100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
3K tayangan3 halaman

Rekonsiliasi Bank PT. Karet Jaya

Dokumen menjelaskan perbedaan saldo kas antara buku perusahaan PT. Karet Jaya dan laporan bank per 31 Desember 2010. Perbedaan ini disebabkan oleh beberapa transaksi seperti uang yang belum disetor ke bank, wesel tagih yang ditolak, biaya administrasi, dan penyetoran serta pembayaran yang dicatat berbeda waktunya. Dokumen ini berisi informasi transaksi yang perlu direkonsiliasi untuk menentukan saldo kas yang benar.

Diunggah oleh

Sakinah Suwardin
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
3K tayangan3 halaman

Rekonsiliasi Bank PT. Karet Jaya

Dokumen menjelaskan perbedaan saldo kas antara buku perusahaan PT. Karet Jaya dan laporan bank per 31 Desember 2010. Perbedaan ini disebabkan oleh beberapa transaksi seperti uang yang belum disetor ke bank, wesel tagih yang ditolak, biaya administrasi, dan penyetoran serta pembayaran yang dicatat berbeda waktunya. Dokumen ini berisi informasi transaksi yang perlu direkonsiliasi untuk menentukan saldo kas yang benar.

Diunggah oleh

Sakinah Suwardin
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Contoh Soal & Penyelesaian Rekonsiliasi Bank

Saldo kas menurut buku PT. Karet Jaya di Jakarta per 31/12/2010 adalah Rp. 3.321.650,sedangkan menurut laporan bank (rekening koran) per tanggal tersebut adalah sebesar
Rp.2.575.000,-.
Dari perbandingan rekening koran dengan pencatatan perusahaan, perbedaan tersebut disebabkan
:
1.

Perusahaan umumnya menyimpan seluruh uangnya di Bank kecuali sebesar


Rp. 200.000,- tidak disetorkannya

2. Pada tanggal 13/12/2010 diserahkan sebuah wesel tagih kepada bank untuk
ditagihkan kepada yang bersangkutan yaitu sebesar Rp. 600.000,-dan pada
tanggal tersebut perusahaan telah mencatatkannya dalam penerimaan kas.
Ternyata pada tanggal 30/12/2010 wesel tersebut ditolak oleh yang
bersangkutan (tidak dapat diuangkan) dan dikembalikan ke perusahaan pada
tanggal 5/1/2011. Untuk ini peruahaan dikenakan denda/ biaya penolakan
sebesar Rp.14.900,- yang telah dibebankan oleh bank pada bulan Desember
2010.

3. Perusahaan dikenakan biaya administrasi bulan Desember 2010 sebesar Rp.


7.720,-

4. Penyetoran

kepada bank oleh perusahaan per 31/12/2011 sebesar


Rp.1.340.000,- oleh bank baru dicatat sebagai penerimaan tanggal 2/1/2011

5. Rekening perusahaan telah dibebani untuk cek yang berasal dari piutang
karena cek tersebut tidak dapat diuangkan sejumlah Rp.207.200,- yaitu pada
tanggal 26/12/2010.

6. Suatu cek untuk pembayaran piutang sebesar Rp.190.000,- telah dibukukan


oleh perusahaan sebesar Rp. 170.000,-

7. Cek no. 1645 untuk pembayaran utang sebesar Rp. 592.000,- dibukukan oleh
perusahaan Rp. 529.000,- dan cek no. 1677 untuk pembelian tunai alat-alat
tulis sebesar Rp. 42.100,- dibukukan oleh perusahaan sebesar Rp.421.000,-

8. Bank pada tanggal 20/12/2010 telah menguangkan wesel tagih Rp.500.000,Wesel tersebut telah dikirimkan oleh perusahaan pada tanggal 18/12/2010 ke
bank untuk ditagihkan tetapi belum dibukukan oleh perusahaan

9. Pada tanggal 31/12/2010 cek yang telah diterbitkan tetapi belum diuangkan
oleh penerimanya adalah sebagai berikut : No.1612 Rp. 106.660,- ; no. 1617

Rp. 126.500,- ; no. 1680 Rp. 62.000,- ; no. 1700 Rp. 189.430,- ; no. 1701 Rp.
302.680,Perintah : Susunlah Bank Reconciliation Statement dengan cara mencari saldo yang
benar dan susunlah ayat jurnal yang diperlukan.
Jawaban :

Anda mungkin juga menyukai