NAUFAL FAKHRI
(3336130939)
KONSILIDASI ROCHMAT FAUZA
R
(3336131725)
APA ITU KONSOLIDASI?
Proses berkurangnya volume atau berkurangnya volume
rongga pori dari tanah jenuh berpermeabilitas rendah
akibat pembebanan, dimana prosesnya dipengaruhi oleh
kecepatan air pori keluar dari rongga tanah
Piezometer : Alat untuk pengamatan proses konsolidasi,
untuk mencatat perubahan tekanan air per satuan waktu
HAL HAL YANG MEMPENGARUHI
KONSOLIDASI
Besarnya penurunan yang akan terjadi, yang ditentukan:
Kompresiilitas tanah
Tebal tanah kompresibel
Besarnya tambahan tekanan efektif
Laju konsolidasi, dipengaruhi oleh:
Permeabilitas tanah
Tebal tanah kompresibel
Kondisi drainasi diatas dan dibawah tanah kompresibel
ANALOGI KONSOLIDASI SATU DIMENSI
Alat ukur Tek. Hidrostatis
Seimbang (tek. Konsolidasi berakhir,
Proses konsolidasi
Overburden) Tek. Air pori = 0
Kelebihan tek. Air Pori
(Excess pore water
pressure)/ kond. undrained
Pegas divisualisasikan sebagai tanah yang mudah mampat,
air dalam piston sebagai air pori dan lubang pada piston
dilukiskan sebagai kemampuan tanah meloloskan air.
Pada sembarang waktu, tekanan yang terjadi pada pegas
identik dengan kondisi tegangan efektif di dalam tanah.
Tekanan air dalam silinder identik dengan tekanan air pori.
Kenaikan tekanan akibat penerapan beban (p) identik
dengan tambahan tegangan normal yang bekerja.
Gerakan piston menggambarkan perubahan volume tanah
yang dipengaruhi oleh kompresibilitas (kemudahmampatan)
pegas.
Permodelan menggambarkan apa yang terjadi bila tanah
kohesif jenuh dibebani di laboratorium maupun lapangan.
PROSES KONSOLIDASI DI LAPANGAN
Pondasi dibangun diatas tanah lempung jenuh yang diapit
oleh lapisan pasir
Segera setelah pembebanan, lapisan lempung mengalami
kenaikan tegangan sebesar p
Air pori dalam lapisan lempung mudah mengalir ke lapisan
pasir
Tegangan air dalam pipa piezometer menyatakan besarnya
kelbihan tekanan air pori (excess pore water pressure) dilokasi
pipa dipasang
Akibat tambahan tegangan p, tinggi air dalam pipa naik : h =
p/Yw yang dinyatakan oleh garis DE yang menunjukan tekanan
air pori awal.
Kur va K1 menunjukkan dalam waktu tertentu, tekanan air pori
lepisan lempung masih tetap dibandingkan dekat dengan lapisan
pasir yang cepat berkurang. Sesudahnya sesuai kur va yang
ditunjukkan K2
PERCOBAAN KONSOLIDASI
DILABORATORIUM
Benda uji : sampel tanah jenuh air, berbentuk bulat, diameter
0,5 11 cm dan ketebalan 2,0 4,0 cm
Diatas dan dibawah benda uji dipasang batu pori
Cara kerja:
Tanah jenuh air diberi beban P dan diperbesar tiap tahap
Dalam setiap tahan beban dibiarkan selama 24 jam
Diamati penurunan tanah selama 24 jam pada waktu yang
ditentukan
LEMPUNG NORMALLY DAN
OVERCONSOLIDATED
Tanah Overconsolidated (OC)
Konsolidasi yang terjadi akibat tekanan yang lebih besar dari
tekanan yang bekerja sekarang
Tanah Normally consolidated (NC):
Tanah tidak pernah mengalami tekanan yang lebih besar dari
tekanan waktu sekarang
Nilai banding Overconsolidated (Overconsolidated ratio, OCR)
Didefinisikan sebagai nilai banding tekanan prakonsolidasi
terhadap tegangan efektif yang ada, dalam persamaan:
OCR = Pc/Po
Tanah normally consolidated mempunyai OCR = 1
Overconsolidated mempunyai OCR > 1
Tanah dalam proses konsolidasi (underconsolidated)
mempunyai OCR < 1 , tanah yang belum seimbang
SEKIAN
TERIMAKASIH