Anda di halaman 1dari 4

Ada tiga jalur biosintesis fenol dengan rute yang berbeda dalam tubuh tanaman tingkat tinggi, yaitu

: Jalur asam sikimat, pola ini merupakan pola yang terpenting daripada biosintesis fenol (jalur yang paling banyak digunakan). Jalur asam asetat-malonat, pola ini dipergunakan untuk sintesis cincin A aromatik dari turunan flavonoid. Pola ini penting bagi mikro organisme. Jalur asam asetat-mevalonat, pola ini relatif kurang penting dalam tubuh tanaman tingkat tinggi. By: TANAMAN BERACUN DALAM KEHIDUPAN TERNAK (DR. IR. WAHYU WIDODO)

Senyawa fenol merupakan kelas utama antioksidan yang berada dalam tumbuhtumbuhan. Senyawa ini diklasifikasikan dalan dua bagian yaitu fenol sederhana dan polifenol (Marinova, et al., 2005). Senyawa fenol meliputi aneka ragam senyawa yang berasal dari tumbuhan, yang mempunyai ciri sama yaitu cincin aromatik yang mengandung satu atau dua penyulih hidroksil. Umumnya mudah larut dalam air karena sering kali berikatan dengan gula sebagai glikosida dan biasanya terdapat dalan vakuola sel. Contohnya katekol dengan 2 gugus OH, pirogalol dengan 3 gugus OH, dan asam galat, sedangkan senyawa polifenol contohnya fenil propanoid, tanin, flavonoid, dan beberapa terpenoid. Flavonoid merupakan golongan terbesar dari senyawa fenol (Harbone, 1987).
By: OPTIMASI PEMBUATAN EKSTRAK DAUN DEWANDARU (Eugenia uniflora L.) MENGGUNAKAN METODE MASERASI DENGAN PARAMETER KADAR TOTAL SENYAWA FENOLIK DAN FLAVONOID ARISTA INDRASWARI

Leguminosae merupakan salah satu family tumbuhan yang sangat besar dan banyak tumbuh di Indonesia. Famili tumbuhan ini telah dilaporkan merupakan salah satu famili tumbuhan penghasil senyawa fenolik yang kaya akan gugus hidroksil khususnya golongan oligostilbenoid. Senyawa oligostilbenoid tersebut telah dilaporkan mempunyai beberapa keaktifan biologis yang sangat menarik, seperti antioksidan, anti-HIV,1 antibakteri, 2 antifungal, antihepatotoksik, sitotoksik1 inhibitor enzim 5 -reduktase, dan enzim asetilkolinesterase. Selain senyawa oligostilbenoid, dari tanaman-tanaman tersebut dilaporkan juga adanya senyawa fenolik seperti flavonoid dan antrakuinon yang tidak kalah menariknya baik dari segi struktur kimia maupun khasiatnya. Senna/Cassia merupakan salah satu genus dari famili Leguminosae yang mempunyai banyak keanekaragaman, baik dari morfologi, taksonomi maupun kandungan kimianya. Beberapa senyawa yang telah berhasil diisolasi dari genus Cassia adalah senyawa golongan stilbenoid, antrakuinon dan flavonoid. Hasil penelitian yang telah dilaporkan memperlihatkan bahwa senyawasenyawa yang telah diisolasi dari beberapa spesies dari genus Cassia tersebut mempunyai beberapa keaktifan biologis yang menarik.
By: Vol. 1 (1), 2006, h. 17-21

Jurnal Kimia Indonesia


Isolasi Senyawa Antrakuinon dari Cassia multijuga (Leguminosae) Alfinda Novi Kristanti, Nanik Siti Aminah, Mulyadi Tanjung, Yusamsutin, Azizah, dan Dahlia Safa Marwati
Dapat dibaca di www.kimiawan.org/journal/jki