Anda di halaman 1dari 8

Laporan Kasus Imunisasi

ASUHAN KEPERAWATAN PADA By. A


DENGAN KEBUTUHAN IMUNISASI DASAR
DI POLI KIA PUSKESMAS GARUDA KOTA BANDUNG

Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah Keperawatan Anak
Program Profesi Ners XXXII Unpad

Disusun Oleh :
ISARA NUR LATIFAH
220112160001

PROGRAM PROFESI NERS ANGKATAN XXXII


FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS PADJADJARAN
2016
Nama Mahasiswa
NPM
Tanggal Pengkajian

: Isara Nur Latifah


: 220112160001
: 16 Desember 2016 Pukul 09.00 WIB

I.IDENTITAS KLIEN
A. Identitas Klien

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Nama
Jenis Kelamin
Tanggal Lahir
Usia
Agama
Suku Bangsa
Alamat

8. Anak ke
Identitas Orang Tua
1. Nama Ayah
2. Nama Ibu
3. Umur Ayah
4. Umur Ibu
5. Pekerjaan Ayah
6. Pekerjaan Ibu
7. Hubungan dengan klien
8. Alamat

: By. A
: Perempuan
:06 Agustus 2016
: 0 tahun 4 bulan 10 hari
: Islam
: Sunda
: Jl. Samiaji RT 07/ RW 05 Desa Arjuna
Kec. Cicend0, Bandung
:1
: Tn. D
: Ny. E
: 26 tahun
: 23 tahun
: Karyawan Swasta
: Karyawan Swasta
: Anak Kandung
: Jl. Samiaji RT 07/ RW 05 Desa
Arjuna Kec. Cicend0, Bandung

B. Alasan ke Posyandu
Ibu klien mengatakan bahwa alasan membawa anaknya adalah
untuk melakukan imunisasi selanjutnya yaitu Polio 2
C. Riwayat Pemberian Imunisasi Dasar Sekarang
No.
1.
2.
3.
4.

Waktu
7 Agustus 2016
22 Agustus 2016
10 Oktober 2016
11 Novtember 2016

Jenis Imunisasi
Hepatitis B
Polio 1 dan BCG
DPT-HB-HIB1- Polio 2
DPT-HB-HIB2- Polio 3

D. Riwayat pengalaman yang tidak menyenangkan tentang imunisasi


sebelumnya.
Ibu klien mengatakan bahwa dirinya tidak pernah mengalami hal
yang tidak menyenangkan pada imunisasi sebelumnya.
E. Riwayat Kesehatan Dahulu
Prenatal
Ibu klien mengatakan bahwa selama kehamilan tidak ada keluhan
apapun, ibu klien mengatakan telah melakukan pemeriksaan
kehamilan dengan teratur. Tidak mengkonsumsi obat-obatan
selama hami, dan suaminya pun selama istrinya hamil tidak pernah

merokok dekat istrinya karena takut terjadi hal-hal yang tidak di


inginkan.
Natal
Menurut ibu klien, klien lahir dengan persalinan nrmal ketika usia 9
bulan dengan BBL : 2.600 gram, PB : 47,5 cm.
Post Natal
Setelah lahir klien dalam kondisi sehat dan tidak ada kecacatan atau
kelainan.
Neonatal
Ibu klien mengatakan setelah lahir langsung diberikan ASI pada
bayinya. Kondisi bayi sehat tidak ada kejang, sulit bernapas, ikterus
dan demam. Tgl 16/8/2016 BBL : 3,00 gram PB :47,5 cm
Infant : kondisi bayi sehat, tidak terdapat kecacatan.
F. Riwayat Kesehatan Keluarga
Ibu klien mengatakan bahwa didalam keluarganya tidak ada yang pernah
mengalami keturunan, seperti kanker, thalasemia, penyakit jantung
bawaaan dan kelainan darah lainnya.
G. Genogram tidak terkaji secara menyeluruh tapi klien adalh anak ke 2
dari 3 bersaudara.
H. Data fisik
Keadaan Umum
Tingkat kesadaran : compos mentis
Penampilan : Klien tampak sehat dan aktif
Tanda-tanda vital
Nadi: 145 X / menit, Suhu : 36,5 0 C, Respirasi : 44 X/ menit
Head to toe
a) Kepala
Bentuk kepala simetris, tidak ada pembengkakan, konjugtiva tidak
anemis (berwarna merah muda), sklera putih, refkes pupil +/+,
refleks kornea +/+. Stuktur telinga simtris, test fungsi pendengaran
normal dengan terlihat klien berespon terhadap bunyi-bunyian
seperti ketika diajak berbicara. Bentuk hidung simetris, bibir
berwaran merah muda, tidak tampak pembengkakan kelenjar tiroid.
b) Dada

Bentuk dada dan pergerakan dada simetris, tidak terdengar suara


napas tambahan. Bunyi Jantung Anak (HR): 142 x/menit.
c) Abdomen
Bentuk abdomen datar, tidak ada lesi, terlihat tidak teraba
hepatomegali dan splenomegali.
d) Punggung dan bokong
Tulang belakang simetris, tidak ada deformitas, lesi dan massa,
bokong tampak bersih.
e) Genetalia dan Anus
Genetalia bersih, organ kelamin utuh. Anus bersih dan tidak
tampak lecet.
f) Ekstremitas
Atas : tidak ada oedema, CRT< 2 menit, pergerakan aktif tidak pasif
terlihat dari klien yang sering menggerakan tanggannya dan ketika di
tidurkan klien menggerakan tangan dan kaki dengan aktif.
Bawah : tidak ada oedema, CRT< 2 menit, pergerakan aktif tidak
pasif terlihat dari klien yang sering menggerakan kakinya.
g) Integumen : kulit bersih dan tidak ada lesi
I. Data psiko, sosial, spiritual keluarga
1)

Sosial keluarga
Sosial keluarag klien baik dengan ibu klien selalu tapat waktu untuk
mealakukan imunisasi.

2)

Psikologis keluarga
Ibu sedkit khawatir dengan efek dari imunisasi tetapi pada imunisasi
sebelumnya tidak terjadi apa-apa sehingga tidak telalu berpengaruh.

3)

Spiritual
Ibu kilien beragama islam, meskipun ibu klien bekerja dan tidak
pernah mengikui pengajian rutin, Ibu klien percaya dengan kuasa
Allah SWT dan meyakini apapun yang terjadi itu sudah kehendaknya.

J. Kebutuhan pendidikan kesehatan


Ibu klien sudah sangat paham mengenai tujuan ASI Eksklusif
selama 6 bulan, ibu klien mengatakan bahwa dia tidak berani memberikan
asupan nutrisi lain selain ASI sebelum umur anaknya masuk 6 bulan

dengan alasan beliau meyakini bahwa perkembangan pencernaan anaknya


belum sempurna untuk mencerna nutrisi lain selain ASI.
Akan tetapi pada saat ini ibu klien menanyakan dampak dari
imunisasi pentabio, klien khawatir anaknya sakit setelah diImunisasi
pentabio karena saat penyuntikan keluar darah dari area bekas
penyuntikan.
K. Analisa Data
Data yang menyimpang

Etiologi

DS :
Kuarangnya informasi
Ibu
klien yang diterima tentang
imunisasi penta bio
menanyakan
dampak
dari
pemberian
imunhisasi
pentabio
Ibu
klien
mengatakan baha
dirinya
cemas
karena
setelah
penyuntikan
imunisasi
keluar
darah dari area
penyuntikan

Masalah

Kurang Pengetahuan

DO :
Klien usia 4 bulan
dengan kebutuhan
imunisasi Pentabio
dan polio 4
DS: -

Imunisasi Pentabio
Nyeri
Serum pentabio akan
bereaksi didalam
tubuh
Tubuh membentuk
antibodi
Reaksi radang
Panas

Resiko hipertermi
berhubungan dengan
respon imun terhadap
vaksin imunisasi

Resiko hipertermi

L. Diagnosa Keperawatan
a.

Kurang pengetahuan berhubungan


dengan kurangnya informasi yang diterima tentang Imunisasi
pentabio dan dampak dari imunisasi tersebut ditandai dengan ibu
bertanya tentang dampak dari pemberian imunisasi pentabio,
ibumengatakan khawatir karena terdapat darah di area penyuntikan
akibat pemberian imunisasi pentabio.
b.
Resiko
tinggi
Hipertermi
berhubungan dengan reaksi imun terhadap vaksin imunisasi.
RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN
No
.

Diagnosa
Keperawatan
Kurang
pengetahuan
berhubungan
dengan
kurangnya
informasi yang
diterima
tentang
Imunisasi
pentabio dan
dampak dari
imunisasi
tersebut
ditandai
dengan
ibu
bertanya
tentang
dampak dari
pemberian
imunisasi
pentabio,
ibumengatakan
khawatir
karena terdapat
darah di area
penyuntikan
akibat

Tujuan

Intervensi

Rasional

Setelah dilakukan Kaji


tingkat Mengidentifikasi sejauh
tindakan
pengetahuan keluarga mana
tingkat
keperawatan
klien.
pengetahuan
klien,
selama
1x10
menentukan kebutuhan
menit, Ibu klien
belajar.
menyatakan
pemahaman
Jelaskan
kepada Menambah
wawasan
tentang Imunisasi keluarga klien tentang klien
mengenai
Pentabio
dan Imunisasi pentabio dan imunisasi pentabio
dampak
dari dampak pemberiannya
imunisasi tersebut
dengan kriteria :
Ibu klien dapat
meneyebutkan
manfaat imunisasi
pentabio,
kandungan yang
terdapat
dalam
vaksin pentabio
dan dampak dari
imunisasi
pentabio

pemberian
imunisasi
pentabio
Risiko
terjadinya
peningkatan
suhu tubuh
berhubungan
dengan reaski
radang setelah
imunisasi
ditandai
dengan anak
menangis saat
disuntik
imunisasi
pentabio,
terdapat bekas
suntikan di
daerah kaki
kanan

Setelah dilakukan tindakan


keperawatan
selama1x10 menit
diharapkan tidak
terjadi hipertermi pada anak dengan
kriteria hasil:
- Suhu anak
dalam rentang
normal (3537oC)
- Keluarga
mengetahui
penanganan
yang efektif
apabila terjadi
demam pada
anak

Observasi kondisi
anak setelah
diimunisasi

Imunisasi dapat
meningkatkan suhu
anak sebagai respon
tubuh

Observasi tingkat
pengetahuan keluarga
mengenai hipertemi
dan penanganannya

Untuk
mempermudah
dalam memberikan
intervensi terhadap
keluarga

Meningkatkan
pengetahuan
keluarga

Menambah
pengetahuan
keluarga mengenai
tahapan penanganan
hipertermi secara
sederhana

Beri pemahaman
tanda-tanda
hipertermi
Ajarkan cara
sederhana
penanganan
hipertermi seperti
pemberian kompres
atau obat antipiretik
dengan kolaborasi
bersama dokter

IMPLEMENTASI DAN EVALUASI


No.
1.

2.

Diagnosa
Keperawatan
Kurang
pengetahuan
berhubungan
dengan
kurangnya
informasi
mengenai
imunisasi
dan
dampak
dari
pentabio
Resiko
hipertermi

Waktu

Impelementasi

Jumat, 06 Kaji tingkat pengetahuan


Desember
keluarga klien.
2016 Pukul
09.00
Jelaskan kepada keluarga
klien tentang imunisasi
pentabio
dan
dampak
imunisasi tersebut

Evaluasi

S:
Ibu klien mengaku sudah
paham tentang imunisasi
pentabio
O:
Ibu
klien
dapat
menyebutkan
kembali
apa yang terkandung
dalam imunisasi pentabio
dan
dampak
dari
imunisasi pentabio
A:
Anjurkan untuk melakukan Ibu klien sudah paham
kompres dan pemberian tentang imunisasi dan

berhubungan
dengan
reaksi
radang
akibat
imunisasi

obat antipiretik sesuai dosis dampak


imunisasi
yang diberikan dokter
pentabio
P:
Anjurkan
untuk
melakukan kompres anak
dengan air dingin dan
pemberian
antipiretik
jika anak mengalami
hipertermi atau demam
sesuai
dosis
yang
diberikan dokter.
Bandung, 06 Desember 2016

Isara Nur LAtifah