Anda di halaman 1dari 17

FORMULASI TEKNOLOGI SEDIAAN 1

SEDIAAN SEMI PADAT

No Soal Jawaban Penjelasan


48 Seorang Apoteker bagian R&D suatu a. 100 mg Formula:
industri farmasi sedang melakukan b 250 mg Kalamin BP 20 %
optimasi formula salep kalamin BP untuk c. 500 mg Kresol 2.5 %
kemasan 20 gr. Formula sediaan tersebut d. 1000 mg Lanolin 25 %
terdiri dari : e. 1500 mg Zink okside 12.5 %
Kalamin BP 20 % Dibuat dalam 20 gram :
Kresol 2.5 % Jadi jumlah Kresol yang dibutuhkan
Lanolin 25 % 2.5
= x 20 gr = 0,5 gr
100
Zink okside 12.5 %
Berapakah jumlah kresol yang ditimbang
= 0.5 gr = 500 mg
?
56 Seorang apoteker pada bagian R&D suatu a. 100 mg Krim miconazole 2 % untuk 10 gram.
industry farmasi sedang mengembangkan b. 200 mg 2% artinya 2 gram miconazole dalam 100 gram.
formula krim miconazole 2% untuk c. 300 mg 2 gram/ 100 gram= X/ 10 gram
kemasan 10 gr. Berapakah zat aktif yang d. 400 mg X = 2x10/100
terkandung dalam tiap sediaan tersebut? e. 500 mg X = 200 mg dalam 10 gram
89. Seorang apoteker yang bekerja pada a. Cold cream Dalam Resep Standar (Formularium Nasional hal. 217) bahwa
bagian R & D suatu industri farmasi b. Hidrogel untuk pembuatan salep dengan bahan aktiv minyak ikan adalah
diminta untuk membuat sediaan salep c. Lanolin dengan basis salep yaitu vaselin.
untuk pengobatan luka bakar dengan d. Polietilenglikol Tiap 10 gram mengandung:
kandungan zat aktif minyak ikan. Salep e. Vaselin R/ Oleum Iecoris Asselli 2,5mg
tersebut diharapkan memiliki efek Cera flava 250mg
oklusif yang baik. Apakah basis salep Vaselinum flavum hingga 10g
yang tepat untuk membuat sediaan
tersebut? Vaselin termasuk basis salep hidrokarbon
FORMULASI TEKNOLOGI SEDIAAN 2
SEDIAAN SEMI PADAT

191 Seorang laki-laki datang ke apotek untuk a. Larutan oles Menurut Farmakope Indonesia Edisi III, krim adalah bentuk
membeli antiseptik pada luka anaknya b. Obat semprot sediaan setengah padat, berupa emulsi mengandung air tidak
(usia 10 tahun) karena terjatuh dari c. Salep kurang dari 60% dan dimaksudkan untuk pemakaian luar.salep
sepeda. laki-laki tersebut meminta d. Tisu basah adalah sediaan setengah padat yang mudah dioleskan dan bisa
sediaaan povidine iodin yang memiliki e. Krim digunakan untuk obat luar.bahan obat harus larut dan terdispersi
waktu kontak yang lama dengan bagian homogen ke dalam dasar salep yang cocok. (FI ed III). Bentuk
tubuh yang mengalami luka .apa bentuk larutan dan krim lebih banyak memiliki kandungan air sehingga
sediaan povidon iodin yang tepat lebih cepat kering, akan diserap kulit dan lebih cepat menguap,
diberikan kepada laki-laki tersebut? dibanding bentuk salep yang memiliki kandungan
minyak.(Bernadina.2007.Perawatan kesehatan umum)

77 Seorang laki-laki datang ke apotek, a. 400 mg Dalam resep berisi asam salisilat 4% dalam salep klobetasol
membawa resep berisi asam salisilat 4% b. 600 mg propionate 0,05% sebanyak 20 g.DiApotek tersedia salep
dalam salep klobetasol propionate 0,05% c. 800 mg klobetasol propionate 0,05% dalam kemasan tube 10 g dan serbuk
sebanyak 20 g dengan penggunaan s.u.e. d. 1000 mg asam salisilat.
Di Apotek tersedia salep klobetasol e. 1200 mg
propionate 0,05% dalam kemasan tube 10 Jadi asam salisilat yang dibutuhkan = 4/100x10g = 0,4 g.
g dan serbuk asam salisilat. Berapakah 0,4g x 2= 0,8g = 800 mg.
asam salisilat yang diperlukan untuk
sediaan sesuai resep tersebut?

78 Seorang laki-laki datang ke apotek, a. 1 tube Salep klobetasol propionate yang diperlukan untuk membuat
membawa resep berisi asam salisilat 4% sediaan sesuai resep tersebut:
dalam salep klobetasol propionate 0,05% b. 2 tube
sebanyak 20 g dengan penggunaan s.u.e. c. 3 tube
Di Apotek tersedia salep klobetasol 20g/10g =2 tube
propionate 0,05% dalam kemasan tube 10 d. 4 tube
g dan serbuk asam salisilat. Berapakah
e. 5 tube
salep klobetasol propionate yang
FORMULASI TEKNOLOGI SEDIAAN 3
SEDIAAN SEMI PADAT

diperlukan untuk membuat sediaan trsbut?

82 Suatu industri farmasi akan memproduksi a. Pengawet  CMC-Na merupakan pengikat hidrogel yang dapat menyerap
sediaan pasta gigi dengan bahan tambahan b. Pengikat air dan penggunaan CMC-Na sebagai pengikat pada pasta gigi
kalsium karbonat light, gliserin, natrium c. Abrasif memiliki konsentrasi optimal sebesar 6%, CMC-Na dipilih
lauryl sulfat, CMC-Na, karbomer, natrium d. Surfaktan sebagai pengikat pada pasta gigi karena memiliki rasa yang
sakarin, natrium bikarbonat, oleum e. Pelembab enak, terkstur yang kental dan mudah saat digosokkan.
mentha piperuta, metil paraben dan aqua
destilata. Apakah fungsi CMC-Na dalam Sumber : Jurnal “Optimasi CMC-Na dan Karbomer sebagai
formula tersebut ? Pengikat pada Formula Pasta Gigi Triklosan secara SLD”.
Handbook of Pharmaceutical Excipients, 6th Edition
83 Suatu industri farmasi akan memproduksi a. Pengawet  Natrium Lauryl Sulfate dapat berfungsi sebagai anionic
sediaan pasta gigi dengan bahan tambahan b. Pengikat surfaktan, detergen, emulsifying agent, wetting agent dan
kalsium karbonat light, gliserin, natrium c. Abrasif lubrikan pada capsule dan tablet.
lauryl sulfat, CMC-Na, karbomer, natrium d. Surfaktan  CMC-Na dan Karbomer = Pengikat
sakarin, natrium bikarbonat, oleum e. Pelembab  Metil paraben = pengawet
mentha piperuta, metil paraben dan aqua  Natrium bikarbonat = abrasif
destilata. Apakah fungsi natrium lauryl  Gliserin = Pelembab/Humectan
sulfat dalam formula tersebut ? Sumber : Handbook of Pharmaceutical Excipients, 6th Edition
84 Suatu industri farmasi akan memproduksi a. Cera alba  Span 80 (Sorbitan Esters) berfungsi sebagai dispersing agent,
sediaan krim herbal dari daun sukun b. Metil paraben emulsifying agent, nonionic surfactan, suspending agent,
dengan penambahan beberapa bahan c. Span 80 wetting agent.
tambahan, seperti bahan surfaktan untuk d. Parafin cair  Cera alba berfungsi sebagai Controlled-release agent;
emulsifier, basis krim, emolient, e. Cethyl ester wax stabilizing agent; stiffening agent.
pengawet, dan agen penstabil krim.  Metil paraben berfungsi sebagai Antimicrobial preservative.
Manakah diantara bahan tambahan  Parafin cair berfungsi sebagai basis krim dan stiffening agent.
dibawah ini yang berfungsi sebagai  Cethyl ester wax berfungsi sebaga Coating agent; emulsifying
surfaktan? agent; stiffening agent.
Sumber : Handbook of Pharmaceutical Excipients, 6th Edition
FORMULASI TEKNOLOGI SEDIAAN 4
SEDIAAN SEMI PADAT

98 Seorang perempuan, usia 28 tahun, datang Jawaban : c. 15 ml


ke apotek membawa resep berisi
R/ Calamine 4% Arachidis oil 30% dalam 50 g
Zinc Oxide 3% a. 5 ml
Emulsifying wax 6% b. 5g 30 𝑔
𝑥 50 𝑔 = 15 𝑚𝑙
Arachidis oil 30% c. 15 ml 100 𝑚𝑙
Aqua ad 100% d. 15 g
m.f. cream 50 g e. 25 ml
S.u.e
Berapakah arachidis oil yang diperlukan
untuk membuat sediaan tersebut?
99 a. Cream mengalami
Seorang pasien laki-laki, usia 25 tahun breaking
membawa selembar resep ke apotek yang b. Cream mengalami
isinya asam salisilat 2% dalam Dermovate cracking
Cream 50 g. Di apotek tersedia c. Cream mengalami
Dermovate cream dan ointment dengan inversi
kemasan tube 50g. Permasalahan apa d. Cream mengalami
yang akan terjadi ketika resep tersebut creaming
dibuat? e. Cream mengalami
browning
100 Seorang pasien laki-laki, usia 25 tahun, a. Asam salisilat dilebur,
membawa selembar resep ke apotek yang dicampur dengan
isinya asam salisilat 2% dalam Dermovate Dermovate cream
cream 50 g. Di apotek tersedia Dermovate b. Asam salisilat dilebur,
cream dan ointment dengan kemasan tube dicampur dengan
50 g. Bagaimanakah prosedur yang akan Dermovate ointment
saudara lakukan untuk menyelesaikan c. Asam salisilat digerus,
resep tersebut? dicampur dengan
Dermovate cream
d. Asam salisilat digerus,
FORMULASI TEKNOLOGI SEDIAAN 5
SEDIAAN SEMI PADAT

dicampur dengan
Dermovate ointment
e. Asam salisilat langsung
dicampur dengan
Dermovate cream
101 Seorang pasien laki-laki, usia 31 tahun, a. 2g Hydrocortisone : Vaselin
membawa selembar resep ke apotek yang b. 4g 1 : 4
isinya Hydrocortisone 1% dan vaselin c. 6g 10 g : 40 g
(1:4) sebanyak 50 g. Di apotek tersedia d. 8g
Hydrocortisone 2,5% dalam kemasan 5 g. e. 10 g Yang diminta Hydrocotisone 1%, maka:
Berapakah Hydrocortisone 2,5% yang 1%
𝑥10 𝑔 = 4 𝑔
dibutuhkan untuk membuat resep 2,5%
tersebut?
112 Seorang pasien laki-laki, usia 31 tahun a. 46 g Diketahui:
membawa selembar resep ke apotek yang b. 42 g Perbandingan hydrocortisone dan Vaseline (1:4)
isinya hydrocortisone 1% dan vaselin c. 44 g Hydrocortisone= 1=10 g
(1:4) sebanyak 50 g. di apotek tersedia d. 46 g Vaseline = 4= 40 g
hydrocortisone 2.5% dalam kemasan tube e. 48 g Yang tersedia 2.5 % diminta 1%
5 g . Berapakah vaselin yang dibutuhkan 1% / 2.5 % X 10 g= 4 g
untuk membuat resep tersebut? Vaselin yang dibutuhkan adalah 50 g - 4 g= 46 g
118 Suatu industri farmasi ingin membuat a. Panas basah Chloramphenicoli oculentum (salep mata kloramfenikol) mudah
sediaan steril salep mata dengan b. Panas kering menyublim, melebur pada suhu lebih kurang 78oC
kandungan zat aktif yang memiliki titik c. Filtrasi Kelarutan : sukar larut dalam air, mudah larut dalam 0,6 bagian
leleh 78oC dan tidak tahan terhadap air. d. Gas etanol dan dalam eter, sangat mudah larut dengan kloroform dan
Cara sterilisasai manakah yang tepat e. Sinar UV larut dalam gliserol 85% ( FI Ed IV hal 191-197)
digunakan? Cara sterilisasi : Sinar UV (FI Ed IV hal 71. Ansel, 541)
FORMULASI TEKNOLOGI SEDIAAN 6
SEDIAAN SEMI PADAT

193 seorang pasien, usia 25 tahun, datang ke a. basis larut air Basis absorbsi bersifat hidrofilik, dapat berupa bahan yang
apotek menanyakan tentang pemakain b. basis anhydrous anhidrous atau basis hidrous yang mempunyai kemampuan
setiap kombinasi asam salisilat dan sulfur c. basis emulsi tipe o/w untuk mengabsorbsi air yang ditambahkan. Basis anhidrous yang
untuk penyakit kulit. Pasien menjelaskan d. basis oleaginous telah rnenyerap air dapat membentuk emulsi tipe W/O. Kata
ketika memakai salep susah dibilas e. basis hidrokarbon absorbsi hanya menunjukkan pada kemampuan basis dalam
dengan air dan terasa lengket. Basis salep menyerap air, bukan pada kemampuan obat menembus kulit atau
apa yang digunakan pada sediaan tersebut diabsorpsi oleh kulit. Contoh basis absorbsi adalah anhidorus
? lanolin/adeps lanae.

36 Seorang laki-laki datang ke apotek ingin A. Larutan oles Menurut Farmakope Indonesia Edisi III, krim adalah bentuk
membeli antiseptik yang berisi povidone B. Obat semprot sediaan setengah padat, berupa emulsi mengandung air tidak
iodine untuk mencegah terjadinya infeksi C. Salep kurang dari 60% dan dimaksudkan untuk pemakaian luar.salep
pada luka anaknya (usia 10 tahun) karena D. Tisu basah adalah sediaan setengah padat yang mudah dioleskan dan bisa
terjatuh dari sepeda. Laki-laki tersebut E. Krim digunakan untuk obat luar.bahan obat harus larut dan terdispersi
sediaan povidone iodine yang memiliki homogen ke dalam dasar salep yang cocok. (FI ed III). Bentuk
waktu kontak yang lama dengan bagian larutan dan krim lebih banyak memiliki kandungan air sehingga
tubuh yang mengalami luka. Apakah lebih cepat kering, akan diserap kulit dan lebih cepat menguap,
bentuk sediaan povidone iodine yang tepat dibanding bentuk salep yang memiliki kandungan
untuk diberikan kepada laki-laki tersebut? minyak.(Bernadina.2007.Perawatan kesehatan umum)
58 Seorang apoteker pada bagian R&D suatu a. 100 mg Krim miconazole 2 % untuk 10 gram:
industri farmasi sedang mengembangkan b. 200 mg 2% artinya 2 gram miconazole dalam 100 gram.
formulasi krim miconazole 2 % untuk c. 300 mg 2 gram = X
kemasan 10 gr. Berapa zat aktif yang d. 400 mg 100 gram 10 gram
terkandung dalam setiap sediaan? e. 500 mg X = 2x10 gram
100 gram
X = 0, 2 gram
X = 200 mg

Jadi miconazol yang terkandung dalam sediaan salep 10 gram


FORMULASI TEKNOLOGI SEDIAAN 7
SEDIAAN SEMI PADAT

adalah 200 mg.

103 Seorang laki-laki, usia 25 tahun a. 0,05 mg Berasal dari rimpang , Syarat dari rimpang yang akan digunakan
mengalami gatal pada kulitnya dan b. 0,5 mg sebagai bahan baku serbuk adalah kadar kurkumin yang tinggi,
mendapatkan resep dokter berupa krim c. 5 mg dan kadar air, kotoran, serta minyakya yang rendah. (Jurnal :
gentamisin 0,1 %. Sediaan krim d. 50 mg warta penilitian dan pengembangan tanaman industri , volume
gentamisin 0,1 % yang tersedia di apotek e. 500 mg 19 nomor 2, agustus 2013).
adalah salep dengan kemasan 5 g. Dalam resep krim gentamisin 0,1 %. Di apotek tersedia krim
Berapakah jumlah gentamisin yang gentamsin 0,1% dalam kemasan 5 g.
terdapat dalam sediaan tersebut ? Jadi gentamisin yang dibutuhkan 0,1 /100 X 5 g= 0,005 gram = 5
mg
116 Seorang apoteker diindustri farmasi a. Akurasi - Presisi adalah kemampuan suatu metode analisis untuk
sedang melakukan validasi metode b. Linieritas menunjukkan kedekatan dari suatu seri pengukuran yang
analisis asiklovir dalm sediaan krim c. Presisi diperoleh dari sampel yang homogen.
dengan membuat larutan baku 1,8 dan 64 d. Selektivitas - Presisi dinilai dengan menggunakan minimum 9 penentuan
mikrogram/ml. masing-masing sempel e. Spesifitas dalam rentang penggunaan metode analisis tersebut (misalnya
direplikasi sebanyak 6 kali dan diperoleh 3 konsentrasi/3 replikasi).
nilai relative standar deviation (RSD) - Presisi dinyatakan dalam bentuk RSD (relative standart
sebesar 1,40 %. Apakah parameter deviation) atau SRB (sebaran baku relatif).
validasi yg sedang diuji oleh apoteker
tersebut?
FORMULASI TEKNOLOGI SEDIAAN 8
SEDIAAN SEMI PADAT

137 Seorang Apoteker di bagian RnD sebuah a. Newton Aliran Dilatan terjadi pada suspense yang memiliki persentase
industri farmasi sedang melakukan riset b. Pseudoplastik zat padat terdispersi dengan konsentrasi tinggi. Terjadi
untuk pembuatan cream clindamysin c. Plastik peningkatan daya hambat untuk mengalir (viscositas) dengan
sebagai obat jerawat. Agar sediaan cream d. Dilatan meningkatnya rate of shear. Pada keadaaan istirahat, partikel-
hanya keluar dari wadah pada saat e. Plastik antitiksotropi partikel tersebuat tersusun rapat dengan volume antar partikel
ditekan, perlu ditetapkan sifat alir cream pada keadaan minimum. Tetapi jumlah pembawa dalam
tersebut. Apakah tipe sifat alir yang tepat suspensi ini cukup untuk mengisi volume ini dan membentuk
untuk sediaan cream tersebut? ikatan lalu memudahkan partikel-partikel bergerak dari suatu
tempat ke tempat lainnya pada rate of shear yang rendah. Pada
saat shear stress meningkat, bulk dari system itu mengembang
atau memuai (dilate). Hal itu menyebabkan volume antar
partikel menjadi meningkat dan jumlah pembawa yang ada
tidak cukup memenuhi ruang kosong tersebut. Oleh karena itu
hambatan aliran meningkat karena partikel-partikel tersebut
tidak dibasahi atau dilumasi dengan sempurna lagi oleh
pembawa. Akhirnya suspense menjadi pasta yang kaku,
sehingga sediaan hanya keluar dari wadah pada saat ditekan.
FORMULASI TEKNOLOGI SEDIAAN 9
SEDIAAN SEMI PADAT

180 Seorang perempuan datang ke apotek a. 0,1 R/ asam salisilat 2%


membawa resep yang berisi: b. 0,2 Desoximetason salep 5 gr
R/ asam salisilat 2% c. 0,3 Vaselin album ad 15 gr
Desoximetason salep 5 gr d. 0,4
Vaselin album ad 15 gr e. 0,5 Dibuat sediaan salep 15 gram,
m.f unguenta jdi jumas asam salisilat yg diambil adl
berapakah jumlah asam salisilat yang 2
x 15 = 0,3 gram
100
dibutuhkan untuk meracik salep tersebut?

TRY OUT 5

50 Seorang apoteker pada bagian produksi a. 100 gr Miconazole cr 2%


industry farmasi sedang mempersiapkan b.200 gr Kemasan 10 gram
kebutuhan produksi krim miconazole 2% c. 300 gr Akan dibuat 1500 tube
kemasan tube 10 gr tiap satu batch akan d. 400 gr
menghasilkan 1500 tube krim kemasan 10 e. 500 gr 2/100 x 10 gram = 0,2 gram
gr berapa jumlah miconazole yang harus
disiapkan untuk 1 kali produksi krim ? 0,2 gram x 1500 tube = 300 gram miconazole
75 Seorang apoteker di suatu industri farmasi a. Larut air Dasar salep :
sedang mengembangkan formula salep b. Emulsi 1. Larut air : disebut juga dasar salep tak berlemak dan
hidrokortison. Adapun bahan tambahan c. Larut minyak terdiri dari konstituen larut air. Contoh : Poly Ethylen
yang digunakan sebagai basis dalam d. Serap Glycol (PEG), campuran PEG, tragacanth, gummi
(%b/b)adalah kolesterol 3,0; steril alkohol e. Hidrokarbon arabicum
3,0; cera alba 8,0 dan vaselin album 86,0. 2. Emulsi : dasar salep dapat tipe m/a (seperti dicuci dengan
Apakah jenis basis yang terdapat dalam vanishing cream), contoh : hydrophilic ointment,
formula tersebut ? emulsifying wax.
3. Larut minyak : -
4. Serap : Adeps lanae, unguentum simpleks (cera flava :
FORMULASI TEKNOLOGI SEDIAAN 10
SEDIAAN SEMI PADAT

oleum sesame = 30 : 70), hydrophilic petrolatum (vaselin


alba : cera alba : stearyl alkohol : kolesterol =86 : 8 : 3 : 3
)
5. Hidrokarbon : Vaselin putih ( = white petrolatum =
whitwe soft paraffin), vaselin kuning (=yellow petrolatum
= yellow soft paraffin), campuran vaselin dengan cera,
paraffin cair, paraffin padat, minyak nabati.
(Anief, 2003)

98 Seorang apoteker yang bekerja pada a. cold cream Jawab :c. Lanolin
bagian R&D suatu industri farmasi b. hidrogel Oklusif adalah mekanisme kerja pelembab dengan membentuk
diminta untuk membuat sediaan salep c. lanolin lapisan film di permukaan kulit dengan tujuan mencegah
untuk pengobatan luka bakar dengan d. polietilenglikol hilangnya air dari stratum corneum. Pada umumnya yang
kandungan zat aktif minyak ikan. Salep e. vaselin tergolong oklusif adalah lemak dan minyak lemak. Sebagai
tersebut diharapkan memiliki efek oklusif contoh adalah paraffin, propilenglikol, petrolatum, minyak
yang baik. Apakah basis salep yang tepat mineral, skualen, dimetikon, lanolin (Baumann., 2002)
untuk membuat sediaan tersebut?
125 Seorang apoteker di RnD sebuah induastri a. Neuton Jawaban D
farmasi sedang melalukan riset untuk b. Pseudoplastik A. Neuton
pembuatan cream clindamicyn sebagai c. Plastik makin besar pula gaya persatuan luas (shearing stress) yang
obay jerawat. Agar sediaan cream hanya d. Dilatan diperlukan untuk menghasilkan suatu rate of shear tertentu. Oleh
keluar dari wadah saat ditekan, perlu di e. Plastik antitiksotropi karena itu, rate of shear harus berbanding langsung dengan
tetapkan sifat alir cream tersebut. Apakah shearing stress.
tipe sifat alit yang tepat untuk sediaan B. Pseudoplastik
cream tersebut? Sejumlah besar produk farmasi termasuk gom alam dan sintesis,
misalnya: disperse cair dari tragakan, Na alginat, metil selulosa
dan CMC Na menunjukkan aliran pseudoplastis, sering disebut
sebagai shear-thining system. Viskositas zat pseudoplastis
berkurang dengan meningkatnya pengadukan.
C. Plastik
Aliran plastis berhubungan dengan adanya partikel-partikel yang
FORMULASI TEKNOLOGI SEDIAAN 11
SEDIAAN SEMI PADAT

terflokulasi dalam suatu suspensi pekaqt.Akibatnya terbetuk


struktur kontinue diseluruh sistem
D. Dilatan
Suspensi-suspensi tertentu dengan persentase zat padat terdisper
tinggi missalnya: cat, tinta atau pasta menunjukkan peningkatan
dalam daya hambat untuk mengalir dengan meningkatnya rate of
shear.
E. Antitiksotopik
Anti-tiksotropi yang menyatakan kenaikan bukan pengurangan
konsistensi.pada kurva menurun. Kenaikan dalam hal kekentalan
atau hambatan mengalir dengan bertambahnya waktu share. Anti-
tiksotropi disebabkan oleh meningkatnya frekwensi tumbukan
dari partikel-partikel terdispersi, atau molekul-molekul polimer
dalam suspensi. Hal ini akan meningkatkan ikatan antar partikel
dengan bertambahnya waktu. Ini mengubah keadaan asli yang
terdiri dari sejumlah besar partikel sendiri-sendiri dan gumpalan-
gumpalan kecil menjadi suatu keadaan keseimbangan yang terdiri
dari sejumlah kecil gumpalan-gumpalan yang relatif besar. Dalam
keadaan diam, gumpalan-gumpalan kecil dan partikel-partikel
tersendiri

126 Seorang apoteker diindustri Farmasi a. Gelling agent Carbopol sebagai gelling agent berfungsi meningkatkan
sedang mengembangkan formula sediaan b. Humectant viskositas dengan memerangkap air dan membentuk jaringan
gel perede nyeri menggunakan bahan aktif c. Plastizer struktural sehingga faktor ini menjadi penting didalam sistem gel.
piroksikam dan bahan tambahan karbomer d. Emolient Penambahan jumlah gelling agent akan memperkuat jaringan
936, metyl paraben, propyl paraben dan e. Pengawet struktural gel sehingga menyebabkan kenaikan viskositas gel.
propilen glikol. Apakah fungsi karbomer
936 pada sediaan tersebut?
Sumber :
Jurnal “OPTIMASI GELLING AGENT CARBOPOL 940 DAN
HUMEKTAN SORBITOL DALAM FORMULASI SEDIAAN
FORMULASI TEKNOLOGI SEDIAAN 12
SEDIAAN SEMI PADAT

GEL EKSTRAK ETANOL DAUN BINAHONG (Anredera


cordifolia (Ten.) Steenis)
- metyl paraben :pengawet
- propyl paraben : pengawet
propylen glicol : Humectac/pelembab

151 Seorang perempuan, usia 18 tahun a. 0,2 gram Total bahan 100 gram
datang ke apotek membawa resep b. 0,4 gram Maka :2/100 x 20 gram = b. 0,4 gram
berisi obat salep 24 yaitu : c. 0,6 gram
R/ Asam salisilat 2 d. 0,8 gram
Sulfur 4 e. 2,0 gram
Vaselin 94 da 20
gram
S.u.e
Berapakah berat asam salisilat
yang ditimban untuk membuat
resep tersebut?

6 Seorang laki-laki, usia 25 tahun a. 0,05 mg Perhitungan :


mengalami gatal pada kulitnya dan b. 0,5 mg Jumlah gentamisin yang terdapat dalam sediaan :
mendapatkan resep dokter berupa krim c. 5 mg 0,1
𝑥 5 𝑔 = 0,005 𝑔 = 5 𝑚𝑔
gentamisin 0,1%. Sediaan krim d. 50 mg 100
gentamisin 0,1% yang tersedia di apotek e. 500 mg
adalah salep dengan kemasan 5 g.
Berapakah jumlah gentamisin yang
terdapat dalam sediaan tersebut?
FORMULASI TEKNOLOGI SEDIAAN 13
SEDIAAN SEMI PADAT

178. Seorang apoteker disuatu industri farmasi a. gliserin


sedang mengembangkan formula sediaan b. CMC-Na
salep epidermis dengan menggunakan c. cera alba
bahan tambahan sebagai berikut cera alba, d. cetil alba
cetil alba, gliseril, CMC-Na, e. propilenglikol
propilenglikol. Apakah bahan tambahan
dalam formula tersebut yang berfungsi
sebagai humektan?

Biomarkers In Toxicology hal 85

21 Seorang pasien 65 thn datang ke apotek a. 27,0 g Perhitungan bahan :


dengan membawa resep sebagai brikut : b. 27,5 g
c. 28,1 g Asam salisilat = 3/100 x 30 g = 0,9 g
Semarang, 9 juni 2017 d. 29,1 g Unguentum simplex = 30 g-0,9 g = 29,1 g
R/ asam salisilat 3 % e. 29,7 g

Unguentum Simplex ad 30

m.f.l.a. ungt

s.b.d.d UE

Berapakah jumlah unguentum simplex


yang harus ditambahkan?
FORMULASI TEKNOLOGI SEDIAAN 14
SEDIAAN SEMI PADAT

29 Seorang apoteker dibagian RnD sebuah A. Newton Alasan : Aliran newton bersifat tekanan (shearing stress)
industri farmasi sedang melakukan riset B. Pseudoplastik berbanding lurus terhadap kecepatan (sharing rate)
untuk pembuatan cream clyndamicyn C. Plastik
sebagai obat jerawat. Agar sediaan cream D. Dilatan SUMBER : SILABUS RHEOLOGY oleh TRI YULIANTI, SF,
hanya keluar dari wadah pada saat E. Plastik antitiksotropik Apt.
ditekan, perlu ditetapkan sifat alir krim
tersebut. Apakah tipe sifat alir yang tepat
untuk sediaan krim tersebut ?
100 . seorang apoteker di bagian R&D a. kolesterol dan lilin putih C. lilin putih dan vaselin putih
industry mengembangkan formulasi
sediaan pelembab kulit dari ekstrak lidah b. kolesterol dan stearil Kolesterol berfungsi sebagai pembantu dasar salep untuk
buaya dengan menggunakan basis alkohol menyerap air, stearil alcohol berfungsi sebagai pembantu
hydrophilie potralatum usp yang terdiri pengemulsi, malam putih dan vaselin putih sebagai basis.
c. lilin putih dan vaselin
dari vaselin putih, kolesterol, stearil putih
alcohol, dan lilin putih. Basis tersebut
diketahui stabil dalam panas. Apakah d. stearil alcohol dan lilin Sumber: Ansel, 2005, pengantar bentuk sediaan farmasi, UI
komponen yang dimaksud dalam basis putih Press, Jakarta.
hydrophilie potralatum usp tersebut?
e. vaselin putih dan
kolesterol.

101 seorang apoteker di bagian R&D industry a. metil paraben C. propilen glikol
mengembangkan formulasi salep Penambahan bahan humektan dalam sediaan kosmetik berfungsi
hidrokortison dengan menggunakan basis b. Na lauril sulfat sebagai agen pelembab untuk mengurangi ataupun mengatasi
hydrophilic ointment usp yang terdiri dari c. propilen glikol kekeringan kulit. Bahan yang biasa digunakan sebagai humektan
stearil alcohol, vaselin album, metil antara lain propilen glikol, gliserin, sorbitol, dan polietilenglikol
paraben, propil paraben, na. lauril sulfat, d. stearil alkohol (PEG). Bahan humektan ini larut dalam air mempunyai fungsi
propilen glikol, dan aquadest. Apakah menjaga kulit agar lembut, halus serta dapat memperlambat
e. vaselin album
bahan yang berfungsi sebagai humektan? proses penguapan air dari kulit (Ditjen POM, 1985)

Sumber :ditjen POM. (1985). Formularium kosmetik indonesia.


Jakarta : departemen kesehatan RI
FORMULASI TEKNOLOGI SEDIAAN 15
SEDIAAN SEMI PADAT

119 Seorang apoteker pada bagian RnD suatu a. Meningkatkan Fungsi Bahan :
industri farmasi sedang mengembangkan konsentrasi gel metil Piroksikam : zat aktif (anti inflamasi)
sediaan gel piroksikam dengan formula selulosa Polisorbat : wetting agent (zat pembasah)
sebagai berikut : b. Meningkatkan Metil paraben : zat pengawet
jumlah basis gel Metil selulosa : gelling agent (pengental)
R/ Piroksikam 0,5% metil selulosa
Polisorbat 0,5% c. Menurunkan Daya sebar berbanding terbalik dengan viskositas. Semakin
konsentrasi gel kental suatu gel, semakin kecil daya sebarnya. Kekentalan
Metil Paraben 0,15% metil selulosa dipengaruhi oleh gelling agent. Kekentalan diperlukan untuk
d. Meningkatkan menjaga stabilitas sediaan. Tetapi kekentalan tidak boleh
Gel metil selulosa (15%) ad 100%
konsentrasi terlalu tinggi agar mudah digunakan.
Ketika dilakukan kontrol kualitas, gel polisorbat 80 Semakin tinggi konsentrasi basis maka daya sebar semakin
memiliki daya sebar yang sangat kecil. e. Menurunkan rendah, karena viskositasnya meningkat.
Apakah tindakan yang dapat dilakukan konsentrasi maka perlu menurunkan konsentrasi gel metil selulosa.
untuk mengatasi hal tersebut? polisorbat 80
JURNAL ILMIAH MANUNTUNG, 1(2), 121-126, 2015
“FORMULASI GEL PATI BENGKUANG (Pachyrhizus
erosus (L.) Urb.) DENGAN GELLING AGENT
METILSELULOSA”

134 seorang apoteker di industri kosmetik a. adeps lanae


sedang mengembangkan formula sediaan
pelembab kulit dari lidah buaya. Sediaan b. lanolin
tersebut diharapkan dapat meningkatkan c. PGE
kelembutan kulit dan kecepatan
penguapan air sehingga kulit ttap lembab. d. vaselin
Apakah basis salep yang tepat untuk
e. vinishing cream
sediaan tersebut ?
FORMULASI TEKNOLOGI SEDIAAN 16
SEDIAAN SEMI PADAT

6. Seorang apoteker di bagian RnD sebuah a. Newton Alasan : Aliran newton bersifat tekanan (shearing stress)
industri farmasi sedang melakukan riset b. Pseudoplastik berbanding lurus terhadap kecepatan (sharing rate)
untuk pembuatan cream clindamycin c. Plastik
sebagai obat jerawat. Agar sediaan cream d. Dilatan SUMBER : SILABUS RHEOLOGY oleh TRI YULIANTI, SF,
e. Plastik Apt.
hanya keluar dari wadah pada saat
ditekan, perlu ditetapkan sifat alir cream antitiksotropik
tersebut. Apakah tipe sifat alir yang tepat
untuk sediaan cream tersebut?
10. Seorang apoteker pada bagian R&D suatu a. 100 mg Jumlah kresol :
industri farmasi sedang melakukan b. 250 mg = 2,5/100 x 20 gram
optimasi formula salep kalamin BP untuk c. 500 mg = 0,5 gram
kemasan 20 gr. Formula sediaan tersebut d. 1000 mg = 500 mg
terdiri dari: e. 1500 mg
Kalamin BP 20%
Kresol 2,5%
Lanolin 25%
Zinc okside 12,5%
Berapakah jumlah kresol yang tepat
ditimbang? oleh apoteker sesuai dengan
formula tersebut?
FORMULASI TEKNOLOGI SEDIAAN 17
SEDIAAN SEMI PADAT

97. Seorang perempuan usia 18 tahun dating a. 0,2 gram Berat asam salisilat yang ditimbang sebanyak
2
ke apotek membawa resep berisi obat b. 0,4 gram = 94 x 20 gram
Salep 24, yaitu : c. 0,6 gram = 0,42 gram ~ 0,4 gram
R/ Asam salisilat 2 d. 0,8 gram
Sulfur 4 e. 2,0 gram
Vaselin 94 da 20 gram
S.u.e

Berapakah berat asam salisilat yang


ditimbang untuk membuat resep tersebut ?
175. Seorang perempuan usia 28 tahun dating a. 5 ml Arachidis Oil yang tepat diambil untuk membuat sediaan
ke apotek membawa resep berisi b. 5 gram sebanyak :
R/ Calamine 4% c. 15 ml 30
Zinc Oxyde 3% d. 15 gram 100
x 50 gram = 15 gram
Emulsying wax 6% e. 25 ml
Arachidis oil 30%
Aqua ad 100%
m.f.cream 50 gram
S.u.e

Berapakah arachidis oil yang tepat


diambil untuk membuat sediaan tersebut ?