Anda di halaman 1dari 5

Nama : Muhammad Farid

NIM : H041191002
Kelas : Biologi (A)
Kelompok : II (Dua)
Mata Kuliah : Kimia Dasar
Materi Pembelajaran : Termodinamika Kimia

1. Berikan penjelasan dan contoh tentang: system, lingkungan, kalor, kerja, energy dalam,
entalpi, entropi, spontan, reversibel.

2. Seorang mahasiswa makan jalangkote yang nilai kalorinya adalah sebesar 102 Joule
(sesuai dengan informasi dari penjual jalangkote) di Pintu 1. Setelah makan, mahasiswa itu
jalan kaki masuk ke kampus. Dari kalorimeter digital yang dia miliki tercatat nilai sebesar 57
Joule untuk aktivitas itu. Hitung perubahan energy dalam mahasiswa tersebut, jika system
tubuhnya hanya tergantung dari kedua aktivitas itu.

3. Satu mol uap benzene dicairkan pada titik diidh normalnya, yaitu 80,1 C. Proses ini
merupakan proses reversibel, dan berlangsung pada tekanan tetap 1 atm. Jika diketahui panas
penguapan benzene adalah 30,75 kJ/mol, hitung q, w, U (atau E), H, S dan G.
(tetapan R = 8,31 J/mol.K)

4. Suatu cuplikan n-heptana sebanyak 0,5 g dibakar secara sempurna dengan oksigen berlebih
dalam calorimeter bom (pada volume tetap) menjadi CO 2(g) dan H2O(l). Suhu air yang
mengelilingi wadah pembakaran meningkat sebanyak 2,934 C. Jika kapasitas kalor
calorimeter dan perlengkapannya adalah 8175 J/K dan suhu rata-rata calorimeter adalah 25 C,
hitung U dan H, per mol heptana, bagi proses ini.

5. Hitung entalpi standard dari reaksi disosiasi gas PCl5 menjadi PCl3 dan Cl2 . Apakah reaksi
berlangsung eksotermik atau endotermik. Note: lihat data-data entalpi reaksi di diktat/buku
referensi.

6. Hitung entalpi standard untuk reaksi pembakaran etanol. Apakah reaksi berlangsung
eksotermik atau endotermik. Note: lihat data-data entalpi reaksi di diktat/buku referensi.

7. Jika serbuk tembaga ditambahkan pada larutan perak nitrat di dalam tabung reaksi ?
Dengan kata lain, apakah reaksi: Cu(s) + 2 Ag+ (aq)  Cu2+(aq) + 2 Ag(s), merupakan reaksi
spontan ? (T,P  standard)

8. Berikan penjelasan secara termodinamika terhadap pertanyaan ini: mengapa mulut terasa
dingin pada saat mengunyah es krim ?

Jawaban

1. - Sistem: adalah bagian dari alam semesta yang disorot atau diamati. Contoh: H2SO4
dalam tabung reaksi
- Lingkungan: merupakan segala sesuatu yang berada disekitar atau diluar sistem. Contoh:
tabung reaksi, udara, dan segala sesutu yang berada di luar sistem

- Kalor: adalah salah satu bentuk energi yang dapat diterima/dilepaskan oleh suatu benda atau
sistem. Contoh: Benda yang terbuat dari logam akan terasa hangat atau panas jika ujung
benda dipanaskan

- Kerja: adalah pengualaran energi untuk kegiatan yang dibutuhkan. Contoh:


memindahkan/mendorong suatu benda

- Energi Dalam: merupakan jumlah semua energi kinetik dan energi potensial dari tiap
komponennya. Contoh: energi dari tiap komponen termasuk inti dari gas–gas hidrogen dan
oksigen dalam silinder

- Entalpi: merupakan istilah dalam termodinamika jumlah energi dari suatu sistem
termodinamika. Contoh: Pencairan 1 mol air pada 0˚C (proses endotermis menghasilkan
penambahan entalpi sistem sebesar 6,01kJ)

- Entropi: merupakan ukuran langsung dari ketidak teraturan sistem. Contoh: kristal gula
dilarutkan dalam air, struktur yang teratur dari padatan dan sebagian struktur air yang teratur
menjadi rusak. Akibatnya larutan mempunyai ketidakaturan yang lebih besar daripada zat
terlarut murni dan pelarut murni.

- Spontan: merupakan reaksi yang terjadi pada kondisi tertentu. Contoh: Air terjun jatuh ke
bawah secara spontan tetapi tidak sebaliknya

- Reversibel: adalah reaksi kimia yang dapat berlangsung dalam dua arah. Contoh:

N2(g) + 3H2(g) ↔ 2NH3(g)

2. Dik. :

- q = 102 J

- W = 57 J

Dit. : ∆E = ... J?

Peny.

∆E = q – W

∆E = 102 – 57

∆E = 45 J
3. Dik. :

- m = 1 mol - 30,75 kJ/mol

- Tb = 80,1 ˚C - R = 8,31 J/mol.K

- P = 1 atm

Dit. :

a) q = ... ? c) ∆H = ... ? e) ∆G = ... ?

b) W = ... ? d) ∆S = ... ?

Peny. :

a) q =

4. Dik. :

- m = 0,5 gr - C = 8175 J/K - Tc = 25 ˚C

- ∆T= 2,934 ˚C = 275,934 K - R = 831 J/mol. K

Mr = 100 gr/mol

Dit. :

∆U = ... ?

∆H per mol heptana = ... ?

Peny. :

a) ∆U = C x ∆T

∆U = 8175 x 275,934 (untuk 0,5 gr n –heptana)

∆U = 2255,76045 kJ

∆U 100
∆U = = 2255,76045 ( ¿
n 0,5

∆U = 451.152,09 kJ/mol

b) untuk reaksi C7H16 + 11O2 → 7CO2 + 8H2O ∆n = -5

∆H = 451.152,09 + [(-5) x 8,31 x 298 x 10-5]

∆H = 451.139,708 kJ/mol
5. PCl5 → PCl3 +Cl 2

∆ H ° f PCl5=−382,2 kJ /mol

∆ H ° f PCl3=¿ −¿574 kJ/mol

ΔH˚rxn. = n ΔH˚f (hasil reaksi) – m ΔH˚f (pereaksi)

ΔH˚rxn. = (1 x -574) – (1 x -382,2)

ΔH˚rxn. = -191,8 kJ/mol

Reaksi berlangsung eksotermik, karena ΔHr pada disosiasi gas PCl5 bernilai negatif

6. C2H5OH(g) + 3 O2(g) → 2 CO2(g) + 3 H2O(l); (ΔHr = −1409 kJ/mol)

ΔH˚f CO2 = -393,5 kJ/mol

ΔH˚f H2O = -285,8 kJ/mol

ΔH˚f C2H5OH = -278 kJ/mol

ΔH˚rxn. = n ΔH˚f (hasil reaksi) – m ΔH˚f (pereaksi)

ΔH˚rxn. = (2 x 393,5 + 3 x -285,8) – (1 x -278)

ΔH˚rxn. = -1644,4 – (1 x -278)

ΔH˚rxn. = -1366,4 kJ/mol

Reaksi berlangsung eksotermik, karena ΔHr pada pemabakaran etanol bernilai negatif

7. Cu(s) + 2 Ag+ (aq)  Cu2+(aq) + 2 Ag(s),

Red Ag+ (aq) + e-  Ag (s) E˚ = +0.799

Oks Cu (s)  Cu2+(s) + 2e- E˚ = +0

E˚ = E˚red - E˚oks

E˚ = +0,799

Li K Ba Sr Ca Na Mg Al Mn Zn Cr Fe Cd Co Ni Sn Pb H Sb Bi Cu Hg Ag Pt Au

Karena, nilai E˚+ dan Cu terletak di samping kiri Ag, maka reaksi berlangsung spontan.
8. Karena pada saat seseorang memakan es krim, kalor (panas) yang ada pada mulut
berpindah ke es krim yang dikunyah tersebut. Dari hal tersebut, terjadi penurunan suhu pada
mulut sehingga mulut terasa dingin saat menguyah es krim, karena panas yang telah
disalurkan tadi.