Anda di halaman 1dari 4

Permodelan distribusi fluida

Tugas pertemuan Iii

Soal latihan.

1. Sebuah Mobil mainan bermassa m=2 kg meluncur sepanjang meja tanpa gesekan dengan
laju 10 m/dtk. Di muka mobil mainan tersebut terdapat sebuah mobil ambulance (mainan)
yang bermassa M = 5 kg dan bergerak dengan kecepatan 3 m/dtk dalam arah yang sama.
Sebuah pegas tak bermassa dengan konstanta pegas k = 1120 N/m dipasang di belakang
mobil ambulance M (lihat gambar disamping). Berapa jauh mampatan pegas (pegas tidak
bengkok).
Jawaban :
Diketahui :
m1 = 2 kg
m2 = 5 kg
v1 = 10 m/s
v2 = 3 m/s
k = 1120 N/m
ditanyakan :
berapa jauh mampatan pegas ?

penyelesaian:
 m1v1 + m2v2 = (m1+m2)v
 2 kg × 10 m/s + 5kg × 3 m/s = (2+5) kg × v
 20 kg m/s + 15 kg m/s =7 kg × v
35 𝑘𝑔 𝑚2/𝑠2
 =v
7 𝑘𝑔
 V = 5m/s

Mampatan pegas :

 F = -k x
∆𝑝
 F= ∆𝑡
𝑚1.𝑣1−𝑚2.𝑣2
 k.x = ∆𝑡
2 . 10−5 .3
 1120.x = 1
20−15
 1120.x = 1
5
 x = 1120
 x = 0,004 m
 x = 0,4 cm

tes formatif

1. Sebuah balok bermassa 5 kg diam pada bidang datar yang koefisien gesek kinetiknya 0,4.
gaya yang diberikan adalah F = (4t2 + 2) N. Tentukan kecepatan benda setelah 4 detik
kemudian.
2. Seseorang hendak menancapkan sebuah tiang.yang massanya 50 kg ke dalam tanah. Tiang
tersebut ditegakkan kemudian dari ketinggian 2 m dijatuhkan sebuah benda keras seberat
100 kg pada ujung atas tiang. Tiang melesak masuk kedalam tanah. Semakin dalam ia
melesak semakin besar gaya hambat dari tanah sehingga makin lama tiang melesak
semakin kecil setiap kali ditimpa benda. Jika pada suatu saat gaya hambat tanah 104 N,
hitunglah berapa dalam tiang tersebut melesak.

Jawaban :
1. Diketahui :
m = 5 kg
vk= 0,4
F = (4t2 + 2 ) N
Ditanyakan :
V setelah t = 4
Penyelesaian =
F = (4(4)2 + 2)
F = 64 + 2 = 66 N
∆𝑃
∑F = ∆𝑡
𝑚.𝑣−𝑚𝑣
F-fg = ∆𝑡
5. 𝑣
66 – 20 = 4
5. 𝑣
46 = 4

184 = 5v
V = 36,8 m/s

2. Diketahui ;

m1 = 50 kg

h1 = 2 m

m2 = 100 kg

Fhamb = 104 N

Ftotal = (m1 +m2 ).g – Fhamb

= (150). 10 – 104

=1500 – 10000

= -8500 N

F(h1-h2) = ((m1+m2)g – Fhamb)h2

ℎ1
Fℎ2 = ((m1 + m2 )g – fhamb)h2

ℎ1
Fℎ2 = F + (m1+m2)g – fhamb

𝐹
h2 = 𝐹+(𝑚1+𝑚2)𝑔−𝑓ℎ𝑎𝑚𝑏 x h1

−8500 𝑁
h2 = (−8500 𝑁)+(150)10−10000 x 2

h2 = ½ .2

h2 = 1 m