Anda di halaman 1dari 49

A.

Ruang Lingkup, Aspek, dan Objek Studi Geografi

A. Pilihlah jawaban yang tepat! dipahami pengguna. Pilihan a didukung ilmu


meteorologi dan klimatologi. Pilihan b didukung
1. Jawaban: b ilmu biologi. Pilihan c dan e didukung ilmu geologi
Perubahan iklim merupakan bagian dari kajian dan geofisika.
atmosfer yaitu lapisan udara yang melingkupi
4. Jawaban: c
suatu planet termasuk Bumi. Perubahan iklim
Peta pada soal menunjukkan peta arah aliran air
terjadi karena pemanasan global yang meng-
tanah yang diperoleh berdasarkan ketinggian suatu
akibatkan es kutub mencair. Hal ini termasuk
tempat. Air tanah dipelajari melalui ilmu hidrologi.
dalam pengelompokan fenomena geosfer
Hidrologi merupakan salah satu ilmu yang
atmosfer. Menipisnya lapisan es di kutub
menunjang kajian geografi fisik. Meteorologi dan
mengakibatkan populasi beruang kutub berkurang.
klimatologi (pilihan a dan b) mengkaji kondisi unsur
Populasi beruang kutub termasuk dalam
cuaca dan iklim. Biologi mengkaji organisme dan
pengelompokan fenomena geosfer yaitu biosfer.
habitatnya di Bumi. Ilmu kimia dalam kajian air
Antroposfer (pilihan a dan e) berkaitan dengan
tanah berfungsi untuk menelaah sifat kimiawi air.
lapisan manusia. Hidrosfer berkaitan dengan air,
sedangkan litosfer (pilihan d dan c) berkaitan 5. Jawaban: e
dengan lapisan tanah. Objek formal berkaitan sudut pandang terhadap
objek material. Sudut pandang terhadap objek
2.Jawaban: b
material dapat menciptakan solusi atau pe-
Litosfer merupakan fenomena yang berkaitan
mecahan masalah geosfer. Kebakaran hutan dapat
dengan lapisan batuan. Berbagai gejala geosfer
dikaji melalui objek material seperti ditunjukkan
terkait litosfer menjadi objek material dalam ilmu
pilihan ad. Pilihan a merupakan kajian
geografi. Pernyataan nomor 1), 2), dan 4)
geomorfologi. Pilihan b merupakan kajian ilmu
merupakan contoh fenomena litosfer. Pernyataan
tanah. Pilihan c berkaitan dengan kondisi atmosfer.
nomor 3) merupakan bagian dari fenomena
Pilihan d menitikberatkan pada kajian biosfer.
antroposfer. Pernyataan nomor 5) dikaji melalui
Pilihan e memuat sudut pandang secara region
cabang geografi yaitu hidrologi.
dan merupakan salah satu solusi dari per-
3. Jawaban: d masalahan kebakaran hutan.
Penggambaran permukaan Bumi dalam wujud
6. Jawaban: a
peta memerlukan ilmu kartografi. Kartografi ialah
Kajian mengenai kawasan industri dapat
ilmu dan seni yang menggambarkan permukaan
melibatkan aspek fisik dan aspek nonfisik
Bumi pada bidang datar dengan menyajikan hasil
geografi. Secara khusus, kawasan industri
pengukuran dan pengumpulan data. Ilmu seni
berkaitan dengan aspek nonfisik yaitu aspek
memberikan nilai estetika pada peta agar informasi
ekonomi. Kegiatan industri dapat ditunjang sarana
yang disajikan lebih mudah dimengerti dan
transportasi sebagai contoh aspek ekonomi yang

Geografi Kelas X Semester 1 1

Sumber: dokumen penerbit; fotografer: Doly Eny Khalifah


berhubungan dengan aktivitas distribusi. Pilihan
B. Kerjakan soal-soal berikut!
be kurang tepat karena merupakan kajian yang
melibatkan aspek fisik berupa kondisi udara, 1. Jawaban:
kondisi air tanah, serta lahan pertanian dan per- Antropologi mengkaji peranan manusia sebagai
kebunan. penghuni Bumi. Manusia mempunyai peran
7. Jawaban: d penting pada lingkungannya. Aktivitas manusia
Aspek fisik geografi yang ditunjukkan pernyataan dapat berpengaruh terhadap kondisi litosfer,
nomor 2) dan 4) mengacu pada aspek nonbiotik hidrosfer, atmosfer, dan biosfer. Contohnya pada
berkaitan dengan dinamika litosfer. Aspek fisik kegiatan industri yang menghasilkan limbah
yang ditunjukkan pernyataan nomor 5) adalah berupa gas polutan. Gas polutan mencemari udara
aspek nonbiotik berkaitan dengan fenomena dan menyebabkan perubahan kondisi atmosfer.
hidrosfer. Pernyataan nomor 1) merupakan aspek 2. Jawaban:
nonfisik geografi berkaitan dengan aspek ekonomi Analisis objek formal melalui pendekatan ke-
atau transportasi. Pernyataan nomor 3) merupakan wilayahan mengacu pada perbedaan karakteristik
aspek nonfisik geografi berkaitan dengan unsur antarwilayah. Perbedaan tersebut menyebabkan
sosial budaya. munculnya karakteristik khas suatu wilayah.
8. Jawaban: c Pendekatan wilayah dapat mengidentifikasi
Abrasi adalah pengikisan yang terjadi di kawasan interaksi yang timbul antarwilayah karena per-
pantai dan bersifat merusak. Tenaga yang mengikis bedaan karakteristiknya. Persebaran suatu
pantai berasal dari gelombang dan arus laut. Pilihan fenomena geosfer juga dapat diidentifikasi melalui
a, b, d, dan e berkaitan dengan aspek fisik pada pendekatan kewilayahan.
fenomena abrasi. Abrasi juga dapat dipengaruhi 3. Jawaban:
aktivitas manusia seper ti pengembangan Aspek fisik berkaitan dengan aspek topologi,
kawasan industri. Kegiatan pemanfaatan lahan biotik, dan nonbiotik. Aspek fisik atau aspek alam
untuk kawasan industri dengan cara pembabatan mengalami perubahan relatif lambat. Waktu yang
hutan lindung seperti mangrove dapat meningkat- diperlukan untuk mengalami perubahan cukup
kan intensitas abrasi. lama. Contohnya pada pembentukan lapisan tanah
9. Jawaban: d yang berlangsung lama. Aspek nonfisik bersifat
Dampak kebakaran hutan yang mengancam sangat dinamis. Waktu yang diperlukan untuk
spesies endemik di Pulau Enggano dapat dikaji mengalami perubahan pada aspek nonfisik relatif
melalui biogeografi. Persebaran flora dan fauna di cepat. Contohnya jumlah penduduk di suatu
Pulau Enggano dipantau melalui kajian bio- daerah dapat mengalami perubahan setiap ada
geografi. Pada wacana juga dijelaskan kebakaran kelahiran, kematian, dan migrasi.
hutan melanda kebun masyarakat yang dapat 4. Jawaban:
berimbas pada aktivitas ekonomi penduduk. Biogeografi mempelajari penyebaran makhluk
Potensi pariwisata di Pulau Enggano juga cukup hidup di berbagai wilayah. Contohnya pembagian
baik sehingga kerusakan ekosistem di dalamnya jenis fauna di Indonesia berdasarkan garis Webber
dapat menurunkan potensi ekonomi wilayah. dan Wallace. Fauna di Indonesia terbagi menjadi
10. Jawaban: d tiga yaitu tipe Asia, peralihan, dan Australis.
Hidrologi sebagai salah satu bagian ilmu geografi Penyebaran flora di Indonesia secara umum juga
mempelajari fenomena geosfer yang berkaitan mengikuti garis Webber dan Wallace.
dengan air. Contoh fenomena pada kajian hidrosfer 5. Jawaban:
terkait siklus air, karakteristik dan permasalahan Fenomena pembentukan pola permukiman
daerah aliran sungai (DAS), perairan laut, serta penduduk yang dipengaruhi relief permukaan Bumi
perairan darat. Pilihan a dan e merupakan dikaji berdasarkan objek formal. Objek formal
fenomena pada kajian litosfer. Pilihan b dan c seperti analisis gejala geosfer dan interaksi
merupakan fenomena pada kajian atmosfer. manusia yang dikaji secara keruangan. Per-
mukiman penduduk yang membentuk pola me-
nunjukkan analisis secara spasial.

2 Pengetahuan Dasar Geografi


B. Konsep, Prinsip, dan Pendekatan Geografi

A. Pilihlah jawaban yang tepat! 4. Jawaban: a


Susunan keruangan yang dikaji pada suatu
1. Jawaban: c fenomena geosfer merupakan konsep pola. Pilihan
Kalimat pada soal yang digunakan untuk a menunjukkan pola aliran sungai yang terbentuk
menentukan konsep geografi yang tepat yaitu pada batuan granit yang resisten. Pola tersebut
terletak antara Pulau Kalimantan dan Pulau menunjukkan kesamaan fenomena geosfer
Sulawesi. Letak tersebut menunjukkan lokasi dengan karakteristik lokasi yang hampir sama
suatu fenomena geosfer. Fenomena geosfer pada yaitu adanya batuan resisten. Pilihan b dikaji
soal yaitu Selat Makassar. Keterangan pada soal melalui konsep aglomerasi. Pilihan c menunjukkan
menunjukkan lokasi relatif Selat Makassar keterkaitan dengan konsep morfologi. Pilihan d
berdasarkan objek lain di sekitarnya seperti pulau menjelaskan perbedaan atau diferensiasi area.
dan laut di sekitarnya. Pilihan a tidak tepat karena Fenomena pada pilihan e dikaji melalui konsep
tidak menunjukkan hubungan atau interaksi interaksi dan interdependensi.
antarwilayah. Pilihan b kurang tepat karena soal 5. Jawaban: b
tidak menjelaskan perbedaan antarwilayah. Pilihan Fenomena pada soal menjelaskan kondisi
d kurang tepat karena mengkaji jarak. Pilihan e keterisolasian wilayah yang terjadi akibat buruknya
tidak tepat karena pada soal tidak dijelaskan kondisi lintasan jalan. Lintasan jalan berkaitan dengan
bentuk muka Bumi di perairan Selat Makassar. sarana dan prasarana pendukung aksesibilitas
2. Jawaban: a suatu wilayah. Aksesibilitas rendah akibat kondisi
Keterangan Pegunungan Jayawijaya sebagai jalan merupakan fenomena geografis dilihat dari
puncak pegunungan tertinggi di Indonesia sisi keterjangkauan. Pilihan a berkaitan dengan
menggunakan konsep morfologi. Konsep morfologi konektivitas antarwilayah, misalnya Pulau Sumbawa
yang digunakan terkait bentuk muka Bumi di dengan daerah-daerah di sekitarnya. Pilihan c
daratan. Keterangan puncak-puncak tertinggi di berkaitan dengan kondisi fisik muka Bumi, misalnya
Pegunungan Jayawijaya memperluas informasi daerah Nusa Tenggara Barat yang didominasi bukit
mengenai kondisi morfologinya. Pilihan b kurang terjal. Pilihan d menjelaskan jarak antarlokasi, baik
tepat karena tidak menunjukkan susunan jarak relatif maupun secara absolut. Pilihan e
menjelaskan persebaran fenomena geografis.
keruangan di sekitar pegunungan. Pilihan c juga
tidak tepat karena tidak menjelaskan adanya 6. Jawaban: c
fenomena pemusatan. Pilihan d dan e kurang tepat Gambar pada soal menunjukkan pemanfaatan
karena tidak terdapat keterangan terkait fenomena geosfer berupa air terjun sebagai objek
aksesibilitas dan manfaat Pegunungan Jayawijaya. pariwisata. Hal ini menunjukkan pengelolaan suatu
gejala geosfer untuk kehidupan di sekitarnya.
3. Jawaban: d
Dengan demikian, konsep nilai guna paling tepat
Konsep jarak berkaitan dengan lokasi dan dapat digunakan dalam kajian ini. Konsep aglomerasi,
dinyatakan secara absolut dan relatif. Pernyataan pola, jarak, dan keterkaitan ruang tidak ditunjukkan
nomor 2) menunjukkan jarak relatif dengan satuan oleh gambar pada soal.
waktu. Pernyataan nomor 4) merupakan jarak
absolut yang menggunakan panjang jalur kereta 7. Jawaban: e
api. Pernyataan nomor 5) menunjukkan jarak relatif Wacana pada soal menjelaskan kebutuhan daging
dengan perkiraan waktu tempuh yang sifatnya sapi di DKI Jakarta yang tinggi. Kebutuhan
subjektif. Pernyataan nomor 1) menggunakan tersebut dipenuhi dengan mendatangkan daging
konsep keterkaitan ruang. Pernyataan nomor 3) sapi dari beberapa wilayah di Indonesia. Konsep
menunjukkan konsep keterjangkauan yang pemenuhan kebutuhan antarwilayah dikaji meng-
berkaitan dengan aksesibilitas wilayah. gunakan konsep interaksi dan interdependensi.
Konsep ini berkaitan dengan aliran barang atau
jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia antar-
wilayah.

Geografi Kelas X Semester 1 3


8. Jawaban: a 12. Jawaban: a
Konsep keterkaitan ruang berkaitan dengan derajat Prinsip korologi menganut keterpaduan antara
keterkaitan persebaran suatu fenomena dengan prinsip penyebaran, prinsip interelasi, dan prinsip
fenomena lain dalam suatu ruang, baik yang deskripsi. Prinsip ini mengacu pada region atau
menyangkut fenomena alam, biotik, maupun wilayah. Kaitannya dengan permasalahan pada
sosial. Fenomena yang menunjukkan keterkaitan soal yaitu kajian DAS secara kewilayahan dari
antarruang ditunjukkan oleh kombinasi A1), A2), wilayah hulu, tengah, dan hilir. Prinsip korologi
dan B1). Fenomena geosfer pada oleh kombinasi sering digunakan untuk memecahkan permasalah-
A3) menunjukkan konsep pola. Fenomena pada an gejala geosfer.
oleh kombinasi B2) terkait konsep diferensiasi area.
13. Jawaban: a
Fenomena pada oleh kombinasi B3) menjelaskan
Wacana pada soal menunjukkan perbedaan
konsep nilai guna.
persentase industri antarwilayah di Indonesia.
9. Jawaban: b Perbedaan tersebut memberikan gambaran terkait
Wacana pada soal menunjukkan permasalahan kegiatan industri. Pendekatan yang digunakan
yang terjadi antara alam dan manusia. Interelasi yaitu pendekatan keruangan yang menjelaskan
antara fenomena geosfer dan manusia dijelaskan distribusi aktivitas industri.
pada wacana yang menitikberatkan dampak buruk
15. Jawaban: d
El Nino khususnya pada anak-anak. Prinsip
Pendekatan kompleks wilayah merupakan
persebaran kurang tepat sebagai jawaban karena
kombinasi pendekatan keruangan dan ekologis.
pada wacana tidak dijelaskan wilayah-wilayah
Pendekatan kompleks wilayah yang dapat
yang mengalami El Nino secara spesifik. Prinsip
diterapkan berdasarkan ilustrasi pada soal
korologi juga kurang tepat karena kasus pada
meliputi kajian berikut.
wacana tidak mengarah pada informasi per-
1) Kerja sama yang dapat dilakukan antarkedua
sebaran fenomena geosfer.
wilayah.
10. Jawaban: c 2) Pemanfaatan kelebihan dan kelemahan tiap-
Pada soal ditunjukkan kata kunci prinsip geografi tiap wilayah.
yang membahas keterkaitan antarfenomena yaitu 3) Analisis penyebab perbedaan karakteristik
prinsip interelasi. Pilihan a dan d hanya menjelas- antara kedua wilayah.
kan fenomena geografis yang mengakomodasi Pilihan a dan e menunjukkan pendekatan ke-
prinsip deskripsi. Pilihan b mempunyai kata kunci ruangan atau spasial. Pilihan b dan c menunjuk-
keberagaman jenis tanah yang menunjukkan kan pendekatan ekologis atau kelingkungan.
prinsip distribusi. Pilihan c terdapat hubungan
sebab akibat yang menunjukkan prinsip interelasi. B. Kerjakan soal-soal berikut!
Pilihan e menjelaskan persebaran, interelasi, dan
deskripsi. 1. Jawaban:
Lokasi absolut berkaitan dengan posisi menurut
11. Jawaban: e koordinat garis bujur dan garis lintang. Indonesia
Persebaran titik api dapat digunakan sebagai mempunyai lokasi absolut pada 95o BT141o BT
indikator kebakaran hutan. Berdasarkan peta terlihat dan 6o LU1o LS. Lokasi relatif berdasarkan posisi
bahwa titik api paling banyak berada di Pulau terhadap lingkungan sekitar atau dilihat dari objek
Sumatra. Embusan angin mengarah ke Benua Asia lain, misalnya Indonesia yang terletak di antara
atau utara sehingga wilayah paling rentan berada Benua Asia dan Australia serta diapit Samudra
di sebelah utara wilayah Indonesia seperti Hindia dan Samudra Pasifik.
Singapura dan Malaysia. Pilihan a tidak tepat
karena tingkat kepekatan kabut asap di wilayah 2. Jawaban:
Indonesia tidak sama. Pilihan b kurang tepat karena Nilai kegunaan suatu wilayah bergantung pada
semakin dekat dengan titik api, kepekatan kabut pemanfaatan yang dilakukan penduduk secara
asap semakin tinggi. Pilihan c kurang tepat karena khusus. Suatu wilayah dapat memiliki nilai ke-
penduduk Kalimantan justru paling rentan terkena gunaan berbeda bagi penduduk yang me-
ISPA. Pilihan d kurang tepat karena dampak kabut manfaatkannya. Contohnya laut atau kawasan
asap di Pulau Jawa relatif lebih ringan daripada pesisir mempunyai nilai kegunaan lebih tinggi bagi
Pulau Kalimantan dan Sumatra. nelayan daripada petani. Selain itu, tempat wisata
dapat memiliki nilai kegunaan yang berbeda bagi
penduduk.

4 Pengetahuan Dasar Geografi


3. Jawaban: 7. Jawaban:
Konsep geografi yang dapat digunakan yaitu Prinsip korologi memberikan pemahaman secara
konsep lokasi. Permasalahan sampah terjadi di menyeluruh terhadap suatu fenomena geosfer.
kota-kota besar sehingga menggunakan konsep Prinsip ini memadukan prinsip distribusi, interaksi,
lokasi relatif. Konsep interaksi dan nilai guna dan deskripsi dalam lingkup wilayah. Kajian yang
wilayah dapat digunakan untuk menganalisis berkaitan dengan fenomena hujan melalui prinsip
permasalahan sampah di kota besar seperti korologi sebagai berikut.
Jakarta. Sumber sampah dapat ditelusuri secara a. Mengapa curah hujan di wilayah Indonesia
detail sehingga terlihat wilayah yang menghasil- Barat lebih tinggi dibandingkan wilayah
kan sampah paling tinggi. Konsep nilai guna juga Indonesia Timur?
dapat digunakan untuk mengetahui dampak b. Bagaimana keterkaitan curah hujan dengan
lingkungan akibat sampah terhadap nilai suatu persebaran flora dan fauna di Indonesia?
wilayah bagi penduduk. c. Apa manfaat hujan bagi aktivitas penduduk?
4. Jawaban: 8. Jawaban:
Perpindahan penduduk merupakan bagian dari Gambar pada soal menunjukkan erupsi gunungapi.
aliran manusia yang menimbulkan interaksi. Erupsi gunungapi merupakan fenomena alam yang
Konsep esensial geografi yang dapat digunakan harus diwaspadai karena dapat mengancam
untuk menganalisis permasalahan tersebut yaitu keselamatan penduduk. Melalui pendekatan
konsep interaksi. Perbedaan potensi antara keruangan dapat dianalisis lokasi yang mengalami
wilayah desa dan kota menimbulkan adanya kejadian erupsi gunungapi dan penyebabnya.
interaksi melalui perpindahan penduduk. Melalui Selanjutnya, dapat dilakukan zonasi kawasan
konsep tersebut dapat dianalisis faktor pendorong rawan bencana erupsi gunungapi berdasarkan
dan penarik timbulnya fenomena migrasi atau tingkatannya. Melalui langkah tersebut dapat
perpindahan penduduk. ditentukan tindakan paling tepat sesuai
karakteristik risiko bencana pada suatu wilayah.
5. Jawaban:
Konsep esensial geografi yang dapat digunakan 9. Jawaban:
untuk menganalisis fenomena tersebut yaitu Pendekatan ekologis yang membahas keterkaitan
konsep keterjangkauan dan konsep morfologi. antara aktivitas manusia dan lingkungan disebut
Kondisi sarana transportasi dapat menentukan human activity atau performance environment
tingkat aksesibilitas suatu wilayah. Pembangunan analysis . Kegiatan manusia terkait dengan
sarana fisik berupa jalan raya yang terhambat tindakan untuk menyelenggarakan kehidupannya,
dapat mengurangi aksesibilitas wilayah tersebut. misalnya kegiatan pertanian, peternakan, dan
Konsep morfologi berkaitan dengan kondisi perkebunan. Contohnya wilayah di Kalimantan
topografi atau muka Bumi. Kondisi morfologi dapat Selatan cukup luas, tetapi perkebunan kelapa
memengaruhi keterjangkauan suatu wilayah. Pada sawit yang berkembang pesat hanya terdapat di
pembangunan sarana transportasi, kondisi fisik beberapa wilayah seperti di daerah Tanah Laut.
wilayah menjadi pertimbangan utama. Hal ini dapat disebabkan kondisi tanah dan iklim.
Tanah Laut sangat sesuai untuk usaha per-
6. Jawaban:
kebunan kelapa sawit. Selain itu, perhatian
Kepadatan permukiman penduduk yang tinggi
pemerintah daerah cukup tinggi sehingga investor
dapat mengurangi kualitas lingkungan hidup.
dan masyarakat berminat menanam kelapa sawit
Ruang gerak yang terbatas menyebabkan
di Tanah Laut.
penduduk tidak leluasa melakukan aktivitas.
Kegiatan pembuangan sampah juga menjadi tidak 10. Jawaban:
teratur. Kualitas sanitasi lingkungan mengalami Relokasi industri yaitu pemindahan suatu industri
penurunan. Kondisi demikian mendorong di suatu wilayah ke wilayah lain. Biasanya relokasi
memburuknya kualitas lingkungan. industri dalam skala besar dilakukan oleh industri
di negara maju. Industri di negara maju memindah-
kan lokasi industri ke negara berkembang dengan
berbagai pertimbangan. Pertimbangan untuk
melakukan relokasi industri meliputi karakteristik
wilayah sebelum dan sesudah relokasi.

Geografi Kelas X Semester 1 5


C. Keterampilan Geografi untuk Berbagai Bidang Kehidupan

A. Pilihlah jawaban yang tepat! 5. Jawaban: d


Gambar pada soal menunjukkan peta isobar. Peta
1. Jawaban: b isobar yaitu peta yang memuat informasi
Antroposfer menjadi kajian geografi yang berkaitan mengenai tekanan udara. Tekanan udara
dinamika manusia dan segala aktivitasnya. Nomor merupakan bagian dari unsur-unsur cuaca.
1) menunjukkan penerapan geografi pada bidang Penerapan ilmu geografi pada kajian cuaca dan
ekonomi. Nomor 4) menunjukkan penerapan ilmu iklim melalui peta berfungsi untuk mengetahui
geografi pada bidang sosial budaya. Nomor 5) pada persebaran unsur-unsur cuaca dalam lingkup
bidang demografi penduduk. Nomor 2) ialah objek wilayah tertentu. Pemetaan yang biasa dilakukan
kajian hidrosfer. Nomor 3) merupakan bidang yang terkait unsur cuaca yaitu isobar, isoterm (suhu),
dikaji pada biosfer karena berkaitan dengan flora dan isohyet (curah hujan).
dan fauna.
6. Jawaban: e
2. Jawaban: c Kajian hidrosfer menganalisis karakteristik perairan
Cuaca menjadi topik yang selalu dikaji dan menjadi darat dan perairan laut. Karakteristik perairan
pertimbangan dalam bidang penerbangan. menentukan jenis biota yang hidup di dalamnya.
Beberapa unsur cuaca seperti angin, jarak Ikan merupakan salah satu jenis biota laut yang
pandang, tekanan udara, jenis awan, dan suhu dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari sebagai
menjadi penentu jadwal keberangkatan pesawat. salah satu sumber bahan pangan. Karakteristik
Informasi mengenai cuaca harus diberikan setiap biota laut seperti ikan diketahui melalui kajian
waktu. Hal tersebut menjadi pertimbangan saat biosfer. Pilihan a termasuk lingkup biosfer. Pilihan b
pesawat merencanakan penerbangan. Pilihan a termasuk lingkup kajian atmosfer. Pilihan c
dan d kurang tepat karena berhubungan dengan merupakan lingkup kajian litosfer. Pilihan d
moda transportasi. Pilihan b berkaitan dengan termasuk lingkup kajian antroposfer.
kajian litosfer. Pilihan e kurang tepat karena
berkaitan dengan kajian antropologi. 7. Jawaban: a
Telaah fenomena geosfer berupa panas bumi
3. Jawaban: a merupakan kajian pada lingkup litosfer. Panas
Banjir berkaitan dengan bidang kajian hidrologi. bumi berhubungan dengan aktivitas vulkanisme
Fenomena banjir berkaitan dengan antroposfer, yang gejalanya dapat diamati di permukaan Bumi.
litosfer, dan biosfer. Banjir sebagai fenomena Ilmu geografi dapat digunakan untuk mengetahui
meluapnya air akibat peningkatan volume air persebaran potensi panas bumi. Dengan demikian,
permukaan dapat menimbulkan bencana. Banjir lokasi pengolahan panas bumi menjadi sumber
biasanya terjadi di kota-kota besar yang area energi dapat ditentukan.
resapan airnya terbatas seperti di kawasan per-
mukiman padat. Hal tersebut dapat memengaruhi 8. Jawaban: c
aktivitas penduduk (antroposfer). Pilihan b dan d Potensi sektor pertanian di suatu daerah dapat
menganalisis banjir melalui kajian hidrologi. Pilihan diketahui dengan melakukan analisis kesesuaian
c berkaitan dengan kajian biologi dan pilihan e lahan pertanian. Geografi dapat dimanfaatkan
berkaitan dengan litologi. untuk pengumpulan dan penyajian data seperti
kemiringan lahan, data jenis tanah, klimatologi,
4. Jawaban: b dan ketinggian wilayah. Melalui kajian litosfer dapat
Peta kognitif berfungsi mengkodekan dan diketahui jenis tanah, kemiringan lahan, dan
menyederhanakan cara penyusunan lingkungan karakteristik fisik tanah. Curah hujan, suhu udara,
spasial. Hal tersebut mampu mendorong manusia dan kelembapan udara diperlukan untuk me-
dalam penentuan lokasi objek secara efisien. Peta ngetahui potensi sektor pertanian dilihat dari kajian
kognitif berfungsi sebagai gambaran sederhana kondisi atmosfer.
keterampilan spasial yang sangat berguna untuk
kehidupan sehari-hari. Keterampilan spasial ini
yang dipelajari secara mendalam melalui ilmu
geografi.

6 Pengetahuan Dasar Geografi


9. Jawaban: b ekologis juga dapat memberikan gambaran
Peta pada soal menunjukkan peta kepadatan mengenai dampak lingkungan perubahan iklim
penduduk. Informasi mengenai kepadatan global. Contoh penerapannya yaitu pemetaan luas
penduduk dapat digunakan untuk menganalisis es di kutub, pemantauan kenaikan muka air laut,
tingkat pertumbuhan penduduk. Data kepadatan dan persebaran iklim global.
penduduk dalam kurun waktu tertentu dalam suatu
3. Jawaban:
wilayah dapat dibandingkan untuk mengetahui
Tsunami merupakan salah satu bencana alam
perubahan pada kajian antropologi. Pilihan a, c,
yang potensial terjadi di Indonesia. Tsunami
d, dan e tidak tepat karena tidak berkaitan dengan
melibatkan beberapa bidang kajian seperti
data kepadatan penduduk.
hidrosfer karena bersumber dari perairan laut.
10. Jawaban: e Tsunami juga dapat dikaji melalui antroposfer.
Kajian hidrologi melalui pendekatan kompleks Tsunami yang terjadi dengan gelombang cukup
wilayah bersifat komprehensif. Analisis kompleks besar dapat membahayakan penduduk di daratan
wilayah biasa digunakan untuk proses pe- dekat pantai. Kerentanan akibat tsunami bukan
rencanaan. Pilihan a menggunakan pendekatan hanya bersifat fisik, melainkan juga secara sosial.
ekologis pada kajian litologi. Pilihan b meng-
4. Jawaban:
gunakan pendekatan keruangan pada kajian
Kajian fenomena biosfer dan litosfer merupakan
litologi. Pilihan c merupakan kajian hidrologi
bagian dari penerapan geografi untuk menganalisis
menggunakan pendekatan keruangan. Pilihan d
sebaran flora dan fauna di Indonesia. Faktor
menggunakan pendekatan keruangan untuk kajian
geologis berupa pergerakan lempeng termasuk
meteorologi.
kajian litosfer. Sebaran berbagai flora dan fauna
di Indonesia termasuk kajian biosfer, khususnya
B. Kerjakan soal-soal berikut!
terkait biogeografi. Geografi digunakan untuk meng-
1. Jawaban: analisis dan mengidentifikasi proses geologis yang
Gempa merupakan dampak dinamika litosfer. memengaruhi persebaran flora dan fauna di
Pergerakan lempeng menimbulkan zona patahan Indonesia.
yang dapat dikaji persebarannya. Penerapan ilmu 5. Jawaban:
geografi untuk mengkaji gempa dapat dilakukan Penentuan lokasi industri dilakukan dengan
dengan pemetaan zona rawan gempa. Melalui pertimbangan berbagai faktor. Analisis secara
pemetaan zona rawan gempa dapat diketahui komprehensif dapat dilakukan melalui pendekatan
wilayah sesuai tingkat bahayanya terhadap keruangan, ekologis, dan kompleks wilayah.
gempa. Dengan demikian, potensi bahaya dapat Pemetaan faktor-faktor penentu lokasi industri di
dikurangi. suatu wilayah dapat menjadi data pendukung
2. Jawaban: dalam analisis. Peta menjadi sumber data spasial
Pendekatan keruangan atau spasial dalam ilmu untuk penentuan lokasi industri.
geografi dapat digunakan untuk mengidentifikasi
gejala perubahan iklim global. Pendekatan

A. Pilihlah jawaban yang tepat! 2. Jawaban: b


Sejarah merupakan bagian ilmu-ilmu sosial yang
1. Jawaban: e mempelajari fenomena pada masa lalu ber-
Ilmu-ilmu sosial seperti sosiologi, ekonomi, dan dasarkan kerangka waktu. Geografi mempelajari
sejarah dapat digunakan sebagai penunjang kajian berbagai fenomena geosfer yang bersifat fisik dan
geografi. Fenomena-fenomena sosial seperti sosial. Geografi sejarah mengkaji fenomena
pembentukan wilayah kebudayaan merupakan geosfer melalui perubahan pada kurun waktu
bentuk gejala geosfer yang penyajian data atau tertentu. Pembentukan kondisi morfologi muka
informasinya dapat dilakukan melalui pemetaan. Bumi membutuhkan waktu relatif lama. Salah satu
dasar studi geomorfologi yaitu peristiwa yang
terjadi pada masa lalu merupakan kunci bagi
fenomena yang terjadi sekarang.

Geografi Kelas X Semester 1 7


3. Jawaban: b nonfisik) yang dapat menimbulkan longsor (aspek
Oseanografi adalah cabang ilmu yang mempelajari fisik). Pilihan a merupakan aspek fisik yang
samudra atau lautan. Oseanografi mencakup berkaitan dengan tanah. Pilihan b dan e berkaitan
berbagai topik. Topik-topik tersebut menggambar- dengan kondisi atmosfer. Pilihan c menunjukkan
kan berbagai disiplin ilmu untuk memperdalam aspek fisik geografi berkaitan dengan kondisi
pengetahuan akan lautan dunia. Contoh objek litosfer.
material yang dikaji ditunjukkan oleh nomor 1),
9. Jawaban: a
3), dan 5). Adapun nomor 2) dikaji melalui ilmu
Wacana pada soal berisi tentang aspek biotik yang
tanah berkaitan dengan litosfer. Nomor 4) dipelajari
menjelaskan fungsi hutan sagu di Provinsi Papua
melalui cabang ilmu limnologi tentang danau.
Barat. Pengelolaan hutan sagu yang melibatkan
4. Jawaban: c masyarakat adat merupakan kajian aspek
Sudut pandang yang digunakan dalam kajian objek nonbiotik. Aspek nonbiotik mengambil perspektif
formal geografi meliputi empat hal yaitu ke- budaya setempat.
ruangan, kewilayahan, kelingkungan, dan waktu.
10. Jawaban: b
Sudut pandang kewilayahan menilai suatu objek
Aspek nonfisik geografi mengkaji kehidupan
material dari berbagai kepentingan dalam suatu
manusia dengan memperhatikan pola persebaran
wilayah dan berkaitan dengan interaksi. Migrasi
manusia dalam ruang dan kaitannya dengan
penduduk merupakan salah satu bentuk interaksi
lingkungan. Pilihan ae menunjukkan aspek
keruangan. Sudut pandang kelingkungan ber-
nonfisik geografi. Pilihan a berkaitan dengan
hubungan dengan komponen biotik dan nonbiotik.
kondisi sosial penduduk. Pilihan b berhubungan
Sudut pandang keruangan berkaitan dengan
dengan kondisi ekonomi. Pilihan c memiliki
persebaran.
keterkaitan dengan bidang politik. Pilihan d dan e
5. Jawaban: a merupakan kajian geografi budaya.
Pedologi mempelajari pembentukan tanah dan hal
11. Jawaban: e
yang berkaitan dengan lapisan tanah. Lahan kritis
Fenomena geosfer yang djelaskan pada soal
muncul karena berkurangnya tingkat kesuburan
memuat informasi mengenai lokasi Danau
tanah yang dapat dipengaruhi berbagai faktor.
Tondano. Konsep yang digunakan yaitu lokasi
Pilihan b dikaji oleh ilmu hidrologi. Pilihan c dan e
relatif. Hal tersebut dapat dilihat dari penjelasan
dikaji ilmu meteorologi dan klimatologi. Pilihan d
yang melibatkan kenampakan geosfer lain di
merupakan kajian biosfer.
sekitar Danau Tondano. Konsep keterjangkauan
6. Jawaban: a tidak tepat karena tidak menjelaskan unsur
Aspek biotik mempelajari karakter fisik manusia, keterjangkauan. Konsep aglomerasi juga tidak
tumbuhan, dan hewan. Pada gambar menunjukkan tepat karena fenomena tersebut tidak menjelaskan
kehidupan flora dan fauna di padang rumput. pemusatan objek-objek geografi.
Fenomena tersebut termasuk aspek fisik geografi
12. Jawaban: d
yaitu biotik. Aspek biotik berkaitan dengan kondisi
Konsep morfologi berhubungan dengan bentuk muka
air, tanah, dan udara. Aspek sosial, budaya, dan
Bumi. Gambar pada pilihan a menunjukkan konsep
ekonomi termasuk aspek nonfisik geografi.
keterjangkauan yang berkaitan dengan aksesibilitas.
7. Jawaban: b Gambar pada pilihan b menggunakan konsep nilai
Aspek fisik geografi mengkaji fenomena geosfer guna yang memanfaatkan wilayah untuk objek
yang bersifat fisik seperti tanah, perairan, dan pariwisata. Gambar pada pilihan c menunjukkan
hutan. Pernyataan nomor 1) merupakan kajian konsep pola. Gambar pada pilihan e menunjukkan
aspek fisik geografi berupa perairan darat. konsep aglomerasi pada bidang industri.
Fenomena nomor 2) mengkaji aspek nonfisik
13. Jawaban: c
geografi berdasarkan perspektif sosial ekonomi
Identifikasi konsep pola dapat dilihat dari
penduduk. Fenomena nomor 3) kajian aspek fisik
fenomena geosfer yang berhubungan dengan
melalui unsur tanah. Fenomena nomor 4) meng-
suatu lokasi. Susunan keruangan yang mem-
kaji aspek nonfisik berkaitan dengan transportasi.
bentuk pola pada fenomena geosfer dapat bersifat
Fenomena nomor 5) merupakan kajian fisik
fisik dan sosial. Fenomena nomor 1) menunjukkan
geografi.
konsep interaksi antarwilayah karena menjelaskan
8. Jawaban: d pasokan pangan untuk wilayah lain. Fenomena
Aspek fisik dan aspek nonfisik dapat digunakan nomor 2) berada di daerah lintang rendah dan
untuk mengkaji suatu fenomena geosfer. Pilihan dipengaruhi iklim tropis. Fenomena ataan nomor
d menjelaskan permukiman penduduk (aspek

8 Pengetahuan Dasar Geografi


3) adalah fenomena geosfer yang bersifat fisik c adalah fungsi prinsip deskripsi. Pilihan d adalah
dengan kajian konsep pola. Fenomena nomor 4) fungsi prinsip korologi dengan pendekatan wilayah.
menggunakan konsep nilai guna. Fenomena nomor
18. Jawaban: c
5) menggunakan konsep pola pada fenomena fisik
Penduduk sebagai peternak kuda yang didukung
dan sosial.
kondisi wilayah dapat dikaji menggunakan
14. Jawaban: c pendekatan ekologi. Pendekatan ini mempelajari
1) Kata kunci pada soal yang menunjukkan interaksi organisme hidup termasuk manusia dengan
penggunaan konsep geografi yaitu sulit lingkungannya. Interaksi tersebut menghasilkan
diakses melalui transportasi darat. Hal output berupa jenis mata pencaharian penduduk.
tersebut menjelaskan tingkat aksesibilitas Fenomena tersebut tidak menjelaskan perbedaan
wilayah di Papua. Kebutuhan penerbangan antarwilayah sehingga kurang sesuai menggunakan
perintis di wilayah Papua menjadi solusi pendekatan keruangan. Oleh karena persebaran
rendahnya tingkat aksesibilitas. fenomena geosfer tidak terdapat pada fenomena ini,
2) Konsep nilai guna kurang sesuai untuk pendekatan kompleks wilayah bukan pendekatan
fenomena geosfer karena tidak menjelaskan yang tepat untuk masalah tersebut.
manfaat wilayah.
19. Jawaban: c
3) Perbedaan antarwilayah di Papua juga tidak
Kajian litosfer berhubungan dengan kondisi tanah.
dijelaskan sehingga tidak sesuai dengan
Ilmu geografi dapat berperan dalam beberapa hal
konsep diferensiasi area.
terkait fenomena pergerakan tanah seperti wacana
4) Konsep keterkaitan keruangan serta konsep
pada soal. Melalui pendekatan keruangan dapat
interaksi dan interdependensi tidak terdapat
dilakukan pemetaan wilayah yang rawan pergerak-
pada fenomena pada soal.
an tanah. Pemetaan tersebut dapat disesuaikan
15. Jawaban: a dengan tingkat bahayanya. Melalui pendekatan
Bagan pada soal menunjukkan hubungan saling ekologi dapat dilakukan kajian mengenai dampak
ketergantungan antardaerah. Hal tersebut aktivitas manusia terhadap potensi pergerakan
merupakan contoh konsep interaksi dan inter- tanah di wilayah tersebut.
dependensi. Daerah A menjadi pemasok bahan
20. Jawaban: b
baku untuk industri pengolahan di daerah B.
Kondisi cuaca dan atmosfer termasuk kajian
Selanjutnya, barang jadi dari daerah B dipasarkan
atmosfer. Pilihan a merupakan penerapan geografi
di daerah A. Interaksi antara daerah A dan daerah B
dalam kajian litosfer karena berkaitan dengan
menimbulkan hubungan saling ketergantungan.
lahan. Pilihan c merupakan penerapan geografi
16. Jawaban: d dalam kajian hidrosfer khususnya pada kawasan
Prinsip interelasi mengaitkan satu fenomena pesisir. Pilihan d merupakan penerapan geografi
dengan fenomena lain di muka Bumi. Pada bagan untuk kajian biosfer. Pilihan e merupakan
terdapat informasi permukiman padat penduduk penerapan geografi untuk kajian antroposfer.
yang menyebabkan meningkatnya akumulasi
21. Jawaban: e
sampah domestik. Hal tersebut berdampak pada
Penerapan geografi untuk kajian atmosfer sebagai
pencemaran lingkungan yang dapat ditandai
berikut.
penurunan kualitas tanah dan air. Pilihan a tidak
tepat karena berhubungan dengan perubahan fungsi 1) Prakiraan kondisi cuaca untuk bidang per-
lahan dan bertambahnya volume kendaraan. tanian dan transportasi.
Pembakaran kawasan hutan (pilihan c) berdampak 2) Pemanfaatan angin untuk sumber energi
pada munculnya kabut asap (pilihan b). Per- terbarukan.
mukiman padat penduduk mengakibatkan 3) Kajian iklim global.
berkurangnya area resapan air sehingga pilihan e 4) Pemetaan arah angin dan pemantauan
tidak tepat. pembentukan badai melalui data satelit.

17. Jawaban: b 22. Jawaban: a


Fenomena geosfer di muka Bumi senantiasa Kasus perbedaan harga tanah di pusat kota dan
tersebar tidak merata sehingga pilihan e tidak tepat. pinggiran kota atau perdesaan dapat dikaji meng-
Kondisi tersebut merupakan bagian dari prinsip gunakan pendekatan spasial (keruangan). Per-
penyebaran dalam ilmu geografi. Pemetaan bedaan harga tanah di kota dan desa menunjukkan
berfungsi untuk mengetahui ketidakmerataan perbedaan fenomena keruangan dilihat dari segi
persebaran fenomena geosfer di muka Bumi. jumlah peminat dan nilai pentingnya suatu lokasi.
Pilihan a menggunakan prinsip interelasi. Pilihan Keadaan inilah yang menyebabkan harga tanah

Geografi Kelas X Semester 1 9


di tiap-tiap daerah berbeda. Pilihan b, c, dan d 3. Jawaban:
menggunakan pendekatan ekologi. Pilihan e Konsep jarak mengkaji jarak antara suatu tempat
menggunakan pendekatan kompleks wilayah. dengan tempat lain. Konsep jarak dapat dibedakan
23. Jawaban: c menjadi jarak absolut dan jarak relatif.
Pembuatan sumur resapan merupakan manfaat a. Jarak absolut yaitu jarak antarwilayah yang
kajian air tanah. Air tanah merupakan bagian dari diukur menggunakan satuan panjang. Contoh-
kajian hidrosfer. Pilihan a termasuk kajian nya jarak dari Parapat ke Medan sekira
antroposfer. Pilihan b merupakan manfaat kajian 180 km.
litosfer. Pilihan d dan e merupakan manfaat kajian b. Jarak relatif yaitu jarak antarwilayah yang
atmosfer. mempertimbangkan rute, waktu, atau biaya.
Contohnya jarak SurabayaBanjarmasin
24. Jawaban: d dapat ditempuh dalam waktu sekira 1 jam
Pada soal dijelaskan mengenai persebaran 10 menit menggunakan pesawat udara.
tanaman kelapa yang termasuk kajian pada
lapisan biosfer. Geografi mengkaji persebaran 4. Jawaban:
tanaman kelapa dan faktor yang memengaruhi Konsep diferensiasi area menganalisis perbedaan
persebarannya. Faktor yang memengaruhi karakteristik antarwilayah. Konsep ini dapat
persebaran tanaman kelapa yaitu arus pantai, menunjukkan keunggulan dan kelemahan wilayah
angin, dan ketinggian tempat. Pilihan a dan b satu dengan yang lain. Melalui perbedaan tersebut
melibatkan lapisan antroposfer. Pilihan c dikaji dapat diketahui jenis interaksi yang mungkin
pada terapan ilmu kimia dan biologi. Pilihan e timbul antarwilayah. Melalui kajian menggunakan
melibatkan kajian pada lapisan litosfer. konsep diferensiasi area, proses pemenuhan
25. Jawaban: c kebutuhan antarwilayah dapat dipelajari.
Kajian kependudukan termasuk pada lapisan 5. Jawaban:
manusia (antroposfer). Pendekatan geografi yang Pemusatan suatu fenomena geosfer dikaji melalui
digunakan dapat mendukung penentuan kebijakan konsep aglomerasi. Konsep morfologi meng-
penduduk secara tepat. Misalnya pada wilayah analisis suatu fenomena yang berkaitan dengan
dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi, ruang kondisi muka Bumi. Fenomena geosfer yang dikaji
geraknya semakin terbatas. Terbatasnya ruang melalui dua konsep tersebut salah satunya yaitu
gerak dapat menurunkan kualitas penduduk. Agar pengelompokan kawasan industri di dataran
masalah tersebut dapat teratasi, pemerintah rendah. Kawasan industri biasanya dikembangkan
membuat kebijakan transmigrasi ke daerah di dataran rendah yang aksesibilitasnya baik.
dengan kepadatan penduduk rendah.
6. Jawaban:
B. Kerjakan soal-soal berikut! Musim kemarau panjang terjadi karena berbagai
kondisi. Hal ini dapat dianalisis melalui prinsip
1. Jawaban: interelasi yang mengaitkan fenomena geosfer di
Banjir merupakan bagian dari objek material muka Bumi. Musim kemarau panjang terjadi
geografi yang berkaitan dengan hidrosfer dan secara alami seperti akibat fenomena El Nino
atmosfer. Wilayah perkotaan memiliki ruang yang berkaitan dengan kenaikan suhu rata-rata di
terbuka hijau yang terbatas. Area resapan air juga permukaan laut Samudra Pasifik.
cenderung sempit. Saat curah hujan tinggi di
wilayah perkotaan, air yang sampai di permukaan 7. Jawaban:
Bumi tidak dapat masuk ke tanah. Aliran air Pendekatan ekologis dalam ilmu geografi mengkaji
permukaan menjadi bertambah volumenya dan interaksi manusia dengan lingkungan, termasuk
menyebabkan genangan. Genangan air tersebut dampak yang ditimbulkan. Pada pembangunan
menyebabkan banjir. industri skala besar, banyak faktor yang harus
diperhatikan. Selain faktor fisik lingkungan, faktor
2. Jawaban:
nonfisik harus diperhatikan. Pembangunan industri
Kegiatan pertanian dapat dianalisis melalui aspek
besar dapat berdampak positif dan negatif. Melalui
fisik dan nonfisik geografi. Aspek fisik berkaitan
pendekatan ekologis dapat diidentifikasi per-
dengan kondisi tanah, ketersediaan air, topografi
masalahan lingkungan yang mungkin timbul dan
atau ketinggian tempat, dan jenis tanaman
pertanian yang dikembangkan. Aspek nonfisik solusi untuk mengatasinya.
pada kajian kegiatan pertanian dan perdesaan 8. Jawaban:
dapat berupa kondisi sosial ekonomi petani, Penerapan ilmu geografi dalam mengkaji fenomena
produktivitas pertanian, dan harga jual komoditas pemanasan global menggunakan berbagai bidang
pertanian. kajian. Kajian atmosfer, biosfer, dan antroposfer

10 Pengetahuan Dasar Geografi


dapat digunakan untuk mengkaji fenomena ini. menyajikan data melalui pemetaan. Peta menjadi
Aktivitas manusia yang menghasilkan gas-gas alat analisis utama dalam kajian geografi. Melalui
efek rumah kaca mendorong terjadinya kenaikan pembelajaran dengan ilmu geografi, dapat
suhu dan menyebabkan pemanasan global. Pe- diketahui fungsi berbagai aspek kehidupan
manasan global dapat berdampak pada kehidupan sehingga kehidupan di muka Bumi dapat berjalan
makhluk hidup seperti habitat tumbuhan dan selaras dan seimbang.
hewan.
10. Jawaban:
9. Jawaban: Pemanfaatan sumber daya hutan merupakan salah
Ilmu geografi mempelajari persebaran berbagai satu bentuk nilai kegunaan suatu kawasan. Nilai
fenomena geosfer di muka Bumi. Persebaran kegunaan tersebut memberikan manfaat bagi
fenomena geosfer bersifat tidak merata. Oleh kehidupan manusia. Pemanfaatan sumber daya
karena itu, salah satu inti kajian geografi mengacu hutan hendaknya dilakukan secara arif dan ber-
pada perbedaan. Pendekatan keruangan dapat kelanjutan. Hal tersebut agar kondisi lingkungan
senantiasa terjaga dari kerusakan.

Geografi Kelas X Semester 1 11


A. Dasar-Dasar Pemetaan

5. Jawaban: c
A. Pilihlah jawaban yang tepat!
Daerah-daerah tropis umumnya terletak di lintang
1. Jawaban: b rendah. Daerah lintang rendah cocok digambarkan
Peta yang dibuat berdasarkan tema dan tujuan menggunakan proyeksi silinder. Proyeksi silinder
tertentu disebut peta tematik. Penyusunan peta memiliki bidang proyeksi berbentuk silinder dan
tematik membutuhkan peta rupabumi sebagai menyinggung bola Bumi pada bagian khatulistiwa.
dasar peletakan informasi tematiknya. Contoh Proyeksi silinder dapat menggambarkan wilayah
peta tematik adalah peta kepadatan penduduk, yang luas dan sesuai untuk menggambarkan
peta jaringan jalan, peta geomorfologi, peta wilayah khatulistiwa atau lintang rendah.
pariwisata, dan peta geologi. 6. Jawaban: d
2. Jawaban: d Proyeksi sinusoidal menggambarkan sudut dan
Skala peta berguna untuk kepentingan berikut. jarak yang tepat untuk wilayah meridian tengah
1) Mengetahui jarak dua tempat. seperti Amerika Selatan (Bolivia, Guyana, dan
2) Menentukan luas suatu daerah. Ekuador), Australia, serta Afrika. Proyeksi ini
3) Menentukan kemiringan lereng dengan dapat digunakan untuk menggambarkan daerah
bantuan peta topografi. yang kecil di belahan Bumi mana saja. Proyeksi
4) Menentukan waktu tempuh perjalanan setelah ini juga cocok untuk menggambarkan daerah luas
mengetahui jarak dua tempat. yang letaknya jauh dari khatulistiwa.
3. Jawaban: d 7. Jawaban: d
Skala peta menunjukkan perbandingan jarak di Wilayah kutub paling sesuai diproyeksikan dengan
peta dan jarak sebenarnya di permukaan Bumi. menggunakan proyeksi zenithal atau azimuthal.
Jarak pada peta = 5 cm Proyeksi zenithal adalah proyeksi peta meng-
Jarak sebenarnya = 425 km gunakan bidang datar sebagai bidang proyeksinya.
Skala peta = 5 cm : 425 km Proyeksi ini menyinggung bola Bumi pada satu
= 5 cm : 42.500.000 titik. Proyeksi azimuthal dibedakan sebagai
= 1 : 8.500.000 berikut.
Jadi, skala peta yang dibuat Bella adalah 1) Proyeksi azimuthal normal, bidang proyeksi-
1:8.500.000. nya bersinggungan dengan kutub. Oleh karena
itu, jenis proyeksi ini paling tepat untuk
4. Jawaban: d menggambarkan daerah kutub.
1 2) Proyeksi azimuthal transversal, bidang
Ci = penyebut skala
2.000 proyeksinya tegak lurus dengan ekuator.
1 3) Proyeksi azimuthal miring/oblique, bidang
Ci = 250.000
2.000 proyeksinya menyinggung salah satu tempat
Ci = 125 antara kutub dan ekuator.
Jadi, jarak antarkontur peta yang dimaksud adalah
125 m.

12 Pengetahuan Dasar Pemetaan


8. Jawaban: b 2. Jawaban:
Arah utara dijadikan pedoman untuk pengukuran Skala peta dapat ditentukan berdasarkan jarak
sudut arah setiap objek atau titik ukur yang akan antara dua titik di daerah lintang rendah. Setiap
dipetakan. Arah utara juga berguna untuk membuat 1 lintang atau bujur di daerah lintang rendah
tanda orientasi saat penggambaran peta. Oleh berjarak 111 km. Selisih lintang antara kota Y dan
karena itu, kegiatan pertama dalam pengukuran Z adalah 330'. Dengan demikian, jarak sebenar-
lapangan adalah menentukan arah utara. nya antara kota Y dan Z adalah 3,5 111 km =
388,5 km.
9. Jawaban: a
25 cm = 388,5 km
Sumber daya laut dapat diidentifikasi mengguna-
25 cm = 38.850.000 cm
kan peta sebagai berikut.
1) Peta batimetri, yaitu peta yang menunjukkan 38.850.000
1 cm =
relief dasar laut yang ditunjukkan dengan 25
kontur kedalaman. Pada kedalaman tertentu 1 = 1.554.000
dapat diketahui sumber daya laut yang dapat Jadi, skala peta tersebut adalah 1:1554.000.
ditemukan. 3. Jawaban:
2) Peta oseanografi, yaitu peta yang menyajikan Proyeksi mercator melukiskan Bumi di bidang
informasi kelautan. silinder yang sumbunya berimpit dengan bola Bumi.
10. Jawaban: a Silindernya seolah-olah dibuka menjadi bidang
Objek yang digunakan sebagai titik awal peng- datar. Oleh karena itu, proyeksi ini sesuai untuk
ukuran adalah objek permanen dan mudah dikenali. memetakan wilayah dekat ekuator atau
Kendaraan di tepi jalan bukan merupakan objek khatulistiwa.
permanen. Orang yang berdiri di lapangan sulit 4. Jawaban:
dikenali. Selain itu, orang di lapangan bukan Distorsi adalah kesalahan yang diakibatkan oleh
merupakan objek permanen. Dengan demikian, proyeksi peta. Upaya untuk memperkecil distorsi
objek yang sesuai digunakan sebagai titik ukur yaitu memilih jenis proyeksi sesuai posisi wilayah
adalah jembatan sungai, pagar sekolah, dan yang dipetakan. Contohnya untuk menggambar-
stasiun pemancar radio. kan wilayah kutub digunakan proyeksi azimuthal.
Sementara itu, untuk memetakan wilayah
B. Kerjakan soal-soal berikut! khatulistiwa digunakan proyeksi silinder.
1. Jawaban: 5. Jawaban:
Pada peta rupabumi terdapat garis kontur yang Pengukuran lapangan dapat dilakukan mengguna-
memberikan informasi mengenai ketinggian kan peralatan sederhana. Peralatan sederhana
tempat. Garis kontur tersebut menunjukkan masih digunakan karena beberapa pertimbangan
wilayah yang memiliki ketinggian sama sehingga antara lain areal yang sempit, areal datar, serta
dapat menggambarkan relief suatu wilayah. Peta kemudahan pengukuran sehingga lebih praktis dan
rupabumi juga menonjolkan warna untuk me- efisien.
nunjukkan ketinggian tempat. Dengan demikian,
peta rupa bumi juga dikenal sebagai peta topografi.

B. Dasar-Dasar Penginderaan Jauh dan Interpretasi Citra

buatan). Fungsi sumber tenaga adalah memberi


A. Pilihlah jawaban yang tepat!
energi pada objek sehingga pantulan objek dapat
1. Jawaban: b ditangkap sensor.
Tenaga yang digunakan dalam penginderaan jauh 2. Jawaban: c
adalah tenaga elektromagnetik berasal dari sinar Hasil penginderaan jauh memiliki karakteristik
Matahari, sinar Bulan, atau sinar buatan. Tenaga khas dari hasil perekaman pantulan objek.
penginderaan jauh dibedakan menjadi sistem Beberapa ciri spasial untuk mengenali objek pada
pasif (sinar Matahari) dan sistem aktif (sinar citra penginderaan jauh sebagai berikut.

Geografi Kelas X Semester 1 13


1) Bentuk menunjukkan konfigurasi umum suatu 8. Jawaban: e
objek sesuai perwujudan aslinya di per- Unsur interpretasi citra meliputi bentuk, ukuran,
mukaan Bumi. Bentuk merupakan ciri spasial rona, pola, bayangan, tekstur, situs, dan asosiasi.
yang mudah dikenali. Gedung sekolah Asosiasi penting dalam interpretasi citra. Setiap
tergambar dengan bentuk menyerupai huruf objek memiliki ciri-ciri tertentu. Objek tersebut
I, L, atau U. dapat diidentifikasi dari ciri-ciri yang dikenali.
2) Ukuran dapat berupa ukuran mutlak dan Misalnya hutan hujan tropik berasosiasi lebat,
ukuran relatif. permukiman kota berasosiasi padat, jalan
3) Bayangan dapat memperjelas kenampakan berasosiasi banyak kendaraan, dan gawang
objek jika tidak menutup objek lainnya. berasosiasi lapangan sepak bola.
4) Rona menunjukkan tingkat kecerahan suatu
9. Jawaban: d
objek.
Karakteristik kenampakan jalan raya pada foto
5) Pola menunjukkan susunan keruangan objek.
udara sebagai berikut.
3. Jawaban: b 1) Rona lebih cerah dibandingkan sekitarnya
Letak topografi sangat penting untuk kajian fisik karena tidak tergenang air.
lahan, misalnya meramalkan keadaan tanah suatu 2) Memiliki bentuk memanjang dengan lebar
wilayah serta mengidentifikasi pola permukiman. seragam dan relatif lurus.
Kedua objek pada soal adalah sama-sama 3) Tekstur halus dan seragam karena terbuat
permukiman sehingga bentuk, ukuran, rona, dan dari aspal.
bayangannya juga sama. 4) Terdapat jembatan di persimpangan dan
terdapat pohon peneduh di beberapa tempat.
4. Jawaban: e
Foto ortokromatik dibuat dengan menggunakan 10. Jawaban: b
spektrum tampak dari saluran biru hingga hijau Identifikasi objek sawah irigasi dan perkebunan
(0,40,56 m). Pada foto ortokromatik banyak pada kasus di atas didasarkan pada situs objek.
objek terlihat jelas. Foto ini cocok digunakan untuk Situs menunjukkan bahwa suatu kenampakan
studi pantai karena memiliki film yang peka dapat disimpulkan karena adanya indikator yang
terhadap objek di bawah permukaan air hingga menunjukkan letak, misalnya sawah irigasi ter-
kedalaman 20 m. Foto ini baik untuk survei dapat di dataran rendah yang memiliki banyak air.
vegetasi karena dedaunan hijau tampak kontras
dengan objek sekitarnya. B. Kerjakan soal-soal berikut!

5. Jawaban: e 1. Jawaban:
Foto udara ultraviolet dibuat menggunakan Sensor elektronik penginderaan jauh atau penyiam
panjang gelombang 0,30,4 m. Foto ultraviolet bekerja secara elektrik dalam bentuk sinyal melalui
sangat baik untuk mendeteksi pencemaran air oleh sistem scanning (penyiaman). Sensor ini bekerja
minyak karena pantulan air dan minyak terlihat pada spektrum yang lebih luas daripada spektrum
jelas pada panjang gelombang ini. tampak mata seperti spektrum inframerah,
gelombang mikro, dan radar. Sinyal elektronik
6. Jawaban: a direkam pada pita magnetik, kemudian diproses
Urutan interpretasi foto udara yaitu: menjadi data visual atau data digital dengan
1) deteksi (pengenalan awal), komputer. Sensor elektronik menghasilkan citra
2) identifikasi (interpretasi), nonfoto (citra).
3) analisis, dan
4) deduksi (penarikan kesimpulan). 2. Jawaban:
Rona objek pada citra penginderaan jauh memiliki
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah a.
karakteristik yang tidak sama karena dipengaruhi
7. Jawaban: c oleh faktor-faktor berikut.
Bentang alam yang sesuai dengan karakteristik a. Karakteristik objek (permukaan kasar atau
citra pada soal adalah sungai. Pada musim halus).
kemarau aliran sungai mengecil dan menampak- b. Bahan yang digunakan (jenis film yang di-
kan dasar sungai yang mengering sehingga gunakan).
memiliki rona cerah. Sebaliknya, pada musim c. Pemrosesan emulsi (diproses dengan hasil
hujan aliran sungai membesar, cenderung meluap redup, setengah redup, atau gelap).
sehingga rona sungai gelap. Ukuran yang semakin d. Keadaan cuaca (cerah atau mendung).
lebar ke arah muara menunjukkan bahwa aliran e. Letak objek (pada lintang rendah atau tinggi).
sungai mengerosi badan sungai. f. Waktu pemotretan.

14 Pengetahuan Dasar Pemetaan


3. Jawaban: e. Asosiasi : terdapat jalan tanah di sekitar
Sensor fotografi merekam objek di permukaan rumah penduduk.
Bumi dengan kamera melalui proses kimiawi.
5. Jawaban:
Sensor fotografi bekerja pada spektrum tampak
mata dan menghasilkan citra foto. Variabel
Citra Foto Citra Nonfoto
Pembeda
4. Jawaban:
Ciri spasial adalah ciri objek pada foto udara yang Sensor Kamera Nonkamera,
berkaitan dengan ruang. Objek permukiman di berdasarkan
penyiaman (scanning).
perdesaan pada foto udara memiliki ciri spasial Kamera yang
sebagai berikut. detektornya bukan film.
a. Bentuk : menyerupai kotak-kotak karena Detektor Film Pita magnetik, termistor,
menggambarkan atap rumah foto konduktif, foto, dan
penduduk. voltaik.
b. Tekstur : kasar karena jarak rumah yang Proses Fotografi/ Elektronik
berjauhan. perekaman kimiawi
c. Rona : lebih cerah daripada objek di Mekanisme Serentak Parsial
sekitarnya. perekaman
d. Pola : menyebar karena daerah perdesa- Spektrum Spektrum Spektrum tampak dan
an umumnya memiliki kondisi elektro- tampak perluasannya, termal,
tanah yang subur sehingga per- magnetik serta gelombang mikro.
mukiman penduduk dibangun
secara tersebar.

C. Pengolahan Data dalam Sistem Informasi Geografis (SIG)

A. Pilihlah jawaban yang tepat! 3. Jawaban: e


Analisis data SIG terdiri atas kegiatan berikut.
1. Jawaban: d 1) Overlay bertujuan menggabungkan beberapa
Perangkat keras (hardware) yang digunakan dalam data grafis guna memperoleh data grafis baru
SIG berupa komputer dan perangkatnya. Hardware yang memiliki satuan pemetaan.
dalam SIG terbagi atas tiga fungsi sebagai berikut. 2) Skoring bertujuan memberikan nilai terhadap
1) Alat masukan (input), berfungsi memasukkan sifat dari parameter yang digunakan dalam
data dalam jaringan komputer, contohnya analisis.
scanner dan digitizer. 3) Buffering bertujuan membuat poligon baru
2) Alat pemrosesan, berfungsi mengolah, meng- berdasarkan jarak yang telah ditentukan baik
analisis, dan menyimpan data yang masuk pada data garis, data titik, maupun poligon.
sesuai kebutuhan, contohnya CPU, tape 4) Membuat layout peta dan penataan data yang
drive, dan disk drive. dihasilkan.
3) Alat keluaran (output), berfungsi menayang-
kan informasi geografi sesuai data dalam 4. Jawaban: c
proses SIG, contohnya plotter dan printer. Data yang dapat diolah oleh SIG adalah data
geospasial. Data geospasial dibedakan sebagai
2. Jawaban: e berikut.
Data terestrial adalah data yang diperoleh 1) Data grafis/geometris yaitu data SIG yang
langsung dari lapangan atau dari pengukuran. berbentuk vektor dan raster. Data vektor
Contoh data terestrial antara lain: memiliki arah dan jarak, sementara data raster
1) data jumlah penduduk; berbentuk kotak-kotak piksel.
2) data curah hujan; 2) Data atribut yaitu identitas yang dimiliki data
3) data mata pencaharian penduduk; dan grafis.
4) data temperatur udara suatu wilayah.

Geografi Kelas X Semester 1 15


5. Jawaban: c 1) Mampu mengubah atau mengkonversi data
Tahapan yang dilakukan dalam kegiatan pengelola- dalam waktu cepat.
an data meliputi pengarsipan dan pemodelan. 2) Mampu menyimpan data dalam database
Pengarsipan bertujuan menyimpan data yang akan digital yang baku dan terpadu.
dianalisis. Apabila akan dilakukan pemanggilan 3) Mampu melakukan analisis spasial dengan
data, data yang diinginkan mudah didapat karena mudah.
telah diarsipkan. Pengarsipan dilakukan terhadap 4) Data geospasial dan informasi menjadi lebih
data dasar hasil digitasi dan data dasar lainnya. mudah dicari, dianalisis, dan dipresentasikan.
Pemodelan dilakukan dengan membuat konsep
analisis untuk mendapat informasi baru. B. Kerjakan soal-soal berikut!
Pemodelan memperlakukan data untuk analisis
sesuai keinginan pengguna. 1. Jawaban:
Sistem yang canggih tidak dapat bekerja tanpa
6. Jawaban: b dikendalikan manusia. Brainware SIG merupakan
Salah satu alasan yang menyebabkan bidang ilmu kemampuan manusia dalam mengelola dan
lain memanfaatkan SIG modern adalah proses memanfaatkan SIG. Sebagai pelaku yang
analisis SIG modern dapat dilakukan dengan mengendalikan seluruh sistem, manusia dituntut
cepat dan akurat. Hal ini terjadi karena sistem kerja menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi
SIG modern memanfaatkan teknologi komputer mutakhir. Manusia juga harus mampu memadukan
sehingga memiliki tingkat keakuratan tinggi. pengelolaan, koordinasi, dan pemanfaatan SIG.
7. Jawaban: b Dengan demikian, peran manusia sangat penting
Tujuan overlay untuk memperoleh satuan pemeta- dalam SIG.
an baru. Overlay dilakukan dengan cara menampil- 2. Jawaban:
kan lebih dari satu peta sehingga menghasilkan Proses akuisisi merupakan proses pemasukan
informasi tematiknya. Dengan demikian, tidak dan perekaman data geospasial ke komputer.
semua peta dapat di-overlay. Peta yang dapat di- Proses akuisisi diawali dengan digitasi meng-
overlay adalah peta yang mencakup wilayah gunakan perangkat keras (hardware) seperti
sama dan memiliki skala sama. digitizer dan scanner. Digitasi peta bertujuan
8. Jawaban: c memindahkan peta dalam bentuk hardcopy dalam
Pembangunan pusat perbelanjaan membutuhkan bentuk digital agar dapat diolah menggunakan
analisis matang, terutama untuk menentukan komputer.
lokasi strategis. Penentuan lokasi strategis 3. Jawaban:
dilakukan dengan memperhitungkan jarak, jumlah Pengarsipan dalam pengelolaan data SIG penting
penduduk, dan potensi pasar. Analisis tersebut dilakukan untuk menyimpan data yang akan
mudah dilakukan dengan bantuan SIG. digunakan untuk kegiatan analisis. Pengarsipan
9. Jawaban: a juga sangat bermanfaat dalam proses pemanggil-
SIG merupakan suatu sistem informasi keruangan an data kembali. Pengarsipan dilakukan pada data
yang mampu menyajikan data geospasial dengan dasar hasil digitasi dan data dasar yang bukan
keunggulan sebagai berikut. berasal dari hasil digitasi.
1) Data dapat dipanggil dengan cepat. 4. Jawaban:
2) Mampu menghasilkan visualisasi yang baik Perbedaan SIG modern dan SIG konvensional
terhadap data spasial dan atributnya. sebagai berikut.
3) Memetakan jaringan persebaran penyakit a. SIG Modern
demam berdarah. 1) Penyimpanan data menggunakan
4) Semua operasi SIG dapat dilakukan secara database digital yang baku dan terpadu.
interaktif. 2) Pemanggilan data menggunakan sistem
Sungai yang tercemar minyak dan kesehatan komputer.
vegetasi dapat diketahui melalui interpretasi citra 3) Pemutakhiran data membutuhkan biaya
penginderaan jauh. murah dan dilakukan secara sistematis.
4) Analisis overlay sangat cepat.
10. Jawaban: d
5) Analisis spasial dapat dilakukan dengan
Keunggulan Sistem Informasi Geografis (SIG)
mudah.
sebagai berikut.
6) Penayangan murah dan cepat, bisa
menggunakan sistem digital.

16 Pengetahuan Dasar Pemetaan


b. SIG Konvensional Selain itu, SIG konvensional memiliki beberapa
1) Penyimpanan data menggunakan skala kelemahan sehingga saat ini telah jarang diguna-
dan standar berbeda. kan. Kelemahan SIG konvensional sebagai berikut.
2) Pemanggilan data secara cek manual. a. Penyimpanan data menggunakan skala dan
3) Pemutakhiran data membutuhkan biaya standar berbeda.
mahal dan waktu lama. b. Pemanggilan data secara cek manual.
4) Analisis overlay membutuhkan waktu c. Pemutakhiran data membutuhkan biaya
lama dan tenaga. mahal dan waktu lama.
5) Analisis spasial rumit. d. Analisis overlay membutuhkan waktu lama
6) Penayangan data membutuhkan banyak dan tenaga.
biaya. e. Analisis spasial rumit.
5. Jawaban:
SIG konvensional saat ini sudah jarang digunakan
karena telah ada SIG modern. Keberadaan SIG
modern menyempurnakan SIG konvensional.

4. Jawaban: b
A. Pilihlah jawaban yang tepat!
Peta rupabumi yaitu peta yang menampilkan
1. Jawaban: a kenampakan permukaan Bumi secara umum,
Karakteristik garis kontur sebagai berikut. tanpa menonjolkan salah satu informasi. Informasi
1) Garis kontur berupa kurva tertutup dan tidak yang disajikan pada peta rupabumi berupa
bercabang. kenampakan alam dan kenampakan buatan
2) Suatu garis kontur tidak pernah berpotongan manusia. Oleh karena itu, peta rupabumi dijadikan
dengan garis kontur lain. dasar pembuatan peta tematik. Peta rupabumi
3) Bentuk garis kontur renggang menunjukkan sering disebut peta topografi. Peta topografi adalah
kenampakan landai. peta yang tersusun atas garis-garis kontur.
4) Garis kontur rapat menunjukkan kenampakan 5. Jawaban: e
tebing terjal. Titik A dan B memiliki selisih lintang 130'
5) Garis kontur yang terdapat dalam suatu peta = 1,5 111 km = 166,5 km.
topografi memiliki interval kontur sama.
Skala peta tersebut dapat diketahui dari per-
2. Jawaban: d bandingan berikut.
Panjang jalan di peta dapat ditentukan dengan 5 cm = 166,5 km
rumus berikut. 5 cm = 16.650.000 cm
P = JP PS 1 cm = 333.000 cm
400 m = JP 1.000 Jadi, skala peta tersebut adalah 1:333.000.
40.000 cm = JP 1.000
JP = 40.000:1.000 6. Jawaban: a
JP = 40 cm Gambar pada soal merupakan proyeksi silinder.
Keterangan:
Proyeksi silinder menggunakan bidang proyeksi
P = panjang lapangan sebenarnya (m). berupa silinder yang menyinggung permukaan
JP = panjang lapangan pada peta (cm). Bumi. Proyeksi silinder sesuai untuk menggambar-
PS = penyebut skala peta. kan wilayah yang luas dan wilayah khatulistiwa
Jadi, panjang lapangan pada peta adalah 40 cm. atau lintang rendah.
3. Jawaban: a 7. Jawaban: c
Simbol piktorial (gambar) yaitu simbol titik yang Tahapan penyajian data sebagai berikut.
menggambarkan kenampakan geografis mirip 1) Plotting titik awal pada kertas gambar. Posisi
dengan bentuk sebenarnya. Pada penggunaan titik awal (titik 1) pada kertas gambar diplot-
simbol piktorial, objek pelabuhan digambarkan kan sesuai sketsa.
dengan jangkar dan bandara ditampilkan dengan
gambar pesawat udara.

Geografi Kelas X Semester 1 17


2) Menggambarkan titik 2 sesuai jarak dan 12. Jawaban: d
azimuth hasil pengolahan data. Plotting jarak Penginderaan jauh merupakan kegiatan meng-
antartitik ukur dilakukan menggunakan indera objek tanpa kontak langsung dengan objek
penggaris. Plotting sudut arah titik-titik hasil yang diindera. Proses penginderaan jauh me-
pengukuran dilakukan menggunakan busur merlukan waktu lebih cepat daripada survei
derajat. lapangan. Pemanfaatan teknologi canggih dalam
3) Menggambarkan titik-titik selanjutnya dengan proses penginderaan menjadikan data hasil
langkah yang sama hingga diperoleh penginderaan jauh memiliki tingkat ketepatan
persebaran semua titik ukur. tinggi.
4) Menghubungkan titik-titik ukur hingga
13. Jawaban: a
membentuk kenampakan sesuai sketsa.
Citra foto adalah hasil penginderaan jauh yang
5) Memberikan simbol dan keterangan pada
diperoleh dari pemotretan menggunakan kamera.
hasil penggambaran. Kamera yang digunakan umumnya dibawa oleh
6) Melengkapi peta dengan komponen seperti wahana berupa pesawat, helikopter, atau balon
judul, skala, tanda orientasi, legenda, dan udara. Satelit dan roket digunakan untuk membawa
garis tepi. sensor penginderaan jauh nonkamera sehingga
8. Jawaban: c menghasilkan citra nonfoto.
Pemetaan adalah suatu proses pembuatan peta 14. Jawaban: c
yang meliputi tahap persiapan, tahap lapangan, Permukiman transmigrasi dibangun dengan
pengolahan data, hingga penyajian data. Tahap perencanaan baik untuk mendukung perkembang-
persiapan dalam pemetaan sebagai berikut. an suatu daerah. Bentuk dan ukuran rumah serta
1) Melakukan survei lapangan. jarak antarrumah dibuat sama. Rumah-rumah
2) Membuat sketsa wilayah. dibangun pada lahan dengan luas sama. Rumah-
3) Mempersiapkan alat. rumah membentuk pola memanjang di tepi jalan
4) Mempersiapkan tabel pengukuran. yang biasanya masih tanah dan belum diaspal.
Jawaban yang tepat adalah nomor 2), 3), dan 5). Lahan di setiap pekarangan rumah diolah dan
Nomor 1) dan 4) merupakan tahapan pengukuran ditanami berbagai jenis tumbuhan seperti sayuran,
lapangan. palawija, dan berbagai jenis pohon besar. Tanaman
tersebut tampak pada citra membentuk tekstur
9. Jawaban: b sedang hingga kasar.
Komponen penginderaan jauh terdiri atas tenaga,
atmosfer, sensor, objek, data visual, data digital, 15. Jawaban: a
citra, dan noncitra, serta pengguna data. Pada Langkah masukan data dilakukan dengan digitasi
soal komponen penginderaan jauh digambarkan menggunakan perangkat keras (hardware) seperti
sebagai berikut. meja digitizer, scanner, serta komputer. Data
A = tenaga terestrial diubah menjadi data digital menggunakan
B = objek digitizer.
C = sensor 16. Jawaban: e
D = citra Kelemahan Sistem Informasi Geografis (SIG)
E = pengguna antara lain biayanya mahal sehingga keuntungan
10. Jawaban: a kecil serta sumber daya manusia harus menguasai
Foto inframerah hitam putih dibuat menggunakan teknologi komputer dan perangkat lain dan
panjang gelombang 0,70,9 m. Pantulan vegetasi kemajuan teknologi Sistem Informasi Geografis
pada foto ini bersifat unik karena berasal dari (SIG) cepat berkembang sehingga memerlukan
bagian dalam vegetasi sehingga baik untuk mem- adaptasi yang cepat untuk dapat mengikuti per-
bedakan jenis vegetasi sehat dan tidak sehat. kembangannya bagi pengguna.

11. Jawaban: e 17. Jawaban: c


Foto udara sangat condong yaitu foto yang dibuat Data SIG adalah data geospasial. Data geospasial
dengan kamera menyudut sangat besar. Oleh berupa data grafis (geometris) dan data atribut.
Data grafis SIG sebagai berikut.
karena itu, daerah yang terpotret memperlihatkan
cakrawala.

18 Pengetahuan Dasar Pemetaan


1) Data raster yaitu bentuk data grafis yang
B. Kerjakan soal-soal berikut!
dinyatakan dalam kotak-kotak piksel (picture
element) dengan bentuk grid. 1. Jawaban:
2) Data vektor yaitu bentuk data grafis yang Layout peta yang tepat dapat meningkatkan ke-
memiliki arah dan jarak. terbacaan peta. Oleh karena itu, pembaca dapat
18. Jawaban: c memahami informasi yang disajikan dalam peta
Updating data dalam SIG dilakukan untuk mem- dengan mudah. Komposisi penyusunan layout
perbarui data keruangan sesuai kondisi terkini. secara proporsional juga dapat menambah nilai
Data terkini membuat peta yang dihasilkan tidak estetika peta.
kedaluwarsa sehingga relevan digunakan sebagai 2. Jawaban:
sumber informasi perencanaan dan analisis Peta digital lebih cepat berkembang daripada peta
wilayah. datar karena dibuat menggunakan teknologi
19. Jawaban: a komputer. Oleh karena itu, peta digital memiliki
Ciri Sistem Informasi Geografis (SIG) konvensional tingkat ketelitian tinggi serta dapat disimpan
sebagai berikut. dalam bentuk file. Pengguna peta menilai jenis
1) Penyimpanan data menggunakan skala dan peta digital lebih praktis daripada peta datar
standar berbeda. sehingga peta digital berkembang dengan cepat.
2) Pemanggilan data secara cek manual. Saat ini telah berkembang peta digital dalam wujud
3) Pemutakhiran data membutuhkan banyak tiga dimensi dan empat dimensi.
biaya dan waktu. 3. Jawaban:
4) Analisis overlay membutuhkan banyak waktu Proyeksi murni mengalami modifikasi hingga
dan tenaga. muncul proyeksi gubahan. Kondisi tersebut di-
5) Analisis spasial rumit. pengaruhi oleh sulitnya proyeksi murni (azimuthal,
6) Penayangan data membutuhkan banyak silinder, dan kerucut) diterapkan dalam pemenuhan
biaya. kebutuhan peta seperti keinginan pengguna. Para
pengguna peta mungkin hanya perlu memetakan
20. Jawaban: c
wilayah provinsi atau negaranya, sedangkan
Tahap-tahap pemasukan data SIG sebagai berikut.
proyeksi murni memberikan karakteristik yang
1) Akuisisi merupakan proses awal berupa
terlalu umum.
pemasukan dan perekaman data dalam
komputer. 4. Jawaban:
2) Editing merupakan proses perbaikan hasil Rona objek pada citra penginderaan jauh me-
digitasi. Pada tahap ini dilakukan koreksi dan miliki karakteristik berbeda-beda karena di-
perbaikan data atau simbol yang salah. pengaruhi faktor-faktor berikut.
3) Pembangunan topologi data dilakukan untuk a. Karakteristik objek (permukaan kasar atau
membedakan data titik, garis, dan area. Hasil halus).
digitasi tidak mesti memiliki topologi dan b. Pemrosesan emulsi (diproses dengan hasil
struktur data. redup, setengah redup, atau gelap).
4) Pemberian atribut yaitu pemberian identitas c. Keadaan cuaca (cerah atau mendung).
atau atribut data. Tahap ini dilakukan apabila d. Waktu pemotretan.
topologi data terbentuk. Setelah data ber- 5. Jawaban:
atribut, data siap diolah dan dianalisis lebih Aplikasi SIG konvensional untuk analisis keruang-
lanjut. an mulai ditinggalkan karena memiliki kelemahan
5) Transformasi koordinat yaitu tahap transformasi sebagai berikut.
dari koordinat hasil digitasi ke koordinat yang a. Penyimpanan data menggunakan skala dan
sesuai di lapangan. standar berbeda.
b. Pemanggilan data secara cek manual.
c. Analisis overlay membutuhkan banyak waktu
dan tenaga.
d. Analisis spasial rumit.

Geografi Kelas X Semester 1 19


A. Pilihlah jawaban yang tepat! mendukung perekonomian Indonesia. Pilihan a,
b, dan d tidak tepat karena merupakan kajian
1. Jawaban: c aspek fisik geografi meliputi aspek biotik,
Beberapa objek material geografi saling terkait nonbiotik, dan topologi. Pilihan e kurang tepat
membentuk fenomena geosfer. Iklim merupakan karena tidak berkaitan dengan fenomena pada soal.
objek material geografi berkaitan dengan atmosfer.
Salah satu fenomena yang dikaji yaitu pemanasan 5. Jawaban: a
global. Tumbuhan berada pada lapisan biosfer. Fenomena pada soal menjelaskan konsep utama
Hutan mangrove dikaji pada lapisan biosfer. Pilihan dalam ilmu geografi yaitu konsep lokasi. Konsep
a mengaitkan adaptasi penduduk (antroposfer) lokasi yang digunakan adalah konsep lokasi
dengan kondisi atmosfer. Pilihan b menyangkut absolut. Lokasi Kabupaten Sumbawa Barat
hidrosfer dan atmosfer. Pilihan d merupakan kajian dijelaskan melalui sistem grid berupa garis lintang
antroposfer. Pilihan e menghubungkan biosfer dan garis bujur. Apabila pada uraian terdapat
dengan litosfer. informasi lokasi Kabupaten Sumbawa Barat
berdasarkan lokasinya terhadap objek lain, konsep
2. Jawaban: a yang digunakan berupa lokasi relatif.
Objek formal geografi menyangkut cara pemecah-
an masalah geosfer. Untuk menganalisis suatu 6. Jawaban: e
permasalahan geosfer, geografi menawarkan Kata kunci untuk menentukan konsep esensial
beberapa alternatif pemecahan masalah. Berbagai geografi yaitu diakses menggunakan transportasi
metode geografi yang digunakan berasal dari sudut sungai. Konsep ini menjelaskan aksesibilitas
pandang terhadap objek material geografi. Kajian suatu wilayah, dalam hal ini terkait aksesibilitas
terhadap objek material geografi bisa saja sama wilayah Kabupaten Bulungan.
dengan ilmu lain, tetapi pendekatan yang diguna- 7. Jawaban: e
kan berbeda. Gejala geosfer pada soal menunjukkan perbedaan
3. Jawaban: a tingkat kepadatan penduduk di Provinsi Maluku
Aspek fisik geografi berkaitan dengan fenomena Utara dan Provinsi Jawa Timur. Perbedaan tingkat
geosfer yang bersifat fisik. Fenomena nomor 1) kepadatan penduduk ialah salah satu bentuk
dan 2) menunjukkan aspek fisik geografi berupa perbedaan karakteristik wilayah dilihat dari kondisi
aspek nonbiotik. Fenomena nomor 3) menunjuk- sosial kependudukan. Dengan demikian, konsep
kan aspek fisik geografi berupa aspek biotik terkait esensial geografi yang digunakan paling tepat
flora dan fauna. Fenomena nomor 4) menunjukkan yaitu diferensiasi area.
aspek nonfisik geografi yang menyoroti masalah 8. Jawaban: c
sosial budaya. Fenomena nomor 5) merupakan Uraian pada soal menunjukkan perbedaan
aspek nonfisik terkait bidang ekonomi dan pem- komoditas perekonomian sebagai potensi daerah
bangunan. di Pulau Jawa dan wilayah Kalimantan. Akan
4. Jawaban: c tetapi, perbedaan potensi tersebut justru mampu
Uraian pada soal menunjukkan fenomena geosfer menghasilkan hubungan saling melengkapi.
berupa aspek nonfisik geografi. Aspek nonfisik Kebutuhan pangan di wilayah Kalimantan dapat
geografi menitikberatkan pada kajian terhadap dipenuhi melalui pasokan dari Pulau Jawa.
manusia dan perilakunya dalam suatu ruang. Inti Kebutuhan energi di Pulau Jawa dapat diperoleh
uraian pada soal menyangkut intervensi terhadap dari Kalimantan. Hal tersebut merupakan bentuk
tingkat kesejahteraan (sosial) penduduk untuk interaksi wilayah.

20 Ulangan Tengah Semester 1


9. Jawaban: a pendekatan kelingkungan mengaitkan manusia
Migrasi penduduk adalah perpindahan penduduk dengan lingkungan alam. Selain pendekatan
dari satu tempat ke tempat lain. Sebagai salah keruangan dan kelingkungan terdapat pendekatan
satu bentuk aliran antardaerah, migrasi penduduk kompleks wilayah yang karakteristiknya ditunjukkan
menjadi contoh penerapan konsep esensial pilihan a dan b.
geografi yaitu interaksi. Aliran manusia dari daerah
15. Jawaban: b
A ke daerah B menjadi bentuk interaksi antar-
Salah satu permasalahan yang timbul akibat
daerah tersebut.
fenomena yang diuraikan pada soal adalah
10. Jawaban: b berkurangnya produktivitas lahan pertanian yang
Konsep morfologi menjelaskan berbagai fenomena berimbas pada pasokan bahan pangan. Daya
geosfer yang berhubungan dengan bentuk muka dukung lingkungan dapat menurun akibat
Bumi. Contohnya pada pernyataan nomor 1), 3), fenomena alih fungsi lahan per tanian.
dan 4). Pernyataan nomor 2) menunjukkan kajian Permasalahan tersebut dapat dicari solusinya
menggunakan konsep pola. Pernyataan nomor 5) berdasarkan data lengkap mengenai kondisi
adalah kajian fenomena geosfer menggunakan wilayah. Untuk menghasilkan data akurat dan
konsep keterkaitan atau asosiasi keruangan. spesifik terhadap permasalahan tersebut, dapat
dilakukan pemetaan alih fungsi lahan. Melalui
11. Jawaban: d
pemetaan dapat diketahui perubahan yang terjadi
Fenomena geosfer pada soal mengaitkan zona
pada suatu wilayah dalam jangka waktu tertentu.
tumbukan lempeng dengan kerawanan bencana
tsunami. Keterkaitan antarfenomena geosfer 16. Jawaban: e
tersebut merupakan penerapan prinsip interelasi. Berdasarkan uraian pada soal dapat dikaitkan
Prinsip interelasi menghubungkan fenomena fenomena pasien berpenyakit gondok dengan
geosfer di muka Bumi terhadap fenomena geosfer kondisi fisik geografis tempat tinggal. Hal tersebut
yang lain. merupakan contoh penerapan ilmu geografi yang
berkaitan dengan ilmu kesehatan. Kesehatan
12. Jawaban: c
penduduk termasuk kajian antroposfer. Geografi
Prinsip deskripsi dalam geografi digunakan untuk
berperan menganalisis permasalahan geosfer
menjelaskan berbagai fenomena geosfer secara
menggunakan pendekatan kompleks wilayah.
mendetail melalui data berupa grafik, tabel, atau
Pendekatan ini menggabungkan persebaran
gambar. Dampak atau penyebab terjadinya suatu
pasien dengan kondisi morfologi wilayah.
fenomena geosfer dapat dijelaskan menggunakan
prinsip deskripsi seperti pada pilihan c. Data yang 17. Jawaban: b
digunakan untuk mendeskripsikan fenomena Peta pada soal menunjukkan peta persebaran
tersebut adalah peta persebaran lempeng tektonik. bioma di dunia. Informasi yang dapat diperoleh
Pilihan a, b, d, dan e menggunakan prinsip dari peta meliputi wilayah-wilayah persebaran
interelasi. bioma di dunia. Pilihan a tidak tepat karena
informasi mengenai jenis-jenis bioma di dunia saja
13. Jawaban: b
tidak dapat ditampilkan secara spasial. Pilihan c
Eksistensi ruang menjadi penekanan pada
tidak tepat karena tidak terdapat informasi
pendekatan keruangan. Eksistensi ruang dapat
mengenai suhu. Pilihan d dan e bukan jawaban
diamati melalui proses, struktur, dan pola
tepat karena informasi atau deskripsi penyebaran
keruangan pada suatu fenomena geografis. Uraian
tumbuhan dan karakteristik tumbuhan secara
pada soal menunjukkan pola persebaran fauna tipe
detail tidak disajikan pada gambar peta.
Australis dengan memberikan keterangan wilayah
persebarannya. Dengan demikian, pendekatan 18. Jawaban: d
geografi yang tepat adalah pendekatan keruangan. Kajian atmosfer berkaitan dengan kondisi udara
di suatu wilayah. Gejala El Nino dan La Nina
14. Jawaban: e
merupakan bentuk fenomena yang terjadi akibat
Dalam ilmu geografi terdapat tiga pendekatan utama.
perubahan sirkulasi massa udara. Dalam kajian
Pendekatan spasial mempunyai karakteristik yang
atmosfer, suhu dan angin merupakan unsur-unsur
ditunjukkan pilihan c dan d. Pendekatan ke-
cuaca dan iklim. Dinamika yang terjadi pada unsur-
lingkungan tidak hanya berperspektif pada
unsur tersebut dapat dianalisis persebaran dan
eksistensi ruang. Pendekatan ini menerapkan
kaitannya dengan fenomena geosfer lain.
konsep ekosistem dalam mengkaji masalah geosfer
(pilihan e). Secara umum, kerangka analisis

Geografi Kelas X Semester 1 21


19. Jawaban: c 25. Jawaban: c
Gambar pada soal merupakan contoh hasil Pasangan yang tepat antara objek, warna, dan
prakiraan cuaca yang dapat diakses melalui jenis simbol dalam pemetaan ditunjukkan oleh
internet. Data atau informasi yang ditayangkan pilihan c. Pasangan yang tepat sebagai berikut.
kepada pengguna merupakan hasil analisis
No. Objek Warna Simbol
berbagai parameter cuaca. Proses analisis
berbagai parameter cuaca dilakukan dengan ilmu 1) sungai biru garis
meteorologi dan klimatologi. Persebaran atau 2) jalan hitam garis
cakupan wilayah yang dianalisis parameter 3) gunung aktif merah titik
cuacanya dapat disajikan melalui penerapan 4) dataran tinggi kuning area
geografi. 5) rawa biru area

20. Jawaban: a 26. Jawaban: b


Hidrosfer adalah lapisan dalam ilmu geografi yang Peta stasioner menggambarkan objek relatif tetap
berkaitan dengan air. Gejala geografi yang (statis). Contoh peta stasioner adalah peta benua,
berhubungan denga fenomena hidrosfer antara lain peta negara, peta provinsi, dan peta samudra.
pola pengaliran sungai, air tanah, pembentukan Peta curah hujan, peta kepadatan penduduk, peta
danau, kuantitas air limpasan, dan daur hidrologi. pariwisata, dan peta navigasi digolongkan sebagai
21. Jawaban: c peta dinamis karena menggambarkan objek yang
Peta skala sedang merupakan peta yang berskala relatif mudah berubah (dinamis).
1:250.0001:500.000. Dengan demikian, Peta 27. Jawaban: a
Provinsi Kalimantan Utara termasuk peta skala Karakteristik peta hasil perbesaran sebagai berikut.
sedang karena memiliki skala 1:300.000. Peta 1) Cakupan daerah yang dipetakan semakin
skala sedang umumnya untuk menggambarkan sempit.
wilayah provinsi atau negara yang wilayahnya 2) Kenampakan objek semakin detail.
sempit. 3) Jumlah objek yang tampak semakin sedikit.
22. Jawaban: b 4) Angka penyebut skala semakin kecil.
Skala peta A dapat ditentukan menggunakan Dengan demikian, jawaban yang tepat ditunjukkan
rumus berikut. oleh nomor 1), 2), dan 3).
d1 28. Jawaban: d
P2 = P1 Proyeksi peta berdasarkan sifat asli yang
d2
dipertahankan sebagai berikut.
10 1) Ekuivalen, yaitu proyeksi peta yang mem-
P2 = 100.000 pertahankan luas objek di peta sesuai aslinya
5
setelah dikalikan skala.
P2 = 200.000
2) Ekuidistan, yaitu proyeksi peta yang mem-
Jadi, skala peta A adalah 1:200.000.
pertahankan jarak objek di peta sesuai aslinya
23. Jawaban: a setelah dikalikan skala.
Semakin besar ukuran peta maka semakin kecil 3) Konform, yaitu proyeksi peta yang mem-
nominal penyebut skala peta. Jika peta diperbesar pertahankan bentuk dan sudut sesuai
dua kali maka penyebut skala dibagi menjadi dua kenampakan aslinya.
50.000 29. Jawaban: d
yaitu, = 25.000. Dengan demikian, skala
2 Proyeksi kerucut menggunakan bidang proyeksi
peta hasil pembesaran adalah 1:25.000. berupa kerucut yang menyinggung bola Bumi.
Proyeksi kerucut cocok digunakan untuk
24. Jawaban: b memetakan daerah lintang 45 (lintang tengah).
Judul peta ditulis dengan huruf kapital, tegak, dan
ukuran font lebih besar daripada tulisan lain dalam 30. Jawaban: a
peta. Hal ini bertujuan memperjelas informasi Proyeksi sinusoidal menggambarkan sudut dan
utama yang ditampilkan pada peta. Huruf italic jarak yang tepat untuk wilayah meridian tengah.
(miring) digunakan untuk menuliskan objek berupa Proyeksi ini sering digunakan oleh penduduk di
tubuh perairan. wilayah Amerika Selatan, Australia, dan Afrika
karena karakteristiknya cocok untuk menggambar-

22 Ulangan Tengah Semester 1


kan negara-negara tersebut. Proyeksi ini dapat 37. Jawaban: a
digunakan untuk menggambarkan daerah yang Data grafis/geometris yaitu data SIG yang
kecil di belahan Bumi mana saja. Proyeksi ini juga berbentuk vektor dan raster. Data vektor memiliki
cocok untuk menggambarkan daerah luas yang arah dan jarak, sementara data raster berbentuk
letaknya jauh dari khatulistiwa. piksel. Elemen utama data grafis yaitu titik, garis,
dan luasan.
31. Jawaban: d
Kenampakan permukiman pada citra memiliki ciri- 38. Jawaban: b
ciri berupa rona gelap dengan bentuk persegi yang Sistem Informasi Geografis (SIG) sesuai
mengikuti jalur jalan utama (pola permukiman digunakan pada analisis dengan karakteristik data
memanjang). Kenampakan permukiman biasanya yang memiliki format beragam dan data lapangan
memiliki tekstur kasar dan bentuk tidak beraturan. dengan data dari peta mudah diintegrasikan.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah
32. Jawaban: c
nomor 1) dan 3).
Penginderaan jauh dapat mengindera objek tanpa
adanya kontak langsung sehingga dapat me- 39. Jawaban: d
mudahkan peneliti menganalisis fenomena yang Keunggulan pengolahan data digital di antaranya
terjadi di muka Bumi. Misalnya, untuk mengetahui mampu menggabungkan dua atau lebih berkas
luas kebakaran hutan dapat menggunakan data spasial, mampu mengolah sejumlah besar
penginderaan jauh, tanpa harus terjun langsung data dengan cepat, dan tidak memerlukan banyak
ke lapangan. ruang untuk menyimpan data.
33. Jawaban: e 40. Jawban: b
Unsur interpretasi yang sesuai untuk membedakan SIG merupakan suatu sistem informasi keruangan
tanaman kelapa sawit dan kelapa pada citra yang mampu menyajikan data geospasial dengan
penginderaan jauh adalah tekstur. Tekstur keunggulan sebagai berikut.
menunjukkan frekuensi perubahan rona dalam 1) Data dapat diakses dengan cepat.
citra. Tanaman kelapa sawit tampak memiliki 2) Mampu menghasilkan visualisasi yang baik
tekstur lebih halus dibandingkan tanaman kelapa terhadap data spasial dan atributnya.
karena tanaman kelapa sawit tingginya cenderung 3) Semua operasi SIG dapat dilakukan secara
seragam dan waktu penanamannya bersamaan. interaktif.
Kedua objek merupakan tumbuhan sehingga
memiliki rona, bentuk, asosiasi, dan situs sama. B. Kerjakan soal-soal berikut!
34. Jawaban: c 1. Jawaban:
Ciri pada soal menunjukkan objek berupa stasiun. Aspek geografi yang terdapat pada wacana
Stasiun berasosiasi dengan rel kereta api. Bentuk meliputi aspek fisik dan nonfisik. Aspek fisik
setasiun juga memanjang. Jika dibandingkan merupakan fenomena geosfer yang bersifat alami.
dengan rumah, ukuran bangunan stasiun lebih Pada wacana tersebut aspek fisik menjadi salah
besar. satu tujuan utama diadakannya konferensi iklim.
35. Jawaban: b Aspek fisik tersebut meliputi unsur biotik dan
Jenis foto udara berdasarkan sumbu kameranya nonbiotik. Aspek nonfisik yaitu pada kesepakatan
dibagi menjadi tiga yaitu vertikal, condong, dan secara politik antarnegara untuk mendukung misi
sangat condong. Foto udara vertikal dibuat dengan bersama.
kamera tegak lurus atau condong 14 terhadap 2. Jawaban:
permukaan Bumi. Konsep keterjangkauan dapat berhubungan
36. Jawaban: e dengan jarak. Jarak yang dekat antarwilayah dapat
Citra nonfoto merupakan gambaran kenampakan mendukung tingkat aksesibilitas suatu wilayah.
muka Bumi yang dihasilkan oleh sensor bukan Namun demikian, jarak tidak menjadi faktor utama
kamera. Citra nonfoto diperoleh dari perekaman dalam menentukan keterjangkauan suatu wilayah.
objek melalui penyiaman (scanning). Penyiam Terdapat faktor lain seperti rintangan alam berupa
(scanner) dipasang pada wahana seperti satelit kondisi topografi, sarana transportasi, dan kondisi
yang beroperasi di angkasa luar. Contohnya citra sosial budaya setempat. Contohnya pada daerah
inframerah termal, citra radar, citra gelombang pedalaman di Indonesia masih terdapat penduduk
mikro, citra satelit, dan citra dirgantara. yang membolehkan seseorang masuk wilayahnya
dengan syarat-syarat tertentu. Kondisi tersebut
dapat menurunkan tingkat aksesibilitas wilayah.

Geografi Kelas X Semester 1 23


3. Jawaban: 6. Jawaban:
Pendekatan geografi yang dapat digunakan untuk Sudut arah dengan sistem azimuth diukur dari
menganalisis fenomena tersebut yaitu pendekatan utara magnet Bumi ke titik lain searah perputaran
kompleks wilayah. Pendekatan ini dapat digunakan jarum jam. Dengan demikian, sudut azimuth
untuk mengungkapkan terjadinya asosiasi memiliki kisaran 0360.
keruangan antara berbagai fenomena geosfer.
7. Wilayah Indonesia terletak di dekat ekuator
Fenomena migrasi penduduk dapat dianalisis
sehingga sesuai digambarkan dengan proyeksi
persebarannya, begitu pula lahan pertanian di
silinder. Proyeksi ini menggunakan bidang silinder
wilayah tersebut. Migrasi penduduk yang tinggi
yang menyinggung bola Bumi di bagian ekuator
menyebabkan kebutuhan lahan permukiman
sehingga wilayah-wilayah di sekitar ekuator seperti
meningkat. Peningkatan lahan pertanian men-
Indonesia dapat tergambar dengan luasan yang
dorong terjadinya alih fungsi lahan pertanian.
sesuai dan akurat.
Akibatnya, lahan pertanian semakin sempit.
8. Jawaban:
4. Jawaban:
Sensor fotografi merekam objek di permukaan
Prinsip penyebaran menganalisis fenomena
Bumi dengan kamera melalui proses kimiawi.
geosfer yang terdistribusi secara tidak merata di
Sensor fotografi bekerja pada spektrum tampak
muka Bumi. Melalui penyajian data dengan peta,
mata dan menghasilkan citra foto.
dapat diketahui wilayah atau lokasi persebaran
suatu fenomena geosfer. Misalnya persebaran 9. Jawaban:
barang tambang berupa minyak bumi yang Objek permukaan air dan permukaan jalan raya
disajikan melalui peta. Lokasi yang mempunyai memiliki perbedaan daya serap terhadap cahaya.
potensi minyak bumi akan terlihat, begitu pula Cahaya digunakan dalam proses perekaman objek
lokasi yang tidak memiliki potensi minyak bumi. melalui foto udara. Objek air menyerap cahaya
Hal tersebut berfungsi untuk mengetahui potensi sehingga pada foto udara terlihat gelap. Berbeda
wilayah. dengan objek jalan raya yang memantulkan
cahaya sehingga terlihat lebih terang.
5. Jawaban:
Penerapan ilmu geografi dalam kajian litosfer 10. Jawaban:
sangat luas. Contohnya sebagai berikut. Penyimpanan data pada SIG modern memiliki
a. Identifikasi pusat-pusat gempa. standard dan skala yang sama dengan
b. Pemetaan struktur batuan. pemutakhiran data berlangsung lebih cepat. Biaya
c. Pemetaan sumber daya mineral. dan waktu yang dibutuhkan dengan menggunakan
d. Pemanfaatan energi geothermal. SIG modern lebih efektif dan efisien. Analisis data
melalui proses tumpang susun juga membutuhkan
waktu dan tenaga lebih sedikit daripada SIG
konvensional.

24 Ulangan Tengah Semester 1


A. Mengamati Fenomena Geografis

A. Pilihlah jawaban yang tepat! tanah atau batuan. Pada penelitian geografi tentang
longsor dapat menggunakan landasan ilmu geologi
1. Jawaban: b sebagai dasar ilmu kajiannya.
Fenomena atmosfer merupakan kejadian alam
4. Jawaban: c
yang terjadi pada lapisan udara. Penyusun udara
Fenomena sosial merupakan peristiwa geosfer
di lapisan atmosfer terdiri atas nitrogen, oksigen,
yang disebabkan aktivitas manusia. Fenomena
argon, karbon dioksida, dan uap air. Fenomena
sosial yang dapat diamati dalam kegiatan
peningkatan kadar karbon dioksida di udara akibat
penelitian geografi, misalnya fenomena
aktivitas transportasi dapat mengakibatkan polusi
permukiman kumuh, kegiatan industri, dan
udara. Polusi udara merupakan permasalahan
kemiskinan. Fenomena-fenomena tersebut dapat
lingkungan yang mengganggu kelangsungan hidup
dijadikan objek penelitian karena menarik untuk
manusia. Permasalahan tersebut dapat diselesai-
diteliti dan sering dijumpai dalam kehidupan sehari-
kan menggunakan penelitian geografi dengan
hari.
menerapkan pendekatan kelingkungan.
5. Jawaban: b
2. Jawaban: b
Mengamati fenomena geosfer merupakan langkah
Fenomena adalah rangkaian peristiwa atau
awal dalam kegiatan penelitian geografi. Melalui
keadaan yang dapat diamati, dinilai, dan dianalisis
pengamatan akan menemukan suatu permasalah-
melalui kacamata ilmiah, misalnya fenomena
an geosfer yang menarik untuk diteliti. Fenomena
geografis dapat dianalisis melalui cabang ilmu
geosfer dapat berupa fenomena fisik dan sosial.
geografi. Salah satu cabang ilmu geografi yang
Fenomena fisik berkaitan dengan peristiwa alam
digunakan dalam mengkaji fenomena geografis
dan lingkungan seperti fenomena atmosfer,
adalah hidrologi. Hidrologi mempelajari fenomena
hidrosfer, dan litosfer. Contoh fenomena fisik
hidrosfer pada lapisan air di permukaan Bumi
adalah fenomena atmosfer seperti pencemaran
seperti sungai, air tanah, dan laut. Dengan
udara akibat sampah, fenomena litosfer seperti
demikian, fenomena hidrosfer yang dapat
aktivitas gempa menyebabkan bangunan roboh,
menyebabkan bencana hidrologi ditunjukkan oleh
dan fenomena hidrosfer seperti curah hujan tinggi
nomor 1), 3), dan 5). El Nino dapat menyebabkan
menyebabkan banjir. Fenomena sosial merupakan
kekeringan, hujan atau curah hujan yang tinggi
peristiwa yang terjadi pada lapisan antroposfer
menyebabkan banjir, dan pasang laut menyebab-
yang berhubungan dengan aktivitas manusia,
kan banjir rob.
misalnya aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan
3. Jawaban: a demikian, kegiatan penelitian geografi fisik
Gambar pada soal merupakan fenomena alam ditunjukkan oleh pernyataan nomor 1), 3), dan 5).
yang terjadi pada lapisan litosfer yaitu longsor.
Longsor merupakan permasalahan fenomena
litosfer yang disebabkan oleh pergerakan massa

Geografi Kelas X Semester 1 25


6. Jawaban: e 10. Jawaban: b
Penelitian geografi berbasis penemuan artinya Tujuan mengamati fenomena geosfer sebelum
kegiatan penelitian berawal dari penemuan melakukan penelitian geografi adalah menemukan
masalah di lingkungan geosfer yang harus permasalahan yang akan diteliti. Permasalahan
diselesaikan. Fenomena pada gambar menunjuk- tersebut dapat diselesaikan menggunakan metode
kan fenomena hujan abu vulkanik. Berdasarkan penelitian geografi sesuai langkah ilmiah.
hasil pengamatan akan ditemukan permasalahan
lingkungan akibat fenomena tersebut, misalnya B. Kerjakan soal-soal berikut!
pencemaran udara, penyakit pernapasan, dan
lumpuhnya aktivitas ekonomi masyarakat. 1. Jawaban:
Dampak-dampak tersebut dapat diselesaikan Berdasarkan hasil pengamatan fenomena geosfer,
menggunakan penelitian geografi dan dianalisis sifat penelitian geografi sebagai berikut.
menggunakan pendekatan keruangan. Penelitian a. Ilmiah yaitu penelitian geografi memiliki
dan analisis geografi tersebut membuktikan bahwa metode berpikir ilmiah atau menerapkan ilmu
penelitian geografi bersifat ilmiah, menemukan pengetahuan geografi sebagai landasan teori.
masalah, dan memecahkan masalah. Misalnya pengamatan fenomena hidrosfer
seperti banjir dan proses hujan dapat
7. Jawaban: d menerapkan ilmu hidrologi sebagai landasan
Mengamati fenomena geografis dapat menerapkan teori penyelesaian masalah.
analisis pendekatan keruangan menggunakan b. Berbasis penemuan yaitu pengamatan
prinsip 5W + 1H. Melalui pendekatan tersebut fenomena geosfer menghasilkan penemuan
dapat diketahui subjek dan objek penelitian. masalah di lingkungan geosfer yang harus
Subjek penelitian adalah individu atau responden diselesaikan melalui penelitian. Misalnya
yang dijadikan sumber informasi dalam kegiatan pengamatan fenomena sampah yang me-
penelitian. Objek penelitian merupakan lokasi, numpuk dapat menemukan permasalahan
tempat, atau sesuatu yang menjadi pusat geosfer seperti pencemaran udara dan banjir.
perhatian. Berdasarkan artikel tersebut dapat c. Memecahkan masalah yaitu menemukan
diketahui fenomena kebakaran hutan yang suatu permasalahan yang harus diteliti guna
disebabkan oleh deforestasi lahan gambut. Subjek memecahkan suatu masalah.
penelitian dalam fenomena tersebut adalah
masyarakat Kalimantan Tengah yang terkena 2. Jawaban:
dampak kebakaran hutan. Objek penelitian yang Contoh fenomena geosfer dalam penelitian
digunakan adalah wilayah yang terkena dampak geografi sebagai berikut.
kebakaran di Kalimantan Tengah. a. Fenomena arus mudik merupakan fenomena
sosial yang menyebabkan permasalahan
8. Jawaban: a seperti kemacetan dan polusi udara.
Fenomena biosfer merupakan peristiwa alam yang b. Fenomena penebangan hutan merupakan
berhubungan dengan sistem ekologis dan fenomena sosial yang menyebabkan
komponen pembentuk ekosistem. Kerusakan kerusakan lingkungan seperti banjir, longsor,
ekosistem lahan gambut akibat pengeringan lahan dan kerusakan ekosistem.
gambut menyebabkan permasalahan biosfer yang c. Fenomena gempa dapat menyebabkan
menyebabkan kebakaran hutan. Kebakaran hutan permasalahan apabila kejadian tersebut
dapat menyebabkan pencemaran udara yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan
berbahaya bagi kehidupan. harta benda.
9. Jawaban: c 3. Jawaban:
Fenomena sosial merupakan peristiwa atau Fenomena permukiman padat penduduk me-
kejadian di lapisan antroposfer atau aktivitas nimbulkan permasalahan lingkungan seperti
manusia yang memengaruhi kondisi lingkungan. pencemaran lingkungan dan alih fungsi lahan.
Fenomena sosial yang dapat diamati dalam Permasalahan tersebut dapat diselesaikan
penelitian geografi berdasarkan artikel adalah dengan penelitian geografi yang didukung oleh
perluasan lahan sawit dan hutan tanaman industri ilmu penunjang geografi seperti demografi dan
(HTI). Perluasan lahan merupakan aktivitas kependudukan.
masyarakat untuk meningkatkan taraf ekonomi-
nya.

26 Langkah-Langkah Penelitian Geografi


4. Jawaban: c. Menentukan pihak-pihak yang terlibat dalam
Permasalahan sosial dalam kegiatan penelitian fenomena tersebut. Kegiatan tersebut
geografi berdasarkan fenomena pada gambar bertujuan menentukan subjek penelitian.
adalah sengketa lahan, alih fungsi lahan, dan Subjek penelitian berdasarkan fenomena
pencemaran lingkungan yang mengganggu tersebut adalah masyarakat di permukiman
kesehatan masyarakat. padat penduduk.
d. Mengetahui waktu kejadian fenomena yang
5. Jawaban:
diamati. Waktu kejadian suatu fenomena
Kegiatan pengamatan dalam penelitian geografi
berhubungan dengan keakuratan atau
dapat menerapkan pendekatan keruangan.
kekinian suatu fenomena.
Analisis pendekatan keruangan menemukan suatu
e. Mencari informasi tentang proses atau
permasalahan geosfer yang dapat diselesaikan
kronologi fenomena yang diamati. Setelah
dalam penelitian geografi. Pengamatan fenomena
mengetahui proses atau kronologi suatu
geosfer dapat dilakukan dengan menjawab
fenomena dapat diketahui penyebab dan
pertanyaan sesuai prinsip 5W (what, when, who,
permasalahan geosfer yang dapat diselesai-
where, dan why) + 1H (how). Dengan demikian,
kan dalam penelitian geografi. Fenomena
langkah-langkah pengamatan fenomena geografis
permukiman padat penduduk terutama di
sebagai berikut.
wilayah perkotaan disebabkan oleh per-
a. Menentukan fenomena atau peristiwa
tumbuhan penduduk yang meningkat.
geografis yang terjadi. Gambar pada soal
Pertumbuhan penduduk di kota disebabkan
menunjukkan fenomena permukiman padat
oleh arus urbanisasi. Oleh karena luas lahan
penduduk. Permukiman padat penduduk
di perkotaan tidak sebanding dengan
dapat menimbulkan permasalahan geosfer
pertambahan jumlah penduduk yang terus
seper ti pencemaran lingkungan dan
meningkat dapat menyebabkan munculnya
produktivitas lahan menurun.
permukiman padat penduduk. Permukiman
b. Menentukan lokasi fenomena yang sedang
padat penduduk menyebabkan permasalahan
terjadi. Lokasi dapat digunakan untuk me-
seperti pencemaran dan tindak kriminal.
nentukan objek penelitian. Lokasi penelitian
terdapat di permukiman padat penduduk yang
sering terjadi di wilayah perkotaan.

B. Merumuskan Pertanyaan, Mengumpulkan Data, dan Mengolah Data dalam


Penelitian Geografi

A. Pilihlah jawaban yang tepat! penelitian geografi merupakan salah satu syarat
dalam merumuskan pertanyaan penelitian
1. Jawaban: d geografi. Keterjangkauan merupakan kemampuan
Merumuskan pertanyaan penelitian geografi peneliti dalam mencapai tingkat pengetahuan,
dilakukan setelah peneliti melakukan pengamatan waktu penelitian, dan objek ser ta subjek
fenomena geosfer. Rumusan pertanyaan yang penelitian.
dibuat ber tujuan menentukan topik-topik 3. Jawaban: c
permasalahan fenomena geosfer yang akan Prinsip keterjangkauan yang dapat diterapkan Vani
diselesaikan dalam penelitian geografi. Rumusan dalam melakukan penelitian geografi adalah
pertanyaan dapat dijawab dalam kesimpulan. keterjangkauan objek penelitian. Objek penelitian
2. Jawaban: a dalam kegiatan penelitian tersebut adalah lokasi
Penelitian geografi dapat menerapkan prinsip kejadian longsor di daerah peneliti. Dengan
keterjangkauan. Pernyataan pada soal menunjuk- demikian, topik penelitian berdasarkan peng-
kan penerapan keterjangkauan dalam kegiatan amatan adalah penyebab dan dampak longsor
penelitian geografi. Keterjangkauan dalam yang dapat dijangkau peneliti melalui penerapan
kajian litosfer dan antroposfer.

Geografi Kelas X Semester 1 27


4. Jawaban: d 10. Jawaban: c
Penelitian fenomena antroposfer merupakan Salah satu tahap dalam mengolah data penelitian
penelitian sosial yang mencakup kondisi geografi adalah memeriksa data. Aspek-aspek
kependudukan suatu wilayah dan segala yang diperhatikan saat memeriksa data penelitian
aktivitasnya. Dalam merumuskan pertanyaan sebagai berikut.
penelitian geografi tentang fenomena antroposfer 1) Kelengkapan data sesuai kebutuhan data
sebaiknya memperhatikan ketersediaan data. penelitian.
Data yang dapat digunakan dalam penelitian 2) Kesesuaian data hasil pengamatan dan
antroposfer adalah jumlah penduduk, mata wawancara.
pencaharian penduduk, dan luas lahan pertanian 3) Relevansi data hasil pengamatan dan
penduduk. Data tersebut dapat diperoleh melalui wawancara.
wawancara, observasi, dan mencari data sekunder 4) Keseragaman data penelitian.
di kantor kepala desa.
B. Kerjakan soal-soal berikut!
5. Jawaban: a
Gambar pada soal menunjukkan data kuantitatif. 1. Jawaban:
Data kuantitatif merupakan data yang disajikan Merumuskan pertanyaan penelitian geografi dapat
berupa angka. Penyajian angka dapat berupa menerapkan prinsip keterjangkauan. Keterjangkau-
nominal sebenarnya atau menggunakan an merupakan kemampuan peneliti dalam
persentase. Data kuantitatif disajikan dalam bentuk menjangkau objek dan subjek penelitian serta
tabel, diagram, dan grafik. keterjangkauan ilmu pengetahuan yang dipahami
6. Jawaban: e peneliti. Misalnya peserta didik kelas X melakukan
Data primer merupakan data yang diperoleh dari kegiatan penelitian di lingkungan sekolah tentang
responden secara langsung. Data dapat diperoleh pencemaran lingkungan. Kegiatan tersebut
dari wawancara, observasi, dan mengisi angket mencerminkan keterjangkauan objek penelitian
atau kuesioner. Dengan demikian, data hasil yaitu lokasi sekolah yang mudah dijangkau oleh
wawancara, hasil observasi, dan jawaban peneliti.
kuesioner dapat dikelompokkan dalam data primer. 2. Jawaban:
Buku referensi dan publikasi ilmiah merupakan Dengan merumuskan pertanyaan penelitian dapat
jenis data sekunder. diketahui topik utama dalam kegiatan penelitian.
7. Jawaban: c Topik tersebut memengaruhi penentuan judul
Teknik pengumpulan data penelitian dengan penelitian. Judul penelitian disusun setelah
wawancara dilakukan untuk melengkapi data hasil mengetahui pokok permasalahan yang akan
observasi. Wawancara dilakukan dengan cara diteliti.
mengajukan pertanyaan kepada responden secara 3. Jawaban:
langsung. Informasi yang diperoleh dapat dijadikan Kegiatan pertanian merupakan fenomena sosial
sebagai data primer. yang dapat diteliti menggunakan penelitian
8. Jawaban: a geografi. Pengumpulan data penelitian fenomena
Rumusan masalah penelitian dapat disajikan tersebut dapat dilakukan dengan cara observasi
dalam bentuk pertanyaan. Hasil observasi dan wawancara. Observasi dilakukan untuk
menunjukkan permasalahan tumpukan sampah menentukan objek dan subjek penelitian serta
yang mengganggu kesehatan lingkungan di Desa permasalahan yang dapat diteliti dalam penelitian
Mekarsari. Dengan demikian, penyajian rumusan geografi. Wawancara dapat dilakukan antara
masalah yang tepat adalah apa saja dampak yang peneliti dan petani padi sebagai subjek penelitian.
ditimbulkan dari masalah sampah di Desa Observasi lahan pertanian dan kegiatan pertanian
Mekarsari? Pilihan b dan d kurang tepat dijadikan dapat digunakan sebagai objek penelitian. Data
rumusan masalah karena tidak menunjukkan hasil wawancara dan observasi menghasilkan
keterjangkauan lokasi. Pilihan c dan e tidak data primer dalam penelitian.
menunjukkan permasalahan hasil observasi. 4. Jawaban:
9. Jawaban: e Teknik pengumpulan data penelitian pada soal
Data kuantitatif merupakan data yang disajikan adalah pemetaan. Data yang diperoleh berdasar-
dalam bentuk angka. Data kuantitatif berdasarkan kan hasil pemetaan tersebut adalah jumlah
hasil observasi tersebut sekira 6070% sampah penduduk Indonesia dan persebaran penduduk di
basah dihasilkan warga Desa Mekarsari. wilayah Indonesia. Sumber data tersebut dapat
digunakan untuk meneliti fenomena sosial seperti
kepadatan penduduk.
28 Langkah-Langkah Penelitian Geografi
5. Jawaban: b. Membuat kode yaitu kegiatan peng-
Langkah-langkah mengolah data penelitian klasifikasian data hasil observasi, wawancara,
geografi sebagai berikut. kuesioner, dan pemetaan.
a. Memeriksa data yaitu kegiatan awal yang c. Memasukkan data yaitu data penelitian yang
dilakukan untuk mengetahui kelengkapan dan telah diklasifikasi dimasukkan tabel atau
kesesuaian data yang dibutuhkan dalam tabulasi data. Tabulasi data bertujuan me-
penelitian. mudahkan pengolahan dan analisis data.

Geografi Kelas X Semester 1 29


C. Menganalisis Data Geografis dan Membuat Laporan Penelitian Geografi

A. Pilihlah jawaban yang tepat! 6. Jawaban: a


Keuntungan studi kasus dalam penelitian sebagai
1. Jawaban: c berikut.
Analisis deskriptif dapat diterapkan untuk 1) Dapat meneliti masalah secara mendalam.
menganalisis data kualitatif. Data kualitatif dapat 2) Dapat digunakan untuk menguji suatu teori.
berupa hasil wawancara atau hasil observasi. Data 3) Dapat memanfaatkan lebih dari satu teknik
kualitatif menjelaskan suatu proses kejadian pengumpulan data, misalnya studi lapangan
dalam fenomena geosfer. Dengan demikian, dan wawancara.
analisis deskriptif dapat digunakan untuk
7. Jawaban: c
menganalisis data yang ditunjukkan oleh nomor
Penelitian kuantitatif dapat disajikan dalam bentuk
1), 3), dan 5).
angka-angka, diagram atau tabel, dan analisis
2. Jawaban: d statistik. Penelitian kuantitatif dilakukan untuk
Gambar pada soal menunjukkan kegiatan menguji hipotesis penelitian, mendapatkan data
wawancara. Wawancara dalam penelitian geografi akurat berdasarkan fenomena empiris dan dapat
bertujuan mencari informasi yang digunakan diukur, serta ingin mengetahui informasi yang luas
sebagai sumber data penelitian. Hasil wawancara dari suatu populasi. Dengan demikian, pernyataan
menghasilkan data kualitatif berisi informasi atau yang tepat tentang penyajian data kuantitatif
fakta langsung dari responden atau subjek ditunjukkan rata-rata mata pencaharian penduduk
penelitian. Data hasil wawancara dapat dianalisis Sukadamai adalah petani tembakau.
dengan teknik analisis deskriptif.
8. Jawaban: d
3. Jawaban: a Populasi adalah semua subjek dalam penelitian.
Fenomena pencemaran air akibat kegiatan industri Subjek dalam penelitian tersebut adalah
dapat diteliti menggunakan penelitian survei. masyarakat. Jadi, populasi dalam penelitian
Fenomena tersebut dapat menjelaskan hubungan tersebut adalah semua masyarakat yang tinggal
antara dampak kegiatan industri terhadap pen- di Desa Mojo. Objek dalam penelitian tersebut
cemaran di lingkungan. adalah wilayah Desa Mojo.
4. Jawaban: c 9. Jawaban: c
Berdasarkan metode penelitian, penelitian Lampiran berisi data penunjang yang digunakan
dibedakan menjadi penelitian kualitatif dan dalam penelitian. Data penunjang tersebut misal-
kuantitatif. Penelitian kuantitatif disajikan dalam nya surat izin penelitian, daftar pertanyaan
bentuk angka-angka dan analisis statistik. wawancara, hasil studi lapangan, dan foto-foto
Penelitian kualitatif disajikan dalam bentuk hasil observasi.
deskripsi atau menggambarkan suatu fenomena
geosfer. 10. Jawaban: e
Tujuan penelitian merupakan bagian laporan
5. Jawaban: a penelitian geografi yang berisi pencapaian
Penggunaan metode eksperimen dilakukan penelitian. Pencapaian penelitian didasarkan atas
dengan membagi dua kelompok penelitian yaitu
rumusan masalah yang telah ditentukan.
kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.
Kelompok eksperimen adalah kelompok yang
B. Kerjakan soal-soal berikut!
diberi pengaruh atau diberi tindakan dalam
penelitian yaitu desa A yang diberikan pengarahan 1. Jawaban:
tentang bahaya sampah. Kelompok kontrol adalah Menganalisis data geografis dapat dilakukan
kelompok penelitian yang tidak diberikan tindakan dengan cara berikut.
penelitian yaitu desa B yang tidak diberikan
pengarahan. Hasil penelitian digunakan sebagai
pembanding untuk menguji perubahan pada
kelompok eksperimen.

30 Langkah-Langkah Penelitian Geografi


a. Analisis statistik merupakan teknik analisis data yang digunakan untuk menganalisis data kuantitatif.
Data kuantitatif hasil pencacahan atau penghitungan diolah dan disajikan dalam bentuk yang lebih
mudah dimengerti oleh pengguna. Hasil analisis statistik disajikan dalam bentuk angka ataupun grafik.
b. Analisis deskriptif merupakan teknik analisis data yang digunakan untuk menganalisis data kualitatif.
Analisis deskriptif dapat menjelaskan gejala fisik atau menjelaskan proses dalam menyelesaikan
permasalahan fenomena geosfer.
2. Jawaban:
Perbedaan penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif sebagai berikut.
Penelitian Kuantitatif Penelitian Kualitatif
a. Menguji kebenaran teori. Mengembangkan teori ilmu pengetahuan.
b. Menerapkan metode penelitian eksperimen, Menerapkan metode penelitian wawancara terbuka dan
observasi, dan survei. observasi.
c. Instrumen penelitian berupa wawancara, tes, dan Instrumen penelitian berupa buku catatan dan rekaman.
angket.
d. Data kuantitatif berupa angka. Data kualitatif disajikan secara deskriptif.
e. Analisis data menggunakan Analisis data kualitatif dilakukan secara berkelanjutan
metode statistik. menggunakan metode deskriptif.

3. Jawaban:
Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang bertujuan menjelaskan penyebab permasalahan geosfer
sesuai fakta dan hasil penelitian disajikan dalam bentuk deskripsi. Contoh fenomena geosfer yang dapat
dianalisis menggunakan penelitian deskriptif adalah fenomena kabut asap akibat kebakaran hutan di Riau.
Fenomena tersebut merupakan fakta atau kejadian nyata yang terjadi di Riau pada bulan Oktober 2015. Dari
fenomena tersebut dapat dijelaskan penyebab kejadian kebakaran, dampak yang ditimbulkan, serta upaya
penanggulangannya.
4. Jawaban:
Studi kasus merupakan penelitian yang dilakukan untuk memecahkan permasalahan geosfer melalui studi
lapangan dan wawancara. Kelebihan dan kelemahan penelitian studi kasus sebagai berikut.
Kelebihan penelitian studi kasus sebagai berikut.
a. Masalah diteliti secara mendalam.
b. Hasil penelitian dapat digunakan untuk menguji teori.
c. Menerapkan lebih dari satu teknik pengumpulan data sehingga kelengkapan data dapat terpenuhi.
Kelemahan penelitian studi kasus sebagai berikut.
a. Membutuhkan waktu penelitian yang lama dan biaya penelitian mahal.
b. Objek penelitian terbatas sehingga generalisasi penelitian terbatas.
5. Jawaban:
Penelitian geografi disusun sesuai sistematika penulisan laporan penelitian geografi. Komponen-komponen
yang terdapat dalam laporan penelitian geografi sebagai berikut.
a. Halaman depan penelitian terdiri atas halaman judul penelitian, kata pengantar, dan daftar isi. Halaman
judul menggambarkan isi dan identitas penelitian.Daftar isi penelitian memudahkan peneliti mencari
halaman.
b. Pembukaan terdiri atas latar belakang penelitian, rumusan masalah penelitian, tujuan penelitian, dan
manfaat penelitian.
c. Landasan teori dan metode penelitian.
d. Isi atau pembahasan penelitian menyajikan hasil analisis pengumpulan data.
e. Penutup berisi kesimpulan hasil penelitian. Kesimpulan dapat berisi penyelesaian masalah sesuai rumusan
pertanyaan yang telah dibuat.
f. Daftar isi dan lampiran.

Geografi Kelas X Semester 1 31


A. Pilihlah jawaban yang tepat! ilmiah artinya penelitian geografi menerapkan
langkah-langkah ilmiah seperti mengamati
1. Jawaban: b permasalahan geosfer, membuat rumusan
Fenomena banjir yang terjadi di wilayah A dapat masalah, mengkaji permasalahan geosfer, dan
digunakan sebagai sumber data dalam penelitian menarik kesimpulan. Langkah-langkah metode
geografi. Fenomena tersebut menghasilkan ilmiah tersebut disajikan dalam bentuk sistematika
permasalahan geosfer yaitu gagal panen sehingga laporan penelitian geografi.
diperlukan penelitian untuk memecahkan
7. Jawaban: d
permasalahan tersebut.
Prinsip keterjangkauan merupakan kemampuan
2. Jawaban: a peneliti dalam melakukan penelitian. Keterjangkau-
Ciri penelitian geografi adalah berbasis penemuan, an meliputi aspek penguasaan ilmu pengetahuan,
artinya kegiatan peneliti berusaha menganalisis waktu, dan biaya. Dengan demikian, kegiatan
suatu masalah atau sesuatu yang menyimpang penelitian harus disesuaikan dengan kegiatan
dalam lingkungan geosfer. Berdasarkan peng- ketiga aspek tersebut, misalnya peserta didik
amatan fenomena tumpukan sampah ditemukan melakukan penelitian di sekitar sekolah.
suatu permasalahan geosfer serta subjek dan 8. Jawaban: a
objek penelitian. Masalah yang diperoleh dari hasil Kegiatan sebelum melakukan penelitian adalah
pengamatan fenomena tumpukan sampah adalah observasi. Tujuan observasi atau mengamati
wabah penyakit. Warga yang terjangkit wabah fenomena geografis di sekitar lingkungan adalah
penyakit merupakan subjek penelitian. Wilayah mengetahui permasalahan geosfer. Masalah
yang terkena wabah penyakit dapat digunakan dalam fenomena geosfer dapat diselesaikan
sebagai objek penelitian. dalam penelitian geografi.
3. Jawaban: a 9. Jawaban: a
Berdasarkan tujuan, penelitian dibedakan menjadi Rumusan masalah disusun setelah mengetahui
penelitian eksploratif, deskriptif, dan eksplanatif. permasalahan dalam penelitian. Melalui perumus-
Berdasarkan bentuk, penelitian dibedakan menjadi an masalah dapat ditentukan judul penelitiannya.
studi kasus, survei, dan eksperimen. Judul penelitian harus mencerminkan masalah
pokok penelitian. Masalah pokok yang diteliti
4. Jawaban: a
berhubungan dengan subjek dan objek penelitian.
Penelitian deskriptif menyajikan gambaran lebih
detail atau deskripsi fenomena tertentu. Penelitian 10. Jawaban: a
eksplanatif menyajikan penjelasan tentang Peta dapat digunakan sebagai sumber data
penyebab suatu kejadian. Hasil penelitian me- penelitian. Peta juga digunakan untuk mengetahui
nunjukkan hubungan sebab akibat. kondisi lokasi daerah penelitian. Peta yang
digunakan berupa peta tematik dan peta rupabumi.
5. Jawaban: e
Dengan demikian, penelitian geografi dapat
Studi kasus merupakan penelitian yang bertujuan
menampilkan peta sebagai sumber informasi dan
memecahkan masalah berupa permasalahan yang
hasil penelitian.
dampaknya dianggap kompleks antara masyarakat,
lingkungan, dan ekosistem. Fenomena pada 11. Jawaban: e
gambar merupakan fenomena tanah longsor yang Sarana ilmiah yang digunakan dalam penelitian
berdampak pada keselamatan masyarakat dan geografi adalah penginderaan jauh. Penginderaan
ekosistem. jauh merupakan teknik pencitraan objek tanpa
menyentuh objek secara langsung. Hasil foto
6. Jawaban: a
penginderaan jauh biasanya digunakan untuk
Penelitian geografi merupakan suatu kegiatan
mengetahui kondisi fisik atau kondisi keruangan
yang menggunakan metode berpikir ilmiah dengan
daerah penelitian.
tujuan menguji kebenaran data untuk memecah-
kan permasalahan geosfer. Dengan demikian, 12. Jawaban: a
kegiatan penelitian harus diawali dengan Sampel penelitian merupakan sebagian subjek
menentukan masalah yang dapat diselesaikan penelitian yang mewakili populasi penelitian.
dengan metode berpikir ilmiah. Metode berpikir Subjek penelitian pada soal adalah penduduk

32 Langkah-Langkah Penelitian Geografi


Desa Mekarsari. Dengan demikian, sampel yang 19. Jawaban: a
digunakan oleh peserta didik adalah sebagian Manfaat pengumpulan data dalam penelitian
penduduk Desa Mekarsari. Seluruh penduduk sebagai alat pembuktian hipotesis atau dugaan
Desa Mekarsari merupakan populasi penelitian. sementara penelitian. Dengan demikian, peneliti
Kejadian banjir dan dampak banjir merupakan harus mengetahui jenis data yang diperlukan, cara
masalah dalam penelitian. memperoleh data, dan cara mengolah data agar
tujuan penelitian tercapai.
13. Jawaban: a
Jika waktu penelitian terbatas seorang peneliti 20. Jawaban: d
tidak mungkin meneliti seluruh populasi. Oleh Hasil penelitian disajikan setelah data penelitian
karena itu, digunakan metode sampling. Sampel diolah dan dianalisis. Hasil penelitian merupakan
diperoleh minimal 30% dari populasi atau 30% dari jawaban atas rumusan masalah penelitian.
200 yaitu 60 responden. Sampel harus mewakili Kegiatan yang dilakukan setelah menemukan hasil
jumlah populasi. penelitian adalah membuat laporan penelitian.
14. Jawaban: e 21. Jawaban: a
Keakuratan data penelitian ditentukan oleh besar Kesimpulan hasil penelitian disajikan dalam
sampel. Semakin besar jumlah sampel, semakin bentuk jawaban dari setiap rumusan masalah
terwakili kondisi populasi. Sampel penelitian penelitian. Kesimpulan dalam penelitian tidak
berasal dari subjek penelitian atau responden menunjukkan hasil ringkasan penelitian.
penelitian dalam memberikan informasi. 22. Jawaban: b
15. Jawaban: e Bahasa dalam penelitian geografi harus disusun
Keterangan pada soal merupakan ciri-ciri teknik menggunakan kata baku dan disesuaikan dengan
pengumpulan data yaitu wawancara. Wawancara ejaan yang disempurnakan (EYD). Kalimat laporan
dilakukan dengan cara mengajukan pertanyaan hendaknya terdiri atas subjek, objek, predikat,
langsung kepada responden. Wawancara dilakukan dan keterangan (SPOK). Apabila terdapat istilah
untuk melengkapi data hasil studi lapangan. Hasil asing dalam penelitian harus disertai keterangan.
wawancara merupakan jenis data primer. 23. Jawaban: a
16. Jawaban: e Tipe huruf yang digunakan dalam penulisan hasil
Analisis data deskriptif ditunjukkan oleh pilihan e penelitian geografi adalah Times New Roman atau
yang menjelaskan fenomena kebakaran hutan di Arial dengan ukuran 12. Akan tetapi, penulisan
Kalimantan. Kebakaran hutan di Kalimantan judul penelitian menggunakan ukuran huruf 14.
merupakan fenomena geosfer yang dapat diteliti 24. Jawaban: a
menggunakan penelitian geografi. Analisis dalam Pernyataan dalam kata pengantar ditunjukkan oleh
penelitian tersebut adalah fenomena kebakaran pilihan a. Kata pengantar berisi ucapan terima
hutan disebabkan faktor perilaku manusia berupa kasih kepada berbagai pihak yang membantu dan
pengeringan lahan gambut. mendukung penyelesaian laporan penelitian.
17. Jawaban: e 25. Jawaban: b
Langkah yang harus dilakukan peneliti sebelum Sistematika penulisan laporan hasil penelitian
mengolah data adalah menyeragamkan satuan geografi sebagai berikut.
luas. Hal yang perlu diperhatikan dalam pengolah- 1) Halaman depan terdiri atas halaman judul,
an data adalah pemeriksaan data meliputi
kata pengantar, dan daftar isi.
pemeriksaan kelengkapan data, kesesuaian hasil
2) Pembukaan (BAB I) terdiri atas latar belakang
pengamatan dan wawancara, relevansi, serta
masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian,
keseragaman hasil penelitian.
dan manfaat penelitian.
18. Jawaban: c 3) Landasan teori (BAB II) terdiri atas landasan
Fenomena yang dapat diteliti dengan metode teori dan metode penelitian.
penelitian kuantitatif adalah korban bencana alam. 4) Isi atau pembahasan (BAB III).
Penelitian kuantitatif menggunakan analisis data 5) Penutup terdiri atas kesimpulan dan saran-
statistik yang disajikan dalam bentuk angka. saran
Korban bencana alam menunjukkan jumlah 6) Lampiran terdiri atas bahan penunjang
masyarakat yang terkena dampak bencana. penelitian seperti surat izin riset, daftar
pertanyaan, dan hasil studi lapangan.

Geografi Kelas X Semester 1 33


26. Jawaban: a 2. Jawaban:
Penulisan halaman pada bagian kata pengantar, Syarat-syarat yang perlu diperhatikan dalam
daftar isi, dan halaman depan sebelum memasuki memilih judul penelitian sebagai berikut.
bab menggunakan angka Romawi kecil, misalnya a. Judul ditetapkan setelah peneliti mengetahui
i, ii, dan iii. Nomor halaman yang mengawali bab masalah pokok yang akan diteliti.
ditulis di bagian bawah tengah halaman meng- b. Judul penelitian mencerminkan keseluruhan
gunakan angka Arab 1, 2, 3, dan seterusnya. Untuk isi penulisan.
bagian halaman lain yang tidak berisi judul bab, c. Judul penelitian menggunakan kalimat singkat
nomor halaman ditulis pada bagian atas sebelah dan jelas.
kanan. 3. Jawaban:
27. Jawaban: c Aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam
Keterangan pada soal menunjukkan isi laporan merumuskan masalah penelitian sebagai berikut.
penelitian geografi pada bagian metode penelitian a. Keterjangkauan yaitu mencakup kemampuan
dan landasan teori. Metode penelitian menjelaskan peneliti melakukan kegiatan penelitian seperti
waktu pelaksanaan penelitian serta teknik kemampuan memahami ilmu pengetahuan,
perolehan dan pengolahan data penelitian. ketersediaan waktu, dan ketersediaan biaya.
Landasan teori berisi referensi, sarana ilmiah, atau b. Ketersediaan data yaitu keberadaan sumber
ilmu penunjang yang digunakan dalam proses data penelitian seperti tersedianya responden
dan kajiaan teori yang mendukung kegiatan
analisis sehingga permasalahan geosfer dapat
penelitian.
terselesaikan.
c. Manfaat penelitian yaitu perumusan masalah
28. Jawaban: d harus dapat mengembangkan ser ta
Perumusan masalah dalam penelitian geografi menyempurnakan penelitian serupa yang
ditulis menggunakan kalimat tanya. Rumusan telah dilakukan sebelumnya.
masalah menunjukkan fokus masalah yang akan
4. Jawaban:
dipecahkan dalam penelitian. Jawaban rumusan
Data dalam penelitian dapat diperoleh melalui
masalah tecermin pada kesimpulan penelitian.
kegiatan berikut.
29. Jawaban: c a. Observasi yaitu kegiatan pencarian data
Pembahasan dalam penelitian geografi berisi hasil dengan cara mengunjungi objek, mengamati,
analisis pengumpulan data secara primer atau dan meneliti objek secara langsung.
sekunder. Hasil analisis dapat disajikan dalam b. Wawancara yaitu kegiatan mengajukan
bentuk tabel, diagram, dan deskripsi data kualitatif. pertanyaan kepada responden secara
30. Jawaban: e langsung.
Manfaat penelitian geografi adalah mengembang- c. Pemetaan yaitu kegiatan memetakan daerah
kan ilmu pengetahuan geografi dan menyempurna- penelitian untuk mengetahui kondisi lokasi
kan penelitian serupa yang dilakukan sebelumnya. penelitian.
Selain itu, penelitian geografi dapat memecahkan d. Penggunaan sarana ilmiah berupa peng-
permasalahan geosfer yang dampaknya dianggap inderaan jauh. Penginderaan jauh merupakan
kompleks bagi lingkungan. kegiatan pencitraan objek tanpa menyentuh
objek secara langsung.
B. Kerjakan soal-soal berikut!
5. Jawaban:
1. Jawaban: Ciri khas penelitian geografi adalah pemetaan dan
Analisis pendekatan geografi dilakukan dengan sarana ilmiah yang digunakan. Pemetaan berfungsi
menjawab pertanyaan 5W+1H. Pertanyaan memetakan daerah penelitian yang menunjukkan
tersebut dapat digunakan sebagai dasar menentu- kondisi wilayah di daerah penelitian. Sarana ilmiah
kan permasalahan geosfer dan analisisnya. yang digunakan dalam penelitian geografi adalah
Analisis berkaitan dengan faktor penyebab dan penginderaan jauh. Penginderaan jauh adalah
upaya yang harus dilakukan dalam menyelesaikan teknologi yang membantu penelitian geografi tanpa
permasalahan geosfer. menyentuh objek secara langsung. Penginderaan
jauh digunakan untuk memantau wilayah yang
sulit dijangkau dalam penelitian seperti hutan dan
lereng pegunungan.

34 Langkah-Langkah Penelitian Geografi


A. Pembentukan Planet Bumi

pembentukannya, Planet Bumi berwujud bola


A. Pilihlah jawaban yang tepat!
berpijar yang panas. Lama-kelamaan bagian luar
1. Jawaban: b Bumi mendingin dan mengeras dan bagian tengah
Berdasarkan hasil penelitian fosil dan batuan Bumi atau intinya masih sangat panas. Penguapan
geologi, Bumi diperkirakan mulai terbentuk sejak berbagai gas termasuk hidrogen dan helium,
eon (kurun) Hadean sekira 4,5 miliar tahun yang secara besar-besaran dari Bumi membentuk
lalu. Kurun Proterozoikum sekira 2,50,5 miliar atmosfer primitif. Atmosfer ini menyebabkan
tahun yang lalu. Kurun Arkean sekira 3,82,5 miliar proses pendinginan bagian luar Bumi. Pendinginan
tahun yang lalu. Kurun Proterozoikum sekira 2,5 ini berangsur-angsur membentuk kerak Bumi.
0,5 miliar tahun yang lalu. Masa Paleoproterozoikum 5. Jawaban: e
sekira 2,51,6 miliar tahun yang lalu. Masa Dalam teori Dua Benua, Gondwana merupakan
Neoarkean sekira 2,82,5 miliar tahun yang lalu. benua yang terletak di bagian selatan Bumi.
2. Jawaban: c Gondwana terpecah membentuk Lempeng India,
Pembentukan atmosfer primitif Bumi terjadi Australia, Antartika, Amerika Selatan, dan Afrika.
setelah inti Bumi memisahkan diri dari mantel Sementara itu, Lempeng Eurasia dan Greenland
Bumi. Inti Bumi terdiri atas materi cairan besi dan terbentuk dari pecahan Benua Laurasia di bagian
nikel. Atmosfer primitif yang terbentuk menyebab- utara Bumi.
kan pendinginan bagian luar Bumi. Pendinginan 6. Jawaban: e
bagian luar Bumi secara berangsur-angsur mem- Gambar pada soal menunjukkan pergerakan Pulau
bentuk kerak Bumi. Madagaskar yang menjauhi Benua Afrika. Menurut
3. Jawaban: d teori Apungan Benua, gerakan itu terjadi karena
Teori Kontraksi menyatakan bahwa Bumi semakin semua pecahan Pangaea bergerak ke arah barat
lama semakin menyusut dan mengerut karena menuju ekuator. Pergerakan benua-benua ke arah
pendinginan di bagian dalam Bumi. Proses pen- ekuator disebabkan oleh gerak rotasi Bumi secara
dinginan ini membentuk relief di permukaan Bumi sentrifugal.
seperti gunung, lembah, dan dataran yang di- 7. Jawaban: e
tunjukkan oleh gambar. Lapisan kerak samudra paling atas tersusun oleh
4. Jawaban: e material sedimen dengan ketebalan mencapai
Para pakar sepakat bahwa Planet Bumi dan planet- 800 m. Kerak samudra mengalami pembaruan
planet lain berasal dari awan gas dan debu. Awan terus-menerus oleh kegiatan gunungapi di
gas dan debu berputar di angkasa kemudian sepanjang pematang tengah samudra. Berdasar-
menyusut karena pengaruh gaya berat. Pe- kan umur geologis, lapisan kerak samudra
nyusutan materi gas dan debu menyebabkan tergolong muda yaitu kurang dari 200 juta tahun.
peningkatan temperatur dan tekanan yang
kemudian membentuk Matahari. Pada awal

Geografi Kelas X Semester 1 35


8. Jawaban: c dalam Bumi yang masih panas dan berpijar terjadi
Litosfer merupakan lapisan Bumi paling luar. arus konveksi ke arah lapisan kulit kerak Bumi
Litosfer terdiri atas kerak Bumi (kerak benua dan yang berada di atasnya sehingga ketika arus
kerak samudra) serta mantel luar bagian atas konveksi yang membawa materi berupa lava
(astenosfer). Litosfer merupakan lapisan batuan sampai ke permukaan Bumi di mid oceanic ridge
yang bersifat keras, kaku, dan mudah retak. (punggung tengah samudra), lava tersebut akan
membeku membentuk lapisan kulit kerak Bumi
9. Jawaban: c
yang baru. Lapisan tersebut menggeser dan meng-
Pegunungan Himalaya, Pegunungan Rocky, dan
gantikan kulit kerak Bumi yang lebih tua.
Pegunungan Andes terbentuk dari gerak konvergen
lempeng tektonik. Gerak konvergen menunjukkan 3. Jawaban:
gerak lempeng tektonik yang saling mendekat dan a. Pangaea merupakan benua raksasa yang ada
bertabrakan. Gerakan ini menyebabkan pem- di Bumi sekira 250 juta tahun yang lalu.
bentukan pegunungan dan palung di dasar laut. Pendapat ini berdasarkan teori Apungan
Benua dari Alfred Wegener.
10. Jawaban: b b. Laurasia merupakan benua besar di sekitar
Gerak konvergen lempeng tektonik ditandai Kutub Utara. Laurasia terpecah menjadi Asia,
pergerakan lempeng tektonik yang saling Eropa, dan Amerika Utara. Pendapat ini
mendekat. Pada zona tumbukan kedua lempeng berdasarkan teori Gondwana dari Edward
dapat terbentuk rangkaian gunungapi. Saat Zuess.
gunungapi meletus akan diiringi gempa vulkanik. c. Gondwana merupakan benua besar di sekitar
Selain itu, daerah di sepanjang rangkaian Kutub Selatan. Gondwana terpecah menjadi
gunungapi rawan mengalami bencana gunung Afrika, Australia, dan Amerika Selatan.
meletus. Pendapat ini berdasarkan teori Laurasia-
Gondwana dari Edward Zuess.
B. Kerjakan soal-soal berikut!
4. Jawaban:
1. Jawaban: Lapisan kerak Bumi (crust) adalah lapisan terluar
Planet Bumi berasal dari awan gas dan debu. Awan dari Bumi yang keras. Kerak Bumi menyelubungi
gas dan debu berputar, kemudian menyusut mantel/selubung Bumi. Kerak Bumi jauh lebih tipis
karena pengaruh gaya berat. Penyusutan materi dibandingkan lapisan lainnya dan mengambang
gas dan debu menyebabkan peningkatan di atas lapisan mantel Bumi yang lunak. Kerak
temperatur dan tekanan yang kemudian Bumi dibedakan menjadi kerak benua dan kerak
membentuk Matahari. Saat berputar cepat, samudra.
Matahari melepaskan materi debu yang telah 5. Jawaban:
memadat dan membentuk bola-bola batuan Planet Gerakan transform atau gerakan sesar mendatar
Bumi dan planet-planet lain. Pada awal terbentuk, adalah gerakan saling bergesekan (berlawanan
Bumi berwujud bola berpijar panas. Selanjutnya, arah) antarlempeng tektonik. Contohnya gesekan
bagian luar Bumi lama-kelamaan mulai mendingin antara lempeng Samudra Pasifik dengan lempeng
dan mengeras. Suhu Bumi bagian tengah masih Benua Amerika Utara yang mengakibatkan
sangat panas meskipun bagian luarnya telah terbentuknya sesar San Andreas. Sesar San
mendingin. Andreas membentang sepanjang 1.200 km dari
2. Jawaban: San Francisco di utara hingga Los Angeles di
Teori konveksi dikemukakan Arthur Holmes dan selatan Amerika Serikat.
Harry H. Hess serta dikembangkan lebih lanjut
oleh Robert Diesz. Mereka menyatakan bahwa di

36 Bumi sebagai Ruang Kehidupan


B. Perkembangan Kehidupan di Planet Bumi

5. Jawaban: b
A. Pilihlah jawaban yang tepat!
Perm adalah nama tempat yang terletak di Rusia.
1. Jawaban: e Perm digunakan untuk menyebut sebuah zaman
Ketika Bumi baru saja terbentuk dahulu kala tidak pada masa 290250 juta tahun lalu (masa
ada makhluk hidup di Planet Bumi. Akan tetapi, Paleozoikum). Pada zaman ini di Bumi hanya ada
selang miliaran tahun muncul tanda kehidupan satu massa daratan besar yaitu Benua Pangaea.
yang berawal dari munculnya makhluk bersel satu Pada zaman perm (290250 juta tahun lalu)
yaitu mikroorganisme atau protozoa. Selanjutnya, muncul hewan darat, ikan air tawar, dan hewan
perlahan-lahan berkembang berbagai makhluk amfibi.
hidup yang semakin kompleks seperti serangga, 6. Jawaban: e
reptilia, ikan, binatang mamalia, dan manusia. Masa mesozoikum (25065 juta tahun yang lalu)
2. Jawaban: b dapat dibedakan menjadi tiga zaman berikut.
Sebelum ada kehidupan di Bumi, terjadi proses 1) Zaman trias (250210 juta tahun lalu).
pembentukan Bumi dan batuan kerak Bumi. 2) Zaman jura (210140 juta tahun lalu).
Batuan kerak Bumi kemudian berkembang 3) Zaman kapur/kalsium (14065 juta tahun
menjadi protokontinen. Batuan pada masa ini lalu).
disebut kraton (perisai dunia). Hidrosfer dan 7. Jawaban: a
atmosfer mulai terbentuk pada eon proterozoikum Penjelasan pada soal menggambarkan kondisi
sekira 2.500590 juta tahun yang lalu. Pada masa Bumi pada masa Arkeozoikum. Masa Arkeozoikum
proterozoikum juga dimulai kehidupan lebih merupakan awal pembentukan batuan kerak Bumi.
kompleks seper ti berkembangnya hewan Masa ini merupakan awal munculnya kehidupan
uniseluler menjadi multiseluler (eukariyotik dan primitif di samudra yaitu berupa ganggang dan
prokariyotik). bakteri. Ubur-ubur dan cacing hidup pada masa
3. Jawaban: e Paleozoikum. Dinosaurus hidup pada zaman
Masa arkeozoikum sekira 4.5002.500 juta tahun Mesozoikum. Ikan mulai muncul pada zaman
lalu diperkirakan sebagai awal pembentukan Neozoikum.
batuan kerak Bumi. Selanjutnya, batuan ini 8. Jawaban: d
berkembang menjadi protokontinen. Masa ini Masa mesozoikum berlangsung sekira 25065
tercatat sebagai awal munculnya kehidupan juta tahun yang lalu. Masa ini berlangsung sekira
primitif di samudra berupa ganggang dan bakteri selama180 juta tahun. Pada masa ini berkembang
(mikroorganisme). Hal ini dibuktikan dengan jenis binatang reptil yang berukuran besar seperti
ditemukannya fosil Cyanobacteria dan Stromatin dinosaurus dan atlantosaurus. Oleh karena
yang berusia 3.500 juta tahun. didominasi dinosaurus, masa ini sering disebut
4. Jawaban: a masa dinosaurus.
Zaman Kambrium berlangsung sekira 590500 juta 9. Jawaban: a
tahun lalu. Pada zaman ini muncul kehidupan Masa neozoikum berlangsung sekira 6518 juta
primitif seperti kerang dan ubur-ubur. Kambrium tahun lalu. Masa ini dikenal dengan zaman ke-
berasal dari kata cambria nama latin untuk hidupan baru karena binatang-binatang raksasa
daerah Wales di Inggris tempat batuan berumur punah dan muncul jenis kehidupan baru yang
kambrium pertama kali dipelajari. Banyak hewan mirip dengan makhluk hidup saat ini. Kehidupan
invertebrata mulai muncul pada zaman Kambrium. pada masa neozoikum dibedakan menjadi zaman
Hampir seluruh kehidupan berada di lautan. Hewan tersier (muncul hewan primata, burung unta, dan
zaman ini mempunyai kerangka luar dan cangkang monyet) serta zaman kuarter (muncul manusia).
sebagai pelindung. Fosil yang umum dijumpai
adalah, alga, cacing, sepon, koral, moluska, 10. Jawaban: e
ekinodermata, brakiopoda, dan artropoda. Daratan Zaman tersier berlangsung sekira 651,8 juta
Gondwana muncul sebagai cikal bakal Benua tahun lalu. Pada zaman tersier muncul primata
Antartika, Afrika, India, Australia, sebagian Asia, dan burung tidak bergigi berukuran besar seperti
dan Amerika Selatan. burung unta, serta hewan menyusui (mamalia)

Geografi Kelas X Semester 1 37


sejenis monyet dan kera. Selain itu, muncul fauna 3. Jawaban:
laut seperti ikan, molusca, dan echinodermata Masa paleozoikum dapat dibagi menjadi beberapa
yang sangat mirip dengan fauna laut sekarang. zaman sebagai berikut.
Tumbuhan berbunga terus berevolusi meng- a. Zaman kambrium (590500 juta tahun lalu),
hasilkan banyak variasi seperti semak belukar, muncul kehidupan primitif seperti kerang dan
tumbuhan merambat, dan rumput. Zaman ini ubur-ubur.
ditandai dengan munculnya tenaga endogen yang b. Zaman ordovisium (500440 juta tahun lalu),
dahsyat sehingga mematahkan kulit Bumi. muncul ikan tanpa rahang dan hewan ber-
tulang belakang seperti ekinoid (landak laut),
B. Kerjakan soal-soal berikut! asteroid (bintang laut), dan krinoid (lili laut).
c. Zaman silur (440410 juta tahun lalu), muncul
1. Jawaban:
hewan bertulang belakang seperti ikan.
Sejarah kehidupan di Bumi melalui proses panjang
d. Zaman devon (410360 juta tahun lalu),
dan melewati kurun waktu lama. Setelah Planet
muncul hewan jenis amfibi tertua.
Bumi terbentuk awal, terjadi proses pendinginan
e. Zaman karbon (360290 juta tahun lalu),
bagian luar Bumi yang membentuk lapisan batuan
muncul hewan merayap jenis reptil.
kerak Bumi. Batuan kerak Bumi kemudian
f. Zaman perm (290250 juta tahun lalu),
berkembang menjadi protokontinen. Selanjutnya,
muncul hewan darat, ikan air tawar, dan
pada eon Proterozoikum (2.500590 juta tahun
hewan amfibi.
yang lalu) mulai terbentuk hidrosfer dan atmosfer.
Pada masa tersebut juga mulai terbentuk 4. Jawaban:
kehidupan lebih kompleks seperti berkembangnya Masa mesozoikum berlangsung sekira 25065
hewan uniseluler menjadi multiseluler. juta tahun yang lalu dengan lama waktu 180 juta
tahun. Pada masa ini berkembang jenis binatang
2. Jawaban:
reptil berukuran besar seperti dinosaurus dan
Masa pada soal menggambarkan masa
atlantosaurus. Oleh karena didominasi dinosaurus,
arkeozoikum terjadi sekira 4,52,5 miliar tahun
masa ini sering disebut masa dinosaurus.
lalu. Masa ini merupakan awal terbentuknya
hidrosfer dan atmosfer serta awal munculnya 5. Jawaban:
kehidupan primitif di dalam samudra yaitu berupa Zaman Kapur berlangsung sekira 14065 juta
mikroorganisme (bakteri dan ganggang). Masa tahun lalu. Banyak dinosaurus raksasa dan
arkeozoikum (arkean) merupakan awal pem- reptil terbang hidup pada zaman ini. Mamalia
bentukan batuan kerak Bumi yang berkembang berari-ari muncul pertama kalinya. Pada akhir
menjadi protokontinen. Lingkungan hidup pada zaman ini Dinosaurus, Ichtiyosaurus, Pterosaurus,
masa ini dapat digambarkan mirip dengan Plesiosaurus, Amonit, dan Belemnit punah. Mamalia
lingkungan mata air panas. Fosil tertua yang telah dan tumbuhan berbunga mulai berkembang
ditemukan adalah Stromatolit dan Cyanobakteria menjadi banyak bentuk yang berlainan. Iklim
dengan umur sekira 3,5 miliar tahun. sedang mulai muncul. India terlepas jauh dari
Afrika menuju Asia. Zaman ini merupakan akhir
kehidupan binatang-binatang raksasa.

C. Rotasi dan Revolusi Planet Bumi serta Dampaknya bagi Kehidupan

pohon-pohon, tiang listrik, dan rumah-rumah


A. Pilihlah jawaban yang tepat!
seolah-olah bergerak ke belakang menjauhi kita.
1. Jawaban: d Fenomena ini menunjukkan gerakan semu harian
Dalam kehidupan sehari-hari, kita melihat seolah- matahari dan benda-benda langit. Kita yang
olah Matahari bergerak melintasi Bumi. Padahal menghuni Bumi merasakan seolah-olah Matahari,
sebenarnya Bumi ini yang bergerak berputar pada planet-planet bintang-bintang, dan benda langit
porosnya. Gerakan rotasi Planet Bumi dapat yang lain bergerak dari barat ke timur. Fakta
dirasakan seperti ketika kita berada di dalam sebenarnya yaitu Planet Bumi berputar pada
kendaraan yang sedang melaju. Kita dapat melihat porosnya atau berotasi dari barat ke timur.

38 Bumi sebagai Ruang Kehidupan


2. Jawaban: c 7. Jawaban: a
Bumi berbentuk bulat pepat pada kutubnya dan Rotasi Bumi adalah gerak perputaran Bumi pada
menggelembung pada bagian ekuatornya. porosnya. Rotasi Bumi dari arah barat ke timur
Fenomena ini terjadi akibat pengaruh gerak rotasi berdampak pada penyimpangan arah angin pasat
Bumi yaitu perputaran Bumi pada porosnya. Gerak di daerah ekuator. Angin dari arah utara ekuator akan
rotasi Bumi miring sebesar 23,5 terhadap bidang berbelok ke kanan sesampai di daerah ekuator.
orbitnya. Sementara itu, angin dari arah selatan ekuator akan
berbelok ke kiri sesampai di daerah ekuator.
3. Jawaban: a
Bumi melakukan rotasi yaitu gerakan berputar 8. Jawaban: a
pada sumbunya. Gerak rotasi Bumi menimbulkan Rotasi Bumi menyebabkan fenomena berikut.
gejala magnetis pada Bumi. Sifat magnetis Bumi 1) Peredaran semu harian benda-benda langit.
dapat dimanfaatkan beberapa jenis hewan sebagai 2) Pergantian siang dan malam.
panduan navigasi. 3) Perbedaan waktu.
4) Pembelokan arah arus laut.
4. Jawaban: b
5) Perbedaan percepatan gravitasi Bumi.
Lama waktu revolusi Planet Bumi adalah satu
6) Pembelokan arah mata angin.
tahun sideris. Sideris berasal dari kata sidus, yang
7) Peredaran semu harian benda langit.
berarti bintang. Satu tahun sideris dihitung mulai
dari posisi Bumi pada sebuah titik yang lurus 9. Jawaban: b
dengan sebuah bintang hingga Bumi berakhir Matahari mengalami gerak semu. Jadi, seolah-
mengelilingi Matahari sekali di titik semula. olah Matahari bergerak dari titik balik utara
Paralaksi adalah perubahan semu pada arah (23,5LU) menuju titik balik selatan (23,5 LU)
benda yang disebabkan oleh perubahan letak melewati garis ekuator dan kembali lagi ke titik
memandang. Periode revolusi Planet Bumi balik utara. Pada saat Matahari di garis balik utara,
merupakan waktu yang diperlukan Planet Bumi yaitu pada tanggal 21 Juni, di belahan Bumi selatan
untuk berputar mengelilingi Matahari sekali. mengalami musim dingin.
Periode revolusi Bumi adalah satu tahun tepatnya
10. Jawaban: e
365 hari 6 jam 9 menit dan 10 detik.
Pada tanggal 21 Maret dan 23 September terjadi
5. Jawaban: c fenomena berikut.
Gerak perputaran Bumi pada porosnya disebut 1) Kutub Utara dan Kutub Selatan berjarak sama
rotasi Bumi. Masa rotasi Bumi adalah 23 jam ke Matahari.
56 menit atau dibulatkan 24 jam dengan arah 2) Belahan Bumi utara dan belahan Bumi
perputaran dari barat ke timur. Rotasi Bumi selatan menerima sinar Matahari sama
berdampak bagi kehidupan di Bumi seperti banyak.
peredaran semu harian benda-benda langit, 3) Lama siang dan malam sama panjang di
pergantian siang dan malam, perbedaan waktu di seluruh belahan Bumi.
berbagai wilayah di Bumi, pembelokan arah arus 4) Di daerah ekuator, Matahari tampak melintas
laut, perbedaan percepatan gravitasi Bumi, dan tepat di atas kepala.
pembelokan arah angin.
B. Kerjakan soal-soal berikut!
6. Jawaban: a
Rotasi Bumi menimbulkan gaya Coriolis yang 1. Jawaban:
memengaruhi arah angin di ekuator. Arah angin Kita yang berada di Bumi sebenarnya bergerak
tidak sama persis dengan arah gradien tekanan. berputar dengan kecepatan 1.670 km/jam sesuai
Angin dari arah utara di belahan Bumi utara akan kecepatan rotasi Bumi. Kita tidak merasakan
berbelok ke kanan ketika sampai di daerah rotasi Bumi karena adanya gravitasi atau gaya
ekuator. Sebaliknya, angin dari arah selatan di tarik Bumi. Selain itu, atmosfer dan benda-benda
belahan Bumi selatan akan berbelok ke kiri ketika lain di sekeliling kita juga ikut berputar bersamaan
sampai di daerah ekuator. Pembelokan arah angin dengan rotasi Bumi.
berdampak pada penyimpangan arah penerbang-
an sehingga pesawat perlu dipantau agar jalurnya 2. Jawaban:
sesuai tujuan. Ekliptika Bumi adalah bidang keliling orbit Bumi
terhadap Matahari. Secara sederhana, ekliptika
dapat diibaratkan sebagai meja datar. Sebuah
kelereng yang mewakili Matahari, diletakkan di

Geografi Kelas X Semester 1 39


tengah-tengah meja. Sebuah kelereng lain yang 4. Jawaban:
mewakili Bumi, menggelinding mengelilingi Rotasi Bumi menyebabkan perbedaan waktu di
kelereng pertama (Matahari). Permukaan meja berbagai tempat di Planet Bumi. Garis bujur
datar itu disebut ekliptika. Bumi berevolusi tidak digunakan untuk menentukan waktu di berbagai
tegak lurus terhadap bidang ekliptika, tetapi miring tempat di permukaan Bumi. Garis bujur 0 yang
dengan sudut 2330' terhadap Matahari atau 6630' melewati Kota Greenwich, Inggris menjadi dasar
terhadap sumbu rotasi Bumi. Sudut ini diukur dari pembagian waktu internasional. Daerah di sebelah
garis imajiner yang disebut ekuator. timur garis bujur 0 disebut bujur timur dan daerah
di sebelah barat garis bujur 0 disebut bujur barat.
3. Jawaban:
Daerah bujur barat dan timur dibatasi garis bujur
Rotasi Bumi menyebabkan bagian Planet Bumi
180. Selisih waktu antara dua tempat yang
yang berhadapan dengan Matahari akan mendapat
berjarak15 adalah 60 menit atau satu jam.
sinar Matahari, sedangkan bagian Planet Bumi
yang membelakangi tidak mendapat sinar 5. Jawaban:
Matahari. Bagian Planet Bumi yang mendapat sinar Pembelokan arah angin karena rotasi menyebab-
Matahari mengalami siang, sebaliknya bagian kan pembelokan arus laut. Arus laut membelok
Planet Bumi yang tidak mendapat sinar Matahari ketika sampai di ekuator. Pembelokan tersebut
mengalami malam. Pergantian siang menjadi berdampak pada penyimpangan arah pelayaran
malam atau malam menjadi siang berlangsung kapal.
perlahan. Arah rotasi Bumi dari barat ke timur
sehingga daerah yang berada di sebelah timur
akan mengalami siang lebih dahulu.

karena lapisan biosfer didukung keberadaan


A. Pilihlah jawaban yang tepat!
atmosfer, hidrosfer, dan litosfer. Dengan demikian,
1. Jawaban: d pada lapisan biosfer terdapat air, tanah, udara,
Bumi diperkirakan terbentuk bersamaan dengan dan batuan yang dapat mendukung kehidupan
pembentukan tata surya. Pada saat terbentuk, makhluk hidup.
Bumi berwujud bola pijar yang panas. Selanjut- 4. Jawaban: b
nya, bagian luar Bumi mulai mendingin dan Teori Konveksi merupakan salah satu teori tentang
mengeras. Suhu Bumi bagian tengah masih sangat pembentukan kulit Bumi. Bukti kebenaran teori
panas meskipun bagian luarnya telah mendingin. Konveksi adalah terdapatnya pematang tengah
Kondisi ini menyebabkan bagian luar Bumi bersifat samudra (mid oceanic ridge) seperti Mid Atlantic
padat dan bagian dalamnya masih bersifat cair Ridge dan Pasific Atlantic Ridge. Menurut peneliti-
serta sangat panas yaitu berupa cairan magma. an, semakin jauh dari pematang tengah samudra
2. Jawaban: a umur batuan semakin tua. Artinya, terdapat gerak-
Lebih dari 70% air menutupi permukaan Bumi. an berasal dari mid oceanic ridge ke arah
Keberadaan air sangat dibutuhkan makhluk hidup berlawanan yang disebabkan adanya arus
untuk mendukung kehidupan di Bumi. Planet Bumi konveksi dari lapisan di bawah kulit Bumi.
ditutupi atmosfer. Atmosfer mengandung 5. Jawaban: c
bermacam gas dan partikel yang menunjang ke- Teori Dua Benua atau teori LaurasiaGondwana
hidupan. Gas utamanya adalah nitrogen, oksigen, menyatakan bahwa Bumi pada awalnya terdiri
dan argon. Hewan dan manusia membutuhkan atas dua benua sangat besar yaitu Laurasia di
oksigen untuk bernapas serta tumbuhan mem- sekitar Kutub Utara dan Gondwana di sekitar Kutub
butuhkan karbon dioksida untuk memproduksi Selatan. Benua Laurasia kemudian terpecah mem-
makanannya. Tanpa udara, makhluk hidup tidak bentuk daratan Eropa, Asia, Amerika Utara, dan
mungkin bisa hidup. Greenland. Sementara itu, Gondwana terpecah
3. Jawaban: a membentuk Amerika Selatan, India, Australia,
Lapisan kehidupan di Bumi disebut biosfer. Biosfer Afrika, dan Antartika.
dapat ditemukan di lapisan kerak Bumi. Biosfer
dapat mendukung kehidupan makhluk hidup

40 Bumi sebagai Ruang Kehidupan


6. Jawaban: c 11. Jawaban: a
Keterangan gambar pada soal sebagai berikut. Perbedaan kerak benua dan kerak samudra
1) Gambar 1 : membentuk Benua Afrika. sebagai berikut.
2) Gambar 2 : membentuk Benua Australia.
3) Gambar 3 : membentuk Benua Amerika Kerak Benua Kerak Samudra
Selatan. 1) Umur batuan tua. Umur batuan muda.
4) Gambar 4 : membentuk Benua Amerika 2) Tersusun atas batuan Tersusun atas
Utara. granit, basalt, batuan basalt.
5) Gambar 5 : membentuk Benua Eurasia dan diorit.
(gabungan Eropa dan Asia). 3) Terbentuk dari batuan Terbentuk dari lava
induk. yang mendingin.
7. Jawaban: b
Menurut teori Dua Benua dari Edward Zuess 4) Berat jenis sekira Berat jenis sekira
2,7 gr/cm3. 3 gr/cm3.
(1884), pada awalnya Bumi terdiri atas dua benua
sangat besar yaitu Laurasia di bagian utara Bumi 5) Ketebalan lapisan Ketebalan lapisan
dan Gondwana di bagian selatan Bumi. Kedua sekira 3040 km. sekira 611 km.
benua kemudian bergerak dan akhirnya terpecah-
12. Jawaban: b
pecah menjadi benua-benua lebih kecil. Laurasia
Gerak lempeng tektonik dibedakan menjadi tiga,
terpecah menjadi Benua Asia dan Eropa (Eurasia),
yaitu gerak konvergen, divergen, dan transform
serta Amerika Utara. Gondwana terpecah menjadi
(sesar). Secara berurutan, jenis pergerakan
Afrika, Australia, dan Amerika Selatan.
lempeng yang ditunjukkan oleh soal sebagai
8. Jawaban: e berikut.
Teori Konveksi dikemukakan Arthur Holmes dan 1) Gerakan divergen adalah gerakan lempeng
Harry H. Hess kemudian dikembangkan oleh tektonik saling menjauh.
Robert Diesz. Mereka menyatakan bahwa di 2) Gerakan konvergen adalah gerakan lempeng
dalam Bumi yang sangat panas terjadi arus tektonik saling mendekat sehingga menimbul-
konveksi ke arah kulit Bumi. Beberapa bukti kan tabrakan atau tumbukan.
tentang teori Konveksi sebagai berikut. 3) Sesar mendatar (transform) adalah gerakan
1) Terbentuk pematang tengah samudra seperti saling bergesekan atau berpapasan (ber-
Mid Atlantic Ridge dan PacificAtlantic Ridge. lawanan arah) antarlempeng tektonik.
2) Semakin jauh dari punggung tengah samudra, 13. Jawaban: e
semakin tua umur batuannya. Pembentukan Pegunungan Himalaya merupakan
9. Jawaban: c salah satu fenomena alam yang mendukung teori
Bukti Benua Amerika dan Afrika pernah berimpit Lempeng Tektonik. Berdasarkan teori ini,
terlihat dari kesamaan garis pantai Afrika Barat Pegunungan Himalaya terbentuk akibat gerakan
konvergen. Konvergen merupakan gerakan
dan pantai timur Amerika. Adanya persamaan
lempeng yang saling mendekat sehingga
yang mencolok tersebut membuktikan bahwa
menimbulkan tumbukan dan membentuk
Benua Amerika dan Afrika dahulu merupakan
gunungapi aktif di daratan. Sementara itu,
daratan yang berimpitan. Garis pantai sepanjang
kenampakan yang dihasilkan gerakan divergen
pantai Afrika Barat dari Sierra Leone sampai
adalah pembentukan jalur vulkanisme. Gerakan
Tanjung Afrika Selatan sama dengan garis pantai
transform dapat membentuk kenampakan sesar.
yang ada di pantai timur Amerika yaitu dari Peru
sampai Bahia Blanca. 14. Jawaban: d
Masa Mesozoikum berlangsung sekira 250
10. Jawaban: d 65 juta tahun lalu. Pada masa Mesozoikum ikan
Bukti pergerakan lempeng tektonik menurut mengalami evolusi seperti siripnya menjadi kaki
Wegener sebagai berikut. yang kuat, ekornya tumbuh semakin panjang,
1) Semakin lebarnya celah di dasar samudra. serta kepalanya semakin keras dan besar.
2) Garis pantai Amerika Utara dan Selatan sama Beberapa hewan amfibi menjelma menjadi besar,
dengan garis pantai Eropa dan Afrika. kulit telurnya mengeras dan hewan ini sudah mulai
3) Ada kesamaan batuan dan fosil di wilayah berada di darat. Inilah permulaan munculnya
pantai barat Afrika dan pantai timur Amerika binatang reptil. Pada masa ini berkembang pula
Selatan. jenis binatang reptil berukuran besar seperti
4) Berlangsungnya kegiatan seismik di se- dinosaurus, atlantosaurus, brontosaurus, dan
panjang patahan St. Andreas. tyrannosaurus. Oleh karena didominasi dinosaurus,
masa ini sering disebut masa dinosaurus.

Geografi Kelas X Semester 1 41


15. Jawaban: d 20. Jawaban: a
Zaman tersier berlangsung sekira 651,8 juta Gambar pada soal menunjukkan gerak semu
tahun lalu. Pada zaman tersier muncul primata tahunan Matahari. Gerak semu tahunan Matahari
dan burung tidak bergigi berukuran besar seperti ditunjukkan oleh pergeseran Matahari ke arah
burung unta, serta hewan menyusui sejenis belahan Bumi utara pada tanggal 22 Desember
monyet dan kera. Selain itu, muncul fauna laut 21 Juni dan bergeser ke arah Bumi selatan pada
seperti ikan, molusca, dan echinodermata yang tanggal 22 juni22 Desember. Akibatnya, terjadi
sangat mirip dengan fauna laut sekarang. perubahan titik terbit Matahari karena pergeseran
Tumbuhan berbunga terus berevolusi menghasil- semu tersebut. Dikatakan gerak semu karena
kan banyak variasi seperti semak belukar, sebenarnya Matahari tidak bergerak. Pilihan b, c,
tumbuhan merambat, dan rumput. Zaman ini d, dan e merupakan dampak rotasi Bumi.
ditandai munculnya tenaga endogen yang dahsyat
sehingga mematahkan kulit bumi. B. Kerjakan soal-soal berikut!
16. Jawaban: e 1. Jawaban:
Zaman Karbon berlangsung sekira 360290 juta Planet Bumi ditutupi lapisan udara atau atmosfer.
tahun lalu. Pada zaman ini reptilia muncul pertama Atmosfer mengandung bermacam gas dan partikel
kali dan dapat meletakkan telurnya di luar air. yang menunjang kehidupan. Hewan dan manusia
Serangga raksasa muncul dan ampibi meningkat membutuhkan oksigen untuk bernapas serta
jumlahnya. Pohon pertama muncul, jamur klab, tumbuhan membutuhkan karbon dioksida untuk
tumbuhan ferm, dan paku ekor kuda tumbuh di memproduksi makanannya. Makhluk hidup tanpa
rawa-rawa pembentuk batubara. Benua-benua udara tidak mungkin bisa hidup. Atmosfer ber-
menyatu membentuk satu masa daratan yang fungsi mengurangi panas Matahari yang mencapai
disebut Pangaea. Di belahan Bumi utara, iklim permukaan Bumi. Atmosfer juga menciptakan
tropis membentuk banyak rawa yang menyimpan berbagai fenomena cuaca seperti angin, hujan,
bahan tambang batu bara. dan petir. Atmosfer melindungi Bumi dari jatuhnya
17. Jawaban: d benda-benda luar angkasa, misalnya meteor.
Teori lempeng tektonik dikemukakan oleh Tozo Benda-benda tersebut akan terbakar habis oleh
Wilson. Berdasarkan teori ini kulit Bumi atau atmosfer sebelum berhasil mencapai permukaan
litosfer terdiri atas beberapa lempeng tektonik yang Bumi. Banyak planet lain juga mempunyai
berada di atas lapisan astenosfer. Lempeng- atmosfer, tetapi tidak ada yang seperti Bumi.
lempeng tektonik pembentuk kulit Bumi selalu Atmosfer membuat Bumi menjadi planet paling
bergerak karena pengaruh arus konveksi yang aman bagi kehidupan.
terjadi pada lapisan astenosfer yang berada di 2. Jawaban:
bawah lempeng tektonik kulit Bumi. Teori Konveksi dikemukakan Arthur Holmes dan
18. Jawaban: e Harry H. Hess dan dikembangkan oleh Robert
Matahari bergerak mengelilingi sumbunya dan Diesz. Menurut teori Konveksi, di dalam Bumi yang
bergerak di antara rasi-rasi bintang. Rasi-rasi sangat panas terjadi arus konveksi. Arus konveksi
bintang yang dilaluinya sebanyak dua belas tanda membawa materi magma dari dalam hingga
atau zodiak yaitu Aries, Taurus, Gemini, Cancer, permukaan Bumi. Magma kemudian membeku
Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricornus, dan membentuk lapisan kulit bumi baru. Lapisan
Aquarius, dan Pisces. Pada saat belahan Bumi ini menggeser dan menggantikan lapisan kulit
utara musim bunga dan belahan Bumi selatan Bumi yang lebih tua. Bukti tentang teori Konveksi
musim gugur, Matahari bergerak melewati rasi antara lain terbentuknya pematang tengah
Capricornus, Aquarius, dan Pisces. samudra seperti Mid Altantic Ridge.

19. Jawaban: d 3. Jawaban:


Perputaran Planet Bumi pada porosnya disebut Beberapa fenomena yang menjadi bukti teori
rotasi Bumi. Rotasi Bumi berlangsung selama Apungan Benua sebagai berikut.
23 jam 56 menit atau dibulatkan 24 jam. Arahnya a. Ada persamaan garis kontur pantai timur
dari barat ke timur. Rotasi Bumi membawa Benua Amerika Utara dan Amerika Selatan
dampak pada kehidupan di Bumi. Dampak rotasi dengan garis kontur pantai barat Benua Eropa
Bumi antara lain peredaran semu harian benda- dan Afrika.
benda langit serta pergantian siang dan malam. b. Daerah Greenland menjauhi Eropa.

42 Bumi sebagai Ruang Kehidupan


c. Pulau Madagaskar menjauhi Afrika Selatan. 7. Jawaban:
d. Ada kegiatan seismik di Patahan San Andreas. Pada kala pleistosen terjadi penurunan suhu drastis
e. Samudra Atlantik semakin luas karena per- dan memunculkan zaman es (zaman glasial). Pada
gerakan Benua Amerika ke barat. kala pleistosen paling sedikit terjadi lima kali
f. Batas Samudra Hindia semakin mendesak zaman es atau zaman glasial. Pada zaman glasial
ke utara. sebagian besar wilayah Eropa, Amerika Utara, dan
Asia bagian utara tertutup es. Demikian juga
4. Jawaban: dengan Pegunungan Alpen, Pegunungan Cherpatia,
Menurut para ilmuwan, pada awalnya (sekira dan Pegunungan Himalaya. Pada kala pleistosen,
250 juta tahun yang lalu) di Bumi hanya ada satu muncul manusia purba jenis Homo erectus serta
superbenua yang disebut Pangaea. Pangaea flora dan fauna sangat mirip dengan flora dan fauna
kemudian terpecah menjadi dua yaitu Laurasia di zaman sekarang.
bagian utara Bumi dan Gondwana di bagian
selatan Bumi. Kedua daratan tersebut kemudian 8. Jawaban:
bergerak dan terpecah-pecah menjadi benua- Dampak rotasi Bumi bagi kehidupan sebagai
benua yang lebih kecil. Laurasia terpecah menjadi berikut.
Asia, Eropa, dan Amerika Utara, sedangkan a. Peredaran semu harian benda-benda langit.
Gondwana terpecah menjadi Afrika, Australia, dan b. Peristiwa siang dan malam.
Amerika Selatan. c. Perbedaan waktu dan pembagian waktu
internasional.
5. Jawaban: d. Pembelokan arah angin.
Kerak samudra merupakan salah satu lapisan e. Pembelokan arus laut.
penyusun kerak Bumi. Kerak samudra berupa f. Perbedaan percepatan gravitasi Bumi.
benda padat yang terdiri atas sedimen laut di
bagian atas dengan ketebalan mencapai 800 m, 9. Jawaban:
batuan vulkanik di bawahnya, serta batuan beku Bumi yang berotasi menimbulkan gaya sentrifugal.
gabro dan peridotit di bagian paling bawah. Kerak Gaya sentrifugal mengakibatkan Bumi pepat di
samudra berada di dasar samudra dengan bagian kutub. Garis tengah Bumi di bagian kutub
ketebalan 57 km. Kerak samudra mengalami lebih kecil dibanding bagian ekuator. Perbedaan
pembaruan secara terus-menerus oleh kegiatan garis tengah ini mengakibatkan percepatan
gunungapi di sepanjang pematang tengah gravitasi Bumi berbeda-beda di berbagai tempat
samudra. Berdasarkan umur geologis, lapisan sesuai hukum Newton. Percepatan gravitasi di
kerak samudra tergolong muda (<200 juta tahun). daerah kutub lebih besar daripada di daerah
ekuator.
6. Jawaban:
Gerakan konvergen atau gerakan saling men- 10. Jawaban:
dekat antarlempeng tektonik menimbulkan Periode revolusi Planet Bumi merupakan waktu
tumbukan. Apabila lempeng samudra menabrak yang diperlukan Planet Bumi untuk berputar
lempeng benua, sisi lempeng samudra akan mengelilingi Matahari sekali. Periode revolusi
melengkung dan masuk ke bawah lempeng benua. Bumi adalah satu tahun, tepatnya 365 hari 6 jam
Hal ini terjadi karena lempeng benua memiliki berat 9 menit dan 10 detik. Lama waktu revolusi Planet
jenis lebih ringan daripada lempeng samudra. Bumi adalah satu tahun siderik. Satu tahun siderik
Proses masuknya sisi lempeng samudra ke bawah dihitung mulai dari posisi Bumi pada sebuah titik
lempeng benua dikenal dengan penunjaman yang lurus dengan sebuah bintang hingga Bumi
(subduction). Penunjaman membentuk palung parit berakhir mengelilingi Matahari sekali di titik
samudra dan pegunungan. Contohnya palung Peru- semula.
Cile ( Peru-Cile Trench ), palung Jawa, dan
Pegunungan Himalaya.

Geografi Kelas X Semester 1 43


5. Jawaban: e
A. Pilihlah jawaban yang tepat!
Diferensiasi area menunjukkan perbedaan
1. Jawaban: a karakteristik berbagai wilayah. Fenomena pada
Aspek nonfisik geografi mengkaji aktivitas soal menunjukkan perbedaan karakteristik bioma
manusia dengan gejala alam. Contohnya kebakar- di Indonesia Timur dan Indonesia Barat. Bioma
an hutan yang terjadi karena ulah manusia. Indonesia Timur seperti sabana dipengaruhi curah
Pembakaran hutan bertujuan membuka lahan hujan yang rendah. Bioma hutan hujan tropis di
untuk kepentingan ekonomi. Hal tersebut merupa- Indonesia Barat dipengaruhi intensitas curah hujan
kan bagian dari aspek nonfisik yang menyoroti yang tinggi.
aspek sosial ekonomi. Pilihan be merupakan 6. Jawaban: e
contoh fenomena geosfer yang dikaji dalam aspek Kata kunci pada fenomena geosfer pada soal
fisik geografi. yaitu berhubungan dengan kondisi tanah dan
cuaca. Adanya hubungan antara suatu fenomena
2. Jawaban: b
geosfer dengan fenomena geosfer lain merupakan
Biogeografi merupakan ilmu yang mempelajari
kajian geografi menggunakan prinsip interelasi.
persebaran organisme di muka Bumi termasuk Prinsip penyebaran kurang tepat sebagai jawaban
asal dan cara penyebarannya. Persebaran karena tidak dijelaskan distribusi fenomena
organisme meliputi persebaran hewan dan geosfer. Prinsip deskripsi juga kurang tepat karena
tumbuhan. Contoh persebaran hewan ditunjukkan tidak terdapat data sebagai pendukung analisis
oleh pilihan b. Pilihan a dan c merupakan contoh terhadap fenomena geosfer. Tidak adanya peng-
kajian geomorfologi. Pilihan d merupakan kajian gunaan prinsip penyebaran dan prinsip deskripsi
meteorologi, klimatologi, dan oseanografi. Pilihan menyebabkan prinsip korologi pun tidak digunakan
e merupakan contoh kajian antroposfer. dalam fenomena tersebut.
3. Jawaban: d 7. Jawaban: a
Konsep nilai kegunaan adalah konsep geografi Keterkaitan antarfenomena geosfer dapat
yang menjelaskan kegunaan suatu wilayah. dianalisis melalui pendekatan ekologis seperti
Kegunaan setiap wilayah untuk setiap penduduk fenomena pada soal. Fenomena pada soal
berbeda. Suatu wilayah dapat memiliki nilai ber- menunjukkan keterkaitan aspek fisik berupa
beda bagi penduduk. Hal tersebut terdapat pada kondisi tanah, air, dan vegetasi dengan kejadian
uraian di soal yang menjelaskan kegunaan longsor. Kejadian longsor juga berkaitan dengan
kawasan Tengger bagi penduduk luar daerah dan fenomena fisik geografi. Konsep ekologis atau
masyarakat suku Tengger. Penduduk luar daerah lingkungan juga digunakan dengan menganalisis
menilai kawasan Tengger sebagai objek wisata dan hubungan antara manusia dan kondisi fisik
suku Tengger memberikan nilai spiritual yaitu geografi.
sebagai tempat peribadatan. 8. Jawaban: c
4. Jawaban: c Pengembangan wilayah kota dapat menggunakan
Fenomena pada gambar merupakan permukiman penerapan geografi pada kajian antroposfer.
padat penduduk yang tidak tertata. Fenomena Penerapan geografi yang tepat untuk wilayah kota
tersebut dapat dikaji menggunakan pendekatan ditunjukkan oleh nomor 1), 3), dan 5). Adapun
spasial. Pendekatan spasial merupakan pen- nomor 2) adalah penerapan geografi pada kajian
dekatan geografi yang mengkaji masalah atmosfer. Nomor 4) termasuk kajian antroposfer
keruangan. yang diterapkan untuk pengembangan di wilayah
perdesaan.

44 Ulangan Akhir Semester 1


9. Jawaban: d perhitungan dan sering digunakan dalam
Sumber energi terbarukan sangat dibutuhkan kehidupan sehari-hari.
Indonesia untuk memenuhi kebutuhan energi
14. Jawaban: a
nasional yang semakin meningkat. Gejala geosfer
Jenis-jenis proyeksi dalam pemetaan sebagai
berupa peningkatan kebutuhan energi merupakan
berikut.
salah satu jenis fenomena pada lapisan manusia
1) Proyeksi kerucut menggunakan kerucut
atau antroposfer. Pengembangan energi ber-
sebagai bidang proyeksi dan memiliki paralel
sumber tenaga angin menjadi bagian kajian
atmosfer karena angin merupakan salah satu melingkar dengan meridian berbentuk jari-jari.
unsur cuaca. 2) Proyeksi silinder menggunakan silinder
sebagai bidang proyeksinya dan me-
10. Jawaban: e nyinggung bola Bumi.
Kajian litosfer berkaitan dengan lapisan batuan 3) Proyeksi azimuthal, bidang proyeksinya
dan tanah di Bumi. Selain pilihan e, kajian litosfer berupa bidang datar yang menyinggung bola
melalui penerapan geografi, contohnya penentuan Bumi di ekuator, kutub, atau sembarang
titik pusat gempa, pemetaan formasi batuan, dan tempat.
aktivitas vulkanisme. Pilihan a adalah penerapan 4) Proyeksi mercator, melukiskan Bumi di
geografi pada kajian hidrosfer. Pilihan b adalah bidang silinder yang sumbunya berimpit
penerapan geografi pada kajian biosfer. Pilihan c dengan bola Bumi, kemudian seolah-olah
dan d merupakan penerapan geografi pada kajian silindernya dibuka menjadi bidang datar.
atmosfer. 5) Proyeksi ortomorfik, proyeksi yang bidang
11. Jawaban: b pandangnya memiliki arah.
Kegiatan yang dilakukan saat pengukuran
15. Jawaban: e
lapangan dalam proses pembuatan peta sebagai
1) Jarak AB sesungguhnya (Js) : 50 m
berikut.
= 5.000 cm
1) Menentukan arah utara.
Js = Jp penyebut skala
2) Menentukan titik awal pengukuran.
5.000 = Jp 20.000
3) Menentukan letak titik ukur.
4) Mengukur jarak antartitik ukur. Jp = 0,25 cm
5) Mengukur sudut arah antartitik ukur. 2) Back Azimuth A terhadap B adalah:
6) Mencatat kenampakan objek di sekitar garis 180o + 110o = 290o. Sudut back Azimuth
ukur. dapat dihitung dengan cara berikut.
a) Sudut azimuth < 180o = sudut azimuth
12. Jawaban: b + 180o.
Sifat-sifat garis kontur dalam peta topografi b) Sudut azimuth > 180o = sudut azimuth
sebagai berikut. 180o.
1) Bentuk kontur membulat dan nilai kontur c) Sudut azimuth > 180o = 360o (0o) .
tertinggi terdapat di bagian tengah menunjuk-
kan kenampakan pegunungan. 16. Jawaban: e
2) Bentuk garis kontur renggang menunjukkan Gambar pada soal menunjukkan jenis foto udara
kenampakan yang landai. pankromatik hitam putih. Foto udara pankromatik
3) Garis kontur rapat menunjukkan kenampakan hitam putih dibuat menggunakan panjang
tebing terjal. gelombang 0,40,7 m. Wujud objek pada foto ini
4) Semakin tinggi nilai garis kontur menunjukkan tampak seperti wujud aslinya. Vegetasi sulit
semakin tinggi ketinggian suatu tempat. dibedakan dengan objek lain karena perbedaan
5) Kontur yang membentuk huruf U menunjuk- nilai pantulannya kecil.
kan kenampakan punggungan atau igir. 17. Jawaban: b
6) Kontur yang membentuk huruf V menunjuk- Objek di permukaan Bumi yang direkam melalui
kan kenampakan lembah atau sungai. pemanfaatan tenaga surya dapat terhambat oleh
13. Jawaban: a beberapa faktor. Intensitas penyinaran terhadap
Penggunaan proyeksi murni seperti proyeksi suatu wilayah memengaruhi besar energi yang
azimuthal, kerucut, dan silinder dalam kehidupan diterima suatu objek. Hambatan perekaman objek
sehari-hari sangat terbatas karena sulit diterapkan. seperti adanya tutupan awan. Perekaman waktu
Oleh karena itu, proyeksi ini mengalami modifikasi malam hari juga harus dilakukan dengan tenaga
hingga muncul proyeksi modifikasi/gubahan. buatan. Objek yang direkam pada kawasan lintang
Proyeksi modifikasi atau gubahan dibuat dengan tinggi juga memiliki intensitas penyinaran lebih
rendah daripada kawasan dekat khatulistiwa.

Geografi Kelas X Semester 1 45


18. Jawaban: d 23. Jawaban: a
Foto inframerah hitam putih dibuat menggunakan Langkah yang dilakukan siswa dalam meng-
panjang gelombang 0,70,9 m. Pantulan vegetasi antisipasi kendala penelitian khususnya biaya dan
pada foto ini bersifat unik karena berasal dari waktu penelitian adalah menentukan populasi dan
bagian dalam vegetasi sehingga baik untuk sampel. Populasi adalah keseluruhan jumlah
membedakan jenis vegetasi sehat dan tidak sehat. subjek penelitian. Sampel adalah bagian dari
populasi penelitian. Sampel penelitian harus
19. Jawaban: c
mewakili populasi penelitian. Dengan demikian,
Manipulasi dan analisis data merupakan salah satu
seorang peneliti tidak perlu meneliti seluruh subjek
tahap pada pemrosesan SIG. Buffering yaitu
penelitian sehingga dapat menghemat waktu dan
pembuatan poligon baru berdasarkan jarak yang
biaya penelitian.
telah ditentukan, baik pada data titik, data garis,
data area, maupun data poligon. Scoring dilakukan 24. Jawaban: d
dengan memberi nilai dari sifat parameter yang Ciri penelitian geografi adalah berbasis penemuan,
digunakan dalam analisis. Overlay merupakan artinya kegiatan peneliti berusaha mendapatkan
penggabungan dua data grafis untuk memperoleh suatu masalah atau sesuatu yang menyimpang
data grafis baru dan dapat dilakukan menggunakan dalam lingkungan geosfer. Dengan demikian,
metode union dan intersection. masalah tersebut dapat diselesaikan melalui
penelitian.
20. Jawaban: b
Data raster merupakan jenis data SIG yang 25. Jawaban: e
berbentuk piksel. Setiap piksel pada data raster Ciri-ciri pada soal menunjukkan teknik pengumpul-
merujuk pada ukuran permukaan Bumi yang an data yaitu wawancara. Wawancara dilakukan
disesuaikan dengan resolusi spasial data. Data dengan cara mengajukan pertanyaan langsung
raster mempunyai kelebihan yang ditunjukkan oleh kepada responden penelitian. Selain itu,
pernyataan nomor 1), 2), dan 4). Pernyataan 3) wawancara dilakukan untuk melengkapi data hasil
tidak tepat karena penyiaman atau scanning pada studi lapangan sehingga diperoleh data primer.
data raster mudah dilakukan. Pernyataan nomor
26. Jawaban: a
5) merupakan kelemahan data raster.
Manfaat pengumpulan data dalam penelitian
21. Jawaban: d sebagai alat pembuktian hipotesis sehingga dapat
Langkah awal dalam melakukan penelitian adalah ditentukan kesimpulannya. Peneliti harus me-
menentukan masalah atau menentukan masalah. ngetahui jenis data yang diperlukan, cara mem-
Masalah penelitian berperan mengarahkan peneliti peroleh data, dan cara mengolah data agar tujuan
dalam melakukan kegiatan penelitian. Dari penelitian tercapai.
masalah dapat dilakukan perumusan masalah
27. Jawaban: e
untuk memperjelas objek atau bagian yang diteliti.
Sarana ilmiah yang digunakan dalam penelitian
22. Jawaban: d geografi adalah penginderaan jauh. Penginderaan
Indikator yang perlu diperhatikan dalam kegiatan jauh merupakan teknik pencitraan objek tanpa
penelitan sebagai berikut. menyentuh objek secara langsung. Hasil foto
1) Keterjangkauan, yaitu peneliti harus memper- penginderaan jauh biasanya digunakan untuk
hatikan kemampuan peneliti. Keterjangkauan mengetahui kondisi fisik daerah penelitian.
meliputi tingkat pengetahuan peneliti, waktu,
28. Jawaban: a
dan biaya yang tersedia. Penelitian geografi
Langkah penelitian geografi berbasis saintifik.
mencakup objek penelitian geografi fisik,
Proses penelitian geografi setelah mengamati
manusia, dan teknik.
fenomena geografis yaitu merumuskan pertanyaan
2) Ketersediaan data, berhubungan dengan
penelitian. Rumusan pertanyaan penelitian
kemudahan peneliti dalam memperoleh data
digunakan untuk proses pengumpulan data. Data
seperti data dari hasil wawancara, studi
merupakan komponen penting dalam penelitian.
pustaka, atau instansi terkait.
Kelengkapan data menentukan tingkat kevalidan
3) Manfaat penelitian, yaitu objek masalah
suatu penelitian.
penelitian sebaiknya berkaitan dengan
kepentingan orang lain di sekitarnya seperti
menyempurnakan penelitian serupa yang
telah dilakukan sebelumnya.

46 Ulangan Akhir Semester 1


29. Jawaban: e rakit di atas air. Dia mengamati terdapat kesamaan
Manfaat penelitian geografi adalah mengembang- bentuk pantai Benua Afrika bagian barat dan pantai
kan ilmu pengetahuan geografi dan menyempurna- Benua Amerika Selatan bagian timur.
kan penelitian serupa yang dilakukan sebelumnya. 35. Jawaban: e
Penelitian geografi juga dapat memecahkan per- Gambar pada soal menunjukkan gerakan lempeng
masalahan geosfer yang dampaknya dianggap secara konvergen. Konvergensi merupakan
kompleks bagi lingkungan. gerakan saling bertumbukan antarlempeng
30. Jawaban: c tektonik. Tumbukan antarlempeng tektonik dapat
Pembahasan dalam penelitian geografi berisi hasil berupa tumbukan antara lempeng benua dengan
analisis pengumpulan data secara primer atau benua atau antara lempeng benua dengan
sekunder. Hasil analisis dapat disajikan dalam lempeng samudra. Tempat terjadinya tumbukan
bentuk tabel, diagram, dan deskripsi data kualitatif. antara lempeng tektonik benua dengan benua
disebut zona konvergen. Aktivitas tersebut akan
31. Jawaban: e menimbulkan bentukan baru yaitu terjadinya
Arus konveksi dalam lapisan mantel Bumi aktivitas vulkanisme, terbentuk palung laut di
terbentuk dari pemanasan yang bersumber dari tempat tumbukan tersebut, pembengkakan tepi
inti Bumi. Pada tempat tertentu arus konveksi lempeng benua yang merupakan deretan
bergerak vertikal kemudian menyebar secara pegunungan, daerah hiposentra gempa dangkal
horizontal. Di tempat lain arus konveksi kembali dan dalam, penghancuran lempeng akibat
masuk mantel Bumi. Lempeng-lempeng Bumi pergesekan lempeng, serta timbunan sedimen
mengapung di atas astenosfer yang lebih cair campuran atau melange.
terdorong dan bergerak. Gerakan lempeng akibat
arus konveksi dapat saling menjauh, saling 36. Jawaban: d
mendekat, atau saling bergesekan. Struktur lapisan Bumi secara berurutan adalah
lapisan kerak Bumi, mantel atas, mantel bawah,
32. Jawaban: c
inti atas, dan inti bawah. Astenosfer merupakan
Menurut para pakar, sekira 200 juta tahun yang
bagian cair yang liat dari mantel luar. Litosfer adalah
lalu (periode Trias) di Bumi hanya ada satu
gabungan dari kerak Bumi yang keras dan mantel
superbenua, yaitu Pangaea. Selanjutnya, benua
luar bagian paling atas yang cair dan panas.
tersebut pecah menjadi dua benua sangat besar
Lempeng tektonik mengapung di atas astenosfer
yaitu Laurasia di belahan Bumi utara dan
seperti es di atas air.
Gondwana di belahan Bumi selatan. Di antara
kedua benua tersebut terdapat Laut Thetys. Kedua 37. Jawaban: b
benua tersebut kemudian bergerak perlahan dan Transform atau sesar geser adalah gerakan
akhirnya terpecah-pecah menjadi benua-benua lempeng-lempeng tektonik saling bergeser men-
seperti sekarang ini. datar (horizontal) berlawanan arah. Contohnya
33. Jawaban: b pergeseran lempeng Samudra Pasifik dan daratan
Teori Konveksi mengenai pembentukan Bumi Amerika Utara yang membentuk sesar atau
membuktikan bahwa kerak Bumi yang baru akan Patahan San Andreas (San Andreas Fault). Zona
menggeser dan menggantikan kerak Bumi yang pergeseran lempeng-lempeng tektonik disebut
lama (lebih tua). Hal ini terjadi karena adanya aliran zona sesar geser (transform zone).
konveksi pada lapisan astenosfer yang menyebab- 38. Jawaban: b
kan batuan kerak Bumi menjadi lunak. Arus Angin bertiup dari daerah bertekanan tinggi ke
konveksi membawa materi lava hingga ke daerah bertekanan rendah. Akan tetapi, arah angin
punggung tengah samudra dan membeku tidak sama persis dengan arah gradien tekanan.
membentuk lapisan kerak Bumi baru. Lapisan ini Angin dari arah utara di belahan Bumi utara akan
menggeser dan menggantikan kulit Bumi yang berbelok ke kanan sesampai di daerah ekuator.
lama (lebih tua). Teori ini dapat dibuktikan dengan Sebaliknya, angin dari arah selatan di belahan
adanya pergeseran benua, gempa, tsunami, dan Bumi selatan akan berbelok ke kiri sampai di
gunung meletus. daerah ekuator. Gejala ini disebabkan pengaruh
gaya Coriolis. Gaya Coriolis adalah gaya semu
34. Jawaban: d yang timbul akibat efek gerak rotasi Bumi dan
Teori Hanyutan atau Apungan Benua dikemuka- gerak benda relatif terhadap Bumi. Pembelokan
kan oleh Alfred Wegener, seorang pakar meteorologi arah angin berdampak pada penyimpangan arah
dari Jerman pada tahun 1912. Alfred Wegener penerbangan sehingga pesawat perlu dipantau agar
berpendapat bahwa benua-benua berjalan seperti jalurnya sesuai tujuan.

Geografi Kelas X Semester 1 47


39. Jawaban: d Melalui pendekatan ekologis, penyebab longsor
Revolusi planet Bumi menyebabkan terjadinya dapat dianalisis. Fenomena longsor dapat dikait-
beberapa gejala yang mudah diamati sehari-hari. kan dengan aktivitas manusia. Misalnya aktivitas
Dampak revolusi Planet Bumi sebagai berikut. manusia di bagian hulu sungai. Pendekatan
1) Perubahan lama siang dan malam. kompleks wilayah digunakan untuk menganalisis
2) Gerak semu Matahari. pemecahan masalah akibat fenomena longsor.
3) Pergantian musim.
3. Jawaban:
4) Perubahan kenampakan rasi bintang.
Sensor yang digunakan pada citra foto yaitu
5) Paralaks bintang.
kamera, sedangkan pada citra nonfoto yaitu
40. Jawaban: d nonkamera. Citra foto merekam objek secara
Jenis musim di daerah subtropis dan waktu serentak menggunakan spektrum tampak dan
terjadinya sebagai berikut. perluasannya. Pemotretan dengan sensor kamera
1) Musim di daerah belahan Bumi utara sebagai dilakukan pada saat wahana beroperasi dengan
berikut. mengikuti jalur terbang yang telah ditentukan. Citra
Musim semi : tanggal 21 Maret21 Juni nonfoto diperoleh dari perekaman objek melalui
Musim panas : tanggal 21 Juni penyiaman (scanning). Penyiam (scanner) di-
23 September pasang pada wahana seperti satelit yang ber-
Musim gugur : tanggal 23 September operasi di angkasa luar. Perekaman dilakukan
22 Desember secara parsial.
Musim dingin : tanggal 22 Desember
4. Jawaban:
21 Maret
Tahap manipulasi dan analisis data geospasial
2) Musim di daerah belahan Bumi selatan
menjadi ciri utama SIG karena terjadi proses pem-
sebagai berikut.
bentukan peta baru yang telah diolah baik secara
Musim semi : tanggal 23 September
manual maupun secara komputerisasi. Kemampu-
22 Desember
an SIG dalam melakukan analisis gabungan dari
Musim panas : tanggal 22 Desember
data spasial dan data atribut akan menghasilkan
21 Maret
informasi yang berguna untuk berbagai aplikasi.
Musim gugur : tanggal 21 Maret22 Juni
Berbeda dengan analisis non-SIG seper ti
Musim dingin : tanggal 21 Juni
berbentuk deskriptif atau tabular yang hanya
23 September
mampu memberi informasi secara parsial demi
parsial. Penyajian data secara spasial juga kurang
B. Kerjakan soal-soal berikut!
menarik tanpa SIG.
1. Jawaban: 5. Jawaban:
Pendekatan geografi yang utama sebagai berikut. Prinsip keterjangkauan adalah kemampuan
a. Pendekatan keruangan (spasial) berdasarkan seorang peneliti dalam melakukan penelitian.
pada perbedaan lokasi dari sifat-sifat Kemampuan yang dimaksud adalah kemampuan
pentingnya seperti perbedaan struktur, pola, pengetahuan, biaya, waktu, dan objek penelitian.
dan proses. Contohnya pada kajian persebar- Pengetahuan berarti tingkat kemampuan peneliti
an jenis tanah. dalam memahami ilmu pengetahuan sebagai
b. Pendekatan kelingkungan (ekologi) menekan- dasar dalam menentukan landasan teori yang
kan pada interaksi organisme dengan akan digunakan. Kemampuan waktu dan biaya
lingkungan. Misalnya pemberian pupuk kimia yaitu kemampuan peneliti dalam mengeluarkan
yang berlebihan pada proses pertanian dapat biaya dalam penelitian dan efektivitas waktu
menurunkan kesuburan tanah. penelitian. Objek penelitian geografi mencakup
c. Pendekatan kompleks wilayah memadukan geografi fisik, sosial, dan teknik.
pendekatan keruangan dan kelingkungan.
Contohnya penanganan wilayah yang 6. Jawaban:
mengalami bencana banjir di perkotaan. Wawancara sesuai digunakan dalam penelitian
geografi sosial karena data yang didapat langsung
2. Jawaban: dari responden sehingga sumber data bersifat
Pemetaan daerah rawan longsor merupakan salah empiris sesuai fakta. Wawancara juga dapat
satu penerapan pendekatan keruangan dalam ilmu mendukung data yang tidak dapat diperoleh
geografi. Berdasarkan pemetaan tersebut dapat melalui kegiatan observasi dan studi wisata.
diketahui daerah yang potensi longsornya tinggi.

48 Ulangan Akhir Semester 1


7. Jawaban: 9. Jawaban:
Perbedaan penelitian eksploratif, deskriptif, dan Bukti yang mendukung kebenaran teori Konveksi
eksplanatif terletak pada tujuan kegiatan. sebagai berikut.
a. Penelitian eksploratif ber tujuan me- a. Terbentuk pematang tengah samudra seperti
ngembangkan pertanyaan yang telah di- Mid Atlantic Ridge dan PacificAtlantic Ridge.
rumuskan. b. Semakin jauh dari punggung tengah samudra,
b. Penelitian deskriptif bertujuan menggambar- semakin tua umur batuannya. Kondisi ini
kan atau mendeskripsikan lebih detail menunjukkan bahwa terdapat gerakan yang
mengenai fenomena geosfer. berasal dari mid oceanic ridge ke arah
c. Penelitian eksploratif dilakukan untuk me- berlawanan. Peristiwa ini disebabkan adanya
nemukan penjelasan tentang penyebab suatu arus konveksi dari lapisan di bawah kulit Bumi.
kejadian.
10. Jawaban:
8. Jawaban: Gerhana Matahari merupakan dampak terjadinya
Proses pembentukan kulit Bumi menurut teori revolusi Bumi dan revolusi Bulan. Revolusi Bumi
LaurasiaGondwana diawali dari pergerakan yaitu gerak Bumi mengelilingi Matahari sedangan
Benua Laurasia (benua besar di Kutub Utara) dan revolusi Bulan adalah gerak Bulan mengelilingi
Benua Gondwana (benua besar di Kutub Selatan) Bumi. Para peneliti dan penduduk Indonesia dapat
ke arah ekuator. Seiring perjalanannya menuju mengamati fenomena tersebut. Para peneliti
ekuator benua-benua terpecah menjadi bagian astronomi menggunakan peristiwa ini untuk
yang lebih kecil. Laurasia terpecah membentuk mengkaji berbagai aspek seperti korona dan
daratan Eropa, Asia, Amerika Utara, dan Greenland. medan magnet Bumi.
Gondwana terpecah membentuk Amerika Selatan,
India, Australia, Afrika, dan Antartika.

Geografi Kelas X Semester 1 49