Anda di halaman 1dari 1

Perbedaan konsultasi dan rujukan Konsultasi adalah upaya meminta bantuan profesional penanganan suatu kasus penyakit yang

sedang ditangani oleh seorang dokter kepada dokter lainnya yang lebih ahli. Rujukan adalah upaya melimpahkan wewenang dan tanggungjawab penanganan kasus penyakit yang sedang ditangani oleh seorang dokter kepada dokter lain yang sesuai. Karakteristik konsultasi dan rujukan 1. Ruang lingkup kegiatan Konsultasi merupakan kegiatan memintakan bantuan profesional dari pihak ketiga. Sedangkan, rujukan melimpahkan wewenang dan tanggung jawab penanganan kasus penyakit yang sedang dihadapi kepada pihak ketiga. Kemampuan dokter Konsultasi ditujukan kepada dokter yang lebih ahli dan atau yang lebih pengalaman. Sedangkan, hal ini tidak mutlak pada rujukan. Wewenang dan tanggung jawab Konsultasi wewenang dan tanggung jawab tetap pada dokter yang meminta konsultasi. Pada rujukan wewenang dan tanggung jawab pindah pada dokter yang dirujuk.

2.

3.

Manfaat konsultasi & rujukan 1. 2. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Kebutuhan dan tuntutan kesehatan pasien akan terpenuhi

Masalah konsultasi dan rujukan 1. 2. 3. 4. 5. 6. Rasa kurang percaya pasien terhadap dokter (bila rujukan/ konsultasi inisiatif dokter) Rasa kurang senang pada diri dokter (bila rujukan/ konsultasi atas permintaan pasien) Bila tidak ada jawaban dari konsultasi Bila tidak sependapat dengan saran/ tindakan dokter konsultan Bila ada pembatas (sikap/ perilaku, biaya, transportasi) Apabila pasien tidak bersedia untuk dikonsultasikan dan ataupun dirujuk.

Sumber: Anies. 2006. Kedokteran Keluarga dan Pelayanan Kedokteran yang Bermutu. Semarang