Anda di halaman 1dari 5

Anggaran Perusahaan Waktu : 120 menit Seksi : Seluruh Seksi Dosen : Hendri Andi Mesta Berdoalah terlebih dahulu.

Baca soal dengan cermat dan teliti. Bekerjalah dengan penuh perhitungan dan kosentrasi. Kerjakan secara berurutan. Semoga Berhasil I.VARIABLE BUDGET UKM Sabatua Bana ingin menyusun budget fleksibel (variable budget) agar dapat menghitung biaya-biaya yang akan terjadi secara tepat dalam rentang produksi 10.000 20.000 unit. Untuk itu UKM meminta bantuan anda untuk dapat memisahkan biaya A yang tergolong semi-variable dengan metode statistik , menyusun variable budget dalam bentuk tabel, dan menyusun bentuk kolomnya (untuk unit keluaran per bulan : 10.000 unit, 15.000 unit, dan 21.000 unit). Adapun informasi yang dapat dikumpulkan adalah : Biaya A , pada saat menghasilkan 12.000 unit total biaya yang terjadi Rp. 47.500.000,- , produksi 15.000 unit biaya Rp. 56.500.000,- dan produksi 18.000 unit total biaya adalah Rp. 65.500.000, Biaya B, dikeluarkan secara teratur sebesar Rp. 10.000.000,- setiap bulannya Biaya C, dikeluarkan sebesar Rp. 5000/unit produk Biaya D, dikeluarkan sebesar Rp. 10.000/ JM , dimana 1 produk menghendaki 2 JM (JM= Jam Mesin) II. CASH BUDGET Tabel berikut ini merupakan tabel rencana penjualan dan pembelian bahan mentah PT. Cuma Cumi, sebuah perusahaan yang core business nya produksi dan penjualan produk handycraft binatang cumi-cumi untuk 3 bulan terakhir tahun 2010. (dalam Rp.) Penjualan Tunai Penjualan Kredit Total Penjualan Pembelian BM Tunai Pembelian BM Kredit Total Pembelian Oktober 70.000.000 80.000.000 150.000.00 0 20.000.000 40.000.000 60.000.000 Nopember 90.000.000 70.000.000 160.000.0 00 25.000.000 50.000.000 75.000.00 Desember 100.000.0 00 50.000.00 0 150.000. 000 30.000.00 0 60.000.00 0 90.000.0

BM

00

Informasi lainnya adalah : Pelanggan yang membeli tunai akan diberikan potongan harga (discount) sebesar 10%. Enam puluh persen (60%) dari penjualan kredit , pembayarannya terjadi pada bulan yang sama dan diberikan discount 5%, sedangkan 35% nya , terjadi pada satu bulan sesudahnya dan tidak diberikan discount. Sedangkan 5% dari penjualan kredit tidak dapat ditagih (uncollectible) Pembelian bahan mentah tunai memperoleh discount 10%, serta 60% dari pembelian kredit dilakukan pada bulan yang sama dan dapat potongan 5%, sedangkan sisanya dilakukan pada satu bulan sesudahnya (tidak dapat potongan) Penerimaan sewa sebesar Rp. 10.000.000,pada bulan Oktober , dan Rp. 20.000.000 pada bulan Nopember Penerimaan bunga deposito sebesar 3% dari total simpanan Rp. 200.000.000, Peningkatan nilai aktiva karena adanya penilaian kembali (revaluasi aset) senilai Rp. 40.000.000, Biaya gaji untuk 5 orang karyawan masingmasing Rp. 1.000.000,- per bulan Biaya promosi sebesar Rp. 5.000.000 perkali promosi, dimana bulan Oktober dilakukan sekali, Nopember 12 kali, dan Desember 4 kali Biaya sewa dan utilitas sebesar Rp. 34.000.000 setiap bulannya Biaya Administrasi Penjualan sebesar 10% dari total penjualan yang direncanakan. Biaya depresiasi Aktiva Tetap sebesar Rp. 20.000.000,- perbulan Pembayaran dividen tunai sebesar 15% dari total laba yang dibagikan , Rp. 150.000.000 dan dilakukan pembayaran pada bulan Desember Kebijakan safety cash perusahaan perbulan adalah Rp. 35.000.000,- . Jika saldo kas akhir bulan kurang dari safety cash, maka perusahaan akan melakukan pinjaman sebesar Rp. 40.000.000,- (selama jangka waktu 6 bulan) pada bulan dimana terjadi kekurangan kas. Bunga atas pinjaman tersebut, dibayar pada satu bulan setelah pinjaman sebesar 2% dari total pinjaman

Susunlah cash budget untuk PT. Cuma Cumi untuk bulan Oktober Desember tahun 2010 III. BUDGET REPORT Membandingkan target/rencana penjualan tahun 2009 yang lalu antara PT. Miniatur Indonesia Raya (MIR), dengan market leader, PT. Giant Globe Internasional (GGI) seperti betul-betul membandingkan antara liliput dengan raksasa. Dimana GGI menargetkan penjualan sebanyak 100.000 unit, MRI hanya sebesar 5% dari target GGI untuk menggarap niche market yang ada. Sedangkan untuk harga, MRI telah merencanakan menurunkan harga sebanyak 10% dari harga yang diset GGI sebesar Rp. 50.000,- perunit. Demikian juga dalam proses produksi,MRI merencanakan hanya membuat produk lebih banyak 10% dari yang akan dijual. Sedangkan standar pemakaian bahan untuk satu produk jadi, MIR dan GGI sama-sama menggunakan standar 10 unit bahan mentah untuk 1 produk jadi. Sementara untuk pembelian bahan mentah perunit, pada kontrak antara MIR dengan vendor terlihat harga bahan mentah perunit yang disepakati adalah sebesar Rp.1000,-. Jika pada realisasinya, MRI mampu menjual sebanyak yang ia produksi, harga jual perunit terealisasi adalah sama dengan yang ditawarkan market leader, harga beli bahan mentah mengalami kenaikan 5% dari rencana (vendor beralasan karena adanya krisis global), dan jumlah bahan mentah yang terpakai menurut catatan akuntansi adalah sebanyak yang direncanakan, maka buatlah laporan budget untuk penjualan dan bahan mentah PT. MIR tahun 2009. IV. BUDGET INCOME STATEMENT dan BUDGET BALANCE SHEET PENTING : Informasi yang diberikan akan berguna dalam penyusunan kedua anggaran laporan keuangan yang diminta. Anda diharapkan cermat dan teliti memperhatikan keterkaitan angka serta konsep dan aturan penyajian pada kedua budget yang akan disusun. PT. Antalah One memiliki rencana penjualan untuk tahun 2010 sebagai berikut

TW 1

TW 2

TW 3

TW 4

Unit Sales Sales Price/unit (Rp)

1.000 300.000

1.000 300.000

1.200 325.000

1.200 350.000

Perusahaan memiliki informasi lainnya sebagai berikut : Dari bagian pabrik , bahwa dibutuhkan biaya bahan mentah perunit sebesar Rp. 110.000,- ; Tenaga Kerja Langsung bekerja selama 5 jam untuk satu unit dengan upah per jam sebesar Rp. 16.000,- ; dan biaya overhead sebesar 10% dari total direct cost yang terjadi. Komisi Penjualan dikeluarkan sebesar Rp. 5.000,perunit , biaya promosi sebesar Rp. 100.000.000,- ; Biaya Asuransi sebesar 1% dari nilai penjualan ; Biaya Administrasi sebesar 5% dari nilai penjualan, biaya amortisasi sebesar Rp. 10.000.000 Biaya depresiasi dikeluarkan pertahun dengan melihat umur ekonomis dan nilai sisa aktiva tetap yang dimiliki ; dimana Bangunan memiliki umur ekonomis 30 tahun dan nilai sisa Rp. 30.000.000 dan Kendaraan dengan umur ekonomis 5 tahun dan nilai sisa Rp. 15.000.000, Diperoleh juga pendapatan sewa sebesar Rp. 1.000.000 perbulan dan dikeluarkan biaya untuk perawatan aktiva yang disewakan sebesar Rp. 400.000 perbulan Pembayaran bunga ke bank atas pinjaman yang dilakukan (Rp. 250.000.000 ,- ) sebesar 18% pertahunnya Tarif pajak yang diberlakukan pemerintah untuk badan pada tahun 2010 adalah sebesar 25% Saldo awal akun (account) pada neraca adalah , diurut berdasarkan abjad : Bangunan Rp. 300.000.000 Paten Rp. 100.000.000 Investasi Rp. 200.000.000 Tanah Rp. 500.000.000 Kas Rp. 100.000.000 Utang Bank Rp. 250.000.000 Kendaraan Rp. 150.000.000 Utang Dagang Rp. 100.000.000 Modal Rp. 1.000.000.000 Susunlah anggaran laba rugi dan anggaran neraca untuk PT. Antalah One untuk tahun 2010 V. SOAL TEORI/KONSEP

a. Jelaskan secara ringkas dan tepat bagaimana proses penyusunan budget untuk perusahaan dagang/jasa (silahkan pilih salah satu) b. Hal-hal apa yang membedakan proses penyusunan anggaran untuk perusahaan dagang/jasa tersebut dengan perusahaan pabrikasi c. Berdasarkan tugas akhir pribadi anda masingmasing, jelaskan secara ringkas perusahaan yang anda buat budgetnya, bagaimana anda menyelesaikan tugas tersebut dan faktor apa yang menyulitkan anda dalam penyusunannya. winners never quit, quitters never win . jangan pernah menyerah