GBPP MATA KULIAH KODE MATA KULIAH BEBAN STUDI PENEMPATAN : BAHASA INDONESIA : BD 105 : 2 SKS.

( T : 2 ) : SEMESTER II

A. DESKRIPSI MATA KULIAH Mata kuliah ini memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk memahami dan menerapkan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar yang meliputi ejaan dan tata bahasa yang tepat, penggunaan BahasaIndonesia yang baik dan benar dalam berkomunikasi, penulisan makalah / laporan keuangan.

B. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. 2. tulisan. 3. 4. 5. 6. yang baik dan benar Menguraikan ejaan dan tata bahasa Indonesia yang tepat. Menuliskan dan mendefinisikan kata-kata secara tepat dalam Membuat kalimat Afektif. Paragraf dengan bahasa yang baik dan benar Menjelaskan proses penalaran karangan secara memadai. Merencanakan karangan bersifat formal dalam bahasa Indonesia

C. PROSES PEMBELAJARAN T : Dilaksanakan di kelas dengan menggunakan ceramah, diskusi, seminar dan penugasan. D. EVALUASI Teori 1. UTS 2. UAS Praktik 1. Tugas 2. Latihan Studi kasus/manajemen kasus

: 10 % : 15 %

: 15 % : 20 % : 40 %

E. BUKU SUMBER 1. Akhadiah, S. Dkk. 2003. Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga. 2. Alisjahbana, S. Takdir. 1951. Tata Bahasa Indonesia. Jakarta : Pustaka Rakyat. 3. Arifin, E. Zaenal dan Tasai, S. Amran 2006. Cermat Berbahasa Indonesia, Jakarta : Akademi Presindo. 4. Badudu, J.S. 1998. Sari Kesusasteraan Indonesia. Bandung : Pustaka Prima. 5. Chaer, Abdul. 2007. Linguistik Umum. 2007. Jakarta : RhinekaCipta. 6. Finoza, Lamuddin. 2008. Komposisi Bahasa Indonesia. Jakarta : Bumi Aksara. 7. Keraf, Gorys. 1982. Argumentasi dan Narasi. Jakarta : Gramedia. 8. Keraf, Gorys. 1982. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta : Gramedia. 9. Keraf, Gorys. 1982. Eksposisi dan Deskrifsi : Gramedia. 10. Kosasi, H. E. 2003. Ketatabahasaan dan Kesusasteraan. Bandung : Yrama Widya. 11. Rajak, Abdul. 1985. Kalimat Afektif : Struktur, Gaya, dan Variasi.Jakarta : Gramedia. 12. Tarigan, Henry Guntur. 2005. Menulis Sebagai suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung : Angkasa. 13. Trimansyah, Bambang. 1994. Belajar Bahasa Indonesia. Jakarta : Mitra Angkasa. 14. Poerwadarminta, W.J.S. 1967. Bahasa Indonesia untuk Karang Mengarang. Yogyakarta : U.P. Indonesia. 15. Putrayasa, I.B. 2007.Kalimat Efektif (Diksi, Struktur dan logika). Singaraja : Reflika Aditama. 16. Wahono dan Rusmiyanto. 2007. Kreatif Berbahsa dan Bersastra Indonesia, Jakarta : Ganeca.

GBPP MATA KULIAH KODE MATA KULIAH BEBAN STUDI PENEMPATAN : OBSTETRI : BD. 209 : 2 SKS. ( T : 2 ) : SEMESTER II

A. DESKRIPSI MATA KULIAH Mata kuliah ini memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk memahami tentang komplikasi kebidanan. Topik yang dibahas meliputi : Komplikasi kehamilan, persalinan dan nifas, kedaruratan kebidanan dan prosedur tindakan operatif kebidanan dan gangguan psikologis dalam kebidanan. B. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Menjelaskan lingkup komplikasi kebidanan. Mengidentifikasi komplikasi kehamilan dan penatalaksanaannya. Mengidentifikasi komplikasi persalinan dan penatalaksanaannya. Mengidentifikasi komplikasi nifas dan penatalaksanaannya. Mengidentifikasi kedaruratan obstetrik dan penatalaksanaanya. Menjelaskan tindakan operatif kebidanan. Mengidentifikasi gangguan psikologis dalam kebidanan dan penatalaksanaannya.

C. PROSES PEMBELAJARAN T : Dilaksanakan di kelas dengan menggunakan ceramah, diskusi, seminar dan penugasan. D. EVALUASI Teori 1. UTS 2. UAS Praktik 1. Tugas 2. Latihan Studi kasus/manajemen kasus

: 10 % : 15 %

: 15 % : 20 % : 40 %

(1999). Jakarta. Baillier Tindall. Midwifery. Helen Varney (1997).E. 12 tahun edition. BUKU SUMBER Buku Utama 1. . (1998). Mc. Buku Anjuran Sellers P. Ilmu Kebidanan. South Africa. 1. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. (2000). Sweet B. (1993). Yayasan Bina Pustaka. LTD. Mayes Midwifery. B. yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. 3. Syaifudin A. Jakarta. 2. Vol 1-2. Yayasan Bina Pustaka. (2002). London. Ilmu Kebidanan. 3. 2. Midwifery. Juta & Co. Prawiroharjo. R. Rachimhadi T. 1 st edition.

sistem reproduksi. UTS 2. ( T : 2 ) : SEMESTER III A. Menjelaskan jenis penyakit kandungan/ genekologi. 4. Melakukan sistem rujukan pada kasus ginekologi. gangguan menstruasi. infertilitas. UAS Praktik 1. PROSES PEMBELAJARAN T : Dilaksanakan di kelas dengan menggunakan ceramah. C. EVALUASI Teori 1. diskusi. Mengidentifikasi gangguan dan masalah dalam sistem reproduksi wanitta. 2. AIDS dan HIV. seminar dan penugasan. DESKRIPSI MATA KULIAH Mata kuliah ini memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk memahami tentang penyakit kandungan dan permasalahannya pada wanita dalam siklus kehidupannya dengan pokok bahasan : lingkup ginekologi. tumor dan kanker sistem reproduksi. 210 : 2 SKS. penanganan PMS. 5. 3. Latihan Studi kasus/manajemen kasus : 10 % : 15 % : 15 % : 20 % : 40 % . Tugas 2. pemeriksaan diagnostik. infeksi sistem reproduksi. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. 6. Menjelaskan jenis kelainan pada sistem reproduksi dan penanggulangannya. D. B. Mengidentifikasi penyakit menular seksual dan imunologi.GBPP MATA KULIAH KODE MATA KULIAH BEBAN STUDI PENEMPATAN : GINEKOLOGI : BD. kelainan kongenital. Melakukan pertolongan pertama pada gangguan sistem reproduksi wanita.

Jakarta. H. (1994) Ginekologi. 3. edisi 1. Depkes RI. Petunjuk Khusus Perawatan Pasien & jenajah Pasien Aids di Rumah Sakit. Buku Anjuran 1. 2. . Jakarta. (1999) Ilmu kandungan. K (1998) Kontradiksi dalam kesehatan Reproduksi. Bagian Ginekologi FK UNPAD. 3. Jakarta. Yayasan Bisa Pustaka SP. (2002). Wiknjosastro. Jakarta. BUKU SUMBER Buku Utama 1. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal & Neonatal. Depkes RI (1992). Syaifudin AB. (1997) Buku Pegangan Aids & HIV. Pustaka Sinar Harapan. Jakarta.E. 2. Bandung. Mohamad.

2. PROSES PEMBELAJARAN T : Dilaksanakan di kelas dengan menggunakan ceramah.GBPP MATA KULIAH KODE MATA KULIAH BEBAN STUDI PENEMPATAN : ILMU KESEHATAN ANAK : BD. 6. D. C. Menjelaskan keadaan kesehatan bayi dan anak balita di Indonesia. Menjelaskan pemberian obat sesuai kewenangan dan standar yang berlaku. Upaya promosi dan prevensi pada bayi dan balita 3. Pemberian obat pada bayi dan balita sesuai kewenangan dan standar 7. Topik topik yang dibahas meliputi : tumbuh kembang bayi dan anak. 4. GARIS BESAR MATA KULIAH 1. Menjelaskan penyakit. Mekanisme dan proses rujukan bayi dan anak balita .penyakit yang lazim pada bayi dan anak balita yang terjadi di Indonesia 6. diskusi. Menjelaskan upaya promosi dan preventif kesehatan bayi dan anak balita. Bayi resiko tinggi dan bermasalah dan penatalaksanaannya 5. 7. 8. seminar dan penugasan. DESKRIPSI MATA KULIAH Mata kuliah ini memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk memahami keadaan kesehatan bayi dan anak balita Indonesia. Pertolongan pertama pada kecelakaan bayi dan balita 8. 211 : 2 SKS. Menjelaskan penatalaksanaan bayi resiko tinggi dan bermasalah yang lazim ditemui. B. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Keadaan kesehatan bayi dan anakbalita 2. Teknik pengumpulan data fokus melalui pemeriksaan fisik pada bayi dan anak balita 4. ( T : 2 ) : SEMESTER III A. kebutuhan dan masalah kesehatan bayi dan anak sehat maupun sakit serta penatalaksanaannya. Menjelaskan teknik pengumpulan data fokus melalui pemeriksaan fisik pada bayi dan anak balita.penyakit pada bayi dan anak yang lazim terjadi di Indonesia. Menjelaskan tindakan pertolongan pertama pada kecelakaan. 5. 3. Menjelaskan mekanisme dan proses rujukan bayi dan anak balita. upaya promosi dan prevensi serta penatalaksanaan anak sakit sesuai wewenangnya. Penyakit.

II. Buku Anjuran 1. UAS Praktik 1. 1985. Perkembangan Anak I. Pedoman Operasional Program Immunisasi. 4. 7. jakarta. E. 9. New Guide toPregnancy and Baby Care. jakarta. Markum. Ditjen PPMopl. : 10 % : 15 % : 15 % : 20 % : 40 % . Jakarta. 2. EVALUASI Teori 1. 1997. She hon Broks. 1995. Ilmu Kesehatan Anak. FKUI. BUKU SUMBER Buku Utama 1. Rendle john. Depkes. 1990. Stanway. III. 1999. 2000. Latihan Studi kasus/manajemen kasus F. Modul Immunisasi. Profil kesehatan tahun 2000. 2. 2001. II. Ilmu Kesehatan Anak. 3. EGC. 5. 1985. 3. II. 6. Modul Managemen Terpadu Balita Sakit. FKUI. Ilmu Kesahatan Anak I. Penyakit Anak.E. London. III. UTS 2. Depkes. Eirenberg. Depkes. 1990. Tugas 2. 8. Jakarta. Hurlock.P. 1997. Depkes. jakarta. Ilmu Kesahatan Anak I. Bayi pada tahun pertama. jilid I. Nelsen.

pemantauan tumbuh kembang. Melaksanakan sistem rujukan. 6. sikap dan keterampilan. Menjelaskan lingkup asuhan neonatus. 9. 3. EVALUASI Teori 1. Mempraktikkan immunisasi pada neonatus. Mempraktikkan penyuluhan pada orng tua tentang asuhan neonatus. diskusi. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. bayi dan anak balita. sistem rujukan serta pendokumentasian hasil asuhan. Mempraktikkan stimulasi sesuai tahap tumbuh kembang bayi dan anak balita. bayi dan anak balita normal dan abnormal. P : Dilakukan di kelas. Topik topik yang dibahas meliputi : lingkup asuhan. 2. 8. 5. 7. demonstrasi. Mempraktikkan asuhan pada neonatus. laboratorium (baik di kampus maupun di lahan praktek) dengan menggunakan simulasi. bayi dan anak balita. PROSES PEMBELAJARAN T : Dilaksanakan di kelas dengan menggunakan ceramah. B. bayi dan anak balita normal dan abnormal. penatalaksanaan. role play dan bed side teaching. BAYI DAN ANAK BALITA : BD. immunisasi. peran dan tanggung jawab orang tua. UTS 2. Menjelaskan konsep asuhan bayi dan anak balita. D. ( T : 2. Mempraktikan pendokumentasian asuhan. DESKRIPSI MATA KULIAH Mata kuliah ini memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk memahami asuhan pada neonatus (24 jam setelah lahir sampai dengan 28 hari) bayi dan balita yang didasari oleh konsep. 306 : 4 SKS.GBPP MATA KULIAH KODE MATA KULIAH BEBAN STUDI PENEMPATAN : ASUHAN NEONATUS. UAS : 15 % : 25 % . seminar dan penugasan. Mempraktikkan pemantauan tumbuh kembang bayi dan anak balita. P=2 ) : SEMESTER III A. 4. C.

Midwifery. Jones and Bartlett Publisher. Jakarta. Arias. Pauline. UK. Matthews. 2. Benette VR. 1992. 1997. dekk. Sinopsis Obstetri jilid I. Varney’s H. 1993. Mthai. 4. 3. 1993. . 2. 2000. 1999. Fernando. Latihan : 10 % : 50 % E. 1998. jakarta. Practical Guide to High Risk Preganancy and Delivery.Praktik 1.YBPSP. 7. BUKU SUMBER Buku Utama 1. Buku panduan Praktis Matrenal dan Neonatal. Tugas 2. Second Edition. 2001. 3. Great Britain: Bath Press Colour Book Glasgow. YBPSP. Buku Anjuran 1. Jakarta. Mosby Year Book. Departemen of Reproductive Health and Research. Myles Text Book for Midwives. Syaifudin. Boston. Cape Town : Creda Press Solar Road. 6. dkk. Mochtar R. Ilmu Kebidanan. 2001. 2. Mc Call. Buku Acuan nasional pelayanan kesehatan maternal dan Neonatal. Hanifa. Midwifery. Brown LK. Impac Managing Complication inn Pregnancy and Childbirth. 5. 12 th edition 2000. Midwifery Vol. Mayes.

Melaksanakan pendokumentasian sesuai dengan format yang tersedia di institusi pelayanan. 4. persalinan dan nifas dan gangguan sistem reproduksi. persalinan dan nifas dan gangguan sistem reproduksi. PROSES PEMBELAJARAN T : Dilaksanakan di kelas dengan menggunakan ceramah. persalinan dan nifas. Menjelaskan penyakit penyerta pada ibu dalam masa kehamilan. seminar dan penugasan. komplikasi dan penyulit kehamilan. ( T : 2. 6. demonstrasi. Menjelaskan prinsip deteksidini ibu dengan kelainan. role play dan bed side teaching. Melaksanakan rujukan berdasarkan standar praktek kebidanan dan protap. 2. 3. 304 : 4 SKS. P : Dilakukan di kelas.penyakit penyerta kehamilan. D. penyakit. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Melaksanakan asuhan pada wanita/ ibu dengan kelainan. prinsip.GBPP MATA KULIAH KODE MATA KULIAH BEBAN STUDI PENEMPATAN : ASUHAN KEBIDANAN IV (PATHOLOGI KEBIDANAN) : BD. deteksi dini kelainan pada ibu hamil.prinsip asuhan dalam penanganannya. bersalin dan nifas. Melaksanakan deteksi dini kehamilan. rujukan dan pendokumentasiannya. UTS 2. laboratorium (baik di kampus maupun di lahan praktek) dengan menggunakan simulasi. komplikasi dan penyulit yang lazim terjadi dalam kehamilan. UAS : 15 % : 25 % . P=2 ) : SEMESTER III A. B. DESKRIPSI MATA KULIAH Mata kuliah ini memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu dengan kelainan atau komplikasi dengan pendekatan manajemen kebidanan dengan pokok bahasan : pathologi obstetrik. C. komplikasi dan penyulit dalam kehamilan. 5. diskusi. persalinan dan nifas. persalinan dan nifas. EVALUASI Teori 1.

1997. 8. 2001. Portualat Care. Modul 2.JHPIEGO. BUKU SUMBER : 10 % : 50 % Buku Utama 1. Hanifa.Brown LK. dkk. Syaifudin. Pedoman Mengajar dosen AKBID. 1998. 2. Modul 4. UK. 1999. Latihan E. 2. 9. 11. Pauline. 2. 7. Livingstone. 1999. Impac Managing Complication inn Pregnancy and Childbirth. Mosby Year Book. jones and Bartlett Publisher. Buku Panduan Praktis nMaternal dan Neonatal. 1992. Pedoman Mengajar dosen AKBID. Varney’s H. Midwifery Vol. 1993.JHPIEGO. Benette VR. 2000.JHPIEGO. 1993. Jakarta. Second Edition. 12 th edition 2000. Modul 3. 4. evidonce and guide lines for management. 2002. Arias. Jakarta. Midwifery. 1999. 5. Midwifery. Cape Town : Creda Press Solar Road. 10. . Mochtr R. 6. 12. Pusdiknakes. Ilmu Kebidanan. Pusdiknakes. YBPSP. Boston. Midwifery. Mthai. Tugas 2. Mayes. 3. Myles Text Book for Midwiver. Pedoman Mengajar dosen AKBID. Debora Bick. Pusdiknakes. 2001. Jakarta. Great Britain: Bath Press Colour Book Glasgow. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Matthews. Walsh. Buku Anjuran 1. 2001. Sinopsis Obstetri jilid I. Fernando. 3. YBPSP. dekk. departemen of Reproductive Health and research. Mc Call. Linda V. 1999. Practikal Guide to High Risk Pregenancy and Delivery.Praktik 1.

Mengelola program KIA/KB di wilayah kerja. 2. prinsip. 5. masalah dan strategi pelayanan kebidanan dikomunitas dan keluarga sebagai pusat pelayanan. Menjelaskan aspek perlindungan hukum bagi praktisi bidan dikomunitas. penggerakan dan peningkatan peran serta masyarakat. PROSES PEMBELAJARAN . pengelolaan program KIA/KB di wilayah kerja. Melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan pelayanan kebidanan komunitas. C. P=3 ) : SEMESTER IV A. manajerial asuhan kebidanan di komunitas. Menjelaskan konsep. 4. keterampilan dan sikap profesional bidan dalam asuhan dikomunitas yang meliputi pokokpokok bahasa konsep. 8. B. Menjalankan tugas tambahan yang terkait dengan kesehatan ibu dan anak. Menggerakkan dan meningkatkan peran serta masyarakat. Mempraktekkan manajerial asuhan kebidanan dikomunitas. 7. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Melakukan pendokumentasianasuhan kebidanan dikomunitas.prinsip dasar dan strategi pelayanan kebidanan komunitas. 6. 3. 305 : 4 SKS. DESKRIPSI MATA KULIAH Mata kuliah ini memberikan kemampuan untuk melaksanakan praktek kebidanan secara komprehensif dengan memperhatikan budaya setempat yang dikemas dalam tatanan komunitas dengan pendekatan manajemen kebidanan dan didasari oleh konsep. 9. Menjelaskan tugas dan tanggung jawab bidan dikomunitas.GBPP MATA KULIAH KODE MATA KULIAH BEBAN STUDI PENEMPATAN : ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS : BD. ( T : 1.

UAS Praktik 1. UTS 2. Walsh. Buku Anjuran 1. Modul MPS (BA-7). Linda k Brown. diskusi. jones & Bartlet Publishers. London S : 1999 (BU-2). 6. Jakarta (BA-3). Tugas 2. Permenkes 900/2002. laboratorium (baik di kampus maupun di lahan praktek) dengan menggunakan metode simulasi. role play dan bed side teaching. Deteksi dan Intervensi Dini Penyimpanan Tumbuh Kembang Anak dan Upaya Optimalisasi Kualitas SDM. EVALUASI Teori 1. Caroline F: 1994. saunders Company. Varney H. 2. Midwefery Community-Based Care. Jakarta (BA-2). W. 7. seminar. Sweet R Betty. Depkes RI. Jones & bartlet Publisher. Pengurus Pusat IBI. Mayes Midwefery a Text Book For Midwives. Jakarta (BA-6). Myles Text Book For Midwives (BU-I). P : Dilaksanakan di kelas. 5. 2. Philadelphina (BA-5). D. Etika dan Kode Etik Kebidanan. London (BU-3). BUKU SUMBER : 15 % : 25 % : 10 % : 50 % Buku Utama 1. Bennett V Ruth.Varneys Midwifery. 2001.T : Dilaksanakan di kelas dengan menggunakan ceramah. London S: 1997 (BA-I). Sunarwati sulary. Mary Cronk. Latihan E. Linda V. 1999. community Midwifery. 1999. 3. . dan penugasan. 3.B. Bidan di Masyarakat. Depkes RI. demonstrasi. 4. Jakarta (BA-4).

2. pelayanan kontrasepsi. Kompetensi bidan Indonesia. Menguraikan konsep kependudukan di Indonesia. P=2 ) : SEMESTER IV Mata kuliah ini memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk memberikan pelayanan KB dengan pokok bahasan: konsep kependudukan.8. Jakarta (BA-10). 1997. program dan perkembangan KB di indonesia. . ( T : 1. Tujuan Pembelajaran 1. Standar Pelayanan Kebidanan depkes RI (BA-9). 9. 10. akseptor yang bermasalah dan cara penanggulangannya. IBI. B. 308 : 3 SKS. komunikasi informasi dan edukasi serta pendokumentasian. Deskripsi Mata Kuliah : PELAYANAN KB : BD. GBPP MATA KULIAH KODE MATA KULIAH BEBAN STUDI PENEMPATAN A. Modul MTBS (BA-8). Menjelaskan perkembangan KB di Indonesia.

C. 5. Melakukan program KIE dalam pelayanan KB. Tugas 2. 1999. BUKU SUMBER Buku Utama 1. UTS 2. 7. Melakukan pendokumentasian pelayanan KB.POGI ( 1996). UAS Praktik 1. BKKBN. D. Melakukan pembinaan akseptor. 2. Melakukan berbagai cara penanggulangan akseptor bermasalah. 6. dan penugasan. Jakarta. diskusi. Menjelaskan program KB di Indonesia. Balai Litbang. EVALUASI Teori 1. Hanafi Hartanto (1994). 1998. 8. BKKBN. Pustaka Sinar Harapan. NRC. role play dan bed side teaching. Jakarta 1992. Kependudukan KB dan KIA. KB dan Kontrasepsi. Buku Anjuran 1. Latihan : 15 % : 25 % : 10 % : 50 % E.3. BKKBN. Bandung. laboratorium (baik di kampus maupun di lahan praktek) dengan menggunakan metode simulasi. . Paket Pelatihan Pendidikan KB. Proses Pembelajaran T : Dilaksanakan di kelas dengan menggunakan ceramah. seminar. 3. Buku Acuan Pelayanan Keluarga Berencana. 2. P : Dilaksanakan di kelas. demonstrasi. 4. Dr. Gerakan Keluarga Berencana Nasional. Melakukan pelayanan kontrasepsi dengan berbagai metode.

Bagian Obstetri dan Ginekologi Fakultas kedokteran. Yayasan Bina Pustaka. Biran Afandi. 6. GBPP MATA KULIAH KODE MATA KULIAH BEBAN STUDI PENEMPATAN A. Biran Afandi. 5.R. 8. Jakarta.I. Unpad Bandung. Sinopsis Obstetri Fisiologi. Ilmu Kebidanan. Soelaeman. 1980. 9. Teknik KB. Keluarga Berencana. Sarwono Prawiroharjo. Pusat Ikan Bidan Indonesia. ( T : 1. Paket Pelatihan KB. Jakarta. Pengurus Pusat. : ETIKA PROFESI DAN HUKUM KESEHATAN : BD. Manual Pelayanan klinik Raden Saleh. Mochtar. 1991. Pedoman KB IBI. Jakarta. Buku-2. Kontrasepsi. 402 : 2 SKS.4. P=1 ) : SEMESTER IV DESKRIPSI MATA KULIAH . 1992. 1996. Jakarta. IBI. 1992. 1992. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Fakultas Kedokteran UI. Cetakan II. BKKBN. 7. Santoso Suryono S.

PROSES PEMBELAJARAN T : Dilaksanakan di kelas dengan menggunakan ceramah. Mengidentifikasi isu etik dalam pelayanan kebidanan. Menjelaskan teori. Menjelaskan prinsip etika moral dalam memberikan pelayanan kebidanan. 7. dan penugasan. Tugas 2. Latihan : 10 % : 50 % E. demonstrasi. diskusi. UAS : 15 % : 25 % Praktik 1. P : Dilaksanakan di kelas. role play dan bed side teaching. Mengidentifikasi nilai personal dan profesional yang di berlakukan dalam pelayanan kebidanan. UTS 2. BUKU SUMBER . seminar. laboratorium (baik di kampus maupun di lahan praktek) dengan menggunakan metode simulasi.teori yang mendasari pengambilan keputusan dalam menghadapi delema etik/marah pelayanan kebidanan. Menjelaskan landasan hukum profesi dan pelayanan kebidanan. C. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Menjelaskan sumber-sumber hukum dalam pelayanan kesehatan atau kebidanan. B. keluarga dan masyarakat. 5.Mata kuliah ini memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk etika profesi dan hukum kesehatan dengan pokok bahasan prinsip etika moral dan isu legal kebidanan untuk membantu prilaku profesional dalam berkarya di pelayanan kesehatan khususnya pelayanan kebidanan baik kepada individu. 6. 4. D. EVALUASI Teori 1. 2. 3. 8. Mengidentifikasi aspek legal dalam pelayanan kebidanan. Melaksanakan tugas sebagai bidan berdasarkan etik dan kode etik profesi.

Etika dan hukum kedokteran. P=1 ) : SEMESTER V . Buku Anjuran 1. 4. ( T : 1. 5. 404 : 2 SKS. 1994. 3. 3. 6. PP No. Tricia Murphy Black.Buku Utama 1. 1995. 2. GBPP MATA KULIAH KODE MATA KULIAH BEBAN STUDI PENEMPATAN : MUTU PELAYANAN KEBIDANAN : BD. 32/1996 tentang tenaga kesehatan. Aborsi di tinjau dari aspek hukum. Etika dan kode etik bidan di Indonesia. Etic In Midwifery. Shirley R Jones. 2. Peraturan hukum kesehatan di Indonesia. Issue In Midwifery. Undang-undang kesehatan nomor 23/1992 tentang wewenang bidan. Himpunan peraturan perundang-undangan di bidang kesehatan.

Melaksanakan standar mutu pelayanan kebidanan. 2. UTS 2. 5. seminar. laboratorium (baik di kampus maupun di lahan praktek) dengan menggunakan metode simulasi. D. standar mutu. Menjelaskan konsep dasar mutu pelayanan kebidanan. role play dan bed side teaching. Merumuskan indikator mutu pelayanan kebidanan. DESKRIPSI MATA KULIAH Mata kuliah ini memberikan kemampuan untuk memelihara dan meningkatkan mutu pelayanan kebidanan dengan pokok bahasan konsep dasar mutu pelayanan kesehatan khususnya kebidanan. 6. 4. Menilai mutu pelayanan kebidanan berdasarkan daftar tilik yang dikembangkan. B. BUKU SUMBER . Menjelaskan konsep dasar mutu pelayanan kesehatan. demonstrasi. EVALUASI Teori 1. 3. PROSES PEMBELAJARAN T : Dilaksanakan dikelas dengan menggunakan ceramah.A. Tugas 2. Latihan : 20 % : 40 % : 20 % : 30 % E. dan penugasan. faktor yang mempengaruhi. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. P : Dilaksanakan di kelas. diskusi. indikator dan penilaian mutu pelayanan kebidanan. C. UAS Praktik 1. Menjelaskan faktor yang mempengaruhi mutu pelayanan kebidanan.

2001. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Betty. Bailliere Tindal London Philadelphie Toronto Sydney Tokyo. Binarupa Aksara. 2. Jakarta. . Depkes RI. Edisi ketiga. Sweet R. 2000. Wiyono. Yayasan Bina Pustaka. Standarnfor the practice of Midwifery. 3. Surabaya. Quality Assurance. Dirjen Binkesmas Jakarta. Jakarta. Depkes. Pengantar Administrasi Kesehatan. 6. Proram Jaminan Mutu. Universitas Airlangga. 44-74. 2001. 2. Dj (1999) Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan : Teori. Total Quality Manajemen. Azrul Azwar. Mayes’ Midwefery. Depkes. 1996. 4. 5. A Text book for Midwives. Jakarta.Buku Utama 1. 3. halaman. Fandy Tjiptono. Strategi dan Aplikasi. 1998. Buku Anjuran 1. Buku Standar Pelayanan Kebidanan. Depkes RI 1999.

Menguraikan langkah-langkah penelitian. langkah-langkah penelitian. diskusi. B. seminar. role play dan bed side teaching. seminar proposal dan menyimpulkan penelitian dalam pelayanan kebidanan pada khususnya dan pelayanan kesehatan pada umumnya. C. demonstrasi. P=1) : SEMESTER V A. laboratorium (baik di kampus maupun di lahan praktek) dengan menggunakan metode simulasi. 2. Membaca hasil penelitian dalam pelayanan kebidanan/kesehatan.GBPP MATA KULIAH KODE MATA KULIAH BEBAN STUDI PENEMPATAN : METODE PENELITIAN : Bd. 3. Membuat proposal penelitian. Menjelaskan sistematika penelitian. membuat proposal penelitian. 405 : 2 SKS (T=1. Menjelaskan konsep dasar penelitian. DESKRIPSI MATA KULIAH Mata kuliah ini memberikan kemampuan menyusun proposal penelitian dengan pokok bahasan : konsep penelitian. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. sistematika penelitian. 5. P : Dilaksanakan di kelas. Melaksanakan seminar proposal. PROSES PEMBELAJARAN T : Dilaksanakan di kelas dengan menggunakan ceramah. metodelogi penelitian. dan penugasan. 4. 6. . 7. mengkritik jurnal / proposal orang lain. Menjelaskan metodelogi dalam penelitian.

The Midwives Research Database. Jakarta. Rineka Cipta. An Introduction to research for midwives. 3. UTS 2. Churchill Livingstone. 1997. Principles and Practice of Research in Midwifery. Buku Anjuran 1. Bailliere Tindall. An Interactive Approach for Nursing and Health Care. London. .D. Jakarta. FKUI. England. EVALUASI Teori 1. BUKU SUMBER Buku Utama 1. Metodelogi Penelitian Bidang Kedokteran. Myles Textbook for Midwives. Arjatmo Tjokronegoro. 2. Jakarta. chapter 4. 2. Cluetlaand Rosalind Bluff. Elizabeth R. Ruth Bennett. 1999. Felicia Mc Carmick and Mary Refren. 2000. Pam Smith. 1997. Hochland & Hochland Limited. Longman Group UK Limited. Raja Grapindo Presada. Collin Rees. chapter 50. Praktiknya. 2000. 1993. Dasar-dasar Metodelogi Penelitian dan Kesehatan. Soekidjo Notoatmojo. 1993. Third edition. 5. Research Mindodness for Practice. 3. 4. Ashley Road. Metodelogi Penelitian Kesehatan. UAS Praktik : 20 % : 30 % : 50 % E. Harcout Publishers Limited. MIRIAD. 1997.

B. Mempertimbangkan etik dalam promosi kesehatan. 503 : 2 SKS (T=1. 3. Menjelaskan konsep prinsip dan lingkup promosi kesehatan. . 2. 6. 4. P=1) : SEMESTER II A. Menunjukkan model dan nilai promosi kesehatan.GBPP MATA KULIAH KODE MATA KULIAH BEBAN STUDI PENEMPATAN : PROMOSI KESEHATAN : Bd. model dan nilai promosi kesehatan. DESKRIPSI MATA KULIAH Mata kuliah ini memberikan kemampuan untuk melakukan promosi kesehatan dalam pelayanan kebidanan dengan pokok bahasan meliputi : Konsep dan prinsip promosi kesehatan lingkup promosi kesehatan. 5. Menerapkan pendekatan dalam promosi kesehatan. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Melakukan upaya promosi kesehatan dalam pelayanan kebidanan. Menjelaskan prinsip perubahan perilaku yang mendasasi dalam promosi kesehatan. etik pendekatan dalam promosi kesehatan. etik prinsip perubahan perilaku yang mendasari dalam promosi kesehatan upaya promosi kesehatan dan peran bidan dalam kegiatan promosi kesehatan.

Praticia Webb. UAS Praktik : 20 % : 30 % : 50 % E. demonstrasi. BUKU SUMBER Buku Utama 1. London UK. 3. alih Bahasa Zulazmi Mamdy PPFKM Depdikbud RI Jakarta (1990) (BA III). C. D. dan penugasan. Valirie Edgo. London. PROSES PEMBELAJARAN T : Dilaksanakan di kelas dengan menggunakan ceramah. UTS 2.7. laboratorium (baik di kampus maupun di lahan praktek) dengan menggunakan metode simulasi. Health Promotion in Midwifery Practice Ballivere tindall. Masby’s Clinical Nursing Series (BA I). 4. women’s Health Care. P : Dilaksanakan di kelas. Introduction To Health Education and Health promotion. 1994 Health Promotion and Patient Education. 1993. Susan G Millstein Phd. (BU I). promoting the Health of Adolescent. EVALUASI Teori 1. Buku Anjuran 1. Expord Universing (BA II). Lawrence. 2002. diskusi. Promosi Kesehatan. 3. Depkes (Direktur Promosi Kesehatan Dirjen Kesehatan Masyarakat) Jakarta 2000 (BU II). role play dan bed side teaching. 2. Chapma & Hall. 1994. seminar. Dunkle. Melaksanakan peran bidan dalam kegiatan promosi kesehatan. Mindi Miller. W Grece et al. Perencanaan pendidikan kesehatan sebuah pendekatan diagnostic. . 2.

6. B. Pengantar Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Petunjuk praktis promotion kesehatan. pengelolaan kebidanan komunitas dan penggerakan peran serta masyarakat. Soekidjo Notoatmodjo. Andi Off Set Yogyakarta (BU V). institusi pelayanan kesehatan masyarakat. 501 : 2 SKS (T=1. Indonesia sehat 2010. konsep dasar kesehatan masyarakat. konsep PHC. DESKRIPSI MATA KULIAH Mata kuliah ini memberikan kemampuan untuk mengaplikasikan konsep dasar Ilmu Kesehatan Masyarakat di lahan praktek. programprogram KIA di masyarakat. pendekatan keluarga/kelompok masyarakat dalam pelayanan kesehatan masyarakat. TUJUAN PEMBELAJARAN .5. GBPP MATA KULIAH KODE MATA KULIAH BEBAN STUDI PENEMPATAN : ILMU KESEHATAN MASYARAKAT : Bd. P=1) : SEMESTER IV A. dengan pokok bahasan.

EVALUASI Teori 1. Menguraikan pendekatan dalam kesehatan masyarakat. laboratorium (baik di kampus maupun di lahan praktek) dengan menggunakan metode simulasi. (2001). role play dan bed side teaching. 2. C. Dasar-dasar epidemiologi. Menjelaskan Institusi pelayanan kesehatan Ibu dan anak. D. Menjelaskan program kesehatan yang terkait dalam meningkatkan status kesehatan. Mengelola pelayanan kebidanan komunitas. Sukidjo Notoatmodjo. FKM UI. (2001). 6. 7. Jakarta. Bambang. 3. Ilmu Kesehatan Masyarakat. BUKU SUMBER : 20 % : 30 % : 50 % Buku Utama 1. demonstrasi. UAS Praktik E. Menggerakkan peran serta masyarakat. (1990). diskusi. UTS 2. 2. 3. PROSES PEMBELAJARAN T : Dilaksanakan di kelas dengan menggunakan ceramah. P : Dilaksanakan di kelas. 8.1. Azrul Azwar. Menjelaskan konsep PHC. dan penugasan. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Menjelaskan konsep dasar pelayanan kesehatan masyarakat. 4. seminar. Menjelaskan Indonesia Sehat 2010. 5. Buku Anjuran .

Louise Silverton. 5. New York. (2002). Team work. 1993. GBPP MATA KULIAH KODE MATA KULIAH BEBAN STUDI PENEMPATAN : KESEHATAN REPRODUKSI : Bd. 6. Depkes RI. Dra.1. Damayanti rita. 3. MSPH (1996) dinamika Kelompok. Jakarta. Sasongko Adi. Frentice Hall. Drs (1994) Primary Health Care. FKU UI. Dr. 2. Effendi Nasrul. Managemen Pelayanan Kesehatan. P=1) : SEMESTER II A. FKMUI. MPH (1996) Pengorganisasian dan Pengembangan Masyarakat. FKM-UI. 307 : 3 SKS (T=2. DESKRIPSI MATA KULIAH . 4. EGC. UI. the Art and Science Midwifery.

EVALUASI Teori 1. diskusi. 5. PROSES PEMBELAJARAN T : Dilaksanakan di kelas dengan menggunakan ceramah. Menjelaskan indikator status kesehatan wanita. UTS 2. dengan pokok bahasan teori dan konsep reproduksi kesehatan wanita sepanjang daur kehidupannya meliputi sejarah. Melakukan pemantauan tumbuh kembang wanita sepanjang daur kehidupannya. C. seminar. 2. demonstrasi. psikologis dan sosial spiritual. perkembangan wanita dalam aspek biologis. UAS Praktik Studi kasus Praktikum : 20 % : 40 % : 15 % : 25 % . B. role play dan bed side teaching. 6. Menjelaskan kesehatan wanita ditinjau dari aspek biologis. Menjelaskan sejarah kesehatan wanita di Indonesia. 7. Menjelaskan dimensi sosial wanita dan permasalahannya. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. dan penugasan. laboratorium (baik di kampus maupun di lahan praktek) dengan menggunakan metode simulasi. Menjelaskan teori dan konsep kesehatan reproduksi. gangguan / permasalahannya. kesehatan reproduksi dalam perspektif gender. F. 3.Mata kuliah ini memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk memahami kesehatan reproduksi. permasalahannya serta indikator status kesehatan wanita. Menjelaskan konsep kesehatan reproduksi dalam perspektif gender. 4. P : Dilaksanakan di kelas.

Kesehatan Reproduksi. Jakarta. Mosby USA. Suryadi C dkk. Binkesga. 3. Sarwono. 4. Valery Edge. Memahami Kesehatan Reproduksi Wanita. Betty R. 5. FKM UI. 11. Depkes RI. Sweet. Depkes RI. 9. Brown. 2000. Jakarta. 2. Jakarta. Pemberdayaan Wanita dalam Bidang Kesehatan. Area EGC Jakarta. Dirjen Kesmas. BUKU SUMBER Buku Utama 1. 2001. Pelatihan Bimbingan dan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja. Jakarta. 1999. 1997. 1997. Mindi Miller. BKKBN. BKKBN. 2001. 12. Varney’s Midwifery Thierd edition.G. 1999. . 2001. Ruth Bennett. Azrukl Azwar. Myles Textbook for Midwives. Dirjen Kesmas. 2000. 3. Jakarta. Yogyakarta. Penanggulangan HIV (Aids) Melalui Peningkatan Ketahanan Keluarga. V. Jakarta. Program Kesehatan Reproduksi dan Pelayanan Integratif di Tingkat Pelayanan Dasar. Kumpulan Pedoman Pelaksanaan Program KPR dan Perlindungan Hak-hak Reproduksi. Modul Safe Motherhood. Peran Gender. Jakarta. 1994. 1998. Pengaruh Utama Jender dalam Bidang Kesehatan. Kesehatan Reproduksi Remaja. 2002. Buku Anjuran 1. Mayes a Textbook for Midwives. BKKBN. 2002. Women’s Health Care. Ida Bagus Gede Manuaba. 1997. BKKBN. Depkes RI. 2002. Jasir Faizal. 6. Kesehatan Reproduksi Remaja. 2001. Buku I dan II. 7. Depkes RI. 10. 2. 13. Jakarta. 8. Binkesga. Linda K. Penyakit Kandungan.

Menjelaskan Ketahanan Nasional. bersatu dan tentram. politik dan strategi Hankamnas dan sistem Hankamrata. kuat. 4. Menjelaskan Politik dan Strategi Nasional. D. diskusi. 5. Menjelaskan Politik dan Strategi Hankamnas. seminar dan penugasan. UAS 3. Menjelaskan Sistem Hankamrata (Pertahanan keamanan secara C. Strategi Nasional Hankamnas dan Sistem Hankamrata untuk meningkatkan pengetahuan. PROSES PEMBELAJARAN T : Dilaksanakan di kelas dengan menggunakan ceramah. B. ketahanan nasional. Ketahanan Nasional. politik dan strategi nasional.GBPP MATA KULIAH KODE MATA KULIAH BEBAN STUDI PENEMPATAN : PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN : BD 103 : 2 SKS ( T : 2 ) : SEMESTER I A. EVALUASI 1. UTS 2. 2. 3. DESKRIPSI MATA KULIAH Mata kuliah ini memberikan kemampuan kepada mahasiswa untuk memahami tentang Wawasan Nusantara. merata). Menjelaskan Wawasan Nusantara. dengan pokok bahasan : Wawasan Nusantara. Quis : 20% : 50% : 10% . TUJUAN PEMBELAJARAN 1. kesadaran dan motivasi untuk berjuang menjaga kelestarian kehidupan bangsa Indonesia yang aman.

Penugasan : 20% E. BUKU SUMBER Buku Utama : 1. Bandung. Pusat Study Kewiraan Universitas Brawijaya Malang. Undang. Undang.undang Otonomi Daerah. Kewiraan untuk mahasiswa Buku Anjuran : 1. Citra Umbara. Surabaya 1999 2.4. Lemhanas. 1999 . Arkola.undang Hak azasi Manusia. 1980 2.

Dasar-dasar Agama Islam. diskusi. seminar. D. UAS 3. oleh tim PT. EVALUASI 1. Memahani prinsip agama dan kepercayaan masyarakat di Indonesia 2. Abdul Majid. BUKU SUMBER Buku Utama : : 20% : 50 % : 10 % : 20 % 1. Buku Pendidikan Agama Islam Pada Perguruan Tinggi. Kuis 4.GBPP MATA KULIAH KODE MATA KULIAH BEBAN STUDI PENEMPATAN : PENDIDIKAN AGAMA : BD 102 : 2 SKS ( T : 2 ) : SEMESTER I A. Menerapkan prinsip-prinsip ajaran agama dalam praktik kebidanan C. PROSES PEMBELAJARAN T : dilaksanakan dikelas dengan menggunakan ceramah. DESKRIPSI MATA KULIAH Mata kuliah ini memberikan kemampuan untuk memahami tentang prinsip-prinsip agama yang diakui di Indonesia B. Penugasan E. Bulan Bintang 2. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. dan penugasan. PPN . Filsafat Islam Majlis Tarqih. UTS 2.

Menjelaskan cara – cara pendekatan sosial. Al-Qur’an GBPP MATA KULIAH KODE MATA KULIAH BEBAN STUDI PENEMPATAN : ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR : BD 502 : 2 SKS ( T : 2 ) : SEMESTER I A. Persatuan Yogya 3. Fiqih Sunah. Bandung 2. oleh PPN Majlis Tarqih. dan penugasan. B. Menjelaskan aspek sosial budaya yang memengaruhi perilaku sehat dalam kaitan status kesehatan ibu. DESKRIPSI MATA KULIAH Mata kuliah ini memberikan kemampuan untuk memahami konsep Ilmu – Ilmu Sosial dan Budaya Dasar yang berkaitan dengan pelayanan kebidanan dan cara – cara pendekatan sosial budaya dalam praktik kebidanan di masyarakat. Menjelaskan berbagai aspek kehidupan. 5. Membina Keluarga sejahtera. budaya dalam praktik kebidanan. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. perkembangan dan masalah – masalah masyarakat pedesaan dan perkotaan. PT. 3.Buku Anjuran : 1. 2. PROSES PEMBELAJARAN T : dilaksanakan di kelas dengan menggunakan ceramah. seminar. C. keluarga dan masyarakat. sosial budaya yang banyak memengaruhi dalam pelayanan kebidanan dan cara – cara pendekatan sosial budaya dalam praktik kebidanan serta pemanfaatan unsur – unsur sosial budaya yang ada di masyarakat sebagai media dalam peningkatan akses masyarakat terhadap pelayanan kebidanan. . Menjelaskan konsep Ilmu Sosial Budaya Dasar. diskusi. Adapun pokok – pokok bahasan yang diberikan meliputi : konsep ilmu sosial budaya dasar. bayi dan anak balita dan keluarga. 4. Almorf. PT. oleh Sayyid Sabin. Menjelaskan perkembangan nilai – nilai budaya terhadap individu.

D. UTS 2. Penugasan 4. Kuis E. EVALUASI 1. : 10 %. : 50 %. : 10 %. . UAS 3. BUKU SUMBER : 30 %.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful