Anda di halaman 1dari 1

PROFIL SYAHPUTRA KAMNDANU SOFYAN

(RADJA CENDOL)
Syahputra Kamandanu Sofwan, yang
biasa di sapa Danu ini lahir di Tasikmalaya, 20
Agustus 1987. Ia harus langsung memikul beban
sebagai pencari nafkah untuk keluarganya
setelah sang ayah bangkrut dan meninggal
dunia. Demi menyambung hidup keluarganya,
Danu pernah mengamen, menjadi sopir, dan
juga menjadi kuli pasir.
Peruntungan Danu tampak mulai cerah saat ia mencoba usaha cendol. Berbekal
tabungan yang dikumpulkannya sedikit demi sedikit dan pinjaman beberapa teman, tahun
2013 ia memberanikan diri membuka kedai cendol pertamanya.
Usaha ini dimulai pada saat dia sedang menikmati minuman bubble tea. Dia berpikir
kenapa kita begitu suka dengan minuman asing itu. Kenapa banyak orang yang antri saat itu
untuk segelas minuman. Dan pada saat itu dia mencari minuman Indonesia yang mungkin
digilai seperti itu. Kerisauannya akan minuman asing tak membawanya ikut- ikutan berbisnis
minuman asing seperti Bubble Drink atau pun Capucino Cingcau. Dia justru melirik cendol
sebagai sasarannya.
Secara sengaja Danu mengganti santan dengan susu. Alasannya, karena susu sudah
jadi tren masa kini untuk dicampurkan ke dalam minuman-minuman asing. Selama tiga hari,
Danu dan teman-temannya mabuk susu karena mencoba segala merek susu untuk dijadikan
satu dengan cendolnya. Segala proses yang dijalaninya benar-benar dibuatnya untuk
masyarakat. Usahanya dimulai dengan mendirikan satu gerai yang berlokasi di Pondok
Kelapa, Jakarta Timur.
Di hari pertama, membuat Danu terkejut karena antrian pembeli cukup panjang. Hal
tersebut membuatnya makin percaya diri. Lalu dia mengunggah foto-foto hasil kerja kerasnya
yang sukses di media social. Tanpa basa-basi lagi, Danu menawarkan kerja sama untuk
membangun waralaba atau franchise. Nama usahanya yaitu Randol atau Radja Cendol.
Alhasil pria ini menjadi pelopor cendol modern.
Selain itu Danu juga mengambil kesempatan memperkenalkan produknya dengan
cara unik yaitu mengadakan loma selfie dengan Randol. Tidak sampai disitu, Danu juga
mengembangkan aneka rasa dan menggunakan nama yang unik seperti Kejendol atau Keju
Cendol dan Sundol Bolong atau Tiramisu cendol. Serta ada yang varian rasa baru yaitu
Digondol Satpol (Dimana Green Tea & Cendol Bersatu, itu nampol!!!).