Anda di halaman 1dari 10

Yuni Noor Aini

270110110133
METODE PERHITUNGAN FS
Merupakan suatu metode yang menyatakan faktor keamanan kondisi suatu
lereng. Hal ini penting sebagai pencegaan ter!adinya gangguan saat
melakukan produksi atau ter!adinya bencana yang fatal. "imana kondisi
suatu lereng tersebut arus suda memenui syarat keamanan dan dibuat
ingga kondisi terburuk# yang mungkin !arang ter!adi saat penyelidikan.
"alam usaa untuk melakukan analisis ini# arus diketaui dengan pasti
sistem tegangan yang beker!a pada tana atau batuan dan !uga sifat$sifat
%sik aslinya. &erikut beberapa metode peritungan faktor keaman menurut
beberapa ali '
♥ Metode irisan biasa ()ellenius# 1*3+,
Merupakan metode yang banyak digunakan untuk menganalisis
kestabilan lereng yang tersusun ole tana dan bidang gelincir yang
berbentuk busur. -ering disebut !uga sebagai metode lingkaran -.edia.
Asumsi yang digunakan dalam metode ini adala resultan gaya antar
irisan sama dengan nol dan beker!a se!a!ar dengan permukaan bidang
runtu. Metode )ellenius dapat digunakan pada lereng$lereng dengan
kondisi isotropis# non isotropis dan berlapis$lapis. "engan rumus '
faktor keamanan yang diitung dengan metode ini pada umumnya
mempunyai nilai yang lebi renda sebesar /0 sampai 200. &akan
untuk lereng landai dengan tekanan air pori yang tinggi# perbedaannya
dapat mencapai sekitar +00. 1ntuk lereng dengan material yang
mempunyai sudut gesek sama dengan nol (230,# metode ini dapat
memberikan nilai faktor keamanan yang sama akuratnya dengan Metode
&isop yang disederanakan. 1ntuk lereng dengan dengan material yang
mempunyai sudut gesek lebi besar daripada nol# metode ini sebaiknya
tidak digunakan karena dapat mengasilkan rancangan lereng yang tidak
ekonomis.
♥ Metode &isop yang disederanakan (&isop# 1*//,
Merupakan metode yang sangat popular karena peritungan sederana#
cepat# dan asilnya cukup akurat. 4ada adasarnya sama dengan metode
lingkaran -.edia# anya sa! dengan memperitungkan gaya antar irisan
Yuni Noor Aini
270110110133
yang ada. Asumsi yang digunakan dalam metode ini yaitu besarnya gaya
geser antar$irisan sama dengan nol (530, dan bidang runtu berbentuk
sebua busur lingkaran. 6ondisi kesetimbangan yang dapat dipenui ole
metode ini adala kesetimbangan gaya dalam ara 7ertikal untuk setiap
irisan dan kesetimbangan momen pada pusat lingkaran runtu untuk
semua irisan# sedangkan kesetimbangan gaya dalam ara orisontal tidak
dapat dipenui. Metode ini dapat digunakan untuk menganalisa tegangan
efektif. "engan rumus '
6esalaan metode ini apabila dibandingkan dengan metode lainnya yang
memenui semua kondisi kesetimbangan seperti Metode -pencer atau
Metode 6esetimbangan &atas 1mum# !arang lebi besar dari /0.
♥ Metode 8anbu yang disederanakan (8anbu# 1*/9# 1*73,
Merupakan metode yang popular dan sering digunakan dalam analisis
kestabilan lereng. "imana dikembangkan suatu cara analisa kestabilan
lereng yang dapat diterapkan untuk semua bentuk bidang longsor. Asumsi
yang digunakan dalam metode ini# yaitu gaya geser antar irisan sama
dengan nol. Metode ini memenui kesetimbangan gaya dalam ara
7ertikal untuk setiap irisan dan kesetimbangan gaya dalam ara
orisontal untuk semua irisan# namun kesetimbangan momen tidak dapat
dipenui. "engan rumus '
)aktor keamanan yang diitung dengan metode ini apabila dibandingkan
dengan metode yang teliti# seperti metode 6esetimbangan &atas 1mum
dan Morgenstern$4rice# pada umumnya lebi renda sekitar 300# akan
tetapi kadang dapat !uga lebi besar sekitar /0.
♥ Metode kesetimbangan batas umum ()redlund dan 6ran# 1*77: )redlund
dkk.# 1*;1,
Merupakan metode yang dapat memenui semua kondisi kesetimbangan
dan dapat digunakan untuk gelinciran dengan bidang runtu sembarang.
Asumsi yang digunakan ole metode kesetimbangan batas umum yaitu
Yuni Noor Aini
270110110133
terdapat ubungan antara gaya geser antar$irisan dan gaya normal antar$
irisan. "engan rumus '
♥ Metode Morgensten$4rice (Morgenstern < 4rice# 1*+/,
Merupakan metode yang berkembang lebi dulu dibanding dengan
metode kesetimbangan batas umum# yang dapat digunakan untuk semua
bentuk bidang runtu dan tela memenui semua kondisi kesetimbangan.
Asumsi yang digunakan dalam metode ini adala sama dengan metode
kesetimbangan batas umum yaitu terdapat ubungan antara gaya geser
antar$irisan dan gaya normal antar$irisan. "engan rumus '
♥ Metode -pencer (1*+7,
Merupakan metode yang dapat digunakan untuk sembarang bentuk
bidang runtu dan memenui semua kondisi kesetimbangan gaya dan
kesetimbangan momen pada setiap irisan. Asumsi yang digunakan dalam
metode ini adala kemiringan dari resultan gaya geser dan normal antar$
irisan adala sama untuk semua irisan. "engan rumus '
♥ &idang runtu kritis
Merupakan penentuan yang mengasilkan faktor keamanan minimum#
dimana merupakan al yang sangat penting. =okasi dari bidang runtu
kritis tersebut dapat ditentukan dengan cara coba$coba atau dengan
menggunakan metode optimasi. 4enentuan ini dibagi men!adi '
 &idang runtu busur lingkaran
 Metode >rid dan ?adius
 Metode @ntry dan @Ait
 &idang runtu gabungan (komposit,
 &idang runtu blokBba!i
 Metode Cptimasi
Yuni Noor Aini
270110110133
ROCK QUALITY DESIGNATION (RQD)
Merupakan metode yang dikembangkan ole ".1. "eere pada taun 1*+7#
sebagai petun!uk untuk memperkirakan kualitas massa batuan secara
kuantitatif. ?D" sendiri diartikan sebagai persentasi dari perolean inti bor
(core, yang secara tidak langsung didasarkan pada !umla bidang lema dan
!umla bagian yang lunak dari massa batuan yang diamati dari inti bor
(core,. "engan rumus '
Atau bila disederanakan adala '
RQD =
Dengan :
Ai ' inti pengeboran dengan pan!ang E 10 cm
= ' pan!ang total pengeboran (m,
Metode ini digunakan sebagai parameter standar pada peker!aan drill core
logging dan merupakan sala satu parameter dalam penentuan klasi%kasi
massa batuan ?M? dan D$system. Metode ?D" dapat di!adikan petun!uk
permasalaan pada batuan# seperti tingkat kelapukan yang tinggi# lunak#
ancur# tergerus dan terkekarkan yang diperitungkan sebagai bagian dari
massa batuan ("eere < "eere# 1*;;,. Nilai ?D" ini dapat dipakai untuk
memperkirakan penyanggaan tero.ongan. "engan kata lain# ?D" adala
ukuran sederana dari persentasi perolean batuan yang baik dari sebua
inter7al kedalaman lubang bor. 6euntungan utama dari sistem ?D" adala
penger!aan yang sederana# asil yang diinginkan dengan cepat diperole#
dan !uga tidak memakan banyak biaya (mura,. -edangkan kekurangan dari
?D" 3 =engt of core pieces E10cm
lengt
Fotal lengt of core run
Yuni Noor Aini
270110110133
system ini adala tidak memperitung factor orientasi bidang diskontinu#
material pengisi# dll. -eingga# metode ini kurang dapat menggambarkan
keadaan massa batuan yang sebenarnya.
Fabel 1.1. Hubungan ?D" dan kualitas massa batuan ("eere# 1*+7,
?D" (0, 6ualitas &atuan
G2/ -angat !elek(7ery poor,
2/$/0 8elek(poor,
/0$7/ -edang(fair,
7/$*0 &aik(good,
*0$100 -angat baik (eAcelent,
Metode yang digunakan dalam peritungan nilai ?D"
♥ Metode langsung
"igunakan apabila data core logs tersedia. &erdasarkan pengalaman
"eere# semua ukuran inti bor (core, dan teknik pengeboran dapat
digunakan dalam peritungan ?D" selama tidak menyebabkan inti bor
(core, peca ("eere ". 1. and "eere ".H.# 1*;;,. Menurut "eere (1*;;,#
pan!ang total pengeboran (core run, yang direkomendasikan adala lebi
kecil dari 1#/ m (@delbro# 2003,.
Iall < Nicolas# Jnc (INJ,# konsultan geoteknik asal Amerika#
mengembangkan koreksi peritungan ?D" untuk pan!ang total
pengeboran yang lebi dari 1#/ m. INJ mengusulkan nialai ?D" diperole
dari persentase total pan!ang inti bor utu yang lebi dari 2 kali diameter
inti (core, teradap pan!ang total pengeboran (core run,.
♥ Metode tidak langsung
"igunakan apabila data core logs tidak tersedia. &eberapa rumus
menurut para ali '
 4riest and Hudson (1*7+,
Yuni Noor Aini
270110110133
?D" 3 100e
$0.1K
(0.1K 1,
 4almstrom (1*;2,
?D" 3 11/ L 3#3 87
KLASIFIKASI HOEK & BROWN
Hoek < &ro.n (1*;0,# memperkenalkan rumusan untuk memperkirakan
kekuatan massa batuan berdasarkan ubungan antara blok batuang dengan
kondisi permukaan disekitar. Hal ini penting# karena diperlukan dalam
menganalisis desain suatu lereng# pondasi# dan tero.ongan. ?umusan
tersebut semakin berkembang seiring perubaan dengan menambakan
beberapa 7ariable tertentu dalam peritungan.
>ambar 1.1. "iagram idealisasi transisi batuan utu ke massabatuan yang
terkekarkan (Hoek < &ro.n# 1*;0,
"imana untuk massa batuan yang terkekarkan dapat dide%nisikan dengan
persamaan '
Yuni Noor Aini
270110110133
"an untuk batuan yang utu dapat dide%nisikan dengan persamaan'
6riteria General Hoek$&ro.n merupakan kriteria kegagalan empiris yang
menetapkan kekuatan batuan dengan tekanan mayor dan minor# serta
memprediksi kekuatan batuan dari data laboratorium tes triaksial dan data
struktur kekar pada masa batuan.
>ambar 1.2. 4arameter >eological -trengt JndeA Fipe 1mum (>eneral,
(Hoek < &ro.n# 1*;0,
Yuni Noor Aini
270110110133
>ambar 1.3. 4arameter >eological -trengt JndeA Fipe -edimen (Hoek# @. <
&ro.n# 8# H 1*;0,
>ambar 1.9. 4arameter nilai mi batuan sedimen# beku# dan metamorf (Hoek
< &ro.n# 1*;0,
Yuni Noor Aini
270110110133
>ambar 1./. 4arameter Nilai Disturbance Factor Hoek# @. < &ro.n (1*;0,
"imana parameter$parameter diatas digunakan kedalam rumus >eneraliMed
Hoek < &ro.n untuk mendapatkan nilai mb# s# dan a.
"alam mendesain suatu lereng pada suatu tambang terbuka# perlu adanya
antisipasi bila ter!adi kerusakan massa batuan yang dapat diakibatkan ole
peledakan dan pelepasan tegangan. Hal ini penting karena perlu adanya
pertimbangan mengenai kerusakan yang akan ter!adi.
Yuni Noor Aini
270110110133
>ambar 1.+. 4edoman untuk memperkirakan faktor kerusakan (Hoek# 2002,
-umber '
ttp'BBgeotekniktambang.blogspot.comB2012B09Bgeological$strengt$indeA.tml
ttp'BBdigilib.itb.ac.idB%lesBdisk1B+20B!bptitbpp$gdl$tonnylesma$30*+/$9$200;ts$3.pdf
ttp'BBdenparkers.blogspot.comB2019B0;Bmakala$stabilitas$lereng.tml
%le'BBBI'B1sersB1-@?A==B4icturesBstabilitas$lereng.tml
%le'BBBI'B1sersB1-@?A==B4icturesBpenggunaan$klasi%kasi$batuan.tml
ttp'BB....scribd.comBdocB7/792*2+BAnalisis$6estabilan$=ereng$"engan$Metode$
Jrisan
ttp'BB!endelapertambangan.blogspot.comB2019B0+Bmakala$rmr.tml
ttp'BB....scribd.comBdocB13/97*07;B6lasi%kasi$Massa$&atuan$Menggunakan$
Metode$?ock$Mass$?ating