0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
212 tayangan4 halaman

Klasifikasi Stadium Kanker dan TNM

Sistem klasifikasi stadium pada kanker membantu menentukan rencana pengobatan dan prognosis pasien, perbandingan hasil penelitian, serta perbandingan antar lembaga dengan menggunakan kriteria tumor, kelenjar getah bening, dan metastasis. Sistem TNM (tumor, node, metastasis) merupakan sistem paling umum yang digunakan untuk menentukan sejauh mana kanker telah menyebar.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
212 tayangan4 halaman

Klasifikasi Stadium Kanker dan TNM

Sistem klasifikasi stadium pada kanker membantu menentukan rencana pengobatan dan prognosis pasien, perbandingan hasil penelitian, serta perbandingan antar lembaga dengan menggunakan kriteria tumor, kelenjar getah bening, dan metastasis. Sistem TNM (tumor, node, metastasis) merupakan sistem paling umum yang digunakan untuk menentukan sejauh mana kanker telah menyebar.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Stadium adalah suatu system klasifikasi berdasarkan pada penampilan luas anatomic malignansi.

System universal penemuan sadium memungkinkan perbandingan kanker dari sel asal serupa. Klasifikasi membantu menentukan rencana tindakan dan prognosis pasien individual, evaluasi riset, perbandingan hasil tindakan antara institusi dan perbandingan satistik dunia. Keparahan dari tumor pasien melalui evaluasi klinis pada saat pertama kali diperiksa disebut sebagai stadium klinis. Stadium klinis ini sangat penting sebelum membuat keputusan terapi. Stadium 0 Gejala awal dari stadium 0 pada kanker biasanya ditunjukkan dengan adanya ketidaknormalan sel pada bagian tubuh tertentu. Stadium I Sel-sel yang tidak normal mulai berkumpul membentuk jaringan yang bersifat kanker. al tersebut merupakan tanda dari stadium ! pada kanker yang biasanya masih bisa disembuhkan. Stadium ! menunjukkan neoplasma yang masih terbatas pada lokasi asalnya. Stadium II Kanker stadium !! ditandai dengan adanya jaringan yang berkembang menjadi tumor kecil. "eskipun demikian, biasanya stadium !! pada kanker belum terlalu menyebar pada organ di tubuh pasien. Stadium !! menunjukkan penyakit lokal yang lanjut. Stadium III Setelah tumor berkembang dan bersifat ganas, maka pasien didiagnosis telah terserang kanker stadium !!!. Stadium !!! menunjukkan metastasis ke kelenjar limfe regional. Stadium IV

Stadium akhir pada kanker ini ditandai dengan beberapa bagian organ dalam tubuh yang telah terserang sel kanker. Selain itu, kanker stadium !# biasanya paling susah disembuhkan. Stadium !# menunjukkan metastasis yang jauh. $eberapa jenis kanker memang memiliki stadium tertentu yang berbeda dengan yang lain. %amun secara umum, dokter biasanya menggunakan dasar sistem &%" dalam menentukan stadium pada kanker. &%" 'tumor formation, lymph node involvement, dan metastasis( mempermudah dokter dalam mendiagnosis stadium kanker pada pasien. System &%" ' &) tumor, %) nodus*kelenjar, " ) metastasis( merupakan system paling umum dipakai untuk menentukan perluasan kanker mulut dan ofaring. System ini dikembangkan oleh +!,,'International Union Against Cancer( dan telah digunakan oleh -.,, 'American Joint Committee on Cancer(dan /!G0 'Federation of Gynecology and Obstetrics(. Kanker payudara, ginjal, laring, paru, melanoma, prostate menggunakan system &%". Kanker leher rahim menggunakan system /!G0 yang menyerupai &%". 1erubahan displasia praganas menggunakan system ,!% 'cervical intra-epthelial neoplasia( 2erajat keganasan penyakit kanker juga dapat dibagi berdasar system &%". & singkatan dari tumor, adalah ukuran dan bentuk dari tumor primer. .ika dinyatakan T3 , berarti tumor masih kecil dan berbatas tegas. % singkatan dari nodus, berarti penyebaran tumor di kelenjar limfe. % 0 berarti tidak ada kelenjar limfe di sekitar tumor yang diserang, sedangkan
4

berarti terdapat beberapa kelenjar limfe yang telah terserang. "

menyatakan adanya metastase. ! 0 tidak ada metastase, sedangkan ! 3 menyatakan adanya jaringan tumor sekunder di suatu tempat. ,ontohnya, tumor yang dinyatakan dengan T3
0

! 0 berarti hanya ditemukan tumor kecil tanpa pembesaran kelenjar limfe


4

di sekitarnya maupun metastase. T4 ada metastase.

! 3 berati terdapat tumor primer yang besar dan

telah berinvasi ke jaringan sekitarnya, kelenjar-kelenjar limfe regional telah terserang dan

& menggambarkan tumor primer dengan pembagian

&" &0 & is &3 , & 5 , & 6 , &4

tumor tak terukur tidak terdapat bukti bahwa tumor ada kanker in situ 'kanker belum menyebar ke jaringan sekitarnya( ukuran tumor dan level invinvansi kanker terhadap jaringan sekitarnya

% menggambarkan penyebaran kanker di kelenjar getah bening %" %0 %3 , % 5 , % 6 penyebaran kanker ke kelenjar getah bening tak dapat dievaluasi*ditentukan kelenjar getah bening setempat tidak mengadung kanker menggambarkan ukuran, lokasi dan *atau jumlah kanker getah bening yang terpengaruh " menggambarkanmetastatis 'penyebaran kanker ke bagian daerah lain( "" "0 "3 penyebaran kanker tidak dapat ditentukan tidak terdapat bukti bahwa metastatis ada terdapat penyebaran jauh kanker

2-/&-7 1+S&-K-dnama8ida, 7i89i. 5035. : Stadium pada Kanker. &ersedia di http;**www.merdeka.com*sehat*:-stadium-pada-kanker.html <2iakses pada 63 "aret 5036= -sih, %ilu dkk. 5005. Keperawatan "edikal $edah. .akarta ; >G, .ong, ?im 2e. 5003. Kanker -pakah !tu @ . .akarta ; -rcan. 0tto, Shirley. 3AAB. $uku Saku Keperawatan 0nkologi. .akarta ; >G,. Schwart8. 3AA4. !ntisari 1rinsip 1rinsip !lmu $edah. .akarta ; >G,. Sudiono, .anti. 500C. 1emeriksaan 1atologi untuk 2iagnosis %eoplasma "ulut. .akarta ; >G,. +ripi, #era. 5005 "enu untuk 1enderita Kanker. .akarta ; 1uspa Swara.

Anda mungkin juga menyukai