Anda di halaman 1dari 2

Upaya Kesehatan Kerja (UKK)

No. Dokumen : SPO/5.2.3.1/MJ/2015


Terbitan :I
SPO No. Revisi :0

Tanggal Terbit : 6 Januari 2015


Halaman : 1 dari 2
PEMERINTAH KOTA drg. Ambarwati Triwinahyu
YOGYAKARTA NIP.196612212006042001

1. Pengertian Upaya kesehatan dan keselamatan kerja pada pengrajin di wilayah Puskesmas Mantrijeron
2. Tujuan Menjadi pedoman pengrajin didalam penanganan keselamatan dan kecelakaan kerja
3. Kebijakan Penanganan keselamatan dan kecelakaan kerja di pada pengrajin di wilayah Puskesmas
Mantrijeron
4. Referensi
5. Prosedur Kesehatan Kerja:
1. Setiap orang yang bekerja dianjurkan melakukan pemeriksaan kesehatan secara
berkala.
2. Setiap orang yang bekerja dianjurkan melakukan vaksinisasi Hepatitis secara rutin.
3. Setiap orang yang bekerja berhak mendapat makanan penambah daya tahan tubuh
tambahan untuk menunjang kesehatan (Perwal No. 81 th 2014).
Keselamatan Kerja :
1. Setiap pengrajin hendaknya menyadari bahwa sedang bekerja dengan bahan-bahan
yang berbahaya karena itu harus mengenakan alat pelindung diri yang lengkap (APD)
antara lain yaitu masker/pelindung wajah, sarung tangan, dan pakaian pelindung.
2. Hanya orang-orang yang berkepentingan/berwenang memiliki akses di area kerja.
3. Dilarang makan, minum, atau merokok di dalam area kerja.
4. Dilarang memakai perhiasan pada tangan selama bekerja dan dilarang menyentuh
wajah dengan tangan atau peralatan kerja.
5. Setelah selesai kerja, bersihkan meja kerja, peralatan dan lantai dengan disinfektan.
6. Bersihkan tangan setelah melakukan kegiatan. Setelah menyelesaikan semua
pekerjaan cucilah tangan dengan sabun sampai bersih.
7. Tanggalkan pakaian kerja sebelum meninggalkan area kerja dan cuci tangan kembali.
8. Ruangan harus mempunyai ventilasi yang baik. Bila ruang memakai exhaust
fan/respirator harus dipasang.
Pengelolaan Limbah :
1. Limbah cair tidak boleh dibuang di badan air baik sungai, danau maupun
penampungan lain.
2. Limbah padat harus ditempatkan pada tempat penampungan khusus
Penanganan Kecelakaan pada :
A. KULIT
1. Jika terkena luka segera bilas dengan air mengalir ± 1 menit.
2. Bersihkan dan cuci dengan sabun/antiseptik.
3. Lakukan desinfeksi luka dan daerah sekitar kulit dengan desinfektan berupa
Betadin selama 5 menit atau alkohol 70% selama 3 menit.
Upaya Kesehatan Kerja (UKK)

No. Dokumen : SPO/5.2.3.1/MJ/2015


Terbitan :I
SPO No. Revisi :0

Tanggal Terbit : 6 Januari 2015


Halaman : 2 dari 2
PEMERINTAH KOTA drg. Ambarwati Triwinahyu
YOGYAKARTA NIP.196612212006042001

4. Bilas dengan sabun/antiseptik.


B. MULUT
1. Jika tertelan, bahan-bahan mentah segera ludahkan
2. Segera kumur-kumur denga air bersih ± 1 menit.
3. Jika diperlukan bisa kumur-kumur dengan antiseptik.
C. HIDUNG
1. Jika terhisap, asap pengolahan segera hembuskan keluar.
2. Segera bersihkan dengan air mengalir.
3. Jika perlu bilas dengan antiseptik.
4. Keringkan.
Referensi 1. Undang-Undang Keselamatan Kerja No.1 Tahun 1970
2. Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No. Per-05/MEN/1966
Distribusi Kepala Puskesmas
Programmer UKK