Anda di halaman 1dari 6

VOCATIONAL ENTERPRENEURSHIP

(LANJUTAN)
Kata entrepreneur berasal dari bahasa Prancis, entreprendre, yang sudah
dikenal sejak abad ke 17, yang berarti berusaha. Dalam hal bisnis, maksudnya
adalah memulai sebuah bisnis. Kamus Merriam-Webster menggambarkan definisi
entrepreneur sebagai seseorang yang mengorganisir dan menanggung risiko
sebuah bisnis atau usaha. Entrepreneurship merupakan gabungan dari kreativitas,
inovasi dan keberanian menghadapi resiko yang dilakukan dengan cara kerja
keras untuk membentuk dan memelihara usaha baru. Dari pandangan para ahli
dapat disimpulkan bahwa entrepreneurship adalah kemampuan dalam berfikir
kreatif dan berperilaku inovatif yang dijadikan sebagai dasar, sumber daya, tenaga
penggerak, tujuan siasat, kiat dan proses dalam menghadapi tantangan hidup.
DI Indonesia, entrepreneurship dipelajari baru terbatas pada beberapa
sekolah atau perguruan tinggi tertentu saja. Sejalan dengan perkembangan dan
tantangan seperti adanya krisis ekonomi, pemahaman entrepreneurship baik
melalui pendidikan formal maupun pelatihan-pelatihan di segala lapisan
masyarakat entrepreneurship menjadi berkembang.
A. BERBAGAI BIDANG KEAHLIAN KEJURUAN
1. AKUNTANSI
Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas,
mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan
dengan keuangan. Dalam jurusan ini, kita dituntut dapat bekerja sama
dengan relasi lain, bekerjasama dengan sosial yang berbeda.
2. ADMINISTRASI PERKANTORAN/SEKRETARIS
Jurusan ini akan selalu dibekali dengan keterampilan yang baik seperti
mengetik sepuluh jari buta tanpa lihat di keyboard, stenografi, kearsipan,
korespondensi, dengan ditunjang oleh penguasaan bahasa Inggris dan
kepribadian yang baik secara professional di bidangnya`
3. MULTIMEDIA
1

Lulusan dalam jurusan ini diharapkan dapat menjadi tenaga programmer


tingkat menengah dengan penguasaan software pemrograman berbasis
database dan internet. Dengan penguasaan bidang teknologi informasi, kita
dapat lebih mudah mencari pekerjaan dalam lapangan kerja
4. PEMASARAN
Mempersiapkan jiwa yang kuat untuk menjadi tenaga-tenaga PR yang
dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan bidang PR dan Marketing,
komunikasi

negosiasidan

transaksi

serta

mampu

mengoperasikan

penjualan dilokasi.
5. USAHA JASA PERJALANAN
Keberhasilan pariwisata Indonesia akan sangat ditentukan oleh adanya
kelancaran transportasi, akomodasi, dan kenyamanan para pengguna
(wisatawan lokal dan mancanegara) selama melakukan perjalanan
wisatanya. Dalam jurusan ini mempersiapkan tenaga professional dengan
memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam membuat perencanaan dan
manajemen perjalanan wisata, reservasi, marketing, pemanduan wisata,
dengan dibekali penguasaan teknologi informasi, bahasa Inggris dan
Jepang.
6. PRODUKSI GRAFIKA
Program keahlian yang mempersiapkan siswa menjadi terampil di bidang
teknik produksi grafika (percetakan) mencakup penguasaan berbagai jenis
mesin dalam industri percetakan.
B. HUBUNGAN ANTARA BIDANG KEAHLIAN DAN BAKAT DENGAN
JENIS USAHA
Dalam setiap bidang, pasti selalu mengaitkan keahlian seseorang
dengan bakat. Jika seseorang mampu melakukan sesuatu hal dengan baik,
maka orang tersebut akan berpendapat bahwa yang bersangkutan memang
berbakat dalam bidang tersebut dan bisa di aplikasikan ke dalam jenis usaha,
2

maka orang tersebut akan sukses untuk mengembangkan bisnisnya, sedangkan


jika sesorang tidak mampu menunjukan kualitas karyanya, maka orang akan
berpendapat bahwa yang bersangkutan tidak mempunyai bakat.
C. PENGERTIAN KEAHLIAN KEWIRAUSAHAAN
Keahlian kewirausahaan adalah kemampuan yang akan menyukseskan
atau menggagalkan bisnis anda. Memiliki keahlian ini sejak dari awal akan
mengurangi rintangan anda dalam memulai karir baru sebagai seorang
pengusaha. Keahlian kewirausahaan harus dimiliki oleh seorang yang akan
memulai suatu usaha, agar kegiatan usahanya teratur dan bisa berhasil. Karena
keberhasilan suatu usaha tergantung oleh keahlian manajer dalam perusahaan
tersebut.
Berikut ini adalah beberapa keahlian wirausaha yang perlu anda miliki
untuk kesuksesan bisnis anda:
1. Jadilah seorang generalis
Anda tidak harus menguasai satu bidang secara tuntas, tapi kita harus
cukup fleksibel untuk mengetahui setiap aspek dari dasar-dasar bisnis
dan bagaimana setiap hal saling berhubungan satu sama lain.
2. Kemampuan manajerial dan kemampuan administrative
Kebanyakan bisnis besar mempekerjakan ratusan dan bahkan ribuan
karyawan dengan spesialisasi mereka masing-masing. Lupakan dulu
hal tersebut jika anda memulai bisnis dari nol seperti kebanyakan
pengusaha sukses memulai bisnis mereka. Bahkan menyewa seorang
asisten adalah cukup mahal bagi anda yang baru memulai bisnis. Jadi
dasar keahlian wirausaha yang perlu anda miliki pertama kali adalah
keahlian administratif untuk mengelola pendapatan dan pengeluaran
bisnis. Selain itu, kita memerlukan keahlian manajerial untuk
mengendalikan setiap situasi yang terjadi ketika kita mulai
menjalankan bisnis kita.

3. Keahlian perencanaan
3

Perencanaan adalah keahlian penting yang harus anda miliki sebagai


seorang pengusaha. Diantaranya adalah mengelola manajemen waktu
sehingga waktu tidak terbuang percuma ketika banyak hal yang harus
diselesaikan.
4. Keahlian manajemen keuangan
Saat kita memutuskan untuk menjalankan bisnis bukan hanya sebagai
suatu sarana mewujudkan keinginan menjadi seorang pengusaha tapi
juga untuk mendapatkan sejumlah uang, tentunya harus mengasah
keahlian manajemen keuangan. Salah satu keahlian penting yang harus
dimiliki oleh seorang pengusaha adalah kemampuan untuk mengelola
keuangan agar kita mempunyai cukup uang untuk membiayai bisnis
dan memperoleh sisanya sebagai keuntungan kita.
5. Keahlian berinteraksi dengan manusia
Mendirikan suatu bisnis akan mewajibkan kita untuk berinteraksi
dengan orang-orang dari berbagai macam latar belakang. Ini adalah
suatu keahlian bisnis yang akan memungkinkan bisnis semakin
berkembang dan semakin sukses. Setiap pengusaha sukses mempunyai
keahlian yang cukup baik dalam hal berinteraksi dengan manusia, dan
jika tidak memiliki keahlian tersebut, mereka mempekerjakan orang
lain untuk melakukannya
D. PENGERTIAN BAKAT KHUSUS
Bakat (aptitude) mengandung makna kemampuan bawaan yang
merupakan potensi (potential ability) yang masih perlu pengembangan dan
latihan lebih lanjut. Karena sifatnya yang masih potensial, bakat memerlukan
ikhtiar pengembangan dan pelatihan secara serius dan sistematis agar dapat
terwujud (Utami Munandar,1992). Bakat berbeda dengan kemampuan (ability)
yang mengandung makna sebagai daya untuk melakukan sesuatu, sebagai
hasil pembawaan dan latihan. Bakat juga berbeda dengan kapasitas yaitu
kemampuan yang dapat dikembangkan di masa yang akan datang apabila
latihan dilakukan secara optimal. ( Conny Semiawan,1987).

Bakat adalah suatu kondisi atau serangkaian karakteristik dari


kemampuan seseorang untuk mencapai sesuatu dengan sedikit latihan
(khusus) mengenai pengetahuan, keterampilan, atau serangkaian respon.
(Dyke Bingham dalam Ny.Moesono, 1989). Bakat adalah kondisi dalam diri
seseorang yang memungkinkannya dengan suatu latihan khusus mencapai
kecakapan pengetahuan dan keterampilan khusus. (Sarlito Wirawan Sarwono,
1979)
Bakat adalah tingkat kemampuan yang tinggi yang berhasil dicapai
seseorang dalam keterampilan tertentu. (Tedjasaputra,2003). Menampilkan
bakat dibutuhkan motivasi kuat yang disebut minat, yakni kebebasan
seseorang memilih segala sesuatu yang disukai, disenangi dan ingin
dilakukan. (Gardner,1993) mengganti istilah bakat dengan kecerdasan
yang berupa kecerdasan umum maupun kecerdasan khusus. Sedikitnya ada
sembilan kecerdasan atau bakat yang mungkin dimiliki seseorang, yakni
logical mathematical, linguistic/verbal, visual spatial, musical, bodilykinesthetic, interpersonal, intrapersonal, natural, dan moral/ spiritual. Teori
Gardner ini menjadi pegangan bahwa setiap orang memiliki bakat unik dan
berbeda. Orang tidak dapat dipaksa berprestasi di luar bakat bakat khusus
yang dimilikinya.
Berdasarkan pendapat para ahli tersebut dapat ditarik kesimpulan
sebagai berikut :
1. Bakat merupakan kemampuan bawaan, sebagai potensi yang masih
perlu dikembangkan dan dilatih agar dapat terwujud.
2. Bakat tidaklah diturunkan semata, tetapi merupakan interaksi dari
faktor keturunan dan faktor lingkungan, artinya dibawa sejak lahir
berupa potensi dan berkembang melalui proses belajar, dan memiliki
ciri khusus.
3. Orang yang berbakat dalam bidang tertentu diperkirakan akan mampu
mencapai prestasi tinggi dalam bidang itu. Jadi prestasi sebagai
perwujudan bakat dan kemampuan.
4. Bakat mencakup ciri-ciri lain yang dapat memberi kondisi atau suasana
memungkinkan bakat tersebut terealisasi, termasuk inteligensi, interes
(minat), kepribadian, dan keterampilan khusus. Bakat adalah suatu
5

kapasitas untuk belajar sesuatu. Arti kapasitas adalah potensi


kemampuan untuk berkembang.

E. JENIS-JENIS BAKAT KHUSUS


Bakat khusus (talent) adalah kemampuan bawaan berupa potensi
khusus dan jika memperoleh kesempatan berkembang dengan baik, akan
muncul sebagai kemampuan khusus dalam bidang tertentu sesuai potensinya.
Klasifikasi jenis-jenis bakat khusus, yaitu :
1. Bakat akademik khusus.
Bakat akademik khusus misalnya bakat untuk bekerja dalam angkaangka (numerik), seperti logika bahasa, dan sejenisnya.
2. Bakat kreatif produktif.
Bakat khusus dalam bidang kreatif produktif artinya bakat dalam
menciptakan sesuatu yang baru misalnya menghasilkan rancangan
arsitektur baru, menciptakan teknologi terbaru dan lainnya.
3. Bakat seni.
Bakat khusus dalam bidang seni, misalnya mampu mengaransemen
musik dan sangat dikagumi, menciptakan lagu hanya dalam waktu 30
menit, mampu melukis dengan sangat indah dalam waktu singkat dan
sejenisnya.
4. Bakat kinestetik / psikomotorik,
Bakat khusus kinestetik / psikomotorik, misalnya bakat dalam bidang
sepakbola, bulu tangkis, tenis, dan keterampilan tekink.
5. Bakat sosial.
Bakat khusus dalam bidang sosial misalnya sangat mahir melakukan
negoisasi,

mahir

berkomunikasi,

kepemimpinan.

dan

sangat

mahir

dalam