Anda di halaman 1dari 3

Jenis Pondasi Yang Tepat Untuk Bangunan 2

Dan 3 Lantai
Jenis pondasi untuk bangunan 2 dan 3 lantai
Dahulu sebelum banyak orang mengenal jenis pondasi strauss pile sebagai perkuatan pondasi rumah
digunakan pondasi cerucuk bambu atau dolken, namum seiring berjalannya waktu jenis pondasi cerucuk tidak
sesuai yang diharapkan karena pada kenyataannya banyak bangunan retak karena pondasi tidak kuat menahan
beban bangunan.
Berikut ini beberapa jenis pondasi yeng sering digunakan untuk pondasi rumah 2 lantai atau 3 lantai :

Pondasi batu kali


Pondasi ini digunakan untuk bangunan-bangunan sederhana pada tanah asli yang
cukup baik. Biasanya kedalamannya antara 60-80 lebar tapak sama dengan tinginya.
Kebuthan bahan bakun untuk pondasi ini adalah batu belah ( batu kali/gunung), Pasir
pasang, dan semen PC (semen abu-abu).
Kekurangan pondasi ini jika kedudukan pondasi diatas tanah lunak, yang beresiko pondasi retak yang
mengakibatkan penurunan pondasi hingga dinding bangunan ikut retak.

Pondasi batu kali


Pondasi tapak / foot plat :
Biasanya pemasangan pondasi tapak di kedalaman 50 cm hingga 2 meter dari permukaan tanah, tapi jika
lapisan tanah kerasnya terletak dikedalaman lebih dari 2 meter baiknya di bantu dengan pondasi strauss pile.

Strauss pile :
Jenis pondasi yang paling sering digunakan untuk pondasi bangunan 2 lantai dan 3 lantai dalam 3 tahun
terakhir karena pondasi ini bertumpu di tanah dalam sehingga dianggap mampu menahan beban bangunan
yang berdiri di atas tanah lunak, serta dari segi pembuatannya yang bisa dibilang praktis dan efisien daripada
pondasi dalam lainnya ( pondasi bored pile dan tiang pancang ) dan cocok untuk pondasi rumah 2 lantai atau
3 lantai di daerah jakarta ( padat perumahan ).

Pondasi tapak + strauss pile


Kekurangan pondasi strauss pile adalah
1. Tanah yang bisa di bor berupa tanah lunak bukan berupa tanah urug campur puing, tanah padas dan
jenis tanah keras lainnya.

2. Kedalaman pondasi strauss pile rata2 6 meter atau sesuai kondisi tanah yang dikerjakan dan tidak
bisa mencapai kedalaman tanah keras hasil rekomendasi dari soiltest / sondir.
3. Diameter bor yang dapat dikerjakan berkisar 20 cm s/d 30 cm
Kelebihan pondasi strauss pile adalah
1. Alat sederhana dan praktis sehingga dapat menergerjakan ditempat / lokasi padat perumahan bahkan
di bekas bangunan yang belum dibongkar.
2. Cara pembuatan pondasi strauss pile tidak membutuhkan waktu yang lama, kapasitas 1set alat dapat
mengerjakan kurang lebih 25 meter atau 4 s/d 5 titik perhari bila kedalaman 6 meter.
3. Pondasi bertumpu di tanah dalam sehingga resiko penurunan pondasi yang mengakibatkan dinding
retak dapat diminimalisir.

Tampak pondasi strauss pile setelah tanah digali