Anda di halaman 1dari 8

108 95

Bab 4 : Bagian Muka Skripsi Variabel & Definisi Operasional

P edoman Penulisan Skripsi Untuk Perawat Konsep & Penulisan Riset Keperawatan

BAB

VARIABEL & DEFINISI OPERASIONAL PENELITIAN

Tujuan Instruksional : Setelah mempelajari materi ini, diharapkan pembaca mampu : 1) Menjelaskan pengertian variabel penelitian dengan benar. 2) Menyebutkan macam-macam variabel penelitian dengan benar. 3) Menjelaskan pengertian definisi operasinal dengan benar. 4) Menyebutkan bagian yang ada dalam definisi opersaional dengan benar. -

8.1 Variabel Penelitian 8.1.1 Pengertian

Variabel adalah karakteristik yang diamati yang mempunyai variasi nilai dan merupakan operasionalisasi dari suatu konsep agar dapat diteliti secara empiris atau ditentukan tingkatannya. Misalnya konsep nyeri. Meskipun setiap orang memiliki pemahaman khusus tentang konsep ini, setiap individu mungkin tidak memberikan definisi yang sama. Besarnya kespesifikan yang terkait dengan nyeri ini akan dibutuhkan bila konsep tersebut dipelajari. Konsep yaitu istilah atau definisi yang digunakan untuk menggambarkan secara abstrak suatu kejadian keadaan kelompok atau indifidu yang menjadi pusat perhatian. Melalui suatu konsep peneliti diharapkan akan dapat menyederhanakan pemikirannya dengan menggunakan satu istilah untuk beberapa kejadian yang berkaitan satu dengan yang lain. Mengidentifikasi suatu variabel untuk diteliti dalam suatu proyek riset mencakup penangkapan hanya sebagaian tentang yang dapat dirunjukkan oleh konsep. Peneliti harus memutuskan bagaimana menentukan variabel yang akan diukur. Identifikasi variabel yang jelas akan memberikan petunjuk bagi suatu proyek riset.

8.1.2 Macam-Macam Variabel


Ada beberapa bentuk variable yang perlu diketahui oleh peneliti, yaitu : variabel bebas, variabel tergantung, variabel moderator, variabel kontrol, dan variabel perancu. 1. Variabel bebas (variabel Independent) Yaitu variabel yang dimanipulasi oleh peneliti untuk menciptakan suatu dampak pada dependent variabel. Variabel ini biasnya diamati, diukur untuk diketahui hubungannya dengan variabel lain. Srikandi, (1997) mengatakan variable adalah faktor-faktor yang diduga sebagai faktor yang mempengaruhi variabel tergantung .

Bab 4 : Bagian Muka Skripsi Variabel & Definisi Operasional

P edoman Penulisan Skripsi Untuk Perawat Konsep & Penulisan Riset Keperawatan

109 95

Contoh : Misalnya judul penelitian hubungan motivasi menjadi perawat dengan prestasi belajar
mahasiswa Akper semester I Variabel bebas dalam penelitian ini adalah motivasi mahasiswa semester I Akper Hang Tuah Surabaya tahun Akademik 2003/2004 untuk menjadi perawat.

2.

Variabel tergantung (variable dependent) Adalah variabel respon atau output. Sebagai variabel respon berarti variabel ini akan muncul sebagai akibat dari manipulasi suatu variabel independent. Notoatmojo (1993) mengatakan, variable tergantung adalah variabel yang dipengaruhi oleh variabel bebas atau sering disebut sebagai variabel akibat. Contoh :
Variabel tergantung dalam penelitian ini adalah prestasi belajar mahasiswa semester I Akper Hang Tuah Surabaya tahun Akademik 2003/2004.

Lebih jelas lihatlah contoh dibawah ini : Pemberian O2 inhalasi melalui nasal kanula lebih dari 6 liter per menit tidak mempengaruhi pengukuran temperatur mulut yang diukur dengan elektronik temperatur. Variabel independen : Pemberian O2 lewat kanul nasal Variabel dependent : Temperatur mulut yang diukur . 3. Variabel Moderator Variabel moderator adalah variable yang diangkat untuk menentukan apakah ia mempengaruhi hubungan antara variable bebas dan variable terikat. Variabel ini sering disebut sebagai variable bebas kedua.
Contoh 1: Jika peneliti ingin meneliti efektifitas penyuluhan kesehatan dengan metode visual dan audia kepada klien terhadap pengobatan yang diberikan. Jika klien yang cocok dengan metode visual dan audio dipisahkan, kemudian dianalisa sendiri-sendiri maka perbedaan pengetahuan pengobatan kelompok metode visual dan kelompok audio akan terlihat nyata. Dalam hal ini karakteristik klien (kecocokan metode) merupakan variable moderator terhadap hubungan antara variable bebas metode visual dan audio dan variable terikat (pengetahuan pengobatan). Contoh 2: jika peneliti ingin mempelajari pengaruh variabel X terhadap variabel terikat Y tetapi ragu-ragu apakah hubungan X dan Y tersebut berubah karena variabel Z, maka Z dapat dianalisis sebagai variabel moderator.

110 95 4.

Bab 4 : Bagian Muka Skripsi Variabel & Definisi Operasional

P edoman Penulisan Skripsi Untuk Perawat Konsep & Penulisan Riset Keperawatan

Variabel kontrol Adalah faktor-faktor yang dikontrol atau dinetralkan pengaruhnya oleh peneliti karena kalau tidak disingkirkan akan mempengaruhi hubungan antara variable bebas dengan variable terikat. Contoh :
Pada penelitian tentang pengaruh senam nifas ibu pasca salin terhadap involusi uteri, maka factor usia, dan paritas bisa dianggap sebagai variable kontrol. Pengontrolan dapat dilakukan dengan membatasi sample pada ibu-ibu pasca salin dengan paritas 1 dan usia antara 20-30 tahun.

5.

Variabel Perancu Yaitu jenis variable yang berhubungan dengan variable bebas dan variable terikat, tetapi bukan merupakan variable antara. Contoh :
Peneliti ingin mencari hubungan antara kebiasaan minum kopi dan insiden PJK. Kebiasaan merokok merupakan variable perancu., oleh karena ia berhubungan dengan kebiasaan minum kopi dan berhubungan pula dengan kejadian insiden penyakit jantung koroner.

Cara menyingkirkan perancu - Retriksi yaitu Menyikirkan variabel perancu dari setiap subyek penelitian. - Matching yaitu proses menyamakan variabel perancu diantara dua kelompok. - Randomisasi yaitu merupakan cara efektif untuk menyingkirkan pengaruh variabel perancu.

8.2

Definisi Operasional

8.2.1 Pengertian Definisi operasional adalah unsur penelitian yang menjelaskan bagaimana caranya menentukan variabel dan mengukur suatu variabel, sehingga definisi operasional ini merupakan suatu informasi ilmiah yang akan membantu peneliti lain yang ingin menggunakan varaibel yang sama. Definisi operasional merupakan penjelasan semua variabel dan istilah yang akan digunakan dalam penelitian secara operasional sehingga akhirnya mempermudah pembaca dalam mengartikan makna penelitihan. 8.2.2 Bagian Definisi Operasional Didalam definisi operasional terdapat beberapa point penting yang perlu dicantumkan untuk memudahkan pembaca dalam mencerna penelitian yang akan dilakukan, point penting tersebut bisa dilihat pada tabel sebagai berikut: Tabel 8.1 Definsi operasional
No Variabel Definsi Indikator Alat Ukur Skala Skor

Bab 4 : Bagian Muka Skripsi Variabel & Definisi Operasional

P edoman Penulisan Skripsi Untuk Perawat Konsep & Penulisan Riset Keperawatan

111 95

1.

Definisi variabel
Sebelum suatu variabel dapat diukur, perlu untuk pertama kali dibuat prosedur atau definisi operasional yang menguraikan bagaimana pengukuran akan dibuat dan penjelasan mengenai variabel tersebut menurut peneliti. Contoh definisi operasional : a. Fertilitas seorang wanita, adalah jumlah kelahiran hidup selama masa reproduksinya. b. Pengetahuan Tentang HIV-Aids, adalah jumlah jawaban responden yang benar terhadap 20 pertanyaan mengenai imunisasi.

2.

Indikator / pengukuran
Pengukuran adalah penetapan atau pemberian angka terhadap obyek atau fenomena menurut aturan tertentu. Ada tiga kata kunci yang diperlukan dalam memberikan definisi terhadap pengukuran, yaitu angka, penetapan dan aturan. a. Angka, adalah sebuah simbol dalam bentuk 1, 2, 3, dan seterusnya, yang tidak mempunyai arti, kecuali diberikan arti kepadanya. Jika pada angka telah dikaitkan dengan arti kuantitatif, maka angka tersebut berubah menjadi bilangan (number). b. Penetapan, adalah memetakan (Mapping). c. Aturan, adalah panduan atau perintah untuk melaksanakan sesuatu. Dalam mengukur, aturan yang diberikan bisa saja seperti ini bila mampu menjawab tujuh sampai dengan sepuluh pertanyaan dengan jumlah pertanyaan sepuluh maka diberi kode 1 katagori baik, bila mampu menjawab pertanyaan lima sampai tujuh diberi angka dua dengan kataori cukup dan bila mampu menjawab kurang dari lima diberi kode 3 dengan katagori jelek. Yang diukur dari suatu obyek sebenarnya bukanlah obyek tersebut, juga bukan sifatnya, tetapi indikator dari sifat tersebut. Misalnya Indikator dari pencemaran air buangan adalah BOD (biochemical Oxigen Demand) dari air bunagan terebut. Kriteria indikator yang baik sensitif, stabil, dapat diukur. a. Sensitif, artinya indikator tersebut harus sensitif terhadap perubahan situasi dan kondisi. b. Stabil, artinya status pengukuran dan perubahan yang terjadi harus stabil dan kontinnyu. c. Dapat diukur (measurability of event), artinya perubahan kondisi harus dapat diobservasi dan diukur dengan tepat, dan prosedur pengukurannya sederhana.

3.

Alat Ukur
Alat ukur ini maksudnya adalah cara pengumpulan data. Ada beberapa cara pengumpulan data, yaitu : a. Kuesioner (daftar pertanyaan) b. Pengamatan (observasi) / angket c. Wawancara

112 95

Bab 4 : Bagian Muka Skripsi Variabel & Definisi Operasional

P edoman Penulisan Skripsi Untuk Perawat Konsep & Penulisan Riset Keperawatan

a.

Kuesioner (daftar pertanyaan) Adalah suatu cara pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengedarkan suatu daftar pertanyaan yang berupa formulir. Menurut jenis penyusunanya dapat dibagi dalam dua golongan besar yaitu : 1) Kuesioner tipe isian Pengajuan pertanyaan dalam bentuk pertanyaan atau permintaan komentar terhadap suatu kejadian atau keadaan. Ada dua bentuk, yaitu : Kuesioner open end item, responden diberi kebebasan seluas-luasnya untuk memjawab pertanyaan. Misalnya, Bagaimana pendapat saudara jika : Semua orang yang ketahuan melakukan pelacuran dikebiri Orang-orang yang korupsi ditembak saja. .. .. Kuesioner supply type item, responden hanya memberikan kebebasan menjawab yang terbatas. Misalnya : Hobby saudara apa : Penyakit apa yang paling saudara takuti: : 2) Kuesioner tipe pilihan. Yaitu Cuma meminta responden untuk memilih salah satu jawaban atau lebih dari sekian banyak jawaban yang sudah disediakan. Misalnya : Apakah anda mempunyai keinginan untuk mengabdi dan menolong orang lain yang menderita sakit ? Selalu Sering Kadang-kadang Tidak pernah Apakah anda mempunyai keinginan menjadi ministering angel bagi orang yang membutuhkan anda ? Selalu Sering Kadang-kadang Tidak pernah Apakah anda interes pada ilmu keperawatan ? Selalu Sering Kadang-kadang Tidak pernah

Bab 4 : Bagian Muka Skripsi Variabel & Definisi Operasional

P edoman Penulisan Skripsi Untuk Perawat Konsep & Penulisan Riset Keperawatan

113 95

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyusun daftar pertanyaan adalah sebagai berikut : Pertanyaan harus ditulis dengan kalimat yang sederhana, singkat dan jelas, sehingga mudah dimengerti, baik oleh responden maupun pelaksana. Pertanyaan jangan mempunyai arti ganda, sedapat mungkin pertanyaan jangan sampai menyinggung perasaan. Usahakan agar tidak ada pertanyaan yang mengharuskan responden mengingat kembali masa lampau, misalnya pada umur berapa ibu mendapat haid pertama ? Usahakan agar pertanyaan tidak mengharuskan responden untuk menghitung, misalnya berapa selisih umur ibu dengan putra ibu yang kedua? b. Pengamatan (observasi) / angket. Ada beberapa jenis pengamatan, yaitu : 1) Pengamatan terlibat (observasi partisipasif). Pengamat benar-benar mengambil bagian dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan dengan kata lain pengamat ikut aktif berpartisipasi pada aktivitas yang telah diselidiki. 2) Pengamatan sistematis Pengamatan yang mempunyai kerangka atau struktur yang jelas. Dan pada umumnya observasi sistematis ini didahului suatu observasi pendahuluan, yakni dengan observasi partisipasif. Obsevasi eksperimental Dalam observasi ini pengamat dimasukan dalam kondisi dan situasi tertentu. maka observasi ini sering disebut pengamatan terkendali.

3)

Beberapa alat Observasi, antara lain adalah : 1) Check List Adalah daftar pengecek, berisi nama subyek dan beberapa gejala / identitas lainnya dari sasaran pengamatan. Pengamat tinggal memberikan tanda check (x) pada daftar yang telah disediakan. 2) Skala Penilaian (rating scale) Adalah daftar yang berisikan ciri-ciri tingkah laku, yang dicatat secara bertingkat. Daftar riwayat kelakuan (anecdotal record) Adalah catatan catatan mengenai tingkah laku seseorang yang luar biasa sifatnya atau yang khas. Alat-alat mekanik (elektronik) Alat ini antara lain adalah : alat perekam, alat fotografis, film, tape recorder dan lain-lain.

3)

4)

114 95

Bab 4 : Bagian Muka Skripsi Variabel & Definisi Operasional

P edoman Penulisan Skripsi Untuk Perawat Konsep & Penulisan Riset Keperawatan

c.

Wawancara Adalah suatu metode yang dipergunakan untuk mengumpulkan data secara lisan dari responden atau bercakap-cakap berhadapan muka dengan responden. Pengumpulan data dengan teknik ini dapat digunakan untuk memperoleh data yang bersifat fakta, misalnya umur, pekerjaan, jumlah anak dan lainya. Wawancara dapat pula digunakan untuk mengetahui sikap, pendapat, pengalaman, dan lain-lain. Misalnya, sikap terhadap program imunisasi pada ibu hamil, pendapat tentang prosedur pelayanan pengobatan dan lain-lain. Keuntungan pengumpulan data dengan teknik wawancara adalah : Flesibel karena urutan masalah tidak harus sesuai dengan dfatar pertanyaan. Jawaban dapat diperoleh dengan segera. Dapat menilai sikap dan kebenaran jawaban yang diberikan oleh responden. Dapat membantu responden dalam mengingat hal-hal yang lupa. Kerugian pengumpulan data dengan teknik wawancara adalah : Relatif membutuhkan tenaga, waktu dan biaya yang besar. Dapat menimbulkan kesalahan atau bias yang berasal dari pewancara maupun dari responden. Bila pertanyaan yang diajukan terlalu banyak maka akan melelahkan hingga kualitas data akan menurun. Untuk mengatasi hal tersebut wawancara dapat dilakukan 2 kali.

4.

Skala ukuran
Berkaitan dengan proses kuantifikasi , data dan variabel biasanya diklasifikasikan dalam empat jenis skala pengukuran. Klasifikasi ini selain untuk keperluan penentuan alat pengambil data, juga sangat penting untuk penentuan metode analisis mana yang sesuai diterapkan. Tingkat pengukuran yang luas digunkakan dibagi dalam empat katagori Yaitu ukuran nominal, ordinal, interval dan rasio. a. Ukuran Nominal Ukuran nominal adalah ukuran yang hanya diperoleh atau yang ditetapkan atas dasar proses penggolongan Diperoleh dari hasil menghitung dan membilang (bukan mengukur), jadi yang kita lakukan hanyalah menghitung semata-mata banyaknya subyek misalnya wanita sekian orang, pegawai sekian orang yang sifatnya hanya membedakan. Ukuran nominal ini adalah ukuran yang paling sederhana, dimana angka yang diberikan kepada objek hanya mempunyai arti sebagai objek saja, dan tidak menunjukkan jarak maupun ukuran antara katagori dalam ukuran itu. Objek dikelompokkan kedalam himpunan-himpunan yang tidak boleh tumpang tindih dan bersisa. Beberapa data nominal antara lain : jenis kelamin, kehadiran (hadir dan tak hadir, tempat kelahiran (disurabaya), kebangsaan (Indonesia), bahasa (Inggris), Jabatan (ketua, bendahara, sekretaris), pekerjaan (pegawai, pedagang, petani, dsb).

Bab 4 : Bagian Muka Skripsi Variabel & Definisi Operasional

P edoman Penulisan Skripsi Untuk Perawat Konsep & Penulisan Riset Keperawatan

115 95

b.

Ukuran Ordinal Data berjenjang atau berbentuk peringkat, artinya jarak satu data dengan yang lain mungkin tidak sama. Juara I, II, III ; golongan I, II, III ; tingkat pendidikan; derajad keasaman dan sebagainya yang menunjukkan peringkat antara data satu dengan lainnya. Ukuran Interval Pengukuran bersifat kontinyu, yang didalam pengukuran itu diasumsikan terdapat satuan pengukuran yang sama, selain mengurutkan obyek berdasarkan suatu atribut juga memberikan informasi tentang interval antara satu obyek dengan obyek lainnya. Ciri khas data interval adalah data yang jaraknya sama tetapi tidak memiliki nilai nol absolut. Pada data ini, walaupun datanya nol, tetapi masih memiliki nilai. Misalnya nol derajad celcius, ternyata masih ada nilainya. Ukuran Rasio Data yang jaraknya sama tetapi memiliki nilai nol absolut, artinya kalau data nol berarti tidak ada apa-apanya. Misalnya : Hasil pengukuran panjang (M), berat (kg). Bila nol meter maka tidak ada panjangnya. Ukuran rasio diperoleh apabila selain informasi tentang urutan dan interval antar responden juga bila dipunya informasi tambahan tentang jumlah absolut antribut yang dimiliki oleh salah satu obyek. Jadi ukuran rasio adalah suatu bentuk interval jaraknya tidak dinyatakan sebagai perbedaan nilai antar obyek tetapi antara obyek dengan nilai nol absolut. Karena terdapat titik nol maka perbandingan rasio dapat ditentukan.
Tabel 8.2: Sifat setiap skla pengukuran Skala Pengukuran Nominal Ordinal Interval Rasio Sifat Membedakan + + + + Jenjang + + + Selisih + + Kelipatan +

c.

d.

5. Skor
Adalah nilai dari hasil penelitian yang kita buat sesuai dengan kriteria penelitian kita. Misalnya : Pengetahuan tentang penularan TB Paru, ada soal sejumah 20 buah sibuat skor sebagai berikut : - Kurang : 0 - 7 jawaban benar - Cukup : 8 - 14 jawaban yang benar - Baik :15 - 20 jawaban benar