Anda di halaman 1dari 5

PRAKTIKUM MANDIRI

TELON

I. TINJAUAN PUSTAKA
Minyak telon adalah campuran 3 macam minyak. Kata telon berasal dari Bahasa Jawa
yang berarti telu atau tiga. Minyak telon merupakan paduan dari minyak adas (Oleum
Foeniculi), minyak kayu putih (Oleum Cajuputi), dan minyak kelapa (Oleum Cocos) dengan
perbandingan tertentu. Ketiganya mempunyai fungsi yang berbeda dan khasiatnya bersinergi
satu dengan yang lain.
Komposisi masing-masing minyak dalam minyak telon biasanya adalah 3:3:4.
Minyak kelapa berfungsi sebagai minyak pembawa atau pelarut (carrier oil). Saat ini
beberapa produsen minyak telon ada yang memproduksi minyak telon dengan komposisi
yang berbeda, misalkan 1:1:3, ataupun menambah minyak lain sebagai campuran, seperti
minyak esensial lavender, bahkan ada yang mengganti minyak kelapa dengan minyak Zaitun
(olive oil). Namun tentunya kalau sudah ditambahkan minyak lain diluar formula yang telah
dikenal turun temurun manfaatnya akan berbeda dan aroma khas minyak telon tak tercium
lagi.
Minyak Telon bermanfaat untuk mencegah dan mengobati perut kembung pada bayi
dan memberikan rasa hangat pada bayi. Selain itu minyak telon dapat meringankan gejala
kolik/ mulas pada bayi. Sistem pengaturan panas tubuh bayi belum sempurna, terutama pada
awal kehidupannya. Akibatnya, ketika suhu sekitarnya dingin, bayi pun mudah merasakan
kedinginan dan bisa menggigil. Padahal bayi harus dalam keadaan hangat. Bayi yang masih
kecil memiliki suhu normal antara 3435 derajat Celcius. Ketika bayi kedinginan, kebutuhan
kalorinya akan bertambah. Energi tersebut dimanfaatkan untuk melawan rasa dingin.
Akibatnya energi yang semestinya digunakan untuk pertumbuhan bayi pun akhirnya diambil
untuk menghangatkan badannya. Nah, pemberian minyak telon merupakan salah satu cara
untuk mencegah bayi dari kedinginan, sehingga energi yang digunakan bisa lebih dihemat
untuk pertumbuhan bayi.

II. RESEP
R/

Minyak zaitun

26

ml

Minyak adas

12

ml

Minyak kayu putih

12

ml

Minyak lavender

20

tetes

III.BAHAN DAN ALAT


Alat :
Timbangan
Mortir
Gelas ukur
Pipet tetes
Beaker glass
pengaduk
Bahan :

minyak zaitun

minyak kayu putih

minyak adas

minyak lavender

IV. CARA KERJA


Ditimbang semua bahan
Dicampur minyak zaiyun dengan minyak adas, diaduk hingga homogeny di mortir
Ditambahkan minyak kayu putih dan aduk homogen
Diitambahkan minyak lavender

Diaduk rata dan dikemas


V.

HASIL
Organoleptis

VI.

Pengamatan

Warna

: kuning

Campuran memisah

Tekstur

: cair

Bau tidak berubah

Bau

: menyengat

PEMBAHASAN
Praktikum kali ini bertujuan untuk melakukan pembuatan minyak telon . Minyak telon

didefinisikan sebagai paduan dari minyak adas (Oleum Foeniculi), minyak kayu putih
(Oleum Cajuputi), dan minyak kelapa (Oleum Cocos) dengan perbandingan tertentu. Minyak
telon yang dibuat pada percobaan ini menggunakan bahan tambahan minyak lavender
sebagai pengharum tambahan.
Minyak telon telon merupakan campuran minyak adas, minyak kelapa, dan minyak kayu
putih dengan masing- masing fungsi sebagai berikut:
Minyak Adas
Adas (Foeniculum vulgare Mill) adalah tumbuhan obat dari keluarga Apiacea. Minyak
adas (oleum foeniculi, fennel oil) dibuat dari penyulingan buah adas. Adas mengandung
minyak atsiri 1 6%, terdiri dari 50 60% anetol, lebih kurang 20% fenkon, pinen, limonen,
dipenten, felandren, metilchavikol, anisaldehid, asam anisat, dan 12% minyak lemak.
Kandungan anetol yang menyebabkan adas memiliki aroma yang khas, sehingga para ibu
sering menyebutnya wangi bayi.
Pada percobaan adas bermanfaat untuk mengobati sakit perut (mulas), perut kembung
(karminatif), rasa penuh di lambung, mual, muntah, dan diare. Selain itu manfaat adas
lainnya adalah untuk pengobatan batuk berdahak, asma, nyeri haid dan melancarkan ASI.
Minyak Kayu putih
Kayu putih (Melaleuca leucadendron Linn) adalah tumbuhan obat dari keluarga
Myrtaceae. Minyak kayu putih (oleum cajeputi, cajuput oil) dibuat dari penyulingan daun
atau ranting pohon kayu putih.

Kandungan minyak kayu putih adalah eukaliptol (1,8-cineol), -terpineol dan ester
asetatnya, -pinen, dan limonen.
Minyak kayu putih bersifat antibakteri, antijamur, insektisida, analgesik ringan,
ekspektoran, anti neuralgik, karminatif dan diaphoretik.
Minyak kayu putih pada umumnya digunakan sebagai obat gosok untuk mengobati
rheumatik, nyeri otot dan sendi. Khasiatnya lainnya adalah untuk menghangatkan tubuh,
melemaskan otot, mencegah dan mengobati perut kembung.
Minyak Kelapa
Minyak kelapa murni (virgin coconut oil) adalah minyak kelapa yang dibuat dari bahan
baku buah kelapa segar (Cocos nucifera Linn), diproses dengan pemanasan terkontrol atau
tanpa pemanasan dan tanpa penambahan bahan kimia.
Minyak kelapa murni mengandung air dan asam lemak bebas yang rendah, berwarna
bening, dan berbau harum. Minyak kelapa murni mengandung asam laurat yang bersifat
antibiotik, anti bakteri dan anti jamur.
Minyak kelapa sering dijadikan bahan baku perawatan tubuh dan rambut, karena dapat
menghaluskan kulit dan menjaga kelembaban kulit. Minyak kelapa juga dapat digunakan
untuk menyembuhkan penyakit kulit seperti eksim.
Minyak kelapa murni mempunyai kualitas yang lebih baik bila dibandingkan dengan
minyak kelapa biasa (minyak goreng).
Minyak kelapa dalam minyak telon berfungsi sebagai pelarut minyak adas dan kayu
putih, sehingga dihasilkan campuran yang lembut (minyak pembawa, carrier oil).
Untuk pembuatanya pertama menghitung bagian bagian bahan yang akan ditimbang,
kemudian mencampurkan minyak zaitun dan minyak adas ke dalam mortar dan diaduk
hingga kedua bahan tercampur, kemudian setelah tercampur homogeny, ditambah dengan
minyak kayu putih dan diaduk hingga homogeny lagi dan ditambah zat pengharum tambahan
yaitu minyak lavender. Lalu dikemas ke wadah.
Untuk analisis fisik minyak telon dilakukan dengan mengamati warna, bau, dan tekstur .
dari hasil praktikum didapat hasilnya adalah warna kekuningan, baunya menyengat, dan
memiliki tekstur semi padat. Seharusnya minyak telon yang didapat berwarna bening dan

apabila disimpan dalam waktu lama tidak memisah. Tetapi dalam praktikum hal ini tidak
sesuai, campuran minyak yang didapat berwarna keruh dan memisah apabila disimpen waktu
lama.
VII. KESIMPULAN
1. Minyak telon yang dibuat ditukan untuk bayi
2. Komposisi minyak telon terdiri dari minyak zaitun, minyak adas, minyak kayu putih
(3:1:1) dan minyak lavender
3. Minyak telon memiliki bentuk fisik berwarna kuning, tekstur cair dan bau menyengat
4. Hasil pengamatan seminggu minyak yang didapat dalam praktikum berwarna keruh dan
memisah
VIII. SARAN
1. Pencampuran bahan minyak diperhatikan, mana yang seharusnya terlebih dahulu
2. Peralatan dan bahan di laboratorium Biologi Farmasi diperlengkap lagi.
3. Penimbangan diperhatikan karena pembuatan minyak telon ada perbandingan bahanya
IX. DAFTAR PUSTAKA
Anonim, 1977, Materia Medika, Edisi I, Departemen Kesehatan RI, Jakarta.
Anonim, 1995, Farmakope Indonesia, Edisi IV, Departemen Kesehatan RI, Jakarta.
Wasitaatmadja, Sjarif, 1997, Penuntun Ilmu Kosmetik Medik, UI Press, Jakarta.