0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
701 tayangan16 halaman

Sensor Jarak Induktif Inductive Proximity Sensor

Dokumen tersebut membahas sensor jarak induktif dan bagaimana sensor tersebut dapat digunakan untuk mendeteksi logam dan mengaktifkan atau menonaktifkan sistem conveyor sederhana."
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
701 tayangan16 halaman

Sensor Jarak Induktif Inductive Proximity Sensor

Dokumen tersebut membahas sensor jarak induktif dan bagaimana sensor tersebut dapat digunakan untuk mendeteksi logam dan mengaktifkan atau menonaktifkan sistem conveyor sederhana."
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Sensor Jarak Induktif

(Inductive Proximity Sensor)

Disusun Oleh :
Junaidi Sucipto

(1122051)

Dhiyaa Putri K.

(1122053)

Ayu Maulidya

(1122065)

Kelas : B

Jurusan Teknik Elektro


Fakultas Teknik
Universitas Kristen Marantha
Bandung
2013
I.

Latar Belakang

Proximity Sensor merupakan salah satu jenis sensor yang aplikasinya


sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari maupun di bidang industri.

Contoh yang paling sering dijumpai pada kehidupan sehari-hari adalah Capacitive
Proxy Sensor yang digunakan dalam smartphone, tablet, atau capacitive stylus
yang dapat digunakan pada layar sentuh yang menggunakan prinsip Capacitive
Sensing. Di bidang industri peran Proximity Sensor ini terbilang penting dan
sering diaplikasikan pada sistem ban berjalan (conveyor) atau sistem pendeteksi
logam pada mesin industri yang menggunakan prinsip Inductive Sensing. Pada
sistem conveyor sensor proximity dipasang untuk menentukan laju atau bahkan
menon-aktifkan conveyor (berperan sebagai switch) pada saat benda (berbaham
logam untuk inductive proxy sensor atau berbahan logam dan non-logam untuk
capacitive proxy sensor) tepat melewati sensor.
Terlihat dari penjelasan diatas bahwa peran proximity sensor sangat
penting, dan beberapa perangkat elektronik maupun mekanik tidak akan
berfungsi tanpa adanya proximity sensor. Berdasarkan alasan tersebut maka
dalam laporan ini akan dijelaskan dan dilakukan simulasi contoh rangkaian
proximity sensor sehingga dapat mengerti prinsip kerja dan salah satu contoh
aplikasi sederhana menggunakan proximity sensor.

II.

Prinsip Kerja dan Teori

Proximity Sensor
Sensor Proximity atau Proximity Switch adalah alat pendeteksi yang
bekerja berdasarkan jarak objek terhadap sensor. Karakteristik dari sensor ini
adalah mendeteksi objek benda dengan jarak yang cukup dekat, berkisar antara
satu milimeter sampai beberapa sentimeter saja sesuai tipe sensor yang digunakan.
Proximity Switch ini mempunyai tegangan kerja antara 6-36 V dc dan ada juga yang
menggunakan tegangan 100-200 VAC.
Pada saat ini hampir setiap mesin industri telah menggunakan sensor jenis
ini, sebab selain praktis sensor ini termasuk sensor yang tahan terhadap benturan
maupun goncangan. Selain itu perawatan, perbaikan dan penggantian Proximity
Sensor tergolong mudah dilakukan.
Jarak Deteksi
Jarak deteksi adalah besar jarak pada saat objek akan terbaca oleh sensor
ketika objek digerakkan oleh metode tertentu. Sensor akan beroperasi atau bekerja
pada jarak atau area tertentu, dimana saat objek berada diluar area tersebut maka
sensor tidak akan lagi mendeteksi objek tersebut. Seperti yang telah disebutkan
jarak deteksi atau sensing distance berkisar antara satu milimeter sampai beberapa
sentimeter saja sesuai tipe sensor yang digunakan. Jarak deteksi akan dijelaskan
pada gambar berikut ini :

Laporan Proyek Komponen Sistem Kontrol

Penjelasan :
Reset distance adalah jarak dimana sensor dalam keadaan reset, sehingga
objek tidak akan terdeteksi dan sensor tidak aktif (ditunjukkan dengan lambang
"OFF"). Sensing distance adalah jarak toleransi dimana sensor akan aktif bekerja
mendeteksi jikalau ada benda yang melewati permukaan sensor (sensing surface).
Saat objek melewati permukaan sensor maka objek tersebut (sensing object) akan
mengaktifkan sensor (ditunjukkan dengan lambang "ON") sehingga Proximity
Sensor akan menghasilkan keluaran (output). Baik reset distance maupun sensing
distance dihitung mulai dari reference position atau posisi referensi yang sama
dengan posisi sensing surface.
Pengaturan Jarak
Mengatur jarak dari benda ke permukaan sensor memungkinkan
penggunaan sensor yang lebih stabil dalam operasi kerjanya, termasuk pengaruh
suhu dan tegangan. Standar posisi objek adalah sekitar 70% sampai 80% dari
jarak atau area sensing distance yang telah ditentukan masing-masing tipe sensor.
Pengaturan jarak akan dijelaskan pada gambar berikut ini :

Penjelasan :
Rated sensing distance adalah jarak atau area dari sensing distance yang
telah disebutkan sebelumnya, dimana pada jarak atau area ini Proximity Sensor
bekerja untuk mendeteksi objek yang melewatinya. Set distance adalah standar
Laporan Proyek Komponen Sistem Kontrol

posisi objek yang besarnya sekitar 70% sampai 80% dari jarak atau area rated
sensing distance. Tujuannya selain untuk menstabilkan kinerja sensor pengaturan
jarak ini juga berguna untuk mengurangi jikalau ada kesalahan (error) dan
meningkatkan sensitivitas dari sensor terhadap objek dengan bahan tertentu (misal
tipe logam yang berbeda).
Jenis Proximity Switch
Proximity Switch terdiri dari 2 tipe :
a. Proximity Kapasitif (Capacitive Proximity Sensor).
b. Proximity Induktif (Inductive Proximity Sensor).
Berdasarkan konfigurasi output-nya terdiri dari :
a. Current Sourcing Output ( PNP ).
b. Current Sinking Output ( NPN ).
Proximity Kapasitif
Proximity Kapasitif akan mendeteksi semua objek yang ada dalam jarak
sensing-nya baik logam maupun non-logam berdasarkan pada prinsip bahwa
semua jenis bahan dapat menjadi keping kapasitor (dapat menyimpan muatan).
Cara kerja Proximity Kapasitif :
Proximity Kapasitif mengukur perubahan kapasitansi medan listrik sebuah
kapasitor yang disebabkan oleh objek yang mendekatinya. Proximity kapasitif bisa
mendeteksi baik benda berbahan logam maupun non logam.
Berikut bagan rangkaian dalam Proximity Kapasitif.

Proximity Induktif
Proximity Induktif berfungsi untuk mendeteksi objek besi atau logam.
Meskipun terhalang oleh benda non-logam, sensor akan tetap dapat mendeteksi
objek selama dalam jarak sensing distance atau jangkauan toleransinya. Jika

Laporan Proyek Komponen Sistem Kontrol

sensor mendeteksi adanya logam di area sensing-nya, maka kondisi output sensor
akan berubah nilainya.
Cara kerja Proximity Induktif :
Jika tegangan bias diberikan pada rangkaian maka osilator akan bekerja
dan membangkitkan medan magnet berfrekuensi tinggi (yang merupakan daerah
sensing) pada lilitan induksi (induction coil). Jika benda berbahan konduktif
(bersifat penghantar, misalkan logam) didekatkan ke permukaan sensor ini, maka
akan terjadi perubahan medan magnet. Perubahan medan magnet ini akan
dideteksi oleh rangkain detektor (pada bagan berupa Current Sensor). Kemudian
hasil dari rangkaian detektor ini menjadi output sensor (berupa logic high atau
low, bergantung dari modenya, NO atau NC).
Berikut bagan rangkaian dalam proximity Induktif :

Mode Switch dan Output-nya


Tipe output dari Proximity Switch terdiri dari beberapa macam, dan mode
switch-nya bisa diklasifikasikan sebagai tipe NO (Normally Open) dan NC
(Normally Close), yang mirip seperti mode pada saklar atau switch dalam sebuah
sistem kerja mesin yang kontinu. Rangkaian sensor Proximity ini menghasilkan
output berupa logic high (tegangan +3,5 Volt sampai +5 Volt) untuk tipe PNP
(Positive Switching) dan logic low (tegangan < +3,5 Volt, mendekati 0 Volt) untuk
tipe NPN (Negative Switching)
Pada NO saklar (switch) pada Proximity Switch akan terbuka (open) dalam
keadaan normal. Saat objek terdeteksi dan sensor bekerja barulah saklar menutup
(short) dan sensor menghasilkan output.
Pada NC saklar (switch) pada Proximity Switch akan menutup (short)
dalam keadaan normal. Saat objek terdeteksi dan sensor bekerja barulah saklar
terbuka (open) dan sensor menghasilkan output.
Empat contoh tipe ouput Proximity Switch bisa dilihat pada gambar
dibawah :

Laporan Proyek Komponen Sistem Kontrol

Gambar a : Output dengan 2 kabel (1 beban) Vdc

Gambar b : Output dengan 3 kabel (1 beban) dan 4 kabel (2 beban) Vdc

Gambar c : Output dengan 2 kabel (1 beban) VAC

Gambar d : Output dengan 3 kabel (1 beban) VAC


Dengan melihat gambar diatas dapat dikenali dua tipe output sensor
Proximity Switch, yaitu tipe NPN dan tipe PNP. Tipe inilah yang nantinya bisa
dihubungkan dengan berbagai macam peralatan kontrol semi digital yang
membutuhkan nilai-nilai logika sebagai input untuk proses kerjanya.
Laporan Proyek Komponen Sistem Kontrol

Terlihat untuk tipe NPN baik dengan mode NO maupun NC (Gambar b


kiri atas dan kiri tengah) posisi kaki dengan beban dihubungkan ke posisi kaki
positif karena tipe NPN bersifat Current Sinking Output, sehingga pada saat
sensor aktif mendeteksi objek maka arus akan keluar dari emitter transistor pada
rangkaian output.
Sedang untuk tipe PNP baik dengan mode NO maupun NC (Gambar b
kanan atas dan kanan tengah) posisi kaki dengan beban dihubungkan ke posisi
kaki negatif karena tipe PNP bersifat Current Sourcing Output, sehingga pada
saat sensor aktif mendeteksi objek maka arus akan masuk ke emitter transistor
pada rangkaian output.
Berikut contoh gambar rangkaian output Proximity Sensor tipe PNP dan
NPN :

Dua dioda dipasang sebagai pengaman agar arus tidak kembali dan
mengganggu kinerja rangkaian. Dioda zener dipasang agar tegangan keluaran
(output) tetap stabil.

III.

Tujuan Proyek

Pada proyek ini didesain simulasi sistem ban berjalan (conveyor)


menggunakan proximity sensor dimana pada sistem yang dibuat proximity
sensor berperan sebagai Proximity Switch atau sebuah saklar yang akan
mengaktifkan atau menon-aktifkan rangkaian motor pada conveyor. Tujuannya
adalah mensimulasikan suatu sistem ban berjalan (conveyor) sederhana yang
sering diterapkan pada bidang industri.

IV.

Perancangan dan Realisasi

Untuk perancangan digunakan rangkaian sensor seperti dibawah ini :

Laporan Proyek Komponen Sistem Kontrol

Digunakan sensor Inductive Proximity Sensor produksi Huron tipe


LJ18A3-8-Z/BX dengan spesifikasi dan data sheet yang mendukung tertera pada
lampiran. Pada rangkaian diatas digunakan sumber tegangan +6 Volt yang
dihubungkan ke input sensor, kemudian dipasang beban 10k yang dihubungkan
ke base transistor tipe 2N2222 NPN. Collector transistor terhubung ke lilitan
induksi dengan dioda sebagai penyearah (pengaman arus). Tipe switch Normally
Open, kemudian rangkaian motor DC di-supply baterai 1,5 Volt untuk
menggerakkan conveyor sederhana. Saat logam terdeteksi maka switch akan
berpindah posisi dan motor menjadi tidak aktif (conveyor off).

V.

Uji Coba
Berikut beberapa contoh objek yang akan dicoba dideteksi oleh sensor :

Sumber : Dokumentasi Pribadi


Gambar 5.1 : Tang

Sumber : Dokumentasi Pribadi


Gambar 5.2 : Koin 200 Rupiah

Laporan Proyek Komponen Sistem Kontrol

Sumber : Dokumentasi Pribadi


Gambar 5.3 : Koin 1000 Rupiah

Sumber : Dokumentasi Pribadi


Gambar 5.4 : Koin 500 Rupiah

Sumber : Dokumentasi Pribadi


Gambar 5.5 : Mur

Sumber : Dokumentasi Pribadi


Gambar 5.6 : Kotak Pensil

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Data Pengamatan
Berikut data pengamatan yang didapat :
Sensing Distance sensor (menurut data sheet dan yang tertera pada
sensornya) = 8 milimeter.
Sensing Distance untuk koin emas (500 Rupiah) = 5 milimeter.
Sensing Distance untuk koin perak (200 Rupiah) = 5 milimeter.
Sensing Distance untuk koin logam (1000 Rupiah) = 7 milimeter.
Sensing Distance untuk logam pada mur = 5 milimeter.
Sensing Distance untuk besi pada tang = 10 milimeter.
Sensing Distance untuk logam pada kotak pensil = 8 milimeter
Terlihat dari data pengamatan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa
jenis dan ketebalan dari benda yang diuji menentukan Sensing Distance
dari proximity sensor. Rata-rata nilai Sensing Distance untuk logam pada
uang koin dan mur hampir sama yaitu sekitar 5 milimeter sedangkan pada
kotak pensil dan tang yang lebih tebal sekitar 8 hingga 10 milimeter.

1.

Mengukur Kecepatan Conveyor


Panjang ban conveyor = 33,3 sentimeter.
Laporan Proyek Komponen Sistem Kontrol

2.

Waktu putaran conveyor = 14,10 sekon per 5 putaran


S
=11,8 cm/s
Didapat kecepatan conveyor = t

3.

Data pengamatan diatas diambil untuk mengetahui kecepatan putar conveyor,


sehingga dapat terbukti hipotesis awal bahwa semakin cepat putaran conveyor
semakin sulit bagi sensor untuk mendeteksi benda logam yang lewat walaupun
ada dalam area Sensing Distance-nya.

1.
2.
3.
4.

Mengukur Tegangan Sensor


Tegangan sensor tanpa rangkaian output saat tidak mendeteksi logam = 5,8
Volt.
Tegangan sensor dengan rangkaian output saat tidak mendeteksi logam =
3,5 Volt.
Tegangan sensor tanpa rangkaian output saat mendeteksi logam = 0,6 Volt.
Tegangan sensor dengan rangkaian output saat mendeteksi logam = 0,6
Volt.
Dari data pengamatan diatas diambil kesimpulan terjadinya penurunan
tegangan output sensor saat tidak mendeteksi logam setelah dihubungkan
dengan rangkaian output. Hal ini disebabkan adanya efek pembebanan
dari rangkaian output yang cenderung memiliki resistansi yang lebih
rendah. Namun output sensor terbukti tidak terpengaruh rangkaian output
saat mendeketksi logam.

VI.

Kesimpulan

Menurut hasil uji coba yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan
bahwa proyek berhasil direalisasikan dan dapat bekerja sesuai dengan tujuan
yang telah disebutkan sebelumnya.
Namun pada saat uji coba didapat beberapa kesimpulan lain, diantaranya
terjadinya efek pembebanan pada saat sensor diberi rangkaian output, terbukti
tegangan Normally Open dari sensor berubah saat sebelum diberi rangkaian
output dan setelah dihubungkan ke rangkaian output (menjadi lebih rendah).
Selain itu didapat kesimpulan lain bahwa kecepatan conveyor
berhubungan dengan sensitivitas dan kecepatan respon dari sensor. Jika
conveyor terlalu cepat sensor sulit melakukan pendeteksian, sehingga terjadi error
dan logam pada conveyor gagal terdeteksi.
Terakhir, didapat kesimpulan terpenting bahwa jenis logam yang berbeda
menentukan sensing distance dari tipe sensor Inductive Proximity Sensor yang
sama. Maka dari itu perlu dipertimbangkan jarak set distance tertentu

Laporan Proyek Komponen Sistem Kontrol

bergantung pada jenis logam yang nantinya akan banyak dideteksi oleh
sensor jika ingin merealisasikan ke dalam rangkaian sebenarnya.

VII. Lampiran
Data Sheet LJ18A3-8-Z/BX produksi Huron :(1)

1 Diambil dari Datasheet of LJ18A3-8-ZBX Production Huron (lihat Daftar Pustaka)

Laporan Proyek Komponen Sistem Kontrol

Laporan Proyek Komponen Sistem Kontrol

Laporan Proyek Komponen Sistem Kontrol

Spesifikasi LJ18A3-8-Z/BX produksi Amico (Dikarenakan data sheet


produksi Huron berbahasa China)(2) :
Amico LJ18A3-8-Z/BX
Sensor Description

NPN

Wire

Cylinder

Type

Proximity

- Metal shell, DC type, 8mm detecting distance, 3 wire system.


- Power supply inverted connecting protection, short circuit protection, noncontact detecting device.
- When proximity switch is close to some target object, it will send out control
signal.
- Used widely in the machine tool industry, frequency counters and other
automatic control system.
- Wire Type: Cylindrical DC 3 Wire Type (Brown, Black, Blue);
- Switch Appearance Type: Cylinder Type, Metal Shell;

Features
- Product Name: Inductive Proximity Switch; Model: LJ18A3-8-Z/BX; Theory:
Inductive Type Sensor.
- Output Type: NO, NPN; Detecting Distance: 8mm/0.3''; Supply Voltage: DC 636VCurrent Output: 300 mA.
- Detect Object: Iron; Column Sensor Dia.: 18mm/0.7''; Total Size: 60 x
32mm/2.4'' x 1.3'' (L*Max.D).
- Response Frequency: 100Hz; External Material: Plastic, Metal; Cable Length:
1.1M/43.3''.
- Net Weight: 80g; Color: Silver Tone, Blue, Black;
- Package Content: 1 x Inductive Proximity Switch

2 Diambil dari Amico 300mA DC 6-36V NO Proximity Switch Sensor LJ18A3-8-Z/BY


Specifications at Goodluckbuy (lihat Daftar Pustaka)

Laporan Proyek Komponen Sistem Kontrol

VIII. Daftar Pustaka


Amico 300mA DC 6-36V NO Proximity Switch Sensor LJ18A3-8-Z/BY Specifications at
Goodluckbuy :
http://www.goodluckbuy.com/300ma-dc-6-36v-no-proximity-switch-sensor8-z-by-.html

lj18a3-

Datasheet of LJ18A3-8-ZBX Production Huron


http://us.100y.com.tw/pdf_file/46-LJ18A3-8-ZBX.pdf
Operating Principles for Inductive Proximity Sensors at Fargo Controls, Inc. Official
Website
http://www.fargocontrols.com/sensors/inductive_op.html
Pengetahuan Dasar Sensor di Industri
http://pccontrol.wordpress.com/2011/05/24/sensor/
Proximity Sensor
http://instrumentation-electrical.blogspot.com/2012/01/proximity-sensor.html
Proximity Switch (Sensor Jarak)
http://tukanglistrikshipyard.blogspot.com/2013/02/proximity-switch-sensorjarak-proximity.html
YueQing LinkSun Co.,Ltd. Official Website :
http://www.linksuntrader.com/list.asp?
ProdId=0314&LarCode=Inductance+Type
+Proximity+Cylindrical+Type&MidCode=Inductance+Type+Proximity+Cylindr
ical+Type&mt=7

Laporan Proyek Komponen Sistem Kontrol

IX.

Glosarium

Conveyor : Ban berjalan, digunakan pada industri atau sistem transportasi untuk
memindahkan suatu barang dalam sebuah proses. Tipe yang paling
sederhana dapat terdiri dari satu buah motor untuk menggerakkan gear
(geligi) yang dililit oleh karet ban.
NC

: Normally Closed. Saklar yang kedua kakinya terhubung (closed) dalam


keadaan biasa (tidak aktif).

NO

: Normally Open. Saklar yang kedua kakinya tidak terhubung (open) dalam
keadaan biasa (tidak aktif).

NPN

: Tipe transistor BJT dimana posisi kaki tipe-P ada diantara dua kaki tipe-N.
Arah panah pada emitter-nya mengarah masuk ke dalam pada simbol. Akan
aktif bila tegangan basis lebih rendah dari emitter.

PNP

: Tipe transistor BJT dimana posisi kaki tipe-N ada diantara dua kaki tipe-P.
Arah panah pada emitter-nya mengarah keluar dari dalam pada simbol. Akan
aktif bila tegangan basisi lebih tinggi dari emitter.

Proximity : Jarak, pendekatan.


Sensing

: Proses saat sensor mendeteksi benda yang sesuai dengan spesifikasinya.


Contohnya saat sensor inductive proximity mendeteksi benda logam.

Switch

: Saklar. Pemutus atau penghubung rangkaian elektronik dengan cara memutus


hubungan dari satu kaki ke kaki yang lain atau mengalihkannya ke kaki yang
lain (untuk multiple switch).

Laporan Proyek Komponen Sistem Kontrol

Anda mungkin juga menyukai