatikan kaidah penulisan naskah drama Siswa membaca cerpen dan naskah drama, Siswa berdiskusi untuk mengidentifikasi perbedaan pokok cerpen dengan drama, Siswa mengidentifikasi pokok-pokok cerita dalam cerpen, Kegiatan Akhir Siswa dan guru melakukan refleksi, Siswa bersepakat mengerjakan menulis naskah drama di rumah Kegiatan Awal Guru mengaitkan pengalaman siswa dengan materi pembelajaran tentang hal-hal yang berkaitan dengan penulisan naskah drama Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang hal-hal yang berkaitan dengan cara menulis naskah drama berdasarkan cerpen yang sudah dibaca Guru memberikan motivasi kepada siswa agar gemar berlatih menulis naskah drama Siswa bertanya jawab tentang tugasnya membuat naskah drama di rumah, Kegiatan Inti Siswa berkelompok, Siswa mempresentasikan naskah dramanya pada kelompoknya, Sesama siswa saling memberikan masukan, Siswa menyunting naskah dramanya. Kegiatan Akhir siswa dan guru melakukan refleksi Siswa diminta mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan, kendala, dan manfaatnya [ - 45 - ] Waktu 10 menit

60 menit

10 menit

Pertemuan Kedua Waktu 10 menit

60 menit

10 menit

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

5. Sumber Belajar a. Naskah cerpen dan drama b. Buku teks pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII karya Nurhadi, Dawud, Yuni Pratiwi 6. Penilaian 1. Teknik 2. Bentuk Instrumen 3. Soal/Instrumen

: Tes unjuk kerja : Tes identifikasi, uji petik kerja produk :

1. Tentukanlah peristiwa dalam cerpen yang pernah kamu baca yang bisa kamu kembangkan menjadi naskah drama! Pedoman Penskoran No. Kegiatan Skor 1 Siswa menentukan 3 peristiwa atau lebih dalam cerpen yang pernah 15 dibaca yang bisa dikembangkan menjadi naskah drama 2 Siswa menentukan 2 peristiwa dalam cerpen yang pernah dibaca yang 10 bisa dikembangkan menjadi naskah drama 3 Siswa menentukan 1 peristiwa dalam cerpen yang pernah dibaca yang 5 bisa dikembangkan menjadi naskah drama 4 Siswa tidak menentukan peristiwa dalam cerpen yang bisa dikembangkan 0 menjadi naskah drama Skor Maksimum 15 2. Kembangkan peristiwa dalam cerpen yang pernah kamu baca menjadi sebuah naskah drama dengan memperhatikan kaidah penulisan naskah drama!

Rubrik Penilaian Penulisan Naskah Drama Berdasarkan Peristiwa dalam Cerpen yang Pernah Dibaca Siswa No 1 Aspek Kelengkapan isi Deskriptor 5 unsur naskah drama (prolog, bagian narasi, tokoh, dialog, epilog) ditulis lengkap Ada 4 unsur naskah drama yang ditulis Ada 3 unsur naskah drama yang ditulis Ada 2 unsur naskah drama yang ditulis Ada 1 Unsur naskah drama yang ditulis Tidak ada unsur drama yang ditulis Naskah drama ditulis sesuai dengan peristiwa dalam cerpen yang pernah dibaca Sebagian kecil naskah tidak sesuai dengan peristiwa dalam cerpen yang pernah dibaca Sebagian besar naskah drama tidak sesuai dengan peristiwa dalam cerpen yang pernah dibaca Naskah drama yang ditulis tidak sesuai dengan peristiwa dalam cerpen yang pernah dibaca Tidak ada kesalahan penggunaan ejaan dan tanda baca Terdapat sedikit kesalahan penggunaan ejaan dan tanda baca Sebagian besar penulisan ejaan dan tanda Skor 25 25 20 15 10 5 0 15 15 10 5 0 15 15 10 5 Skor maksimum

Kesesuaian isi

Penggunaan ejaan dan tanda baca

[ - 46 - ]

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

baca salah Penggunaan ejaan dan tanda baca salah semua Jumlah Skor Maksimum Jumlah Total Skor Maksimum soal 1 dan 2 Penghitungan nilai akhir dalam skala 0100 adalah sebagai berikut. Nilai akhir = Perolehan Skor -----------------------Skor Maksimum (70) X Skor Ideal (100) = . . .

0 55 70

Mengetahui Kepala Madrasah

Jeketro, Januari 2011 Guru Bidang Studi,

Drs. H. Fathul Hadi NIP 196104211992031002

Edi Sutopo, M.Pd. NIP 197512182005011003

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nomor Madrasah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator

: : : : :

Dampak Pengiring/ Nurturent Effect (life skill)

Alokasi Waktu

18 MTs Negeri Jeketro Bahasa Indonesia 9/dua Menulis 16. Menulis naskah drama : (2) Menulis naskah drama berdasarkan peristiwa nyata : (1) Mampu memilih peristiwa nyata yang akan didramakan, (2) Mampu menyusun urutan peristiwa untuk drama satu babak, (3) Mampu mengembangkan urutan peristiwa menjadi naskah drama satu babak, (4) Mampu menyunting naskah drama. Bangga menggunakan bahasa Indonesia, Percaya diri dan memiliki sikap positif terhadap diri sendiri, Berfikir kritis, kreatif, dan inovatif, Terampil menggali dan mengolah informasi. : 4 x 40 menit (2 pertemuan)

1. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menulis naskah drama berdasarkan peristiwa nyata. 2. Materi Pelajaran Penulisan naskah drama berdasarkan peristiwa nyata [ - 47 - ] Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

3. Metode Pembelajaran a. Pemodelan b. Tanya Jawab c. Inkuiri d. Demonstrasi 1. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama Kegiatan Awal Guru mengaitkan pengalaman siswa dengan materi pembelajaran tentang hal-hal yang berkaitan dengan penulisan naskah drama Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang hal-hal yang berkaitan dengan cara menulis naskah drama berdasarkan cerpen yang sudah dibaca Guru memberikan motivasi kepada siswa agar gemar berlatih menulis naskah drama Siswa bertanya jawab tentang penulisan naskah drama, Siswa bersepakat menulis naskah drama berdasarkan peristiwa nyata. Kegiatan Inti Siswa mencermati naskah drama, Siswa berdiskusi untuk menentukan sistematika dan unsur-unsur drama, Siswa mengidentifikasi peristiwa nyata yang ada di lingkungan sekitar siswa atau yang siswa-siswa alami, Siswa menentukan peristiwa-pristiwa untuk penulisan drama satu babak Kegiatan Akhir Siswa dan guru melakukan refleksi Siswa diminta mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan, kendala, dan manfaatnya, Siswa bersepakat untuk meneruskan tugas di rumah Kegiatan Awal Guru mengaitkan pengalaman siswa dengan materi pembelajaran tentang hal-hal yang berkaitan dengan penulisan naskah drama Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang hal-hal yang berkaitan dengan cara menulis naskah drama berdasarkan cerpen yang sudah dibaca Guru memberikan motivasi kepada siswa agar gemar berlatih menulis naskah drama Siswa bertanya jawab tentang tugas rumahnya Kegiatan Inti Siswa mengembangkan urutan peristiwa menjadi naskah drama satu babak dengan memperhatikan sistematika dan unsur drama. Siswa siswa menyunting naskah drama berdasarkan proses konsultasi dengan guru, Kegiatan Akhir Siswa dan guru melakukan refleksi Siswa diminta mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan, kendala, dan manfaatnya Waktu 10 menit

60 menit

10 menit

Pertemuan Kedua Waktu 10 menit

60 menit

10 menit

5. Sumber Belajar a. Naskah drama [ - 48 - ] Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

b. Buku teks pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII karya Nurhadi, Dawud, Yuni Pratiwi 6. Penilaian 1. Teknik 2. Bentuk Instrumen 3. Soal/Instrumen

: : :

Tes unjuk kerja


Tes identifikasi, uji petik kerja produk

1. Tentukanlah peristiwa nyata yang bisa kamu kembangkan menjadi naskah drama! Pedoman Penskoran No. Kegiatan 1 Siswa menentukan 3 peristiwa nyata atau lebih yang bisa dikembangkan menjadi naskah drama 2 Siswa menentukan 2 peristiwa nyata yang bisa dikembangkan menjadi naskah drama 3 Siswa menentukan 1 peristiwa nyata yang bisa dikembangkan menjadi naskah drama 4 Siswa tidak menentukan peristiwa nyata yang bisa dikembangkan menjadi naskah drama Skor Maksimum Skor 15 10 5 0 15

2. Kembangkan peristiwa nyata menjadi sebuah naskah drama dengan


memperhatikan kaidah penulisan naskah drama!

Rubrik Penilaian Penulisan Naskah Drama Berdasarkan Peristiwa Nyata No 1 Aspek Kelengkapan isi Deskriptor Skor 25 25 20 15 10 5 0 15 15 10 5 0 15 15 10 5 0 55 Skor maksimum

5 unsur naskah drama (prolog, bagian narasi, tokoh, dialog, epilog) ditulis lengkap Ada 4 unsur naskah drama yang ditulis Ada 3 unsur naskah drama yang ditulis Ada 2 unsur naskah drama yang ditulis Ada 1 Unsur naskah drama yang ditulis Tidak ada unsur drama yang ditulis 2 Kesesuaian Naskah drama ditulis sesuai dengan isi peristiwa nyata Sebagian kecil naskah tidak sesuai dengan peristiwa nyata Sebagian besar naskah drama tidak sesuai dengan peristiwa nyata Naskah drama yang ditulis tidak sesuai dengan peristiwa nyata 4 Penggunaan Tidak ada kesalahan penggunaan ejaan dan ejaan dan tanda baca tanda baca Terdapat sedikit kesalahan penggunaan ejaan dan tanda baca Sebagian besar penulisan ejaan dan tanda baca salah Penggunaan ejaan dan tanda baca salah semua Jumlah Skor Maksimum

[ - 49 - ]

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

Jumlah Total Skor Maksimum soal 1 dan 2 Penghitungan nilai akhir dalam skala 0100 adalah sebagai berikut. Nilai akhir = Perolehan Skor -----------------------Skor Maksimum (70) X Skor Ideal (100) = . . .

70

Mengetahui Kepala Madrasah

Jeketro, Januari 2011 Guru Bidang Studi,

Drs. H. Fathul Hadi NIP 196104211992031002

Edi Sutopo, M.Pd. NIP 197512182005011003

Lampiran instrumen Bacalah secara ekstensif kedua teks di bawah ini Teks 1 Kesehatan Perlu Dijadikan Tujuan Utama Pembangunan Di sejumlah negara ASEAN, kesehatan belum menjadi arus utama dalam pembangunan. Karena itu, setiap pemerintahan di ASEAN harus diyakinkan untuk menjadikan kesehatan sebagai tujuan utama dalam pembangunan. Introduksi Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index) sebagai salah satu ukuran kemajuan suatu negara, menegaskan pentingnya kesehatan dalam rencana pembangunan nasional. Demikian penekanan menteri Koordinator Kesejahteraan rakyat dan Pengentasan Kemiskinan, Basri Hasanuddin, pada pembukaan pertemuan Menteri Kesehatan ASEAN ke-5, Jumat (28/4) di Yogyakarta. Kerjasama regional diyakini sebagai kunci kesiapan untuk memasuki era globalisasi dan liberalisasi perdagangan. Untuk menindaklanjuti Visi ASEAN 2020 yang diadopsi para kepala negara ASEAN dan memperkuat kerjasama untuk mencapai ASEAN SEHAT 2020, sepuluh menteri kesehatan ASEAN mengadakan [ - 50 - ] Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

pertemuan pada 28-29 April 2000 di Yogyakarta. Pertemuan didahului oleh pertemuan para pejabat senior. Basri Hasanuddin menggarisbawahi pentingnya kerjasama dan pentingnya bertukar pengalaman. Dengan bertukar pengalaman kita bisa belajar dari kebijakan tiap-tiap negara, pendekatan, pengetahuan, teknis, dan pengalaman. Saat ini tak ada satu pun negara yang benar-benar independen. Dalam banyak hal, kita harus bekerjasama untuk mengatasi masalah dalam berbagai aspek dan dimensi, termasuk kesehatan, gizi, dan farmasi untuk menghadapi milenium mendatang, ujarnya. Sementara itu, Achmad Sujudi menjelaskan, meskipun antara tahun 1991 2000 tidak ada pertemuan Menteri Kesehatan ASEAN, ada pertemuan periodik subkomite Kesehatan dan Gizi. Gugus tugas tentang HIV / AIDS, kelompok kerja teknis bidang farmasi serta pertemuan mengenai berbagai masalah kesehatan lain. Pertemuan-pertemuan telah dilakukan, namun, hasil pertemuan belum optimal. Sumber: Kompas

Teks 2 Kesehatan Harus Jadi Arus Utama Pembangunan Kesehatan harus dipandang sebagai midstream pembangunan bersama pendidikan dan ekonomi. Kesehatan perlu dipandang sebagai investasi, bukan lagi sebagai cost atau biaya seperti yang dipahami saat ini. Hal itu dikemukakan Ketua Badan Pengurus Yayasan Indonesia Sehat 2010 (YIS 2010) Prof. Dr. Faris Afansa Moeloek pada peresmian yayasan itu, Rabu (8/11), di Jakarta. Moeloek yang baru terpilih sebagai President Elect Dokter Indonesia (IDI) dalam Muktamar IDI XXIV di Malang mengungkapkan, berdasarkan laporan United Nation Development Program (UNDP) tahun 1999, Indonesia menempati peringkat ke0105 dari 180 negara dalam penilaian Indeks Pembangunan Indonesia (Human Development Index/HDI). Indeks itu sesungguhnya merupakan etalase yang mencerminkan tingkat kemakmuran, kesejahteraan, dan kesehatan suatu negara. Ada tiga domain yang dinilai HDI, yaitu kesehatan, pendidikan, dan ekonomi atau pendapatan masyarakat. Ketiga domain itu saling terkait erat. Jika melihat gambaran tersebut artinya [ - 51 - ] Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

sebagian besar orang Indonesia saat ini dalam kondisi tidak sehat (sakit-sakitan), tidak berpendidikan (bodoh), dan tidak kaya (miskin). Sulit dibayangkan bagaimana bangsa ini mampu berkompetisi dalam era globalisasi dengan kondisi itu. Bagaimana bisa berkompetisi dengan Kanada, A.S, dan Jepang yang masing-masing menduduki ranking satu, dua, dan tiga. Bahkan dengan negara-negara di ASEAN yang berada di peringkat antara 10 sampai 30an, ujar Moeloek. Jika otak adalah chip komputer, gizi kurang dan kesehatan rendah akan membuat chip dengan memori rendah. Dalam kondisi itu, sulit memasukkan ilmu dan teknologi. Selain itu, tingginya polusi timah hitam dan gas buangan mobil ikut menurunkan kapasitas intelegensia anak-anak Indonesia, ditambah ancaman penyakit akibat asap rokok, paparnya. Sumber: Kompas 1. Identifikasilah ide pokok dari kedua teks di atas dengan menggunakan kalimatmu sendiri! 2. Tentukanlah persamaan dan perbedaan tema atau topik yang terdapat dalam kedua teks tersebut! 3. Tulislah isi ringkas masing-masing teks tersebut dalam beberapa kalimat!

Lampiran instrumen 1. Bacalah selama dua menit teks di bawah ini! Kekeringan dan Gerakan Sosial Kekeringan sedang melanda beberapa daerah di Indonesia. Musim penghujan yang diharapkan tak kunjung datang. Karenanya, Jakarta sebagai contoh, sebagian masyarakatnya telah mengonsumsi air sungai yang kotor dan berpolusi untuk memenuhi kebutuhan air. Petani di Jawa Barat dan Jawa Tengah menderita kerugian gagal panen karena irigasi tidak mampu menyuplai cukup air untuk tanah pertanian. Di Gunung Kidul seluruhmayarakat kesulitan mengakses air, kalaupun ada, mereka harus mengeluarkan sejumlah uang cukup banyak hanya untuk membeli satu tangki air. [ - 52 - ] Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

Mengapa kesulitan atas air yang sedang menimpa masyarakat tidak memunculkan gerakan sosial, mengingat beratnya tingkat keluhan dan kerugian yang tengah dipikul oleh masyarakat sekaligus kegagalan pemerintah memecahkan krisis air tersebut? Studi-dtudi tentang gerakan sosial menjelaskan bahwa sebuah kelompok memobilisasi diri memrotes sebuah keadaan, mengubah sebuah kebijakan dan sistem atau mengganti sebuah rezim sangat dipengaruhi oleh seberapa besar tingkat keluhan yangmereka pikul. Semakin tinggi keluhan, semakin besar peluang munculnya sebuah gerakan sosial. Revolusi di beberapa negara di Eropa pada abad ke-18 dan 19 sangat ditentukan oleh penindasan buruh di parik-pabrik sekaligus kegagalan rezim berkuasa menyediakan kebutuhan pangan, rasa aman, dan perumahan bagi masyarakat. Di sisi lain, masyarakat melihat betapa kelas berkuasa tidak mengalami krisis apa pun, bahkan, bisa hidup berlebihan. Begitu juga gerakan pembaruan agraria dinegara-negara Amerika Latin yang dipicu oleh keluhan atas ketersediaan tanah bagi petani. Dalam kasus kekeringan di Indonesia, teori grievance (baca: keluhan) sangat cocok menjelaskan bahwa fenomena kekeringan yang sedang melanda beberapa tempat di Indonesia seharusnya bermetamorfosismenjadi gerakan sosial. Pertama, kekeringan dirasakan merata oleh mayarakat terutama oleh mayarakat yang berpenghasilan rendah. Mereka adalah buruh, petani, kaum miskin kota, pegawai pemerintah, dan prajurit yang berpenghasilan rendah. Kedua, kekeringan ini telah dirasakan lebih dari dua bulan belakangan ini, sebuah rentang waktu yang cukup lama. Ketiga, belum ada tanda-tanda kemarau akan segera berakhir sehingga air hujan bisa terus-menerus mengguyur daerahdaerah yang tengah dilanda kekeringan. Keempat, pemerintah Indonesia belum melihat kasus kekeringan saat ini menjadi persoalan serius sehingga harus dipecahkan dalm waktu cepat. Bahkan Meteri Kesejahteraan Rakyat mengatakan, pemerintah tidak memiliki dana yang cukup untuk menanggulangi bencana kekeringan di Indonesia apalagi mengharapkan pemerintah mengumumkan bahwa kkeringan saat ini adalah bencana nasional. Para ahli studi tentang gerakan sosial akan mengatakan, tak adanya gerakan sosial memrotes kekeringan yang sedang melanda beberapa tempat di Indonesia kemungkinan besar disebabkan oleh tidak adanya kesempatan politik yang terbuka. Tentu argumentasi ini tidak relevan bagi kasus Indonesia, karena setelah tumbangnya rezim otoritarianisme Soeharto telah membuka kesempatan bagi masyarakat sipil di Idnonesia memobilisasi melakukan protes kepada institusi negara atau korporasi bila kebijakan lembaga-lembaga tersebut merugikan. Jatuhnya Soeharto juga membuat tentara memainkan peran minimal dalam ruang politik dan sosial dibandingkan peran yang mereka mainkan pada saat Perangkat Pembelajaran [ - 53 - ] Bahasa dan Sastra Indonesia

Soeharto

berkuasa. lain,

Lembaga-lembaga misalnya para elite

pers

lebih

berani mengalami

dan

akurat

mengungkapkan fakta di lapangan tanpa khawatir dibredel oleh institusi negara. Elemen seringkali perpecahan menanggapi stu kebijakan yang dikeluarkan oleh lembaga negara atau sebuah keadaan yang sedang terjadi. Dengan kata lain, mereka tidka tunduk begutu saja dengan keinginan pemerintah atau kekuatan lain yang memaksakan kehendak jika kehendak tersebut merugikan orang banyak atau lingkungan. Mereka yang menekuni studi gerakan sosial akan berpendapat, di samping faktor grievance dan kesempatan politik, dalam kasus kekeringan di Indonesia warisan sejarah protes masif atas kekeringan belum pernah terjadi. Faktor ini penting sebagai rujukan bagi kelompok-kelompok yang ingin memulai gerakan memprotes kekeringan. Selain itu, faktor ini mendorong masyarakat menjadi terbiasa dengan isu dan tuntutan protes atas kekeringan. Abdul Wahid Situmorang Mahasiswa Program Master Ohio University, Athens, AS (Koran Tempo, 16 Agustus 2003)

2. Pilihlah satu jawaban yang paling benar! 1) Judul teks di atas adalah a. Kekeringan dan Musim Kemarau b. Kekeringan dan Gerakan Sosial c. Kekeringan karena Musim Kemarau d. Gerakan Sosial akibat Kekeringan Masyarakat yang mngonsumsi air sungai yang kotor dan berpolusi adalah ... a. masyarakat Jawa Barat b. masyarakat Jawa Tengah c. masyarakat Jakarta d. masyarakat Gunung Kidul Masyarakat yang kesulitanmengakses air adalah .... a. masyarakat Jawa Barat b. masyarakat Jawa Tengah c. masyarakat Jakarta d. masyarakat Gunung Kidul Pikiran utama paragraf pertama pada teks di atas adalah .... a. Kekeringan melanda beberapa daerah di Indonesia b. Musim penghujan tak kunjung tiba di daerah-daerah c. Para petani menderita kerugian gagal panen d. Panen gagal karena irigasi tidak mampu menyuplai air [ - 54 - ] Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia

2)

3)

4)

5)

Revolusi di beberapa negara Eropa terjadi pada .... a. abad ke-16 b. abad ke-16 dan 17 c. abad ke-17 dan 18 d. abad ke-18 dan 19

1. Jawablah pertanyaan di bawah ini secara singkat dan jelas! 1) Kaum mana saja yang sangat merasakan kekeringan pada musim kering saat ini? 2) Apa yang diungkapkan oleh Menteri Kesejahteraan Rakyat dalam kasus kekeringan tersebut? 3) Menurut para ahli studi tentang gerakan sosial, apa penyebab tidka adanya gerakan sosial memrotes kekeringan yang sedang melanda beberapa tempat di Indonesia? 4) Apa akibat jatuhnya rezim Soeharto? 5) Simpulkan isi teks di atas!

[ - 55 - ]

Perangkat Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia