Anda di halaman 1dari 3

5.

PT Rimendi menganggarkan biaya angkutan untuk tahun anggaran 19X2 sebesar Rp


54.000.000. Dalam tahun anggaran tersebut diperkirakan harga faktur bahan baku yang
akan dibeli sebesar Rp 600.000. Data realisasi anggaran tersebut dalam tahun 19X2
adalah sebagai berikut :

Jumlah harga faktur bahan baku yang dibeli Rp 550.000.000


Biaya angkutan yang sesungguhnya dibayar Rp 60.000.000

Diminta :
a. Hitunglah tariff biaya angkutan dalam tahun anggaran 19X2 yang diperhitungkan
dalam harga pokok bahan baku !
b. Buatlah jurnal-jurnal berikut ini :
1) Pembebanan biaya angkutan kepada bahan baku yang dibeli dalam tahun
19X2
2) Pencatatan biaya angkutan yang sesungguhnya dibayar dalam tahun 19X2
3) Penutupan selisih biaya angkutan yang dibebankan berdasar tarif dengan
biaya angkut sesungguhnya dalam rekening biaya angkutan ke rekening
Harga Pokok Penjualan.

Jawaban
1. Definisi bahan baku merupakan bahan mentah yang menjadi dasar pembuatan suatu
produk yang mana bahan tersebut dapat diolah melalui proses tertentu untuk dijadikan
wujud yang lain. Terdapat 3 contoh bahan baku dalam perusahaan manufakutur, antara
lain :
1) Pabrik roti mengolah bahan baku berupa tepung, margarin,telur, dan gula dikarenakan
fungsi dari tepung itu sendiri apabila tidak di kasihkan ke dalam adonan utama yang
berupa telur, margarin, dan gula maka roti yang di buat kurang dapat di nikmati untuk
waktu yang lama.
2) Pabrik kertas mengolah bahan baku berupa jerami, merang atau bagas(ampas tebu)
3) Pabrik kursi dan meja mengolah bahan baku berupa kayu.
2. Biaya angkutan merupakan unsur yang mudah diperhitungkan sebagai harga pokok bahan
baku
3. Perlakuan terhadap biaya angkutan ini dapat di bedakan sebagai berikut :
1) Biaya angkutan diperlakukan sebagai tambahan harga pokok bahan baku yang dibeli.
Apabila biaya angkutan diperlakukan sebagai tambahan harga pokok bahan baku
yang dibeli, maka alokasi biaya angkutan kepada masing-masing jenis bahan baku
yang dibeli dapat didasarkan pada :
a. Perbandingan kuantitas tiap jenis bahan baku yang dibeli
b. Perbandingan harga faktur tiap jenis bahan baku yang dibeli
c. Biaya angkutan diperhitungkan dalam harga pokok bahan baku yang dibeli
berdasarkan tariff yang ditentukan di muka.
2) Biaya angkutan tidak diperhitungkan sebagai tambahan harga pokok bahan baku yang
dibeli, tetapi diperlakukan sebagai unsur biaya overhead pabrik.
Dengan cara ini, biaya angkutan tidak diperhitungkan sebagai tambahan harga pokok
bahan baku yang dibeli, namun diperlakukan sebagai unsur biaya overhead pabrik.
Pada awal tahun anggaran, jumlah biaya angkutan yang akan dikeluarkan selama 1
tahun ditaksir. Jumlah taksiran biaya angkutan ini diperhitungkan sebagai unsur biaya
overhead pabrik dalam penentuan tarif biaya overhead pabrik. Biaya angkutan yang
sesungguhnya dikeluarkan kemudian dicatat dalam sebelah debit rekening biaya
overhead pabrik sesungguhnya.

4.
a. Jurnal pembelian bahan baku
Persediaan bahan baku Rp 8.200.000
Utang dagang Rp 8.200.000
Jurnal pencatatan biaya angkutan
Biaya angkut Rp 1.640.000
Kas Rp 1.640.000

b. Perbandingan kuantitas tiap jenis bahan baku yang dibeli

Berat Alokasi
Jenis Bahan Harga Pokok
Biaya Harga Faktur
Baku Bahan Baku
Kg % Angkutan

A 500 20,00 Rp 328.000 Rp 1.500.000 Rp 1.828.000


B 600 24,00 Rp 393.000 Rp 2.400.000 Rp 2.793.600
C 650 26,00 Rp 426.400 Rp 1.300.000 Rp 1.726.400
D 750 30,00 Rp 492.000 Rp 3.000.000 Rp 3.492.000

2500 100,00 Rp 1.640.000 Rp 8.200.000 Rp 9.840.000

Harga per kg tiap jenis bahan baku


Bahan baku A Rp 1.828.000 : 500 = Rp 3.656
Bahan baku B Rp 2.793.600 : 600 = Rp 4.656
Bahan baku C Rp 1.726.400 : 650 = Rp 2.656
Bahan baku D Rp 3.492.000 : 750 = Rp 4.656
c. Harga pokok per kg tiap jenis bahan baku, biaya angkutan dialokasikan kepada
tiapjenis bahan baku berdasarkan perbandingan harga belinya menurut faktur
pembelian.
Jenis Bahan Harga Faktur Pembagian Harga Pokok Harga Pokok
Baku Biaya Bahan Baku Per kg
Angkutan
A Rp 1.500.000 Rp 300.000 Rp 1.800.000 Rp 3.600
B Rp 2.400.000 Rp 480.000 Rp 2.880.000 Rp 4.800
C Rp 1.300.000 Rp 260.000 Rp 1.560.000 Rp 2.400
D Rp 3.000.000 Rp 600.000 Rp 3.600.000 Rp 4.800
Rp 8.200.000 Rp 1.640.000 Rp 9.840.000