Anda di halaman 1dari 9

Bhakti Raufendrajati

70-A/417219

Contoh Soal UTS:

Chapter 6. Managing Quality


1. Jelaskan Trade-off apakah yang terlibat dalam menawarkan jaminan produk atau
jaminan jasa dan siapa yang harus dilibatkan dalam menetapkan prioritas peningkatan
kualitas
a. Trade-off apakah yang terlibat dalam memutuskan apakah akan menawarkan
jaminan produk atau jaminan jasa?
Pasal 7 ayat e, f, dan g Undang-Undang Perlindungan Konsumen menyebutkan
bahwa pelaku usaha wajib untuk memberikan garansi atau masa uji coba bagi
barang dan/atau jasa yang ia sediakan, sementara pasal 25 ayat 1 menyebutkan
bahwa garansi tersebut diwajibkan bagi manufakturer yang barangnya
dimanfaatkan dalam waktu sekurang-kurangnya satu tahun. Pasal 26
menyebutkan bahwa pelaku usaha yang memperdagangkan jasa wajib memenuhi
jaminan dan/atau garansi yang disepakati dan/atau yang diperjanjikan.
Berdasarkan data-data diatas, dapat disimpulkan bahwa pengadaan jaminan atau
garansi bersifat wajib dan harus dipenuhi oleh setiap pelaku usaha. Pengadaan
garansi akan memakan biaya dan usaha lebih bagi perusahaan namun memenuhi
kewajiban hukum yang harus dijalani. Selain itu, adanya garansi dapat
menumbuhkan kepercayaan dan kepuasan konsumen terhadap perusahaan.
b. Siapa yang harus dilibatkan dalam menetapkan prioritas untuk peningkatan
kualitas?
Pihak yang harus dilibatkan dalam peningkatan kualitas adalah customer dan
manajemen. Kepuasan pelanggan merupakan tujuan utama dari peningkatan
kualitas, karenanya pelanggan harusnya menjadi konsiderasi utama dalam hal ini.
Selain itu, manajemen, sebagai pembuat ketetapan, adalah juga sebagai pihak
yang melaksanakannya. Nilai-nilai perusahaan dan kemampuan usaha adalah hal-
hal yang menjadi pertimbangan dalan penetapan peningkatan kualitas, karena
usaha peningkatan kualitas tidak boleh dilakukan dengan cara yang melanggar
nilai yang dianut oleh perusahaan dan masih dalam kapasitas usaha yang mampu
dan masuk akal untuk dilakukan.
2. Sebutkan beberapa cara bahwa teknologi telah berdampak pada kualitas.
Beberapa contoh peningkatan kualitas yang didukung oleh teknologi adalah CAD
(Computer-Aided Design) dan CAM (Computer-Aided Manufacturing). CAD
merupakan penggunaan teknologi program komputer untuk mengembangan desain
dan dokumentasinya. Penggunaan CAD memudahkan desainer dalam memanipulasi,
menganalisa, dan memodifikasi desain agar desain tersebut dapat di ulas dalam
berbagai sudut sehingga meminimalisir kecacatan pada rancangan. CAM adalah
penggunaan software untuk mengarahkan dan mengontrol peralatan manufakturing.
Beberapa contoh software yang digunakan untuk CAM adalah MasterCAM dan
Catia.
3. Jawablah pertanyaan berikut:
i. Apa 10 penentu kualitas pelayanan.
1. Reliability (keandalan). Hal ini merupakan kemampuan cara untuk
menyediakan pelayanan yang akurat dan terpercaya. Oleh karena itu, kinerja
yang diberikan harus sesuai dengan harapan pelanggan tanpa memberikan
kesalahan. Melaksanakan jasa dengan tingkat kepercayaan dan keakuratan
Bhakti Raufendrajati
70-A/417219

mengharuskan para penyedia jasa memiliki kemampuan untuk memberikan


pelayanan yang dijanjikan, akurat, dan memuaskan.
2. Responsiveness (ketanggapan). Hal ini merupakan daya tangggap pada
kemampuan perusahaan yang memberikan tugas kepada karyawanya untuk
bisa memberikan pelayanan yang prima dengan cepat dan tanggap. Sebab
ketanggapan adalah hal yang semestinya dimiliki oleh instansi untuk
meningkatkan kredibilitas.
3. Competence (kemampuan). Kemampuan seseorang dalam melakukan hal atau
sesuatu. Jika anda ingin jasa anda memiliki tanggapan yang positif bagi
pelanggan atau konsumen anda. Usahakan untuk memberikan yang terbaik atas
kemampuan pada jasa anda.
4. Acces (mudah diperoleh). Kemampuan untuk memberikan pelayanan yang
diinginkan oleh pelanggan dengan memberikan kemudahan dan kenyamanan
bagi para pelanggan yang membutuhkan.
5. Courtesy (keramahan). Hal ini merupakan kemampuan jasa dalam memberikan
pelayanan dengan cara ramah dan sopan. Sebab jasa akan mendapatkan
tanggapan yang positif jika jasa tersebut mampu memberikan pelayanan yang
menyenangkan bagi para konsumenya.
6. Comunication (komunikasi). Dalam meningkatkan upaya untuk memberikan
pelayanan yang baik, anda harus menjaga komunikasi anda dengan konsumen
anda, sebab proses penyampaian yang baik akan memberikan respon yang baik
bagi jasa itu sendiri.
7. Credibility (dapat dipercaya). Hal ini merupakan kemampuan pemilik layanan
untuk bisa memberikan kepercayaan kepada para customer. Karena dengan
begitu penyedia layanan mampu memberikan rasa aman, sebab mereka
percaya akan kualitas dari kerja yang anda berikan terhadap konsumen anda.
8. Security (keamanan). Penyedia jasa hendaknya menjaga privasi para
konsumenya dengan sebaik-baiknya, karena hal tersebut merupakan bagian
yang harus dijaga dengan baik oleh penyedia jasa.
9. Understanding (knowing the costumer) (memahami pelanggan). Penyedia jasa
hendaknya mampu memahami pelanggan dengan berbagai permasalahan yang
dihadapinya, karena dengan begitu kualitas layanan anda bisa membantu
berkembangnya pelayanan yang anda miliki.
10. Tangibles (bukti nyata yang kasat mata). Hal ini merupakan fasilitas fisik yang
bisa dilihat oleh kasat mata dan bersifat terukur. Fasilitas fisik yang dimaksud
ialah seperti gedung, ruangan front office, kerapian, kebersihan, tempat parkir,
kenyamanan ruangan, dan penampilan.
ii. Apa yang dimaksud dengan source inspection.
Source inspection adalah pengujian kualitas yang dilakukan sebelum barang
diserah terimakan konsumen dengan tujuan untuk memastikan konsumen
menerima produk yang sempurna.
iii. Silahkan jelaskan bagaimana meningkatkan kualitas bisa mengakibatkan
mengurangi biaya.
Perbaikan pada kualitas mampu membantu perusahaan meningkatkan penjualan
dan mengurangi biaya- biaya dimana keduanya dapat meningkatkan profitabilitas.
Peningkatan pada penjualan biasanya terjadi merupakan kecepatan merespon,
peningkatan atau penurunan harga jual,meningkatkan reputasi. Jika kualitas yang
dihasilkan meningkat perusahaan dapat mengurangi biaya-biaya seperti
pengerjaan kembali,scrap dan biaya garansi sehingga profitabilitas perusahaan
naik.
Bhakti Raufendrajati
70-A/417219

4. Terangkan
a. Sebutkan nama tiga dari orang-orang penting yang berkaitan dengan konsep
kualitas. Dalam setiap kasus tuliskan kalimat singkat tentang masing-masing
dan kontribusi utama mereka untuk bidang manajemen mutu.
FW taylor Seorang insiyur mengembangkan satu seri konsep yang
merupakan dasar dari pembagian kerja (devision of work). Analisis dengan
pendekatan gerak dan waktu (time and motion study) untuk pekerjaan
manual, memperoleh gelar Bapak Manajemen Ilmiah (The Farther of
Scientific Management).
Edward deming Lahir tahun 1900 dan mendapat Ph. D pada 1972 sangat
menyadari bahwa ia telah memberikan pelajaran tentang pengendalian
mutu secara statistik kepada para insinyur bukan kepada para manajer yang
mempunyai wewenang untuk memutuskan. Katanya : Quality is not
determined on the shop floor but in the executive suite. Pada 1950, beliau
diundang oleh, The Union to Japanese Scientists and Engineers (JUSE)
untuk memberikan ceramah tentang mutu.
Juran Mengunjungi Jepang pada tahun 1945. Di Jepang Juran membantu
pimpinan Jepang di dalam menstrukturisasi industri sehingga mampu
mengekspor produk ke pasar dunia. Ia membantu Jepang untuk
mempraktekkan konsep mutu dan alat-alat yang dirancang untuk pabrik ke
dalam suatu seri konsep yang menjadi dasar bagi suatu management
process yang terpadu.
b. Apakah tujuh alat TQM itu.
Check sheet: Check sheet (lembar pemeriksaan) adalah lembar yang
dirancang sederhana berisi daftar hal-hal yang perlukan untuk tujuan
perekaman data sehingga pengguna dapat mengumpulkan data dengan
mudah, sistematis, dan teratur pada saat data itu muncul di lokasi kejadian
Scatter diagram: Scatter diagram (diagram pencar) adalah grafik yang
menampilkan sepasang data numerik pada sistem koordinat Cartesian,
dengan satu variabel pada masing-masing sumbu, untuk melihat hubungan
dari kedua variabel tersebut. Jika kedua variabel tersebut berkorelasi, titik-
titik koordinat akan jatuh di sepanjang garis atau kurva. Semakin baik
korelasi, semakin ketat titik-titik tersebut mendekati garis.
Fishbone diagram: Fishbone diagram (diagram tulang ikan) sering disebut
juga diagram Ishikawa atau causeandeffect diagram (diagram sebab-
akibat). Fishbone diagramadalah alat untuk mengidentifikasi berbagai
sebab potensial dari satu efek atau masalah, dan menganalisis masalah
tersebut melalui sesi brainstorming. Masalah akan dipecah menjadi
sejumlah kategori yang berkaitan, mencakup manusia, material, mesin,
prosedur, kebijakan, dan sebagainya.
Pareto chart: Pareto chart (bagan pareto) adalah bagan yang berisikan
diagram batang (bars graph) dan diagram garis (line graph); diagram
batang memperlihatkan klasifikasi dan nilai data, sedangkan diagram garis
mewakili total data kumulatif.
Flow chart: Flow charts (bagan arus) adalah alat bantu untuk
memvisualisasikan proses suatu penyelesaian tugas secara tahap-demi-
tahap untuk tujuan analisis, diskusi, komunikasi, serta dapat membantu
kita untuk menemukan wilayah-wilayah perbaikan dalam proses.
Histogram: Histogram adalah alat seperti diagram batang (bars graph)
yang digunakan untuk menunjukkan distribusi frekuensi. Sebuah distribusi
Bhakti Raufendrajati
70-A/417219

frekuensi menunjukkan seberapa sering setiap nilai yang berbeda dalam


satu set data terjadi.
Control chart: Control chart atau peta kendali adalah peta yang digunakan
untuk mempelajari bagaimana proses perubahan dari waktu ke waktu.
Data di-plotdalam urutan waktu.
c. Apa tujuan menggunakan grafik Pareto
Tujuan dari pareto chart adalah untuk memperjelas faktor yang paling penting
(atau yang paling besar) dari beberapa faktor yang ada. Dalam quality control,
hal ini sering kali merepresentasikan sumber defect yang paling sering ditemui,
jenis defect yang paling sering muncul, ataupun alasan-alasan yang paling
sering muncul saat terdapat complain dari konsumen, dan banyak lagi hal lain
yang sejenis

Chapter 5 Product Design


5. Jelaskan beberapa trade-off yang dihadapi dalam desain barang dan desain jasa.
Demi menjaring banyak konsumen saya memilih memproduksi produk type A di
bandingkan produk type B tetapi saya merelakan uang/biaya lebih untuk membeli
alat untuk memproduksi produk type A.
6. Siapa yang perlu dilibatkan dalam desain barang dan desain jasa?
Yang perlu dilibatkan adalah seorang desainer produk karena dengan keterampilan
yang mereka miliki mampu membawa produk dari konsepsi ke pasar. Mereka juga
memiliki kemampuan untuk mengelola proyek desain, dan subkontrak daerah untuk
sektor lain dalam industri desain. Estetika dianggap penting dalam Desain Produk
tapi desainer juga menangani aspek-aspek penting termasuk teknologi, ergonomi,
kegunaan, stres bahan analisis dan rekayasa.
7. Bagaimana teknologi telah berdampak pada produk dan layanan desain?
Untuk memenuhi keinginan konsumen, diperlukan variasi pilihan dalam proses
pemilihan, perancangan dan penetapan suatu produk. Suatu perusahaan harus
memiliki strategi produk agar produknya dapat diterima dan memenuhi keinginan
konsumen. Adanya teknologi akan mempengaruhi proses desain suatu produk dengan
adanya inovasi. Sehingga dapat memutuskan produk desain apakah yang akan
digunakan. Keputusan suatu produk tersebut adalah dasar dari strategi organisasi
yang memiliki dampak luas terhadap fungsi operasi.
8. Jawablah pertanyaan berikut (1)
a. Apakah informasi yang terkandung dalam bill of material
Bill of materials dianggap sebagai formula dari suatu produk, yang memuat
rumus produksi bahan baku perusahaan secara matematis terdiri dari daftar item,
bahan, atau material yang dibutuhkan untuk merakit, mencampur atau
memproduksi produk akhir. Dengan tujuan sebagai bagian dari proses desain
dan digunakan oleh manufacturing engineer untuk menentukan item yang
harus dibeli atau diproduksi. Adanya bill of material ini manajemen akan
memiliki dasar untuk memberi target efisiensi atau randomance bagi divisi
produksi dalam mengolah bahan baku.
b. Apakah informasi yang terkandung dalam engineering drawing
Bahasa universal yang digunakan oleh para engineer. Dengan menggunakan
teknik proyeksi, tipe dan tebal garis, singkatan, simbol, dll adalah jenis bahasa
dari engineering drawing yang harus dipahami oleh engineer dan drafter.
Aktivitas ini menghasilkan suatu dokumen yang terdiri dari gambar maupun
Bhakti Raufendrajati
70-A/417219

bahasa grafis yang mampu mengkomunikasikan suatu ide atau informasi dari satu
pikiran ke pikiran yang lain.
c. Terangkan bagaimana cara house of quality menterjemahkan keluhan
pelanggan menjadi product service attribute
Penerjemahan dilakukan dengan menerapan 7 langkah dasar : mengidentifikasi
keinginan pelanggan, mengidentifikasi karakteristik produk yang mampu
memuaskan keinginan pelanggan, mengevaluasi keinginan pelanggan dengan
karakteristik produk yang mampu memuaskan keinginan pelanggan,
mengidentifikasi hubungan antar atribut, mengevaluasi cara kompetitor
memuaskan keinginan pelanggan maupun evaluasi persaingan produk, dan
identifikasi atribut teknis serta mengevaluasi seberapa baik perusahaan dan
kompetitor dalam menangani atribut tersebut, sehingga perusahaan dapat
memutuskan atribut apa yang akan digunakan. Sehingga dapat disimpulkan
bahwa adanya House of quality mampu mempertemukan informasi mengenai
keinginan pihak konsumen dengan persyaratan pihak produsen, sehingga tercapai
sasaran desain, operasi, dan kerekayasaan yang konkret, yang selanjutnya dapat
dipakai sebagai pedoman operasi produksi untuk menghasilkan barang atau jasa
yang berorientasi kepada spesifikasi yang diinginkan oleh konsumen
9. Jawablah pertanyaan berikut (2)
a. Apakah time-based competition itu ?
Time-based competition adalah konsep yang mengajarkan bahwa waktu adalah
sumber daya, maka perusahaan yang memanfaatkan waktu dengan lebih baik
(dalam merespons situasi pasar yang berubah dan kondisi lingkungan lainnya)
akan memperoleh keunggulan dalam persaingan. Istilah ini diciptakan oleh
konsultan AS George Stalk, Jr. dari Boson Consulting Group dan dipopulerkan
oleh bukunya 'Competing Against Time'.
b. Terangkan perbedaan antara joint venture dan alliances

c. Terangkan apakah yang dimaksud dengan robust design


Robust design adalah kinerja atau hasil yang diharapkan meskipun dalam kondisi
yang tidak ideal seperti variasi proses manufaktur ataupun batasan operasi (range
of operating situation). Kita dapat menggunakan istilah gangguan atau noise
untuk menggambarkan variasi yang tidak terkendali yang dapat mempengaruhi
kinerja. Robust design adalah aktivitas pengembangan produk untuk
menyempurnakan kinerja produk sambil meminimumkan pengaruh gangguan
atau noise. Dalam robust design, kita memanfaatkan eksperimen dan analisis data
untuk mengidentifikasi robust setpoint untuk perancangan yang dapat
dikendalikan.
Bhakti Raufendrajati
70-A/417219

Chapter 4. Forecasting
10. Jelaskan trade-off antara respon dan stabilitas di sistem forecasting yang
menggunakan data time-series.
Jika memilih meramalkan proses produksi berbasis stabilitas, perusahaan tidak akan
bisa sigap menghadapi perubahan dalam proses produksi di tahun-tahun mendatang,
namun memiliki kondisi produksi yang stabil. Jika memilih meramalkan proses
produksi berbasis respon, perusahaan dapat mengantisipasi perubahan dalam proses
produksi karena data yang fluktuatif namun tidak ada stabilitas dalam prosesnya.
11. Siapa yang perlu dilibatkan dalam penyusunan forecasting ?
Tim management yang terdiri dari : manager pemasaran, manager produksi,
manager teknik, manager keuangan, manager pemasaran dan manager logistik.
Konsumen, melalui survey dengan menggunakan kuisioner, wawancara secara
langsung atau melalui sambungan telepon.
Karyawan, menyiapkan, mengumpulkan, serta meringkas kuesioner dan hasil
survey.
12. Bagaimana teknologi berdampak pada forecasting ?
Dengan adanya kemajuan teknologi tentunya akan mempermudah proses forecasting.
Karena teknologi tentunya akan membantu untuk proses pengumpulan data dan
pengolahan data.

1. Pertanyaan umum (1):


a. Jelaskan apakah time series itu .
Dalam statistika dan pemrosesan sinyal, time series adalah rangkaian data yang
berupa nilai pengamatan (pengamatan) yang diukur selama kurun waktu tertentu,
berdasarkan waktu dengan interval yang uniform sama. Ini merupakan salah satu
metode forecasting (meramal kondisi masa depan perusahaan) menggunakan
periode waktu (bisa bulan, minggu, tahun) dengan patokan data historis (bulan
atau tahun sebelumnya.
b. Selidiki dan terangkan secara singkat tentang Delphi technique bagaimana
akan dipakai oleh seorang atasan dimana anda bekerja
Delphi Technique adalah sebuah metode yang dilakukan untuk mendapatkan
suatu kesepakatan bersama dari para ahli mengenai suatu isu/ topik tertentu.
metode ini yaitu membantu dalam proses identifikasi risiko untuk mendapatkan
sebuah konsensus, dapat juga digunakan pada proses manajemen lainnya.
Proses yang terjadi dalam metode ini yaitu:
Informasikan isu/ topik yang sudah ditentukan kepada para ahli;
Setelah dapat feedback berupa pandangan dari para ahli, anlisa dan rangkum
dari setiap jawaban para ahli;
Periksalah bagian mana saja yang terdapat perbedaan pendapat, jika ada
perbedaan ulangi proses permintaan pandangan dari para ahli sampai
mencapai suatu kesepakatan.
c. Terangkan tentang nilai indek musiman bagaimana pola musiman berbeda
dengan pola siklis
Indeks musiman adalah angka yang bervariasi terhadap nilai dasar 100. Jika suatu
periode musiman memiliki indeks 100, nilai ini menunjukkan bahwa pada bulan
tersebut tidak ada pengaruh musim perbedaan dengan pola siklis adalah pola
siklis terulang dalam jangka waktu yang relative lama 10-20 tahun.
2. Pertanyaan umum (2):
a. Identifikasikan dan jelaskan singkat ke dua general forcasting approach ?
Bhakti Raufendrajati
70-A/417219

Peramalan kuantitatif, menggunakan berbagai model matematis atau


metode statistik dan data historis dan atau variabel-variabel kausal untuk
meramalkan permintaan.
Peramalan kualitatif, menggunakan intuisi, pengalaman pribadi dan
berdasarkan pendapat (judment) dari yang melakukan peramalan.
b. Jelaskan kenapa sebuah alat forcasting misal moving average, weighted
moving average, dan exponential smoothing tidak cocok untuk data series
yang memiliki trend
Alat forecasting yang disebutkan diatas tidak cocok untuk pengolahan data
series yang memiliki trend, karena pada dasarnya hanya trend jangka pendek
yang dapat dideteksi. Sedangkan alat forecasting diatas hanya dapat digunakan
untuk forecasting dengan trend yang dapat dideteksi. Untuk trend jangka
panjang pada umumnya tidak dapat dideteksi, akibatnya metode yang dapat
digunakan adalah dengan menggunakan metode proyeksi trend dengan regresi
karena ini merupakan metode yang dapat digunakan baik untuk jangka pendek
maupun jangka panjang. Metode ini merupakan garis trend untuk persamaan
matematis.
c. Apakah perbedaan mendasar antara weighted moving average dan
exponential smoothing
Weighted Moving Average digunakan apabila ada pola atau trend yang dapat
dideteksi, timbangan bisa digunakan untuk menempatkan lebih banyak tekanan
pada nilai baru.
Sedangkan Exponential Smoothing merupakan metode peramalan dengan
menambahkan parameter alpha dalam modelnya untuk mengurangi faktor
kerandoman. Istilah eksponensial dalam metode ini berasal dari
pembobotan/timbangan (faktor penghalusan dari periode-periode sebelumnya
yang berbentuk eksponensial.

Chapter 2. Operation Strategy in a Global Env 40-65


1. Terangkan 6 alasan perusahaan bergeser menuju internationalize operations
a. Reduce cost: lokasi asing (foreign location) dengan tingkat upah yang rendah
dapat menurunkan biaya baik secara langsung maupun tidak langsung
b. Improve Supply chain : menempatkan fasilitas (pabrik) lebih dekat dengan
sumber daya yang sulit dijangkau, akan mempermudah dan memperbaiki proses
supply chain.
c. Provide better goods and service: Dengan merubah perusahaan menjadi
International Operations, perusahaan secara langsung dituntut untuk memperbaiki
segala aspek yang ada dalam perusahaan baik itu dari proses hulu maupun hilir.
Sehingga secara tidak langsung akan berdampak pada meningkatnya kualitas
barang dan jasa yang diporduksi oleh perusahaan tersebut.
d. Understand Markets: Interaksi perusahaan dengan customer dan supplier asing
tentunya akan membuka peluang baru terkait dengan pangsa pasar Internasional.
Apabila hal ini ditangani dengan baik oleh perusahaan, maka revenue perusahaan
akan meningkat berkali-kali lipat.
e. Learn to improve Operations: Perusahaan akan banyak belajar dari dunia
internasional tentang bagaimana sistem operasi yang mungkin lebih efektif.
f. Attract and Retain global talent: Perusahaan multinasional tentunya akan menarik
talenta-talenta terbaik di dunia untuk dapat bekerja di dalamnya.
2. Terangkan 3 strategi untuk competitive Advantage
Bhakti Raufendrajati
70-A/417219

Differentiation: Di dalam dunia bisnis, suatu perusahaan dituntut untuk selalu


berkembang dan mengembangkan produk-produknya. Termasuk untuk dapat memberi
nilai tambah dan keunikan pada produk-produknya dengan mempertimbagkan
permintaan konsumen. Diferensiasi perusahaan maupun produk harus dikelola dengan
baik dengan harapan akan menarik konsumen untuk membeli produk-produk
perusahaan dan meningkatkan revenue perusahaan.
Cost Leadership: Untuk dapat berkompetisi dengan pesaing di pasaran, strategi harga
merupakan salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk menarik konsumen. Karena
konsumen cenderung memilih produk dengan kualitas baik dan harga yang lebih
murah.
Response: respon perusahaan seringkali diartikan sebagai respon fleksibel yaitu
kemampuan perusahaan dalam merespon perubahan yang terjadi di dalam pasar dimana
inovasi dan volume sangat fluktuatif secara substansial.

Chapter 1. Operation & Productivity 3-37


1. Terangkan:
a. Sebutkan 10 decision area dari operations management
Desain barang dan jasa
Pengelolaan kualitas
Desain proses dan kapasitas
Strategi tata ruang
SDM dan desain pekerjaan
Manajemen rantai pasokan
Manajemen persediaan
Penentuan jadwal
Pemeliharaan
b. Jelaskan dengan rinci perbedaan mendasar antara good dan services
Barang sifatnya berwujud, Pengertian dan Perbedaan Barang dan Jasa
sedangkan jasa tidak berwujud
Barang dapat disimpan, sedangkan jasa tidak
Barang harus diproduksi lebih dahulu agar dapat dikonsumsi, sedangkan
jasa diproduksi bersamaan dengan konsumsinya
Barang dapat dijual kembali, sedangkan jasa tidak dapat dijual kembali
Barang mudah distandardisasikan, sedangkan jasa sulit
Dalam aktivitas ekonomi barang komunikasi dengan konsumen relatif
rendah, sedangkan jasa komunikasi tinggi
Kualitas barang bersifat obyektif, sedangkan jasa bersifat subyektif
Produksi barang banyak menggunakan proses mesin, sedangkan jasa
banyak menggunakan proses manusia
2. Terangkan
a. Sebutkan 5 tokoh pengembang manajemen operasi dan jelaskan kontribusinya
Eli Whitney (1880) dikenal sebagai orang pertama yang mempopulerkan
komponen yang dapat dibongkar pasang, yang didapat melalui
standardisasi dan pengendalian mutu.
FW Taylor tahun 1881 dengan mengemukakan "metode kerja dengan
pembagian gerak dan waktu secara minimum atau dikenal dengan time
and motions study.
Tahun 1913, Henry Ford dan Charles Sorensen memadukan pengetahuan
mereka terhadap komponen yang distandardisasi dengan lini produksi
Bhakti Raufendrajati
70-A/417219

semu pada proses pengepakan daging dan industri mail order, dan juga
menambahkan konsep baru pada lini produksi, dimana para pekerja berdiri
sementara bahan bergerak.
Walter shewhart tahun 1924 memadukan pengetahuan statistiknya dengan
kebutuhan akan pengendalian mutu dan menemukan dasar-dasar
perhitungan statistik dan pengambilan sampel untuk mengendalikan mutu.
W. Edwards Deming (1950) dan Frederick Taylor berpendapat bahwa
manajemen harus berbuat lebih banyak untuk memperbaiki lingkungan
kerja dan proses agar mutu menjadi lebih baik. Manajemen operasi terus
berkembang dengan adanya sumbangan dari ilmu lain, termasuk teknik
industri dan management science.
b. Apakah manajemen operasi itu
Manajemen operasi adalah area bisnis yang berfokus pada proses produksi,
serta memastikan pemeliharaan dan perkembangan berlangsung secara efektif
dan efesien. Seorang manajer operasi bertanggung jawab mengelola proses
pengubahan input (dalam bentuk material, tenaga kerja, dan energi) menjadi
output (dalam bentuk barang dan jasa).