Anda di halaman 1dari 7

No. ID dan Nama Peserta : dr.

Wandy Margo
No. ID dan Nama Wahana: Rumah Sakit Pelabuhan Palembang
Topik: Fraktur tertutup komplit a/r wrist joint dextra displaced
Tanggal (kasus) :
Nama Pasien : Nn.S No. RM :
Tanggal lahir : 8/7/1990
Tanggal presentasi : 2 Februari 2017 Pendamping: dr. Zainab, M.Kes
Tempat presentasi: Rumah Sakit Pelabuhan Palembang
Obyek presentasi :
Keilmuan Keterampilan Penyegaran Tinjauan pustaka
Diagnostik Manajemen Masalah Istimewa
Neonatus Bayi Anak Remaja Dewasa Lansia Bumil
Deskripsi: Pasien mengeluhkan pusing berputar
Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana diagnosis pasien dengan fraktur tertutup
Bahan Tinjauan Riset Kasus Audit
bahasan: pustaka
Cara Diskusi Presentasi dan E-mail Pos
membahas: diskusi

Data Pasien: Nama: No.Registrasi:


Nama klinik IGD
Data utama untuk bahan diskusi:
1. Gambaran Klinis:
Keluhan Utama : pergelangan tangan patah e.c. Kecelakaan lalu lintas
Riwayat Penyakit Sekarang :
Pasien datang dengan keluhan pergelangan tangan kanan patah dan luka-luka akibat
jatuh dari motor. Kejadian terjadi akibat baju pasien tersangkut di ban motor. Pasien
mengalami patah pergelangan tangan kanan dan luka-luka lecet pada lutut kanan dan kiri,
siku tangan kanan dan kiri, dan pada bagian wajah. Pasien menyangkal adanya benturan
pada kepala belakang, pingsan, mual, muntah. Pasien masih dalam keadaan sadar.
1. Riwayat pengobatan: -
2. Riwayat kesehatan/penyakit: -
3. Riwayat keluarga: -
4. Riwayat pekerjaan: karyawan
5. Lain-lain: -

Rangkuman hasil pembelajaran portofolio:

Subyektif:
- Pasien mengalami kecelakaan lalu lintas

1
- Pasien jatuh dari motor
- Pasien mengeluh nyeri dan luka-luka lecet pada lutut kanan dan kiri, siku tangan kanan
dan kiri, dan wajah.
- Pasien mengeluh pergelangan tangan kanan patah dan bergeser
- Pasien menyangkal adanya benturan pada kepala belakang
- Pasien menyangkal adanya mual, muntah, dan pingsan
1. Obyektif:
Keadaan umum : tampak kesakitan
Kesadaran : Compos mentis, GCS E4M6V5
Tanda-Tanda Vital :
Tekanan darah : 110/70 mmHg
Frekuensi nadi: 120 x/menit, reguler, kuat angkat, isi cukup.
Pernafasan : 24 x/menit, regular.
Suhu : 36,4 oC
Berat badan : 55 kg
Tinggi badan : 170 cm

Status Generalis:
Kepala dan Leher : normosefali, deformitas (-), bengkak (-), pembesaran KGB (-)
Mata : Reflek cahaya +/+, CA -/-, SI -/-, pupil isokor (3mm/3mm)
Hidung : deformitas (-), nyeri (-), secret (-), septum nasi di tengah
Telinga : deformitas (-), nyeri (-), secret (-), MT intak
Mulut/faring : mukosa sianosis (-), tonsil T1/T1, tidak hiperemis, uvula ditengah
Thorax :Pulmo: vesicular (+/+), RH (-/-)
Cor : S1S2 tunggal regular
Abdomen : Nyeri tekan epigastrik (-), bunyi usus normal, supel (+)
Ektremitas : akral hangat, CRT <2, edema (-/-)
Status Neurologis:
GCS: E4M6V5
Tanda peningkatan tekanan intrakranial:
- muntah proyektil (-)

2
- nyeri kepala progresif (-)

3
2. Assesment:
- Diagnosis klinis: Fraktur tertutup komplit a/r wrist joint dextra displaced +
multiple ekskoriasi

3. Planning:
- Wound Toilet
- Rontgen
- Rawat Inap (ditolak)
- Cefixime 2x1 tab 100mg
- Mefinal 3x1 tab
- Edukasi:
Edukasi pasien untuk segera ke dokter Spesialis Bedah Ortopedi
Edukasi pasien mengenai tanda-tanda peningkatan tekanan intrakranial

Ba

Palembang, 02 Februari 2016

Peserta Pendamping

4
dr. Wandy Margo dr. Zainab,M.Kes

PERTANYAAN

1. Mengapa tidak diberikan ATS?


Indikasi pemberian ATS:
- Luka cukup besar (kedalaman > 1cm)
- Luka berasal dari benda kotor dan berkarat
- Luka gigitan
- Luka terkontaminasi lebih dari 6 jam yang tidak ditangani atau kurang dari 6 jam tapi
terpapar banyak kotoran (terkontaminasi) atau kurang dari 6 jam akibat kekuatan yang
cukup besar.
- tidak ada riwayat imunisasi tetanus yang jelas.

2. Apa perbedaan vaksin ATS dan TT?


ATS adalah serum yang langsung mencegah timbul tetanus

5
Tetanus Toxoid (TT) adalah serum yang membentuk kekebalan tubuh, mencegah tetanus
di kemudian hari

3. Kapan pemberian TT?


TT 1 : kapan saja
TT 2 : sebulan setelah TT1
TT3 : 6 bulan setelah TT2
TT4 : 1 tahun setelah TT3
TT5 : 1 tahun setelah TT4

4. Apa tipe frakturpada pasien tersebut?


Fraktur Colles : fraktur metafisis distal radius, garis fraktur transversal, komplit, jarak
dari sendi 2-2,5 cm bagian distal beranjak ke dorsal

5. Penatalaksanaan yang seharusnya

6. Apa komplikasi yang dapat terjadi?


- Kompresi / trauma arteri ulnaris dan medianus
- Kerusakan tendon
- Oedem post reposisi
- Redislokasi

7. Bagaimana cara mendiagnosis ?


Anamnesa : kronologis kejadian, tempat kejadian, posisi saat terjatuh, dan apa yang
menjadi penyabab pasien jatuh.
Pemeriksaan Fisik :
- Bengkak pada pergelangan tangan

6
- Nyeri tekan dan pergerakan
- Gerakan sendi terbatas
- deformitas menyerupai garpu (dinner fork deformity)
Rontgen
- Stabil : 1 garis patahan transversal
- Tidak stabil : banyak garis patahan

8. Diagnosis Banding??
Fraktur Smith : fraktur ke arah anterior (volar). Tangan dalam keadaan volar & fleksi pada
pergelangan tangan dan pronasi . Garis patahan bisa transversal.