Anda di halaman 1dari 44

Kumpulan Judul Skripsi Biologi Murni Bagian 1

1. Seleksi Jamur Tanah yang berpotensi sebagai pengendali hayati terhadap Rhizoctonia
solani Kuhn. penyebab busuk akar tanaman cabai (Capsicum frutescent L.)
2. Hubungan kekerabatan fenetik plasma nutfah tomat (Solanum lycopersicum L.) di
Daerah Istimewa Yogyakarta berdasarkan karakter morfologi
3. Analisis golongan senyawa dan bioaktivitas fraksi ekstrak kloroform Ulva lactuca L.
dan Ulva fasciata Del.
4. Pengaruh serat Tempe Gembus terhadap kadar kolesterol total dan HDL serum darah
tikus putih (Rattus norvegicus L.)
5. Pengaruh infusa buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.) masak
segar dan kering terhadap kadar kolesterol, Trigliserida dan struktur mikroanatomi ren
Tikus Putih (Rattus norvegicus L.
6. Pengaruh kadmium terhadap struktur mikroanatomi Prostomium, Intestinum dan anus
Cacing Tanah (Lumbricus rubellus Hoff.)
7. Struktur mikroskopis hepar dan kadar hemoglobin Tikus Putih (Rattus norvegicus L.)
jantan yang diberi alkohol dan infusa daun Sambiloto (Andrographis paniculata
(Burm. f.)Ness.)
8. Hubungan kekerabatan fenetik tiga varietas jahe (Zingiber officinale Rosc.) yang
tumbuh pada tanah pasir geluhan, geluh pasiran, dan lempung berdasarkan sifat
morfologi serta minyak atsiri
9. Pegaruh Pb(NO3)2 yang diberikan melalui akar dan daun terhadap biomassa dan
kandungan klorofil daun tanaman Bayam Cabut (Amaranthus tricolor L.)
10. Pengaruh minyak atsiri daun Sirih (Piper betle L.) terhadap Staphylococcus aureus
dan Escherichia coli resisten kloramfenikol
11. Kadar Bilirubin Tikus Putih (Rattus norvegicus L.) jantan yang diperlakukan dengan
alkohol dan infusa daun Sambiloto (Andrographis paniculata (Burm.f.) Ness.)
12. Pengaruh air rebusan tumbuhan Suruhan (Peperomia pellucida (L.) Kunth.) terhadap
kadar serum Glutamat Piruvat Transaminase (SGPT) Tikus Putih (Rattus norvegicus
L.) hiperurikemia
13. Komposisi dan kadar asam lemak Diatome Navicula sp., Nitszchia sp. ,dan
Skeletonema costatum
14. Kualitas Gelatin tulang Ikan Hiu (Carcharhinus sp.) dengan pelarut asam dan basa
15. Pengaruh senyawa bioaktif bakteri heterotrof pada jaringan spons Tetilla sp. terhadap
Candida albicans dan Aspergillus fumigatus
16. Distribusi dan kemelimpahan sel minyak serta profil kromatogram minyak atsiri
Rimpang Bengle (Zingiber cassumunar, Roxb) yang tumbuh di empat jenis tanah
17. Pengaruh air rebusan tumbuhan Suruhan (Peperomia pellucida (L.) Kunth) terhadap
kadar asam urat serum darah Tikus Putih (Rattus norvegicus L.) hiperurikemia
18. Identifikasi golongan senyawa bioaktif dari bakteri heterotrof pada spons Tetilla sp.
dan daya antibakteri terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus
19. Keanekaragaman jenis kelelawar (Chiroptera) penghuni goa dan karakteristik roosting
areanya di Stasiun Pusat Penelitian dan Pelatihan Konserwasi, Way Canguk, Taman
Nasional Bukit Barisan Selatan
20. Anatomi akar, batang dan daun serta kadar Capsaicin Cabai Rawit (Capsicum
frutescens L.) yang ditumbuhkan pada media pasir, dan arang sekam dan tanah
dengan variasi pupuk NPK.
21. Anatomi akar, batang dan daun serta kadar Capsaicin Cabai Rawit (Capsicum
frutescens L.) ditumbuhkan pada media sabut kelapa, dan serbuk gergaji dan tanah
dengan variasi pupuk NPK.
22. Daya antibakteri ekstrak Axinella sp. terhadap Escherichia coli
23. Distribusi dan kemelimpahan fitoplankton di Selat Makasar
24. Analisis kualitatif dan kuantitatif minyak atsiri kemangi (Ocimum basilicum L.) pada
berbagai ketinggian tempat
25. Pengaruh infusa daun sambiloto (Andrographis paniculata (Burm.f.)Ness) terhadap
kadar serum glutamat piruvat
26. transaminase (SGPT) tikus putih (Rattus norvegicus L.) yang diberi alkohol
27. Fosil anggota kelas Reptilia di Indonesia : karakteristik dan filogeni
28. Pengaruh ekstrak ethanol biji jinten hitam (Nigella sativa L.:Ranunculaceae) terhadap
kadar HDL (High Density Lipoprotein) dan LDL (Low Density Lipoprotein) serum
darah tikus putih (Rattus Norvegicus
29. Hubungan kekerabatan secara fenetik antara Ocimum basilicum L. forma citratum
Back. yang tumbuh di berbagai tingkatan ketinggian berdasar pada karakter morfologi
dan minyak atsiri
30. Karakterisasi kromosom bawang putih kultivar Lumbu Hijau dan Lumbu Kuning
(Allium sativum L. cv Lumbu Hijau dan Lumbu Kuning
31. Karakterisasi kromosom bawang putih kultivar Tawangmangu Baru dan Bawang
Jawa (Allium sativum L. cv. Tawangmangu Baru dan Bawang Jawa)
32. Senyawa antibakteri ekstrak kloroform dan metanol dari spons asal Pantai Selatan
Daerah Istimewa Yogyakarta
33. Diversitas dan densitas komunitas bakteri heterotrofik pada air Gua Bribin sebagai
indikator sekunder kualitas air minum Karakterisasi kromosom bawang putih lanang
(Allium sativum L.)
34. Viabilitas dan sifat fisiologis isolat Lactobacillus sp. Mar 8 sebagai agensia penurun
kolesterol setelah dienkapsulasi dengan menmggunakan spray dryer
35. Kualitas Jamu Kunyit asam berdasarkan kandungan dan sifat coliform,
Staphylococcus aureus, Salmonela serta total bakteri di pasaran Kodya Yogyakarta
36. Pengaruh ekstrak daun ki rinyuh (Eupatorium inufolium H.B.K) terhadap
pertumbuhan kacang tanah (Arachis hypogeae L.) rumput teki (Cyperus rotundus L.)
dan bayan duri (Amaranthus spinosus L.)
37. Pengaruh ekstrak ethanol biji mindi (Melia azedarach L.) peroral terhadap struktur
mikroanatomi lien mencit (Mus musculus L.) jantan yang diinfeksi Plasmodium
berghei
38. Kualitas jamu beras kencur berdasarkan bakteri total, Coliform, Salmonela, dan
Staphylococcus aureus di warung-warung sekitar kota Yogyakarta
39. Prevalensi dan tingkat infeksi Nematoda Parasit usus pada penduduk di sekitar sungai
Gajahwong Catur Tunggal Sleman Yogyakarta
40. Pengaruh penambahan sistein pada getah pepaya (Carica papaya L.) dengan variasi
suhu dan lama penyimpanan terhadap aktivitas proteolitik papain
41. Patogenesitas Spodoptera litura Nucleopolyhedrovirus (Splt-NPV) isolat Magelang,
Jember, dan Kalimantan terhadap ulat grayak, Spodoptera litura (Fab.), hama pada
tanaman tembakau
42. Uji efikasi Spodoptera litura Multiple Nucleopolyhedrovirus (Splt-MNPV) untuk
pengendalian ulat grayak Spodoptera litura (Fab.)(Lepidoptera: Noctuidae) hama pada
tanaman tembakau (Nicotiana tabaccum L
43. Kualitas jamu kunyit asam tradisional berdasarkan kandungan bakteri Coliform,
Salmonella dan Staphylococcus aureus di Wilayah Kotamadya Yogyakarta
44. Habitat bersarang serak jawa (Tyto alba javania, Gmelin 1788) di Yogyakarta
45. Skrining bakteri heterotrof penghasil antibakteri simbion dari Tetilla sp.
46. Skrining khamir penghasil senyawa bioaktif antibakteri yang hidup pada spons Tetilla
sp.
47. Potensi cemaran bakteri Coliform, Staphylococcus aureus dan Salmonella pada jamu
beras kencur di Yogyakarta
48. Hubungan kekerabatan fenetik plasma nutfah cabai rawit (Capsicum frutescens L.) di
Bantul dan Sleman Yogyakarta berdasarkan karakter morfologi
49. Bakteri epibiotik penghasil senyawa antibakteri pada spons Tetilla sp.
50. Komunitas Bivalvia di zona intertidal pantai Modung, Bangkalan pada iklim yang
berbeda
51. Hubungan kekerabatan fenetik kultivar cabai merah (Capsicum annum L.) di Sleman
dan Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta berdasarkan sifat morfologi
52. Pemanfaatan abu batubara landfill sebagai media tanam semai Leucaena dan Sesbania
glauca dan Sesbenia grandiflora dengan aplikasi bahan organik olahan di PT.
Newmont Nusa Tenggara
53. Daya antihelmintik ekstrak ethanol biji mindi (Melia azedarach L.) terhadap cacing
hati Fasciola gigantica Cobbold secara in vitro
54. Pengaruh penambahan tepung remis (Corbicula javanica Mousson) pada pelet
terhadap pertumbuhan dan komposisi asam lemak juvenil udang galah
(Macrobrachium rosenbergii de Man)
55. Nematoda (Secernentea: Trichostrongylidae) pada tinja sapi potong di Peternakan
Rejodani, Sleman, Yogyakarta
56. Pengaruh ekstrak ethanol biji jinten hitam (Nigella sativa L.) terhadap kadar glukosa
darah tikus putih (Rattus norvegicus L.) hiperglikemia
57. Jenis-jenis kelelawar buah di hutan dan pekarangan wilayah Desa Hargowilis
Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta
58. Pengaruh air limbah tempe terhadap struktur anatomi dan kandungan B-Carotene
kangkung (Ipomea reptans Poir) dalam kultur hidroponik
59. Prevalensi dan tingkat infksi soil transmitted helminthi pada anak-anak di SDN
Krapyak, Panjangrejo, Bantul, Yogyakarta
60. Efikasi air perasan buah mengkudu (Morinda citrifolia) sebagai antihelmintik
terhadap cacing gelang Ascaridia galli Schrank secara in vitro
61. Efikasi perasan bawang putih (Allium sativum L.) terhadap mortalitas cacing tambang
anjing (Ancylustoma caninum) secara in vitro
62. Jamur penyebab kurap dan penghambatan pertumbuhannya dengan ekstrak ketapang
cina (Cassia alata L.) dan rimpang lengkuas (Alpinia galanga (L.) Swartz)
63. Anatomi dan Kandungan nikotin pada daun tembakau (Nicotiana tabacum L.) varietas
Bligon, Grompol Jinten, dan Vorstenlanden
64. Patogenesitas Fusan Bacillus Thuringiensis var kurstaki dan Bt. var israelensis F13
terhadap Larva Plutella xylostella L. dan Larva Spodoptera litura F
65. Keragaman dan pemanfaatan tradisional nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk.)
oleh masyarakat Turgo di Lereng Selatan Gunung Merapi
66. Endoparasit (Nematoda dan Protozoa) pada feses Orangutan di Pusat Reintroduksi
Orangutan Nyaru Menteng, Kalimantan Tengah
67. Degradasi metil merkuri oleh isolat bakteri dari sedimen sungai Sangon, Kulon Progo,
Daerah Istimewa Yogyakarta
68. Anatomi dan kandungan nikotin daun tembakau (Nicotiana tabacum L.) varietas
Mloko, Magetan, TBN, dan Krincing
69. Cacing tanah (Lumbricus rubellus Hoff) dalam pengelolaan sampah organik Kebun
Biologi Fakultas Biologi UGM
Keanekaragaman dan hubungan kekerabatan fenetik antar spesies anggota familia
verbenaceae berdasarkan karakter morfologi di lereng Selatan Gunung Merapi
Yogyakarta
70. Spesies dan distribusi lokal Ficus (Moraceae) di lereng Selatan Gunung Merapi,
Yogyakarta
71. Pengaruh air limbah tempe terhadap struktur anatomi dan kandungan B-Carotene
kangkung (Ipomea reptans Poir) dalam kultur hidroponik
72. Prevalensi dan tingkat infksi soil transmitted helminthi pada anak-anak di SDN
Krapyak, Panjangrejo, Bantul, Yogyakarta
73. Efikasi air perasan buah mengkudu (Morinda citrifolia) sebagai antihelmintik
terhadap cacing gelang Ascaridia galli Schrank secara in vitro
74. Efikasi perasan bawang putih (Allium sativum L.) terhadap mortalitas cacing tambang
anjing (Ancylustoma caninum) secara in vitro
75. Jamur penyebab kurap dan penghambatan pertumbuhannya dengan ekstrak ketapang
cina (Cassia alata L.) dan rimpang lengkuas (Alpinia galanga (L.) Swartz)
76. Anatomi dan Kandungan nikotin pada daun tembakau (Nicotiana tabacum L.) varietas
Bligon, Grompol Jinten, dan Vorstenlanden
77. Patogenesitas Fusan Bacillus Thuringiensis var kurstaki dan Bt. var israelensis F13
terhadap Larva Plutella xylostella L. dan Larva Spodoptera litura F
78. Keragaman dan pemanfaatan tradisional nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk.)
oleh masyarakat Turgo di Lereng Selatan Gunung Merapi
79. Endoparasit (Nematoda dan Protozoa) pada feses Orangutan di Pusat Reintroduksi
Orangutan Nyaru Menteng, Kalimantan Tengah
80. Degradasi metil merkuri oleh isolat bakteri dari sedimen sungai Sangon, Kulon Progo,
Daerah Istimewa Yogyakarta
81. Anatomi dan kandungan nikotin daun tembakau (Nicotiana tabacum L.) varietas
Mloko, Magetan, TBN, dan Krincing
82. Cacing tanah (Lumbricus rubellus Hoff) dalam pengelolaan sampah organik Kebun
Biologi Fakultas Biologi UGM
83. Keanekaragaman dan hubungan kekerabatan fenetik antar spesies anggota familia
verbenaceae berdasarkan karakter morfologi di lereng Selatan Gunung Merapi
Yogyakarta
84. Spesies dan distribusi lokal Ficus (Moraceae) di lereng Selatan Gunung Merapi,
Yogyakarta

101. Kemampuan berkecambah biji buah naga merah ditinjau dari perkembangan struktur anatomi
radikula
102. Keragaman Jenis Plankton di Danau Beratan sebagai indikator kualitas perairan
103. Komposisi Gulma pada tanaman jagung (Zea mays L) di Subak Dlodsema Kel.Kesiman Petilan
Kota Denpasar
104. Komposisi gulma pada tanaman karet (Havea brasiliensis) di sub unit Sumberemis unit
Perkebunan Pulukan Jemberana
105. Komposisi vegetasi di bagian timur Pulau Menjangan TNBB
106. Komposisi vegetasi di kawasan Teluk Kelor TNBB
107. Kualitas air pada mata air di Dusun Abadi Desa Pidpid Kec.Abang Kabupaten Karangasem
108. Kualitas air pada mata air di Dusun Tegal Kepuh Desa KabaKaba Kediri Tabanan Bali
109. Kualitas air sumur gali di desa Pangkung Tibah Kec.Kediri Kab.Tabanan berdasarkan analisis
bakteri Escherichia coli dan patogen
110. Kualitas air sumur gali di Kelurahan Panjer ditinjau dari kandungan bakteri coliform dan
Eschericia coli
111. Kualitas air sumur gali di sekitar tempat pengolahan ikan (TPI) Desa Pengambengan Kabupaten
Jembrana
112. Kualitas Air sungai Ayung pada musim hujan di tinjau dari sifat fisik,kimia,dan mikrobiologi
113. Kualitas air sungai Badung selama musim kemarau ditinjau dari kandungan coliform dan
Escherichia coli
114. Kualitas air sungai Badung selama musim penghujan ditinjau dari kandungan coliform dan
Escherichia coli
115. Kualitas air sungai Cos di Kabupaten Gianyar ditinjau dari sifat fisik kimia dan mikrobiologi
116. Kualitas air sungai Unda di Kab.Klungkung berdasarkan kandungan coliform dan Escherichia coli
117. Kualitas beberapa pupuk organik yang beredar di Kota Denpasar ditinjau dari kandungan
coliform, E.coli dan bakteri patogen
118. Kualitas fisik dan kimia air sungai Yeh Abe yang terkena limbah garmen (PT Mama & Leon) di
desa Kukuh Kerambitan Tabanan Bali
119. Kualitas ikan kembung (Rastrelliger sp) yg dijual di pasar tradisional dan swalayan di Denpasar
berdasarkan kontaminasi jenis dan jumlah cendawan
120. Kualitas perairan pantai Sanur Bali ditinjau dari bakteri Escherichia coli dan beberapa bakteri
patogen
121. Kualitas perairan sungai Yeh Abe yang terkena limbah garmen (Mama Leon) ditinjau dari
keanekaragaman makrozoobentos
122. Kwalitas air limbah RSUP Sanglah dan RSU Wangaya ditinjau dari segi bakteri biologis
123. Kwalitas air sumur gali di wilayah pantai Canggu ditinjau dari kandungan Escherichia coli
124. Loh Sabita, Pulau Komodo, Taman Nasional Komodo NTT
125. Memperpanjang kesegaran bunga potong anggrek Dendrobium gigibbum sonia dan bunga
potong mawar (Rosa sp) dengan pemberian larutan pengawet
126. Modelmodel Agroforestri provinsi bali
127. Morpologi pollen beberapa jenis tumbuhan mangrove di hutan Prapat Benoa
128. pada Air Tercemar Limbah Industri Pencelupan
129. Pemanfaatan Biomagnetik sebagai pengobatan alternatif dalam menunjang ketahanan nasional
130. Pemanfaatan Ekstrak bawang putih (Allium sativum) dan kayu manis (Cinnamomum burmanii
BI) sebagai suplemen ragi dalam proses fermentasi tape
131. Pemanfaatan Limbah Pertanian Untuk Produksi Gas Bahan Bakar Terbarukan Dengan teknologi
Tepat
132. Pemantauan Biologi (Fauna dan Flora air) di lingkungan PLTD PT Indonesia Power Unit Bisnis
Pembangkitan bali
133. Pemantauan Biologi (Fauna dan Flora air) di lingkungan PLTD PT Indonesia Power Unit Bisnis
Pembangkitan bali
134. Penampilan reproduksi dan perkembangan skeleton fetus mencit (Mus musculus) setelah
pemberian ekstrak nenas muda
135. Penelitian tentang Jalak bali (Leocopsar rothchildii) Di Nusa Penida (Pelepasan Jalak Bali)
136. Pengaru beberapa konsentrasi fungisida Benomyl terhadap pengendalian penyakit antraknose
pada buah pisang (Musa paradisiacal L.)
137. Pengaru ekstrak daun tapak dara (Catharanthus roseus G.Don) terhadap spermatogenesis pada
mencit
138. Pengaruh air perasan daun jati ( Tectona grandis ) terhadap pertumbuhan jamur Aspergilus
niger
139. Pengaruh aplikasi dan frekuensi pemberian vaksin New Castle Disease (ND) terhadap titer
antibody pada ayam pedaging
140. Pengaruh aplikasi dan frekuensi pemberian vaksin New Castle Disease terhadap jumlah leukosit
pada ayam pedaging
141. Pengaruh beberapa obat terhadap kadar glukosa darah mencit (Mus musculus strain Bolb.C)
142. Pengaruh berbagai jenis pakan dari fam.Brassicaceae terhadap siklus hidup hama Plutella
xylostella dan Crocidolomia binotalis serta tingkat kerusakan yang ditimbulkannya
143. Pengaruh berbagai varietas dan kadar air beras terhadap perkembangan kumbang bubuk beras
(Sitophylus oryzae)
144. Pengaruh berbagai varietas padi terhadap perkembangan penggerek batang padi kuning
145. Pengaruh dosis pupuk fosfat dan atonik terhadap pertumbuhan dan perkembangbiakan Azolla
sp.
146. Pengaruh ekstrak daun dari beberapa tanaman pada perkecambahan biji jagung (Zea mays) dan
kedelai (Glycine max)
147. Pengaruh ekstrak daun liligundi (Vitex trifolia) terhadap perkembangan nyamuk aedes aegepty
148. Pengaruh Ekstrak Daun Tapak Dara (Catharanthus roseus G.Don) terhadap spermatogenesis
pada mencit
149. Pengaruh ekstrak kunyit (Curcuma domestica Vhal) dan kencur (Kaempferia galanga L.) pada
beberapa konsentrasi terhadap penghambatan beberapa bakteri penyebab diare
150. Pengaruh Formalin terhadap perkembangan Fetus mencit
151. Pengaruh Giberelin (GA3) dan pemotongan benang sari terhadap perkembangan struktur
anatomi bakal buah jeruk limau (Citrus sumblycarpa )
152. Pengaruh giberelin (GA3) terhadap total khlorofil daun kedelai (Glycine max (L)Merr)
153. Pengaruh hormon tiroksin terhadap proses metamorfosis kodok Taiwan (Rana catesbiana)
154. Pengaruh IAA terhadap partenokarpi pada buah mentimun (Cucumis sativus L)
155. Pengaruh inokulasi Rhizoplus terhadap efektifitas bakteri Rhizobium sp pada tanaman kacang
kedelai (Glycine max L) Merr)
156. Pengaruh jenis makanan terhadap pertumbuhan dan perkembangan siput murbeai (Pamacea
canaliculata)
157. Pengaruh kadar air awal dan lama penyimpanan terhadap intensitas serangan jamur dan
perkecambahan benih bawang putih varietas Lumbu Hijau (Allium sativum var.lumbu hijau)
158. Pengaruh kadar pengenceran dan suhu penyimpanan terhadap daya simpan semen babi yang
diencerkan dengan bahan pengencer BL1 (Bettsuille Liquid Extender)
159. Pengaruh kadar pupuk Indoflor, Greenstant dan Liptonik Super terhadap pertumbuhan dan
hasil tanaman sawi (Brassica juncea. L) dalam sistem hidroponik
160. Pengaruh kedalaman penanaman terhadap perkecambahan beberapa jenis biji
161. Pengaruh kepadatan populasi ikan bandeng (Chanos chanos) sebagai umpan pancing terhadap
kualitas fisiknya selama pengangkutan
162. Pengaruh Kerapatan rumput teki (Cyperus rotundus L) terhadap pertumbuhan dan produksi
kacang tanah (Arachis hipogaea L)
163. Pengaruh ketebalan mulsa terhadap efektivitas bakteri Sinorhizobium fredii pada tanaman
kedelai (Glycine max)
164. Pengaruh KmnO4 (kristal) larutan CaCl2 dan air panas terhdapa penyakit antraknose pada buah
alpokat (Pusea americana Mill) di penyimpanan
165. Pengaruh kombinasi gergaji kayu jati (Tectona grandis) dan sengon (Albizzia falcata) serta lama
pengomposan terhadap pertumbuhan jamur kuping (Auricularia judae)
166. Pengaruh konsentrasi garam NaCl terhadap pertumbuhan semai Rhizophora mucronata Lamk.
167. Pengaruh konsentrasi gibberellin (GA3) terhadap partenokarpi pada buah pare (Momordica
charantina L)
168. Pengaruh konsentrasi gibberellin (GA3) terhadap partenokarpi pada buah cabe merah
(Capsicum annuum L )
169. Pengaruh konsentrasi gibberellin (GA3) terhadap perkembangan dan pertumbuhan tunas pada
tanaman tebu (Saccharun officinale L).
170. Pengaruh konsentrasi IAA (Indole Acetic Acid) terhadap penuaan dan peluruhan bunga anggrek
(Vanda douglas)
171. Pengaruh konsentrasi natrium metabisulfit dan kalium sorbat terhadap mutu brem beras ketan
Oryza sativa var.glutinosa
172. Pengaruh lama dekomposisi Azolla spp.sebagai pupuk hijau terhadap pertumbuhan sawi
(Brassica juncea L)
173. Pengaruh lama penyimpanan dan posisi rimpang terhdapa pertumbuhan bibit jahe (Zingiber
officinale Rosc) varietas gajah
174. Pengaruh lamanya genangan air terhadap pertumbuhan semai Rhizophora mucronata Lamk
175. Pengaruh lamanya penyimpanan telur asin terhadap total mikroba dan coliform serta deteksi
bakteri (Salmonela sp)
176. Pengaruh limbah rumah pemotongan hewan Pesanggaran terhadap kualitas air sumur gali di
wilayah Pesanggaran Kota Denpasar
177. Pengaruh media sampah terhadap kandungan berbagai unsure yang terdapat di dalam buah
semangka
178. Pengaruh naungan terhadap pertumbuhan semai Rhizophora mucronata Lamk.
179. Pengaruh naungan terhdap pertumbuhan dan perkembangbiakan Azolla sp
180. Pengaruh pemberian garam NaCl terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah
(Arachis hypogaea Linn)
181. Pengaruh pemberian garam NaCl terhadap pertumbuhan dan Produksi tanaman mentimun
(Cucumis sativus L)
182. Pengaruh pemberian mulsa dan legin terhadap efektivitas bakteri Rhizobium pada tanaman
kacang tanah (Arachis hypogaea L)
183. Pengaruh Pemberian Testoteron Propirnat terhadap Karakteristik seks sekunder dan
pertumbuhan ayam pedaging
184. Pengaruh pemotongan buah terhadap pertumbuhan semai Rhizophora mucronata Lamk.
185. Pengaruh pemotongan tunas pucuk dan konsentrasi atonik terhadap pertumbuhan setek sulur
tanaman cabe jamu (Piper retrofractum Vahl)
186. Pengaruh penambahan gula terhadap pertumbuhan Saccharomyces cerevisiae dan kadar etanol
yang terbentuk dalam proses pembuatan wine
187. Pengaruh Penambahan Shelter Buatan terhadap peningkatan survival rate dan padat tebar
pada budidaya udang Galah (Microbrachium rosenbergii)
188. Pengaruh pengupasan kulit dan konsentrasi KNO3 terhadap perkecambahan dan pertumbuhan
bibit cendana di persemaian
189. Pengaruh penyimpanan roti pada suhu kamar terhadap pertumbuhan kapang dan khamir
190. Pengaruh perbedaan suhu ruang penyimpanan terhdap perkembangan sel Skeletonema sp
sebagai stok murni di Laboratorium
191. Pengaruh perbedaan temperatur penyimpanan dan kadar pengenceran terhadap daya semen
babi Landrace yang diencerkan dengan bahan pengencer Kiev
192. Pengaruh pH media agar terhadap pertumbuhan Fusarium oxysporum dan Pseudomonas
solanacearum penyebab penyakit layu tanaman tomat
193. Pengaruh populasi gulma alangalang (Imperata cylindrical L) terhadap pertumbuhan dan
perkem bangbiakan bawang merah (Allium cepa var.ascalonicum (L) Back.
194. Pengaruh populasi teki (Cyperus rotundus) terhdap perkembangan dan pertumbuhan bawang
merah (Allium cepa var ascalonicum (L) Back
195. Pengaruh posisi setek batang dan konsentrasi rootone F terhadap pertumbuhan setek tanaman
delima (Punika granatum Linn)
196. Pengaruh pupuk kandang sebagai media tanam terhadap pertumbuhan semai bakau panjang
(Rhizophora mucronata Lamk)
197. Pengaruh sodium hipoklorit ( NaOCl) terhadap bakteri Escherichia coli dalam air
198. Pengaruh stress panas terhadap respon fisiologi ayam broiler umur dua dan tujuh minggu
199. Pengaruh suhu awal dan pengikisan terhadap perkecambahan biji aren (Arenga pinnata Merr)
200. Pengaruh suhu dan kadar nitrogen terhadap daya tetas telur cacing Fasciola gigantica

1. STUDI KORELASI TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP


PRESTASI BELAJAR SISWA BIDANG STUDI BIOLOGI KELAS IIA2 SMA
KEMALA BHAYANGKARI PORONG ? SIDOARJO TAHUN AJARAN #
DINAMIKA POPULASI AKASIA DURI (Acacia nilotica (L.) Willd. ex Del.)
DAN BIDURI (Calotropis gigantea (Willd.) Dryand. ex Ait. f.)DI SAVANA
BEKOL TAMAN NASIONAL BALURAN BANYUWANGI
2. ANALISIS JUMLAH BAKTERI INDIKATOR PENCEMARAIR PADA
SUNGAI BRANTAS DI DESA KENDALPAYAKKECAMATAN PAKIS SAJI
KABUPATEN MALANG
3. DINAMIKA POPULASI AKASIA DURI (Acacia nilotica (L.) Willd. ex Del.)
DAN BIDURI (Calotropis gigantea (Willd.) Dryand. ex Ait. f.)DI SAVANA
BEKOL TAMAN NASIONAL BALURAN BANYUWANGI
4. Analisis Residu Insektisida Dursban 20 EC pada Sayuran Sawi Putih (Brassica
juncea L) dan Kubis Telur (Brassica oleracea L) yang ditanam Di Wilayah
Kecamatan Bumiaji Batu
5. ANALISIS PENERAPAN RECIPROCAL TEACHING MATA PELAJARAN
BIOLOGI POKOK BAHASAN LINGKUNGAN KELAS I SEMESTER II
TAHUN PELAJARAN 2003 ? 2004 DI SMU WIDYAGAMA MALANG
6. PERBEDAAN KWALITAS CARA PEMINDANGAN IKAN LAYANG
(Decapterus russelli Ruppell ) DENGAN TEKNIK PRESTO DAN NON
PRESTO
7. PENGARUH METODE PENGASAPAN TERHADAP KUALITAS IKAN
BANDENG (Chanos chanos forsk)
8. HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN SIKAP GURU
BIOLOGI SMU NEGERI SE-KABUPATEN PROBOLINGGO TERHADAP
TEORI EVOLUSI MAKHLUK HIDUP
9. PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK NENAS (Ananas comosus) DAN
KALSIUM KLORIDA (CaCl2) TERHADAP KUALITAS KEJU
10. STUDI MENGENAI KESEGARAN IKAN YANG DISIMPAN DALAM MESIN
PENDINGIN (REFRIGRATOR ) OLEH PEDAGANG IKAN AIR TAWAR
SEGAR DI PASAR TULANGAN, KEC-TULANGAN, KAB- SIDOARJO
11. PENGARUH LAMA PEMBEKUAN TERHADAP MUTU DAGING AYAM
DITINJAU DARI KANDUNGAN PROTEIN, JUMLAH TOTAL KOLONI
BAKTERI DAN ORGANOLEPTIK
12. PENGARUH ASAM SITRAT DAN PEKTIN TERHADAP MUTU SELAI
JAMBU BIJI BANGKOK ( Psidium guajava L
13. PENGARUH ASAM SITRAT DAN GULA TERHADAP MUTU SELAI DARI
DAMI NANGKA VARIETAS NANGKA KUNIR (Artocarpus heterophyllus)
14. INVENTARISASI EKTOPARASIT PADA AYAM KAMPUNG (Gallus
domesticus) DI DESA NGENEP, KECAMATAN KARANGPLOSO,
KABUPATEN MALANG, JAWA TIMUR
15. PENGARUH KONSENTRASI KALIUM BISULFIT (KHSO3) TERHADAP
KUALITAS CABAI MERAH KERING (Capsicum annuum L.)
16. PERBEDAAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MATERI
PEMBELAHAN MITOSIS-MIOSIS TERHADAP PRESTASI BELAJAR
SISWA SLTP NEGERI 3 BATU
17. EFEK HIPOGLIKEMIK UBI JALAR (Ipomea batatas L.) VARIETAS JAGO
PADA MENCIT (Mus musculus) STRAIN BALB C
18. PENGARUH KONSENTRASI ASAM BENZOAT TERHADAPKUALITAS
CABAI MERAH (Capsicum annuum.L) SEGAR
19. PERUBAHAN KADAR AMILUM DAN GULA REDUKSIUMBI UBI JALAR
(Ipomoea batatas Lam.Poir)PADA BERBAGAI CARA DAN LAMA
PENYIMPANAN
20. Perbedaan Metode Pengajaran Remedial terhadap Peningkatan Prestasi Belajar
Siswa Kelas I Bidang Studi Biologi Madrasah Aliyah Negeri Negara Bali
Tahun Ajaran 2003 2004
21. PENGETAHUAN SISWA SLTPN I KECAMATAN UDANAWU KABUPATEN
BLITAR TENTANG TANAMAN OBAT TRADISIONAL
22. PERBEDAAN EFEKTIVITAS PERASAN RIMPANG Curcuma aeroginosa,
Curcuma heyneana, Curcuma xanthorrhiza dan Zingiber aromatica DALAM
PENGENDALIAN CACING GELANG (Ascaridia galli) SECARA IN VITRO
23. PENGARUH EKSTRAK BAWANG MERAH (Allium cepa L) DAN EKSTRAK
BAWANG PUTIH (Allium sativum L) TERHADAP PERTUMBUHAN STEK
BUNGA MAWAR (Rosa sinensis L)
24. TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERSEPSI NELAYAN DI KECAMATAN
NGADIROJO KABUPATEN PACITAN PROPINSI JAWA TIMUR
TERHADAP KONSERVASI PENYU LAUT
25. IDENTIFIKASI TUMBUHAN LUMUT (Bryophyta) DI SUKAMADE TAMAN
NASIONAL MERU BETIRI KABUPATEN BANYUWANGI
26. INVENTARISASI SERANGGA PREDATOR HAMA PADI PADA AREAL
PERTANIAN PADI DESA JARANGAN KECAMATAN REJOSO
KABUPATEN PASURUAN
27. PERBEDAAN PENGARUH PENAMBAHAN EMULSIFIER POLISAKARIDA
DAN MONOSODIUM POSPHAT TERHADAP KUALITAS KEJU OLAHAN
28. MUTU MIKROBIOLOGIS WINGKO DI BEBERAPA HOME INDUSTRI
WINGKO DI KEC. BABAT KAB. LAMONGAN
29. UJI TOKSISITAS AKUT SURFAKTAN DETERJEN DAN LAMA
PENDEDAHAN TERHADAP KEPITING SUNGAI
30. PENGARUH LAMA PERENDAMAN JAGUNG GILING DAN DOSIS RAGI
TERHADAP KADAR ALKOHOL TAPE JAGUNG GILING
31. PENGARUH KONSENTRASI FILTRAT DAUN TEMBAKAU (Nicotiana
tabacum L.) KERING TERHADAP JUMLAH KEMATIAN LARVA NYAMUK
Aedes aegypti
32. KAJIAN SUKSESI VEGETASI DI KAWASAN GUNUNG PANDERMAN
SETELAH KEBAKARAN TAHUN 2002
33. PENGARUH JENIS TELUR DAN TEMPERATUR PENGERINGAN TRAY
DRYING TERHADAP KUALITAS TELUR BUBUK
34. PENGARUH VARIETAS BUAH APEL DAN PROPORSI TEPUNG KETAN
TERHADAP KUALITAS JENANG APEL
35. PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI INSEKTISIDA TERHADAP
DAYA TETAS TELUR IKAN MAS (Cyprinus carpio. L).
36. PENGARUH PUPUK DAUN MERK BAYFOLAN DAN LAMA PEMERAMAN
LIMBAH CAIR TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BAYAM
CABUT (Amaranthus tricolor L) YANG DITANAM SECARA HIDROPONIK
DENGAN METODE KULTUR PASIR
37. UJI EFEKTIVITAS DEKOK DAUN SENDOK (Plantago mayor L.)
TERHADAR KADAR BILIRUBIN TOTAL SERUM MENCIT (Rattus
norvegicus) YANG DIINDUKSI DENGAN CCL4
38. UJI KUALITAS NATA DE CACAO DENGAN BERBAGAI PERLAKUAN
KOMBINASI KONSENTRASI STARTER (Acetobacter xylinum) DAN
PENAMBAHAN GULA
39. STUDI EKTOPARASIT PADA BENIH IKAN MAS (Cyprinus carpio L.) DI
BALAI BENIH IKAN (BBI) PUNTEN KOTA BATU PADA BULAN AGUSTUS
OKTOBER TAHUN 2003
40. KEANEKARAGAMAN DAN DISTRIBUSI MAKRO ALGA DI PERAIRAN
PASANG SURUT PANTAI BAWUR KECAMATAN SUDIMORO
KABUPATEN PACITAN
41. UJI EFEKTIFITAS DEKOK DAUN SENDOK (Plantago mayor) SEBAGAI
HEPATOPROTEKTOR TERHADAP SEL HATI MENCIT (Rattus norvegicus)
YANG DIINDUKSI DENGAN CCl4
42. ANALISA ZAT WARNA MERAH PADA PERMEN YANG DIJUAL DI
BEBERAPA TOKO DI PASAR DINOYO TAHUN 2003-2004
43. ANALISIS KANDUNGAN ZAT ADDITIVE PADA SAUS BERBAGAI MERK
DI PASAR DINOYO MALANG
44. STUDI KUALITAS MADU LEBAH (Apis sp) DALAM KEMASAN
BERLABEL DAN TIDAK BERLABEL YANG ADA DI PASARAN
KOTAMADYA MALANG
45. PERTUMBUHAN FITOPLANKTON SELAMA PEMUPUKAN DI TAMBAK
BANDENG (Chanos chanos forks) UJUNGPANGKAH GRESIK
46. KETERAMPILAN MENJELASKAN GURU BIOLOGI DALAM PROSES
BELAJAR MENGAJAR DI SEKOLAH MENENGAH ATAS
MUHAMMADIYAH DI KOTA MALANG
47. KADAR PEMANIS BUATAN PADA MINUMAN YANG DIJUAL DI
SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN WONOAYU KABUPATEN SIDOARJO
48. PENGARUH PENAMBAHAN BEBERAPA KLON TEPUNG UBIJALAR
(Ipomea batatas L.) TERHADAP KUALITAS MIE
49. ANALISA SIFAT FISIK DAN KIMIA PATI UBI JALAR (Ipomea batatas L.)
VARIETAS AYAMURASAKI DAN PAKHONG
50. PERUBAHAN KADAR PROTEIN DAN VITAMIN C PADA DAUN CINCAU
HITAM (Mesona palustris BI) DAN DAUN CINCAU HIJAU (Cyclea barbata
Miers) SETELAH MENGALAMI PENGOLAHAN
51. PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENEKAN PRODUK CACAT PADA
CV. BUMI BUANA CITRA
52. PENGARUH PEMBERIAN NUTRISI DARAH KAMBING TERHADAP
REGENERASI POTONGAN TUBUH ANTERIOR DAN POSTERIOR
PLANARIA (Dugesia tigrina)
53. PENGARUH KAS DAN PINJAMAN YANG DISALURKAN TERHADAP
PENDAPATAN KOPERASI UNIT DESA (KUD) SRI TANJUNG KRAI
YOSOWILANGUN- LUMAJANG
54. PENGARUH BERBAGAI DOSIS FILTRAT BUAH MERAH (Pandanus
conoideus Lam) TERHADAP GAMBARAN HISTOLOGI KELENJAR
PANKREAS PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI
DENGAN ALLOXAN
55. PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN DALAM PEMBELAJARAN
BIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BERMAIN PERAN
SISWA KELAS XI IPA DI SMA NEGERI 5 PAMEKASAN ? MADURA
56. ANALISIS PERBEDAAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN
MULTINASIONAL DENGAN PERUSAHAAN DOMESTIK (STUDI KASUS
PADA PERUSAHAAN MULTINASIONAL DAN DOMESTIK YANG
TERCATAT DI BEJ PERIODE 2006)
57. ANALISIS EFEKTIVITAS IKLAN TELEVISI SAMPOERNA HIJAU VERSI
?TEMAN BISA JADI PEGANGAN? (STUDI PADA PENDUDUK DESA
JERUK SEGER KECAMATAN GEDEG KABUPATEN MOJOKERTO)
58. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN KONSUMEN
DALAM MENGGUNAKAN I-RING INDOSAT (Studi Pada mahasiswa
Universitas Muhammadiyah Malang)
59. ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR
MINUM KABUPATEN PAMEKASAN
60. PERUMUSAN STRATEGI PEMASARAN PADA RUMAH SAKIT ISLAM
HASANAH MUHAMMADIYAH KOTA MOJOKERTO
61. PENGARUH STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN CV.
MITRA SEJATI KOMUNIKA MALANG
62. PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP JUMLAH PEMASANG
JASA PENYIARAN IKLAN (Studi pada Radio Republik Indonesia Malang)
63. ANALISIS EFEKTIFITAS DAN EFISIENSI PENGGUNAAN MODAL KERJA
PADA PERUSAHAAN OLEH-OLEH KHAS MALANG CV. CAPRINA
AGROINDUSTRI
64. PENERAPAN STRATEGI PEMASARAN PADA PERUSAHAAN KERUPUK
TAPIOKA UD. MEKAR DI KABUPATEN KARANGANYAR
65. DIVERSITAS STRUKTUR MORFOLOGI POLEN DAN PREFERENSI
LEBAH MADU (Apis mellifera) PADA BEBERAPA TAKSA TUMBUHAN DI
PETERNAKAN ISTANA LEBAH MADU KECAMATAN LICIN
KABUPATEN BANYUWANGI, JAWA TIMUR.
66. PENERAPAN PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT ( STM )
SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES
SAINS DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS 7A DI SMP
MUHAMMADIYAH 08 BATU
67. PENERAPAN PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT ( STM )
SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES
SAINS DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS 7A DI SMP
MUHAMMADIYAH 08 BATU
68. EFEK ANTIPIRETIK DEKOK DAUN SIRIH (Piper betle L) TERHADAP
PENURUNAN SUHU TUBUH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG
DIBERI VAKSIN DPT
69. PENGARUH PEMBERIAN KONSENTRASI PUPUK KALSIUM OKSIDA
(CaO) DAN PUPUK MAGNESIUM OKSIDA (MgO) TERHADAP
PERTUMBUHAN TANAMAN JARAK PAGAR (Jatropha curcas Linn)
70. PENGARUH KONSENTRASI FILTRAT DAUN CENGKEH (Eugenia
aromatica) KERING TERHADAP MORTALITAS LARVA NYAMUK Aedes
aegypti
71. PENGARUH FILTRAT DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum)
TERHADAP KELULUSHIDUPAN IKAN GURAMI (Osphronemus gourami)
YANG TERINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophilla
72. PENGARUH LATIHAN FISIK TERHADAP KEPADATAN TULANG PADA
TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) USIA MUDA DAN DEWASA
73. UJI TINGKAT TOKSISITAS AKUT KONSUMSI TEMPE GEMBUS
TERHADAP TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
74. STUDI ETNOBOTANI TANAMAN OBAT PADA MASYARAKAT SUKU
SAMIN Di Dusun Jepang, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo,
Kabupaten Bojonegoro
75. PENERAPAN ASESMEN KINERJA PADA KEGIATAN PRAKTIKUM
PEMBELAJARAN BIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN
HASIL BELAJAR SISWA KELAS II SMA BAHRUL ULLUM SEKAPUK
UJUNG PANGKAH GRESIK
76. PENGARUH KONSENTRASI KARAGINAN TERHADAP KADAR SERAT,
VITAMIN C DAN ORGANOLEPTIK JELLY DRINK WORTEL
77. STUDI PEMANFAATAN TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT DI DESA
BARALER KECAMATAN PANTAR BARAT KABUPATEN ALOR
PROPINSI NTT
78. STUDI PEMANFAATAN TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT DI DESA
BARALER KECAMATAN PANTAR BARAT KABUPATEN ALOR
PROPINSI NTT
79. PENGARUH FILTRAT DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum)
TERHADAP KELULUSHIDUPAN IKAN GURAMI (Osphronemus gourami)
YANG TERINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophilla
80. PENGARUH LATIHAN FISIK TERHADAP KEPADATAN TULANG PADA
TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) USIA MUDA DAN DEWASA
81. STUDI ETNOBOTANI TANAMAN OBAT PADA MASYARAKAT SUKU
SAMIN Di Dusun Jepang, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo,
Kabupaten Bojonegoro
82. PENERAPAN ASESMEN KINERJA PADA KEGIATAN PRAKTIKUM
PEMBELAJARAN BIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN
HASIL BELAJAR SISWA KELAS II SMA BAHRUL ULLUM SEKAPUK
UJUNG PANGKAH GRESIK
83. PENGARUH KONSENTRASI KARAGINAN TERHADAP KADAR SERAT,
VITAMIN C DAN ORGANOLEPTIK JELLY DRINK WORTEL
84. STUDI PEMANFAATAN TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT DI DESA
BARALER KECAMATAN PANTAR BARAT KABUPATEN ALOR
PROPINSI NTT
85. Hubungan Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) pada Sedimen dengan
Kandungan Logam Berat Pb pada Kupang Putih (Corbula faba) di Perairan
Pantai Kraton Kabupaten Pasuruan
86. ANALISIS KADAR PENGAWET BORAKS PADA BLENG DAN KERUPUK
PULI YANG DIPRODUKSI OLEH BEBERAPA HOME INDUSTRI
KABUPATEN MAGETAN
87. PENGARUH KETUAAN DAN KONSENTRASI DEKOK DAUN SALAM
(Syzygium polyanthum (Wight.) Walp.) TERHADAP DIAMETER ZONA
HAMBAT Salmonella typhi SECARA IN VITRO
88. PEMANFAATAN SPERMODERMIS KEDELAI (Glycine max L.) SEBAGAI
BAHAN DASAR MAKANAN BERSERAT (NATA) DENGAN PENAMBAHAN
GULA KELAPA
89. UJI EFEKTIFITAS INFUS DAUN SIRIH (Piper betle L) TERHADAP
PERTUMBUHAN Colletotrichum gloeosporioides SECARA IN VITRO
90. PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF KONSTRUKTIVISTIK
UNTUK MENINGKATKAN MOTIFASI DAN PRESATASI SISWA POKOK
BAHASAN FOTOSINTESIS KELAS II BELAJAR SMP MUHAMMADIYAH
06 DAU BATU
91. PENGARUH BERBAGAI DOSIS FILTRAT BUAH MERAH (Pandanus
conoideus Lam) TERHADAP GAMBARAN HISTOLOGI KELENJAR
PANKREAS PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI
DENGAN ALLOXAN
92. PENGARUH PEMBERIAN SARI SEDU TEH HIJAU (Camellia sinensis)
TERHADAP PENEBALAN TUNIKA AORTA JANTUNG TIKUS PUTIH
(Rattus norvegicus) YANG DIBERI DIET TINGGI LEMAK
93. PENGARUH LENDIR LIDAH BUAYA ( Aloe vera L.) TERHADAP ZONA
HAMBAT Candida albicans
94. PENGARUH DOSIS DAN FREKUENSI PEMBERIAN FILTRAT BIJI BUNGA
MATAHARI (Helianthus annuus L.) TERHADAP KADAR BILIRUBIN
TOTAL SERUM PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG
DIINDUKSI DENGAN CCl4
95. PENGARUH JENIS DAN KONSENTRASI PENAMBAHAN BERBAGAI
TEPUNG PENSTABIL TERHADAP KUALITAS DODOL LABU KUNING
(Cucurbita moschata)
96. PENGARUH BERBAGAI DOSIS FILTRAT DAUN MURBEI ( Morus alba)
TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
YANG DIDEMAMKAN DENGAN VAKSIN DPT
97. PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA TRANSPARANSI DAN MEDIA ASLI
PADA SISTEM REPRODUKSI TUMBUHAN TERHADAP PRESTASI,
AKTIVITAS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI DI SMUN 1
PAKONG PAMEKASAN MADURA
98. PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN PBL (Problem Based Learning)
TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PRESTASI BELAJAR
SISWA SMPN 13 MALANG
99. PENGARUH KONSENTRASI ASAM SITRAT DAN KONSENTRASI
KARAGINAN TERHADAP KUALITAS JELLY KULIT SEMANGKA
(Citrullus vulgaris, Schard)
100. STUDI HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN
KEYAKINAN GURU BIOLOGI MA DAN SMA NEGERI SE KABUPATEN
BOJONEGORO TERHADAP TEORI EVOLUSI MAKHLUK HIDUP
?CHARLES DARWIN?
101. Aktivitas anti bakteri ekstrak daun jarak (Jatropha curcas L.), daun
ketepeng (Cassia alata L.), dam daun pepaya (Carica papaya L.) terhadap
pertumbuhan bakteri (Aeromonas hydrophila) secara in vitro
102. Efek alelopati ekstrak tridax procumbens l. terhadap pertumbuhan,
kadar klorofil dan karotenoid amaranthus spinosus l.
103. Efek teratogenik ekstrak air daun talok (muntingia calabura l.) Terhadap
pertumbuhan dan Perkembangan fetus mencit (mus musculus l.)
104. Efek teratogenik ekstrak air daun talok (Muntingia calabura l.) terhadap
pertumbuhan dan perkembangan fetus mencit (Mus musculus l.)
105. Keanekaragaman jenis tumbuhan lumut (bryophyta) yang menempel
pada dinding tembok di daerah Surakarta berdasarkan ciri morfologi dan
kandungan senyawa metabolit sekunder
106. Kelangsungan hidup dan pertumbuhan ulat sutera liar attacus atlas (l.)
(lepidoptera:saturniidae) dengan pakan daun gmelina arborea roxb.
107. Kombinasi pakan buatan untuk meningkatkan pertumbuhan ikan nila
108. Komposisi pakan buatan untuk meningkatkan pertumbuhan dan
kandungan protein ikan tawes
109. Laju Respirasi, Aktivitas Nitrat Reduktase, Dan Pertumbuhan Pule
Pandak (Rauvolfia Verticillata Lour.) Pada Variasi Dosis Pupuk Organik
110. Pemanfaatan Limbah Produksi Pangan Dan Keong Emas (Pomacea
Canaliculata) Sebagai Pakan Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Ikan Lele
Dumbo (Clarias Gariepinus)
111. Pemanfaatan Limbah Produksi Pangan Dan Keong Emas (Pomacea
Canaliculata) Sebagai Pakan Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Ikan Lele
Dumbo (Clarias Gariepinus)
112. Pemberian Asam Giberelat dan Asam Indolasetat terhadap
Perkemcabahan dan Pertumbuhan Semai Sengon (Paraserianthes Falcataria
(L.) I.C.Nielsen)
113. Penambahan limbah udang pada pakan buatan untuk meningkatkan
pertumbuhan ikan nila merah (oreochromis nileticus)
114. Pengaruh konsentrasi dan frekuensi pemberian pupuk organik cair hasil
perombakan anaerob limbah makanan terhadap pertumbuhan tanaman sawi
(Brassica juncea l.)
115. Pengaruh Ekstrak Pegagan (Centella Asiatica (L.)Urban) sebagai
Alelokemi Terhadap Perkecambahan dan Pertumbuhan Bayam Duri
(Amaranthus Spinosus) Serta Tomat (Lycopersicum esculentum)
116. Pengaruh inokulasi cendawan mikoriza arbuskula (cma) terhadap
pertumbuhan bibit pule pandak (rauvolfia verticillata lour.)
117. Pengaruh inokulasi Mikoriza Vesikula Arbuskula (MVA) terhadap
pertumbuhan bibit pule pandak (Rauvolfia verticillata lour.)
118. PENGARUH KOMBINASI BAP (Benzil Amino Purine) DAN NAA
(Naphtalene Acetic Acid) TERHADAP PERTUMBUHAN TUNAS ZODIA
(Euodia suaveolens Scheff.) SECARA IN VITRO
119. Pengaruh pemberian sitokinin dan asam giberelat (ga3) terhadap
perkecambahan biji dan pertumbuhan tanaman pule pandak (Rauvolfia
verticillata lour.)
120. Pengaruh penambahan ampas kelapa hasil fermentasi Aspergillus oryzae
dalam pakan komersial terhadap pertumbuhan ikan nila (Oreochromis niloticus
Linn.)
121. Pengaruh penambahan DL-Triptofan terhadap pertumbuhan kalus dan
produksi alkaloid reserpin pule pandak (rauvolfia serpentina (L.) bentham ex.
kurz) secara in vitro
122. Pengaruh penurunan konsentrasi fosfor dalam media Murashige skoog
(ms) terhadap pertumbuhan kalus dan produksi reserpin pule pandak
[Rauvolfia verticillata (Lour.) Baillon] secara in vitro
123. Pengaruh variasi konsentrasi sukrosa terhadap pertumbuhan dan
induksi embriogenesis somatik Kultur kalus tapak dara (catharanthus roseus (l.)
G. Don)
124. Penggunaan pakan tambahan silase artemia sp. yang telah diperkaya
dengan silase ikan untuk meningkatkan kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan
daya tahan juvenil udang windu (penaeus monodon fab.)
125. Penghambatan pertumbuhan bryum billardierii schwaegr dengan media
campuran semen portland dan limbah abu terbang batubara
126. Peningkatan kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan daya tahan udang
windu (penaeus monodon fab.) stadium pl 7 pl 20 setelah pemberian silase
artemia yang telah diperkaya dengan silase ikan
127. Perbandingan pengaruh ekstrak kasar daun ekor kucing (acalypha
hispida brum f.) dan daun anting anting (acalypha indica linn.) terhadap
pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus secara in vitro
128. Perkecambahan, pertumbuhan dan diferensiasi berkas pengangkut
tanaman karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg.) dengan perlakuan kombinasi
asam indol-3-asetat dan asam giberelat
129. Perkecambahan, pertumbuhan dan struktur anatomi batang delima
putih (punica granatum L.) dengan perlakuan asam indol asetat dan asam
giberelat
130. Pertumbuhan artemia franciscana setelah pemberian kombinasi pakan
buatan pada skala laboratorium
131. pertumbuhan bakteri (Aeromonas hydrophila) secara in vitro
132. Pertumbuhan dan aktivitas eksoprotease bacillus licheniformis dan
bacillus megaterium di medium ekstrak limbah padat udang
133. Pertumbuhan dan kadar saponin daun jarak pagar (Jatropha curcas L.)
pada pemberian kombinasi IBA (Indole-3-Butyric Acid) dan kinetin
134. Pertumbuhan dan kandungan reserpin kultur kalus Rauvolfia verticillata
(Lour.) Baillon pada variasi konsentrasi sukrosa dalam media MS
135. Pertumbuhan dan kandungan saponin daun gynura segetum (lour.) merr.
pada pemberian air yang berbeda
136. Pertumbuhan dan kandungan ursolic acid rumput mutiara (hedyotis
corymbosa (L.) Lamk.) pada variasi ketersediaan air
137. Pertumbuhan dan kelangsungan hidup anakan burung walet sarang
putih (Aerodromus fuciphagus) berdasarkan perbedaan frekuensi pemberian
telur semut rang-rang (Oecophyla smaragdina) pada fase starter
138. Pertumbuhan dan produksi reserpin kalus pule pandak [Rauvolfia
serpentina (L.) Bentham ex. Kurz.] pada pemberian metil jasmonat secara in
vitro
139. Pertumbuhan dan produksi reserpin kalus pule pandak {Rauvolfia
serpentina (L.) Bentham ex. Kurz} pada variasi konsentrasi sumber nitrogen
140. Pertumbuhan, kandungan klorofil dan laju respirasi tanaman garut
(Maranta arundinacea L.) setelah pemberian asam giberelat (GA3)
141. Pertumbuhan, Kekuatan Tarik Dan Mulur Serat Rami (Boehmeria Nivea
(L.) Gaudich) Dengan Pemberian Asam Giberelat (Ga3) Dan Variasi
Ketersediaan Air
142. Pertumbuhan, kekuatan tarik dan mulur serat rami (Boehmeria nivea
(L.) gaudich) dengan pemberian asam giberelat (ga3) dan variasi ketersediaan
air
143. Pertumbuhan, perangkat fotosintetik dan kadar polifenol kimpul
(Xanthosoma sagittifolium (L.) Schott.) pada variasi naungan dan pemberian
pupuk nitrogen
144. Uji sitotoksisitas bagian Pandanus Conoideus Lam. Varietas buah kuning
terhadap pertumbuhan sel hela secara In vitro dan profil kandungan kimia
bagian teraktif
145. Uji toksisitas campuran limbah abu terbang batu bara dengan semen
portland terhadap tumbuhan lumut bryum billardierii Schwaegr
146. Variasi Pertumbuhan, Kandungan Prolin Dan Aktivitas Nitrat Reduktase
Tanaman Ganyong (Canna Edulis Ker.) Pada Ketersediaan Air Yang Berbeda
147. Aktivitas antijamur ekstrak buah labu siam (Sechium edule Swartz)
148. Isolasi dan Identifikasi Fraksi Aktif Antijamur dalam Rimpang Temu Tis
(Curcuma purpurascens Bl.)
149. Studi aktivitas antijamur dan identifikasi golongan senyawa ekstrak aktif
antijamur dalam buah gambas (Luffa acutangula Roxb.)
150. Uji aktivitas antijamur ekstrak buah pare belut (trichosanthes anguina l.)
151. PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENEKAN PRODUK CACAT
PADA CV. BUMI BUANA CITRA
152. PENGARUH PEMBERIAN NUTRISI DARAH KAMBING TERHADAP
REGENERASI POTONGAN TUBUH ANTERIOR DAN POSTERIOR
PLANARIA (Dugesia tigrina)
153. PENGARUH KAS DAN PINJAMAN YANG DISALURKAN
TERHADAP PENDAPATAN KOPERASI UNIT DESA (KUD) SRI TANJUNG
KRAI YOSOWILANGUN- LUMAJANG
154. PENGARUH BERBAGAI DOSIS FILTRAT BUAH MERAH (Pandanus
conoideus Lam) TERHADAP GAMBARAN HISTOLOGI KELENJAR
PANKREAS PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI
DENGAN ALLOXAN
155. PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN DALAM
PEMBELAJARAN BIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS
BERMAIN PERAN SISWA KELAS XI IPA DI SMA NEGERI 5 PAMEKASAN
? MADURA
156. ANALISIS PERBEDAAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN
MULTINASIONAL DENGAN PERUSAHAAN DOMESTIK (STUDI KASUS
PADA PERUSAHAAN MULTINASIONAL DAN DOMESTIK YANG
TERCATAT DI BEJ PERIODE 2006)
157. ANALISIS EFEKTIVITAS IKLAN TELEVISI SAMPOERNA HIJAU
VERSI ?TEMAN BISA JADI PEGANGAN? (STUDI PADA PENDUDUK
DESA JERUK SEGER KECAMATAN GEDEG KABUPATEN MOJOKERTO)
158. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN
KONSUMEN DALAM MENGGUNAKAN I-RING INDOSAT (Studi Pada
mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang)
159. ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN DAERAH
AIR MINUM KABUPATEN PAMEKASAN
160. PERUMUSAN STRATEGI PEMASARAN PADA RUMAH SAKIT
ISLAM HASANAH MUHAMMADIYAH KOTA MOJOKERTO
161. PENGARUH STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN
CV. MITRA SEJATI KOMUNIKA MALANG
162. PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP JUMLAH
PEMASANG JASA PENYIARAN IKLAN (Studi pada Radio Republik
Indonesia Malang)
163. ANALISIS EFEKTIFITAS DAN EFISIENSI PENGGUNAAN MODAL
KERJA PADA PERUSAHAAN OLEH-OLEH KHAS MALANG CV.
CAPRINA AGROINDUSTRI
164. PENERAPAN STRATEGI PEMASARAN PADA PERUSAHAAN
KERUPUK TAPIOKA UD. MEKAR DI KABUPATEN KARANGANYAR
165. DIVERSITAS STRUKTUR MORFOLOGI POLEN DAN PREFERENSI
LEBAH MADU (Apis mellifera) PADA BEBERAPA TAKSA TUMBUHAN DI
PETERNAKAN ISTANA LEBAH MADU KECAMATAN LICIN
KABUPATEN BANYUWANGI, JAWA TIMUR.
166. PENERAPAN PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (
STM ) SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN
PROSES SAINS DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS 7A DI SMP
MUHAMMADIYAH 08 BATU
167. PENERAPAN PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (
STM ) SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN
PROSES SAINS DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS 7A DI SMP
MUHAMMADIYAH 08 BATU
168. EFEK ANTIPIRETIK DEKOK DAUN SIRIH (Piper betle L)
TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
YANG DIBERI VAKSIN DPT
169. PENGARUH PEMBERIAN KONSENTRASI PUPUK KALSIUM
OKSIDA (CaO) DAN PUPUK MAGNESIUM OKSIDA (MgO) TERHADAP
PERTUMBUHAN TANAMAN JARAK PAGAR (Jatropha curcas Linn)
170. PENGARUH KONSENTRASI FILTRAT DAUN CENGKEH (Eugenia
aromatica) KERING TERHADAP MORTALITAS LARVA NYAMUK Aedes
aegypti
171. PENGARUH FILTRAT DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum)
TERHADAP KELULUSHIDUPAN IKAN GURAMI (Osphronemus gourami)
YANG TERINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophilla
172. PENGARUH LATIHAN FISIK TERHADAP KEPADATAN TULANG
PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) USIA MUDA DAN DEWASA
173. UJI TINGKAT TOKSISITAS AKUT KONSUMSI TEMPE GEMBUS
TERHADAP TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
174. STUDI ETNOBOTANI TANAMAN OBAT PADA MASYARAKAT
SUKU SAMIN Di Dusun Jepang, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo,
Kabupaten Bojonegoro
175. PENERAPAN ASESMEN KINERJA PADA KEGIATAN PRAKTIKUM
PEMBELAJARAN BIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN
HASIL BELAJAR SISWA KELAS II SMA BAHRUL ULLUM SEKAPUK
UJUNG PANGKAH GRESIK
176. PENGARUH KONSENTRASI KARAGINAN TERHADAP KADAR
SERAT, VITAMIN C DAN ORGANOLEPTIK JELLY DRINK WORTEL
177. STUDI PEMANFAATAN TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT DI
DESA BARALER KECAMATAN PANTAR BARAT KABUPATEN ALOR
PROPINSI NTT
178. STUDI PEMANFAATAN TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT DI
DESA BARALER KECAMATAN PANTAR BARAT KABUPATEN ALOR
PROPINSI NTT
179. PENGARUH FILTRAT DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum)
TERHADAP KELULUSHIDUPAN IKAN GURAMI (Osphronemus gourami)
YANG TERINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophilla
180. PENGARUH LATIHAN FISIK TERHADAP KEPADATAN TULANG
PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) USIA MUDA DAN DEWASA
181. STUDI ETNOBOTANI TANAMAN OBAT PADA MASYARAKAT
SUKU SAMIN Di Dusun Jepang, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo,
Kabupaten Bojonegoro
182. PENERAPAN ASESMEN KINERJA PADA KEGIATAN PRAKTIKUM
PEMBELAJARAN BIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN
HASIL BELAJAR SISWA KELAS II SMA BAHRUL ULLUM SEKAPUK
UJUNG PANGKAH GRESIK
183. PENGARUH KONSENTRASI KARAGINAN TERHADAP KADAR
SERAT, VITAMIN C DAN ORGANOLEPTIK JELLY DRINK WORTEL
184. STUDI PEMANFAATAN TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT DI
DESA BARALER KECAMATAN PANTAR BARAT KABUPATEN ALOR
PROPINSI NTT
185. Hubungan Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) pada Sedimen dengan
Kandungan Logam Berat Pb pada Kupang Putih (Corbula faba) di Perairan
Pantai Kraton Kabupaten Pasuruan
186. ANALISIS KADAR PENGAWET BORAKS PADA BLENG DAN
KERUPUK PULI YANG DIPRODUKSI OLEH BEBERAPA HOME
INDUSTRI KABUPATEN MAGETAN
187. PENGARUH KETUAAN DAN KONSENTRASI DEKOK DAUN
SALAM (Syzygium polyanthum (Wight.) Walp.) TERHADAP DIAMETER
ZONA HAMBAT Salmonella typhi SECARA IN VITRO
188. PEMANFAATAN SPERMODERMIS KEDELAI (Glycine max L.)
SEBAGAI BAHAN DASAR MAKANAN BERSERAT (NATA) DENGAN
PENAMBAHAN GULA KELAPA
189. UJI EFEKTIFITAS INFUS DAUN SIRIH (Piper betle L) TERHADAP
PERTUMBUHAN Colletotrichum gloeosporioides SECARA IN VITRO
190. PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF
KONSTRUKTIVISTIK UNTUK MENINGKATKAN MOTIFASI DAN
PRESATASI SISWA POKOK BAHASAN FOTOSINTESIS KELAS II
BELAJAR SMP MUHAMMADIYAH 06 DAU BATU
191. PENGARUH BERBAGAI DOSIS FILTRAT BUAH MERAH (Pandanus
conoideus Lam) TERHADAP GAMBARAN HISTOLOGI KELENJAR
PANKREAS PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI
DENGAN ALLOXAN
192. PENERAPAN PENILAIAN BERBASIS KELAS DALAM
PEMBELAJARAN SAINS di SMP se KOTA BATU pada TAHUN AJARAN
2007-2008
193. IDENTIFIKASI TUMBUHAN PENEDUH JALAN SEBAGAI SUMBER
BELAJAR BIOLOGI DI KECAMATAN DUKUN KABUPATEN GRESIK
194. IDENTIFIKASI TUMBUHAN PENEDUH JALAN SEBAGAI SUMBER
BELAJAR BIOLOGI DI KECAMATAN DUKUN KABUPATEN GRESIK
195. PENGARUH BERBAGAI DOSIS JUS BUAH STRAWBERRY (Fragaria
Spp) TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH TIKUS PUTIH (Rattus
norvegicus) YANG DIDEMAMKAN DENGAN VAKSIN DPT
196. PROFIL KANDUNGAN METABOLIT SEKUNDER UTAMA DAN
YANG DIDUGA BERPERAN DALAM KESUBURAN WANITA PADA
TANAMAN DAUN HIDUP (Biophytum sensitivum (L) DC)
197. INVENTARISASI KEANEKARAGAMAN BIVALVIA DI PANTAI
JAMBU KECAMATAN PAJO KABUPATEN DOMPU NUSA TENGGARA
BARAT
198. IDENTIFIKASI TUMBUHAN PENEDUH JALAN SEBAGAI SUMBER
BELAJAR BIOLOGI DI KECAMATAN DUKUN KABUPATEN GRESIK
199. PROFIL KUALITAS LIMBAH CAIR PABRIK GULA DJ0MBANG
BARU SEBELUM DAN SESUDAH MASUK ALIRAN SUNGAI DESA
SAMBONG JOMBANG
200. STUDY PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA DI DESA
DUNGKEK KECAMATAN DUNGKEK KABUPATEN SUMENEP MADURA
201. PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUAH NANAS(Ananas
comosus. L merr) VARIETAS QUEEN TERHADAPJUMLAH MORTALITAS
CACING PARASIT Ascaridia galli PADAAYAM PETELUR (Gallus sp.)
SECARA IN VIVO
202. UJI EFEKTIFITAS JUS BUAH KERSEN (Muntingia calabura L.)
TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA TIKUS
PUTIH (Rattus norvegicus)
203. ?PENGARUH BERBAGAI DOSIS FILTRAT DAUN COCOR BEBEK
(Kalanchoe pinnata L.) TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH TIKUS
PUTIH (Rattus norvegicus) HIPERTERMIA?
204. UJI EFEKTIVITAS JUS BIJI PETAI (Parkia speciosa) TERHADAP
KADAR SGOT DAN SGPT PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus
norvegicus) YANG DIINDUKSI ASETAMINOFEN
205. ?PENGARUH PEMBERIAN FILTRAT DAUN NILAM (Pogostemon
cablin) TERHADAP MORTALITAS LARVA ULAT TRITIP (Plutella
xylostella)?
206. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG (Direct
Instructional) DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL(Contextual
Teaching and Learning) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN
HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA SMP NEGERI I PACET
207. PENGARUH FILTRAT DAUN SIRIH (Piper bettle.L) TERHADAP
KELULUSHIDUPAN IKAN NILA (Oreochormis sp) YANG TERINFEKSI
BAKTERI Aeromonas hydrophilla
208. KANDUNGAN BIOMASSA Spirogyra sp DALAM PERAIRAN DAN
HUBUNGANNYA DENGAN INDIKATOR PENCEMARAN LIMBAH
PERTANIAN PADA ALIRAN SUNGAI BRANTAS DAN BERBAGAI ANAK
SUNGAI BRANTAS WILAYAH KOTA BATU
209. UJI EFEKTIFITAS EKSTRAK DAUN DAN BIJI SIRSAK (Annona
muricata) TERHADAP MORTALITAS LARVA ULAT GRAYAK (Spodoptera
litura F.)
210. PENGARUH FILTRAT BAWANG PUTIH (Allium sativum)
TERHADAP JUMLAH KOLONI BAKTERI Staphylococcus aureus
211. PENERAPAN PEMBELAJARAN TIMBAL BALIK (Reciprocal
teaching) DALAM UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR dan
AKTIVITAS SISWA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMAN 2 BATU
212. PENERAPAN PEMBELAJARAN PBL (Problem Based Learning)
DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN
PEMAHAMAN KONSEP SERTA MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X
SMAN 02 BATU PADA POKOK BAHASAN RUANG LINGKUP BIOLOGI
213. SISTEM PENGOBATAN TRADISIONAL BERBASIS TUMBUHAN
OBAT DI DESA SIDOREJO KECAMATAN KARANGJATI KABUPATEN
NGAWI
214. PENERAPAN PENILAIAN BERBASIS KELAS DALAM
PEMBELAJARAN SAINS di SMP se KOTA BATU pada TAHUN AJARAN
2007-2008
215. IDENTIFIKASI TUMBUHAN PENEDUH JALAN SEBAGAI SUMBER
BELAJAR BIOLOGI DI KECAMATAN DUKUN KABUPATEN GRESIK
216. IDENTIFIKASI TUMBUHAN PENEDUH JALAN SEBAGAI SUMBER
BELAJAR BIOLOGI DI KECAMATAN DUKUN KABUPATEN GRESIK
217. PENGARUH BERBAGAI DOSIS JUS BUAH STRAWBERRY (Fragaria
Spp) TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH TIKUS PUTIH (Rattus
norvegicus) YANG DIDEMAMKAN DENGAN VAKSIN DPT
218. PROFIL KANDUNGAN METABOLIT SEKUNDER UTAMA DAN
YANG DIDUGA BERPERAN DALAM KESUBURAN WANITA PADA
TANAMAN DAUN HIDUP (Biophytum sensitivum (L) DC)
219. INVENTARISASI KEANEKARAGAMAN BIVALVIA DI PANTAI
JAMBU KECAMATAN PAJO KABUPATEN DOMPU NUSA TENGGARA
BARAT
220. IDENTIFIKASI TUMBUHAN PENEDUH JALAN SEBAGAI SUMBER
BELAJAR BIOLOGI DI KECAMATAN DUKUN KABUPATEN GRESIK
221. PROFIL KUALITAS LIMBAH CAIR PABRIK GULA DJ0MBANG
BARU SEBELUM DAN SESUDAH MASUK ALIRAN SUNGAI DESA
SAMBONG JOMBANG
222. STUDY PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA DI DESA
DUNGKEK KECAMATAN DUNGKEK KABUPATEN SUMENEP MADURA
223. IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN SPESIES IKAN DI RANU
KLAKAH, RANU PAKIS, DAN RANU BEDALI KAWASAN GUNUNG
LAMONGAN KABUPATEN LUMAJANG
224. EFEK ANALGETIK SARI RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma
xanthorrhiza Roxb) PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) STRAIN
WISTAR
225. PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI KOSENTRASI EKSTRAK
JINTAN HITAM ( Nigella sativa) TERHADAP JUMLAH KOLONI BAKTERI
Klebsiella pneumoniae
226. PENGARUH EKSTRAK KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii L.)
TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Shigella dysentriae SECARA In
vitro
227. PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI ASAM SITRAT DAN
PEKTIN TERHADAP MUTU SELAI BUAH NAGA DAGING MERAH
(Hylocereus polyrhizus) Grade C
228. PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG BIJI NANGKA TERHADAP
KUALITAS DAN ORGANOLEPTIK MIE BASAH
229. IDENTIFIKASI JAMUR PATOGEN PADA PERMUKAAN DAUN
TANAMAN TEH (Camellia sinensis O.K) di PT. PERKEBUNAN NUSANTARA
(PERSERO) XII KEBUN KERTOWONO KECAMATAN GUCIALIT
KABUPATEN LUMAJANG
230. PROBLEMATIKA YANG DIHADAPI OLEH GURU BIOLOGI DI SMP
SE KECAMATAN SINGOSARI DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
BIOLOGI KELAS VIII BERDASARKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN
PENDIDIKAN (KTSP) 2006
231. UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BIJI SRIKAYA (Annona squamosa L.)
TERHADAP MORTALITAS KUTU KEPALA (Pediculus humanus var. capitis)
SECARA IN VITRO.
232. MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF PELAJARAN
BIOLOGI PESERTA DIDIK KELAS X-5 SMA LABORATORIUM
UNIVERSITAS NEGERI MALANG MELALUI STRATEGI
PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER
233. KAJIAN JAWA TIMUR PARK SEBAGAI SUMBER BELAJAR
DALAM MENINGKATKAN EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN
234. ?PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH PISANG AMBON (Musa
sapientum) TERHADAP DIURESIS TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
JANTAN?
235. PENGARUH PEMBERIAN DEKOK RUMPUT KEBAR (Biophytum
petersianum Klotszch) TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA TIKUS
PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus.)
236. IDENTIFIKASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER PADA
TANAMAN RUMPUT KEBAR (Biophytum petersianum Klotzsch)
PENGARUH KONSENTRASI SARI KEDELAI (Glycine max L.) TERHADAP
PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN (Hb) DARAH TIKUS PUTIH
(Rattus norvegicus)
237. PROBLEMATIKA GURU MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS
SEPULUH SMA NEGERI SEKOTA KEDIRI TAHUN AJARAN 2007/2008
DALAM PELAKSANAAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
(KTSP)
238. PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI ASAM SITRAT DAN
PEKTIN TERHADAP MUTU SELAI BUAH MELON (Cucumis melo L)
239. IDENTIFIKASI SERANGGA DI KAWASAN WISATA DANAU RANU
GRATI KABUPATEN PASURUAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI
(KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP)
240. PENGARUH PENERAPAN METODE BELAJAR QUANTUM
LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA POKOK
BAHASAN ENERGI ALTERNATIF DAN ENERGI BUNYI DI SDN TORJUN
IIISAMPANG
241. PENGARUH FILTRAT DAUN BELUNTAS (Pluchea indica Less)
TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN MAS (Cyprinus carpio
L) YANG TERINFEKSI BAKTERI Pseudomonas flourescent
242. Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement
Divisions (STAD) dalam Pendekatan Kontekstual untuk Meningkatkan Motivasi
dan Hasil Belajar Biologi Peserta Didik Kelas X-6 SMA Laboratorium
Universitas Negeri Malang
243. PENGARUH PEMBERIAN ZAT PENGATUR TUMBUH
GIBBERELLIC ACID (GA3) DAN MEDIA TANAM TERHADAP
PERTUMBUHAN BIBIT BAKAU (Rhizophora mucronata Lam.)
244. PERBANDINGAN DAYA HAMBAT BERBAGAI METODE REBUSAN
DAN PERASAN DAUN SAMBILOTO (Andrographis paniculata, Ness) PADA
PERTUMBUHAN Shigella dysenteriae SECARA In vitro
245. ANALISIS KADAR VITAMIN ASAM FOLAT, C dan E PADA
TANAMAN RUMPUT KEBAR (Biophytum petersianum) dan RUMPUT
KRAMBILAN (Biophytum sensituvum)
246. ANALISIS KANDUNGAN ZAT PEWARNA SINTETIS PADA
BERBAGAI MACAM MERK SIRUP YANG BEREDAR DI PASAR BESAR
MALANG
247. PENGARUH LAMA PERENDAMAN UDANG WINDU (Penaeus
monodon) DENGAN LARUTAN ASAP CAIR TERHADAP MUTU UDANG
ASAP
248. METODE PENGOBATAN ALTERNATIF SANGKAL PUTUNG
BAPAK MUHAMMAD IMRON DALAM PENANGANAN FRAKTUR
TULANG (Studi Kasus Di Desa Jambu Kecamatan Lenteng Kabupaten
Sumenep Madura)
249. PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI SENYAWA NATRIUM
METABISULFIT (Na2S2O5) DAN SUHU PENGERING TERHADAP
KANDUNGAN GIZI DAN SIFAT ORGANOLEPTIK JAMUR TIRAM PUTIH
(Pleurotus floridae)
250. Pengaruh Ekstrak Bunga Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) Terhadap
Pertumbuhan Jamur Aspergillus flavus
251. Hubungan Kejadian Demam Berdarah Dengue Dengan
Pengetahuan,Sikap Dan Tindakan Untuk Pemberantasan Sarang Nyamuk Di
Dusun Kecicang-Ngerong Kecamatan Gempol
252. HUBUNGAN KUALITAS AIR SUNGAI RACI TERHADAP
KUALITAS AIR TAMBAK DI DESA RACI, PASURUAN
253. PENGARUH LAMA PERENDAMAN AIR KAPUR TERHADAP
KUALITAS MIKROBIOLOGIS DAN KUALITAS ORGANOLEPTIK
MANISAN LIDAH BUAYA (Aloe vera barbadensis)
254. EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN CENGKEH (Zysygium aromaticum )
SEBAGAI REPELLENT NYAMUK (Culex sp)
255. PERBEDAAN PENURUNAN KADAR TRIGLISERIDA DAN
PENINGKATAN ANTIOKSIDAN SOD (PEROKSIDA DISMUTASE)
ANTARA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIRENANGKAN DAN
TIDAK DIRENANGKAN
256. PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI EKSTRAK DAUN
BANDOTAN (Ageratum conyzoides L.) TERHADAP MORTALITAS ULAT
GRAYAK (Spodoptera litura F.)
257. PENGARUH DOSIS DEKOK DAUN BELUNTAS (Plucea indica. L)
TERHADAP JUMLAH SEL SPERMATOZOA ABNORMAL TIKUS PUTIH
JANTAN (Rattus norvegicus)
258. PENERAPAN PEMBELAJARAN INKUIRI MELALUI PENDEKATAN
CTL (contextual teaching and learning) UNTUK MENINGKATKAN
AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP KELAS VII
MUHAMMADIYAH 02 BATU
259. PENGARUH KONSENTRASI AIR LUMPUR PANAS SIDOARJO
JAWA TIMUR TERHADAP MORTALITAS NENER IKAN BANDENG
(Chanos chanos)
260. PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS KONTEKSTUAL
UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA POKOK
BAHASAN SEL DAN JARINGAN DI SMU NEGERI 2 SAMPANG
261. PENERAPAN STRATEGI BELAJAR MENGULANG (REHEARSAL
STRATEGIES) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF DAN
BERKOMUNIKASI SISWA KELAS X SMA WAHID HASYIM MALANG
262. PENGARUH EKSTRAK DAUN SALAM (Syzygium polyanthum
[Wight.] Walp.) TERHADAP MOTILITAS SPERMATOZOA TIKUS (Rattus
norvegicus) WISTAR JANTAN
263. UJI EFEKTIFITAS SARI LABU MERAH (Cucurbita moschata Duch. ex
Poir) UNTUK MENURUNKAN KADAR KOLESTEROL DALAM DARAH
TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIBERI DIET TINGGI LEMAK
264. STUDI PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP
KECENDERUNGAN MEMISAH SAMPAH KERING DAN BASAH DI DESA
PENDEM KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU
265. IDENTIFIKASI TANAMAN OBAT DI PEKARANGAN RUMAH
PENDUDUK DESA SARONGAN KECAMATAN PESANGGARAN
KABUPATEN BANYUWANGI
266. PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI KONSENTRASI GULA
SIWALAN TERHADAP KADAR AIR, KADAR GULA, KADAR VITAMIN C
DAN TINGKAT KESUKAAN SELAI BELIMBING MANIS (Averrhoa
carambola L)
267. UJI EFEKTIVITAS BERBAGAI KONSENTRASI MADU (APIS
MELLIFERA) TERHADAP ZONA HAMBAT BAKTERI PSEUDOMONAS
AERUGINOSA SECARA IN VITRO
268. PENGARUH LAMA PENYIMPANAN BUAH TOMAT (Lycopersicum
esculentum, Mill)VARIETAS INTAN DAN BERLIAN TERHADAP KADAR
VITAMIN C SEBAGAI KAJIAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENUNJANG
MATA PELAJARAN BIOLOGI SMA KELAS XI SEMESTER I
269. ?PENGARUH BERBAGAI DOSIS FILTRAT BUNGA KENANGA
(Cananga odorata Lam) TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH TIKUS
PUTIH (Rattus norvegicus) HIPERTERMIA?
270. PENGARUH VARIETAS BUAH PISANG DAN LAMA PEMERAMAN
TERHADAP KUALITAS VINEGAR BUAH PISANG (Musa paradisiaca)
271. PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL UNTUK
MENINGKATKAN PRESTASI DAN MOTIVASI BELAJAR BIOLOGI
SISWA KELAS VIII di SMPN II DEMAK
272. STUDI POTENSI TOLERANSI ISOLAT FUNGI LIMBAH
COMBERAN TERHADAP DETERGEN, SABUN MANDI DAN SABUN
COLEK KAWASAN PADAT HUNI DI KOTA MALANG
273. KEANEKARAGAMAN FAUNA MAKROSKOPIS PERAIRAN GUA DI
KABUPATEN PACITAN (STUDI DI GUA SOMOPURO, PAPRINGAN,
KALIPUCUNG, SURUPAN DAN BEJI)
274. ?PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS JUS JERUK MANIS
(Citrus sinensis) TERHADAP KADAR GSH (Glutation sulfhidril) HATI TIKUS
PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIPAPAR ASAP ROKOK?
275. KARAKTERISTIK POPULASI BERBAGAI PHYLUM
ECHINODERMATA PADA DAERAH PASANG SURUT PANTAI DAKI
SUDIMORO KABUPATEN PACITAN
276. INVENTARISASI KEANEKARAGAMAN, STRUKTUR KOMUNITAS
DAN POLA PENYEBARAN TERIPANG (HOLOTHUROIDEA) DI DAERAH
RATAAN TERUMBU PULAU PAGERUNGAN KECIL KECAMATAN
SAPEKEN KABUPATEN SUMENEP
277. PENGARUH PERBEDAAN KONSENTRASI SUKROSA TERHADAP
KUALITAS MIYOGHURT SEBAGAI ALTERNATIF PENGAWETAN
SANTAN KELAPA
278. EFEKTIVITAS ANTIPIRETIK FILTRAT DAUN SELASIH (Ocimum
sanctum L) TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH TIKUS PUTIH
JANTAN (Rattus norvegicus) YANG DIDEMAMKAN DENGAN VAKSIN DPT
279. POLIMORFISME ALEL DNA MIKROSATELIT KROMOSOM Y
PADA POPULASI SAPI MADURA (Bos javanicus)
280. PENERAPAN METODE BELAJAR KELOMPOK UNTUK
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN
BIOLOGI KELAS X SMA TAMAN MADYA DONOMULYO
281. VARIASI ALEL DNA MIKROSATELIT KROMOSOM Y PADA
POPULASI SAPI PERANAKAN ONGOLE (Bos indicus)
282. PENGARUH PEMBERIAN INFUS BUAH PEPAYA MUDA (Carica
papaya) TERHADAP JUMLAH CACING PARASIT PADA AYAM
KAMPUNG (Buras) SECARA IN-VIVO
283. PENGARUH BERBAGAI DOSIS JUS JERUK MANIS (Citrus sinensis)
TERHADAP KADAR GSH (Glutathion sulfhidril) PARU TIKUS PUTIH
(Rattus norvegicus) YANG DIPAPAR ASAP ROKOK
284. STUDI KEANEKARAGAMAN SERTA POLA PENYEBARAN
ECHINOIDEA DAN ASTEROIDEA DI DAERAH PASANG SURUT PANTAI
SALAYA KECAMATAN KILO KABUPATEN DOMPU-NTB
285. PENGARUH DEKOK TEMULAWAK (Curcuma xanthorriza)
TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Aeromonas hydrophila SECARA In
Vitro
286. STUDI KESIAPAN GURU DALAM MELAKSANAKAN MODEL
PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS PORTOFOLIO DI SMA NEGERI
KOTA BIMA NUSA TENGGARA BARAT
287. UJI EFEKTIVITAS FILTRAT RIMPANG LENGKUAS (Alpinia
galanga) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI
Streptococcus mutans
288. PENGARUH FILTRAT DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L .)
TERHADAP KELULUSHIDUPAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus L.)
YANG TERINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophila
289. KEPADATAN POPULASI PLANKTON DALAM HUBUNGANNYA
DENGAN KUALITAS AIR DI WADUK SELOREJO, KECAMATAN
NGANTANG, KABUPATEN MALANG
290. KAJIAN PROBLEMATIKA PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK)
GURUGURU IPA SD, SMP DAN SMA SEKOTA BATU (STUDI KASUS
TAHUN 2008)
291. DIVERSITAS JENISJENIS TERUMBU KARANG KLAS ANTHOZOA
DI PERAIRAN PANTAI DESA GELUNG
292. PENINGKATAN KETERAMPILAN BERTANYA, KETERAMPILAN
KOOPERATIF DAN PEMAHAMAN KONSEP BIOLOGI SISWA KELAS VIII
A MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MENGGUNAKAN
STRATEGI KOOPERATIF JIGSAW DI SLTP MUHAMMADIYAH 06 DAU
MALANG
293. PENGARUH PEMBERIAN LIMBAH CAIR TAHU TERHADAP
PERTUMBUHAN VEGETATIF CABAI MERAH (Capsicum annuum. L)
SECARA HIDROPONIK DENGAN METODE KULTUR SERABUT KELAPA
294. PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS DEKOK DAUN
SAMBILOTO (Andrographis paniculata Ness) TERHADAP PENURUNAN
SUHU TUBUH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN YANG DI
DEMAMKAN
295. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PORTOFOLIO PADA
MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X SEMESTER 1 DITINJAU DARI
HASIL BELAJAR, AKTIVITAS, DAN RESPON SISWA DI SMA NEGERI 3
LAMONGAN
296. PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS DEKOK DAUN
SAMBILOTO (Andrographis paniculata Ness) TERHADAP PENURUNAN
SUHU TUBUH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN YANG DI
DEMAMKAN
297. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PORTOFOLIO PADA
MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X SEMESTER 1 DITINJAU DARI
HASIL BELAJAR, AKTIVITAS, DAN RESPON SISWA DI SMA NEGERI 3
LAMONGAN
298. PENGARUH PEMBERIAN LIMBAH CAIR TAHU TERHADAP
PERTUMBUHAN VEGETATIF CABAI MERAH (Capsicum annuum. L)
SECARA HIDROPONIK DENGAN METODE KULTUR SERABUT KELAPA
299. HUBUNGAN POLA ASUH ORANGTUA DAN PERKEMBANGAN
KOGNITIF ANAK SD (KELAS 3) DI DESA KEMIRI KEC. PUSPO KAB.
PASURUAN
300. PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUAH NANAS(Ananas
comosus. L merr) VARIETAS QUEEN TERHADAPJUMLAH MORTALITAS
CACING PARASIT Ascaridia galli PADAAYAM PETELUR (Gallus sp.)
SECARA IN VIVO
301. PENGARUH INFUS BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L.)
TERHADAP DIAMETER ZONA HAMBAT Pityrosporum ovale (JAMUR
PENYEBAB KETOMBE)
302. EFEKTIFITAS BERBAGAI KONSENTRASI DEKOK DAUN
KEMANGI ( Ocimum basilicum L) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR
Colletotrichum capsici SECARA IN-VITRO
303. HUBUNGAN KUALITAS AIR DENGAN INDEKS
KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN ZOOPLANKTON DANAU
RANU PANI DAN DANAU RANU REGULO KABUPATEN LUMAJANG
304. PENGARUH pH DAN LAMA PEMANASAN TERHADAP
PERUBAHAN WARNA DAN INTENSITAS WARNA PADA KAYU SECANG
(Caesalpinia sappan L.)
305. UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BUAH NANAS (ANANAS COMOSUS
L. Merr) MUDA VARIETAS QUEEN TERHADAP MORTALITAS CACING
PARASIT (Ascaridia galli) SECARA IN VITRO
306. EFEKTIVITAS BERBAGAI KONSENTRASI FILTRAT DAUN PARE
(Momordica charantia) SEBAGAI PENGHAMBAT PERTUMBUHAN
BAKTERI Shigella dysentrieae SECARA IN VITRO
307. UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK HERBA MENIRAN (Phyllantus niruri
L.) SEBAGAI HEPATOPROTEKTOR TERHADAP KADAR BILIRUBIN
TOTAL SERUM TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
308. PENGARUH PEMBERIAN TEH ROSELLA (Hibiscus sabdariffa)
TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL DALAM DARAH
TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
309. PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL JIGSAW
UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA
KELAS VIIIB SMPN 1 BATU MATERI GERAK PADA TUMBUHAN
310. UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BUAH NANAS (ANANAS COMOSUS
L. Merr) MUDA VARIETAS QUEEN TERHADAP MORTALITAS CACING
PARASIT (Ascaridia galli) SECARA IN VITRO
311. PENGARUH PEMBERIAN DEKOK AKAR TANAMAN KAVAKAVA
(Piper methysticum Forst.f) TERHADAP DURASI TIDUR TIKUS PUTIH
(Rattus norvegicus)
312. UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BUAH NANAS (ANANAS COMOSUS
L. Merr) MUDA VARIETAS QUEEN TERHADAP MORTALITAS CACING
PARASIT (Ascaridia galli) SECARA IN VITRO
313. INVENTARISASI DAN IDENTIFIKASI ALGA MAKROSKOPIS DI
DAERAH SURUT PANTAI SANGIANG KABUPATEN BIMA
314. MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI PESERTA DIDIK
KELAS X DI SMA LABORATORIUM UNIVERSITAS NEGERI MALANG
MELALUI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT
315. PENGARUH LATIHAN FISIK TERHADAP PENINGKATAN TEBAL
TULANG PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) USIA MUDA
316. STUDI KERUSAKAN STRUKTUR ANATOMI CACING Ascaridia galli
SETELAH PEMAPARAN DENGAN EKSTRAK BUAH NANAS (Ananas
comosus L. Merr) MUDA VARIETAS QUEEN.
317. INVENTARISASI KEANEKARAGAMAN MAKRO ALGA DI TELUK
MERU TAMAN NASIONAL MERU BETIRI BANYUWANGI
318. PENGARUH LATIHAN FISIK TERHADAP PENINGKATAN TEBAL
TULANG PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) USIA MUDA
319. UJI EFEKTIVITAS AIR PERASAN RIMPANG JAHE MERAH
(Zingiber officinale Rosc.) TERHADAP MORTALITAS ULAT GRAYAK
(Spodoptera litura Fabricus)
320. PENGARUH UMUR KULTUR DAN LAMA FERMENTASI
TERHADAP KADAR GULA, KADAR ALKOHOL, KADAR TOTAL ASAM
DAN ORGANOLEPTIK KOMBUCHA APEL (Malus Sylvestris Mill)
321. PENGARUH PEMBERIAN DEKOK BUAH PARE ( Momordica
charantia ) TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA TIKUS PUTIH (Rattus
novergicus )
322. DAYA ANTIFUNGAL CAMPURAN DEKOK DAUN JAMBU MENTE
(Anacardium occidentale L.) DAN BUNGA BELIMBING WULUH (Averrhoa
bilimbi L. ) DALAM BERBAGAI KONSENTRASI TERHADAP
PERTUMBUHAN JAMUR Candida albicans SECARA IN VITRO
323. PENGARUH KOMPOSISI MEDIA SEMAI DAN DOSIS PUPUK NPK
TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI DAMAR (Agathis loranthifolia Salisb)
324. PENGARUH PEMBERIAN FILTRAT DAUN KEMANGI (Ocimum
basilicum) TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH TIKUS PUTIH (Rattus
norvegicus)
325. DAYA ANTIFUNGAL FILTRAT BUAH MENGKUDU (Morinda
citrifolia L.) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR Trichophyton
mentagrophytes SECARA in vitro
326. UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BUAH NANAS (ANANAS COMOSUS
L. Merr) MUDA VARIETAS QUEEN TERHADAP MORTALITAS CACING
PARASIT (Ascaridia galli) SECARA IN VITRO
327. INVENTARISASI PHYLUM ECHINODERMATA DI PANTAI
PLENGKUNG TAMAN NASIONAL ALAS PURWO KABUPATEN
BANYUWANGI
328. PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK PIGMEN BUAH MURBEI
(Morus alba L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN TERHADAP KADAR SGOT DAN
SGPT PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI DENGAN
ASETAMINOFEN
329. UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BUAH NANAS (ANANAS COMOSUS
L. Merr) MUDA VARIETAS QUEEN TERHADAP MORTALITAS CACING
PARASIT (Ascaridia galli) SECARA IN VITRO
330. PENGARUH FREKUENSI DAN DOSIS PEMBERIAN VIRGIN
COCONUT OIL (VCO) UNTUK MENURUNKAN KADAR KOLESTEROL
DALAM DARAH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) ?(Upaya Menemukan
Formulasi Penggunaan Minyak Kelapa Murni Untuk Menyembuhkan
Hiperkolesterolemia)?
331. PENGARUH LAMA PASTEURISASI DAN LAMA FERMENTASI
PADA PENGOLAHAN CUKA APEL (Malus sylvestris Mill) TERHADAP
KUALITAS CUKA DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN
332. PENERAPAN LKS TERBUKA DALAM MODEL PEMBELAJARAN
INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI
BELAJAR SISWA SMP NEGERI I BATU
333. DAYA ANTIMIKROBA BERBAGAI KONSENTRASI DEKOK
SIMPLISIA BUAH MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocarpa (Scheff) Boerl)
TERHADAP BAKTERI Shigella dysenteriae SECARA in vitro
334. PENGARUH PEMBERIAN FILTRAT CABE RAWIT (Capsicum
frutescens L) DALAM BERBAGAI KONSENTRASI TERHADAP ZONA
HAMBAT JAMUR PENYEBAB SARIAWAN (Candida albicans) SECARA IN
VITRO
335. PENGARUH PEMBERIAN KONSENTRASI EKSTRAK BIJI PINANG
(Areca chatecu L) TERHADAP MORTALITAS LARVA NYAMUK Aedes
aegypti
336. UJI POTENSI TOLERANSI TUJUH ISOLAT FUNGI LIMBAH BEKAS
AIR MANDI TERHADAP DETERGEN, SABUN MANDI, DAN SABUN
COLEK DI KAWASAN PADAT HUNI KOTA MALANG
337. UJI POTENSI TOLERANSI TUJUH ISOLAT FUNGI LIMBAH BEKAS
AIR MANDI TERHADAP DETERGEN, SABUN MANDI, DAN SABUN
COLEK DI KAWASAN PADAT HUNI KOTA MALANG
338. PENGARUH KADAR GARAM TERHADAP RASA, AROMA,
WARNA, TEKSTUR DAN TOTAL KOLONI BAKTERI PADA TEMPOYAK
DURIAN (Durio zebithinus)
339. PENGARUH PEMBERIAN DOSIS BERULANG DEKOK DAUN
JAMBU BIJI MERAH (Psidium guajava L.) TERHADAP KUALITAS
SPERMATOZOA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus var wistar) JANTAN
340. PENGARUH BERBAGAI DOSIS FILTRAT PARE (Momordica
charantia L) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA TIKUS PUTIH
(Rattus norvegicus) HIPERGLIKEMIA
341. EFEKTIVITAS BERBAGAI KONSENTRASI DEKOK TEH HIJAU
(Camelia sinensis) Var. assamica TERHADAP JUMLAH KOLONI BAKTERI
Klebsiella pneumoniae SECARA In Vitro
342. PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN DAN KONSENTRASI
FILTRAT DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava) TERHADAP PENURUNAN
KADAR GLUKOSA DALAM DARAH PADA TIKUS PUTIH (Rattus
norvegicus)
343. PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN AIR
KAPUR Ca(OH)2 TERHADAP KUALITAS SALE PISANG RAJA (Musa
paradisiaca)
344. PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS DEKOK DAUN
BELUNTAS (Pluchea indica L.) TERHADAP KUALITAS (MOTILITAS,
LIVIBILITAS DAN MORTALITAS) SPERMATOZOA TIKUS PUTIH
JANTAN (Rattus novergicus)
345. DAYA ANTIMIKROBA BERBAGAI KONSENTRASI YOGURT
TERHADAP BAKTERI Salmonella typhi SECARA IN VITRO
346. UJI EFEKTIVITAS FILTRAT BAWANG MERAH (Allium cepa)
TERHADAP MORTALITAS Fasciola hepatica SECARA In-Vitro
347. PENGARUH BERBAGAI DOSIS FILTRAT BUNGA SEPATU (Hibiscus
rosasinensis) TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA TIKUS PUTIH
JANTAN (Rattus norvegicus)
348. PENGARUH BERBAGAI DOSIS FILTRAT PARE (Momordica
charantia L) TERHADAP KADAR GLUKOSA URIN PADA TIKUS PUTIH
(Rattus norvegicus) HIPERGLIKEMIA
349. INVENTARISASI JENIS GASTROPODA DI TELUK MERU TAMAN
NASIONAL MERU BETIRI BANYUWANGI
350. PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK TANNIN DAUN BELUNTAS
(Pluchea indica Less) TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA TIKUS
PUTIH (Rattus norvegicus)
351. PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUAH NANAS(Ananas
comosus. L merr) VARIETAS QUEEN TERHADAPJUMLAH MORTALITAS
CACING PARASIT Ascaridia galli PADAAYAM PETELUR (Gallus sp.)
SECARA IN VIVO
352. UJI EFEKTIFITAS JUS BUAH KERSEN (Muntingia calabura L.)
TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA TIKUS
PUTIH (Rattus norvegicus)
353. ?PENGARUH BERBAGAI DOSIS FILTRAT DAUN COCOR BEBEK
(Kalanchoe pinnata L.) TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH TIKUS
PUTIH (Rattus norvegicus) HIPERTERMIA?
354. UJI EFEKTIVITAS JUS BIJI PETAI (Parkia speciosa) TERHADAP
KADAR SGOT DAN SGPT PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus
norvegicus) YANG DIINDUKSI ASETAMINOFEN
355. ?PENGARUH PEMBERIAN FILTRAT DAUN NILAM (Pogostemon
cablin) TERHADAP MORTALITAS LARVA ULAT TRITIP (Plutella
xylostella)?
356. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG (Direct
Instructional) DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL(Contextual
Teaching and Learning) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN
HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA SMP NEGERI I PACET
357. PENGARUH FILTRAT DAUN SIRIH (Piper bettle.L) TERHADAP
KELULUSHIDUPAN IKAN NILA (Oreochormis sp) YANG TERINFEKSI
BAKTERI Aeromonas hydrophilla
358. KANDUNGAN BIOMASSA Spirogyra sp DALAM PERAIRAN DAN
HUBUNGANNYA DENGAN INDIKATOR PENCEMARAN LIMBAH
PERTANIAN PADA ALIRAN SUNGAI BRANTAS DAN BERBAGAI ANAK
SUNGAI BRANTAS WILAYAH KOTA BATU
359. UJI EFEKTIFITAS EKSTRAK DAUN DAN BIJI SIRSAK (Annona
muricata) TERHADAP MORTALITAS LARVA ULAT GRAYAK (Spodoptera
litura F.)
360. PENGARUH FILTRAT BAWANG PUTIH (Allium sativum)
TERHADAP JUMLAH KOLONI BAKTERI Staphylococcus aureus
361. PENERAPAN PEMBELAJARAN TIMBAL BALIK (Reciprocal
teaching) DALAM UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR dan
AKTIVITAS SISWA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMAN 2 BATU
362. PENERAPAN PEMBELAJARAN PBL (Problem Based Learning)
DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN
PEMAHAMAN KONSEP SERTA MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X
SMAN 02 BATU PADA POKOK BAHASAN RUANG LINGKUP BIOLOGI
363. SISTEM PENGOBATAN TRADISIONAL BERBASIS TUMBUHAN
OBAT DI DESA SIDOREJO KECAMATAN KARANGJATI KABUPATEN
NGAWI
364. PENERAPAN PENILAIAN BERBASIS KELAS DALAM
PEMBELAJARAN SAINS di SMP se KOTA BATU pada TAHUN AJARAN
2007-2008
365. IDENTIFIKASI TUMBUHAN PENEDUH JALAN SEBAGAI SUMBER
BELAJAR BIOLOGI DI KECAMATAN DUKUN KABUPATEN GRESIK
366. IDENTIFIKASI TUMBUHAN PENEDUH JALAN SEBAGAI SUMBER
BELAJAR BIOLOGI DI KECAMATAN DUKUN KABUPATEN GRESIK
367. PENGARUH BERBAGAI DOSIS JUS BUAH STRAWBERRY (Fragaria
Spp) TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH TIKUS PUTIH (Rattus
norvegicus) YANG DIDEMAMKAN DENGAN VAKSIN DPT
368. PROFIL KANDUNGAN METABOLIT SEKUNDER UTAMA DAN
YANG DIDUGA BERPERAN DALAM KESUBURAN WANITA PADA
TANAMAN DAUN HIDUP (Biophytum sensitivum (L) DC)
369. INVENTARISASI KEANEKARAGAMAN BIVALVIA DI PANTAI
JAMBU KECAMATAN PAJO KABUPATEN DOMPU NUSA TENGGARA
BARAT
370. IDENTIFIKASI TUMBUHAN PENEDUH JALAN SEBAGAI SUMBER
BELAJAR BIOLOGI DI KECAMATAN DUKUN KABUPATEN GRESIK
371. PROFIL KUALITAS LIMBAH CAIR PABRIK GULA DJ0MBANG
BARU SEBELUM DAN SESUDAH MASUK ALIRAN SUNGAI DESA
SAMBONG JOMBANG
372. STUDY PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA DI DESA
DUNGKEK KECAMATAN DUNGKEK KABUPATEN SUMENEP MADURA
373. IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN SPESIES IKAN DI RANU
KLAKAH, RANU PAKIS, DAN RANU BEDALI KAWASAN GUNUNG
LAMONGAN KABUPATEN LUMAJANG
374. EFEK ANALGETIK SARI RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma
xanthorrhiza Roxb) PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) STRAIN
WISTAR
375. PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI KOSENTRASI EKSTRAK
JINTAN HITAM ( Nigella sativa) TERHADAP JUMLAH KOLONI BAKTERI
Klebsiella pneumoniae
376. PENGARUH EKSTRAK KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii L.)
TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Shigella dysentriae SECARA In
vitro
377. PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI ASAM SITRAT DAN
PEKTIN TERHADAP MUTU SELAI BUAH NAGA DAGING MERAH
(Hylocereus polyrhizus) Grade C
378. PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG BIJI NANGKA TERHADAP
KUALITAS DAN ORGANOLEPTIK MIE BASAH
379. IDENTIFIKASI JAMUR PATOGEN PADA PERMUKAAN DAUN
TANAMAN TEH (Camellia sinensis O.K) di PT. PERKEBUNAN NUSANTARA
(PERSERO) XII KEBUN KERTOWONO KECAMATAN GUCIALIT
KABUPATEN LUMAJANG
380. PROBLEMATIKA YANG DIHADAPI OLEH GURU BIOLOGI DI SMP
SE KECAMATAN SINGOSARI DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
BIOLOGI KELAS VIII BERDASARKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN
PENDIDIKAN (KTSP) 2006
381. UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BIJI SRIKAYA (Annona squamosa L.)
TERHADAP MORTALITAS KUTU KEPALA (Pediculus humanus var. capitis)
SECARA IN VITRO.
382. MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF PELAJARAN
BIOLOGI PESERTA DIDIK KELAS X-5 SMA LABORATORIUM
UNIVERSITAS NEGERI MALANG MELALUI STRATEGI
PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER
383. KAJIAN JAWA TIMUR PARK SEBAGAI SUMBER BELAJAR
DALAM MENINGKATKAN EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN
384. ?PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH PISANG AMBON (Musa
sapientum) TERHADAP DIURESIS TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
JANTAN?
385. PENGARUH PEMBERIAN DEKOK RUMPUT KEBAR (Biophytum
petersianum Klotszch) TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA TIKUS
PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus.)
386. IDENTIFIKASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER PADA
TANAMAN RUMPUT KEBAR (Biophytum petersianum Klotzsch
387. PENGARUH KONSENTRASI SARI KEDELAI (Glycine max L.)
TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN (Hb) DARAH TIKUS
PUTIH (Rattus norvegicus)
388. PROBLEMATIKA GURU MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS
SEPULUH SMA NEGERI SEKOTA KEDIRI TAHUN AJARAN 2007/2008
DALAM PELAKSANAAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
(KTSP)
389. PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI ASAM SITRAT DAN
PEKTIN TERHADAP MUTU SELAI BUAH MELON (Cucumis melo L)
390. IDENTIFIKASI SERANGGA DI KAWASAN WISATA DANAU RANU
GRATI KABUPATEN PASURUAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI
(KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP)
391. ENGARUH PENERAPAN METODE BELAJAR QUANTUM
LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA POKOK
BAHASAN ENERGI ALTERNATIF DAN ENERGI BUNYI DI SDN TORJUN
IIISAMPANG
392. UJI DAYA ANTHELMINTIK GETAH PEPAYA (Carica papaya L.)
DAN FILTRAT UMBI BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) PADA CACING
Ascaridia galli SECARA IN VITRO
393. EFEK KOMBINASI LENDIR LIDAH BUAYA (Aloe vera L.) DAN
COCOR BEBEK (Kalanchoe pinnata L.) TERHADAP ZONA HAMBAT
CANDIDA ALBICANS SECARA IN VITRO
394. PENERAPAN PENILAIAN KINERJA (Performance Assessment) Pada
KEGIATAN PRAKTIKUM MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS VII di
SLTP MUHAMMADIYAH 06 DAU MALANG
395. PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK DAUN JERUK NIPIS (Citrus
aurantifolia(Christm.) Swingle.) TERHADAP MORTALITAS LARVA
NYAMUK Aedes aegypti L.
396. EFEKTIVITAS BERBAGAI KONSENTRASI DEKOK TEH HIJAU
(Camelia sinensis) Var. assamica TERHADAP JUMLAH KOLONI BAKTERI
Klebsiella pneumoniae SECARA In Vitro
397. PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN DAN KONSENTRASI
FILTRAT DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava) TERHADAP PENURUNAN
KADAR GLUKOSA DALAM DARAH PADA TIKUS PUTIH (Rattus
norvegicus)
398. PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN AIR
KAPUR Ca(OH)2 TERHADAP KUALITAS SALE PISANG RAJA (Musa
paradisiaca)
399. PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS DEKOK DAUN
BELUNTAS (Pluchea indica L.) TERHADAP KUALITAS (MOTILITAS,
LIVIBILITAS DAN MORTALITAS) SPERMATOZOA TIKUS PUTIH
JANTAN (Rattus novergicus)
400. DAYA ANTIMIKROBA BERBAGAI KONSENTRASI YOGURT
TERHADAP BAKTERI Salmonella typhi SECARA IN VITRO
401. PENGARUH VARIETAS BUAH APEL SUBGRADE DAN
KONSENTRASI KARAGENAN TERHADAP KUALITAS PRODUK JELLY
APEL
402. UJI KUALITAS NATA DARI BAHAN DASAR LIMBAH PADAT SARI
APEL DENGAN PENAMBAHAN BERBAGAI JENIS DAN KONSENTRASI
GULA MERAH SEBAGAI SUMBER KARBON
403. PENGARUH EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa
bilimbi L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Staphylococcus aureus
404. ANALISIS KANDUNGAN PEMANIS BUATAN PADA PRODUK
SIRUP BERBAGAI MERK
405. UJI KADAR Pb PADA MAKANAN YANG DIBUNGKUS KORAN
SEBAGAI PEMBUNGKUS MAKANAN
406. PENGARUH LAMA RADIASI ULTRAVIOLET (UV) TERHADAP
TINGKAT PENETASAN (Hatching Rate) DAN KELULUSHIDUPAN (Survival
Rate) PADA PROSES GYNOGENESIS IKAN MAS (Cyprinus carpio L)
DENGAN SPERMA IKAN TAWES (Puntius javanicus Blkr)
407. PENGARUH PEMBERIAN PUPUK DARI KOTORAN KAMBING
DAN EM-4 TERHADAP PERTUMBUHAN JAGUNG MANIS (Zea mays
saccharata L.) VARIETAS Honey Jean II
408. ANALISA ZAT PEWARNA DAN PEMANIS SINTETIS PADA
AROMANIS YANG DIJUAL DI SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN
KARANGPLOSO
409. PENGARUH KONSENTRASI BUTIL HIDROKSIANISOL dan LAMA
PENYIMPANAN TERHADAP KETENGIKAN dan KADAR LEMAK SUSU
PASTEURISASI
410. PENGARUH INFUS DAUN KAMBOJA (Plumeria acuminate Ait)
TERHADAP DIAMETER ZONA HAMBAT JAMUR Saprolegnia sp
411. UJI EFEKTIVITAS KULIT KAYU DUWET (Eugenia cumini)
TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS PUTIH
(Rattus norvegicus)
412. ANALISIS KANDUNGAN ZAT PEWARNA SINTETIS PADA
BERBAGAI MACAM MERK SIRUP YANG BEREDAR DI PASAR BESAR
MALANG
413. PENGARUH EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya) TERHADAP
MORTALITAS CACING HATI PADA SAPI (Fasciola gigantica) SECARA IN
VITRO
414. STUDI KELIMPAHAN DAN POLA DISTRIBUSI PELECYPODA DI
PANTAI BAJOSARAE DESA BUGIS KECAMATAN SAPE KABUPATEN
BIMA
415. ANALISIS KANDUNGAN ZAT PEWARNA SINTETIS PADA
BERBAGAI MACAM MERK SIRUP YANG BEREDAR DI PASAR BESAR
MALANG
416. PENGARUH LAMA PERENDAMAN UDANG WINDU (Penaeus
monodon) DENGAN LARUTAN ASAP CAIR TERHADAP MUTU UDANG
ASAP
417. METODE PENGOBATAN ALTERNATIF SANGKAL PUTUNG
BAPAK MUHAMMAD IMRON DALAM PENANGANAN FRAKTUR
TULANG (Studi Kasus Di Desa Jambu Kecamatan Lenteng Kabupaten
Sumenep Madura)
418. PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI SENYAWA NATRIUM
METABISULFIT (Na2S2O5) DAN SUHU PENGERING TERHADAP
KANDUNGAN GIZI DAN SIFAT ORGANOLEPTIK JAMUR TIRAM PUTIH
(Pleurotus floridae)
419. Pengaruh Ekstrak Bunga Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) Terhadap
Pertumbuhan Jamur Aspergillus flavus
420. PERBEDAAN PENGETAHUAN MENOPAUSE DAN SIKAP
MENGHADAPI MENOPAUSE PADA WANITA PRAMENOPAUSE DI
PEDESAAN DENGAN PERKOTAAN
421. MORTALITAS ULAT GRAYAK (Spodoptera litura F.) DALAM
BERBAGAI PELARUT DAN KONSENTRASI EKSTRAK BIJI BENGKUANG
(Pachyrrhizus erosus Urban)
422. STUDI TENTANG AKTIVITAS HARIAN ELANG LAUT PERUT
PUTIH (Haliaeetus leucogaster) DALAM KANDANG REHABILITASI DI
PUSAT PENYELAMATAN SATWA PETUNGSEWU (PPSP) MALANG
423. Analisis Kandungan Kadmium (Cd) Pada Udang Windu (Panaeus
monodon Fabb.) Hasil Budidaya Tambak Intensif Manyar Gresik
424. PROBLEMATIKA PELAKSANAAN KURIKULUM BERBASIS
KOMPETENSI BIDANG STUDI BIOLOGI DI SMA NEGERI SE KOTA
KEDIRI
425. PENGARUH KONSENTRASI LIMBAH CAIR DARI PROSES
PEMBUATAN BIOGAS TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN Chlorella sp
426. PENGARUH PERENDAMAN DALAM BERBAGAI KONSENTRASI
NaCl TERHADAP TOTAL ASAM, KADAR AIR DAN ORGANOLEPTIK
KERIPIK NANAS (Ananas comosus L. Merr)
427. UJI MIKROBIOLOGIS TERHADAP KUALITAS ?BEKASEM? YANG
DIJUAL PADA BEBERAPA PASAR DI KABUPATEN GRESIK
428. STUDI IDENTIFIKASI SPESIES DAN POLA PENYEBARAN IKAN
KARANG DI PERAIRAN SEGARA ANAKAN CAGAR ALAM PULAU
SEMPU KABUPATEN MALANG
429. UJI EFEKTIFITAS JUS BAYAM (Amaranthus tricolor L.) DALAM
MENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN (Hb) DARAH TIKUS PUTIH
(Rattus norvegicus)
430. HUBUNGAN KADAR ZAT KAPUR AIR SUMUR DENGAN
KEPARAHAN PENDERITA BATU GINJAL DI RSUD Dr. R KOESMA
KABUPATEN TUBAN
431. UJI EFEKTIVITAS FILTRAT KECAMBAH KACANG HIJAU (Vigna
radiata) TERHADAP KADAR BILIRUBIN TOTAL SERUM PADA TIKUS
PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI DENGAN KARBON
TETRAKLORIDA (CCL4)
432. PERBEDAAN KADAR NIKOTIN ROKOK GUDANG GARAM
MERAH DENGAN ROKOK HOME INDUSTRI DI KECAMATAN PAITON
KABUPATEN PROBOLINGGO
433. PENGARUH SUBSTITUSI AGAR-AGAR TERHADAP SIFAT FISIK
DAN ORGANOLEPTIK DODOL BIJI NANGKA ( Artocarpus heteropyllus)
434. PENGARUH PERBEDAAN KONSENTRASI PENYEMPROTAN
FILTRAT PERASAN DAUN SIRIH (Piper betle) TERHADAP
PERTUMBUHAN PENYAKIT TEPUNG (Powdery mildew) YANG
DISEBABKAN OLEH JAMUR Erysiphe polygoni PADA DAUN KACANG
PANJANG (Vigna sinensis)
435. PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI KALSIUM HIDROKSIDA
(Ca(OH)2) TERHADAP KUALITAS MANISAN KERING TOMAT
(Lycopersicum esculentum Mill.)
436. STUDI TENTANG EFEK ANTIOKSIDAN VITAMIN E DENGAN
PARAMETER SGOT DAN SGPT SERUM DARAH TIKUS PUTIH (Rattus
norvegicus) YANG DIPAPAR ASAP ROKOK
437. RAGAM KARAKTER MORFOLOGI POLONG KEDELAI (Glycine
max L. Merrill) DAN HUBUNGANNYA DENGAN KETAHANAN TERHADAP
HAMA PENGISAP POLONG Riptortus linearis F.
438. Studi Tentang Kesiapan Guru Mata Pelajaran Biologi SMU Dalam
Penerapan KBK Di Wilayah Kota Batu
439. PENGARUH TINGKAT KEMEKARAN DAN TINGKAT KELAYUAN
TERHADAP RENDEMEN DAN KUALITAS MINYAK SEDAP MALAM
(Polianthes tuberosa L.)
440. KECEPATAN DEKOMPOSISI SAMPAH ORGANIK PASAR KOTA
BATU SERTA TINGKAT KANDUNGAN NPK KOMPOS DENGAN METODE
VERMIKOMPOS DAN EM4
441. UJI EFEKTIVITAS DEKOK DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.)
TERHADAP SEL SPERMATOZOA NORMAL DAN ABNORMAL DALAM
TUBULUS SEMINIFERUS TESTIS TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus
norvegicus) STRAIN WISTAR
442. PENINGKATAN KUALITAS KEMBANG TAHU DENGAN BAHAN
DASAR AMPAS TAHU MELALUI BERBAGAI KONSENTRASI
PENAMBAHAN BIJI TURI (Sesbania grandiflora. L) DAN LAMA
PEMANASAN BUBUR
443. ANALISIS PROTEIN DAN SIFAT ORGANOLEPTIK SUSU JAGUNG
DARI TIGA VARIETAS JAGUNG
444. PENGARUH FILTRAT DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum L.)
TERHADAP DIAMETER ZONA HAMBAT Staphylococcus aureus YANG
DIISOLASI DARI PENDERITA KARBUNKEL SECARA IN VITRO
445. PENGARUH PENGGUNAAN SERBUK KUNYIT (Curcuma domestica)
DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP KELULUSHIDUPAN BENIH
IKAN MAS (Cyprinus carpio L) YANG TERINFEKSI BAKTERI Aeromonas
hydrophila
446. KECEPATAN DEKOMPOSISI SAMPAH ORGANIK PASAR KOTA
BATU SERTA TINGKAT KANDUNGAN NPK KOMPOS DENGAN METODE
VERMIKOMPOS DAN EM4
447. UJI POTENSI INFUS BAWANG PUTIH (Allium sativum Linn.)
TERHADAP KOAGULASI DARAH SECARA IN VITRO
448. PENGARUH TEBAL IRISAN DAN LAMA PENGERINGAN
TERHADAP RENDEMAN DAN KUALITAS MINYAK ATSIRI JAHE
VARIETAS GAJAH (Zingiber officinale Rosc varr.)
449. PENGARUH KONSENTRASI GULA DAN PENGENCERAN MEDIUM
FERMENTASI TERHADAP KUALITAS NATA DE CARROTS
450. PENINGKATAN PRESTASI DAN AKTIVITAS BELAJAR BIOLOGI
SISWA KELAS I SMP N 2 BATU MALANG DENGAN MENGGUNAKAN
PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL (CTL)
451. PENGARUH JENIS PENAMBAH RASA TERHADAP KUALITAS
KERUPUK
452. PENGARUH VARIETAS BUAH APEL (Malus domestica Borkh) DAN
BERBAGAI JENIS STARTER PADA TAHAP FERMENTASI ALKOHOL
TERHADAP KUALITAS CUKA APEL
453. UJI EFEKTIFITAS DEKOK RAMBUT JAGUNG (Zea mays)
TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL DALAM DARAH
TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
454. PENGARUH VARIETAS BUAH APEL (Malus domestica Borkh) DAN
KONSENTRASI RAGI ROTI TERHADAP KUALITAS CUKA APEL
455. PENGARUH LAMA PERENDAMAN DALAM LARUTAN ASAP CAIR
DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KADAR PROTEIN, LEMAK,
DAN JUMLAH TOTAL KOLONI BAKTERI UDANG WINDU ASAP (Penaeus
monodon)
456. PENGARUH LAMA RADIASI ULTRAVIOLET (UV) TERHADAP
TINGKAT PENETASAN (Hatching Rate) DAN KELULUSHIDUPAN (Survival
Rate) PADA PROSES GYNOGENESIS IKAN MAS (Cyprinus carpio L)
DENGAN SPERMA IKAN TAWES (Puntius javanicus Blkr)
457. PENGARUH LAMA RADIASI ULTRAVIOLET (UV) TERHADAP
TINGKAT PENETASAN (Hatching Rate) DAN KELULUSHIDUPAN (Survival
Rate) PADA PROSES GYNOGENESIS IKAN MAS (Cyprinus carpio L)
DENGAN SPERMA IKAN TAWES (Puntius javanicus Blkr)
458. PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG KACANG HIJAU SEBAGAI
SUMBER PROTEIN NABATI DALAM FORMULA PAKAN TERHADAP
PERTAMBAHAN BERAT BADAN IKAN NILA HITAM (Oreochromis
niloticus)
459. PENGARUH BERBAGAI MACAM KONSENTRASI ASAM SORBAT
TERHADAP KUALITAS TAHU
460. PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK SELEDRI (Apium
graveolens)TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH MENCIT (Mus
musculus)
461. PENGARUH EKSTRAK DAUN TAPAK LIMAN (Elephantopus scaber
L.) TERHADAP DIAMETER ZONA HAMBAT Aspergillus niger SECARA IN
VITRO
462. IDENTIFIKASI SERANGGA HAMA TANAMAN KELAPA SAWIT
(Elaeis quineensis Jack) DI LAHAN PERKEBUNAN MASYARAKAT DESA
KAYUNGO KEC. LONG IKIS KAB. PASIR KALIMANTAN TIMUR
463. PENGARUH VARIETAS BUAH APEL SUBGRADE DAN
KONSENTRASI KARAGENAN TERHADAP KUALITAS PRODUK JELLY
APEL
464. UJI KUALITAS NATA DARI BAHAN DASAR LIMBAH PADAT SARI
APEL DENGAN PENAMBAHAN BERBAGAI JENIS DAN KONSENTRASI
GULA MERAH SEBAGAI SUMBER KARBON
465. PENGARUH EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa
bilimbi L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Staphylococcus aureus
466. ANALISIS KANDUNGAN PEMANIS BUATAN PADA PRODUK
SIRUP BERBAGAI MERK
467. UJI KADAR Pb PADA MAKANAN YANG DIBUNGKUS KORAN
SEBAGAI PEMBUNGKUS MAKANAN
468. PENGARUH LAMA RADIASI ULTRAVIOLET (UV) TERHADAP
TINGKAT PENETASAN (Hatching Rate) DAN KELULUSHIDUPAN (Survival
Rate) PADA PROSES GYNOGENESIS IKAN MAS (Cyprinus carpio L)
DENGAN SPERMA IKAN TAWES (Puntius javanicus Blkr)
469. PENGARUH PEMBERIAN PUPUK DARI KOTORAN KAMBING
DAN EM-4 TERHADAP PERTUMBUHAN JAGUNG MANIS (Zea mays
saccharata L.) VARIETAS Honey Jean II
470. ANALISA ZAT PEWARNA DAN PEMANIS SINTETIS PADA
AROMANIS YANG DIJUAL DI SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN
KARANGPLOSO
471. PENGARUH KONSENTRASI BUTIL HIDROKSIANISOL dan LAMA
PENYIMPANAN TERHADAP KETENGIKAN dan KADAR LEMAK SUSU
PASTEURISASI
472. PENGARUH INFUS DAUN KAMBOJA (Plumeria acuminate Ait)
TERHADAP DIAMETER ZONA HAMBAT JAMUR Saprolegnia sp
473. UJI EFEKTIVITAS KULIT KAYU DUWET (Eugenia cumini)
TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS PUTIH
(Rattus norvegicus)
474. ANALISIS KANDUNGAN ZAT PEWARNA SINTETIS PADA
BERBAGAI MACAM MERK SIRUP YANG BEREDAR DI PASAR BESAR
MALANG
475. PENGARUH EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya) TERHADAP
MORTALITAS CACING HATI PADA SAPI (Fasciola gigantica) SECARA IN
VITRO
476. STUDI KELIMPAHAN DAN POLA DISTRIBUSI PELECYPODA DI
PANTAI BAJOSARAE DESA BUGIS KECAMATAN SAPE KABUPATEN
BIMA
477. ANALISIS KANDUNGAN ZAT PEWARNA SINTETIS PADA
BERBAGAI MACAM MERK SIRUP YANG BEREDAR DI PASAR BESAR
MALANG
478. PENGARUH LAMA PERENDAMAN UDANG WINDU (Penaeus
monodon) DENGAN LARUTAN ASAP CAIR TERHADAP MUTU UDANG
ASAP
479. METODE PENGOBATAN ALTERNATIF SANGKAL PUTUNG
BAPAK MUHAMMAD IMRON DALAM PENANGANAN FRAKTUR
TULANG (Studi Kasus Di Desa Jambu Kecamatan Lenteng Kabupaten
Sumenep Madura)
480. PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI SENYAWA NATRIUM
METABISULFIT (Na2S2O5) DAN SUHU PENGERING TERHADAP
KANDUNGAN GIZI DAN SIFAT ORGANOLEPTIK JAMUR TIRAM PUTIH
(Pleurotus floridae)
481. Pengaruh Ekstrak Bunga Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) Terhadap
Pertumbuhan Jamur Aspergillus flavus
482. PENGARUH JENIS PELARUT DAN KONSENTRASI EKSTRAK
UMBI GADUNG (Dioscorea hispida Dennst.) TERHADAP MORTALITAS
LARVA Aedes aegypti L.
483. IDENTIFIKASI TUMBUHAN PENEDUH JALAN DI JALAN
MAHKOTA KALITENGAH LAMONGAN
484. PENGARUH BERBAGAI MACAM KOMPOSISI PADA MEDIA
JERAMI TERHADAP PERTUMBUHAN MASSA SEL BIBIT JAMUR
MERANG (Volvariella volvacea)
485. JUMLAH BAKTERI Escherichia coli PADA MINUMAN ES CAMPUR
YANG DIJUAL DI DAERAH TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU
KOTA MALANG
486. STUDI TENTANG KANDUNGAN BAKTERI Escherichia coli PADA ES
CREAM TRADISIONAL DI KELURAHAN KADEMANGAN KECAMATAN
KADEMANGAN KABUPATEN BLITAR
487. STUDI TENTANG KANDUNGAN BAKTERI Escherichia coli PADA ES
CREAM TRADISIONAL DI KELURAHAN KADEMANGAN KECAMATAN
KADEMANGAN KABUPATEN BLITAR
488. ANALISIS KUALITAS NATA DARI BERBAGAI BAHAN BAKU
DENGAN PENAMBAHAN GULA KELAPA
489. PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL
STAD TERHADAP PRESTASI BELAJAR DAN AKTIVITAS SISWA DI MA.
MIFTAHUL JANNAH GADING PROBOLINGGO
490. PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK BIJI SRIKAYA (Annona
squamosa L.) TERHADAP MORTALITAS LARVA NYAMUK Aedes aegypti
491. EFEKTIFITAS INFUS DAUN Thitonia diversifolia A. Gray
TERHADAP DAYA HAMBAT Pityrosporum ovale SEBAGAI PENYEBAB
PENYAKIT DERMATITIS SEBOREIKA
492. DAYA ANTIMIKROBIAL INFUS DAUN SENDOK (Plantago mayor L.)
TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Shigella dysenteriae
493. KEANEKARAGAMAN ALGA MAKROSKOPIS DI DAERAH
PASANG SURUT PANTAI WANE KECAMATAN MONTA KABUPATEN
BIMA
494. UJI KADAR NITRAT-NITRIT PADA CHICKEN NUGGET YANG
DIJUAL DI DAERAH MALANG
495. DAYA ANTISEPTIK BERBAGAI MEREK dan KONSENTRASI
SABUN CAIR SIRIH terhadap Candida albicans secara in vitro
496. KUALITAS MINYAK KELAPA HASIL PENGOLAHAN PROSES
BASAH DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK BUAH PEPAYA (Carica
papaya L)
497. PENGARUH INFUS DAUN ILER (Coleus scutellarioides (L.) Benth.)
TERHADAP ZONA HAMBAT Candida albicans
498. ISOLASI BAKTERI DARI LIMBAH CAIR RUMAH TANGGA YANG
TERDAPAT DI SELOKAN SEBAGAI BAHAN INOKULUM PENGURAI
LIMBAH
499. UJI EFEKTIFITAS SARI BENGKUANG (Pachyrhizus erosus) DALAM
MENURUNKAN HIPERGLIKEMIA PADA MENCIT (Mus musculus) YANG
DIINDUKSI DENGAN ALLOXAN
500. PENGGUNAAN PENDEKATAN KOOPERATIF MODEL STAD
UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIFITAS SISWA
DALAM MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS I MAN SRONO
BANYUWANGI
501. PENGARUH LAMA PENYIMPANAN DALAM KEMASAN PLASTIK
DENGAN PENAMBAHAN KMnO4 TERHADAP MUTU BUAH PISANG
(Musa parasidiaca L.)
502. PENGARUH LAMA PERENDAMAN BUAH SALAK (Salacca Edulis)
DALAM AIR KAPUR TAERHADAP TOTAL KOLONI KAPANG PADA
MANISAN BUAH SALAK
503. ANALISIS RESIDU PESTISIDA BASUDIN (DIAZINON) PADA BUAH
APEL MANALAGI, ANNA, DAN ROME BEAUTY SETELAH
PENYIMPANAN SELAMA 15 HARI
504. INVENTARISASI PAKU-PAKUAN (Pteridophyta) SEBAGAI SUMBER
BELAJAR DI KAWASAN COBAN TALUN BATU
505. EFEKTIFITAS INFUS KULIT BUAH DELIMA PUTIH (Punica
granatum L.) DAN BIJI PINANG (Areca catechu L.) SEBAGAI
PENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI Shigella dysenteriae SECARA
IN VITRO
506. IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN PTERIDOPHYTA DI
DAERAH SUKAMADE TAMAN NASIONAL MERU BETIRI KABUPATEN
BANYUWANGI
507. PENGARUH KONSENTRASI FILTRAT DAUN TEMBAKAU
(Nicotiana tabacum L.) KERING TERHADAP JUMLAH KEMATIAN LARVA
NYAMUK Aedes aegypti
508. PENGARUH LAMA PERENDAMAN JAGUNG GILING DAN DOSIS
RAGI TERHADAP KADAR ALKOHOL TAPE JAGUNG GILING
509. UJI EFEKTIVITAS DEKOK DAUN SENDOK (Plantago mayor L.)
TERHADAP KADAR BILIRUBIN TOTAL SERUM MENCIT (Rattus
norvegicus) YANG DIINDUKSI DENGAN CCL4
510. PENGGUNAAN KASCING SEBAGAI MEDIA PERTUMBUHAN
TANAMANTOMAT APEL(Lycopersicum pyriforme)
511. Analisis Residu Insektisida Dursban 20 EC pada Sayuran Sawi Putih
(Brassica juncea L) dan Kubis Telur (Brassica oleracea L) yang ditanam Di
Wilayah Kecamatan Bumiaji Batu
512. STUDI KANDUNGAN LOGAM BERAT Pb PADA SEDIMEN DAN
KERANG Nerita Sp DI PERAIRAN LAUT SEKITAR PT NEWMONT NUSA
TENGGARA DI SUMBAWA BESAR
513. KUALITAS MIKROBIOLOGI AIR MINUM ISI ULANG DARI MATA
AIR PRIGEN HINGGA KE KONSUMEN
514. ANALISIS KOMPOSISI HUTAN MANGROVE DI PANTAI
TLANAKAN KECAMATAN TLANAKAN KABUPATEN PAMEKASAN
MADURA
515. HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN KARYAWAN DENGAN
PERILAKU KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA WARGA YANG
BEKERJA DI PT. PETROKIMIA GRESIK
516. PENGARUH PEMBERIAN PEKTIN DAN SUKROSA TERHADAP
KUALITAS SELAI MENGKUDU (Morinda citrifolia L)
517. PENGARUH PEMBERIAN ASAP CAIR TERHADAP AKTIVITAS AIR
(AW) DAN KUALITAS ORGANOLEPTIK PADA IKAN TONGKOL
(Euthynnus affinis)
518. PERBEDAAN STATUS GIZI ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI
PEDESAAN DENGAN PERKOTAAN MALANG BERDASARKAN LATAR
BELAKANG ORANG TUA
519. INVENTARISASI TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT DI DESA
ANGSANAH KECAMATAN PALENGAAN KABUPATEN PAMEKASAN
MADURA
520. PENGARUH LIMBAH CAIR TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN
VEGETATIF TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) SECARA
HIDROPONIK
521. HUBUNGAN ASUPAN GIZI DENGAN BERAT BADAN BALITA DI
DESA UNGGA KECAMATAN PRAYA BARAT KABUPATEN LOMBOK
TENGAH PROPINSI NUSA TENGGARA BARAT
522. PENGARUH KONSENTRASI LIMBAH CAIR TAHU TERHADAP
TINGKAT KEMATIAN IKAN MAS (Cyprinus carpio L.)
523. EFEKTIFITAS HASIL BELAJAR KELOMPOK COOPERATIVE
LEARNING DENGAN KELOMPOK KONVENSIONAL PADA SISWA
KELAS 2 SMP 3 TEMPEH KAB.LUMAJANG SEMESTER GENAP TAHUN
PELAARAN 2003/2004
524. PENGARUH LARUTAN SUKROSA TERHADAP DAYA SIMPAN
DAN NILAI ORGANOLEPTIK BUAH JAMBU AIR (Syzygium samarangense
(Blume.) Merr.& Perry.)
525. Faktor Pencetus Diabetes Mellitus (DM) Hasil Pemeriksaan pada Pasien
di Laboratorium Poliklinik Rumah Bersalin Muhammadiyah Desa
Sumberpucung Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang
526. LAJU PERTUMBUHAN BEBERAPA GENOTIPE KACANG HIJAU
(Phaseolus radiatus) PADA TINGKAT NAUNGAN YANG BERBEDA
527. KANDUNGAN KLOROFIL dan HASIL PANEN BEBERAPA
GENOTIP KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus) PADA TINGKAT
NAUNGAN BERBEDA
528. PENGARUH PERBEDAAN PENGOLAHAN TERHADAP KADAR
LEMAK DAN PROTEIN PADA IKAN MUJAIR (Tilapia mosambica)
529. PERBEDAAN KADAR TIMBAL (Pb) PADA BERBAGAI JENIS
TANAMAN PENEDUH JALAN DI JALUR BATU ? MALANG
530. UJI EFEKTIFITAS BERBAGAI KONSENTRASI FORMALIN
TERHADAP TINGKAT KELULUSHIDUPAN IKAN MAS(Cyprinus carpio)
YANG TERINFEKSI Argulus sp
531. STUDI PERAWATAN TUBUH BERBASIS TUMBUHAN DI
KECAMATAN PANGGUL KABUPATEN TRENGGALEK JAWA TIMUR
532. PERBEDAAN SERAPAN TIMAH HITAM (Pb) DAN KADAR
KLOROFIL PADA BERBAGAI JENIS TUMBUHAN PENEDUH JALAN
SEBAGAI AKIBAT PEMBERIAN ASAP KENDARAAN BERMOTOR
533. PENGARUH LAMA PERENDAMAN DAN SUHU PEMANASAN
TERHADAP KANDUNGAN ASAM SIANIDA (HCN) PADA REBUNG
BAMBU BETUNG (Dendrocalamus asper)
534. TANGGAP BEBERAPA GALUR KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus
L.) TERHADAP TINGKAT NAUNGAN YANG BERBEDA
535. PENGARUH TINGKAT SALINITAS TERHADAP PERTUMBUHAN
VEGETATIF TANAMAN ASAM JAWA (Tamarindus indica, Linn.)
536. HUBUNGAN MOTIVASI BERTANYA SISWA DENGAN PRESTASI
BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS II SMA NEGERI I BIMA
537. PENGARUH SUHU DAN LAMA PENYIMPANAN DALAM FREEZER
LEMARI ES TERHADAP KANDUNGAN PROTEIN DAN JUMLAH TOTAL
KOLONI BAKTERI IKAN BANDENG (Chanos-chanos Forskal)
538. PENGARUH LAMA PEMANASAN DAN KONSENTRASI ASAM
BENZOAT TERHADAP KUALITAS DAN DAYA SIMPAN NIRA SIWALAN
(Borassus flabellifer)
539. PENGARUH KONSENTRASI GARAM DAN TAWAS PADA
PEREBUSAN IKAN TONGKOL TERHADAP MUTU IKAN PINDANG
TONGKOL (Auxis thazard)
540. STUDI POPULASI ALGA LAUT MAKROBENTIK DI PANTAI PASIR
PUTIH SITUBONDO
541. GENETIKA PEWARISAN TRIKOMA PADA DAUN KEDELAI
(Glycine max L. Merrill)
542. UJI SARI WORTEL (Daucus carota) UNTUK MENCEGAH NEKROSIS
SEL HATI MENCIT (Mus musculus) YANG DISEBABKAN BAHAN TOKSIK
CCl4
543. PENGARUH SUHU DAN LAMA PENGERINGAN DENGAN
MENGGUNAKAN CABINET DRYER TERHADAP KADAR AIR, PROTEIN
DAN LEMAK PADA JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus)
544. PENGARUH SUHU DAN LAMA PENGERINGAN TERHADAP MUTU
TEPUNG IKAN LEMURU (Sardinella longiceps)
545. PENGARUH JENIS PELARUT DAN KONSENTRASI EKSTRAK
UMBI GADUNG (Dioscorea hispida Dennst.) TERHADAP MORTALITAS
LARVA Aedes aegypti L.
546. IDENTIFIKASI TUMBUHAN PENEDUH JALAN DI JALAN
MAHKOTA KALITENGAH LAMONGAN
547. PENGARUH BERBAGAI MACAM KOMPOSISI PADA MEDIA
JERAMI TERHADAP PERTUMBUHAN MASSA SEL BIBIT JAMUR
MERANG (Volvariella volvacea)
548. JUMLAH BAKTERI Escherichia coli PADA MINUMAN ES CAMPUR
YANG DIJUAL DI DAERAH TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU
KOTA MALANG
549. STUDI TENTANG KANDUNGAN BAKTERI Escherichia coli PADA ES
CREAM TRADISIONAL DI KELURAHAN KADEMANGAN KECAMATAN
KADEMANGAN KABUPATEN BLITAR
550. ANALISIS KUALITAS NATA DARI BERBAGAI BAHAN BAKU
DENGAN PENAMBAHAN GULA KELAPA

1. Karakterisasi Kromosom Kacang Merah Kultivar Garut (phaseolus Vulgaris L.cv.garut).


2. Pengaruh Pengkayaan Taurine Dalam Suplemen Nutrien Rotifera (brachionus Plicatilis)
Terhadap Pertumbuhan Dan Sintasan Larva Kerapu Macan (epinophelus Fuscoguttatus
Forsskall).
3. Pengaruh Ekstrak-etanol Daun Mindi Melia Azedarach L. Terhadap Daya Tetas Telur,
Perkembangan Dan Mortalitas Larva Aedes Albopictus.
4. Pengaruh Trichoderma Viride Nrrl 3653 Dan Fungisida Benlate Terhadap Fusarium
Moniliforme Frr 4102.
5. Pengaruh Cahaya Matahari Pagi, Siang, Dan Sore Terhadap Pertumbuhan Sawi Hijau
(brassica Juncea L.).
7. Peranan Bacillus Sp. Dan Aspergillus Sp. Sebagai Inokulum Dalam Pemisahan Minyak
Kelapa.
8. Pengaruh Metopren Terhadap Daya Tetas Telur Dan Perkembangan Larva Aedes Aegypti
Dan Aedes Albopictus.
9. Pengaruh Ekstrak Etanol Patikan Kebo (euphorbia Hirta L.) Terhadap Pertumbuhan
Staphylococcus Aureus Atcc 25923 Dan Shigella Dysentriae.
10. Pakan Alami Bagi Kelelawar Buah Cynopterus Horsfieldi (gray, 1843) Di Kecamatan
Kokap, Kulon Progo, Jogjakarta.
11. Pengaruh Ekstrak Etanol Rimpang Pacing (costus Speciosus J.sm.) Terhadap Kadar
Glukosa Darah Tikus Putih (rattus Norvegicus L.) Hiperglikemia
12. Pengaruh Ekstrak Etanol Biji Mindi (melia Azedarach L.) Terhadap Daya Tetas Telur,
Perkembangan Dan Mortalitas Larva Aedes Albopictus
13. Struktur Dan Komposisi Vegetasi Bawah Pada Area Bekas Perkebunan Pisang Cavendish
Di Pulau Nusakambangan Cilacap, Jawa Tengah
14. Pengaruh Dekstrak Sargassum Sp. Per Oral Terhadap Struktur Mikroanatomi Duodenum
Tikus Putih (rattus Norvegicus L.) Yang Diakumulasi Pb-asetat
15. Biodegradasi Minyak Solar Sebagai Polutan Lingkungan Oleh Bakteri Tanah
16. Karekterisasi Isolat Bakteri Pendegradasi Minyak Solar Dari Endapan (sludge) Minyak
Solar
17. Perkembangan Perilaku Harian Elang Bondol Haliastur Indus (boddaert, 1783) Pada
Masa Sebelum Dilepasliarkan Di Pusat Penyelamatan Satwa Jogjakarta
18. Kemelimpahan Larva Chironomus Sp. Di Sungai Code Dan Gajahwong Yogyakarta
19. Pengaruh Profenos, Chlorpyriphos Dan Metidation Terhadap Perkecambahan Biji Cabai
(capsicum Frutescens L.) Dan Biji Tomat (lycopersicum Esculentum L.)
20. Pengaruh Darah Dan Empedu Ular Kobra (naja Naja Sputatrix W.) Terhadap Kadar
Kolesterol Tikus Putih (rattus Norvegicus L.) Jantan Hiperglikemia
21. Pengaruh Empedu Dan Darah Ular Kobra (naja Naja Sputatrix W.) Terhadap Kadar
Glukosa Darah Tikus Putih (rattus Norvegicus L.) Jantan Hiperglikemia
22. Pengaruh Masukan Air Buangan P3tm-batan, Yogyakarta Terhadap Kemelimpahan
Fitoplankton Dan Zooplanton Pada Selokan Irigasi Umum Disekitarnya
23. Degradasi Minyak Solar Oleh Bakteri Tanah Penghasil Biosurfaktan
24. Perilaku Elang Laut Perut Putih (haliaeetus Leucogaster, J.m.gmelin,1788) Di Pusat
Penyelamat Satwa Jojakarta (ppsj)
25. Pengaruh pemberian ppk dsr saprodap/ppk dsr ppk kandang dgn ppk lanjutan NPK(16-
16-16)/kombinasi ZA-KCL thdp pertumb.jml bulbus & kadar minyak atsiri bawang merah
(Allium cepa)cv.Titon Bantul
26. Profil hutan pasca kebakaran di lereng selatan Gunung Merapi, Yogyakarta
27. Pengaruh pupuuk ZA terhadap pertumbuhan tanaman Sambiloto (Andrographis
paniculata (Burm.f.)Nees) pada tanah latosol hitam, latosol merah dan tanah regosol dari
Kabupaten Kulon Progo, DIY
28. Hubungan kekrabatan Phalaenopsis hibrida thdp P.amboinensis J.J.Smith, P.violacea
Witte, & P. amabilis (L.) berdasarkan pendekatan sifat morfologi
29. Hubungan kekrabatan bambu belo terhadap marga Bambusa, Gigantochloa dan
Dendrocalamus berdasarkan sifat morfologi organ vegetatif
30. Kadar kolesterol dan trigliserida darah tikus putih (Rattus novergicus L.) hiperglikemia
dengan perlakuan darah ular kobra (Naja naja spultatrix W.)
31. Penurunan toksisitas limbah cair penyamakan kulit menggunakan zeolit dengan
bioindikator Cyprinus carpio L.
32. Karakter bakteri air yang toleran terhadap minyak solar pada medium cair yang
mengandung minyak solar
33. Pengaruh pemberian infusa daun tempuh wiyung (Emilia sonchifolia DC.) secara oral
terhadap kadar asam urat serum darah ayam crossing jantan hiperurikemia
34. Senyawa bioaktif ekstrak kloroform dan ekstrak metanol spons Pseudoaxinella sp. dan
Tetilla sp. serta pengaruhnya terhadap Vibrio harveyi
35. Penghambatan aktivitas urease dan nitrifikasi dalam tanah oleh DMA-6 (N,N-dimethyl
ammonium-za-Dichlorophenyl acetate)
36. Karakterisasi kromosom cabai merah besar kultivar Arimbi-513 (Capsicum annum L. cv.
Arimbi-513
37. Kadar asam urat darah tikus putih (Rattus novergicus L.) hiperlipidemia yang
diperlakukan dengan jus buah pisang kepok (Musa paradisiaca L.cv.Kepok Kuning)
38. Pengaruh sitokinin dan auksin pada periode panjang dalam kultur ujung batang tanaman
anggrek bulan Phalaenopsis amabilis (L.) BI. secara in vitro
39. Mikropropagasi temu hitam (Curcuma aeruginosa Roxb) menggunakan mata tunas dan
daun dengan kombinasi NAA (Naphtalene acetic acid) dan kinetin
40. Cacing endoparasit pada ikan kerapu (Epinephelus diacanthus) di perairan Makasar dan
Surabaya
41. Pengaruh kombinasi NAA (Naphtalene acetic acid) dan BAP (6-Benzylaminopurine)
pada mikropropagasi tanaman temu hitam (Curcuma aeruginosa Roxb)
42. Pendekatan genetika molekuler pertumbuhan tanaman anggrek intergenerik Dendrobium
fimbriatum Hooker X Phalaenopsis amabilis (L.) BI.
43. Kerentanan larva nyamuk Aedes aegypti L.dari kecamatan Kraton kota Yogyakarta
terhadap temefos
44. Hubungan kekrabatan 3 jenis anggrek alam Indonesia Phal.amabilis
(L)BI.Phal.amboinensis J.J.Sm. & Phal.violacea T et B. dengan pendekatan morfologis dan
molekuler
45. Pemanfaatan abu terbang PLTU port site milik PT.Newmont NT sbg media tanam semai
Leucaena glauca & Sesbenia grandiflora dengan penambahan kompos pupuk kandang
46. Ektoparasit dan Endoparasit pada ikan Duri (Cephalocassis Melanochir) dan ikan
Belukang (Arius Sagor) yg dikonsumsi oleh penduduk Desa Kuala Enok Indragiri Hilir Riau
47. Efek profenos, klorpirifos dan metidation terhadap perkecambahan biji & pertumbuhan
kecambah Amaranthus spinosus L.,Celosia argentea L. dan Mimosa pudica L.
48. Pengaruh Ekstrak etanol biji mindi (Melia azedarach L.) peroral terhadap struktur
mikroanatomi ren mencit (Mus musculus L.) yang terinfeksi Plasmodium bergheii
49. Kerentanan larva Aedes aegypti L. dari Kecamatan Gondokusuman Kota Yogyakarta
terhadap temefos
50. Laju penyerapan dan eliminasi krom (VI) pada lien ikan nila (Tilapia nilotica L.) yang
terdedah kalium dikromat (K2Cr2O7)
51. Laju penyerapan dan eliminasi krom (VI) pada hepar ikan nila (Tilapia nilotica L.) yang
terdedah kalium dikromat (K2Cr2O7)
52. Pengaruh infusa tanaman sambiloto (Andrographis paniculata (Burm.f.)Nees.) thdp kadar
glukosa darah & SGPT tikus putih (Rattus norvegicus L.) betina hiperglikemia
53. Struktur dan perkembangan Gametofit betina tanaman tomat (Lycopersicon esculentum
Mill.) akibat pengaruh limbah cair pabrik batik, Yogyakarta
54. Struktur dan perkembangan buah tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) akibat pengaruh
limbah cair pabrik batik, Yogyakarta
55. Laju penyerapan dan eliminasi krom (VI) dalam insang ikan nila Tilapia nilotica L.
56. Pengaruh pemaparan anti nyamuk elektrik MAT terhadap profil tikus putih (Rattus
norvegicus L.)
57. Kajian hubungan kekrabatan fenetik jenis-jenis Solanum budidaya di Yogyakarta
berdasarkan sifat morfologi dan senyawa alkaloid daun
58. Pengaruh pemberian dekstrak Sargassum sp. per oral terhadap struktur mikroanatomi
ovarium tikus (Rattus norvegicus L.) yang terdedah timbal (Pb)
59. Keanekaragamanjenis burung di Pulau Nusakambangan bagian barat, Cilacap, Jawa
Tengah
60. Pengaruh asap racun nyamuk bahan aktif Transflutrin dan D-Alletrin terhadap jumlah
eritrosit, kadar hemoglobin, dan struktur mikroanatomi jantung mencit (Mus musculus L.)
61. Populasi kera ekor panjang (Macaca fascicularis Raffles, 1821) di hutan hujan tropis
dataran rendah Pulau Nusakambangan Kab. Cilacap Jawa Tengah
62. Populasi lutung budeng (Trachypithecus auratus Geoffroy Saint Hillaire, 1812) di hutan
hujan tropis dataran rendah Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah
63. Potensi bakteri gram negatif dalam perombakan minyak solar pencemar air sumur
64. Bioaktivitas fraksi ekstrak metanol tanaman tetabar (Costus speciosus (Koen) J.E.Smith.)
asal Kalimantan terhadap larva Artemia salina Leach
65. Nematoda parasit pada akar dan tanah sekitar tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea
L.) di Desa Plaosan-Magetan, Jawa Timur
66. Peran cacing tanah Lumbricus rubellus Hoff sebagai agen bioremediator tanah tercemar
logam berat Cd.
67. Peran bakteri fakultatif anaerob dalam degredasi minyak solar pencemar air sumur
68. Pengurangan konsentrasi uranil nitrat oleh bakteri resisten uranium
69. Bakteri pengikat stronsium pada limbah radioaktif cair aktivitas rendah
70. Bioaktivitas dan golongan senyawa dalam fraksi ekstrak kloroform Sampuk Puar
(Goniothalamus macrophyllus (Blume) Hook.f & Thomson) asal Kalimantan
71. Distribusi dan kemelimpahan zooplankton di ekosistem hutan bakau Segara Anakan
Cilacap
72. Pengaruh immunostimulan terhadap enzim Prophenoloxidase, dan perkembangan larva
udang galah (Macrobrachium rosenbergii de Man)
73. Sebaran serangga koksineal Dactylopius coccus Costa (Dactylopiidae, Homoptera) dan
daya rusaknya pada Kaktus Sendok Nasi Opuntia engelmannii di Loh Buaya, Pulau Rinca,
Nusa Tenggara Timur
74. Pengaruh penambahan Azolla spp pada pakan terhadap pertumbuhan ikan nila
(Oreochromis niloticus Trewavas) di media air laut
75. Pengaruh ekstrak atanol biji mindi (Melia azedarach L.) per oral terhadap struktur
mikroanatomi hepar mencit (Mus musculus L.) jantan yang terinfeksi Plasmodium bergheii
76. Pengaruh infusa daun sambung nyawa (Gynura procumbens (Lour) Merr.) terhadap kadar
glukosa darah dan struktur mikroanatomi pankreas tikus putih (Rattus norvegicus L.) jantan
hiperglikemia
77. Pengaruh infusa buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff).Boerl.) masak segar
dan kering terhadap kadar kolesterol total,kadar trigliserida dan struktur makroanatomi hepar
tikus (Rattus norvegic)
78. Keanekaragaman dan distribusi spasial ikan anggota familia Chaetodontidae di perairan
teluk Lempuyang, Taman Nasional Baluran, Jawa Timur
79. Pengaruh kitosan udang putih tehadap kadar Low Density Lipoprotein (LDL) dan High
Density Lipoprotein (HDL) serum darah tikus putih (Rattus norvegicus L.) hiperlipidemia
80. Desain sistem kontrol ruang pertumbuhan ulat sutera (Bombyx mori L.) untuk
meningkatkan kualitas produksi sutera alam : pengukuran pertumbuhan larva dan kualitas
kokon
81. Struktur hepar dan timbunan glikogen dalam hepatosit tikus putih ( Rattus norvegicus L.)
jantan hiperglikemia setelah pemberian darah ular kobra (Naja naja sputatrix W.)
82. Pengaruh herbisida oxyfluorfen terhadap pertumbuhan tanaman kacang tanah (Arachis
hypogaea. L.)
83. Kajian efektivitas alumunium sulfat dan klorin dalam meningkatkan kualitas air produksi
pada sistem pengolahan air bersih
84. Kinetika pertumbuhan dan respon isolat bakteri filamen terhadap koagulan fero sulfat
85. Bakteri lipolitik perombak minyak solar pencemar air sumur
86. Karakterisasi kromosom bawang putih kultivar Sangga (Alliium sativum L.cv. Sangga)
87. Habitat bersarang dan aktivitas harian biawak komodo (Varanus komodoensis Ouwens,
1912) di Loh Liang, Pulau Komodo
88. Keragaman spesies Araceae di Lereng Selatan Gunung Merapi dan hubungan kekerabatan
fenetiknya
89. Habitat bersarang Penyu Lekang (Lepidochelys olivaceae, Eschscholtz 1829) di Pantai
Ngagelan Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur
90. Pengaruh logam berat Cadmium (Cd) terhadap biomassa dan kemampuan reproduksi
Cacing Tanah (Lumbricus rubellus Hoff.)
91. Pengaruh ekstrak daun dan akar Alang-Alang (Imperata cylindrica (L)Beauv.) thdp
perkecambahan biji dan pertumbuhan kecambah Sawi (Brassica juncea (L.)
Zern.cv.caisim)dan bayam cabut (Amaranthus t. L.)
92. Studi ekologi vegetasi pada perladangan hutan tradisional (Pumonean) masyarakat
Mentawai di pulau Siberut, Sumatera Barat.
93. Peran bakteri lipolitik dalam degredasi minyak solar pencemar air sumur di Jlagran,
Jogjakarta
94. Hubungan kekerabatan Bambu Belo terhadap marga Bambusa, Dendrocalamus, dan
Gigantochloa berdasarkan sifat anatomi buluh bambu
95. Habitat bersarang Gelatik Jawa (Padda oryzivora (Linnaeus), 1758) di Gunung Kidul,
DIY.
96. Ekstrak Tettila sp. sebagai agensia antibakteri terhadap Vibrio harveyi
97. Kerentanan nyamuk Aedes aegypti L. dari Kecamatan Wirobrajan Yogyakarta terhadap
senyawa organofosfat temefos dan malathion
98. Populasi Gelatik Jawa (Padda oryzivara L.) dan faktor-faktor yang mempengaruhi
keberadaannya di kawasan Karst Gunung Kidul
99. Habitat bersarang Burung Gosong Kaki Merah (Megapodius reinwardt reinwardt
Dumont, 1823) dan keterkaitannya dengan Biawak Komodo (Varanus komodoensis Ouwen,
1912) di Loh Liang, Pulau Komodo, Nusa Tenggara
100. Pengaruh pupuk kotoran kelinci, kompos cacing, atau NPK (15:15:15) terhadap
pertumbuhan selada (Lactuca sativa L.)
101. Seleksi Jamur Tanah yang berpotensi sebagai pengendali hayati terhadap Rhizoctonia
solani Kuhn. penyebab busuk akar tanaman cabai (Capsicum frutescent L.)