Anda di halaman 1dari 1

MONITORING PASIEN INTRA DAN POST SEDASI

No. Dokumen No. Revisi Halaman


SPO/UOK/13 00 1/1
RSUD BAYUNG
LENCIR

Tanggal Terbit Ditetapkan,


Direktur
STANDAR 09 Maret 2018 RSUD Bayung Lencir
PROSEDUR
OPERASIONAL

dr. Diyanti Novitasari, MARS


Pengertian Monitoring pasien intra dan post sedasi adalah adalah suatu kegiatan
pengawasan secara berkala terhadap pasien selama dan setelah pemberian
sedasi.
Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk melakukan monitoring
pasien intra dan post sedasi
Kebijakan 1. SK Direktur No 60/RS.KA.CHA/SK/III/2018 tentang Kebijakan Umum
Pelayanan Rumah Sakit
2. SK Direktur No 89.0/RS.KA.CHA/SK/III/2018 tentang Kebijakan
Sasaran Keselamatan Pasien
3. SK Direktur No 62.0/RS.KA.CHA/SK/III/2018 tentang Kebijakan
Pelayanan Unit Kamar Bedah
Prosedur 1. Petugas anestesi selama (durante sedasi) melakukan rumatan / titrasi
untuk memperpanjang waktu pengaruh anestesi dengan memberikan:
propofol 0,5 – 1 mg/kg BB atau ketamin 0,25 – 0,5 mg/kg BB untuk
pemberian sedasi sedang, dan pada sedasi dalam: propofol 0,5 – 1 mg/kg
BB atau ketamin 0,5 – 1 mg/kg BB
2. Petugas anestesi memonitor pada setiap pasien yang mendapat sedasi
selama dan setelah pemberian sedasi dilakukan secara periodik tiap 5
menit secara terus menerus meliputi: tekanan darah non invasive, laju
jantung, saturasi O2, pernapasan dan nyeri. Untuk pasien bayi monitoring
meliputi saturasi O2 dan laju jantung,.
3. Hasil pemantauan dicatat dalam laporan anestesi/sedasidilakukan secara
periodik tiap 5 menit secara terus menerus dan pendokumentasiannya
dilakukan setiap 15 menit.
Unit terkait -

Disiapkan oleh : Diperiksa oleh Disetujui oleh


Kepala Bidang Pelayanan
Kepala Ruang Kamar Bedah
Medis

Sugeng Widodo, AMD Kep Rubiyati dr. Djodie Depati Singalaga