Anda di halaman 1dari 8

BAHASA INDONESIA

1. Ketika kami makan, terdengar suara ketukan pintu tiga kali.


Kalimat di atas merupakan kalimat majemuk bertingkat dengan induk kalimat
berpola.

1. S-P-K-S-P
2. S-P-K
3. S-P K/S -P
4. P-S-K
5. S-P-O-K

Kalimat majemuk bertingkat: Kalimat yang salah satu unsurnya mengalami perluasan.
Ketika kami makan, terdengar suara ketukan pintu tiga kali
S P P S K
Maka kalimat di atas adalah mengandung induk kalimat: P-S-K

2. Penulisan kata yang salah terlihat pada kalimat..

1. Kapal merupakan alat transportasi antar pulau


2. calon mahasiswa pun harus berdisiplin tinggi
3. ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya
4. beratnya hanya 1 kg
5. ketidaktepatan diagonosis akan berakibat fatal

Penulisan kata yang sesuai dengan EYD adalah:

1. gabungan kata
contoh: bertanggung jawab serahterimakan pertanggungjawaban
2. partikel pun
contoh : adapun, ataupun, andaipun, bagaimanapun, biarpun, begitupun, walaupun,
kalaupun, kendatipun,sekalipun, sungguhpun, maupun, meskipun
Apapun dimakannya dia tetap kurus
3. penulisan kata pada
contoh: antarkota, pascasarjana, nonblok

Antar pulau ditulis serangkai yaitu antarpulau

3. Kata Hitam yang bermakna konotasi terdapat dalam kalimat di bawah ini kecuali:

1. Bagaimanapun hitamnya hidupmu aku takkan menyerah.


2. Dia menulis papan hitam itu.
3. Ketika melihat orang dibencinya, hitamlah mukanya.
4. Sungguh hitam kehidupan yang lampau.
5. Hampir semua kota memiliki daerah hitam.

Makna konotasi adalah makna kias atau makna tidak sebenarnya. Makna konotasi hitam
terdapat pada semua pilihan kecuali pada kalimat: Dia menulis di papan hitam itu.
Karena makna hitam pada kalimat tersebut adalah makna yang sebenarnya
4. Adik menangis.
Transformasi kalimat di atas tertera di bawah ini, kecuali.

1. Adik menangis karena digigit kucing


2. Adik menangis tersedu - sedu
3. Tadi Adik menangis karena dimarahi ibu
4. Mengapa Adik menangis?
5. Siapa yang menangis tadi?

Kalimat transformasi adalah kalimat yang merupakan hasil pengubahan darikalimat inti
- ubah intonasi
- inversikan ( P-S )
- penambahan kata
Siapa yang menangis tadi?
Bukan merupakan kalimat transformasi dari Adik menagis.

5. Syarat syarat paragraf yang baik adalah kecuali

1. letak kalimat utama pada awal paragraf


2. ada kesatuan ide
3. mempunyai aturan EYD
4. adanya koherensi antar kalimat
5. mempunyai satu kalimat utama

Paragraf adalah kumpulan beberapa kalimat yang mengandung satu pokok pikiran atau
kalimat utama.
Syarat paragraf:
1. mempunyai kalimat utama
2. ada koherensi atau hubungan antar kalimat
3. sesuai dengan EYD
4. bahasa yang denotatif

Letak kalimat utama tidak selalu di awali, tetapi dapat di akhiri juga dan dapat di awal +
akhir

6. Semua kata berawalan ber dalam kalimat dibawah ini menyatakan makna melakukan
tindakan, kecuali

1. suami istri itu hidup berbahagia dengan keempat orang anaknya walaupun mereka
tidak tergolong keluarga kaya
2. Susi dan adiknya duduk berbisik bisik dalam ruang tunggu dokter itu menunggu
giliran diperiksa
3. Budi berlari menyusul kakaknya yang sudah berangkat lebih dahulu
4. seluruh rakyat indonesia ikut berjuang dengan kemampuan masing masing untuk
mempertahankan kemerdekaan
5. lebih baik kita berangkat agak awal agar tidak kemalaman di perjalanan

Awalan ber yang tidak menyatakan tindakan adalah kata berbahagia

7. Pemakaian konfiks yang benar pada gabungan kata berikut terdapat pada.

1. pertanggungan jawab.
2. pengalihan bahasa.
3. keikutsertaan.
4. pendayaan guna.
5. dibebaskan tugas.

Kata majemuk harus ditulis tergabung tatkala terangkai dengan konfiks, awalan dan
akhiran. Opsi pertanggungan jawab seharusnya ditulis pertanggungjawaban, pengalihan
bahasa seharusnya ditulis pengalihbahasaan, pendayaan guna seharusnya ditulis
pendayagunaan, dan dibebaskan tugas seharusnya ditulis dengan dibebastugaskan.
Dilain pihak keikutsertaan telah mengikuti kaidah di atas dan benar adanya

8. Mangga gedong gincu mengeluarkan aroma yang sangat harum . Pola kalimat yang
sama dengan kalimat di atas terdapat dalam kalimat..

1. aroma mangga gedong gincu tercium pada 2 - 3 meter


2. setiap kios menjajakan mangga gedong gincu berwarna hijau
3. lahan lahan yang kurang produktif dimanfaatkan sebagai perkebunan mangga
4. negara negara tujuan ekspor mangga gedong gincu adalah Jepang , Eropa, dan
Timur Tengah
5. Populasi pohon mangga di Indramayu cukup besar

Kalimat sepola artinya kalimat yang proses pembentukannya dengan kalimat lain sama

9. Diantara kalimat dibawah ini yang termasuk kalimat tak sempurna adalah.

1. Ayah membaca
2. Adik ke sekolah
3. Ibu memasak
4. Sangat tinggi menara itu
5. Saya mencubitnya

Kalimat sempurna: subjek dan predikat sekaligus dijumpai dalam satu kalimat.
Kalimat sempurna: Subjek dan predikat tidak sekaligus dijumpai dalam satu kalimat

10. Penulisan yang benar diantara pernyataan pernyataan dibawah ini:

1. Budianto , SH
2. Budianto. SH.
3. Budianto , SH.
4. Budianto, S.H.
5. Budianto, S.H

Penulisan nama dan gelar yang benar: Budianto, S.H.

11. Pot yang dipakai sebaiknya dari tanah liat supaya tidak mengering pada saat disiram.
Kalu pot yang yang dipergunakan itu dari semen atau plastik, air penyiram tidak akan
diserap oleh dinding pot. Kedua kalimat dapat dijadikan wacana yang wajar dengan
mempergunakan kata sambung.

1. tetapi
2. sementara itu
3. selama
4. kecuali
5. sebaliknya
Kedua kalimat dapat dijadikan wacana yang wajar dengan menggunakn kata sambung
sebaliknya. Pot yang dipakai sebaiknya dari tanah liat supaya tidak mengering pada saat
disiram. Sebaliknya pot yang dipergunakan itu dari semen atau plastik, air penyiram
tidak akan diserap oleh dinding pot.

12. Yang merupakan sinonim yang lengkap dan betul adalah.

1. pengejawantahan, manifestasi, perwujudan, penampakan diri, realisasi


2. mengerlap, mengkilat, bercahaya, gemerlap, berlampu
3. permata, batu berharga, mestika, geliga, gemala, giok
4. siuman, sadar, ingat kembali, insaf
5. perkakas, alat, perabot, perlengkapan instrumen, organ, wahana

Yang merupakan sinonim yang betul dan lengkap adalah pengejawantahan, manifestasi,
perwujudan, penampakan diri, realisasi

13. Penggunaan tanda koma (,)yang tepat terdapat pada kalimat

1. saya tidak akan datang, kalau hari hujan


2. dia lupa akan janjinya, karena sibuk
3. saya ingin datang, tapi hari hujan
4. anak itu malas, sehingga tidak naik kelas
5. anak itu berpendapat, bahwa soal itu tidak penting

Penggunaan tanda koma:


1. untuk unsur perincian cth. lima,enam,tujuh,.
2. untuk anak kalimat mendahului. cth. ketika hujan turun, Ayah pulang dari kantor
3. untuk kalimat majemuk setara mempertentangkan ( tetapi ).cth. Ari rajin, tetapi
kakaknya malas
4. untuk memisahkan nama dengan gelar. cth. Susilawati Samosir, S.Pd
5. untuk nama dibalik. cth. Susanti, Susi

14. Kota malang terkenal karena buah apelnya. Setiap hari semua pegawai di lingkungan
DEPDAGRI diwajibkan apel dua kali. Kata apel pada kedua kalimat di atas termasuk

1. homofon
2. polisemi
3. Homonim
4. sinonim
5. homograf

Kata apel pada kedua kalimat termasuk homograf yaitu bentuk kata yang ucapan/
lafalnya berbeda, tetapi penulisan/ejaannya sama seperti/apel/dan/apel

15. Di Polandia, Partai Komunis yang membawa panji Marxsisme Leninisme akhirnya
dibubarkan. Pola kalimat tersebut sama dengan pola kalimat.

1. tulisan itu belum sempat kubaca


2. perusahaan itu hampir saja bangkrut
3. Kita juga harus belajar dari masa lampau
4. Tyson akhirnya kalah di tangan Douglas
5. revolusi akan berlangsung dalam dua tahap
Pola kalimat yang sama degan pola kalimat pada soal di atas adalah Tyson akhirnya
kalah di tangan Douglas. Pola kalimatnya sama sama memakai S-P-K

16. Dari deretan kata di bawah ini yang sepola dengan kelompok kata ikan asin adalah

1. akan terbang
2. sangat manis
3. Perahu layar
4. ikan mas
5. sayur asam

Ikan asin sepola dengan sayur asam

17. Paragraf penutup pada surat berikut ini sesuai dengan kaidah kalimat baku bahasa
indonesia, Kecuali

1. Demikian berita kami. Semoga Saudara maklum hendaknya


2. Demikian agar instruksi ini dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab
3. Atas perhatian saudara kami ucapkan terima kasih
4. Mudah mudahan bahan pertimbangan yang kami kemukakan diatas bermanfaat
bagi Saudara
5. Harapan kami semoga kerja sama yang telah kita bina dapat ditingkatkan terus

Kalimat Demikian agar instruksi ini dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab
termasuk kalimat tidak baku karena tidak terdapatnya fungsi subjek

18. Kata Bay Tabung secara tata bahasa dapat digolongkan menjadi satu dengan kata rumah
tangga. Dasar penggolongan kata ini adalah..

1. irama kata
2. jenis kata
3. nilai kata
4. arti kata
5. arti morfem

Untuk menyatakan bahwa beberapa kata dinamakan sama atau segolongan maka yang
diperhatikan adalah kelas kata, jadi bay tabung sama dengan rumah tangga karena kelas
kata sama

19. Penggunaan akhiran -an dalam kalimat berikut ini salah:

1. simpulan yang disampaikan sudah tepat


2. di sekolah Budi kenalan dengan teman teman barunya
3. sudah setahun saya langganan koran lokal
4. sayang sekali manisan itu sudah basi
5. sekolah itu dibangun sejak tahun 2007

Fungsi akhiran -an


1. membentuk kata benda ( pukulan, makanan )
2. membentuk kata sifat ( murahan, bagusan )
3. menyatakan alat ( timbangan )
4. menyatakan kelipatan ( satuan, puluhan, ratusan )
5. menyatakan makna menyerupai ( mobil-mobilan )
20. Pola pembentukan kata jaksa agung, sama dengan pola pembentukan kata di bawah ini,
kecuali.

1. rumah mewah
2. kursi presiden
3. ekonomi lemah
4. kekuasaan terbatas
5. politik bebas

Frase sepola rumusnya:


1. jumlah kata yang sama
2. jenis frase yang sama
3. kelas kata yang sama
4. struktur yang sama
Jadi kata jaksa agung tidak sama dengan kursi presiden

21. Peribahasa yang bermakna kewaspadaan adalah

1. Berjalan peliharakan kaki berkata peliharakan lidah


2. Mati semut karena gula
3. Air tenang menghanyutkan
4. Setinggi-tinggi terbang bangau hinggapnya ke kubangan juga
5. Karena nilai setitik, rusaklah susu sebelangga

Peribahasa adalah susunan beberapa kata atau kalimat yang mengandung makna
tersembunyi
Contoh:
Besar pasak daripada tiang. Artinya lebih besar pengeluaran dari pada pemasukan
Berjalan pelihara kaki, berkata pelihara lidah. Artinya harus bersikap hati hati
Karena nilai setitik, rusaklah susu sebelanga. Artinya , karena persoalan kecil rusaklah
persahabatan yang telah terbina.
Jadi Kewaspadaan, terdapat pada kalimat: Berjalan pelihara kaki, berkata peliharalah
lidah

22. Pemakaian kata se- dapat mengungkapkan makna berikut, kecuali.

1. satu.
2. paling.
3. sama....dengan
4. hasil perbuatan.
5. sama-sama.

Secara umum perfiks se- mengungkapkan makna


(1) satu, seperti dalam sehari,
(2) seluruh, seperti dalam se- Bandunng
(3) sama, seperti dalam seluas
(4) setelah, seperti dalam sepulangku
(5) paling, seperti dalam secantik cantiknya
(6) sama sama, seperti dalam senasib

23. Berikut ini kalimat yang mengandung makna konotatif terdapat dalam kalimat.

1. setelah diperiksa secara menyeluruh diputuskan bahwa kaki tangan pasien itu
harus diamputasi
2. orang di desa itu mencari anjing gila yang sering memakan ayam peliharaannya
3. barang barang yang akan diekspor melalui pelabuhan habis dimakan tikus-tikus
pelabuhan
4. kutu buku itu berbahaya bagi kesehatan manusia
5. kambing hitam yang sudah cukup umur itu dijual dengan harga Rp.500.000

Kata dalam sebuah kalimat mengandug makana konotatif apabila tidak mengungkapkan
makna yang sebenarnya, maknanya mengandung pada kiasan atau mengandung
tambahan nilai rasa. makna konotatif terdapat pada kata tikus-tikus pelabuhan, yang
dimaksud tikus tikus disini adalah oknum, bukan sebuah jenis binatang. Sementara opsi
lainnya mengandung makna yang sebenarnya (denotatif)

24. Nelayan menangkap ikan di laut, pola kalimat di atas sama dengan pola kalimat berikut,
kecuali..

1. siswa membaca buku di perpustakaan


2. kemarin polisi menangkap pencopet di pasar itu
3. kami bergembira pada pesta ulang tahunnya
4. kami harus mengembalikan buku buku itu pada tempatnya semula
5. mereka menonton pesta rakyat di alun alun

25. Untuk mempersilahkan tamu anaknya yang menyatakan ulang tahunnya yang ke
sembilan, Pa Karno memilih kalimat.

1. Anak anak yang manis, mari makan dulu ya


2. Saudara saudara yang terhormat , Anda dipersilahkan makan
3. Saudara saudara, mari kita makan
4. Adik adik yang terhormat, silahkan makan
5. Saudara kami undang makan

Untuk mempersilahkan tamu anaknya yang merayakan ulang tahunnya yang ke


sembilan. Maka Pak Karno memilih kalimat yang tepat yaitu: Anak anak yang manis,
mari makan dulu ya

26. Kata kata dibawah ini mengandung fonem serapan kecuali.

1. masyarakat
2. syarat
3. akhlak
4. aktif
5. harmonis

Fonem serapan : fonem yang diserap dari bahasa asing, kata harmonis tidak memiliki
fonem serapan

27. Penulisan partikel per yang benar adalah

1. Mereka masuk satu per satu


2. Ayah memberikan dua bungkus perorang
3. Harga benda itu Rp. 200 perbiji
4. Pegawai mendapat gaji per satu mei
5. Harga jeruk itu Rp. 500 perbuah
Penulisan partikel per dipisahkan bila mengandung arti:
- mulai: per januari
- tiap: per bulan
- demi : satu per satu

28. Pernyataan yang tidak benar menurut ketentuan EYD adalah kecuali..

1. tanda garis miring digunakan dalam penomoran kode surat


2. tanda titik dipakai pada penyingkatan lambang kimia
3. tanda hubung digunakan untuk memperjelas hubungan dalam kalimat majemuk
4. tanda titik dipakai akronim
5. tanda titik dipakai pada akhir judul karangan

tanda garis miring dipakai untuk kode surat

29. Pemakaian tanda baca yang sesuai dengan EYD adalah..

1. tamu-tamu diperbolehkan masuk


2. jalan itu rusak dari Km.4-Km-9
3. tua-muda, besar-kecil berkumpul di ruang itu
4. Drs.M.P. Sinaga. S.H. sudah datang
5. sekarang sudah memasuki abad ke-XX.

Tanda baca yang sesuai dengan EYD:


- tua muda abad XX
- Drs. M.P. Sinaga, S.H
- dari Km 4-9 Km

30. Pasangan di bawah ini bila diucapkan secara benar merupakan homofon, kecuali..

1. pejabat teras - teras rumah


2. kemeja - ke meja
3. merasa sangsi - ada sanksinya
4. bunga bank - bang Amat
5. tang - tank

Hubungan makna
1. Homograf tulisan sama, lafal tidak sama, arti sama. contoh teras
2. Homofon tulisan Tidak sama, lafal sama, arti tidak sama. Contoh bank bang
3. Homonim Tulisan sama, lafal beda, arti tidak sama
4. polisemi = makna ganda ( ada hubungan makna/arti ) Contoh kepala, kak
Penyelesaian:
Pejabat teras teras rumah merupakan hubungan makna homograf